30.3 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 439

Turunkan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten Bogor Bagi-bagi Telur

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor
Guna menurunkan angka stunting di 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, TP PKK Kabupaten Bogor membagikan telur gratis untuk warga yang terdampak stunting. Program tersebut disambut antusias warga Kecamatan Sukamakmur, Selasa (17/10/2023).

Ketua TP PKK Kecamatan Sukamakmur, Erni Rohaeni Bakri mengatakan,  60 ribu telur yang disediakan oleh TP PKK Kabupaten Bogor, telah disalurkan Pemerintah Kecamatan Sukamakmur kepada 28 orang yang terdampak stunting di 6 desa di wilayah Kecamatan Sukamakmur.

“Di Kecamatan Sukamakmur sudah dibagikan kepada 28 orang  yang terdampak stunting di 6 desa yang ada di wilayah Posyandu Sukamakmur, yang meliputi Desa Pabuaran, Cibadak, Sukamakmur, Sukamulya, Sirmajaya, dan Wargajaya,” paparnya.

Erni Rohaeni Bakri menjelaskan, masih ada 1 desa lagi yang lumayan banyak terdampak stunting, yakni Desa Sukadamai sebanyak 26 orang. ” Untuk hari ini pembagian telur di Kecamatan Sukamakmur ada tambahan beras sebanyak 5 kilo yang merupakan bantuan dari pak Camat. Jadi kita bagikan bukan hanya telur saja, melainkan ada tambahan beras 5 kilo,” jelasnya.

Erni Rohaeni Bakri berharap, upaya yang dilakukan saat ini bisa mengurangi stunting di wilayah Kecamatan Sukamakmur khususunya. ” Saya berharap di Kecamatan Sukamakmur bisa Zero Stunting,” pungkasnya.

Sementara Lia, warga Desa Cibadak Kecamatan Sukamakmur mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kecamatan Sukamakmur yang telah memberikan bantuan kepadanya.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, terimakasih kepada Ibu dan Bapak Camat, semoga tambah rizkinya dan tambah berkah, ” cetusnya.

** Nay Nuráin

Jelang Hari Santri Nasional, Pemcam Sukamakmur Gelar Musabaqoh Qiro’atul Kutub

0

Sukamakmur  | Jurnal Bogor
Pemerintah Kecamatan Sukamakmur menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang, menggelar acara Musabaqoh Qiro’atul Kutub di Kantor Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (17/10/23).

“ Adapun yang diperlombakan ada 3 katagori. Pertama Kitab Matan Safinah Al Naja tingkat iptida, kedua kitab syarh Fathi-i-qorib ala Matni Ghayati Al-taqrib tingkat Mutawasith dan ketiga kitab Fathul-i-mu’in tingkat ulya,” ujar Ketua Panitia Musabaqoh Qiro’atul Kutub Suprijanto kepada Jurnal Bogor.

Suprijatno menjelaskan, Musabaqoh Qiro’atul Kutub di Kecamatan Sukamakmur diikuti oleh 70 peserta dari berbagai daerah, ada yang dari Kecamatan Cibinong dan Sukamakmur, bahkan ada yang berasal dari Kabupaten Bekasi.

Sementara Camat Sukamakmur Bakri Hasan sangat mengapresiasi dan mensupport kegiatan Musabaqoh Qiro’atul Kutub di Kecamatan Sukamakmur.

“Kegiatan ini sangat bagus, dan tentunya sekaligus menjadi ajang para santri santri berani tampil, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya,” tuturnya.

Dengan adanya perlombaan Musabaqoh Qiro’atul Kutub di Kecamatan Sukamakmur, Bakri Hasan berharap menjadi evaluasi serta pembinaan terhadap pondok pesantren, santri dan pemerintah desanya sehingga menimbulkan sinergitas.

“Dengan peringatan ini saya berharap kepada semua elemen masyarakat untuk bersatu.  Sekedar mengingatkan, bahwasannya santri turut serta ikut andil dalam kemerdekaan Republik Indonesia, maka dari itu kita juga harus ingat para jasa santri,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Muspika Kecamatan Sukamakmur, tokoh agama, para kyai, santriawan santriawati, dan tamu undangan lainya.

