23 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 304

Pemkab Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah Keliling ke Beberapa Kecamatan

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mengadakan pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah Keliling. Pasar murah ini akan terus berlangsung selama bulan Ramadhan untuk memberikan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau selama Ramadan.

Dikutip dari infobogor, Minggu (3/3/2024), pasar murah tersebut akan berlangsung di beberapa wilayah dengan jadwal sebagai berikut:

1. 22 Februari 2024 di Kantor Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong
2. 23 Februari 2024 di Kantor Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur
3. 27 Februari 2024 di Kantor P3DW Samsat, Kecamatan Sukaraja
4. 3 Maret 2024 di Kantor Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede
5. 5 Maret 2024 di Kantor Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong
6. 7 Maret 2024 di Kantor Kecamatan Bojonggede
7. 8 Maret 2024 di Kantor Kecamatan Dramaga

Berbagai bahan pangan akan tersedia di pasar murah ini, termasuk beras, gula pasir, cabai, daging, dan lain sebagainya. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan.

(ocha lubianti/mg-uik)

1.092 Anak RA Bogor Utara Ikuti Lomba Aksera

0

jurnalinspirasi.co.id – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Bogor Utara menggelar lomba ajang kreatifitas seni olahraga dan agama (Aksera) tahun 2024. Lomba ajang tahunan ini diikuti oleh 23 RA dengan peserta 1.092 anak. Lomba berlangsung di SDN Kawung Luwuk di jalan Padjajaran No. 28, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor.

“Untuk tahun ini ada sembilan lomba yang kami gelar yaitu tari kreasi islami, senam, adzan, pildacil, estafet menyusun menara, tahfidz, puitisasi Al-Quran, mewarnai, menyusun puzzle dengan tema melalui pekan olahraga dan seni. Mari kita wujudkan siswa kreatif, inovatif, dan berakhlakul karimah dengan menjungjung nilai sportivitas, yang diikuti RA se-Kecamatan Bogor Utara,” kata Ketua Pelaksana Aksera Bogor Utara Hj. Maria Ulfah.

Menurutnya, kegiatan Aksera sangat baik karena untuk memberikan peluang dan kesempatan bagi murid-murid RA dalam mengembangkan aktivitas, bakat dan potensi yang dimiliki anak.

“Juga menumbuhkan rasa percaya diri, dan menjalin tali silaturahmi antar sekolah RA di Kecamatan Bogor Utara ini,” ujarnya.

Dia juga berharap lomba ini bisa lebih baik lagi dan tetap terlaksana setiap tahunnya.

“Semoga dengan adanya Aksera akan lebih memotivasi guru-guru RA di Kecamatan Bogor Utara dalam meningkatkan kreativitasnya,” harap Ketua PC IGRA Bogor Utara, Maemunah.

(istikhoriyah aulia putri/mg-uik)

Pengamen Tertangkap Basah Mau Curi Buah, Akhirnya Bikin Ngelus Dada

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebuah warung atau lapak penjual pisang di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kemalingan pada Sabtu (2/3/2024). Lapak itu menurut keterangan sang pemilik, dibobol dua remaja laki – laki, yang belakangan diketahui ternyata sering berkeliaran mengamen di sekitar wilayah tersebut. Bahkan aksi tersebut  bukan pertama kalinya dilakukan.

“Kejadian ini bukan yang pertama, saya masih inget waktu itu jam 12 malem, tanggalnya saya lupa kapan, pokoknya waktu awal – awal bulan Februari, warung sempet kebobolan , tapi malingnya gak ketangkep dan warungnya waktu itu alhamdulillah masih aman, dan kejadian kedua itu tadi shubuh tepatnya jam 04.00,” kata anak pemilik warung, Mariyam.

Dia menceritakan, aksi maling tersebut diketahui oleh seseorang yang berada di Kantor Telkom dekat tempat kejadian. Ia menelepon pemilik warung untuk segera ke lokasi kejadian. Satu pemuda tertangkap dan sempat memilih damai dengan sang pemilik warung, sedangkan pemuda satunya melarikan diri dari tempat kejadian.

“Waktu dapet telepon, bapak saya dan kakak ipar langsung ke warung, dan sampai warung ternyata malingnya masih ada di kolong meja, lagi ngebelakangin, sambil masuk – masukin buah – buahan. Setelah ketahuan dia minta damai dan ketika damai dia malah berontak nyerang satpam sampai mental,” jelas Mariyam.

Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diinterograsi dan mengaku ketiga kalinya ia membobol warung tersebut. Namun dia kali ini ketahuan yang sebelumnya iya juga sempat mengambil ban di bengkel warung bawah.

Polisi juga menanyakan temannya yang kabur dan mau menunjukan lokasi rumahnya. Saat sudah di lokasi ternyata maling yang tertangkap adalah seorang yatim piatu dan tidak memiliki keluarga. Sementara temannya hanya memiliki seseorang ibu yang bekerja sebagai kuli nyuci karung, tidak memiliki rumah, dan ia hanya tinggal di saung yang terbuat dari spanduk – spanduk bekas.

Ibunya sempat datang ke kantor polisi untuk menebus anaknya, dengan membawa uang receh hasil kuli nyuci karung.

“Kasian banget ibunya datang ke kantor polisi bawa uang pecahan receh, dua ribuan sama lima ribuan, dia mau nebus anaknya dan bilang jangan diviralkan, karena anak nya tuh sebenernya baik dan cuma kebawa – bawa sama temennya. Bapak saya jadi gak tega ya. Mana ibunya minta uangnya lima ribu buat ongkos pulang lagi,” ungkap Mariyam.

Pemilik warung menyerakan semuanya kepada polisi, karena buahnya juga belum sempet dibawa, hanya ada kerusakan pada buah – buah dagangannya.

“Ini tuh sebenernya masih kasus ringan kata pak polisi, maksudnya bukan kasus yang besar banget. Jadi sekarang tuh malingnya masih ditahan. Intinya semuanya udah beres, dan bapak juga menyerahkan semuanya sama polisi. Dan malingnya yang kedua mengakui jika ia salah dan meminta maaf, tapi sayangnya maling pertama yang ketangkep keukeuh (bersikukuh) dan tidak mengakui perbuatannya. Tetapi ya sudahlah yang penting sekarang sudah ditangani polisi. Kedepanya harus lebih hati – hati dan waspada karena sekarang itu lagi musim maling di mana – mana,”  tandas Mariyam.

(fitri aulia lestari/mg-uik)

Lahan Warga dan Sungai Cinyawar Terdampak Longsor Kaki Gunung Hanyawong

0

jurnalinspirasi.co.id – Warga menduga luapan air berasal dari Sungai Cinyawar yang terdampak longsor di kaki Gunung Hanyawong, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. 

“Ada sekitar 5 hektar lahan warga RT 03/01 yang terdampak luapan banjir. Ini bukan pertama kalinya terjadi, sejak ada galian batu terjadi seperti ini kalau hujan deras,” kata Mang Ujang warga setempat, Sabtu (2/3/2024) sore.

Ia membeberkan aktifitas galian batu tersebut sampai saat ini masih eksis menggunakan alat berat, batu kali yang telah digali kemudian dipecahkan secara manual oleh pekerja pemecah batu kali.

“Kalau turun hujan dampaknya ya seperti ini, makanya warga disini tidak setuju ada galian batu, kalau bisa di stop saja karena yang merasakan dampaknya warga disini. Tapi, galian batu itu masih terus ada, ini bagaimana solusinya?,” keluhnya.

Dia menambahkan, bukan hanya lahan warga di RW 01 yang terdampak, luapan air keruh tersebut juga membanjiri persawahan milik warga di RW lainnya yang terletak di dataran yang lebih rendah yang bisa merusak tanaman padi milik petani.

Terpisah, kepada wartawan Ketua RW 01 Sukamulya, Tommy, membenarkan adanya keluhan warga tersebut. Ia juga tidak memungkiri adanya galian batu kali menggunakan alat berat di Sungai Cinyawar dekat kaki Gunung Hanyawong.

(yev/r)

Tabligh Akbar HIMA Manajemen, Ustadz Dhuha Ajak Pengisian Energi Iman

0

jurnalinspirasi.co.id – HIMA Manajemen Universitas Ibn Khaldun Bogor menggelar tabligh akbar untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan 1445H dengan tema “Meningkatkan Kualitas Diri dan Akhlak dengan Memperkuat Keimanan Kepada Allah SWT”, Sabtu (2/3/2024).

Tabligh akbar yang disampaikan Ustadz Dhuha Malik, memberikan penjelasan mendalam tentang sebab-sebab turunnya iman.

