22.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 433

Tujuh Atlet Kota Bogor Bertarung di IMAG

0

jurnalinspirasi.co.id – Kota Bogor menyumbangkan sebanyak tujuh atlet yang akan mewakili Jawa Barat (Jabar) dalam perhelatan Indonesia Martial Art Games (IMAG) ke-1 2023 di GOR Pajajaran dan Hotel Green Forest, sejak 20 hingga 31 Oktober mendatang.

Ketujuh atlet tersebut adalah Govin, Ayya, Zhella, dan Zhelix pada cabang olahraga (cabor) Wushu nomor taulo. Kemudian, Erwin Simangunsong di cabor kick boxing yang akan bertarung di kelas low kick -61 kilogram putra.

Sedangkan dua atlet lainnya adalah Nursalwa Agustina yang turun di kelas -57 kilogram putri Sambo sport dan Tedi Hartono di nomor Sambo combat -58 kilogram putra.

Seperti diketahui, IMAG merupakan Helaran ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut pada 2024 mendatang.

Wakil Ketua Panpel PB IMAG yang juga Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie mengatakan bahwa sebanyak tujuh atlet yang mewakili Jabar merupakan putra putri terbaik kebanggan ‘Kota Hujan’. Sehingga wajib hukumnya untuk disupport oleh seluruh element masyarakat saat pertandingan nanti.

“Kita harus berbangga karena ada tujuh atlet kita yang bertanding mewakili Jabar di tiga cabor. Karena itu, kami berharap doa dan dukungan dari seluruh element masyarakat, agar atlet kita dapat berbuat yang terbaik,” ucap Benn kepada wartawan, Sabtu (21/10).

Menurut Benn, pihaknya berharap ketujuh atlet Kita Bogor tersebut dapat meraih juara di IMAG, sehingga dapat mewakili Kontingen Jabar pada perhelatan PON 2024. * Fredy Kristianto

Proyek Pengembangan Perumahan Cileungsi Hijau Tak Kantongi Izin

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Proyek perataan lahan di kawasan Perumahan Cileungsi Hijau diduga belum mengantongi izin dari Pemda Bogor. Namun meski belum mnegantongi izin, pihak pengembang sampai saat ini masih terus melakukan pengerjaan di lokasi. Padahal, pihak Pemerintah Kabupaten Bogor sudah melakukan sidak ke lokasi dan meminta agar pihak pengembang menyelesaikan proses perizinan terlebih dahulu.

“Kami sudah sidak ke lokasi dan membuat BAP dan memang izinnya belum diselesaikan di Pemda Bogor oleh PT Tata,” kata Pengawas Bangunan Cileungsi, Mawan kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, pihak Dinas PUPR juga sudah melakukan peninjauan ke lokasi dua minggu lalu. Dari hasil peninjauan tersebut, pihak pengembang diimbau untuk menyelsaikan proses perizinan terlebih dahulu sebelum melanjutkan pekerjaaan.

“Dua minggu lalu dari PUPR sudah turun juga ke lokasi dan ketemu dengan pihak pengembang terkait proses perizinannya,” kata dia.

Mawan mengatakan, pihak pengembang memang berhak melakukan pembangunan kawasan perumahan. Namun, hal itu tentunya harus mengikuti aturan dan prosedur yang sudah ditetapkan oleh Pemda Bogor sehingga keberadaan perumahan dapat mengurangi dampak lingkungan seperti banjir.

“Oleh karena itu setiap pembangunan harus mengikuti proses perizinan sehingga tidak merugikan banyak pihak,” tegasnya.

** fk/cc-jb

Pesan Ketua DPRD Rudy Susmanto, Bupati Bogor Diminta Fokus Isi Jabatan Kosong

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Iwan Setiawan, diminta untuk lebih fokus mengisi kekosongan jabatan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDPD) yang kini banyak kosong, karena para pejabat lamanya sudah memasuki usia pensiun.

“Seharusnya bukan rotasi, tapi yang harus dilakukan Bupati Bogor itu melakukan percepatan pengisian jabatan yang masih banyak kosong atau lowong. Nah, pengisian ini jangan terburu-buru, tapi harus melalui mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, Jum’at (20/10/2023).

