28.1 C
Bogor
Thursday, July 16, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 374

Gunungputri Rawan Begal, Dua Remaja Jadi Korban Curas

0

jurnalinspirasi – Lagi, dua remaja pengendara motor menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Rabu (24/1/24), pukul 00.15 WIB di Jalan Letda Nasir Desa Bojong Kulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Dika dan Yansen

Kapolsek Gunungputri AKP Didin Komarudin SH menjelaskan, tindak pidana curas sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP diduga dilakukan oleh 4 orang tidak dikenal menggunakan 2 unit sepeda motor.

“Para pelaku melakukan perbuatannya dengan cara memepet korban Dika dan Yansen saat mengendarai sepeda motor Honda Beat kemudian memberhentikan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit dan golok,” ungkap AKP Didin kepada Jurnal Bogor.

AKP Didin mengatakan, korban berusaha melakukan perlawanan, namun kemudian korban dibacok, korban Dika mengalami luka bacok di leher belakang dan korban Yansen mengalami luka robek di kepala, sikut dan jari tangan. Para pelaku menguasai sepeda motor milik korban dan melarikan diri ke arah Ciangsana.

“ Akibat perbuatan tersebut korban mengalami kerugian materil sekitar Rp 18.000.000, “ terang AKP Didin.

Sejauh ini tindakan yang sudah diambil oleh Polsek Gunungputri terkait kejadian curas tersebut ialah mendatangi dan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mencari saksi-saksi di TKP, dan mengecek kondisi atau luka korban di RS Eka Hospital. Terhadap korban sendiri sudah dilakukan tindakan medis (pengobatan) selanjutnya sudah diizinkan pulang oleh dokter.

“Dengan perkara curas tersebut kita melaksanakan penyelidikan untuk pelaku, sementara kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti,” pungkas AKP Didin mengakhiri.

(nay nuráin)

TNI – Polri Sinergi Jaga Wilayah Hukum Polsek Babakan Madang dengan Beri Edukasi Warga

0

jurnalinspirasi – Sebagai Upaya mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Babakan Madang Polres Bogor, anggota Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa melakukan berbagai upaya dengan kegiatan silaturahmi dan sambang dialogis kepada aparat Kp Cicerewed RW 01 Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (24/1/24).

Dalam kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Cijayanti Polsek Babakan Madang melaksanakan dialog dengan perangkat Kp Cicerewed sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan terhadap para pelaku tindak kejahatan, maupun kenakalan remaja.

Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Madang Polres Bogor Aiptu M.Sulaeman dan Bhabinsa mengatakan bahwa dalam menjaga kondusifitas wilayah ini tentunya harus adanya peran serta dari masyarakat. Untuk itu diharapkan masyarakat juga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitarnya. Lalu melakukan komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian ataupun tokoh desa setempat, sehingga apabila adanya gangguan kamtibmas di lingkungannya dapat langsung ditindak lanjuti.

“Warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan anggota dan turut serta menjaga Kamtibmas di lingkungan serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti,” ungkap Aiptu Sulaeman kepada Jurnal Bogor.

“Kami terus sinergi dengan TNI melakukan patroli maupun sambang untuk menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah,” tambahnya.

Disamping itu, kekompakan seperti ini terus ditingkatkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain seperti dalam bidang sosial, budaya dan bidang lainnya. Pada kesempatan ini, Bhabinmas dan Bhabinsa juga memberikan penyuluhan tentang kamtibmas kepada warga sekitar.

Ia berbagi informasi tentang langkah-langkah pencegahan kejahatan dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam interaksi tersebut, warga juga diajak untuk melaporkan setiap potensi ancaman atau situasi yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.

“Sesuai dengan arahan Bapak Kapolres, langkah ini diharapkan akan semakin memperkuat ikatan antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat,” ucapnya.

“Kedekatan antara anggota kepolisian dan masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam menciptakan suasana aman dan kondusif. Kami berharap pola komunikasi seperti ini dapat terus ditingkatkan demi kebaikan bersama,” sambungnya.

Dikesempatan lain Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal-hal yang mengganggu Kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan menjanjikan gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO.

“ Segera adukan laporkan ke Call Center (021) 110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 08597114352, dan akan ditindak lanjuti baik dari Polsek terdekat maupun Polres Bogor,” pungkasnya.

(nay nuráin)

Ketua JJB Kecewa, Pj Bupati Bogor Dinilai Alergi Terhadap Wartawan

0

jurnalinspirasi – Ketua Harian Jaringan Jurnalis Bogor (JJB), Effendi Tobing, mengaku kecewa kepada Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu yang dinilai alergi terhadap wartawan. Sebab, dua kali diundang dalam kegiatan diskusi bersama tokoh masyarakat dan Anggota DPR RI yang diinisiasi JJB, mantan Pj Wali kota Kendari itu tidak pernah mau hadir dan selalu menyuruh pejabat Kabupaten Bogor untuk mewakili.

