25.2 C
Bogor
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1576

Stok Menumpuk, Harga Mobil Bakal Turun

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Menumpuknya stok produksi di pabrik akibat pandemi Covid-19, produsen mobil siap banting harga kendaraan roda empat. Kini, penjualan mobil anjlok sampai 95% dan produsen meminta insentif dari pemerintah yang langsung berdampak pada penurunan harga jual mobil. “Kita mencoba melihat bagaimana harga mobil bisa turun, kita perlu stimulus yang langsung mengena pada harga mobil,” kata Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto dikutip dari CNBC Indonesia.

Ia mengatakan para diler maupun Agen Pemegang Merek (APM) mobil saat ini sudah mencoba melakukan diskon harga dengan harga khusus pada konsumen saat pandemi covid-19. Namun, akan lebih baik lagi bila ada dukungan tambahan dari pemerintah sehingga harga mobil baru bisa lebih ‘dibanting’.

“PPn BM (pajak barang mewah) bisa dikurangi, agar harga terjangkau. Ini contoh stimulus yang kita mintakan, khususnya produk yang diproduksi di dalam negeri,” kata Jongkie. Selebihnya bisa dalam bentuk stimulus produk harga mobil dengan keringanan bea balik nama (BBN KB) dan Pajak Kendaraan Bermotor.

“Tiga ini harapannya segera dipenuhi. APM tentu siap banting harga, dijual dari pada stok menumpuk. Bunga (bank) juga memberatkan. Kalau stok sampai puluhan ribu bahkan ratusan ribu unit ini rusak semua. Kami APM siap banting harga turunkan harga kerjasama pemerintah, harus kerja sama,” katanya.

“APM sudah melangkah, memberikan diskon khusus. APM sudah memasarkan dengan harga khusus, agar bisa dibeli orang. Hanya tinggal pemerintah untuk memberikan sesuatu yang konkret,” katanya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil pada Mei 2020 anjlok makin dalam turun hingga 95%. Penjualan pada Mei 2020 tercatat hanya 3.551 unit, padahal pada Mei 2019 masih mencatatkan penjualan 84.109 unit.

Penjualan ini juga turun 54% bila dibandingkan dengan penjualan pada April 2020 yang sempat terjual 7.868 unit. Penjualan April hanya terjual 7.871 unit atau turun 90,6% (year on year/yoy) dibandingkan April 2019 yang tercatat 84.056 unit.

Dibandingkan penjualan Maret 2020 juga drop sangat parah, atau turun sebesar 89,7%.Pada Maret 2020 penjualan sempat masih tercatat 76.811 unit. Pada Maret 2020 penjualan mobil sempat tercatat hanya 76.800 unit atau hanya drop 15% dibandingkan dengan Maret 2019 yang masih mencatatkan penjualan 90.368 unit.

ASS |*

Kombinasi Obat Lawan Corona Ditemukan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Tim peneliti Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, berhasil menemukan 5 kombinasi regimen obat yang berpotensi menjadi obat bagi pasien Covid-19. Kombinasi regimen obat tersebut berasal dari obat-obatan yang sudah beredar luas di pasaran.

Kelima obat tersebut adalah Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline, Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, Hydroxychloroquine dengan azithromicyne, dan Hydroxychloroquine dengan doxycycline.

Namun, dr. Purwati, Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell UNAIR, mengatakan bahwa regimen kombinasi obat Corona tersebut tidak untuk diperjual belikan secara bebas. “Belum diperjualbelikan. Ini kolaborasi antara UNAIR, BNPB, dan Badan Intelijen Negara,” kata dr Purwati dikutip dari ROL.

Dia menyebutkan, kombinasi regimen obat tersebut memiliki potensi dan efektif untuk membunuh virus. Dosis masing-masing obat dalam kombinasi tersebut yaitu 1/5 dan 1/3 lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya sehingga mengurangi efek toksik dari obat tersebut bila diberikan sebagai obat tunggal.

“Kini sudah ada ratusan obat yang sudah diproduksi dan akan disebarkan kepada rumah sakit yang membutuhkan,” ujarnya. Selain regimen kombinasi obat, peneliti UNAIR juga menemukan dua formula yaitu Haematopotic Stem Cells (HSCs) dan Natural Killer (NK) cells. Lebih jauh, dia mengatakan bahwa dari hasil uji tantang HSCs ditemukan bahwa setelah 24 jam virus SARS CoV2 isolat Indonesia sudah dapat dieliminasi oleh stem cells tersebut.

