22.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 342

Internet Jets BUMDes Megamendung Jaya Pelopor Internet Desa

0

Bogor | Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Megamendung membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Megamendung Jaya untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan mengembangkan program yang menitik beratkan pada pembangunan ekonomi kerakyatan dan akselerasi transformasi digital sebagai daya dukungnya.

MOU bersama PT Cyberlus Media Pratama Untuk Pelaksanaan Internet Jets BUMDesa Megamendung Jaya

Salah satu program BUMDes Megamendung Jaya adalah Internet Jets BUMDesa Megamendung Jaya yang merupakan jaringan internet masyarakat dalam ruang lingkup wilayah Desa Megamendung melalui media kabel fiber optik, wireless 2.4 Ghz ataupun hotspot sebagai sarana aktivitas komunikasi masyarakat melalui jaringan internet yang dikelola secara  kolaborasi.

Program yang dikelola oleh BUMDesa Megamendung Jaya ini merupakan salah satu perwujudan kerjasama antara BUM Des Megamendung Jaya dengan PT Cyberplus Media Pratama dalam pengadaan jaringan internet ke perkampungan ataupun dusun di Desa Megamendung yang tidak tersentuh atau tidak terjangkau sinyal komunikasi (blank spot), dan sekaligus pengadaan atas kebutuhan internet yang cepat dengan biaya yang terjangkau serta efesien.

Pelaksanaan instalasi Internet Jets BUMDesa Megamendung Jaya

Saat ini, setiap orang membutuhkan teknologi informasi dan telekomunikasi dalam pemenuhan kebutuhan kegiatan sehari-harinya, baik untuk bekerja maupun dalam berinteraksi sosial, ekonomi dan lainnya. Hal ini menyebabakan kebutuhan atas fasilitas internet yang cepat, effesien dan biaya terjangkau adalah sebuah keniscayaan.

“Dengan membangun Internet Jets BUMDesa Megamendung Jaya dalam lingkup desa yang saat ini menjadi tren dalam pemenuhan fasilitas internet masyarakat telah menjadi sebuah solusi yang solutif,” kata Direktur BUMDes Megamendung Jaya M.Yusuf S kepada Jurnal Bogor, Senin (15/01/2024).

Internet Jets BUMDesa Megamendung Jaya adalah suatu gagasan terbarukan dimana kebutuhan atas internet masyarakat yang melingkupi RT dan RW tercukupi selama 24 jam sehari selama sebulan dengan biaya yang terjangkau, Bahkan dengan membangun infrastuktur interet secara kolaborasi, maka fasilitas internet dapat menjangkau perkampungan yang tidak dilingkupi oleh sinyal komunikasi. Saat ini internet yang dilayani oleh BUMDes Megamendung Jaya dengan harga langganan per bulan hanya Rp 166.500 dan sudah termasuk pajak untuk 10 Mbps.

Pemasangan tiang internet

Seperti diketahui, usaha desa yang dikelola BUMDes itu berbadan hukum. Pendiriannya berpijak pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, PP No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, dan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia No. 4 Tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, dan Perubahan Badan Usaha Milik Desa sebagai salah satu program pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi yang bersifat mandiri di desa guna memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh warga desa.

(wawan hermawanto)

Perbasi Kota Bogor Sukses Gelar Kejurkot Antar Kelompok Umur

0

Bogor | Jurnal Bogor
Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Bogor sukses menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot) antarklub kelompok umur 8.mix, 10 mix dan 12.

Ketua Perbasi Kota Bogor, Destyono mengatakan, Kejurkot tersebut digelar dalam upaya pembibitan atlet bola basket usia dini. “Antusias dari klub luar biasa. Mereka punya kerangka tim kelompok umur. Saya harap mereka melanjutkan pembinaan itu,” kata Destyono, Senin (15/1/2023).

Destyono menambahkan, regenerasi menjadi poin penting agar bermunculan atlet-atlet muda potensial. Tak kalah pentingnya, juga dengan seringnya penyelenggaraan kompetisi sebagai medium menumbuhkan sportifitas dan menguatkan mental bertanding.

“Kompetisi ini menjadi wadah mencetak bibit-bibit muda agar Kota Bogor memiliki atlet basket berkualitas,” pungkas Destyono.

