Bisnis Waralaba Merambah ke Bengkel
Ini Syarat dan Keuntungannya Buka Usaha di Zebua Motor
Bogor | Jurnal Bogor
Bisnis waralaba merupakan cara yang lebih mudah untuk memulai usaha bengkel motor maupun mobil. Pilihan usaha waralaba bengkel motor terdekat yang tersedia ada banyak.
Jika berbicara tentang waralaba atau franchise, yang ada di pikiran banyak orang adalah bisnis kuliner, mau itu minuman, kopi, ayam goreng, dan lain-lain. Namun, sekarang ini bisnis waralaba bukan hanya di dunia kuliner saja, tetapi juga di bidang lain seperti otomotif.

Banyak bengkel yang membuka program kemitraan dalam bisnis bengkel motor atau mobil, jasa servis, hingga penjualan suku cadang/spareparts. Biasanya mereka memiliki program kemitraan yang menawarkan fasilitas dan keuntungan yang beragam.
Zebua Motor merupakan brand bengkel motor di Kota Bogor maupun di Kabupaten Bogor yang melayani perawatan motor, terutama jenis 250 cc ke bawah. Didirikan pada 2013 oleh Andreas Zebua.
Di Zebua Motor, perawatan sepeda motor dilakukan oleh mekanik profesional menggunakan peralatan lengkap. Suku cadang yang digunakan pun juga berupa genuine sparepart. Ditambah lagi, di Zebua Motor juga memberikan garansi servis.
“Untuk menjadi mitra waralaba bengkel Zebua Motor, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, serta beberapa tahap yang harus dilalui,” kata owner Zebua Motor Andreas Zebua, Rabu (3/1).
Persyaratan lokasi bengkel memiliki lebar minimal 5 meter, dengan luas bersih minimal 60 meter persegi dan memiliki tempat parkir yang cukup. Dana awal yang dibutuhkan untuk proses awal sekitar Rp100 juta hingga Rp350 juta. Dana tersebut belum termasuk perombakan lokasi.
Tahap-tahap yang harus dilalui berawal dari pengiriman data alamat lokasi, layout dan dimensi bangunan, dan foto ruko kepada pihak Zebua Motor. Setelah itu, pihak Zebua Motor melakukan survei ke lapangan, dan jika dinilai baik akan berlanjut ke proses kesepakatan dan transaksi.
Sesudahnya, dana kebutuhan awal akan ditransfer ke mitra untuk melakukan pembangunan atau renovasi, persiapan kebutuhan operasional, dan pelatihan tenaga kerja. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 45 hari, sebelum akhirnya bengkel motor waralaba Zebua Motor dibuka (soft opening dan grand opening).
Hasil akhirnya adalah bengkel akan memiliki empat sampai tujuh pit service dan SDM sebanyak enam sampai 14 orang. Target penjualan yang ditetapkan sekitar Rp5 – 9 juta per hari, dengan Return of Investment (ROI) atau balik modal setelah usaha berjalan 18 – 24 bulan.
(wawan h)
Jadi Problem Solving Asesor, IASPRO Bogor Raya Resmi Dilantik
Cibinong | Jurnal Bogor
Ikatan Asesor Profesional Indonesia (IASPRO) Bogor Raya (Kab/Kota Bogor, Kab/Kota Sukabumi, Kab Cianjur) periode 2024-2029 resmi dilantik oleh Wakil Ketua IASPRO Dewan Pengurus Nasional Dr Ir. H. Wahyu Adiartono, MBA ,PhD pada 3 Januari 2024 di Aula Yayasan Pendidikan Islam Ar Rohman, Karadenan-Cibinong, Kabupaten Bogor.
Wahyu Adiartono memberikan apresiasi dengan terbentuknya IASPRO DPC Bogor Raya yang meliputi wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Harapan terbentuknya IASPRO DPC Bogor Raya dapat menaungi seluruh asesor kompetensi yang ada di Bogor Raya.
“DPC IASPRO Bogor Raya juga diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan, jumlah dan problem solving asesor di wilayah Bogor Raya. Dengan adanya IASPRO DPC Bogor Raya, tentunya akan memberikan manfaat yang optimal bagi para anggotanya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan asesmen kompetensi khususnya di DPC Bogor Raya, sehingga dalam waktu dekat sudah mampu memberikan kontribusi berupa program kerja dan hasil kerja,” jelasnya.