Sedangkan hasil uji tantang NK cells terhadap virus, setelah 72 jam didapatkan sebagian virus dapat diinaktivasi oleh NK cells tersebut. Dengan demikian keduanya memiliki potensi dan efektifitas yang cukup bagus sebagai pencegahan maupun pengobatan virus SARS CoV 2. “Kedua pengobatan alternatif itu bisa menjadi rekomendasi bagi para dokter, industri obat dan masyarakat dalam menangani Covid-19 secara cepat,” jelas dr Purwati menambahkan.

Sementara itu, Rektor UNAIR Prof. Dr. H. Mohammad Nasih, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia. “Kami akan mendukung penuh penelitian UNAIR terkait percepatan Covid-19 ini. Semoga ini menjadi langkah baik bagi riset Indonesia dengan untuk membuktikan penelitiannya dalam waktu singkat,” ucapnya menutup pembicaraan.

ASS |*

Dedi Cakra Apresiasi Pembangunan Lapangan Berstandar FIFA

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
RENCANA pembangunan empat lapangan latihan bagi kontestan Piala Dunia U 20  tahun 2021 di sekitar area Pakansari Sport Center rencananya akan dibangun dengan standar FIFA  atau berkualitas Internasional. Empat lapangan baru itu diantaranya 2 di bekas area Motocross Pakansari,  dan dua di area dalam Stadion Pakansari  yakni Lapangan Panahan  dan Lapangan pemanasan yang sudah ada sekarang.

“Pembangunan semua  lapangan latihan itu secara global akan memakan anggaran sekitar 95, 15 milyar termasuk rehabilitasi lapangan di Stadion Mini Cibinong,” beber Kadispora Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan yang sangat gigih melakukan perjuangan agar Stadion  Pakansari bisa jadi Host Utama Piala Dunia U 20 tahun 2021. 

Bambang menegaskan, semua rumput ataupun fasilitas lainnya yang ada di empat lapangan latihan yang baru dan lapangan di Stadion Mini akan berstandar FIFA semua.  “Kita harus bangga kalau Kabupaten Bogor dalam hal ini Stadion Pakansari benar benar jadi salah satu venu utama yang akan digunakan untuk perhelatan Piala Dunia U 20  tahun 2021 mendatang,” tuntas Bambang.  

Dedi Cakra Baedilah,  Anggota Exco PSSI Kabupaten  Bogor secara tegas sangat bangga dengan akan dimulainya  pembangunan Lapangan Latihan Piala Dunia U 20  tahun 2021. “Ini berkah dan kebanggaan bagi dunia sepakbola di Kabupaten Bogor jika memiliki empat lapangan latihan yang berstandar FIFA atau Internasional,“ beber pemain Persikabo di era Divisi Utama.  

Cakra  mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Bogor  untuk mendukung perhelatan akbar Piala Dunia U 20 tahun 2021 di Kabupaten Bogor atau di Pakansari Stadium. Lebih lanjut, kata Cakra, dengan adanya sarana lapangan latihan berstandar FIFA dan juga digelarnya event Piala Dunia U 20 di Kabupaten Bogor secara tidak langsung  akan  mendongkrak marwah Tegar Beriman di kancah dunia.

** Asep Syahmid

PBSI Kabupaten Bogor Dukung Event Porkab

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi  
KETUA umum PBSI Kabupaten Bogor, Dedi Budi Sumardi mengaku sangat mendukung rencana KONI Kabupaten Bogor yang akan kembali menggulirkan event Porkab atau antar kecamatan se Kabupaten Bogor. Dedi menilai dengan adanya Porkab secara tidak langsung akan ikut memberikan nilai positif dalam pencarian talenta –talenta atlet yang ada di desa desa atau kecamatan se Kabupaten Bogor.

“Saya yakin di 40 Kecamatan se Kabupaten Bogor akan muncul potensi atlet berkualitas dari cabor yang akan digelar diajang Porkab Bogor tersebut,” beber Dedi Budi Sumardi.

Intinya,  kata Dedi, PBSI Kabupaten Bogor mendukung penuh rencana KONI Kabupaten Bogor  yang akan menggelar Porkab Bogor  dan punya tujuan menggali potensi atau  talenta atlet berkualitas dari 40 Kecamatan se Kabupaten Bogor. Mudah mudahan, sambung lelaki yang juga tecatat sebagai Kepala SMPN 2 Sukaraja ini cabor Bulutangkis yang dipimpinnya akan termasuk salah satu cabor yang dipertandingkan dalam event Porkab Bogor nanti. 

“Saya yakin dengan Porkab Bogor ini akan banyak nilai positif yang tergali demi kemajuan dunia olahraga di Bumi Tegar Beriman ,” paparnya.