Sebagai informasi, saat ini ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setingkat kepala dinas dan badan tanpa kepala, semisal Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAS), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3KB), Sekretaris DPRD, Dinas Arsip dan Perpustakaan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Koperasi dan UKM.

Rudy menengaskan, dibandingkan rotasi dan mutasi, pengisian jabatan yang kosong itu harus diutamakan, terlebih untuk posisi yang strategis. Posisi yang kosong sangat penting untuk mempercepat penyerapan anggaran.

“Kalau yang diutamakan itu pengisian jabatan yang kosong dengan sendirinya akan polemik-polemik terkait rotasi dan mutasi tidak akan muncul, karena memang saat pelantikan sebagai Bupati awal September lalu, DPRD sudah meminta posisi jabatan yang kosong secepatnya diisi,” tegas Rudy.

Untuk diketahui, Bupati Bogor Iwan Iwan Setiawan, usai dilantik Sabtu (02/09/2023) lalu di Bandung, sudah melakukan tiga kali rotasi dan mutasi, pertama tanggal 8 September 2023 dengan melakukan mutasi atau pergeseran posisi terhadap sembilan pejabat eselon II B.

Kemudian rotasi kedua dilaksanakan 19 September 2023 lalu, dimana Bupati Iwan Setiawan, merotasi mutasi 94 pejabat eselon III dan IV, dilanjut rotasi mutasi kedua sebanyak 86 eselon III dan IV pada 6 Oktober 2023.
Sementara itu,untuk mengisi kekosongan jabatan setingkat kepala dinas atau badan dengan jabatan eselon II, Pemerintah Kabupaten Bogor, Selasa (10/10/2023) lalu baru membuka pendaftaran lelang jabatan atau open bidding .

** Mochamad Yusuf

Empat Atlet Wushu Kota Bogor Berlaga di Nomor Taolu

0

jurnalinspirasi.co.id -;Cabang olahraga (cabor) Wushu akan melaksanakan pertandingan perdana pada nomor taolu di GOR A Pajajaran dalam perhelatan Indonesia Martial Art Games (IMAG) ke-1 2023, yang dimulai Sabtu (21/10) hingga Senin (23/10) mendatang.

Wakil Ketua Panpel PB IMAG Kota Bogor, Benninu Argoebie mengatakan bahwa dalam nomor pertandingan itu sedikitnya ada 400 atlet yang akan bertanding. Sedangkan untuk Kota Bogor mengirimkan empat atletnya untuk mewakili Jawa Barat pada event ini.

“Empat atlet Kota Bogor yang mewakili IMAG adalah peraih emas pada PORPROV 2023. Keempatnya adalah Govin, Ayya, Zhella, dan Zhelllix,” kata Benninu kepada wartawan, Jumat (20/10).

Menurut pria yang juga Ketua KONI Kota Bogor itu, untuk pertandingan cabor wushu akan mulai dipertandingkan pada pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

“Pembukaan sendiri akan dilaksanakan di Bekasi pada Minggu (22/10), yang akan dihadiri oleh Wali Kota Bima Arya,” jelasnya.

Benn meminta agar warga Kota Bogor mendukung atlet ‘Kota Hujan’ yang mewakili Jabar pada perhelatan IMAG. “Bagi masyarakat yang ingin menonton silahkan penuhi GOR A Pajajaran. Gratis tanpa biaya tiket,” tegasnya.

Ia berharap, atlet wushu asal Kota Bogor dapat meraih prestasi tertinggi, demi mengharumkan nama daerah. “Apalagi IMAG merupakan Babak Kualifikasi PON Aceh dan Sumatera Utara 2024 mendatang,” jelas dia.

