29.2 C
Bogor
Monday, October 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 394

Dikemas Suasana Harmonis, Dua TPS di Neglasari Usung Tema Valentine

0

jurnalinspirasi.co.id – Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Kampung Malangsari RT 01/01, Desa Neglasari, Dramaga, Kabupaten Bogor menyemarakkan hari pencoblosan dengan memakai pakaian serba warna merah dengan kemasan suasana harmonis dan kedamaian.

Dekorasi TPS tersebut dibuat semenarik mungkin. Tenda yang didominasi dengan warna ungu dan biru muda  serta beberapa hiasan bunga juga dipasang untuk menambah suasana romantis. 

Menanggapi dekorasi yang berbeda dari TPS di sekelilingnya, Ketua TPS 01, Jaya menjelaskan karena bertepatan dengan hari kasih sayang, ia dan anggotanya ingin memeriahkan pesta rakyat kali ini dengan cara yang berbeda.

Pakaian mereka diseragamkan dengan kaos lengan panjang berwarna merah muda, kerudung dan celana hitam. Tampilan TPS di Dramaga dengan mengusung tema Valentine. Tujuannya yakni untuk menambah semangat dan kepercayaan diri pemilih ketika melakukan pencoblosan.

Selain pakaian, seluruh petugas KPPS di TPS 01  juga mendekorasi ruangan dengan merah muda. Misalnya spanduk ucapan selamat datang di depan pintu masuk memakai warna merah muda, dan memberi balon berwarna senada di tiap sisi tembok.

Bahkan taplak meja dan tirai tenda yang digunakan pada TPS  menggunakan warna ungu. Sedangkan untuk daftar pemilih tetap  di TPS 01 yakni sekitar 216 hak pilih .

“Tujuannya tak lain menarik perhatian warga agar semangat datang ke TPS,” ujarnya, Rabu (14/2/2024).

Dia berharap dengan konsep valentine tersebut akan membuat pemilih pemula tertarik sehingga tingkat partisipasi pemilih juga meningkat pada pemilu tahun ini.

“Tentu tujuan dasarnya agar partisipasi pemilih meningkat, terutama yang pemilih pemula. Bertepatan  Valentine bisa dengan memberikan suara sebagai bentuk sayang ke negara Indonesia,” bebernya.

Pemilih TPS 01, Dadang mengaku adanya TPS unik, warga makin antusias mencoblos karena TPS-nya itu membawa suasana yang menyegarkan. Dampaknya, antusias warga ke TPS sangat tinggi.

“Saya berharap Pemilu 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang konsisten untuk menepati janji dan tiap ucapan yang telah disampaikan kepada masyarakat ketika masa kampanye,” pintanya.

Sekretariat PPS Desa Neglasari, Kosasih Irvan mengaku di Neglasari ada dua TPS yang mengusung tema valentine yakni TPS 01, dan TPS 02 di Kampung  Malangsari.

“Saya berharap adanya TPS unik tersebut bisa menarik simpati masyarakat untuk datang ke TPS,” tukasnya.

(arip ekon)

Rela Antre, Warga Antusias Nyoblos pada Pesta Demokrasi di TPS Cimanggu Gang Kamboja

0

jurnalinspirasi.co.id – Sempat dilanda hujan deras, suasana TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Cimanggu Gg. Kamboja RW 04, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor berlangsung secara ramai dan tertib. Banyak warga yang antusias untuk memilih hak suaranya pada Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024).

Warga sudah mulai berdatangan ke TPS sejak pukul 07:00 WIB. Pembukaan diawali dengan upacara dan do’a bersama oleh KPPS dan warga sekitar.

Meskipun harus mengantre selama 1 jam lebih, namun tidak menyurutkan antusiasme warga untuk memilih hak suaranya.

“Tetap antusias walaupun harus nunggu sejam. Karena saya sudah punya pilihan, yang menentukan 5 tahun ke depan,” ujar salah seorang warga RW 04 Cimanggu Gg Kamboja, Ratna, Rabu (14/02/2024).

Tidak hanya Ratna, warga lain pun juga rela menunggu dan bersabar.