Menurut Ustadz Dhuha, iman itu ibarat sebuah handphone yang membutuhkan pengisian energi.

“Iman perlu ‘di-charge’ seperti halnya handphone yang butuh dicas,” katanya.

Dia menekankan pentingnya memperkuat iman dengan ilmu ketika iman kita turun, karena iman bisa naik dan turun tergantung pada amal sholeh, perilaku sehari-hari, dan kondisi mental seseorang.

Ustadz Dhuha juga mengingatkan tentang bahaya berprasangka buruk terhadap sesama, yang bisa merusak hubungan antarmanusia.

“Iman turun karena kita tidak lagi rajin berbuat kebaikan, seperti rajin shalat di masjid atau bersedekah,” tambahnya.

Dia juga mengilustrasikan dampak perilaku dalam kehidupan sehari-hari terhadap iman dengan analogi pohon.

“Iman itu seperti pohon, ketika akarnya kuat maka buah dan rantingnya pun kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Dhuha mengajak para jamaah untuk menjaga kondisi mental agar tidak mempengaruhi kekuatan iman. Dia mengambil contoh kisah Rasulullah yang sabar dalam menghadapi cobaan dan kesulitan, serta menekankan pentingnya sholat sebagai solusi atas permasalahan.

Tabligh akbar ini memberikan inspirasi dan pemahaman yang mendalam bagi para jamaah, memotivasi mereka untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat keimanan dalam menyongsong bulan suci Ramadhan.

(ocha lubianti/mg-uik)

Sambut Bulan Suci Ramadhan, HMM UIKA Bogor Gelar Tabligh Akbar

0

jurnalinspirasi.co.id – Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Ibn Khaldun Bogor menggelar tabligh akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1445H dengan tema  “Meningkatkan Kualitas Diri dan Akhlak dengan Memperkuat Keimanan Kepada Allah SWT” mengundang Ustadz Faris Alfarizi dan Ustadz Dhuha Malik di masjid Al-Hijri 2 UIKA Bogor, Sabtu (2/3/2024).

Ketua pelaksana kegiatan tabligh akbar, Ruslan mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah turut membantu atas acara yang digelar serta kepada para jamaah yang hadir.

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen UIKA Bogor, Muhammad Rafi berharap tabligh akbar ini menjadi momentum pada aktivitas keseharian kita.

“Semoga dapat mengisi ilmu pembekalan kita dalam penyambutan bulan suci ramadhan,” ujarnya.

Wakil Dekan Manajemen, Huri menyebutkan, Ramadhan tinggal menghitung hari, dimana dalam bulan Ramadhan ini begitu banyak pahala yang berlimpah.

“Mudah-mudahan dengan tabligh akbar ini mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Jangan sampai ketika bulan suci Ramadhan datang kita blm mendapatkan ilmu bulan suci Ramadhan,” jelasya.

Adapun Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dedi mengatakan, tabligh akbar ini tidak bisa terpisahkan dari umat Islam

“Jangan sampai banyak waktu yang terbuang dalam ruangan ini, dan jangan sampai ketika ilmu yang disampaikan pemateri tidak sampai kepada diri sendiri. Maka sesuai dengan tema keimanan ini manusia naik turun, maka supaya iman dengan baik yaitu dengan menjalankan kewajiban seperti sholat,” ucapnya.

Dedi berharap tabligh ini menjadi tarbiyah dalam diri kita, dan jadi pengingat agar selalu mengingat ilmu itu penting bagi diri kita.

(ocha lubianti/mg-uik)

WHO: Lebih Dari Satu Miliar Orang di Dunia Alami Obesitas

0

jurnalinspirasi.co.id – Menurut perkiraan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sekelompok peneliti internasional, lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia saat ini diketahui mengalami obesitas, sebuah kondisi yang dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan serius.

“Dulu, kita berpikir obesitas sebagai masalah orang kaya. Obesitas adalah masalah dunia,” ucap Francesco Branca kepala nutrisi di WHO dalam konferensi pers dilansir dari Reuters, Sabtu (2/3/2024).

Obesitas begitu merajalela sehingga sekarang lebih umum terjadi daripada kekurangan berat badan di sebagian besar negara, termasuk banyak negara berpendapatan rendah dan menengah yang sebelumnya berjuang dengan masalah kekurangan gizi.

