22.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 322

Kecamatan Cibinong Siap Gelar Pesta Demokrasi Pilpres dan Pileg 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Tujuh hari jelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2024 jajaran Forkopimcam Cibinong terus melakukan kesiapsiagaan dalam melaksanakan Pesta Demokrasi di Kecamatan Cibinong.

Bahkan, Pemerintah Kecamatan Cibinong juga sudah menggelar Rakor Persiapan Pemilu 2024 yang dihadiri Danramil Cibinong, Kapolsek Cibinong, ka Kwaran Keecamatan Cibinong, Ketua PPK se Kecamatan Cibinong, Ketua PPS se kecamatan Cibinong, Lurah se Kecamatan Cibinong, PMI Kecamatan Cibinong, K3S SD se Kecamatan Cibinong, KUA Kecamatan Cibinong, PKD se Kecamatan Cibinong, Ketua RAPI Lokal 1 Cibinong, Kepala PLN Cibinong, Ketua Pokdar Kamtibmas se Kecamatan Cibinong, Kepala Puskesmas se Kecamatan Cibinong, Kepala sekolah MAN 1 Cibinong, Ketua Panwascam Kecamatan Cibinong.

Kegiatan Rakor Persiapan Pemilu 2024 tingkat Kecamatan Cibinong ini dilakukan di Aula MAN 1 Cibinong, Rabu, 7 Februari 2024.

” Alhamdulilah sejauh ini semua tahapan jelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2024 sudah kami lakukan. Bahkan kotak surat suara juga sudah mulai didistribusikan ke kelurahan,” ujar Camat Cibinong, Acep Sajidin, Rabu, 7 Februari 2024.

Acep mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan 4 Posko Kesehatan Pemilu 2024 di 4 Puskesmas yang ada di Kecamatan Cibinong yakni Puskesmas Cibinong, Puskesmas Karadenan, Puskesmas Ciri Mekar dan Puskesmas Pabuaran.

” Ada 986 TPS yang tersebar di 13 Kelurahan yang ada di Kecamatan Cibinong,” ujar Acep Sajidin.

Lebih lanjut, kata Acep, total hak pilih yang ada di Kecamatan Cibinong saat ini adalah 259,086 hak pilih.

” Kami terus melakukan Monitoring kesemua kelurahan yang ada. Sejauh ini sangat Kondusif dan saya berharap angka partisipasi masyarakat Cibinong dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu kali ini meningkat,” papar Ketua Pelti Kabupaten Bogor ini.

Acep menambahkan, pada Pemilu 2019 tingkat partisipasi masyarakat Cibinong sebesar 84 persen.

” Mudah mudahan pada Pemilu 2024 ini angka partisipasi masyarakat Cibinong dalam melaksanakan hak pilihnya bisa mencapai 90 persen lebih,” ujar Acep Sajidin.

(asep syahmid)

Menteri Koperasi dan UKM Dorong Kaum UMKM Perempuan Kembangkan Sektor Produktif

0

jurnalinspirasi.co.id – Menteri Koperasi dan UKM  Drs Teten Masduki, menghadiri acara “Dialog nasional UMKM, Peran Pemerintah, swasta, dan tokoh perempuan dalam pemberdayaan UMKM untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional” di Kantor PWI Pusat, JL Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/24).

Hadir dalam acara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Sekjen PWI Sayid Iskandarsyah, Ketua Darma wanita Kementerian Investasi/BKPM Ny Sri Suparni  Bahlil Lahadalia.

Dalam paparannya, Teten mengatakan,  sebanyak 60 persen pelaku usaha mikronkecil menengah (UMKM) masih didominasi oleh kaum ibu. 

The Power of Emak-emak ini lanjut Teten perlu didorong sehingga mampu memberi kontribusi di tingkat nasional.

 Pengembangan UMKM khususnya bagi para emak emak ini diperlukan karena mereka masih terkendala oleh keuntungan yang masih rendah jika dibandingkan dengan  laki-laki.

Ada tiga faktor penyebab pelaku UMKM belum bisa meraih keuntungan yang signifikan yakni karena  bergerak  di wilayah tak produktif, lalu penggunaan teknologi yang masih rendah serta berskala rumahan. 

“Perempuan itu lebih tinggi dan kreatif dari laki-laki, akan tetapi untuk mengambil keuntungan masih unggul laki-laki,” ujar Teten Masduki. 

Menteri Teten mengusulkan guna meningkatkan keuntungan usahanya, pelaku UMKM perempuan ini harus didorong agar bisa masuk ke sektor produktif. Sektor ini, lanjut Teten memang masih identik dengan laki-laki. 

Salah satunya adalah sektor pertanian dan perkebunan. “Dua sektor ini yang perlu dilirik, yang kini masih  dikuasai laki-laki,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengapresiasi dukungan dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang bersedia hadir pada  acara Dialog Nasional UMKM yang diselenggarakan PWI ini. 

Hendry mengatakan, keberadaan koperasi dan UMKM telah teruji dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. 

“Bagaimanapun keberadaan Koperasi dan UMKM ini telah teruji saat era krisis lalu, merekalah yg bertahan,” ujar Hendry Ch Bangun. 