Padahal, saat diskusi kedua bersama 9 Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada Rabu (24/1/24), menjadi kesempatan Asmawa Tosepu untuk mengenal para wakil rakyat yang berkantor di Senayan tersebut. Namun, Pj Bupati Bogor itu enggan datang dan menyempatkan diri.

“Saya kecewa. Dan sangat disayangkan Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, tidak pernah mau hadir dalam diskusi yang digelar JJB. Sampai saat ini terhitung sudah 2 kali Asmawa tidak pernah datang di acara yang kami gagas. Padahal selain Anggota DPR Ri, ada juga masyarakat yang diundang untuk menyuarakan aspirasinya, sehingga bisa langsung di eksekusi oleh Asmawa sebagai Pj Bupati Bogor,” kata Ketua Harian JJB, usai kegiatan diskusi di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (24/1).

Tobing sapaan akrab Ketua Harian JJB itu juga menjelaskan, dalam diskusi kedua kali ini, lebih banyak menyinggung soal pembangunan di Kabupaten Bogor, salah satunya ialah persoalan Parung Panjang. Oleh karena itu, kehadiran Asmawa Tosepu dianggap penting karena dapat menyampaikan apa yang menjadi kendala, serta solusi dari Anggota DPR RI yang hadir.

“Kami menggelar diskusi ini bukan hanya semata-mata untuk kepentingan JJB saja, tapi untuk menyerap aspirasi warga Kabupaten Bogor. Namun Asmawa seolah ‘Ogah’ hadir dalam setiap kegiatan JJB ini,” tegasnya.

Padahal, lanjut dia, dalam setiap kesempatan audiensi dengan berbagai organisasi di Kabupaten Bogor, Asmawa selalu hadir. Namun hal itu tidak berlaku dengan Wartawan di JJB. Asmawa selalu menolak dan tidak pernah merespon.

“Pada diskusi pertama di Situ Plaza Cibinong beberapa waktu lalu kami maklumi tidak bisa hadir karena kegiatan yang sudah terjadwal. Namun pada diskusi kedua ini kami sudah mengundang sejak jauh-jauh hari. Sedangkan jika organisasi lain dan kegiatan lain Asmawa selalu menyempatkan diri,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam diskusi kedua kali ini dihadiri oleh 3 Anggot DPR RI, diantaranya Mulyadi dan Fadli Zon dari Partai Gerindra dan Adian Napitupulu dari Partai PDI-P. Dalam kesempatan itu, ke-3 Anggota DPR RI tersebut menandatangani fakta integritas menyetujui Pemekaran Bogor Barat, menyelesaikan persoalan jalur tambang di Parung Panjang, Persoalan Pendidikan dan Persoalan Soial di Kabupaten Bogor.

(dede suhendar)

Warga Parungpanjang Sampaikan Persoalan ke DPR RI

0

jurnalinspirasi – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Gerindra Mulyadi mengundang ratusan masyarakat Parungpanjang dari Gema Abah (Gerakan Masyarakat Arus Bawah) dan Gampar (Gerakan Masyarakat Parungpanjang Untuk Perubahan) di Parlemen Senayan DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (22/01/2024).

Menurut Mulyadi, dia sudah menyerap permasalahan yang ada di Parungpanjang untuk bisa dibawa bersama Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

“Intinya saya sudah punya dasar ke masalah Parungpanjang terkait penugasan saya, jadi kalau audiensi ini menjadi dasar terus menerus menyuarakan agar berkoordinasi dengan stakeholder dengan Provinsi dan PUPR, besok akan saya sampaikan bersama Pj Gubernur Jawa Barat,” ungkapnya.

Mulyadi memiliki tiga solusi untuk menyelesaikan masalah di Parungpanjang dalam jangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

“Jikalau dianggap jangka pendek merevitaslisasi untuk jalur exiting saya akan ingatkan ke Pak Gubernur besok. Kedua meminta komitmen dari pelaksana pembangunan jalan tambang kapan selesai, terakhir kita akan intervensi secara total dan formulasinya seperti apa nanti dibicarakan sama Provinsi,” tambahnya.

Di tempat yang sama Ketua Gema Abah Ishak menegaskan kedatangannya beserta ratusan masyarakat Parungpanjang untuk menyampaikan aspirasi masalah yang puluhan tahun tidak adanya penyelesaian.

“Saat ini kita diundang ke Parlemen Senayan DPR RI oleh Pak Haji untuk menjelaskan masalah di Parungpanjang yang sudah puluhan tahun belum adanyan solusi dan mudah-mudahan solusinya cepet bisa ditemukan,” tegas Ishak.

Ishak menambahkan, solusinyan hanya satu yaitu segera dibangunnya jalur tol khusus tambang merupakan harga mati.

“Solusi penyelesaian ini adalah segera dibangunnya sampai selesai jalur tol khusus tambang,” pungkasnya.