Pada Kejurkot KU 10 Mix, juara pertama diraih Galaxy Stars, disusul Rhinos, dan YMS. Sedangkan kampiun KU 8 mix diraih Juanda, Galaxy Stars di posisi kedua, dan Raffles di urutan ketiga. Untuk KU 12, pertandingan bakal dilangsungkan Rabu (17/1/2023).

(asep syahmid)

Warga Batutulis Bersyukur PJU Dipasang di Kobak Pemandian

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Warga di wilayah RW 7 Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor senang karena telah dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Dari 10 PJU  tenaga surya salah satunya dipasang di jalan lingkungan di lokasi  MCK atau masyarakat sekitar menyebutnya kobak pemandian, tepatnya di Kampung Pasirgintungbawah.

Salah satu warga, Emin yang sering memanfaatkan MCK itu mengaku bersyukur dengan dipasangnya PJU tersebut.

Pemasangan PJU di lokasi  kedua kobak pemandian, menurut Emin  itu sudah tepat, meskipun ditempat yang masih minim pemukiman. “Sebagai  masyarakat, maka  tentu saja dapat merasakan manfaat setelah adanya  PJU seiring adanya jalan lingkungan yang dihotmix,” kata Emin, Minggu (14/1/2024).

Kepala Desa Batutulis, Ade Supriatna menjelaskan pemasangan 10 titik  PJU tenaga surya merupakan pemanfaatan anggaran dana desa tahap akhir tahun 2023.

PJU tenaga surya yang dipasang di setiap wilayah RW kata dia atas pengajuan masyarakat. “Bukan hanya  PJU, alokasi dana desa  sebelumnya telah dilaksanakan hotmix jalan lingkungan di kampung Wates,” tukasnya.

(arip ekon)

Besi Bekas Pembongkaran Pasar Leuwiliang Berdalih untuk Masjid, Pihak DKM Hanya Terima Rp50 Juta

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dalih untuk hibah pembangunan masjid, material besi bekas pembongkaran Pasar Leuwiliang Blok B diduga jadi bancakan kepentingan pribadi dan tidak transparan.

Pasalnya, penerima dana hibah yang diterima Masjid Jami Uswatun Hasanah Kampung Babakan RW 06 Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengaku hanya menerima sebesar Rp50 juta rupiah.

Padahal, hasil dari penjualan besi-besi bekas Pasar Leuwiliang itu disebut-sebut diperkirakan nominalnya hampir mencapai angka satu miliar.

Pelaksana pembangunan Masjid Jami Uswatun Hasanah, Subur Makmur yang didampingi Ketua DKM mengatakan, dana hibah untuk pembangunan tempat ibadah yang diterima sebesar Rp50 juta.

“Kebetulan masjid ini dalam pembangunan. Ketua DKM mengajukan proposal ke pihak Pasar Tohaga dan disetujui. Yang kita terima dari dana hibah ini sekitar Rp50 juta,” kata pelaksanaan pembangunan dan didampingi Ketua DKM Masjid Jami Uswatun Hasanah, Subur Makmur, Minggu (14/1/2024).

Kata dia, dalam hal ini hanya mengajukan saja, tidak mengetahui berapa besar yang dihasilkan dari penjualan besi tersebut.

“Yang kita ajukan dalam proposal tidak dengan nominal. Memang kurangnya anggaran untuk pembangunan masjid ini masih sekitar Rp400 jutaan lagi,” katanya.

Diakuinya, pihak pemberi hibah dalam hal ini tidak transparan dengan anggaran hasil dari penjualan besi tersebut. Dengan begitu dia kecewa jika memang terjadi adanya ‘memanfaatkan’ dalih untuk hibah. Kendati pihaknya sebagai penerima hibah sudah bersyukur mendapat bantuan tersebut.

“Sampai sekarang kita gak tahu, memang tidak transparan berapa berapanya anggaran yang dihasilkan dari penjualan besi besi itu. Kita sebagai penerima hibah berapa pun nominalnya ya kita terima. Kita hanya pengajuan saja kan, dalam hal ini dikasih berapa juga sudah alhamdulillah. Kecewa mah pasti ada, tapi itu bukan urusan kita lah ya,” bebernya.

Sementara Kepala Desa Leuwiliang H. Iman membenarkan di wilayah RW 06 mendapatkan hibah untuk masjid dari Perumda Pasar Tohaga. Namun dia tidak mengetahui detail permasalahan yang lainnya.