Sekretaris Dinas ketenagakerjaan Kabupaten Bogor Drs. Nana Mulyana, M.Si menyatakan, saat ini ada 5,4 juta penduduk di Kabupaten Bogor, ini merupakan penduduk terbesar kabupaten di seluruh dunia. “Dengan terbentuknya IASPRO DPC Bogor Raya menjadi jembatan dalam peningkatan kompetensinya,” kata dia.
Sementara Dr. R. Agus Riyanta, MPd selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar Rohman, Ketua BMPS Kabupaten Bogor dan Ketua Forum Doktor Manajemen Pendidikan menyampaikan selamat atas dilantiknya pengurus DPC IASPRO Bogor Raya. Sinergi dan kolaborasi tentunya sangat dibutuhkan untuk pengembangan tenaga pendidik di Kabupaten Bogor. Kompetensi tidak hanya tercermin dalam aspek pengetahuan (knowledge) maupun keahlian (skill), namun sebagai satu kesatuan yang terwujud dalam perilaku (attitude) dan secara nyata dapat berkonstribusi positif terhadap pembangunan manusia seutuhnya, khususnya di Bogor Raya.
Sedangkan Ketua DPC IASPRO Bogor Raya Periode 2024-2029 menyampaikan bahwa Di era Revolusi 4.0 menuju era Society 5.0, setiap manusia dituntut untuk dapat lebih memiliki kemampuan dam kompetensi memecahkan masalah kompleks, berpikir kritis, dan kreativitas. IASPRO sebagai sebuah organisasi profesi yang professional tentunya perlu cepat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan yang sangat dinamis.
Dia juga menyampaikan barwa tantangan kedepan adalah bagaimana menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga pendidik agar dapat memberikan layanan yang layanan asesmen yang cepat, tepat dan profesional serta output rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi pengguna, dan tentunya berdampak pula terhadap pemberdayaan sumber daya manusia yang lebih produktif.
Dengan semangat kuat, DPC IASPRO Bogor Raya dibawah koordinasi Ketua Dr. Ir. Bambang Nuryanto, MSi, dan Sekretaris Dr. Suratni, SE, MM mampu membangun kebersamaan, ketulusan dan kerja 5As (kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja iklas dan kerja berkualitas) tentunya hal itu akan dapat terwujud. Hal ini sesuai dengan tagline IASPRO DPC Bogor Raya: Think Growth Together.
Pelantikan ini mendapatkan sponsor PT. LSP Perasuransian Indonesia, LSP Human Capital Management Indonesia, PT Global Ultima Taleta, LPK Aimtraice Indonesia, Unit Pengelola Asrama Mahasiswa IPB University, D’Tara-Cita Rasa Nusantara dan Yayasan Pendidikan Islam Ar Rohman Bogor. “Coming together is a beginning; keeping together is progress; working together is success.”
(wawan h)
Terbakar Cemburu, FM Nekat Pukul Wajah Tunangannya Hingga Berdarah
jurnalinspirasi.co.id – Akibat dibakar cemburu lantaran melihat foto mantan kekasih dari tunangannya FM, warga Bogor Tengah nekat meninju wajah AA, warga Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Selasa (2/1) sekira pukul 15.30 WIB di Jalan Abesin, Kecamatan Bogor Tengah.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika FM ingin mengantarkan AA menuju kediamannya menggunakan sepeda motor. Namun, ketika itu pelaku melihat foto mantan kekasih dari tunangannya di HP korban. Hal itu sontak membuat pelaku naik pitam.
“Pelaku langsung mengepakan tangan ke arah wajah korban. Sehingga menyebabkan kacamata korban pecah, dan membuat serpihan kaca melukai wajah korban,” katanya.
Mendapat laporan tersebut, kata Kompol Luthfi, polisi langsung bergerak mengamankan FM di rumahnya, dan langsung menggelandangnya ke Mako Polresta Bogor Kota.
“Kami melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelaku dan para saksi,” ucapnya.
Namun, sambungnya, kasus tersebut berujung mediasi dari kedua belah pihak yang mana pelaku merupakan tunangan dari korban. “Sehingga keluarga besar kedua belah pihak sepakat untuk berdamai,” tandasnya.* Fredy Kristianto
Diterjang Angin, Ruang Kelas SDN Polisi 1 Ambruk
jurnalinspirasi.co.id – Sebanyak empat ruang kelas SDN Polisi 1 ambruk akibat diterjang angin puting beliung pada Rabu (3/1) pukul 05.30 WIB.
“Saat hujan deras disertai angin kencang. Jadi mengakibatkan empat ruang kelas ambruk. Plafon beserta gentengnya ambruk. Alhamdulillah tak ada korban jiwa,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Hidayatullah kepada wartawan.
Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterima ruang kelas dibangun sekitar tahun 2014. “Kalau dilihat dari konstruksinya masih bagus,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Irwan Riyanto mengatakan, peristiwa itu mengakibatkan kerugian materil hingga Rp300 juta.
“Jadi kejadian ini pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah. Untuk penanganan sekolah nanti akan ditangani melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT),” katanya.
Kata dia, selama perbaikan nantinya SDN Polisi 1 akan menerapkan sistem shift pada saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kembali berlangsung.
“Nanti akan dibagi tiga shift dan menggunakan kelas yang ada. Karena yang terdampak hanya satu blok saja, bawahnya tidak. Nanti diatur mekanismenya seperti apa. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” pungkasnya.* Fredy Kristianto
Kabid Lalin Apresiasi Langkah Cepat Pj Bupati Bogor
Cibinong | Jurnal Bogor
Pembuatan Kantong Parkir untuk truk tambang di Parung Panjang adalah solusi jangka pendek yang paling tepat dan akan dilakukan Pemkab Bogor dalam waktu dekat.
” Keberadaan Kantong Parkir untuk truk tambang di Kecamatan Parung Panjang adalah langkah tepat yang segera dilakukan oleh Pemkab Bogor,” ujar Dadang Kosasih, Kabid Lalin Dishub Kabupaten Bogor, Rabu, 3 Januari 2024
Dadang juga sangat bangga dengan gerak cepat yang dilakukan Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu yang langsung mengunjungi Parung Panjang awal tahun baru 2024. Bahkan, pada tanggal 2 Januar 2024 , Pj Bupati Bogor juga langsung menggelar rakor terkait penyelarasan percepatan penuntasan soal permasalahan di Parung Panjang.
” Kami Minta dukungan dari semua masyrakat untuk selalu memberikan support agar cepet terlaksana pengoparasian kantong Parkir untuk Truk Tambang,” tegas Dadang Kosasih
Mantan Kasi Trantib Kecamatan Parung Panjang itu mengaku sudah hapal apa yang dibutuhkan masyarakat Parung Panjang saat ini.
” Saya sangat senang dengan progres yang dilakukan Pj Bupati Bogor dengan menggelar Rakor soal Parung Panjang dan beliau juga sudah turun langsung melihat lokasi yang akan dijadikan Kantong Parkir,” papar Dadang.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil Lima, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), dan pihak terkait lainnya demi menyelaraskan langkah percepatan penuntasan permasalahan Parung Panjang, di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa, 2 Januari 2024 lalu.
Saat Rakor soal Parung Panjang Asmawa Tosepu mengatakan, permasalahan di Parung Panjang harus segera dicarikan jalan keluarnya, kapanpun dan siapapun pemimpinnya di Kabupaten Bogor masalah ini harus segera dituntaskan.
“Sebelumnya, saya coba melakukan pemetaan permasalahan secara cepat, saya sudah berkunjung dan melihat langsung dari dekat, sehingga saya bisa mengetahui apa masalah utama yang ada di sana,” tandasnya.
Asmawa Tosepu menegaskan solusi jangka pendek harus percepat mempersiapkan kantong parkir untuk ribuan truk yang ada di sana.
” Kantong Parkir di Parung Panjang paling lambat minggu ketiga bulan Januari sudah bisa dipergunakan,” pungkas Asmawa Tosepu.
(Asep Syahmid)
Asmawa Tosepu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024 Bersama Mendagri
Cibinong | Jurnal Bogor
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia terjaga berada di posisi 4,94%, ini lebih baik daripada negara-negara yang lebih maju, bahkan Indonesia berada di atas Amerika.
“Kemudian kalau kita lihat di daerah, ada provinsi yang bagus sekali pertumbuhan ekonominya melampaui nasional, salah satunya Maluku Utara,” jelas Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi ( Rakor ) secara virtual terkait pengendalian Inflasi Daerah 2024 dengan para kepala daerah se Indonesia
Tito menerangkan, berkaitan dengan inflasi, posisi Indonesia berada pada urutan ke-53 terendah dari 186 negara di dunia. Di negara G20, inflasi kita masuk peringkat tujuh yang terendah, 16 negara lainnya seperti Jepang, Amerika, dan yang lainnya inflasinya lebih tinggi dari Indonesia. Inflasi tahun ke tahun kita pada bulan Desember 2023 yakni di angka 2,61%, turun dari angka sebelumnya yakni 2,86%.
“Jadi berita baiknya, inflasi kita relatif terjaga, namun jangan sampai terlena karena tren bulan ke bulannya ada peningkatan sehingga perlu ada langkah-langkah yang diambil,” terang Tito.