** Nay Nuráin

Boling di Klapanunggal, Bupati Iwan Pesan Optimalkan Samisade dan Jaga Pemilu Damai

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor
Bupati Bogor Iwan Setiawan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatussadiyah Iwan melakukan kunjungan langsung menyapa masyarakat wilayah Kecamatan Klapanunggal melalui kegiatan Bogor Keliling (Boling), Selasa (17/10/23).

Bupati melakukan beberapa rangkaian kegiatan antara lain, meninjau Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Pabangbon Desa Bantarjati, penandatanganan Prasasti Samisade, penyerahan bantuan 1 unit baktor dan tenda ukuran 8×6 dari CSR Indocement kepada Pemerintahan Desa Bantarjati, penyerahan bantuan Rutilahu dari CCIE kepada Parta dan peninjauan UMKM miniatur pesawat di Desa Bantarjati dan meresmikan infrastruktur jalan desa yang didanai melalui program Samisade yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Boling dilanjutkan dengan kegiatan pendistribusian air bersih di Kampung Nambo Desa Bantarjati, peninjauan UMKM dan pelayanan masyarakat serta penebaran benih ikan nila di Setu Rawa Jejed.

Bupati menyampaikan beberapa hal yang harus jadi perhatian Camat, Kades dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Klapanunggal. Pertama, optimalisasi penggunaan bantuan keuangan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) bagi keberhasilan pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Lalu mendukung suksesi Pemilu 2024 yang aman, damai dan kondusif di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, banyak manfaat dari program Samisade, kepada Kades diminta meningkatkan koordinasi dengan camat karena Samisade masih akan ada di tahun 2024 nanti.

 “Alhamdulilah hari ini bisa menyapa langsung melalui kegiatan rutin kami Bogor Keliling. Saya minta kepada masyarakat jaga pesta demokrasi ini mudah-mudahan Pemilu 2023 bisa sukses, aman dan tertib,” ungkap Bupati Bogor.

Selanjutnya, Camat Klapanunggal Galuh Sri Wahyuni berterimakasih dan jadi kehormatan  wilayah Kecamatan Klapanunggal bisa ditinjau langsung oleh Bupati Bogor Iwan Setiawan. Beberapa kegiatan mulai dari peresmian infrastruktur yang dibangun melalui program Samisade, hingga pemberian bantuan air bagi warga terdampak kekeringan dan lainnya.

“Terimakasih atas dukungan penuh dari Bupati Bogor Iwan Setiawan, mudah mudahan kedepannya Kecamatan Kelapanunggal lagi bisa berkembang dan bisa lebih baik,” terang Camat klapanunggal.

Di tempat yang sama, Ketua Paguyuban RT/RW Bantarjati Kecamatan Klapanunggal, Saipul Mukminin menyatakan bangga dan terimakasih kepada Bupati Bogor Iwan Setiawan atas diluncurkannya program BPJS Ketenagakerjaan bagi RT dan RW.

Menurutnya program itu sangat luar biasa bagus, karena sebagai warga masyarakat sangat membutuhkan perlindungan dari BPJS ketenagakerjaan, baik jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian atau jaminan hari tua.

“Itu sangat diperlukan sekali program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya untuk para ketua RT RW di Desa Bantar Jati Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

** Nay Nuráin

8.000 Liter Air Bersih Disalurkan Bupati Bogor Untuk Warga Klapanunggal

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor
Bertepatan dengan kegiatan Bogor Keliling (Boling) Bupati Bogor Iwan Setiawan berkesempatan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Klapanunggal, pada Selasa (17/10/23).

“Ada sejumlah sumur warga yang mengering, hari ini kami kirim 8.000 liter air. Saya minta bu camat untuk segera sediakan toren-toren air agar pendistribusian airnya bisa cepat dari tangki bisa langsung ke toren penyimpanan air agar dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga meminta kepada perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Klanunggal untuk mengoptimalkan program CSR terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“CSR lebih dimaksimalkan bagi lingkungan dan masyarakat terdekat dulu sebelum yang jauh. Sehingga keberadaan perusahaan ini manfaatnya dapat dirasakan oleh warga sekitar, tidak hanya penanganan kekeringan tapi program kemasyarakatan lainnya,” imbuhnya.