Hendry berharap acara Diskusi Nasional UMKM ini bermanfaat dan bisa menginspirasi para pelaku UMKM dan koperasi agar busa melakukan kegiatan  yang lebih efektif dan efisien.

Acara yang berlangsung sekitar 2 jam ini cukup menarik. Banyak pertanyaan dari peserta undangan seputar pengembangan usaha kecil dan menengah. Tanya jawab ini berlangsung cair.

Beberapa undangan juga mengapresiasi PWI yang menyelenggarakan acara ini. Mereka berharap acara serupa bisa diselenggarakan lagi di kemudian hari. 

(yev/r)

Politik Fulus-Bulus Versus Tulus di Pemilu Tahun 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Selamat sore, Indonesia, Assalamu’alaikum wr wb, selamat memasuki masa kampanye Pemilu thn 2024, insya Allah pada tgl 14 Pebruari 2024, sebentar lagi tiba, kita akan melaksanakan Pesta Demokrasi dengan riang gembira untuk memilih para pemimpin negeri yakni Presiden RI dan anggota perwakilan Rakyat (DPR RI dan DPRD) dari kader bangsa yang terbaik dan berakhlaq mulia (akhlaqul karimah).

Sebagaimana kita pahami bersama, alam jagat raya dan atmosfer kehidupan perpolitikan nasional kita saat ini, khususnya dalam minggu-minggu ini tensinya “bergejolak”, diramaikan dengan munculnya berbagai petisi, deklarasi, pernyataan sikap protes yang mengeksperesikan suasana hati dalam keprihatinan dan pikiran yang penuh kegalauan dari para Profesor dan kaum akademisi PTN dan PTS di seluruh Indonesia, yang dimulai oleh kampus UGM Yogyakarta. UGM konon khabarnya, bpk.Ir.H.Joko Widodo, dipanggil Jokowi adalah salah seorang alumni UGM.

Munculnya pernyataan sikap keprihatinan tersebut, salah satunya akibatnya adanya keberpihakan dari Presiden, dan beliau Presiden RI Jokowi ikut berkampanye dalam Pemilu Pilpres RI thn 2024 untuk mendukung putranya GRR sebagai Cawapres RI 2024 paslon 2 berpasangan Capres PS, agar bisa memenangkan paslon 2 pada Pemilu yang akan diselenggarakan pada tgl 14 Pebruari 2024.

Para ilmuwan, pakar dan akademisi, yang kebanyakan ahli bergelar akademik guru besar dan doktor PTN dan PTS, terutama para ilmuwan dan ahli hukum dan politik dari PT masing-masing, mereka telah memberikan pernyataan Sikap tegas dengan pendapatnya yang jelas nalar dan argumentasinya bahwa tindakan Presiden RI Jokowi yang bersikap berpihak dan berkampanye Pemilu thn 2024 adalah perbuatan melanggar etik, moral dan bahkan perbuatan melawan hukum.

Seharusnya Presiden RI menurut UUD 1945 wajib bersikap netral, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam penyelenggaraan Pesta demokrasi Rakyat dalam Pemilu thn 2024, dan Presiden RI Jokowi wajib taat dan patuh berdasarkan isi Sumpah dan Janjinya ketika dikukuhkan atau dilantik menjabat Presiden RI sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, serta Presiden RI wajib pula berbuat seadil-adilnya dan bersungguh-sungguh menjalankan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Peringatan dari para kalangan ilmuwan, pakar dan cendekiawan Indonesia dari kampus-kampus Universitas terkemuka (exellence University) mulai semakin tampak nyaring kedengarannya, marak, dan terang benderang disuarakan opininya yang sangat rasional, objektif dan penuh kejujuran ilmiah serta ketulusan hati agar NKRI tidak terjemus dalam kenistaan akibat kegagalan pemerintahan dan lemahnya kepemimpinan seorang Presiden RI.

Begitu banyak dan bernas isi protes dari Dewan.Guru.Besar, Keluarga Besar PT, Himpunan Alumni dan bahkan para Ketua BEM Universitas, dengan kritik-kritik yang sangat tajam, faktual dan argumentatif serta mereka memiliki tanggungjawab moral (moral obligation) demi penyelamatan NKRI yang maju, bermartabat dan negara-bangsa yang berdaulat (nation state dignity). Saya mencatat hampir semua arena media massa, dipenuhi pernyataan keprihatinan era kepeminpinan Presiden RI saat ini, bpk Jokowi.

Tetapi faktanya gerak-gerik (gusture) gaya hidup (life style) bpk.Jokowi Presiden RI, tetap tidak bergeming, komentarnya di HU Kompas, Sabtu 4 Pebruari 2024 yang lalu, beliau merespon pertanyaan wartasan tentang cawe-cawe Presiden RI Jokowi dalam pemilu pilpres thn 2024.”ya itu keberpihakan “itu ndak apa-apa…. ya itu hak demokrasi seseorang warga negara..”. Sikap Jokowi itu dapat kita ibarat bak pribahasa “Anjing menggonggong kabilah tetap berlalu..”..Istilah bahasa lainnya “egp, emangnya gue pikiran..”.