** Asep Syahmid

Pandemi Covid-19, Program Latihan Berkuda Berjalan Optimal

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi
PROGRAM latihan atlet berkuda yang tergabung di Pordasi Kabupaten Bogor  hingga saat ini masih  tetap terjaga dengan baik. Selama Pandemi Covid 19, para atlet berkuda Kabupaten Bogor berlatih  di klubnya masing masing dengan menggunakan Protokol kesehatan yang ditetapkan Gugus Tugas Covid 19  Hal tersebut dikatakan Andi Supriandi, pengurus teras Pordasi Kabupaten Bogor, Rabu (17/6) 

“Allhamdulilah tidak ada pelatih atau atlet  berkuda Kabupaten Bogor  terkena Cofid19. Semua dalam keadaan sehat  dan selalu melakukan latihan mandiri ,” tegas  Andi.  

Akhir pekan lalu, kata Andi, ada beberapa atlet berkuda Kabupaten Bogor yang ikut dalam event  friendly games di Arthayasa Stable Depok (beberapa club diundang untuk latihan bersama).

Tak hanya itu, sambung Andi, para atlet berkuda Kabupaten Bogor juga saat ini tengah menanti beberapa event nasional yang bisa digelar di sekitar bulan Agustus mendatang  

“Insya Allah bila perkembangan situasi nasional soal cofid19 sudah kondusif dan aman maka diperkirakan pertandingan equestrian akan dimulai lagi pada bulan Agustus 2020 di Jakarta International Equestrian Pulomas Jakarta,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pordasi Kabupaten Bogor, Bibit Sucipto yang saat ini tercatat sebagai dosen olahraga berkuda di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya mengatakan, Pordasi Kabupaten Bogor saat ini masih belum bisa berbicara banyak dalam hal kegiatan dikarenakan situasi Pandemi  Covif 19. 

“Saya bangga para atlet masih tetap menjaga intensitas latihan mandirinya.  Kami berharap  situasi Covid 19 ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas seperti semula,” tuntas Bibit Sucipto.

Asep Syahmid

KONI Pastikan Gelar Event Porkab

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
SETELAH sekian lama vakum, event olahraga antar kecamatan se Kabupaten Bogor  atau yang dkenal  dengan Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten Bogor) akan kembali digulirkan oleh KONI kabupaten Bogor era  Junaidi Samsudin  saat ini. Rencana awalnya, Porkab Bogor ini akan digelar pada pertengahan tahun 2020. Namun karena masih dalam keadaan Pandemi Covid 19, kemungkinan  event  tersebut akan bergeser pada awal tahun 2021.    

Ketua Bidang Humas KONI Kabupaten Bogor,  Sugiarto Otray secara tegas mengatakan, agenda Porkab sudah menjadi salah satu agenda utama dari KONI Kabupaten Bogor  saat ini. “Sampai saat ini kepastian tanggal dan bulan pelaksanaan Porkab Bogor itu masih dalam pembahasan. Mengingat saat ini masih  dalam suasana Pandemi Covid 19,” terangnya.

Porkab Bogor itu nantinya diharapkan  mampu memunculkan talenta –talenta atlet potensial dari 40 Kecamatan yang selama ini belum terpantau dengan baik oleh cabor cabor yang jadi anggota KONI Kabupaten Bogor. 

“Jajaran pengurus KONI Kabupaten Bogor saat ini sudah membahas tahapan tahapan terkait rencana perhelatan Porkab Bogor  tersebut.  Bahkan, ada sekitar 18  cabang olahraga yang masuk dalam usulan cabor untuk dipertandingkan di Porkab Bogor tersebut,” beber Otray lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua II  KONI Bidang Pembinaan Prestasi, Wawan Darmawan mengatakan hajatan Porkab itu sangat penting. “Apalagi jika dalam pelaksanaanya ditetapkan batasan usia pemula dan junior . Hingga kedepannya akan muncul banyak potensi atlet dari berbagai kecamatan yang belum terpantau atau terbina oleh cabor yang ada di KONI Kabupaten Bogor,”  beber Wawan Darmawan.

Lebih lanjut, ia juga sangat setuju jika para atlet yang sudah tampil di PON atau Sea Games tidak boleh tampil di ajang Porkab. “Porkab harus bertujuan untuk mencari talenta atlet masa depan Kabupaten Bogor dari semua cabor yang akan dipertandingkan di ajang tersebut,” pungkas Wawan Darmawan. 