Ia menuturkan, mengelola negara Indonesia jauh lebih sulit, sebagai negara nomor satu terbesar di Asia Tenggara, dan nomor empat terbesar di dunia. Tapi mampu mengendalikan inflasi di tengah kompleksitas masalah.
“Kita jangan pernah bosan mengendalikan inflasi karena ini menyangkut stabilisasi harga bahan pangan. Berbagai survei yang ada mengkonfirmasi ada dua isu utama di masyarakat yakni tentang lapangan pekerjaan dan stabilisasi harga bahan pangan. Kita melihat gejolak di berbagai negara dipicu oleh masalah pangan, yang berdampak pada gejolak politik dan keamanan,” tutur Mendagri Tito Karnavian
Hadir pula secara virtual dalam Rakor kali ini diantaranya Kepala Staf Presiden, perwakilan Panglima TNI, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kepala Badan Pusat Statistik, Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Satgas Pangan Polri, Badan Urusan Logistik (Bulog), para Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia.
Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu dengan serius mengikuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024, di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (3/1).
Asmawa Tosepu Pj mengikuti rakor bersama perwakilan Forkopimda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
(asep syahmid)
Caleg Paling Berpeluang ke Senayan
Melli Darsa Opsi Terbaik Warga Bogor dan Cianjur
Bogor | Jurnal Bogor
Diantara caleg perempuan dari Partai Golongan Karya untuk DPR RI dari Dapil Kota Bogor dan Cianjur, nama Melli Nuraeni Darsa atau lebih populer dengan sebutan Melli Darsa adalah caleg paling berpeluang besar melaju ke Senayan.
Betapa tidak, dengan jam terbang selama 30 tahun lebih sebagai lawyer, Melli Darsa adalah kader Golkar dan opsi terbaik untuk warga Bogor dan Cianjur. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan Harvard Law School ini adalah Founder dan Senior Partner dari firma hukum, Melli Darsa & Co, Advocates & Legal Consultants (MDC), anggota jaringan global Pricewaterhouse Coopers (PwC), Melli sekaligus bertugas sebagai Leader Legal Line of Service dari PwC Indonesia.
Spesialisasi Melli adalah pada masalah hukum investasi (baik menangani investor strategis maupun private equity asing, maupun pemegang saham pengendali Indonesia berbagai perusahaan terkemuka Indonesia), serta transaksi M&A, financing dan sekuritas. Fokus industri Melli sejak 1998 lebih pada bidang industri perbankan dan keuangan dengan selama 15 tahun terakhir bergeser kepada klien BUMN.
“Teh Melli opsi terbaik bagi warga Bogor dan Cianjur untuk menitipkan aspirasi mereka di DPR RI. Kapasitasnya sangat mumpuni. Dia akan fight di pusat untuk menyuarakan suara rakyat,” jelas Dhina Tambunan, tim pemenangan Melli Darsa kepada Jurnal Bogor.
(tjahyadi ermawan)
PKB Makin Optimis Raih 6 Kursi
Effect Pasangan Anies-Muhaimin
Bogor | Jurnal Bogor
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bogor semakin optimis menatap kontestasi Pileg 2024. Mereka yakin meraih enam kursi di DPRD Kota Bogor. Hal ini diungkap Sekretaris DPC PKB Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani kepada Jurnal Bogor, Selasa (2/1/2024) malam.
“Melihat perjalanan internal partai, para caleg kami sangat militant dan semuanya all out turun ke bawah menyapa warga. Menjaring curhatan dan keluh kesah warga. Insya Allah, inilah yang akan kami perjuangkan,” ujar Edi.
Dari lima Daerah Pemilihan di Kota Bogor, lanjut Edi, PKB optimis bisa terisi semua. “Insya Allah, setiap dapil akan terisi dan terwakili. Khusus di Dapil Tanah Sareal atau Dapil Bogor Utara, kami berharap bisa mendapatkan dua kursi sehingga total menjadi enam kursi,” harap Edi.
Optimisme PKB Kota Bogor bukannya tanpa sebab, menurut Edi, Pilpres 2024 juga sangat berpengaruh dimana Muhaimin Iskandar (Gus Imin) yang notabene Ketua Umum DPP PKB bersanding sebagai Cawapresnya dari Capres Anies Rasyid Baswedan.
“Pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) mendapatkan nomor urut 1. Kami, PKB juga nomor urut 1. Ini sangat membantu kami dalam sosialisasi di masyarakat, apalagi untuk Kota Bogor PKB dan parpol koalisi pengusung pasangan AMIN basisnya sangat kuat. Insya Allah, kami yakin PKB meraup enam kursi untuk DPRD Kota Bogor,” sambung Edi.
