32.1 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1637

Hadits Hari Ini

0

11 April 2020
17 Sya’ban 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَهُوَ ابْنُ صُهَيْبٍ قَالَ سَأَلَ قَتَادَةُ أَنَسًا أَيُّ دَعْوَةٍ كَانَ يَدْعُو بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثَرَ قَالَ كَانَ أَكْثَرُ دَعْوَةٍ يَدْعُو بِهَا يَقُولُ اللَّهُمَّ { آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } قَالَ وَكَانَ أَنَسٌ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدَعْوَةٍ دَعَا بِهَا فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدُعَاءٍ دَعَا بِهَا فِيهِ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ulayyah dari Abdul Aziz yaitu lbnu Shuhaib dia berkata; Pada suatu ketika, Qatadah pernah bertanya kepada Anas:
“Hai Anas, doa apa yang sering diucapkan oleh Rasulullah ?”.
Anas menjawab: “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sering membaca doa yang berbunyi”:

Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api Neraka.

Perawi hadits ini berkata: “Ketika Anas hendak berdoa, maka ia senantiasa membaca doa tersebut. Dan ketika ia hendak membaca doa yang lain, maka ia selalu menyertakan doa tersebut”.

HR Muslim No. 4855.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Panen Padi di Kecamatan Kaduhejo, Satu Lagi Bukti Ketersediaan Pangan tak Terpengaruh Covid 19

0

Pandeglang | Jurnal Inspirasi

Petani di tiga Desa Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Banten bersuka cita. Ditengah pandemik Covid 19, mereka bisa melakukan panen. Panen ini menambah bukti bahwa panen dan ketersediaan pangan di seluruh Indonesia memang tak terpengaruh oleh wabah Covid 19.

Panen dilakukan Kelompok Tani (Poktan) Pageret Jaya di Desa Banjarsari, seluas 10 Ha dengan hasil 59,9 Kw/ha dan Poktan Bina Karya di Desa Kadu Gemblo seluas 10 Ha dengan provitas 5,5 ton/Ha.
“ Hasil panen kali ini sangat bagus, Panen ini merupakan hasil dari musim tanam Desember-Maret 2019-2020 “ ujar Siti Masaroh Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandenglang.

Via telepon kepada Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Jum’at (10/4), Masaroh menuturkan di Kecamatan Kaduhejo terdapat 10 Desa, rata – rata produktivitas 6 ton/Ha dengan harga gabah Kering panen (GKP) Rp. 4,000 /Kg. Luas sawah mencapai 623 Ha panen dilakukan sejak Maret lalu dan pada April ini luas panen diperkirakan mencapai 185 Ha, sementara sisanya akan memasuki panen pada Mei mendatang.

Untuk mempertahankan kedaulatan pangan petani berharap ada bantuan alsin terutama traktor agar lebih cepat dalam pengolahan lahan. Demikian juga bantuan benih dan pupuk diharapkan terus berjalan agar produktivitas meningkat.

Dilansir dari data Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Kabupaten ini mencatat secara keseluruhan panen bulan Maret seluas 20.895 hektar dengan produksi 117.212 ton gabah kering panen atau setara 63.387 ton beras, panen padi bulan April seluas 14.573 hektar dengan produksi 84.639 ton setara 45.397 ton beras. Pada bulan Mei diperkirakan akan panen seluas 13.466 hektar dengan produksi 77.177 ton atau setara 48.621 ton beras.

Sebelumnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat melakukan video conference bersama Kepala Dinas Pertanian se-Indonesia Jumat (3/4) pekan lalu, mengajak seluruh Kepala Dinas untuk menyelesaikan masalah pertanian dengan ketulusan dan bersiap menjadi pahlawan.
“ Ayo, kita selesaikan masalah pertanian ini dengan ketulusan. Kita semua bersiap menjadi pahlawan,” kata SYL.

Sementara itu Kepala BPPSDMP dalam arahannya saat melakukan sosialisasi Kostratani di Provinsi Banten menyerukan seluruh masyarakat Banten terutama petani untuk bergerak membangun pertanian bersama Kostra Tani.
“ Banten adalah wilayah yang subur, dengan sumberdaya alam yang ideal layak dijadikan tempat untuk membangun pertanian dan mengembangkan pertanian, untuk itu mari bangun pertanian bersama Kostra Tani “ serunya.