** Asep Syahmid

Hadits Hari Ini

0

17 Juni 2020
25 Syawal 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الْجِسْرِيِّ عَنْ ابْنِ الصَّامِتِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْكَلَامِ أَفْضَلُ قَالَ مَا اصْطَفَى اللَّهُ لِمَلَائِكَتِهِ أَوْ لِعِبَادِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Habban bin Hilal, telah menceritakan kepada kami Wuhaib, telah menceritakan kepada kami Sa’id Al Jurairi dari Abu Abdullah Al Jisri dari Ibnu Ash Shamit dari Abu Dzar bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya seseorang:
“Apakah ucapan dzikir yang paling afdlal (utama), ya Rasulullah ?.”
Jawab Beliau yaitu:

Ucapanlah dzikir yang dipilihkan Allah bagi para Malaikat-Nya dan hamba-hamba-Nya, yakni: Subhaanallahi wa bihamdihi. (Maha Suci Allah dan Maha Terpuji Dia).

HR Muslim No. 4910.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Duh, Karyawan Mitra 10 Positif Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Sebanyak tiga karyawan Supermarket Bangunan Mitra 10 yang berlokasi di Jalan KH. Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dinyatakan positif Covid-19. Alhasil, 74 pegawai berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan wajib menjalani isolasi selama 14 hari.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim membenarkan bahwa ketiga karyawan supermarket itu positif. “Ada tiga karyawan. Semua pegawai dan manajemen yang berinteraksi menjadi ODP dengan ketentuan melakukan isolasi mandiri. Kemudian memeriksakan diri dengan rapid test maupun swab test,” ujar Dedie kepada wartawan, Selasa (16/6).

Atas dasar itu, Gugus Tugas meminta agar Mitra 10 menutup sementara toko modern tersebut. “Surat permintaan penutupan sudah dikirimkan kesana (Mitra 10),” ucap Dedie.

Ia menjelaskan, awalnya ketiga karyawan tersebut diketahui positif berawal dari hasil rapid test yang menyatakan reaktif, kemudian dengan swab test, hasilnya positif.

Dedie mengaku bahwa pihaknya  sedang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk  mengambil langkah selanjutnya. “Besok (hari ini, red) kita sampaikan surat pelaksanaan Disinfektan dan penetapan ODP kepada karyawan dan manajemen,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, berdasarkan hasil dengan Koordinasi dengan HRD, Mitra 10 memiliki 252 karyawan, dan yang menjadi ODP ada 74 orang. “Rencana kita jadwalkan swab,” bebernya.

Sementara itu, Manajer Operasional Mitra 10 Kota Bogor, Rully Diantino mengatakan, tiga orang yang dinyatakan positif tersebut merupakan supplier. Sedangkan, beberapa karyawannya yang mengalami reaktif di pemeriksaan awal pada 5 Juni 2020, dan dinyatakan negatif usai ditindak lanjuti dengan swab test RSUD.

“Swab di RSUD kalau sudah positif, Gygus Tugas yang menangani. jadi seorang sudah dibawa ke RSUD, dua orang lagi RSUD baru diketahui positif, jadi saya sudah melarang masuk dari awal setelah reaktif. Kalau pegawai supplier sudah tak masuk sejak diketahui reaktif,” paparnya.

** Fredy Kristianto

Gubernur tak Izinkan Sekolah Dibuka

0

Bandung | Jurnal Inspirasi
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan belum dapat membuka aktivitas sekolah, meskipun wabah virus Corona atau Covid-19 di Jabar mulai melandai dengan angka penularan atau reproduksi di bawah 1. Gubernur Ridwan Kamil mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berencana membuka kembali sekolah di zona hijau.

Namun di Jawa Barat belum ada satu pun daerah dari 27 kota dan kabupaten yang berstatus zona hijau. Karena itu, sekolah di Jabar belum ada yang dibuka. “Pak Nadiem Makarim (Mendikbud) sudah mengumumkan kalau sekolah boleh dibuka di zona hijau. Nah perhari ini (Selasa 16/6/2020), 27 kota dan kabupaten di Jabar belum ada (zona hijau),” kata Kang Emil ini seusai rapat koordinasi Covid-19 di Mapolda Jabar, Selasa (16/6).

Kang Emil mengemukakan saat ini, baru 17 Kabupaten/Kota yang masuk kategori zona biru. “Saya berdoa mudah-mudahan dalam evaluasi dua mingguan, kita (Provinsi Jabar) naik ke hijau dari 17 yang sudah biru. Nah kami juga akan memberikan rapor kepada gugus tugas (pusat),” ujar Kang Emil.