“Karena kita sebagai warga wajib menggunakan hak pilih kita. Jangan sampai golput,” tandas Nur warga Cimanggu RW 04 lainnya.

Dewan Perwakilan Rakyat, pemerintah, dan penyelenggara Pemilihan Umum yakni KPU sepakat penyelenggaraan pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari 2024 hari ini.

Ada lima jenis surat suara dalam Pemilu 2024. Kelima jenis surat suara tersebut yakni untuk memilih pasangan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota.

(lia puspitasari/mg-uik)

Prespektif Islam Dalam Merayakan Hari Valentine

0

jurnalinspirasi.co.id – Hari Valentine, atau yang juga dikenal sebagai Hari Kasih Sayang, dirayakan setiap tahun pada tanggal 14 Februari. Perayaan ini biasanya dihargai oleh komunitas Kristen dan dianggap sebagai kesempatan untuk mengungkapkan kasih sayang antar individu. Banyak orang, khususnya pasangan, memilih memberikan hadiah seperti cokelat, bunga, dan boneka sebagai simbol cinta dan perhatian.

Meskipun Hari Valentine populer, pandangan yang berbeda muncul terutama dalam konteks agama Islam. Umat Islam dilarang merayakan Hari Valentine karena dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Dalam prespektif Islam, merayakan Hari Valentine dianggap sebagai tindakan yang tidak dibolehkan (haram). Perayaan Hari Valentine dianggap haram dengan dasar pada alasan-alasan yang dapat ditemukan dalam sumber-sumber hukum Islam.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang tegas melarang merayakan Valentine. Fatwa ini dicatat dalam Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2017, yang menyatakan bahwa umat Islam tidak diperbolehkan merayakan Hari Valentine karena tidak termasuk dalam tradisi Islam, berpotensi membawa dampak buruk seperti pergaulan bebas, dan dapat menimbulkan keburukan. Dilansir dari CNBC Indonesia

Aktivitas keagamaan atau perayaan tanpa dasar ajaran agama dapat dianggap sebagai bid’ah atau sesuatu yang dibuat-buat. Selain itu, partisipasi seorang Muslim dalam perayaan Valentine dianggap sebagai tasyabbuh atau meniru kelompok lain, yang diingatkan oleh Rasulullah SAW sebagai perilaku yang sebaiknya dihindari.

Dari Ibnu Umar, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda :

“Man Tasyabaha Biqoumin Fahuwa Minhum”
Artinya “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk di bagian mereka.” (H.R Ahmad 2.50 dan Abu Daud no 4031)

Tindakan semacam itu dianggap tidak disukai oleh Allah SWT dan dapat menimbulkan kemurkaan-Nya. Oleh karena itu, menjauhi perayaan Valentine adalah bentuk ketaatan umat Muslim terhadap ajaran agama Islam.

(vina oktaviani/mg-uik)

Tingkatkan Pembangunan SDM, Kemendikbudristek Upayakan Permudah Akses Pendidikan

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan terus memperkuat komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi guna mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dikutip dari kemdikbud.go.id, dalam upaya tersebut, pemerintah fokus pada peningkatan pembangunan SDM melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau yang lebih dikenal sebagai Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka.

Menteri Kemendikbudristek, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencapai kesejahteraan dan kemajuan bangsa dengan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi, pemerintah berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa terkendala oleh faktor ekonomi.

KIPK Merdeka telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Program ini memberikan bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka dapat fokus pada proses pembelajaran tanpa harus khawatir akan beban finansial.

Selain itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga terus melakukan langkah-langkah strategis lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh tingkatan. Hal ini termasuk pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, peningkatan fasilitas pendidikan, dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan kerjasama dari berbagai pihak terkait, diharapkan Indonesia dapat mencapai cita-cita luhur sebagai negara yang maju melalui penguatan pendidikan yang merata dan berkualitas.

(ocha lubianti/mg-uik)

Penjelasan MUI Mengenai Apakah Tinta Pemilu Dapat Menghalangi Sahnya Wudhu?

0

jurnalinspirasi.co.id – Tinta pada Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sebagai tanda bahwa masyarakat telah menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024. Lalu apakah tinta tersebut bisa menghalangi sah atau tidaknya wudhu?