(andres)

Cegah Kemacetan dan Lakalantas, Polsek Ciampea Turun Atur Lalulintas Kendaraan

0

jurnalinspirasi – Personil Polsek Ciampea, Polres Bogor patut diapresiasi kinerjanya. Pasalnya, anggota polisi ini telah memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik pengguna kendaraan dan penyebrang pejalan kaki, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalulintas.

“Kita sedang membantu masyarakat mengatur lalulintas, petugas juga melakukan pengaturan terhadap anak-anak sekolahan yang menyebrang menuju sekolah dan pengguna jalan lainnya, untuk  menghindari kemacetan dan Laka lantas,” kata Kanit Lantas Polsek Ciampea Iptu Lalu Kasrun, kemarin.

Dengan begitu adanya kepolisian ini maka kemacetan dapat teratasi dengan baik dan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan berkendara dengan nyaman.

“Dengan pengaturan lalulintas tersebut warga masyarakat lebih lancar dan tidak ada  hambatan untuk mencapai tujuannya dengan selamat dan tepat waktu,” bebernya.

Dia menjelaskan, tujuan pengaturan lalu lintas ini agar terciptanya keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas  dan juga mengantisipasi terjadinya laka lantas dan menjaga kondusifitas dan membantu pengguna jalan raya.

“Kedekatan antara anggota kepolisian dan masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam menciptakan suasana aman dan kondusif. Kami berharap pola komunikasi seperti ini dapat terus ditingkatkan demi kebaikan bersama,” katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan ini  merupakan salah satu kegiatan rutin dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusiusif.

“Warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan anggota dan turut serta menjaga Kamtibmas di lingkungan serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti,” pungkasnya.

(andres)

Caleg PPP Jangan Lupakan Janji, RY: Salah Satu Insentif Guru Ngaji Harus Naik

0

jurnalinspirasi – Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin meminta para Caleg PPP yang maju di DPRD Kabupaten, Provinsi Jawa Barat hingga DPR RI agar memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji.

Menurutnya, patut memberikan apresiasi kepada orang-orang yang berjasa untuk pembentukan akhlak melalui mengaji.

“Guru ngaji dan guru madrasah di Kabupaten Bogor itu jumlahnya mencapai ribuan,” ujar pria yang biasa disapa RY saat bersilahturahmi bersama para ulama  dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Ciomas, Rabu (24/1/2024).

Tak hanya insentif guru ngaji, termasuk yang masih banyaknya  pondok pesantren yang belum berbentuk yayasan di Kabupaten Bogor yang harus direspons serius.

Pondok pesantren atau ponpes yang belum memiliki yayasan harus dibantu pengurusan izinnya.

“Kesejahteraan para guru ngaji dan pengurusan izin Ponpes harus diperhatikan oleh Caleg PPP yang maju di DPRD Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dan DPR RI,” kata RY.

Ia juga menekankan para Caleg PPP harus rajin silaturahmi kepada para kiai atau alim ulama yang ada di dapilnya masing-masing.

“Caleg jangan lupakan janji kampanyenya ketika sudah terpilih jadi wakil rakyat. Dapil 3 ini PPP Kabupaten Bogor menargetkan 2 kursi untuk DPRD Kabupaten Bogor atau minimal bisa mendulang 90 ribu suara,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Elly Rachmat Yasin yang juga salah seorang caleg DPR RI dari dapil V Kabupaten Bogor, menyatakan siap untuk memfasilitasi pondok pesantren atau ponpes yang belum memiliki yayasan.

Tidak hanya itu, Elly Rachmat Yasin berjanji akan membantu kepengurusan izin operasional ponpes yang ada di Kabupaten Bogor.

Ia pun berjanji akan menampung dan follow up semua aspirasi terkait ponpes yang berbentuk yayasan. Selama dirinya menjadi wakil rakyat dia juga sudah banyak membantu pondok pesantren, bantuan motor  sampah termasuk mobil ambulance yang difungsikan untuk membantu masyarakat secara gratis.

“Insya Allah kalau semua ponpes yang ada di Kabupaten Bogor sudah berbentuk yayasan dan sudah punya izin operasional akan mudah mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” katanya

Senada, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai PPP, Dwi Aryanti bahwa partai PPP selalu dekat dengan ulama dan sudah sepantasnya membantu personal kenaikan insentif guru gaji , bantuan pondok pesantren. Termasuk persoalan jalur tambang yang hingga kini belum tuntas di Parungpanjang.

“Ketika ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan di Kabupaten 6 bisa lewat dewan Provinsi  Jawa Barat. Untuk itu, sangat pentingnya ada wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Barat. Ketika tidak bisa, kita optimis di Jabar bisa meraih dua kursi,” tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut beberapa caleg PPP seperti Elly Rachmat Yasin (Caleg PPP untuk DPR RI Nomor 1), Muhammad Romli (Caleg PPP unruk DPRD Jabar No 1 ), H Usup (Caleg PPP DPRD Kabupaten Bogor Nomor 1) dan Dwi Aryanti (Caleg PPP untuk DPRD Jabar.