“Tingkat obesitas telah meningkat. Di seluruh dunia atau di sebagian besar negara. Hanya sedikit negara yang mampu mempertahankan tingkat tersebut, pada tingkat sepuluh tahun yang lalu. Tetapi secara umum, terjadi peningkatan besar, baik di negara-negara berpendapatan tinggi maupun di negara-negara berpendapatan rendah,” jelas Francesco.

Selain itu, salah satu peneliti internasional sekaligus penulis senior artikel, Prof. Majid Ezzati, menyatakan dalam artikelnya bahwa obesitas sudah masuk dalam ranah sejumlah besar hidup seseorang.

“Sejumlah besar orang hidup dengan obesitas,” pernyataan tulis Prof. Majid Ezzati, penulis senior artikel yang diterbitkan di The Lancet pada Kamis (29/02/2024) dan seorang profesor di Imperial College London.

Temuan tersebut, dianggap sebagai salah satu perkiraan independen paling otoritatif, berdasarkan pada data dari lebih dari 220 juta orang di lebih dari 190 negara.

“Meskipun tingkat obesitas stabil di banyak negara kaya, namun angkat tersebut meningkat pesat di negara lain,” tambah Ezzati.

Dan sementara itu kekurangan berat badan semakin jarang terjadi secara global, di banyak negara, masalah ini tetap menjadi isu yang signifikan, meninggalkan semakin banyak negara menghadapi apa yang dikenal sebagai ‘beban ganda’ dari masalah gizi buruk.

Tingkat obesitas pada orang dewasa lebih dari dua kali lipat antara tahun 1990 dan 2022, dan lebih dari empat kali lipat di antara anak-anak dan remaja berusia 5-19 tahun, demikian dikatakan oleh artikel tersebut.

Dalam periode yang sama, proporsi anak perempuan, anak laki-laki, dan orang dewasa yang dianggap kurang berat badan turun sebesar satu perlima, sepertiga, dan setengahnya, demikian temuan analisis tersebut menunjukkan.

Ezzati menyebutkan bahwa peningkatan tingkat obesitas pada anak-anak ‘sangat mengkhawatirkan’, mencerminkan suatu tren yang terlihat pada orang dewasa bahkan sebelum tahun 1990. Pada saat yang sama, katanya, ratusan juta orang masih tidak memiliki cukup makanan.

Sebagai catatan, kekurangan berat badan yang parah dapat sangat merugikan perkembangan anak-anak dan, pada tingkat yang paling ekstrem, dapat menyebabkan orang mati kelaparan. Orang obesitas juga berisiko mengalami kematian dan cacat dini karena kaitannya dengan awal munculnya diabetes, penyakit jantung dan ginjal, serta sejumlah masalah kesehatan serius lainnya.

Peningkatan beban ganda ini terbesar terjadi di beberapa negara berpendapatan rendah dan menengah, artikel tersebut menyatakan, termasuk di beberapa bagian Karibia dan Timur Tengah. Di negara-negara ini, tingkat obesitas sekarang lebih tinggi daripada di banyak negara berpendapatan tinggi, terutama di Eropa. Di beberapa negara Eropa seperti Spanyol, ada indikasi bahwa tingkat obesitas mungkin mulai menurun atau setidaknya stagnan, lanjut Ezzati dalam artikelnya.

Pembaruan ini adalah yang pertama kali dari tim tersebut sejak tahun 2017, dan dikompilasi oleh lebih dari 1.500 ilmuwan dalam Kolaborasi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular. Pada saat itu, sekitar 774 juta orang di atas usia 5 tahun diperkirakan hidup dengan obesitas, proporsi yang sama – sekitar 1 dari 8 orang – seperti angka baru ini.

Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan langkah-langkah seperti pajak untuk produk gula tinggi dan mempromosikan makanan sehat di sekolah diperlukan untuk membantu mengatasi tingkat obesitas.

“Penting, ini membutuhkan kerja sama dari sektor swasta, yang harus bertanggung jawab atas dampak kesehatan produk mereka,” lanjutnya.

Branca dan Ezzati mengatakan obat-obatan obesitas baru yang efektif seperti Wegovy dari Novo Nordisk (NOVOb.CO) dan Mounjaro dan Zepbound dari Eli Lilly (LLY.N) merupakan alat yang mungkin membantu, tetapi biaya dan ketersediaan yang rendah berisiko meningkatkan ketidaksetaraan lebih lanjut.