Marketing & Networking Manager at Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Cucu Rina mengatakan, ada dua aspek yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan produk tinta pemilu yang di gunakan.

Pertama adalah bahan tinta tersebut. Kata Cucu, tinta pemilu dibuat agar tahan lama agar mudah hilang menghindari pencoblosan dua kali. Bila bahan tersebut terbuat dari bahan yang najis maka akan dapat beresiko bagi umat muslim.

“Sudah sejak tahun dua ribu sertifikasi tinta. Jadi dipastikan bahwa tidak ada bahan yang najis,” ucap cucu dalam Halal yang disiarkan melalui YouTube LPPOM MUI, dikutip Selasa (13/2/2024).

Aspek kedua, yaitu tinta yang digunakan dapat tembus air. Sebab ini berkaitan dengan sahnya wudhu dilakukan umat muslim.

“Karena ini bersentuhan langsung dengan kulit kita, mungkin ada kemungkinan tidak tahan air, sedangkan dalam syarat wudhu, semua bagian tubuh yang wajib dibasuh harus terkena air secara menyeluruh,” Ujarnya.

(ocha lubianti/mg-uik)

Sumber gambar : Tempo.co

Wajib Bersertifikat Halal, PKL UMKM Terancam Denda 2 Miliar Rupiah

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Indonesia mewajibkan kepada setiap pelaku UMKM, termasuk pedagang kali lima (PKL) untuk segera mendapatkan sertifikat halal sebelum batas waktu yang ditetapkan pemerintah pada 17 Oktober 2024.

Pelaku UMKM yang tidak patuh terkait sertifikasi halal akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang jaminan produk halal.

Dalam pasal 149 ayat 2, menyebutkan sanksi administrasi berupa peringatan tertulis, administratif, pencabutan serfikat halal dan/atau penarikan barang dari peredaran. Denda administrasi maksimal yang dikenal mencapai Dua miliar rupiah, sesuai dengan pasal 149 ayat 6.

Dikutip dari detikFinance, Selasa (13/2/2024), Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Muhammad Firdaus mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah upaya untuk mendorong sertifikasi halal bagi produk UMKM. Tujuannya adalah untuk menghindari sanksi yang diberikan kepada produsen UMKM, termasuk PKL.

“Ketentuan memang begitu dari PP Nomor 39 tahun 2021 ya, mulai dari administratif atau diingatkan dulu atau apa. Dilihat lagi secara ketentuan memang begitu. Makanya kita nanti coba kolaborasikan dengan semua pihak.” ujar Firdaus.

Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan pihaknya juga telah memaparkan program pendampingan di 15 lokasi di seluruh Indonesia. Di setiap lokasi, Kemenkop UKM akan memberikan sertifikasi halal gratis kepada 1000 penduduk UMKM.

Meskipun target pemerintah mencapai 10 juta sertifikasi halal, Firdaus mengakui bahwa hanya ada 15 ribu sertifikasi halal yang tergolong masih kecil. Pelaku usaha kurang memahami prosedur dan pentingnya sertifikat halal. Selain itu, keterbatasan akses internet dan kemampuan untuk menggunakan teknologi menjadi hambatan.

Firdaus menekankan pentingnya pemastian kehalalan dari hulu, termasuk sertifikasi halal bagi rumah potong hewan (RPH). Masih banyaknya RPH yang belum bersertifikat halal ini menyulitkan pelaku usaha untuk memastikan bahan baku halal. Upaya sosialisasi dan pendampingan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal.

(aliya noermawati/mg-uik)

Komunitas Majelis Ta’lim Khataman Al-Qur’an Santri Ummul Qura’ Muara Istiqomah

0

jurnalinspirasi.co.id – Komunitas majelis ta’lim bekerja sama dengan pengurus DKM Masjid Nurul Ikhwan mengadakan khataman Al-Qur’an, doa dan buka puasa sunnah bersama.

Acara ini diselenggarakan pada Senin (12/2/2024) di Masjid Nurul Ikhwan Komplek Perumahan Bogor Baru Blok F mulai pukul 15.30-18.30 WIB.