Sementara, Aming (42) salah satu warga Klapanunggal mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bogor yang sudah memberikan bantuan air bersih. Aming menyebut, dalam waktu beberapa bulan terakhir ini semenjak memasuki musim kemarau, hanya beberapa rumah warga saja yang masih memiliki air bersih.

“Sumur saya yang memiliki kedalaman 12 meter saja sudah tidak bisa memiliki air, bahkan ada yang sampai 50 meter gak ketemu air juga. Kebutuhan air ini kan utama ya, kami berharap, untuk para pengusaha yang ada di lingkungan Klapanunggal khususnya minimal sedekah air bersihlah untuk warga,” harapnya.

“Semoga musim kemarau ini gak berkepanjangan, dan segera masuk musim penghujan. Sekali lagi saya ucapakan terimakasih kepada Bupati Bogor yang sudah bersedia datang dan melihat kondisi kesulitan warganya,” tambahnya lagi.

** Nay Nuráin

Pelaku Curanmor di Alfamart Lebakwangi Diamuk Massa

0

Cigudeg | Jurnal Bogor
Pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di retail Alfamart Lebakwangi, Desa Rengas Jajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor yang diamuk masa viral.

Detik-detik rekaman video salah satu warga tengah mengamankan yang diduga pelaku dari warga lainnya yang berusaha memukuli pelaku. Di video lain, pihak kepolisian pun demikian. Dengan susah payah aparat setempat mengamankan pelaku.

Puluhan pukulan dari tangan warga melayang terhadap pelaku tak dapat terhindarkan. Dalam keterangan video dari akun Instagram Sudut Bobar tersebut menerangkan, bahwa pelaku tertangkap basah saat menjalankan aksinya.

“Tertangkap basah pelaku curanmor di  toko Alfamart Lebak wangi, Desa Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor babak belur diamuk masa,” tulis akun tersebut .

“Vidio detik-detik amukan masa terhadap terduga pelaku curanmor tersebut menyebar di medsos dan WhatsApp grup,” tambahnya.

Akun itu juga menerangkan, bahwa pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian. “Dalam informasinya pelaku berhasil diamankan aparat setempat,” sebutnya.

Sementara Kapolsek Cigudeg Kompol Wagiman membenarkan peristiwa tersebut. Bahwa dua orang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor telah diamankan.

Kejadian itu terjadi pada Minggu (15/10/ 2023) sekitar pukul 15.00 wib, di Alfamart  Kampung Pasir Sereh RT 01 RW 06 Desa Rengasjajar, Cigudeg. Para pelaku merupakan remaja. “Kedua pelaku curanmor tersebut berinisial IPY (25) dan ADT (15),” katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang adanya penangkapan pelaku curanmor. Atas laporan tersebut pihak kepolisian turun ke TKP dan mengamankan pelaku.

Awalnya, pemilik sepeda motor yang merupakan karyawan Alfamart melihat dua remaja yang tengah duduk diatas sepeda motornya kemudian lampu serinya menyala.

“Kejadian tersebut berawal ketika pemilik motor sedang bekerja di Alfamart, kemudian pelapor melihat ada seorang yang tidak dikenal duduk di atas sepeda motor milik pelapor. Kemudian pelapor melihat lampu seri sepeda motor tersebut menyala. Kemudian pemilik motor teriak maling dan pelaku di tangkap oleh massa,” jelasnya.

** Andres

Ingin Tahu Progres, Eka Tinjau Pengerjaan Proyek di Wilayah Ciawi

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Kepala Bidang (Kabid) Irigasi dan Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, Eka Sukarna melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi proyek kegiatan pembangunan yang ada di wilayah Ciawi.

Eka Sukarna

Eka mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukannya ke sejumlah lokasi proyek pembangunan tahun anggaran 2023 di wilayah Ciawi ini, untuk memastikan progres pengerjaan yang sedang dilaksanakan pihak ketiga, mulai dari pembangunan saluran irigasi maupun pemasangan tembok penahan tanah (TPT).