Diketahui, dalam IMAG 2023 ada sebanyak dua ribu atlet dari seluruh Indonesia yang akan bertanding di Kota Bogor. Mereka berlaga di cabor wushu, kick boxing, gulat, dan sambo. Mereka akan bertanding di tiga venue, yakni Hotel Green Forest, GOR A dan B Pajajaran.* Fredy Kristianto

SK Kades Cileungsi Soal LPM Bikin Kisruh

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Terbitnya Surat Keputusan Kepala Desa Cileungsi mengenai Kepengurusan LPM Desa Cileungsi yang baru dibawah kepemimpinan Farid menimbulkan kekisruhan di tubuh lembaga yang menjadi mitra Pemerintah Desa tersebut.

Pasalnya, kini terjadi dualisme kepengurusan LPM yang membuat lembaga tersebut tidak bisa berjalan maksimal. Pihak pengurus LPM kepengurusan lama menegaskan, jika SK dari kepala desa untuk pengurus LPM baru tidak sesuai aturan dan merupakan keputusan sepihak dari kepala desa.

“Apa dasar dan kewenangan kepala desa mengeluarkan SK LPM baru. SK kami masih berlaku dan kami juga tidak melakukan pelanggaran terhadap lembaga yang bisa membuat kami diberhentikan sepihak,” kata salahsatu anggota LPM, M. Faisal kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, LPM merupakan mitra pemerintah desa yang memiliki mekannisme dan regulasi secara internal. Sehingga, kepala desa tidak bisa melakukan intervensi apalagi mengambil keputusan sepihak terkait operasional atau kepengurusan LPM.

“Di internal LPM punya mekanisme organisasi sendiri punya aturan sendiri berdasarkan Perda dan Perbup. Jadi tidak bisa kepala desa mengambil keputusan sepihak terkait keberadaan LPM,” ujarnya.

Faisal mengatakan, munculnya pengurus LPM baru tidak pernah dikomunikasikan kepada pengurus LPM yang ada. Sehingga, LPM lama menyatakan menolak dan menyatakan SK tersebut tidak sah. Karena SK tersebut tidak sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Secara resmi kami sudah menyampaikan surat keberatan dan penolakan ke Pemdes, Kecamatan Cileungsi dan DPMD. Kalau ini tidak direspons juga oleh kepala desa maka nanti akan kami siapkan gugatan secara hukum,” tandasnya.

Sementara itu, Sekdes Cileungsi, Supendi ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut belum mau memberikan keterangan.

** fk/cc-jb

Anggaran Biaya Rehab Pasar Desa Dramaga dari Samisade

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor merenovasi bangunan Pasar Desa Dramaga guna meningkatkan perekonomian masyarakat, setelah pemanfaatan dana Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dinyatakan tidak melanggar dan tidak menyalahi aturan penggunaannya.

Pihak desa mengaku telah berdiskusi panjang dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Inspektorat Kabupaten Bogor, sejak beberapa pekan lalu dan mulai melakukan pekerjaan pembangunan renovasinya pada seluruh bagian atap Pasar Desa Dramaga, berikut perbaikan lantai dan kios-kiosnya yang rusak yang ada di lantai dua.

Kepala Desa Dramaga Yayat Supriatna saat dihubungi Jurnal Bogor mengatakan, pembangunan rehab total seluruh bagian atap pasar yang berada di lantai 2 memang sudah lama masuk agenda utama desa, mengingat jika setiap hujan turun selalu bocor. Bahkan rangka pada atap bangunannya rawan ambruk, sehingga selalu dikeluhkan para pedagang dan warga pengunjung pasar.

“Program rehabilitasi Pasar Desa Dramaga, khusus pada bagian atap serta lantai duanya, sudah lama kami rencanakan, namun pada saat itu kami belum tau harus mencari biaya anggaran rehabilitasinya kemana?”, kata Yayat Supriatna kepada Jurnal Bogor.

Namun setelah desa melakukan konsultasi dengan kantor DPMD dan Inspektorat Kabupaten Bogor sambung Kades, gayung pun bersambut, karena rencana desa akan merenovasi total seluruh bagian atap pasar maupun perbaikan pada seluruh bagian lantai duanya termasuk perbaikan pada kios-kios yang rusak, niatan desa diamini.