Sebagai penanggungjawab pengawalan dan supervisi program Utama Kementan di dua kabupaten di Banten, yakni Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon, PPMKP terus melakukan monitoring dan pengawalan di dua wilayah tersebut.

RG/PPMKP

Makin Ganas, 10 Korban Positif Corona Meninggal Dunia

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Korban meninggal akibat terinfeksi Covid-19 kembali bertambah. Berdasarkan data yang dilansir Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor jumlah orang yang meregang nyawa menjadi 10.

Sementara untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah enam orang sehingga menjadi 48. “Ada 38 orang yang masih dalam perawatan rumah sakit,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sri Nowo Retno, Jumat (10/4/2020).

Sementara, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 89 orang. Sebanyak 49 di antaranya dalam pengawasan rumah sakit. Sedangkan 18 pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Tapi untuk yang 18 orang itu kami masih menunggu hasil hasil lab Swab dari Litbangkes Kemenkes RI. Apakah positif atau tidak,” pungkasnya.

Fredy Kristianto

Tak Menggubris Ajakan Dirumah Saja, Dua Warga Bogor Belum Ditemukan di Palabuhanratu

0

Sukabumi | Jurnal Inspirasi
Ironis, di tengah merebaknya pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat lebih baik tinggal di rumah, malah dijadikan kesempatan untuk berwisata. Alhasil, dua warga asal Bogor diketahui hilang terseret ombak Pantai Karangsari, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/4/2020).

Kejadian berawal, diketahui kedua korban beserta empat belas orang temannya pada pukul 02.00 Doni hari wib bersama rombongan dari Bogor sesampainya di Laut Palabuhanratu mereka beristirahat di area Masjid Palabuhanratu dan selanjutnya menuju pantai karang sari beristirahat di pantai.

Kemudian kedua korban tersebut mandi di Pantai Karang Sari sebelumnya teman-temannya sudah berusaha mengingatkan agar tidak mandi di pantai karena masih malam, namun imbauan tersebut tidak digubrisnya. Selang waktu berlalu kurang lebih lima menit kemudian korban diketahui terbawa arus ke tengah pantai dan tenggelam.

Mereka adalah Farel (13) warga Ciomas Bogor dan Roby (16) warga Cimande Kabupaten Bogor. “Keduanya masih dalam proses pencarian,” kata Korpos Sarda Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri Assidiq.

Kasatpol Air Polres Sukabumi, AKP Tri Andri, mengatakan dua korban diketahui merupakan rombongan yang hendak berlibur di Palabuhanratu. Mereka tiba bersama 14 orang rekannya. “Saat tiba mereka langsung berenang di laut,” kata Tri.

Keduanya sempat diingatkan rekan-rekannya agar jangan berenang. Apalagi gelombang terlihat sedang pasang. “Tapi tak digubris. Selang lima menit kemudian, keduanya terseret ombak,” tandasnya.

Handy Mehonk

Berikut nama-nama Korban selamat

Tolong dihubungi Orang Tuanya .. anak anak tersebut sekarang ada di Polsek Pelabuhan Ratu Sukabumi

  1. Nama : muhamad aif
    Usia : 18 tahun
    Alamat : kp. Asrama kotabaru kec. Ciomas bogor
  2. Nama : ripal
    Usia : 15 tahun
    Alamat : cimande talang dua desa cimande kec caringin kab. Bogor
  3. Nama : padil
    Usia : 14 tahun
    Alamat : kp. Cimande ds lemah duhur kec. Caringin bogor
  4. Nama : Dani
    Usia : 13 tahun
    Alamat : kp. Lemah nendeut rt 03/03 ds. Pancawati bogor
  5. Nama : perdi
    Usia : 13 tahun
    Alamat : kp. Cimande ds lemah duhur kec. Caringin bogor
  6. Nama : puloh
    Usia : 15 tahun
    Alamt : kp. Bitung rata rt 01/03 caringin bogor
  7. Nama : rehan
    Usia : 14 tahun
    Alamat : perum bukit asri blok D 12 nomor 32 ds pagelaran kec ciomas bogor
    8 nama : tegar
    Usia : 14 tahun
    Alamat : sukamakmur ds sukamakmur kec. Ciomas bogor
  8. Nama : tio
    Usia : 15 tahun
    Alamat : kp. Cikereteug ds ciderum kec. Caringin bogor
  9. Nama : m. Repa rahmawan
    Usia : 13 tahun
    Alamat : kp. Cikereteug ds ciderum kec. Caringin bogor
  10. Nama : diki
    Usia : 13 tahun
    Alamat : kp. Cikereteug ds ciderum kec. Caringin bogor
  11. Nama : wahyu
    Usia : 13 tahun
    Alamat : kp. Nanji rt 02/03 ds bitungsari kec. Ciawi bogor
  12. Nama : najib
    Usia : 14 tahun
    Alamat : kp. Pagentongan rt 01/06 ds loji kec. Ciomas bogor
  13. Nama : ikman
    Usia : 12 tahun
    Alamat : Kp. Sasak rt 03/03 ds lemah duhur kec. Caringin bogor.