Menurutnya, untuk wilayah Ciawi ada sekitar kurang lebih 20 titik proyek kegiatan yang tersebar di setiap desa. Hingga saat ini, lanjut Eka, progres di masing-masing proyek, sudah mencapai 20-30 persen.

“Melihat waktu pengerjaan masih lama dari yang ditentukan atau 2,5 bulan lagi, saya yakin semua proyek kegiatan dibawah bidang irigasi akan selesai tepat waktu,” katanya kepada Jurnal Bogor saat mengunjungi kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III, Selasa (17/10).

Eka yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III tersebut menghimbau agar fungsi pengawasan yang menjadi kewenangan konsultan pengawas maupun pegawai UPT terus dilakukan di setiap lokasi proyek kegiatan.

“Saya yakin kalau pengawasan terus dilakukan, maka kualitas pembangunan di setiap proyek kegiatan akan bagus dan pengerjaan sesuai rencana anggaran belanja (RAB),” paparnya.

Adanya informasi pelaksana proyek pembuatan TPT saluran pembuangan Banjarwaru Kecamatan Ciawi, kabur dan tidak menyelesaikan pembangunan, Eka mengaku sudah menghubungi pihak pelaksana yakni CV Abyakta Camani Cemerlang untuk bertanggungjawab.

“Begitu dapat informasi saya langsung konfirmasi ke pihak pelaksana pemenang proyek dengan anggaran sebesar 294 juta lebih itu,” imbuhnya.

Sementara, saat akan dikonfirmasi terkait adanya informasi pelaksana proyek pembuatan TPT saluran pembuangan Banjarwaru yang tidak menyelesaikan pengerjaan dan malah memilih kabur, Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III, Tirto Maritan sedang tidak berada di kantor.

** Dede Suhendar

Maulid Nabi di SDN Parakanmuncang 02 Hadirkan Pentas Seni

0

Nanggung | Jurnal Bogor
SDN Parakanmuncang 02, Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar pentas seni islami dalam memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di gedung GOR PGRI Kecamatan Nanggung, Selasa (17/10/2023). Kegiatan tahunan itu diikuti ratusan siswa dengan cukup antusias.

Kepala Sekolah SDN Parakanmuncang 02 Ondeng Sofwanudin mengatakan, pentas seni itu sebagai upaya meningkatkan generasi yang unggul, mandiri, serta berakhlakul karimah, terutama pada bidang keagamaan.

“Kegiatan ini diisi pembacaan sholawat, Al-bharzanzi dan Marhaba ditutup dengan pentas seni penampilan marawis dari siswa-siswi,” katanya.

Atas nama sekolah, kata dia,  pihaknya mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan para orang tua murid yang telah bahu-membahu dalam mensukseskan peringatan Maulid Nabi tersebut.

“Semoga dengan peringatan maulid ini anak-anak kita menjadi anak yang soleh dan solehah dan bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah,”

Ondeng menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kejujuran. Urgensi sifat jujur bahkan telah diteladankan oleh Rasulullah. Siddiq adalah sifat yang ada pada Rasulullah. Siddiq bermakna jujur dan benar.

“Orang yang siddiq. Amanah menyampaikan. Kepercayaan harus dilaksanakan, tabligh bahwa Rasulullah seorang pendakwah,” beber Ondeng.

Kegiatan dengan tema “Mari tingkatkan kesalehan akhlak dan ketakwaan kepada Allah SWT” itu berjalan penuh khidmat dan penuh kebersamaan.

** Andres

Libatkan UPT Jalan dan Pendamping Desa, Samisade Tahap Pertama Dicek Tim Monev Kecamatan Dramaga

0

Dramaga l Jurnal Bogor
Tim monitoring dan evaluasi (monev) Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor melakukan pengecekan ke desa yang melaksanakan program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) di dua desa.

Ketua Tim Monev Kecamatan Dramaga, Ine Handayani menjelaskan kedatangan timnya untuk memastikan program tersebut direalisasikan atau tidak oleh pemerintah desa.