(arip ekon)

Banyak Jalan Berlubang, Petugas Terminal Leuwiliang Tipe B Kembali Perbaiki Jalan

0

Inisiatif Ini dilakukan Karena DPUPR Kabupaten Bogor Maupun Provinsi Belum Pasti Perbaikan Jalan Itu

jurnalinspirasi – Lagi, para petugas Terminal Tipe B Leuwiliang Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat kembali melakukan aksi sosial dengan memperbaiki jalan yang berlubang di wilayahnya.

Perbaikan jalan yang melibatkan para pedagang di areal terminal Leuwiliang itu dilakukan, lantaran banyaknya  jalan sudah berlubang disebabkan seringnya turun hujan belakangan ini.

“Inisiatif perbaikan jalan terus dilakukan. Sebab kalau dibiarkan, kerusakan jalan itu bisa bertambah parah,” terang Kepala terminal Leuwiliang tipe B Wahyu Hidayat kepada Jurnal Bogor, Rabu (24/1/2024)

Menurutnya, sejak musim hujan akhir tahun 2023, mengakibatkan jalan di areal terminal Leuwiliang mengalami kerusakan hingga berlubang yang cukup besar sehingga swadaya pengurukan jalan kembali dilakukan. Sejauh ini belum adanya kepastian pemeliharaan jalan, baik dari DPUPR Kabupaten Bogor maupun Provinsi Jabar.

“Hingga kini, DPUPR Kabupaten maupun Provinsi belum adanya kepastian untuk perbaikan jalan yang sudah berlubang itu. Belum ada kepastian, maka itu kami berinisiatif perbaiki jalanan yang sudah berlubang itu,” jelasnya.

Wahyu mengatakan, menyikapi masalah  kerusakan jalan itu bukan tanpa sebab,  mengingat setiap harinya pengendara melintas di areal di Terminal Leuwiliang.

Jadi kata dia, jalan lingkar merupakan akses alternatif utara Leuwiliang sementara volume kendaraan yang masuk begitu padat.

“Sebab itu melalui perbaikan jalan itu  untuk meminimalisir dan antisipasi terjadinya lakalantas,” tukasnya.

(arip ekon)

Cari Bibit Unggul, Alhafiz Adakan Turnamen Futsal Kabupaten Bogor 2024

0

jurnalinspirasi – Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat nomor urut 4 Nafizul Alhafiz Rana mengadakan Tournament Futsal Nafizul Alhafiz Rana Cup Kabupaten Bogor tahun 2024 di Lapangan Futsal Bhineka Sport, Desa Pasir Angin, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (21/1/2024).

Alhafiz yang juga sebagai Ketua Presidium Pemekaran Bogor Timur menjelaskan turnamen tersebut dikuti oleh 32 tim se – Kabupaten Bogor yang digelar dalam waktu satu hari. Untuk juara 1 diraih oleh Badai FC dari Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi. Juara 2 diraih oleh MKK FC dari Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri. Juara 3 diraih oleg Gasbot FC Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, dan Juara 4 diraih oleh Legend FC dari Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi.

“ Untuk juara pertama mendapatkan reward berupa uang tunai senilai 2 juta rupiah dan tropi, untuk juara kedua mendapatkan uang tunai senilai 1 juta rupiah dan tropi, untuk juara ketiga mendapatkan uang tunai senilai 500 ribu rupiah dan tropi, dan untuk juara keempat mendapatkan uang tunai senilai 400 ribu rupiah dan tropi,” jelas Alhafiz sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/1/2024).

Lebih lanjut Alhafiz megucapkan selamat dan sukses kepada tim yang menjadi juara, junjung terus sportifitas. Ia menyebut tujuan dilaksanakannya turnamen futsal ini ialah tak lain untuk menumbuhkembangkan dan menjaring pemain futsal yang ada di Kabupaten Bogor sehingga nantinya punya perwakilan untuk bisa ada yang masuk di Tim Nasional Indonesia (Timnas).

“ Harapan saya kepada putra-putra terbaik di Kabupaten Bogor agar bisa masuk ke Timnas. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang sudah berkontribusi hingga kegiatan Turnamen Futsal Nafizul Alhafiz Rana Cup ini bisa berjalan kondusif dan lancar, begitupun kepada Polsek dan Koramil Cileungsi yang sudah bersedia melakukan pengawalan terhadap kegiatab ini sehingga bisa sukses tanpa ekses,” tandas Alhafiz.

ALhafiz berpesan, kegiatan-kegiatan positif seperti ini yang memang bisa menumbuhkan rasa silaturahmi dan solidaritas harus dikencangkan. Karena pada dasarnya begitu banyak pemuda dan remaja yang memang memiliki keahlian, hanya saja persoalannya mereka tidak punya wadah untuk melampiaskan hobi dan keahlian mereka.