Presiden RI Jokowi tetap bercawe-cawe dalam proses dan tahapan kerja Pemilu 2024, dengan mengintervensi kepentingan publik ditarik kepada kepentingan pribadi dan keluarganya.

Presiden RI Jokowi, tidak menampilkan sebagai negarawan sejati, beliau seharusnya berdiri diatas semua golongan masyarakat (peran inklusi), berbuat seadil-adilnya, menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas segala kepentingan lainnya, apalagi kepentingan pribadi dan keluarganya. Ajaran nasionalisme Keindonesiaan atau kenegarawan tersebut wajib dimiliki, dipahami, dikhayati dan diamalkan oleh sosok dan vigur seorang Presiden RI selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.

Faktanya belakangan ini, semua perilaku kenegarawan itu, tidak tampak dalam sikap Presiden RI Jokowi, begitu banyak perbuatan penyalahgunaan kekuasaan dan kewenangan (abuse.of power and authority) memuncak saat ini.

Salah satu titik kulminasi penyelewengan kewenangan itu adalah mencalonkan putranya GRR sebagai cawapres RI 2024 untuk paslon 2 bersama Capres RI PS, yang prosesnya terbukti telah melanggar kode etik (code of conduct) KPU. Korbannya pamannya GRR dan iparnya Jokowi, bpk.Dr. Anwar Usman telah dipecat oleh MKMK RI sebagai Ketua MK RI karena melanggar etik. Juga kemaren diberitakan di massmedia bahwa Ketua KPU RI beserta anggota KPUnya melanggar kode etik berat, disebabkan proses pencalonan Cawapres RI thn 2024 GRR cacat etik dan moral.

Lebih misterinya lagi ada 9 Pimpinan Parpol Peserta Pemilu, PG, PAN, PD, PBB dll, yang mengusung Paslon Nomor 2, dimana GRR putra Jokowi yang telah melanggar etik dan moral, serta cacat hukum, didukung menjadi Cawapres RI mendampingi Capres RI 2024 PS. GRR baru berusia 36 thn (dibawah 40 thn), menjabat wali kota Solo 2 thn, belum.begitu pengalaman dalam birokrasi Pemerintahan dan politik nasional, tamatan SMK Australia, tanpa uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), bisa lulus menjadi cawapres RI “pemimpin nasional”.

Proses pencawapresan GRR tersebut, bahkan Prof.Dany Indrayana, mantan Wamenkumham RI era Presiden RI SBY, pakar ilmu hukum konstitusi, itu perbuatan pelanggaran hukum. GRR seharusnya gugur sebagai Cawapres RI, akan tetapi tetapi GRR melenggang jadi Cawapres RI paslon 2 bersama Capres RI PS. Itulah salah satu kelemahan penegakan hukum di Indonesia, yang memilukan hati para pencari keadilan negeri ini, ada yang kebal hukum. Padahal bunyi UUD 1945 ..”setiap warga negara sama kedudukannya dihadapan hukum dan pemerintahan..”

Praktek hukum di Indonesia, gejala sosialnya tidak memakai akal sehat (akal tulus), akan tetapi akal fulus (grafitasi, money politik, sogok-menyogok, suap menyuap, penyalahgunaan dana BLT, baramg Sembako dll) dan bulus (mengakali peraturan perundang-undangan untuk memenuhi syahwat kekuasaan yang bersifat pribadi dan keluarga, bukan kepentingan publik). Akal fulus dan bulus, pernah dilontarkan di arena publik oleh Prof.Jimly Assidiqie SH MH, mantan Ketua MK RI, ketika beliau akan atau sedang bertugas menyidang pelanggaran kode etik ketua dan para anggota hakim MK RI, bertindak selaku Ketua MKMK RI thn 2023.

Termasuk baru-baru ini Ketua KPU pun melanggar etik berat dijatuhkan DKPP RI, karena menerima pencalonan GRR putra Presiden RI Jokowi yang tidak memenuhi syarat.

Hiruk pikuk, kritik dan pernyataan sikap komunitas ilmuwan PTN dan PTS berjumlah ratusan menyoroti pola perilaku kepemimpinan Presiden RI Jokowi yang tengah berkuasa saat ini, beliau tidak bergeming. Bahkan beliau berkata…”itu adalah hak demokrasi seseorang..silakan saja”.

Jadi, melihat gusture Presiden Jokowi seperti itu, ada benarnya juga pernyataan Prof.BJ Habibie bahwa orang pintar (cerdas) bisa dikalahkan dengan 1 fakta, tetapi orang bodoh tidak bisa dikalahkan dengan 30 fakta sekali pun.

Presiden Jokowi, faktanya melakukan “abuse of power and authority” sdh banyak sekali “cawe-cawenya” bahkan berlipat-lipat lebih 30 fakta..pelanggaran etik, norma, moral dan hukum. Akan tetapi bpk Jokowi tetap langgeng kekuasaannya.

Hal ini patut diduga semakin kuatnya intervensi “wabil fulus” dari para penyandang modal besar (oligarki) dalam persaingan politik belakangan ini.