“Yang saya ketahui yang meminta hibah itu di RW 06, kami juga menandatangani proposal itu Camat juga menandatangani, selebihnya kami tidak mengetahui,” singkatnya saat dihubungi melalui WhatsApp.

Ditempat terpisah, Ketua DPP LSM Genpar Sambas Alamsyah menyayangkan, hasil penjualan besi diperkirakan mendekati Rp1 miliar itu tidak transparan. Dia menduga proposal hibah ini hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Sampai saat ini tidak ada pihak yang bertanggung jawab dan transparan dari hasil penjualan besi-besi tersebut.

“Pihak perumda Pasar Tohaga juga harus bisa menganalisa dan tahu berapa nilai dari hasil penjualan besi tersebut, dan berapa tonase besi-besi yang dihasilkan,” katanya.

Sambas meminta, agar kegiatan  pembongkaran Pasar Leuwiliang di Blok B maupun blok yang lainnya, agar untuk tidak ada aktivitas kegiatan pembongkaran. Selain itu dia juga meminta untuk keterbukaan informasi.

“Saat ini publik butuh keterbukaan dari pihak manapun, apalagi ini menyangkut aset Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan pembongkaran atap Pasar leuwiliang pascakebakaran beberapa waktu lalu, di Blok B diprotes para pedagang. Pasalnya, pembongkaran yang dilakukan oleh CV Langgeng Dohir Batin (LDB) dinilai telah merugikan para pedagang.

Salah satu pedagang di Pasar Leuwiliang H intan mengaku kecewa atas pembongkaran besi karena berdampak kerusakan pada bangunan milik pedagang.

Menurut Intan, minimnya sosialisasi dan kecerobohan para pekerja dari pemborong menyebabkan terjadinya insiden yang merugikan kegiatan para pedagang.

Pembongkaran besi itu, berdampak bagi para pedagang sehingga mereka tidak dapat beraktivitas mencari nafkah seperti biasanya.

“Sebetulnya, besi besi yang ada disini seharusnya pedagang itu punya hak bukan oleh pihak ketiga. Jadi,  ini ada indikasi mencari keuntungan pribadi. Sedangkan kompensasi ke pedagang nihil,” keluhnya.

(TM)

Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Polsek Nanggung dan PT Antam Inisiasi Doa Bersama

0

100 Anak Yatim dari 11 Desa Diberi Santunan

Nanggung l Jurnal Bogor
Polsek Nanggung Polres Bogor dan PT Antam Tbk UBPE Pongkor menggelar doa bersama menjelang datangnya pesta demokrasi agar pelaksanaan Pilpres dan Pileg  yang akan dilaksanakan serentak pada 14 Februari 2024  berjalan aman dan damai.

AKP Ade Kamsa

Selain doa bersama juga dilakukan santunan terhadap anak-anak yatim yang berasal dari 11 desa di Kecamatan Nanggung.

“Dengan doa bersama ini diharapkan pelaksanaan Pemilu 2024 ini bisa berjalan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa kepada Jurnal Bogor, Minggu (14/1/2024).

Doa bersama dan santunan tersebut dilaksanakan di aula Polsek Nangung dihadiri tokoh agama dan masyarakat, serta pihak PT Antam yang selalu mendukung jalannya program-program positif di masyarakat.

“Pemilu merupakan pesta rakyat yang digelar lima tahun sekali diharapkan  masyarakat dapat menyambut baik dan penuh kedamaian,” jelasnya.

(arip ekon)

Polisi Gagalkan Aksi Pembegalan di Jalan Sholeh Iskandar

0

jurnalinspirasi.co.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota berhasil menggagalkan aksi begal pada Minggu (14/1) sekira pukul 01.15 WIB di Jalan KH Sholeh Iskandar atau tepatnya di depan Bogor Valley, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal.

Kepada wartawan, Kasubnit 1 Unit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota Ipda Subandikandar mengatakan, penangkapan terjadi saat polisi melakukan patroli usai menggelar penertiban knalpot borong di Jalan R3, Kecamatan Bogor Timur.

Ketika polisi berpatroli di Jalan KH Sholeh Iskandar, kemudian terdengar keributan tepat di depan Hotel Bogor Valley dan didapati tiga pelaku dengan menggunakan dua sepeda motor dan dalam pengaruh alkohol.