Ada beberapa keterbatasan dalam penelitian ini, termasuk kurangnya data setelah pandemi COVID-19, dan penggunaan indeks massa tubuh (BMI) untuk menentukan obesitas, yang digambarkan sebagai ukuran yang ‘tidak sempurna’ oleh para peneliti.

(lia puspitasari/mg-uik)

Kementerian Perhubungan Gelar Program Mudik Gratis untuk Lebaran 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Perhubungan kembali mengadakan program mudik gratis dalam rangka menyambut Lebaran tahun 2024. Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik saat momen Lebaran.

Dalam pernyataannya di Jakarta pada Kamis (29/2/2024), Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh kementeriannya.

Dikutip dari officialinewestv, Sabtu (2/3/2024), selain penumpang, program ini juga menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor secara gratis, sehingga memudahkan mobilitas di tempat tujuan.

Adita menegaskan risiko kecelakaan yang tinggi saat mudik dengan sepeda motor, sehingga ia mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum atau memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan pemerintah. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan dan memastikan keselamatan selama perjalanan mudik.

JALUR DARAT

Pendaftaran: 5 Maret – 3 April 2024
Keberangkatan
• Arus Mudik : 5 April – 7 April
• Arus Balik : 14 dan 15 April
• Bus : 722 Unit dengan Kuota 30.088 Orang.
• Truk : 30 Unit dengan Kuota 900 Motor.

JALUR KERETA API

Pendaftaran : 4 Maret – 18 April 2024
Keberangkatan
• Arus Mudik : 2-8 April
• Arus Balik : 13-19 April

Kuota
• Penumpang : 28.196 Orang
• Motor : 12.180 Unit

JALUR KAPAL LAUT
Keberangkatan : 3-17 April
Kuota Penumpang : 9.800 Penumpang
Kuota Sepeda Motor : 4.800 Unit

(ocha lubianti/mg-uik)

Ratusan Pendekar Silat di Lamongan Diamankan Polisi

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebanyak 160 pendekar silat diamankan oleh anggota Polres Lamongan setelah melakukan aksi konvoi sambil membawa senjata tajam dan melakukan sweeping serta pengroyokan kepada warga yang melintas.

“Akibat kejadian tersebut, 3 orang mengalami luka di bagian kepala dan badan,” ungkap Kapolres Lamongan AKBP Bobby A. Condroputra dikutip dari zonamahasiswa.id, Sabtu (2/3/2024).

Tindakan tegas dilakukan oleh aparat keamanan, yang kemudian mendatangkan 160 orang tua dari para oknum pesilat itu.

Suasana haru terjadi saat para pendekar silat diminta untuk berlutut dan meminta maaf secara langsung kepada orang tua mereka.

Kapolres Lamongan menegaskan bahwa tindakan ini sebagai upaya penegakan hukum dan pembinaan bagi para pelaku agar tidak mengulangi tindakan yang merugikan masyarakat.

(ocha lubianti/mg-uik)

Kemendikbud Ristek Bantah Kurikulum Nasional tak Diganti Kurikulum Merdeka pada Maret 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk menggantikan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Nasional pada Maret 2024, seperti yang beredar di media sosial baru-baru ini.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbud Ristek, Anindito Aditomo, secara tegas membantah informasi yang beredar tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Nasional bukanlah program yang akan diluncurkan untuk menggantikan Kurikulum Merdeka pada bulan yang akan datang.

Dikutip dari kompas.com pada Sabtu (2/3/2024), Anindito Aditomo menyatakan Kurikulum Nasional bukanlah rencananya saat ini. Tidak memiliki agenda untuk menggantikan Kurikulum Merdeka pada Maret 2024.

Dia juga menambahkan bahwa program prioritas Kemendikbud Ristek pada tahun 2024 bukanlah peluncuran Kurikulum Nasional, melainkan fokus pada upaya perbaikan dan peningkatan kualitas Kurikulum Merdeka.

Dengan demikian, bantahan resmi ini dari Kemendikbud Ristek menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tentang penggantian Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Nasional pada Maret 2024 adalah tidak benar.

Masyarakat dihimbau untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat dan tetap mengikuti perkembangan resmi dari Kemendikbud Ristek.

(ocha lubianti/mg-uik)