Para oligarki, mereka sangat berkepentingan jagonya memenangkan Pilpres RI 2024 untuk kelangsungan bisnis dan usaha investasinya. Sebab selama ini memang, yang menikmati kemudahan (fasilitas) berusaha bisnis dan investasi berskala besar, dengan merampas harta negara berupa eksploitasi sda dan jasling spt hasil tambang, indag etc, ada ditangan mereka

Oleh karena itu, masuk diakal kiranya, bahwa praktek perpolitikan negeri ini, untuk merebut kekuasaan melalui pemilu thn 2024 ini, para aktornya berwatak “superpragmatis”, opportunis, liberal, bukan idealis. Mereka yakin untuk memenangkan suara, membutuhkan dana dengan menggelontorkan uang politik (money politik) yang sangat besar. Politisi Indonesia yang berwatak “superpragtisme” berkeyakinan, jumlah kursi di DPR RI berkorelasi dengan besar money politik yang digelontorkan kepada rakyat pemilihnya.

Mereka para politisi yang bernaung dan berappiliasi Parpol yang kering dan hampa dengan jiwa dan semangat idealisme-kebangsaan, bahkan sudah sirna. Makanya, masuk diakal keluarnya banyak produk perundang-undangan yang dihasilkan Presiden RI bersama DPR RI belakangan ini kental warna pro oligarki spt UU Minerba, UU Cipnaker, UU Kesehatan, UU IKN Nusantara, dll dan abai dengan demokrasi Pancasila, dan lalai dengan kepentingan dan kebutuhan rakyat, bahkan cenderung praktek regulasinya terjadi “cengkraman okigarki” dan itu jelas-jelas dan tegas bertentangan dengan pasal 33 UUD 1945 (Kesejahteraan Rakyat), dan 4 tujuan bernegara sebagaimana tercantum.dalam Pembukaan UUD 1945.

Jadi ada benarnya, dugaan dan keraguan publik bahwa bpk Jokowi lulusan UGM agak “diragukan”, beliau tidak bisa menunjukan ijazah aslinya di Pengadilan Negeri yang kini berpakara dengan lawyer bernyali sahabatku Prof.Eggy Sujana SH MSi, dkk, ada tuduhan dari sebagian warga masyarakat bahwa bpk Jokowi.berijazah “palsu”.?. Kemudian “almamaternya” Universitas tempat bpk Jokowi berkuliah, UGM, para Dosen bergelar guru besar UGM juga telah membuat pernyataan sikap protes, mengeluatkan petisi ketidakpuasan atas perilaku (gusture) Presiden RI Jokowi yang telah menyimpang dari tatanan nilai, norma dan kaidah akademik.

Mereka komunitas Profesor UGM memperingatkan Bpk Jokowi sebagai alumni UGM (baca HU Kompas 2 Pebruari 2024) agar bpk Jokowi menegakan nilai kejujuran ilmiah, berintegritas dan taat-patuh pada etika, moralitas dan supremasi hukum.

Semoga protes demi.protes, sikap kritis dari para benggawan Kampus pembela kebenaran dan keadilan tersebut didengar dengan legowo dan tangan terbuka serta lapang dada oleh Presiden RI Jokowi demi penyelamatan bangsa dan negara dari kekacauan, konflik sosial horisontal dan vertikal yang membahayakan persatuan dan kesatuan NKRI yang sama-sama kita cintai ini.

Salah satu cara dan pendekatan penyelamatan negara bangsa adalah dengan dengan menjunjung tinggi “akal sehat, alias akal tulus” dan mencampakan “akal fulus dan akal bulus” yang kini tampak di dalam praktek berpolitik nasional kita, yang jahiliah dan membayakan negara.

Demikian narasi ringkas ini dibuat, dengan maksud agar kita sadar akan bahaya dan implikasi praktek politik wabil fulus (sogokan uang, korupsi) dan bulus (akal busuk) terhadap keamanan dan ketahanan nasional bangsa kita. Oleh karena itu sebagai warga bangsa yang berkemajuan dan bermartabat, kita wajib menjaga tatanan nilai, etika, moral, kaidah dan supremasi hukum dalam berkehidupan masyarakat madani, berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Save bangsa Indonesia dan Save NKRI dari kebejatan etik dan moral.
Syukron barakallah.

Wassalam
====✅✅✅
Penulis: Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen, Konsultan, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial)

Satpol PP Tutup Galian C di Cikadu

0

jurnalinspirasi.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor bersama Pol PP Leuwisadeng menutup aktivitas penggalian tanah yang diduga ilegal di Kampung Cikadu, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor, Rabu (7/02/2024).

Kepala Unit Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Leuwisadeng Cecep Tarmizi mengatakan, bahwa penutupan aktivitas tersebut karena menyebabkan fasilitas akses jalan desa rusak dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

“Karena sudah menyebabkan dan mengganggu kenyamanan masyarakat umum. Aktivitas tersebut kami beri tindakan dengan cara memasang Pol PP Line (garis Pol PP) pada lahan dan alat berat yang berada di lokasi, serta memanggil penanggung jawab aktivitas untuk membawa berkas-berkas perizinan untuk diperlihatkan,” katanya.