Rangkaian acara dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, sambutan-sambutan, membaca/mengkhatamkan Al-Qur’an 30 Juz, tausiyah, doa munajat, buka puasa sunnah bersama dan diakhiri dengan sholat Magrib berjamaah.

Peserta khataman Al-Qur’an menghadirkan para santri dari Pesantren Ummul Qura’ Muara Istiqomah dengan jumlah antara 60-70 orang, juga dihadiri oleh para jamaah setempat dan para tamu undangan.

Koordinator Pelaksana H. Willyuddin A.R. Dhani menjelaskan acara ini untuk memohon pertolongan Allah agar memberikan petunjuk, bimbingan, dan keyakinan kepada Umat Islam sehingga tidak salah dalam memilih pemimpinnya juga untuk memohon kepada Allah agar Allah melindungi dalam proses pemilihan tidak terjadi huru-hara, kecurangan, dan perpecahbelahan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan masyarakat serta tidak menimbulkan musibah lainnya yang lebih besar lagi.

Dalam acara ini juga menghadirkan Wakil Dewan Pertimbangan MUI Pusat DR. KH. Muhyiddin Junaidi, MA. Untuk memberikan tausiyah-tausiyah sekaligus memimpin pelaksanaan doa munajat untuk mendapatkan pemimpin yang adil dan amanah bagi rakyat dan seluruh bangsa Indonesia, juga memohon agar Allah memberikan kemenangan kepada perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya.

Setelah doa munajat acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan ramah tamah dengan seluruh hadirin dan diakhiri dengan sholat Magrib berjamaah.

(wardah arrasyidah hanifah/mg-uik)

Banjir Landa Demak, 20 Ribu Lebih Warga Mengungsi

0

jurnalinspirasi.co.id – Banjir melanda Demak, Jawa Tengah, khususnya di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah. Sebanyak 20.772 warga terpaksa mengungsi ke 59 titik pengungsian.

Dilansir dari Instagram @Demakhariini, Selasa (13/2/2024), hujan deras yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama meluapnya sungai-sungai di sekitar wilayah tersebut. Ribuan rumah terendam banjir, memaksa puluhan ribu penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak pada Senin (12/2/2024) pukul 08.00 WIB, banjir telah melanda 39 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Demak sejak Senin (5/2).

Hal ini disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan di wilayah lokal dan hulu, yang mengakibatkan 10 titik sungai dan tanggul tersier jebol.

Pemerintah setempat bersama dengan tim penanggulangan bencana segera bergerak cepat untuk memberikan bantuan seperti obat-obatan, pakaian, makanan, dan evakuasi bagi warga yang terdampak. Tim relawan, TNI, dan Polri turut serta dalam upaya penyelamatan dan evakuasi.

Situasi ini menyoroti pentingnya perencanaan penanggulangan bencana dan infrastruktur yang tahan banjir. Sementara bantuan terus mengalir, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk evakuasi yang diberikan oleh pihak berwenang.

(vina oktaviani/mg-uik)

Kemendikbudristek Sosialisasikan Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Kemendikbudristek menggelar acara peresmian serta webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 melalui siaran langsung YouTube Kemendikbud RI pada Senin (12/02/2024) pukul 14:00 WIB. Acara tersebut diikuti oleh 1.300 lebih peserta yang hadir melalui via online.

Abdul Kahar

Plt. Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Abdul Kahar memberikan sambutan pada acara webinar tersebut. Dia mengatakan bahwa pada tahun 2024 ini, Kemendikbud membuka sebanyak 200 ribu kuota KIP Kuliah Merdeka 2024. Hal tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya dimana alokasi anggarannya hanya untuk 161 ribu mahasiswa.

Selain itu, Abdul Kahar menjelaskan bahwa kesempatan memperoleh KIP Kuliah ini sifatnya kompetitif karena jumlah pendaftar KIP Kuliah jauh lebih banyak dibanding kuota yang disediakan pemerintah.