“ Maka dari itu, jika saya mendapatkan amanah dan kepercayan untuk menjadi wakil dari Bogor Timur. Selain tujuan utama untuk memperjuangkan pemekaran Bogor Timur, generasi milenial kedepannya harus menjadi generasi yang siap bersaing dan tampil, karena milenial ini adalah penerus bangsa dimasa depan,” pungkas Alhafiz.

(nay nuráin)

Meraih “Legacy” Selama Perjalanan Hidupku

0

Jurnal Inspirasi – Terima kasih, syukron barakallah, saya merasa senang dan terhormat diundang untuk menjadi narasumber webinar dalam forum kegiatan kajian Dinnulislam setelah menunaikan Sholat Subuh pagi ini, tepatnya Selasa 23 Januari 2024.

Adapun tema kajian, yang ditawarkan pengelola program “Leadership Experiental Learning”,(adinda Ahmad Alam SKPm,MSi), sebagaimana yang diSMS beliau, japri kepada saya adalah sbb:
Tema
“Memaksimalkan Kemampuan untuk Membangun Legacy di Dunia”
Poin Poin Penting Penyampaian :
● Sharing pengalaman yang mengesankan dalam perjalanan hidup
● Sharing tips mengoptimalkan kemampuan diri dalam menjalani tujuan hidup.

Berdasarkan Term of Reference (ToR) tersebut diatas, saya coba ringkas dengan topik materinya “Meraih Legacy Selama Perjalanan Hidupku”. Saya menyadari berbagai kemampuan yang saya miliki amatlah terbatas, baik dari sisi ketersediaan waktu, jam terbang “pengalaman”, dan daya ingatan masa lalu, yang mulai banyak lupa seiring usia. Oleh karena itu, saya hanya mampu membuat point-pointnya saja, yang saya anggap, insyaAllah mungkin berguna untuk menambah wawasan dan sikap kepemimpinan yang kita akan bangun.dan raih dalam waktu yang amat singkat ini dalam trainning ini.

Apa itu Legacy ?
Lagacy sering didefinisikan sebagai “warisan” atau peninggalan dari seseorang, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat. Orang awam akan.mengindentifikasi Legacy sebagai peninggalan dalam bentuk asset yang tampak (tangible assets) seperti kekayaan uang, rumah dan bangunan kantor, tanah dan property lainnya, kenderaan, mesin-mesin, benda kolektibel dsb. Namun dalam pengertian yang hakiki, legacy sesungguhnya tak terbatas tanngible assets, akan tetapi intangible asset yang bernilai tinggi seperti penemuan inovasi iptek dll.
Legacy mengandung 3 dimensi waktunya, yakni aktivitas belajar masa lalu, menjalaninya saat ini dan berbekal legacy untuk membangun.masa depan. Ada juga konsep ‘enterpreuner legacy, ada catatan perjalanan dari pencapaian atau ketangguhan kewirausahaan masa lalu

Bagaimana jalan Mengukir Legacy ?

Bagi seorang good enterprenuer, tanda sukses bukanlah keuntungan atau keunggulan bisnis semata dan kerja pemberdayaan sosial atau hasil kerja kemanusiaan dalam jangka pendek, melainkan bisa mewariskan sesuatu (a legacy) yang bertahan dalam waktu yang lama (long lasting.legacy), termasuk contohnya “wise leader” yang barang tentu sudah punya kesadaran instrinsik seperti apa mereka akan dikenang atas jasa dan karya kemanusiaannya setelah penemu atau penciptanya wafat.

Sebut saja misalnya yg menjadi contoh-contoh atau yang menjadi suritauladan (tokoh panutan), dari diantara ribuan bahkan jutaan pejuang dan pahlawan selaku tokoh panutan, diantaranya spt Prof. Hamka dengan karya buku-bukunya agama dan filsafat Islam yg berkualitas dan menjadi rujukan. Bpk Prof. BJ Habibie dgn karya teknologi pesawat terbang, teori keretakan “Mr. Cracked”. Ir.Sukarno.dan Dr Muhammad Hatta sebagai proklamator Indonesia Merdeka tgl 17 Agustus 1945, sedang tokoh ulama Bogor yg banyak warisanya (legacy) adalah alm KH Sholeh Iskandar ulama besar patriot dengan sejumlah karya kemanusiaan di bidang pendidikan, kesehatan, perbankan sysriah, pangan halal, perumahan rakyat modern, dan banyak tokoh panutan yg lain.

Legacy yang ditinggalkan seorang tokoh panutan yang telah wafat adalah semua kebaikan (kindness) yang bisa dirasakan bukan saja oleh keluarganya atau kerabatnya. Akan tetapi juga buat banyak orang lainnya. Dan legacy ini terus terukir dan dirangkai jauh sebelum seorang manusia meninggalkan dunia fana ini.