Demokrat Bergerak Lawan Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

DPC Partai Demokrat Kota Bogor terus bergerak dalam memerangi penularan Covid-19 di Kota Hujan. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan serentak pada enam kecamatan pada Jumat (10/4/2020).

Ketua DPC Partai Demokrat, R. Dodi Setiawan menyatakan bahwa Kota Bogor merupakan salah satu zona merah penularan wabah Corona di Jawa Barat. Sehingga pencegahan perlu dilakukan, tak hanya melalui kebijakan physical distancing. Namun, juga dengan menyemprotkan cairan disinfektan pada fasilitas umum dan pemukiman warga.

“Ini adalah salah satu upaya Partai Demokrat dalam berkontribusi memerangi Covid-19 di Kota Bogor. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mencuci tangan serta penerapan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Dodi kepada wartawan.

Menurut Dodi, aksi pencegahan terhadap penularan Covid-19 merupakan arahan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui “Gerakan Demokrat Lawan Corona”. “Kegiatan serupa akan terus kami lakukan, hingga virus Corona musnah dari Indonesia. Khususnya Kota Bogor,” papar pria yang juga Anggota DPRD Kota Bogor ini.

Lebih lanjut, kata Dodi, penyemprotan disinfektan kali ini juga melibatkan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Syariefuddin Hasan. “Beliau ikut turun membantu kami dalam giat kali ini. Saya atas nama pengurus partai berterima kasih kepada yang bersangkutan telah membantu kami memerangi virus Corona,” tandasnya.

Fredy Kristianto

Perpres 44 Tahun 2020 Dinilai Lemahkan Tata Kelola Kelapa Sawit

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO) dinilai belum memadai untuk mendorong tata kelola kelapa sawit berkelanjutan dan daya saing.

Kaoem Telapak dan Environmental Investigation Agency (EIA) menilai bahwa Perpres tersebut membuat proses penguatan ISPO yang dimaksudkan untuk melakukan pembenahan mendasar terhadap
sistem sertifikasi dan standardisasi industri sawit berkelanjutan sempat berjalan secara partisipatif dan transparan, sejak Juni 2016 hingga September 2017.

Namun, setelah itu menjadi proses yang tertutup hingga diterbitkannya Perpres 44 Tahun 2020. Regulasi itupun l dinilai belum mengakomodir masukan organisasi masyarakat sipil (CSO) terkait perbaikan tata kelola industri sawit, penyelamatan lingkungan hidup, dan pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM).

Abu Meridian, perwakilan Kaoem Telapak mengatakan, apabila Pemerintah ingin memperkuat ISPO, seharusnya hal itu dilakukan dengan prinsip HAM dan ketertelusuran agar ISPO baru dapat diterima secara luas baik di pasar nasional maupun internasional.

Menurutnya, prinsip HAM dan Ketertelusuran merupakan masukan CSO pada konsultasi publik di beberapa tempat wilayah. Yakni, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua pada Mei sampai dengan Agustus 2017.

“Tidak diadopsinya HAM sebagai prinsip yang fundamental dalam Perpres 44 jelas merupakan langkah mundur. Terlebih, jumlah pelanggaran HAM yang terkait dengan praktik Industri sawit cukup besar di Indonesia,” jelas Abu.

Abu menyatakan, Perpres 44/2020 menghilangkan pengaturan mengenai pemantauan independen terhadap pelaksanaan sistem sertifikasi ISPO. “Ini jelas melemahkan kredibilitas sistem itu sendiri. Selain itu, Perpres 44/2020 tidak mengatur mekanisme pengajuan dan penyelesaian keberatan, yang merupakan salah satu indikator akuntabilitas sistem,” tambah Abu.