Pelaku memecah sebuah kaca mobil dan sempat melukai seorang tukang tambal ban yang berusaha menghentikan perbuatannya. Korban sendiri mengalami luka di bagian pelipis kanan.

“Petugas langsung merespon dengan mendatangi TKP, pelaku lari dan sempat menantang duel. Seorang pelaku dilumpuhkan, sedangkan dua orang lainnya melarikan diri dengan sepeda motor.

“Kami mendapati sajam yang digunakan pelaku untuk melukai korban,” ujarnya, Minggu (14/1).

Saat ini, kata dia, pelaku telah digelandang ke Polresta Bogor Kota. “Sudah diserahkan ke Polresta untuk diperiksa lebih dalam,” ungkapnya.* Fredy Kristianto

Longsor Tebing TPU Kali Kecil ‘Dijenguk’ Kades dan Caleg

0

Gunungputri | Jurnal Bogor
Tebing Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kali Kecil di Kedep, Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang longsor beberapa waktu lalu menjadi perhatian khusus Pemdes Tlajung Udik. Kali ini Kepala Desa Tlajung Udik Yusuf Ibrahim didampingi oleh Caleg dari Partai Demokrat Ujang Bukhori melihat lokasi tersebut, Sabtu (13/1/24).

” Saya prihatin dengan kondisi TPU Kali Kecil yang bisa longsor lebih luas lagi, sehingga ini menjadi perhatian bagi Pemdes Tlajung Udik,” ungkapnya. “ Kita akan segera tindak lanjuti kejadian ini,” tambahnya kepada Jurnal Bogor.

Sementara Alin, Ketua TPU Kali Kecil memaparkan, longsor terjadi akibat tebing yang terus dihantam air hujan yang sekarang ini sering turun dan ini butuh penanganan khusus.

“ Kita sangat berterimakasih kepada pak Kades Tlajung Udik Yusuf Ibrahim, pak Caleg dari Partai Demokrat Ujang Bukhori dan jajaran Pemdes Tlajung Udik yang sudah meninjau langsung ke lokasi longsor di TPU Kali Kecil,” ujarnya.

” Alhamdulillah kata pak Kades Tlajung Udik Yusuf Ibrahim, terkait longsornya tebing TPU Kali Kecil ini akan segera ditangani oleh Pemdes Tlajung Udik, dengan menggunakan anggaran dari pusat yang turun ke Pemdes Tlajung udik,” sambungnya.

Untuk sementara, kata Alin, tetap dilakukan pengerjaan di bagian tebing yang longsor dengan menggunakan trucuk bambu.

” Mudah-mudahan bisa sedikit membantu agar tidak ada pergerakan tanah lagi,” pungkasnya.

(andi/nay)

Banyak Air Parkir di Jalan, Katar Tlajung Udik Turun ke Susukan

0

Gunungputri | Jurnal Bogor
Jengah dengan banjir yang terus menerus terjadi, ditambah banyaknya pembangunan dan adanya penyempitan saluran air membuat jajaran Karang Taruna Desa Tlajung Udik turun tangan untuk membersihkan saluran air di sepanjang jalur Ciranggon, Desa Tlajung Udik, Gunungputri, Minggu (14/1/23).

Ketua Pokja 16 Katar Desa Tlajung, Deniawan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kerja nyata karang taruna. Dimana, banyaknya pemberitaan perihal banjir membuatnya bukan hanya bisa berbicara tapi juga harus bertindak dan ada upaya yang dilakukan.

” Memang betul, ada sebagian kecil pengaruh dari banyaknya pembangunan. Apalagi tadi kami lihat adanya penyempitan pada saluran kurang lebih 30cm, hal-hal seperti itulah yang membuat air itu jadi keluar dari jalurnya,” ungkap Deni.

Bukan hanya itu, kata Deni, pendangkalan pada saluran turut berperan penyebab terjadinya banjir. Oleh karena itu dia berharap ada peran dari pemerintah, baik Pemdes maupun tingkat yang lebih tinggi.

” Banjir itu sudah terjadi, dan kita kita harus mencari solusinya. Kami berpesan kepada para pengusaha, jangan hanya membangun di wilayah kami tapi hadirlah dalam setiap kegiatan kami. Minimal kami merasakan dampak dari banyaknya pengusaha yang ada di wilayah kami,” tukasnya.