Menurut Rashan Dixon dalam Sugiarsono dkk (2021), dalam bukunya “Legacy and Wisdom”: Inspirasi Bisnis dan Nasihat Kepemimpinan dari Para Pebisnis Senior Panutan’, hasil wawancara mendalam kepada 10 tokoh pebisnis senior panutana Indonesia, disimpulkan ada 5 cara yang bisa dijalan seorang enterpreuner (atau socioenterprenuer) untuk mewujudkan enterprenuerial atau socioenterpreuner legacy yaitu sbb:

  1. Membangun relasi (relationship), banyak bersilaturrahmi, nilai dari hubungan baik dengan seseorang sahabat jauh melampaui keuntungan finansial. Ingat manfaat silaturrahmi 2 hal: panjang umur dan murah rezeki,
  2. Menjalankan aktivitas berdampak sosial (social impact), berinvestasi dalam menangani masalah sosial, lingkungan hidup dan pembangunan, bukan hanya berpotensi memberikan haeil (return) tetapi juga reputasi dan teladan baik,
  3. Mengembangkan kepemimpinan gagasan dan pemikiran (thought leadership). Langkah ini merupakan cara yang paling efektif untuk seseorang entreprenuer dalam menyampaikan visinya dengan kehidupan dunia nyata.
  4. Mewujudkan bisnis dan atau kerja pemberdayaan sosial (socioenterpreneur) dengan pertumbuhan jangka panjang (long-term growth), walaupun ditengah badai era distrupsi spt kasus Pandemi Covid 19, pesatnya perkembangan industri digital (ITC era), namun tetap “solvent”merupakan hal penting agar mampu bertahan bisnisnya, dan bertahan membayar gaji pegawai perusahaannya, dan
  5. Menjalankan proses suksesi (succession), kaderisasi seorang pebisnis atau socioenterprenuer dapat meninggalkan legacy, bukan saja mewariskan perusahaan atau bangunan kelembagaan dan organisasi sosial, akan tetapi juga menyiapkan “best talents” yang akan menjadi suksesor bagi keberlanjutan bisnis dan.atau usaha pemberdayaan sosial lainnya.

Berdasarkan penjelasan hal-hal tersebut diatas, maka ada sejumlah bentuk lagacy yang bisa kita wujudkan dalam kehidupan kita sehari-hari, baik berupa tangible assets maupun intangible assets.
Adapun ragam Legacy seorang wirausaha (interpreneur) adalah (1) perusahaan dan atau Yayasan sosial (NGO) yang tetap sehat dan terus bertahan dalam jangka panjang, walaupun para pendirinya (founding fathernya) sudah tiada, (2) Terbangunnya relasi dan jejaringan sosial, spt “Kahmi connection” saya thn 1986 sewaktu mendirikan Universitas Djuanda Bogor saya gunakan jaringan sosial tersebut, (3) Adanya reputasi dan citra yang baik, (4) Lahirnya “best talent” melalui trainning perkaderan, yang siap menjaga keberlanjutan usaha, dan (5) Diamalkannya Nilai-nilai inti, norma budaya dan filosofi usaha, harus dipahami dan dikhayati value system, norma, kaidah, etika dan moralitas oleh para pegawai atau para pemangku kepentingan (stake holders) lainnya..

Adapun fungsi Legacy adalah bentuk tanggungjawab untuk.meninggalkan “nama” yang baik, seperti.kata pepatah ..Legacy dalam.bentuk harta kekayaan juga merupakan tanggungjawab sosial dan merupakan peninggalan warisan generasi pendahulu agar dilestarikan oleh generasi penerusnya agar mereka pewarisnya punya bekal yang cukup untuk dapat hidup lebih baik.

Para “wise leader” barangtentu menyadari bahwa hidup yang tak berapa lama di dunia yang fana ini, maka ia harus bisa meninggalkan kebaikan yang akan dikenang, dirasakan, dibawa dan dinikmati sebagai bekal yang bisa.membantu kehidupan generasi selanjutnya.

Sistem Nilai Dinnulislam yang melahirkan Legacy

Adanya Legacy yang sukaes kita buat selama hidup di dunia, akibat adanya motivasi atas keyakinan beragama yaitu kita beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT yang berlandaskan firman-firman Allah SWT dalam Al Quranulkarim dan Assunah Rasulullah Muhammad SAW.

Sedemikian begitu banyaknya sistem nilai dan nilai inti (core value) yang ada di Al Quran dan Hadist nabi Muhammad SAW, diantaranya adalah sbb:

  1. Rukun iman (ada 6) dan Islam (ada 5) yang kita wajib percaya dan amalkan, praktekan dalam beribadah,
  2. Hakekat manusia, makhluk ciptaan Allah SWT, hakekat manusia sebagai hamba dan khalifah Allah, serta tujuan hidupnya mencari ridho Allah (mardhatillah), bekerja keras, cerdas dan ikhlas, serta hakekat waktu, dan demi waktu bahwa manusia itu merugi kecuali mereka yang berbuat amal kebajikan, saling menasenati dalam kesabaran (QS Al Asr)
  3. Hadist nabi, jika anak Adam (manusia) wafat, maka hilanglah (terputus) semuanya amal-perbuatan kebajikan dan pahalanya di dunia, kecuali untuk 3 perkara yaitu: 1.Harta yg diwariskan bermanfaat di di dunia, 2.Ilmu yang telah diajarkan membawa manfaat bagi kemanusiaan, dan 3. Anak yang sholeh yang selalu mendoakan kedua orangtuanya. Ketiga hal atau unsur itu akan mengalir pahalanya kepada kita selaku orangtua kandung yang beradavdialam kubur (barzah) atau hari akhirats kelak.
  4. Mengamalkan 7 (tujuh) macam amal ibadah Sunnah Harian Rasullullah Muhammad SAW, dll, yaitu sholat tahajut pada malam hari, sholat dhuha di pagi hari, puasa Senin dan Kamis, Baca Al Quranul.Karim.(Tadharus), bersedah dengan ikhlas karena Allah SWT, selalu dalam keadaan suci (berwuduk) dan berdoa.memohon ampunan kepada Allah SWT (istighfar).

Bagi saya AA pribadi, merupakan bentuk amalan. Dan inilah satu faktor utama (main factor) yang memotivasi saya berbuat kebajikan atas dasar imtaq untuk berupaya bisa mewariskan sesuatu assets (tangible.and intangible assets) dalam kehidupan dunia untuk bekal akhirats agar memperoleh tempat di Surga Jannatun-naim. Oleh karena itu berbuat kebajikan.di dunia, agar dikerjakan dengan penuh keikhlasan karena iman dan taqwa kepada Allah SWT, bukan mengharapkan pujian manusia (berbuat ria), nihil pahalanya akan nihil.

Apa Legacy yang telah diperbuat selana Hidupku, diantaranya alhamdulillah wasyukurillah, antara lain adalah sbb:

  1. Membangun Gedung Serba Guna Mahasiswa Islam (GSMI) dibawa naungan Yayasan Pengembangan Insancita (Yapic) Bogor, sejak thn 1986 selaku Ketua Panitia panitia pembangunan GSMI, dan sejak thn 1994-2016 sbg Pendiri dan Ketum Badan Pengurus Yapic,
  2. Ikut dalam Panitia Persiapan Pendirian Universitas Djuanda Bogor sbg Sekretaris Tim pada thn 1986-1987 memanfaat jejaringan “HMI dan Kahmi Connection’, dalam tempo tidak sampai setahun, UNIDA resmi berdiri tgl 21 Maret 1987. Sejak thn 1987 hingga tgl 8 Oktober 2024 nanti, insyaAllah saya menjadi Dosen tetap Yayasan PSPI (non PNS) dan pernah mendapat amanah memangku berbagai jabatan (Kabag Perencanaan Akademik, wadek, dekan, warek 1 dan 3, serta direktur Program Pascasarjana UNIDA)
  3. Aktif di sejumlah.Ormas Islam dan Ormas Profesi (kadinda, dekopinda dll), Badan usaha Koperasi, antara lain ormas ICMI sebagai Pendiri dan pernah mendapat amanah dgn berbagai jabatan pimpinan teras, dll.
  4. Mendirikan Yayasan Amal Sosial di kampung tempat kelahiran di Kabupaten Kuansing Riau, yayasannya bernama Yayasan Arsyada Cerenti Madani (ACM Foundation) sebagai Pendiri dan Ketua Dewan Pembina, pewakif tanah utk dikelola Yayasan ACM untuk kegiatan dakwah dan pendidikan serta pemberdayaan sosial kaum dhuafah. Arsyada singkatan dari Arsyad dan Daranah, itu nama ayah dan ibu kandungku yg telah wafat.
  5. Ketua RT o6 RW 01 Kp Wangun Atas Kel.SindangsariKota Bogor Timur, aktif melaksanakan pemberdayaan masyarakat, pernah mendapat penghargaan RT teladan “bersih” dari lingkungan RT kumuh, Sekarang siapa pun warga yg terpilih Ketua RT, saya diangkat sebagai penasrhatnys RT di lingkungan pemukiman saya.
  6. Aktif sebagai pembicara atau nara sumber Seminar diundang oleh Lembaga Pemerintah dan dari berrbagai Ormas, sehingga sering mendapat sertifikat penghargaan,
  7. Aktif di gerakan Koperasi (Dekopinda) Kabupaten Bogor sebagai Ketua Majelis Pakar, dan narasumber seminsr Koperasi. Pada thn 1988 pernah menditikan koperasi pegawai UNiDA dan 2 periode menjadi ketua Badan Pengurusnya. Saya pernsh 3 kali mendapat penghargaan pwngabdi Koperasi dari Bupati Bogor, Gubernur Jabar, Ketua Dekpinda thn 1994, 2007 dan 2021 dan
  8. Aktif sebagai konsultan, mendapat kontrak kerja dari Pemerintah dan perusahaan swasta, sering mendapat tugas sebagai Team Leader me ngerjakan proyek-proyek penyusunan dokumen perencanaan pembangunan nasional dan daerah spt Rentra, master plan, RPJMD, RTRW (tata ruang), pemberdayaan masyarakat perbatasan negara, komoditas unggulan, pola dan strategi investasi, dll. InsyaAllah berguna dan bermanfaat bagi kehidupan orang banyak (public) dan membantu pemerintah.
    Sehingga profesiku kini selain.menjadi Dosen, juga sebagai Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial, serta belakangan ini suka menulis artikel dimuat di.medsos sebagai Kritikus Sosial.