Hilangnya prinsip perlindungan hutan alam primer dan lahan gambut yang sebelumnya ada dalam Prinsip dan Kriteria ISPO juga mengisyaratkan visi dan ketidakseriusan Pemerintah dalam upaya perlindungan hutan dan gambut dalam kaitannya dengan industri sawit.

Siobhan Pearce dari EIA juga menyayangkan Perpres 24/2020 yang semestinya dapat memperbaiki standar dan kredibilitas sertifikasi ISPO yang dinilai sebagai yang terlemah di dunia malah terkesan tanggung. Ditambah lagi, peraturan pelaksana sistem sertifikasi ISPO lebih lanjut akan meliputi tentang standar, kelembagaan dan tata kelola, harus diterbitkan dalam waktu 30 hari setelah keluarnya Perpres (sampai dengan 16 April 2020).

Sehingga, sambung dia, nyaris tidak memungkinkan adanya proses konsultasi yang ekstensif dengan para pihak. Atas dasar itu, Kaoem Telapak dan EIA meminta proses jangka waktu penerbitan tidak dibuat terburu-buru yaitu dalam 30 hari.

Kaoem Telapak dan EIA menilai waktu yang diberikan sangat terbatas untuk menghasilkan peraturan pelaksana yang berkualitas dan menyerukan kepada pemerintah untuk segera membuka implementasi proses penyusunan kebijakan ini kepada
publik untuk mendapatkan masukan.

Siobhan menegaskan bahwa bila Indonesia memang serius untuk memperbaiki sistem sertifikasi ISPO sehingga dapat diterima pasar internasional, maka sistem ISPO baru haruslah memenuhi standar-standar kelestarian internasional dan praktik sertifikasi yang kredibel.

“Pemerintah harus memastikan proses penyusunan aturan pelaksana ISPO yang transparan dan melibatkan para pihak, yang menghasilkan standar ISPO baru yang robust dan mekanisme kredibel seta akuntabel,” pungkasnya.

Fredy Kristianto

KNPI Bersama Muspika Kecamatan Dramaga Bagikan Masker Gratis

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

KNPI Kecamatan Dramaga bersama Muspika Kecamatan Dramaga membagikan masker dan hand sanitizer kepada para sopir angkot dan pengendara yang melintas di depan Kantor Kecamatan Dramaga, pada Jumat (10/4).

Ketua KNPI Kecamatan Dramaga Arof Akbar mengaku, para pengendara sangat rentan terpapar wabah Corona (Covid-19), sehingga perlu mengunakan masker.

Tidak hanya membagikan APD, pihaknya juga bersama muspika Kecamatan Dramaga mensosialisasikan agar warga yang keluar rumah mengunakan masker.

“Masker ada 5000 dan hand sanitizer ada 300 botol yang dibagikan ke pada sopir angkot dan pengendara yang melintas,” ujar Arof

Camat Dramaga Ivan Pramudia menuturkan, program KNPI Kecamatan dengan membagikan masker merupakan bentuk kepedulian kepada para pengendara yang melintas, terutama sopir angkot.

Hingga kini, Kecamatan Dramaga tidak termasuk Zona Merah penyebaran Covid 19. Untuk itu, sangat penting mengedukasi masyarakat agar mengunakan masker, menerapkan PHBS dan membatasi diri dari kerumanan massa.

“Kita juga memberikan bantuan nasi bungkus kepada sopir. Saya juga mengajak semua elemen masyarakat Kecamatan Dramaga bersama mempertahankan status bukan Zona Merah,” tukasnya.

Cepi Kurniawan

Acil Bimbo Buka Suara, Itu Lagu Baru Seminggu Lalu

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Media sosial tengah dihebohkan dengan lagu yang dinyanyikan oleh Bimbo. Lagu tersebut bercerita tentang pandemi virus corona. Setelah ada yang menyebutkan bahwa lagu tersebut telah diciptakan pada 30 tahun lalu.

Mendengar kabar tersebut, salah satu personel Bimbo, Acil, akhinya buka suara.

“Kita baru selesai juga, baru bikin (lagunya) seminggu (yang lalu). Baru selesai rekamannya juga baru seminggu. Belum mungkin, seminggu juga,” ucap Acil saat dihubungi via sambungan telepon, Jumat (10/4), yang dilansir Kumparan.