Tim Menov terdiri dari pendamping desa, UPT Jalan dan Jembatan dan pihak kecamatan. Mereka mengecek langsung pembangunan fisik yang dikerjakan oleh desa. Termasuk, mengecek laporan pertanggungjawaban kerja (LPJ) pada program pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Dari sepuluh desa di Kecamatan Dramaga semuanya mendapatkan bantuan program Samisade dengan beragam peruntukan kegiatan pembangunan. Samisade yang terima masing-masing desa di Kecamatan Dramaga diantaranya betonisasi Jalan, TPT dan pengasapalan jalan,” ujar Ine, Selasa (17/10).

Menurutnya, hasil Monev Kecamatan menjadi dasar pengajuan program Samisade ke tahap dua. Ketika hasil pekerjaan tahap pertama tidak sesuai, tentunya pengajuan Samisade tahap kedua tidak bisa dicairkan oleh desa.

Untuk itu, dia meminta ke pemerintah desa agar mengerjakan program Samisade dengan baik sesuai LPJ. “Di Kecamatan Dramaga yang sudah meralisasikan tahap kedua yakni Desa Purwasari, Babakan serta Desa Sukadamai. Untuk desa lainnya, masih fokus pekerjaan di tahap pertama,” jelasnya.

Sementara Itu, Kepala Desa Ciherang Suherwin mengungkapkan kujungan tim Monev Kecamatan ke desa diakuinya sangat membantu. Sebab, pihak desa bisa mengetahui hasil pekerjaan.  Ketika ada kekurangan bisa langsung diperbaiki, terlebih, hasil monev bisa jadi bahan evaluasi bagi desa.

“Samisade Desa Ciherang tahap  pertama yakni pembangunan TPT sudah mencapai lebih dari 70 persen dan bisa melanjutkan ke program Samisade tahap kedua,” tukasnya.

** Arip Ekon

Social Movement Dalam Pengendalian Inflasi di Kota Bogor

0

Pengendalian Inflasi merupakan salah satu dari 5 aspek Reformasi Birokrasi (RB) Tematik program prioritas presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bogor sebagai pilar pengendalian inflasi di Kota Bogor belumlah cukup maksimal tanpa adanya dukungan serta pelibatan masyarakat.

Atas dasar tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (kukmdagin) Kota Bogor, Atep Budiman menggagas proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XX Lembaga Administrasi Negara (LAN) berjudul Social Movement (Pelibatan Aksi Masyarakat) Dalam Pengendalian Inflasi di Kota Bogor.

Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor, Atep Budiman menyampaikan, latar belakang proyek perubahan ini karena seluruh peserta PKN II diarahkan ke RB Tematik atau tema-tema yang menjadi prioritas dari presiden, diantaranya investasi, digitalisasi pemerintahan, stunting, inflasi, termasuk TKDN dan P3DN.

“Saya mengambil gagasan pengendalian inflasi itu sesuai arahan mentor Bu Sekda yang juga sebagai Ketua TPID dan kondisi inflasi di Kota Bogor tahun lalu itu cukup lumayan tinggi walaupun masih dibawah standar nasional 4 persen, tetapi untuk di Jawa Barat relatif diatas rata-rata,” kata Atep.

Atep menyebut, saat ini kondisinya fluktuatif, tetapi Kota Bogor rata-rata tinggi di Jawa Barat karena mungkin masuk perkotaan dan bukan lumbung produsen pangan.

Untuk pengendaliannya kata Atep sementara ini dikendalikan melalui kebijakan fiskal, moneter, termasuk operasional lapangan. TPID di daerah itu tugasnya lebih ke operasional, moneter oleh Bank Indonesia, fiskal oleh Kementerian Keuangan.

“Operasional diantaranya memantau harga, menyelenggarakan operasi pasar, bazar-bazar murah, termasuk dengan satgas-satgas pangan mengecek jalur distribusi sesuai dengan tingkatannya (distributor, agen, pangkalan). Kemudian memantau sesuai harga acuan pemerintah, bahan-bahan pokok sesuai HET agar tidak melebihi harga,” jelasnya.

Disamping itu, Atep menjelaskan, RB tematik ini cukup serius apalagi ada permasalahan se-dunia dengan adanya fenomena el nino.