“Renovasi pasar desa ini hanya kami fokuskan pada lantai dua saja, karena untuk lantai dasar kondisinya masih bagus. Sementara besaran dana Samisade yang diterima Desa Dramaga tahun 2023 ini senilai satu miliar yang seluruhnya kami prioritaskan bagi kepentingan biaya renovasinya, karena mengingat manfaat Samisade untuk Desa Dramaga di tahun tahun sebelumnya, sudah banyak dialokasikan bagi pembangunan jalan desa dan jalan lingkungan, yang kesemuanya sudah selesai”, bebernya.

Nah, untuk jumlah kios yang ada di lantai 2 tambah kades, ada 56 kios dan 60 los, yang untuk sementara waktu semua pedagangnya telah direlokasi terlebih dahulu sampai menunggu pekerjaan renovasi lantai dua pasarnya tuntas.

“Agar diketahui, pemanfaatan dana Samisade untuk renovasi pasar desa, adalah baru pertamakali dilakukan di Kabupaten Bogor oleh Desa Dramaga saja mengingat Pasar Desa ini merupakan sektor utama sebagai penunjang perekonomian seluruh warga,” ungkapnya.

Masih kata Yayat, apabila nanti di tahun 2024 Desa Dramaga masih memperoleh bantuan dana Samisade, maka pemanfaatannya akan difokuskan untuk pembangunan tembok-tembok penahan tebingan (TPT).

Herman, pedagang ikan asin yang lebih dari 10 tahun menempati kios lantai dua mengaku bersyukur Pemerintah Desa Dramaga tahun ini merealisasikan perbaikan atap pasarnya, termasuk perbaikan lantai maupun perbaikan pada kios-kios yang rusak.

“Untung saja tahun ini kemarau cukup panjang. Karena dulu apabila hujan turun, kios-kios kami selalu kebocoran bahkan sampai kebanjiran, ditambah sering menyebabkan ikan-ikan asin jualan saya basah. Semoga saja perbaikan pasar ini membawa banyak keberkahan bagi saya dan bagi semua pedagang,” pungkasnya.

** Bayup

Kementan Dorong Pejabat Struktural Harus Jadi Smart ASN

0

Bogor | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian mendorong para pejabat struktural Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi Smart ASN agar dapat beradaptasi dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis yang sangat cepat dalam memimpin unit organisasinya.

Perubahan lingkungan strategis saat ini masuk dalam ranah digital (arus revolusi industri 4.0), dimana penggunaan teknologi dan Artificial Intellegent (AI) berkembang sangat pesat. Untuk menjawab tantangan tersebut, setiap ASN harus smart dan adaptif terhadap teknologi dalam meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

Melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Kementerian Pertanian, para peserta pelatihan dibekali pengembangan kompetensi pejabat administrator dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator sehingga diharapkan mampu mencetak pemimpin-pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan, termasuk Smart ASN.

Profil Smart ASN erat kaitannya dengan penerapan nilai-nilai dalam core values ASN “BerAKHLAK”, khususnya pelayanan publik. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BBPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi menyebutkan Core Value ASN berAKHLAK menuntut ASN untuk bekerja lebih maksimal.

“Adanya Core Value ASN berAKHLAK ini menuntut ASN agar bekerja semaksimal mungkin. Untuk melaksanakan tugas itu perlu didukung oleh aparatur yang tidak hanya sekedar melaksanakan tugas namun juga profesional, kompeten, mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya”, kata Dedi

Profil Smart ASN meliputi integritas, nasionalisme, profesionalisme, berwawasan global, menguasai IT dan bahasa asing serta berjiwa hospitality.

Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), Yusral Tahir mengungkapkan agar PKA ini tidak hanya sekedar konsep.

“Saya berharap Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VI Tahun 2023 hasilnya tidak sekedar konsep. Hasil pelatihan ini mampu membuat perubahan dan nilai tambah di lingkungan kerja masing-masing,” kata Yusral.