Pemilik nama Acil Darmawan Hardjakusumah ini menegaskan bahwa lagu tersebut dibuat oleh Bimbo, belum lama ini, bukan 30 tahun yang lalu.

Rencananya, mereka ingin memberikan lagu itu untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lagu itu dibuat atas inisiatif mereka sendiri, bukan permintaan dari BNPB dan bukan pula untuk album baru.

“Lagu baru, penginnnya diberikan untuk BNPB, gitu, tadinya begitu. Cuma, jadi ramai gitu, ya enggak apa-apa, salah itu salah (lagunya diciptakan 30 tahun lalu),” tutur Acil.

“Ah, itu mah kesadaran diri saja, karena bukan apa-apa, ini peristiwa besar, dunia kok, peristiwanya luar biasa gitu,” sambungnya.

Soal informasi yang menyebutkan lagu itu telah dibuat pada 30 tahun lalu, Acil mengaku tak mengetahuinya. Dia juga tidak tahu kenapa lagu tersebut bisa tersebar luas sebelum resmi dirilis.

“Justru, pertanyaannya di situ, saya juga enggak tahu dari mana sumbernya. Kita juga enggak tahu, siapa yang bikin begini, enggak tahu siapa. Masuk di YouTube segala katanya,” beber Acil.

Kata pria berumur 76 tahun ini, para personel Bimbo yang lain pun terkejut saat mengetahui kabar tersebut. Meski begitu, mereka melihat ini bisa menjadi peluang untuk promosi.

“(Reaksi personel Bimbo yang lain) itu kurang lebih sama, lah. Kita juga kaget, jadi sakti. Bagusnya itu jadi promosi, lah,” pungkas Acil Bimbo.

Handy Mehonk | kumparan | **

Larangan Keluar Rumah Tiga Hari Kedepan Hoaks

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Pesan singkat berisi peringatan untuk tidak keluar rumah selama tiga hari ke depan lantaran akan ada angin utara menuju selatan yang membawa wabah penyakit beredar luar di WhatsApp. Beberapa orang percaya begitu saja informasi ini.

“Kenapa kita dianjurkan untuk makai masker di tgl 10-12 April 2020. URGENT Sbg informasi dari Bpk Dir-1…Bhw 3 hari kedepan diusahakan seluruh anggota keluarga masing2 di Rmh…utk tdk keluar rmh, walau hanya utk berjemur, klu tdk sgt terpaksa. Krn dlm 3 hari kedepan Arus angin dari Utara ke arah Selatan yg membawa wabah (penyakit) akan melewati Indonesia menuju Australian.. Tolong diinformasikan kpd teman2 yg tdk ada di grup ini… Terimakasih…” demikian informasi yang beredar di WhatsApp group.

Seperti dilansir Okezone, Menanggapi isu tersebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofsika (BMKG) menegaskan bahwa informasi tersebut hoax.

“Informasi yang menyatakan akan ada angin utara menuju selatan membawa wabah penyakit, hal tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari BMKG dan isi informasi tersebut hoax serta tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Plt Deputi Bidang Meteorologi Drs. Herizal, M.Si di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

BMKG menegaskan bahwa saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada peralihan musim hujan menuju musim kemarau sehingga sirkulasi angin tidak lagi di dominasi angin dari utara (dari Benua Asia), bahkan di beberapa wilayah di bagian selatan Indonesia kini sudah mulai berhembus angin dari timur – selatan (dari Benua Australia).

Ihwal informasi palsu alias hoax yang masih banyak berseliwiran di tengah wabah corona, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mencatat ada lebih dari 1.000 hoax terkait COVID-19 tersebar di platform digital. Selain itu, ada 474 isu hoax secara kumulatif dan tersebar di lebih dari 1.000 sebaran platform digital.

Karena itu, Juru Bicara Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk memastikan informasi yang dipahami dan dibagikan kepada orang lain berasal dari sumber yang benar.

“Bila perlu informasi yang benar tentang COVID-19 atau tentang apa pun, portal resmi sudah diterbitkan, yaitu covid19.go.id,” kata Yuri dalam konferensi pers daring “Update COVID-19”, Kamis (9/4/2020) di Graha BNPB, Jakarta.