“Hari ini pun beras di Kota Bogor harganya masih tinggi, belum turun lagi, diatas HET,” ujar Atep.

TPID secara rutin melakukan rapat skala nasional dipimpin oleh Mendagri setiap hari senin untuk memantau terus kebijakan-kebijakan di daerah.

“Untuk pengendaliannya cenderung tim TPID saja yang bergerak, dari sisi masyarakatnya belum dilibatkan secara optimal. Untuk itu di dalam proyek perubahan yang saya gagas ini didalamnya social movement atau melibatkan masyarakat supaya lebih peduli terhadap pengendalian inflasi dengan memantau harga-harga di pasar,” jelas Atep.

Salah satunya adanya media berkomunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Sebab, masyarakat yang mengakses atau membaca media massa untuk mendapatkan informasi terkait harga-harga kebutuhan di pasar terbilang terbatas.

Proyek perubahan ini dikolaborasikan dengan digitalisasi pemerintahan yang digagas oleh Kepala Diskominfo, yakni komunikasi melalui platform WhatsApp (WA) Chat Bot Talas Bogor (Data dan Layanan Terintegrasi).

“Selaras dengan integrasi super Apps Talas Bogor, WA akan menjadi alat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Kami mempublikasikan harga-harga bahan pokok di pasar-pasar pantauan yang ada di bawah Pemkot Bogor yakni Perumda Pasar Pakuan Jaya. Kami pun punya tugas memantau harga di dua pasar sesuai dengan permintaan provinsi dan Kementerian Perdagangan,” paparnya.

Selain melalui layanan WA Talas Bogor Bogor, pihaknya juga akan mempublikasikan ke media sosial di lingkungan pemkot, media luar ruang, termasuk media digital yang dipasang di pasar.

“Kita akan optimalkan kembali dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya, agar pengunjung pasar bisa melihat harga-harga terupdate. Nanti kita juga butuh informasi dari masyarakat apakah sesuai dengan harga di lapangan. Seandainya ada permainan harga melampaui harga eceran, harga acuan pemerintah, kita akan tindaklanjuti di lapangan untuk mengecek dan memastikan. Apalagi kalau ada subsidi pemerintah tidak boleh melebihi harga. Jadi pelibatan masyarakat yang akan kita coba gerakan di proyek perubahan ini,” ujar Atep.

Sejauh ini dukungan dari Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor dan Sekda baik terhadap inovasi ini, karena bagian dari RB Tematik terkait pengendalian inflasi. Diharapkan salah satu inovasi ini sebagai upaya pengendalian inflasi bahkan menurunkan angka inflasi di bawah rata-rata regional Jabar maupun nasional.(*)

Persib Antisipasi Cuaca Panas Samarinda

0

Samarinda | Jurnal Bogor
Persib akan melawat ke markas Borneo FC di Samarinda, Sabtu 21 Oktober 2023. Cuaca panas di Kalimantan akan menjadi tantangan bagi skuad Pangeran Biru pada laga lanjutan Liga 1 2023/2024 tersebut.

Pelatih fisik Persib, Miro Petric memastikan, cuaca panas Samarinda tidak akan menjadi kendala besar. Sebab, para pemain Persib sudah beradaptasi dengan cuaca panas, termasuk dalam beberapa pertandingan yang dimainkan pukul 15.00 WIB.

“Seperti di laga terakhir menghadapi Persebaya, cuacanya mencapai 35 derajat dan kami berlatih 31 (derajat). Jadi, tidak ada masalah mengenai itu,” ucap Miro dilansir dari laman resmi klub, Selasa, 17 Oktober 2023

Karena itu, Petrick tak terlalu menghiraukan kondisi cuaca panas di Samarinda. Apalagi, kick-off pertandingan berlangsung malam hari.

“Saya rasa akan mirip dengan di Serawak dan Sabah. Jadi bisa mencapai 35-36 derajat, cuaca yang sangat lembab seperti ketika melawan Persebaya. Jadi saya tidak takut dengan itu, pemain kami sudah siap untuk mengatasinya,” ucapnya.

** Asep Syahmid