Di akhir pembelajaran PKA, tiap peserta diharapkan dapat melahirkan inovasi dari aksi perubahan yang dilakukan dan harus berdampak di lingkungan kerja masing-masing sehingga aksi perubahan tersebut akan memberikan dampak signifikan dalam mendukung pembangunan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di BBPMKP Kementerian Pertanian berlangsung dari Juli hingga Oktober 2023 secara blended learning diikuti oleh 25 orang peserta.

** Nita/BBPMKP

Permadi Dalung: Camat Nanggung Telah Berkontribusi Meningkatkan PAD Kabupaten Bogor

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Apresiasi untuk Kecamatan Nanggung mengalir, baik dari aparatur pemerintahan maupun dari masyarakat. Sebelumnya, Bupati Bogor Iwan Setiawan telah memberikan penghargaan kepada Camat Nanggung Ae Saepulloh kategori kecamatan dengan pencapaian target pajak daerah tertinggi pada acara Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2023 dan Launching Aplikasi Lapor Pak di Pullman Ciawi Vimala Hills Resort, Kamis (19/10/2023).

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Permadi Dalung menyatakan, Camat Nanggung Ae Saepulloh  sudah memberikan kontribusi besar dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bogor.

Menurut wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, apresiasi tersebut memang bentuk terima kasih terhadap wajib pajak maupun para kepala desa begitu juga camat.

Prestasi yang didapat Kecamatan Nanggung, tak lepas kerjasama semua pihak  dalam membangun komunikasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pajak.

“Berkat peran semua pihak, wujud nyata  bisa dihasilkan dalam mendukung berkembangnya roda pembangunan di Kabupaten Bogor. Melalui pajak, kita bisa bahu membahu mewujudkan Kabupaten Bogor untuk  semangat bergotong royong,” kata Dalung kepada Jurnal Bogor, Jumat (20/10/2023).

Karena pajak yang dibayarkan pemanfaatannya, salah satu untuk membangun beragam infrastruktur.

Untuk itu, sebagai ungkapan terimakasih kata Dalung, apresiasinya terhadap Camat Nanggung, para kepala desa begitu juga masyarakat di Kecamatan Nanggung  yang  telah  berkontribusi dalam mendukung kemajuan  Kabupaten Bogor.

“Begitu juga terimakasih bagi masyarakat Bogor Barat,  para pelaku usaha yang telah berpartisipasi dalam meningkatkan PAD Kabupaten Bogor melalui pembayaran pajak,” jelas Dalung.

** Arip Ekon

Cileungsi Bersatu Galang Dana Kemanusiaan untuk Palestina

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Organisasi Kepemudaan Cileungsi Bersatu akan melakukan penggalangan dana kemanusiaan dengan tajuk Cileungsi Bersatu Peduli Palestina. Penggalangan dana tersebut sebagai wujud solidaritas kemanusiaan bagi warga Palestina yang menjadi korban agresi militer pasukan Israel. Penggalangan dana tersebut akan dilakukan melalui kegiatan jalan santai yang akan dilaksanakan pada 5 November 2023.

“Kegiatan ini kami gelar sebagai wujud solidaritas kemanusiaaan bagi saudara-saudara kita di Palestina yang menjadi korban dari Israel. Seperti kita ketahui kondisi warga Palestina saat ini memang sangat membutuhkan bantuan, baik makanan maupun obar-obatan,” kata Penanggungjawab kegiatan Peduli Palestina, Johnsen Alan kepada Jurnal Bogor.

Oleh karena itu, Johnsen mengajak warga Cileungsi yang ingin berdonasi agar bersama-sama hadir dan mengikuti Jalan Santai Peduli Kemanusiaan untuk Palestina yang akan di mulai dari Masjid Kaum dan Finish di masjid Kaum.

“Jadi program donasi ini kita wujudkan dalam kegiatan jalan santai dan gelaran UKM. Oleh karena itu bagi UKM yang mau bergabung silahkan daftar ke panitia. Bagi yang mau berdonasi juga silahkan hubungi panitia,” ujarnya.