Ia menjelaskan sebelum dilakukan penertiban aktivitas galian tanah pihaknya terlebih dahulu memberikan teguran terhadap pengelola yang kemudian langsung diberikan sanksi tegas dengan memasang garis penyegelan.

“Kita datang ke lokasi bersama PPNS dan Sat Pol PP Kabupaten Bogor kepada pengelola agar dilakukan penghentian sementara sebelum ijinnya terbit dari dinas SDM Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Cecep menyebutkan bahwa kegiatan aktivitas galian tanah di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng itu merupakan kegiatan galian bentonit.

“Karena kegiatan tersebut belum mengantongi izin, maka kami melakukan penghentian aktivitas galian untuk sementara waktu. Hingga, mereka memenuhi perizinan secara administrasi dari masyarakat sekitar, dan dinas terkait” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, terdapat 2 buah alat berat excavator yang dipergunakan untuk aktivitas tersebut.

“Penghentian aktivitas tersebut disaksikan oleh masyarakat setempat dan pengelola galian untuk dilakukan musyawarah tentang perizinan yang akan diurus,”terang Cecep yang juga mantan Patwal Dishub Kabupaten Bogor itu.

Sementara penutupan galian bentonit ini dilakukan atas laporan dari masyarakat terkait aktivitas lalu lalang kendaraan truk bermuatan berat sehingga menyebabkan kerusakan jalan desa yang diduga merugikan masyarakat.

Penutupan tambang galian C ini sifatnya hanya sementara sampai izinnya dari Provinsi Jawa Barat turun. “Kalau sudah berizin, pasti kami tidak akan menutup aktivitas tambang galian ini,”pungkasnya.

(tm)

Alat Bantu Minim, Dewan Dorong Alokasi Anggaran Tambahan untuk Dinsos

0

jurnalinspirasi.co.id – Saat ini masih banyaknya masyarakat Kabupaten Bogor yang memerlukan alat bantu bagi para lansia dan kaum disabilitas seperti kursi roda, tongkat dan alat pendengaran.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Muhamad Romli menyebut kebutuhan bagi disabilitas dan lansia sangat minim.

Melihat kondisi tersebut DPRD Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran tambahan untuk Dinsos Kabupaten Bogor.

Anggaran yang diberikan ke Dinsos tak lain diperuntukkan untuk pembelian kursi roda, tongkat , alat bantu dengar dan Pampers bagi lansia .

Anggota DPRD Kabupaten menerangkan menambah quota anggaran Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk pembelian kursi roda dan tongkat.

“Anggaran pembelian kebutuhan bagi disabilitas dan lansia ditambah dari sebelumnya hanya 200 kursi roda di tahun 2024 menjadi 1.700 kursi roda,” ujarnya, Rabu (7/2/2024)

Politisi dari PPP Kabupaten Bogor tersebut mengungkapkan untuk teknis bantuan tersebut, nantinya IPSM di setiap kecamatan mendata berapa jumlah kebutuhan bagi lansia dan disabilitas.

Setelah itu diusulkan ke Dinsos Kabupaten Bogor untuk dilakukan verifikasi agar bisa tepat sasaran.

Bantuan tersebut nantinya oleh Dinsos diserahkan langsung ke penerima .

” IPSM mendata dan mengajukan siapa saja yang membutuhkan. Lalu, Dinsos Kabupaten Bogor yang bakal mendistribusikan langsung ke penerima,” ujarnya.

Ia berharap dengan banyaknya bantuan untuk disabilitas dan Lansia bisa meringankan beban mereka.

Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, sehingga dapat mempermudah aktivitas kesehariannya.

“Kita akan perjuangkan agar program bantuan ini bisa terus berlanjut dan diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya

Sementara itu Camat Dramaga Atep Sumarno mengungkapkan bantuan kursi roda, alat bantu dengar dan tongkat sangat dibutuhkan lansia dan disabilitas.

Pihak Kecamatan Dramaga bersama Pemerintah Desa dan IPSM sudah melakukan pendataan para penerima bantuan.

Ia berharap lansia dan disabilitas yang ada di wilayah Kecamatan Dramaga bisa mendapatkan bantuan kursi roda, alat bantu dengar dan tongkat dari Dinsos Kabupaten Bogor. Terlebih, kebutuhan tersebut sangat urgen bagi mereka untuk beraktivitas sehari-hari.

“Kita mengusulkan kurang lebih 20 kursi roda dan berharap semua lansia dan disabilitas yang ada di Kecamatan Dramaga bisa terbantu dan memilik kursi roda,” tukasnya.

(arip ekon)

Darya Varia Edukasi Pencegahan Stunting Bermitra dengan Kemenkes

0

jurnalinspirasi.co.id – PT Darya Varia Laboratoria Tbk (Darya Varia) hari ini memberikan pemaparan tentang program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diusung Perusahaan sejak tahun 2018 dalam rangka pencegahan stunting yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di bawah kerangka program Peningkatan Upaya Promotif dan Preventif Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Sehat.