Sekian dan terima kasih, barakallah, semoga bermanfaat
Wassalam
===✅✅✅

Penulis: Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wanhat ICMI Orwil Khusus Bogor, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Sebagai Dinas Pelayanan, Kasubag TU Minta Petugas Angkut Semua Sampah Warga Perumahan Banjarwangi

0

jurnalinspirasi – Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah (PS) Wilayah III Ciawi, Bambang menghimbau kepada semua pegawai kebersihan yang bertugas mengangkut sampah rumah tangga, untuk tidak diatur-atur oleh siapa pun termasuk pengurus.

Menurutnya, UPT PS yang merupakan kepanjangan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, masih tetap sebagai dinas pelayanan. Dimana, tugas dan kewajiban nya melayani masyarakat Kabupaten Bogor terutama dalam hal pengelolaan sampah yang ada di setiap lingkungan.

“Jadi kami sebagai pegawai di DLH lebih mengedepankan pelayanan ke masyarakat,” ungkap Bambang kepada wartawan.

Terkait adanya keluhan warga di Perumahan Lembah Banjarwangi, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi yang sampah rumah tangga nya tidak diangkut petugas UPT PS Wilayah III Ciawi, Bambang minta agar petugas segera melakukan pengangkutan di rumah warga di Blok Banjarwangi 3A.

“Segerakan dilakukan pengangkutan, karena ini sudah menjadi bagian dari kewajiban kita sebagai pegawai dinas pelayanan,” tegasnya.

Bambang berharap, permasalahan yang terjadi antara warga dengan pengurus di lingkungan Perumahan Lembah Banjarwangi, segera diselesaikan secara musyawarah. Sehingga, kedepannya petugas kebersihan yang setiap satu minggu sekali melakukan pengangkutan, dapat melayani semua warga di perumahan tersebut.

“Saya harap pihak pengurus lingkungan memanggil dan mengajak warganya bermusyawarah, biar selesai kesalahpahaman itu. Dan juga agar tidak ada lagi keluhan serta laporan dari warga soal pelayanan pengangkutan sampah,” tegasnya.

Meski begitu, Bambang pun tetap melaksanakan kewajiban lainnya, yakni tentang retribusi yang dihasilkan DLH saat melayani masyarakat dengan mengangkut semua sampah rumah tangga.

“Pelayanan itu nomor satu, setelah melayani masyarakat baru berbicara retribusi. Ada beberapa macam golongan retribusi, sesuai aturan pemerintah,” paparnya.

Sementara, Ari, warga Perumahan Lembah Banjarwangi menyayangkan terhadap pegawai UPT PS Wilayah III Ciawi yang mengikuti perintah pengurus lingkungan perumahan. Padahal, sebagai pegawai kebersihan, sudah menjadi tanggungjawab dan kewajiban nya untuk melayani masyarakat.

“DLH itu kan dinas pelayanan, kenapa harus nurut ke pengurus. Mau rumah warga terpasang stiker atau pun tidak membayar iuran, itu sudah menjadi tugas nya pegawai kebersihan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut warga yang tinggal di Blok Banjarwangi 3A, kebersihan lingkungan adalah kewajiban semua masyarakat agar saling mengingatkan bagi umat manusia. Sehingga, tidak heran pada setiap kesempatan, seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun selalu mengingatkan kepada dinas-dinas terkait dan seluruh warga negara Indonesia, untuk bisa menjaga kebersihan lingkungannya, khususnya mengenai sampah.

“Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, sudah banyak contoh karena kelalaian akan menjaga kebersihan dari sampah, mengakibatkan timbulnya bencana yang sebelumnya tidak pernah kita pikirkan. Karena permasalahan sampah yang akhirnya mencemari dan merusak lingkungan,” beber Ari.

Ari yang juga dikenal sebagai Ketua Aliansi Anak Bangsa Bogor menjelaskan, kenapa seorang presiden selalu berbicara dan mengingatkan akan kebersihan, karena jauh sebelum ini, bagi umat manusia yang beragama Islam, Nabi Muhammad SAW sudah mengingatkan umat nya agar senantiasa menjaga kebersihan.

“Oleh karena itu jagalah kebersihan, selalu mengingatkan kepada siapa pun dan dimana pun adanya, untuk selalu menjaga kebersihan. Itu pun kalau kita adalah merasa bagian dari orang-orang yang beriman, seperti apa yang Rasulullah SAW katakan didalam haditsnya,” tukas Ari.

(dede suhendar)