Johnsen mengatakan, program peduli kemanusiaan ini bukanlah program yang berbasis keagamaan. Melainkan program kemanusiaan. Sehingga program ini membuka kesempatan bagi siapapun warga Cileungsi yang memiliki jiwa sosial bisa berpartisipasi dan menyisihkan sedikit rejekinya untuk warga Palestina.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala serta mendapat support dari semua kalangan. Karena untuk saat ini mungkin hanya ini yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya

Terkait perang yang terjadi antara Israel dan Palestina, Johnsen mengatakan, dengan alasan apapun perang bukanlah solusi dalam penyelesaian persoalan antar negara. Seperti yang terjadi antara Israel dan Palestina yang sudah tidak lagi terjadi antara kekuatan militer, tetapi sudah menyasar kalangan sipil dan fasilitas sosial serta fasilitas umum di Palestina yang seharusnya tidak boleh menjadi target penghancuran oleh Israel.

“Kami mengutuk keras segala bentuk agresi dan tindakan keras militer terhadap warga sipil. Karena hal itu sudah menjadi kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan,” pungkasnya.

** fk/cc-jb

63 Persen Warga tak Puas dengan Kinerja Pemkot

0

jurnalinspirasi.co.id – Lembaga Survei Visi Nusantara Maju (LS-Vinus) melakukan survei terbaru terkait kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Alhasil, sebanyak 63 persen masyarakat mengaku tidak puas dengan kinerja Pemkot Bogor. Sementara 33 persen lainnya puas, dan hanya empat persen yang menjawab tidak tahu.

Direktur Cased LS Vinus Ramdan Nugraha mengatalan bahwa kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkot Bogor, yang tentu diwajahkan oleh wali kota dan wakilnya.

“Sebanyak 63 persen masyarakat tidak puas, sebanyak 33 persen mengaku puas, dan 4 persen puas,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (19/10).

Sementara itu, Direktur Eksekutif LS Vinus Yusfitriadi mengatakan bahwa pihaknya rutin melakukan kajian dan survei terkait dengan banyak hal, baik politik prosedural atau politik substansial.

“Survei ini dihadapkan pada helatan besar politik. Kami intens untuk mengadakan analisis konten-konten wilayah politik, atau demokrasi formal prosedural yang kemudian sering dimaknai elektoral,” imbuhnya.

Ia mengatakan, survei yang dilakukan LS Vinus di Kota Bogor adalah perdana. “Jadi Survei ini langsung berhadapan dan langsung ditanya tanpa pengaruh apapun, kemudian surveyor mengirim foto dan lokasi ketika sedang melakukan wawancara dengan responden,” bebernya.

Tiap responden, kata dia, selalu diambil foto oleh survei, kemudian peta kelurahan dan kecamatan sudah dicatat untuk menjadi bahan untuk rujukan kajian-kajian berikutnya.

“Kepuasan hanya menyodorkan tiga pertanyaan, puas, tidak puas, dan tidak tahu, ketika teman-teman nanya puasnya dibidang apa kita tahu, karena kita tidak tanya ke masyarakat, itu kekurangannya,” jelasnya.

Kata dia, mengenai kinerja yang diketahui masyarakat tidak jauh dari menepati janji, kemudian menurunkan program-programnya, menjalankan peran dan fungsinya.

“Dengan tingkat kepuasan kinerja pemerintah kota, sangat tinggi sampai 63 persen, saya bayangkan mungkin kalau responden adanya di sekitar Sempur, atau di sekitar Kebun Raya, atau sekitar Botani Square, 100 persen puas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, kemungkinan jika respoden diambil di Kelurahan di sekitar Lapangan Sempur, Kebun Raya Bogor, atau sekitar Botani Square mungkin tingkat kepuasanya mencapai 100 persen.

“Tapi kita survei sampai ke kelurahan paling bawah, perbatasan Cijeruk, Ciapus, owh memang betul wajar kalau tidak puas. Tapi, kami anggap ada kekurangan, karena kami tidak merinci ketidak puasanya seperti apa, karena ini kita tidak sedang motret ini sebetulnya, kita sedang motret tingkat elektabilitas. Kok ini muncul karena ini ada hubungannya,” pungkasnya.* Fredy Kristianto