Dengan mengambil tema Generasi Sehat Bebas Stunting, Darya Varia memiliki komitmen untuk selalu mendukung program prioritas Pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, yang akhirnya dapat menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Mengambil lokasi di Desa Cibatok II, Kabupaten Bogor, program Generasi Sehat Bebas Stunting dapat menurunkan angka stunting pada anak sebesar 80% secara bertahap selama 5 tahun berjalan berkat sinergi yang solid antara Darya Varia dengan seluruh elemen masyarakat serta mitra terkait.

Di awal program tahun 2018, terdapat 68 anak yang mengalami stunting. Melalui berbagai program pencegahan dan edukasi, angka ini terus menurun dan pada tahun 2023 angka stunting berhasil ditekan dengan hanya 13 anak.

Presiden Direktur PT Darya Varia Laboratoria Tbk dr. Ian Kloer, dalam sambutannya mengatakan, “Darya Varia sebagai perusahaan farmasi yang bergerak di bidang kesehatan memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam implementasi program-program prioritas Pemerintah Indonesia di sektor kesehatan, termasuk program pengentasan stunting,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, stunting telah menjadi isu kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus di Indonesia. Perlawanan terhadap stunting memerlukan pendekatan dan intervensi sistematis terhadap ekosistem, selain pemenuhan gizi yang optimal.

“Upaya mengentaskan stunting di Indonesia bukan hanya masalah fisik, tetapi juga masalah sosial dan ekonomi yang mempengaruhi kesejahteraan bangsa,” katanya.

Lanjut dr. Ian Kloer, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Stunting menyebabkan hambatan perkembangan kognitif dan motorik, penurunan kapasitas intelektual, dan meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa depan. Menurut estimasi UNICEF, prevalensi stunting di Indonesia sangat tinggi, yaitu 31,8% pada tahun 2021.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia dan Afrika. Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2024.

Sementara itu, dr. Boy Abidin Sp.OG (K), dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dalam pemaparannya mengatakan, Stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain asupan gizi, status kesehatan, lingkungan sosial, lingkungan kesehatan, lingkungan permukiman, pendapatan, kesenjangan ekonomi, sistem pangan, jaminan sosial, sistem kesehatan, pembangunan pertanian, dan pemberdayaan perempuan.

Oleh karena itu, stunting sudah menjadi isu kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus di Indonesia. Ia mengatakan erlawanan terhadap stunting memerlukan pendekatan sistematis terhadap ekosistem, selain pemenuhan gizi yang optimal.

Program-program yang dijalankan setiap tahunnya antara lain edukasi kesehatan secara umum kepada kader Duta Sehat, Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bidan, Pemberdayaan Posyandu melalui pengadaan bahan makanan sehat dan peralatan kesehatan, pengecekan kesehatan gratis, mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan seperti pembangunan Unit Kesehatan Sekolah, edukasi perilaku hidup sehat dan budaya cuci tangan di beberapa SD sekitar, edukasi tentang pemenuhan gizi pada anak, edukasi keterampilan orangtua mengasuh anak (parenting), dan edukasi seks dan kesehatan reproduksi dengan target siswa/i SMP untuk menekan angka pernikahan usia remaja.

“Edukasi seks dan reproduksi bagi remaja dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk membuat keputusan yang bertanggung jawab tentang seksualitas, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga. Pernikahan dini pada remaja dapat meningkatkan risiko seperti komplikasi kehamilan dan persalinan, kematian ibu dan bayi, infeksi menular seksual, kekerasan dalam rumah tangga, kemiskinan, dan stunting pada anak”, ungkap dr. Boy Abidin.

Disisi lain, Enjang Hariri, S.Ip, Sekretaris Desa Cibatok II mengaku sangat mengapresiasi Darya-Varia yang telah melaksanakan berbagai program untuk membantu menurunkan angka stunting ini secara berkelanjutan.

“Dengan dukungan yang terus-menerus, Desa Cibatok II ini berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Program ini menjadi berbeda karena kegiatan-kegiatan intervensi yang dilakukan lebih dari sekadar pemberian suplemen gizi dan nutrisi, namun sudah menargetkan hal-hal yang sifatnya pencegahan di hulu seperti penyuluhan kesehatan ibu dan anak, perbaikan sanitasi lingkungan, pemberdayaan keluarga, dan terutama edukasi dini pada remaja,”katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan “Program ini sangat membantu keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan gizi yang baik, seperti dengan memberikan suplemen, makanan bergizi, dan konsultasi kesehatan. Edukasi yang dilakukan juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk meningkatkan kualitas hidup,”tambahnya.

Lebih lanjut ia berharap program ini terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya untuk memberikan dampak positif bagi keluarga dan generasi mendatang, sehingga apa yang telah dicapai oleh program ini dapat berpengaruh pada prestasi dan potensi anak-anak”, tutup Ningsih Mintarsih, kader Posyandu yang sangat terbantu dari program Generasi Sehat Bebas Stunting.

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (“Darya-Varia atau Perseroan”) adalah perusahaan farmasi yang beroperasi sejak tahun 1976. Selama 48 tahun, Darya-Varia terus bergerak maju untuk mendukung terwujudnya Indonesia lebih sehat melalui produk kesehatan berkualitas tinggi dengan merek-merek yang dipercaya masyarakat Indonesia.