Sementara, Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim mengapresiasi kegiatan karang taruna yang turun langsung untuk melakukan kerja bakti saluran air susukan Ciranggon.

” Kita akan coba tanggulangi, agar apa yang menjadi penyebab air parkir di jalan itu tidak terjadi lagi,” singkat Yusuf Ibrahim. Nay Nur’ain

(nay nur’ain)

Yudi Santosa Lakukan Inovasi Kreatif Lewat Program Folklor Pariwisata

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Tak salah memang Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan Yudi Santosa sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

Yudi Santosa yang sangat matang pengalaman dengan menjadi Camat di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor saat ini sudah menggulirkan inovasi kreatifnya sebagai orang nomor satu di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

Salah satu inovasi kreatif yang digagas mantan Camat Ciampea adalah dengan menggulirkan program FOLKLOR.

” FOLKLOR merupakan singkatan dari Friday On Location Kreatif Literation Outside Recreation) dan menjadi salah satu program anyar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor,” ujar Yudi Santosa .

Menurutnya, FOLKLOR ini salah satu gagasan atau ide untuk meningkatkan kolaborasi internal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor dengan para pelaku usaha wisata dan ekonomi kreatif ( Ekraf )

Tujuannya, kata Yudi, untuk mendorong ketaatan terhadap aturan, memajukan budaya, mengembangkan destinasi, memajukan pariwisata dan ekraf di Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, kata Yudi, tiap hari Jumat, Tim FOLKLOR Kabupaten Bogor mengunjungi beberapa lokasi wisata yang ada di Kabupaten Bogor serta ditayangkan dalam Chanel Youtube.

” Lewat program FOLKLOR ini kami berusaha memperkenalkan dan mempromosikan potensi potensi wisata yang ada di Kabupaten Bogor” terang Yudi Santosa.

Yudi optimis, semua kunjungan yang dilakukan Tim FOLKLOR Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor akan menjadi salah satu referensi positif bagi para wistawan dari berbagai daerah yang akan mengjungi lokasi wisata di Kabupaten Bogor.

” Saya optimis kegiatan FOLKLOR ini akan menjadi salah satu pendongkrak peninglatan wisatawan yang akan berlibur ke Kabupaten Bogor. Apalagi FOLKLOR ini menampilkan beberapa destinasi wisata yang memang bisa menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Pada tahun 2024 ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor mentargetkan 12 juta kunjungan wisatawan untuk datang ke 1815 potensi wisata yang ada di Kabupaten Bogor.

(asep syahmid)

Polsek Gunungputri Selidiki Pencurian di Pizza Hut Nagrak

0

Gunungputri | Jurnal Bogor 
Seorang Satpam restoran cepat saji Pizza Hut di Desa Nagrak, Gunungputri, Kabupaten Bogor diikat oleh pencuri, Sabtu (13/1/23). Pihak kepolisian pun menyelediki kasus tersebut.

” Kejadian berawal saat salah satu pegawai bernama Haryadi datang, ia melihat satpam yang bertugas dalam kondisi terikat. Kemudian pihak kepolisian Gunungputri datang ke lokasi, setelah memeriksa lebih lanjut ditemukan bahwa telah terjadi pencurian,” kata Kapolsek Gunungputri AKP Didin kepada Jurnal Bogor.

Kapolsek Gunungputri Akp Didin Komarudiin,SH menjelaskan hasil keterangan petugas yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) meliputi Pawas Iptu Agung Topan.SH, Piket Reskrim Aiptu Muzazin, dan Bhabinkamtibmas Aiptu Asep Nurjaya, hasil cek TKP menunjukkan ruangan server CCTV rusak dan brangkas dalam keadaan acak-acakan meski tidak berhasil dibuka.

” Barang yang hilang mencakup 4 unit tab merk Samsung dan 4 unit HP merk Realme, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 15.000.000,-. Saksi-saksi seperti Suhendi dan Didi Purwanto telah diidentifikasi,” bebernya.

Dari hasil olah TKP pihak kepolisian, sambung AKP Didin, telah mengamankan TKP dan melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut dan memintai keterangan dari korban dan para saksi-saksi di TKP untuk pengembangan penyelidikan lanjutan.

” Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini secepat mungkin dan mengambil tindakan yang tepat,” pungkas Kapolsek Gunungputri Akp Didin.

(nay nur’ain)