“Maka, persiapan diri sebaik-baiknya, dan lengkapi semua dokumen yang dibutuhkan. Dalam hal ini guru-guru BK harus segera melakukan sosialisasi kepada para siswanya menjelang ujian akhir,” ujar Abdul Kahar dalam pembukaan acara webinar dikutip Selasa (13/2/2024).

Menurut Abdul Kahar, Kemendikbud RI memberikan kesempatan untuk mendaftar KIP Kuliah akan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 12 Februari sampai 31 Oktober 2024. Panjangnya durasi pendaftaran KIP Kuliah tersebut diberikan berlaku untuk semua jenis seleksi masuk perguruan tinggi, baik di PTN maupun di PTS.

“Durasi panjang ini memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi lulusan SMA, SMK, MA, dan Paket C untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Dilansir dari website resmi puslapdik.kemdikbud.go.id, pada tahun 2024 ini, kualitas sasaran dan inovasi Program KIP Kuliah Merdeka akan ditingkatkan. 

Pertama, peningkatan kuota penerima KIP Kuliah Merdeka menjadi 200.000 penerima atau meningkat kembali dari tahun 2022 dan 2023. 

Kedua, integrasi data calon penerima yang lebih baik dengan Pusdatin Kemendikburistek untuk data ekonomi calon penerima sebagai upaya peningkatan ketepatan sasaran. 

Ketiga, peningkatan layanan KIP Kuliah Merdeka melalui pengembangan Monitoring Proses Pencairan, serta keempat, penyediaan layanan penyaluran biaya hidup melalui layanan keuangan digital (fintech) yang akan diujicoba bagi mahasiswa baru pada semester gasal tahun akademik 2024/2025.

Diakhir sambutan dan pembukaan acara, Abdul Kahar berharap bahwa program KIP Kuliah Merdeka dapat memberikan manfaat, serta dapat berkesempatan melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi.

“Semoga program ini bermanfaat untuk semuanya. Sehingga anak-anak Indonesia lebih banyak lagi melanjutkan ke perguruan tinggi yang sesuai dengan cita-cita dan program studi yang diinginkan,” ujarnya.

Selain Abdul Kahar, acara webinar ini turut serta dihadiri oleh Rahmawati sebagai Kepala Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, Septien Prima Diassari sebagai Ketua Tim Pokja Beasiswa Perguruan Tinggi, Muni Ika sebagai Penanggungjawab Program KIP Kuliah, dan Sony Hartono Wijaya sebagai Tim Teknis KIP Kuliah.

(lia puspitasari/mg-uik)

KPU Kota Bogor Gelar Sosialisasi Pemilu Untuk Segmen Perempuan

0

jurnalinspirasi.co.id – Sejumlah perempuan Bogor menghadiri sosialisasi Pemilu 2024 di The Grand Savero Hotel, yang diadakan KPU Kota Bogor yang berkolaborasi dengan Ketua Tim penggerak PPK- se-Kota Bogor, Senin (12/2/2024 ).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Darma Djufri, M.I.Kom sebagai Ketua Divisi SDM dan Dody Ahdiar, S.sos sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Anak Kota Bogor (DP3A).

Dikutip dari Instagram KPU Kota Bogor, Selasa (13/2/2024), pada acara tersebut, pembicara menjelaskan mengenai proses pemilihan umum, termasuk panduan dalam memilih dengan benar, memberikan contoh surat suara untuk tahun 2024, dan membahas aspek-aspek kepemiluan lainnya.

Selain itu, disampaikan pentingnya peran perempuan dalam proses pemilihan, dimana mereka diharapkan memilih kandidat yang mendukung kepentingan perempuan serta mampu mengatasi berbagai isu yang dihadapi oleh perempuan di Kota Bogor.

Pertemuan berlangsung dengan dinamis, dimana banyak pertanyaan terutama yang berkaitan dengan teknis pemilihan diajukan oleh peserta. Pembicara memberikan klarifikasi dan jawaban untuk memastikan pemahaman yang baik terkait proses kepemiluan.

Kegiatan diakhiri dengan momen berpose bersama, mencerminkan semangat partisipasi aktif perempuan dalam proses demokrasi dan pemilihan umum.

(roseta al Zahra/mg-uik)