Berbagai produk obat resep dan Consumer Health berkualitas diproduksi dan dikembangkan oleh Darya-Varia di dua fasilitas manufaktur kelas dunia yang berlokasi di Gunung Putri dan Citeureup, Bogor.

Kedua pabrik tersebut telah menerapkan Sistem Jaminan Halal dan memenuhi standar internasional Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan sertifikasi BPOM.

(andres)

Ujung Tombak Pencarian Atlet Pelajar Ditangan Bapopsi Kecamatan

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor, H Hendarsah berbarap 200 pengurus Bapopsi Kecamatan se Kabupaten Bogor bisa jadi bagian penting dalam pencarian potensi atlet pelajar yang ada diwilayahnya masing masing.

Karena, kata Hendarsah, potensi atlet pelajar yang ada di tiap tiap kecamatan sangat banyak dan jangan sampai mereka nantinya malah memperkuat daerah tetangga Kabupaten Bogor.

” Kami ingin Bapopsi Kecamatan jadi ujung tombak dalam memantau talenta atlet pelajar yang ada di wilayahnya hingga bisa jadi bagian atlet masa depan Kabupaten Bogor,” tegas Hendarsah saat pelantikan pengurus Bapopsi 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor di Hotel Lor In Sentul, Rabu, 7 Februari 2024

Hendarsah yang juga sebagai Sekdispora Kabupaten Bogor menegaskan, saat ini Bapopsi Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan atlet yang akan tampil dalam Popwilda 2024 .

” Mudah mudahan Kontingen Kabupaten Bogor dalam Popwilda nanti akan banyak dihuni atlet atlet baru dari semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor,” tegas Hendarsah

Lebih lanjut, tambah Hendarsah, Bapopsi Kabupaten Bogor juga akan terus bersinergi dengan lembaga lembaga keolahragaan yang ada di Kabupaten Bogor seperti KONI, NPCI ataupun KORMI.

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan 200 pengurus Bapopsi Kecamatan se Kabupaten Bogor yang baru resmi dilantik harus mempunyai data base potensi atlet setiap cabor yang bisa jadi atlet masa depan Kabupaten Bogor.

” Sinergitas Bapopsi Kecamatan, Bapopsi Kabupaten Bogor serta lembaga keolahragaan yang ada tentunya akan menjadi modal penting dalam melahirkan para atlet potensial masa depan Kabupaten Bogor,” papar Asnan AP

Asnan AP menegaskan, Kabupaten Bogor sudah punya PPOPM tentunya ini harus bisa dimanfaatkan oleh para atlet pelajar di kecamatan untuk jadi siswa PPOPM Kabupaten Bogor.

Asnan AP menambahkan, Bapopsi Kabupaten Bogor juga harus memiliki data base atlet potensial yang nantinya bisa diproyeksikan masuk dalam pembinaan di Cabor yang ada di KONI Kabupaten Bogor dan PPOPM.

(asep syahmid)

Kementan Komitmen Wujudkan Good Governance Lewat Sosialisasi Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Pertanian terus berkomitmen mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani melalui pembangunan Zona Integritas dilingkungan Unit Kerjanya, salah satunya melalui giat sosialisasi dan pembinaan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian pada Jumat (02/02) di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP).

Sosialisasi Pembangunan ZI

Giat tersebut merupakan salah satu langkah Kementan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) dengan komitmen anti korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Instansi Pemerintah, Zona Integritas (ZI) merupakan instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya telah berkomitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta pelayanan publik yang prima.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyerukan agar seluruh jajarannya dapat memahami dan memiliki kesadaran dalam penerimaan dan pelaporan gratifikasi yang berakibat pada terjadinya benturan kepentingan sebagai wujud komitmen anti korupsi.

“Untuk itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinyatakan memiliki potensi benturan kepentingan, wajib melaporkan kepada atasan langsung,” kata Dedi.

WBK/WBBM merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik, dan telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan pada komponen pengungkit dan hasil.

Salah satu syarat dalam penilaian predikat WBK/WBBM yaitu penilaian Survey Persepsi Kualitas Pelayanan Publik (SPKP) dan Survey Persepsi Anti Korupsi (SPAK).

Sosialisasi Pembangunan ZI

Hadir sebagai narasumber giat, Abdussyahid, pengendali teknis Inspektorat Jenderal Kementan mengatakan batas minimal nilai survey untuk dapat melanjutkan ke tahap penilaian berikutnya yaitu 3,2 untuk SPKP dan 3,6 untuk SPAK. Survey dilakukan pada responden publik yang menggunakan pelayanan di tiap Unit Kerja.

“Apabila Unit Kerja Bapak/Ibu, nilai surveynya telah memenuhi batas minimal maka dapat melanjutkan ke pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE)”, jelas Abdus.

LKE merupakan Lembar Kerja yang berisi pengisian dokumen bukti pembangunan ZI melalui enam area perubahan yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Abdus berharap seluruh unit kerja mengimplementasikan setiap area perubahan dan dapat dibuktikan dengan dokumen legal.