Pembukaan sekolah di Jabar, tutur Gubernur, kebijakannya harus berbasis kesiapan kota/kabupaten berdasarkan zona tadi. Sebab, hal ini berpengaruh terhadap kurikulum belajar siswa. “Kalau sekolah kebijakannya harus satu kota dan kabupaten karena dalam satu kota dan kabupaten kurikulumnya sama dan fasilitasnya sama. Jadi kalau ada satu sekolah yang buka di kecamatan lain enggak, itu nanti akan terjadi kejomplangan (ketimpangan) kualitas pendidikan,” tutur Gubernur.

Kang Emil mengungkapkan, sektor pendidikan di Jabar yang diperbolehkan saat ini, baru pesantren. Sebab, karakteristik pesantren dan sekolah umum berbeda. “Kok pesantren bisa? Kalau pesantren itu rata-rata dimiliki oleh pribadi. Kurikulumnya juga tidak sama. Ya, dalam satu kecamatan ada yang tema kurikulumnya A. Kemudian pesantren lainnya kurikulum B. Maka, kalau yang satu duluan dan yang lain belakangan, nggak ada masalah,” ungkap Kang Emil.

Sementara, kata mantan Wali Kota Bandung ini, sekolah umum, seperti SD, SMP dan SMA itu gerakannya harus satu irama karena dimiliki oleh negara dan kurikulumnya diatur oleh negara. “Sehingga, kalau ada yang bertanya kenapa pesantren boleh, karena tadi, kurikulum beda, start dan finis beda, maka boleh dibuka duluan dengan catatan kesehatan di zona hijau dan biru dan protokol kesehatan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan jadwal tahun ajaran 2020/2021 tidak akan berubah, yaitu akan dimulai pada Juli mendatang. Nadiem mengatakan, pola pembelajaran pendidikan anak usia dini, dasar dan menengah, yaitu peserta didik yang berada di zona kuning, oranye dan merah, tetap melakukan pembelajaran dari rumah.

Nadiem mengatakan ada 94 persen peserta didik yang berada di zona kuning, oranye ,dan merah. Sedangkan sisanya 6 persen peserta didik yang berada di zona hijau diperkenankan untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

“Sebesar 94 persen dari peserta didik kita tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka jadi masih belajar dari rumah. Yang 6 persen yang di zona hijau itulah yang kami memperbolehkan pemerintah daerah untuk melakukan pembelajaran tatap muka tetapi dengan protokol yang sangat ketat,” ujar Nadiem dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Kemendikbud, Senin (15/6).

“Jadi saya ulangi lagi bahwa untuk saat ini karena hanya 6 persen dari populasi peserta didik kita yang di zona hijau merekalah yang kita berikan persilakan untuk pemerintah daerah mengambil keputusan melakukan sekolah dengan tatap muka, sisanya 94 persen tidak diperkenankan, dilarang, karena mereka masih ada risiko penyebaran COVID,” tandas dia.

Asep Saepudin Sayyev |*

Penghuni Gedung Dewan Negatif Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Kedua kalinya Sekretariat Dewan (Setwan) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor melakukan rapid test bagi para legislator dan para PNS, Selasa (16/6). Sekretaris Dewan (Sekwan) Boris Darureasman mengatakan bahwa dalam kegiatan rapid test tersebut diikuti 30 anggota dewan dan 10 PNS dan hasilnya semua negatif. “Karena hasil rapid-tes ini hanya 15 menit bisa diketahui, alhamdulilah hasilnya non reaktif semua,” ujar Boris kepada wartawan.

Boris mengatakan, inisiatif untuk melakukan rapid-test berangkat dari tugas pokok dan fungsi dewan sebagai pengawasan. Karena mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, misalnya dalam pembagian bantuan dan sebagainya.

Menurut Boris, diikutsertakannya PNS untuk rapid test, karena dalam setiap kegiatan dewan selalu ada keterlibatan PNS untuk pendampingan dengan tugas sebagai notulensi dan sebagainya. Boris menjelaskan, kegiatan rapid-test tersebit tidak akan ditindak lanjuti dengan sweb-tes, karena hasilnya non reaktif semua. “Info dari Dinas Kesehatan tidak akan ada sweb karena hasil rapid hasilnya non reaktif semua, kecuali ada yang reaktif,” ungkapnya.

Boris berharap, meski banyak melakukan kegiatan ditengah pandemi Covid-19, semua Anggota legislator maupun PNS tetap dalam keadaan sehat. “Ya, mudah-mudahan semua tetap sehat, supaya bisa menjanakan pungsinya dalam pengawasan dan legislasi untuk temen-temen dewan dan kami pun sebagai PNS yang mempunyai tugas memfasilitasi tri fungsi dari DPRD sama-sama sehat, supaya dalam menjalankan tugas bisa nyaman dan optimal,” tandasnya.

** Fredy Kristianto