Mantan Komisioner KPU Kota Bogor ini sendiri bakal berjuang di Dapil Bogor Selatan. Sebelumnya, Edi juga dikenal aktif di kepemudaan dan berbagai organisasi baik di level Kecamatan Bogor Selatan maupun tingkat Kota Bogor.
(tjahyadi ermawan)
Pj Bupati Bogor Percepat Pembangunan Kantong Parkir Truk Tambang
Cibinong | Jurnal Bogor
Usai memantau langsung situasi di Kecamatan Parung Panjang pada Senin (1/1), Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil Lima, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), dan pihak terkait lainnya demi menyelaraskan langkah percepatan penuntasan permasalahan Parung Panjang, di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa, 2 Januari 2024.

Hadir pada pertemuan tersebut, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Perum Perhutani, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Dinas PUPR Provinsi Jawa barat, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala perangkat daerah, Camat Parung Panjang, Camat Rumpin, Camat Cigudeg, Camat Tenjo, dan jajaran Kepala Desa di wilayah Parung Panjang.
Asmawa mengungkapkan terima kasih atas perhatian semua pihak yang hari ini memberikan atensinya untuk menuntaskan permasalahan di Parung Panjang.
“Kehadiran Forkopimda, Pemprov Jabar, Perhutani, unsur terkait, juga anggota DPRD Kabupaten Bogor khususnya wilayah Dapil Lima pada forum ini menjadi penting bagi kami untuk memastikan bahwa kebijakan yang akan kita ambil bukan hanya sepihak dari pihak eksekutif, tapi juga bersama unsur legislatif, dan seluruh stakeholder terkait,” ungkap Asmawa.
Menurut Asmawa, permasalahan di Parung Panjang harus segera dicarikan jalan keluarnya, kapanpun dan siapapun pemimpinnya di Kabupaten Bogor masalah ini harus segera dituntaskan.
“Sebelumnya, saya coba melakukan pemetaan permasalahan secara cepat, saya sudah berkunjung dan melihat langsung dari dekat, sehingga saya bisa mengetahui apa masalah utama yang ada di sana,” tandasnya.
Asmawa Tosepu menjelaskan, yang pertama, sebagai solusi jangka pendek harus percepat mempersiapkan kantong parkir untuk ribuan truk yang ada di sana. Asmawa ingin paling lambat minggu ketiga bulan Januari sudah bisa dipergunakan.
Kedua, lanjut Asmawa, adalah bagaimana kita menegakan aturan, karena secara sepintas saya melihat terjadi pelanggaran-pelanggaran di sana.
Diantaranya soal perizinan pertambangan, kemudian pelanggaran kapasitas muatan truk, kemudian soal kelayakan kendaraan dan pengemudinya, dan pelanggaran lainnya termasuk penertiban pertambangan tanpa izin.
“Ketiga, adalah soal kewajiban perusahaan dalam bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat. Ini perlu kita dorong, yang penting dilakukan sesuai dengan ketentuan dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Asmawa menambahkan, Kempat adalah solusi jangka panjangnya yakni pembangunan jalan khusus tambang.
Selain itu, harus mulai melakukan percepatan pembangunan jalan tambang ini. Sehingga tidak mengganggu aktivitas penduduk di Parung Panjang,”
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Pj. Bupati Tangerang kita akan rencanakan bertemu untuk duduk bersama membahas permasalahan di Parung Panjang secara bersama-sama,” terang Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil Lima, Aan Triana, menuturkan, dirinya mengapresiasi Pj. Bupati Bogor yang hari ketiga bekerja sudah tancap gas untuk memecahkan persoalan yang terjadi di Parung Panjang khususnya, dan di Kabupaten Bogor pada umumnya.
“Kantong parkir adalah solusi terbaik dan terdekat karena belasan tahun masyarakat kita di sana terganggu keamanannya, kenyamanannya, belum lagi dari sisi kesehatan banyak yang terkena penyakit pernafasan,” tutur Aan.
Ia menambahkan, apa yang kita lakukan hari ini adalah titik awal, walaupun sebelumnya sudah ada langkah-langkah, kita sebagai pemerintah dapat memberikan solusi yang baik untuk masyarakat.
“Hari ini juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat hadir untuk memberikan atensinya sesuai dengan kewenangannya. Ego sektoral harus kita kesampingkan, dan kepentingan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujar Aan Triana.
(asep syahmid)