Giat Sosialisasi dan Pembinaan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM diikuti oleh seluruh UK/UPT lingkup BPPSDMP Kementan secara hybrid di BBPMKP pada 02 hingga 05 Februari 2024.

(Nita/BBPMKP)

Oleh-oleh Khas Nusantara Kini Ada di Vending Machine Terminal 3 Soetta

0

jurnalinspirasi.co.id – Habis bepergian, tetapi lupa beli oleh-oleh kini bukan lagi jadi masalah. PLN berkolaborasi dengan Angkasa Pura (AP) II sediakan produk oleh-oleh khas nusantara lewat vending machine Terminal 3 Kedatangan Domestik Bandara Soekarno Hatta. Kehadiran vending machine ini tidak hanya jadi solusi untuk para pelancong, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualannya.

Kehadiran vending machine di Bandara Soetta

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran saat peresmian vending machine mengatakan bahwa terdapat 16 produk makanan ringan khas nusantara yang dijual di vending machine ini. Dimana 11 diantaranya merupakan UMKM Binaan PLN dan 5 lainnya merupakan UMKM Binaan AP II.

“11 produk unggulan UMKM Binaan PLN ini telah diseleksi dari 479 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya yang tergabung di Hub UMK Jakarta Raya,” jelas Lasiran.

Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, pada kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa kegiatan ini didasari semangat antar BUMN untuk berkolaborasi untuk pengembangan UMKM.

“Kehadiran vending machine ini membantu para UMKM untuk memasarkan produknya secara lebih masif dan luas. Apalagi lokasi ini sangat strategis, banyak orang habis bepergian dari mana-mana lewat sini,” jelas Arya.

Beberapa makanan ringan oleh-oleh khas nusantara yang dijual pada vending machine ini di antaranya kembang goyang, biji ketapang, rendang sapi, brownis kering, stik tahu, kentang mustofa, hingga spikuk.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran menambahkan bahwa produk UMKM Binaan PLN yang dijual di vending machine telah lolos kurasi produk unggulan dari Hub UMK Jakarta Raya.

“Produk yang dijual ini sudah mendapat pendampingan dan pelatihan terkait packaging, tersertifikasi halal, tersertifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), tersertifikasi PIRT (Produksi Industri Rumah Tangga), dan juga HAKI. Jadi aman sekali buat dikonsumsi,” tambah Lasiran.

Kedepannya PLN berkomitmen untuk menambah vending machine lainnya di lokasi-lokasi yang strategis sebagai bentuk dukungan bagi UMKM dalam memperluas pasar, meningkatkan omset, serta mengembangkan perekonomian Indonesia.

(yev/r)

SPKLU Meningkat 120% di Jakarta, PLN Siap Dukung Pertumbuhan Ekosistem EV

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya berhasil menambah 43 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tahun 2023 atau naik 120% dibanding tahun 2022. Saat ini total terdapat 79 SPKLU yang tersebar pada 48 lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Jumlah infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Jakarta selama 2023 secara keseluruhan mengalami peningkatan, terdiri dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Jumlah total SPKLU, SPBKLU dan SPLU naik sebesar 17% dibanding tahun sebelumnya, dari 2.866 unit menjadi 3.347 unit. Seluruhnya tersebar di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran mengungkapkan percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mobilisasi berkelanjutan untuk mewujudkan Jakarta Kota Global.

“Kita dukung Pemprov DKI untuk jadikan Jakarta jadi Kota Global dengan siapkan stasiun pengisian kendaraan listrik yang mumpuni,” ungkap Lasiran.

SPKLU ini dirancang untuk memberikan akses mudah dan cepat bagi pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya kendaraan mereka saat berada di tempat publik, menjadikan mobilitas berkelanjutan, lebih terjangkau dan praktis.

Penyediaan SPLU yang lebih luas juga menjadi fokus utama, menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan energi listrik bersih di Jakarta. Jumlah SPLU di wilayah Jakarta saat ini berjumlah 3.263 unit. SPLU ini ditempatkan pada lokasi strategis untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses mudah mengisi daya kendaraan listrik dan perangkat elektronik lainnya guna mendukung perubahan positif dalam pola konsumsi energi.

SPBKLU juga menjadi sorotan dalam upaya menciptakan infrastruktur yang mendukung kendaraan listrik khususnya roda dua. Saat ini PLN UID Jakarta Raya telah menghadirkan 43 kabinet yang tersebar di area Jabodetabek. Dengan adanya SPBKLU, pengguna kendaraan listrik dapat dengan nyaman dan aman menukar baterai motor listrik mereka sehingga meningkatkan fleksibilitas pengguna.

Lasiran juga mengatakan bahwa sudah banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik. Bersama-sama dengan Pemerintah Pusat, Pemda, dan berbagai instansi lain, PLN ingin ajak masyarakat Jakarta ikut menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan dengan penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

“PLN siap membangun dan menyiapkan fasilitas bagi pengendara kendaraan listrik. Baik menambah SPKLU, SPBKLU, ataupun SPLU,” tutup Lasiran.

(yev/r)