Selain portal covid19.go.id, Yuri mengatakan masyarakat juga bisa mencari informasi melalui hotline 119 extension 9, WhatsApp melalui 081133399000, atau melalui Halo Kemkes 1500567.

Sementara bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini tentang cuaca, gempa serta kejadian alam lain, BMKG membuka layanan informasi, yaitu melalui: https://www.bmkg.go.id; follow @infobmkg; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Handy Mehonk | Okz

Mendagri Minta Pemkot Siapkan Jaring Pengaman Sosial

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah melalui saluran video conference yang difasilitasi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti Menkopolhukam, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Menteri Sosial, BNPB dan seluruh Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia, Kamis (9/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut Mendagri memaparkan terkait hal-hal yang harus dipersiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penyediaan jaring pengaman sosial/social safety net yang berpijak pada PP Nomor 21 Tahun 2020; Keppres Nomor 11 Tahun 2020; Permendagri Nomor 20 Tahun 2020; Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020; Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/SJ; Serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2622/SJ tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tanggal 29 Maret 2020.
 
“Penyediaan social safety net ini merupakan bagian dari percepatan pengutamaan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu atau refocusing, atau perubahan alokasi anggaran yang digunakan secara memadai dalam Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu, seluruh Pemda harus mempersiapkannya sebaik mungkin,” kata Mendagri.
 
Disadari, Covid-19 tak hanya berdampak pada kesehatan saja, namun pada aspek sosial sehingga pemerintah daerah perlu serius dalam melakukan jaring pengaman sosial/social safety net agar tak menimbulkan permasalahan baru di masyarakat.
 
“Anggaran bisa direalokasi untuk jaring pengaman sosial. Sebab banyak masyarakat yang terpukul, terutama yang kurang mampu. Jika mereka tidak ditangani dan tidak dibantu baik oleh pemerintah maupun non pemerintah, maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi, dan krisis ekonomi ini bisa berubah menjadi krisis sosial. Ini tentu tak boleh terjadi, karena berdampak pada krisis keamanan, sehingga akan muncul gangguan keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim menyatakan bahwa pihaknya sejauh ini masih melakukan pendataan terkait dengan jaring pengaman sosial, seperti angka warga yang terdampak ekonominya akibat Covid-19.
“Untuk data kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat kota itu sudah ada. Hampir di semua kabupaten/kota sudah memiliki. Contoh Kota Bogor ada sekitar 71 ribu warga kategorinya miskin. Mereka selama ini telah memperoleh bantuan dari pemerintah berupa Program Keluarga Harapan. Rata-rata mereka telah mendapatkan bantuan non-tunai nilainya kurang lebih 150-200 ribu yang mereka ganti dengan sembako yang mereka ambil di e-warung,” ungkap Dedie.
“Nah di luar data PKH, ada juga mereka yang mendapatkan kartu sembako atau program Beras Rastra. Di luar itu, pemerintah juga sekarang mencoba mengintervensi jumlah pekerja lepas yang terkena dampak atau memang mereka yang terdampak usahanya karena covid ini untuk di data juga. Jadi pemerintah telah memberikan alternatif-alternatif untuk pengamanan jaring sosialnya. Kita lihat pelaksanaanya seperti apa, Insya Allah lancar,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) setiap bulan mulai April hingga Juni 2020 sebagai upaya mengatasi dampak ekonomi masyarakat terutama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akibat wabah COVID-19.
Penerima PKH itu naik dari yang awalnya 9,2 juta menjadi 10 Juta Keluarga per bulan mulai April-Juni. Tak hanya itu, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program sembako juga ditambah dari 15,2 juta menjadi 20 juta KPM. Serta pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di wilayah Jabodetabek dan di luar Jabodetabek Sebesar Rp 600.000 per bulan selama 3 bulan.
 
Tak sampai disitu saja, program jaring pengaman sosial juga diproyeksikan pada 24 juta pelanggan listrik 450 VA yang digratiskan selama 3 bulan dan 7 juta pelanggan 900 VA yang akan di diskon 50 Persen; Program Kartu Pra Kerja untuk 5,6 juta orang yang anggarannya dinaikkan menjadi Rp. 20 triliun; Rp. 25 triliun untuk Operasi Pasar dan Logistik; serta pengaturan kemudahan kredit.

Fredy Kristianto