28.8 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1455

Safari Trek di TSI Suguhkan Nuansa Asri Alam Pegunungan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Sepoi angin menyapu hamparan permadani hijau kawasan sekitaran Taman Safari Bogor. Sesekali kabut turun, udara segar menjadi barang langka dan mahal. Itulah gambaran nuansa alam asri bila mengunjungi Taman Safari Bogor.

Dikatakan Yulius H Suprihardo Media Relations Taman Safari Bogor, ditengah situasi pandemi seperti ini, rekreasi alam terbuka dengan udara segarnya menjadi tempat untuk disinggahi bersama keluarga dan kerabat.

Taman Safari salah satunya. Berjarak kurang lebih 80 km dari pusat Ibu Kota, Taman Safari Bogor merupakan tempat destinasi wisata yang masih menjadi magnit bagi warga Jakarta khususnya untuk mengisi liburan bersama keluarga.

Taman Safari menawarkan fasilitas lain untuk penyuka olahraga, pengunjung dapat menyusuri jalan setapak di bukit Pangrango yang berjarak 3 km. Pesertanya bisa keluarga, maupun rombongan kecil. Selain melihat alam, Safari Trek ini juga melawati jembatan bambu yang dialiri air sungai cisarua.

“Sebut saja “Rumah Hijau” tempat bermalam dengan pemandangan indah, terutama pada malam hari. Ada juga spot foto berbentuk sarang burung untuk sekedar berswa foto mengabadikan moment langka,” ucapnya melalui siaran tertulisnya.

Selain dapat melihat berbagai koleksi satwa, pengunjung juga bisa merasakan serunya wahana wahana permainan. Namun, ada satu yang belum banyak diketahui, yaitu keberadaan air terjun alam curug jaksa yang menjulang setinggi 45 m.

“Dengan kucuran airnya yang jernih, air terjun ini menjadi pesona tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata alam. Sejatinya, kesehatan memang mahal. Namun Taman Safari memberikan kenyaman berekreasi ditengah tengah alam terbuka,” terangnya.

Lanjut Yulius, tentunya untuk memasuki kawasan ini, pengunjung diwajibkan mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan gugus tugas Covid 19.

Seperti diketahui, Taman Safari Bogor dihuni lebih dari 3.000 ekor satwa dengan keunikannya masing masing, selain itu, menjadi tempat edukasi bagi pengunjung yang membawa serta putra putrinya untuk mengenal satwa lebih dalam lagi.

Sekalipun situasi ditengah pandemi saat ini. Namun Taman Safari Bogor seluas lebih dari 200 ha. tetap dibuka setiap hari untuk umum.

“Saat mulai memasuki gerbang masuk, pengunjung akan diperiksa kondisi suhu tubuh terlebih dahulu.
Selain itu petugas kami akan memeriksa penggunaan masker, dan yang terakhir kendaraan pengunjungpun akan disemprot oleh cairan desinfektan,” tukasnya.

Handy Mehonk | **

Buka Saluran Pengaduan, Bukti Kuat Komitmen PPMKP Ciptakan Pelayanan Bersih KKN

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Pusat Pelatihan Manajemen Dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor membuka saluran pengaduan adanya  dugaan pelanggaran yang dilakukan baik oleh pihak internal PPMKP maupun mitra kerjanya.

Hal ini sebagai bukti kuat komitmen PPMKP untuk menciptakan pelayanan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Selain itu dalam rangka mendukung pemberantasan korupsi dan sebagai  wujud komitmen penerapan Good Corporate Governance (GCG ) yang ditetapkan oleh pemerintah. 

“ Kebijakan ini  merupakan komitmen PPMKP sebagai unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian ( BPPSDMP). Kementerian Pertanian yang bertugas melaksanakan  pelatihan, sebagai lembaga yang  transparan dan bersih dalam penyelenggaraan pelayanan, “ ungkap Widianto Ketua Satuan Pelaksana Pengendalian Internal (Satlak PI) PPMKP, Selasa (20/10).

Masyarakat  yang melihat atau mengetahui adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan bisa melaporkannya dengan SMS atau pesan Whatsapp melalui nomor +6282211802727 dan email wbsppmkpciawi@gmail.com

Widianto menjelaskan  ruang lingkup pengaduan WBS tersebut meliputi korupsi, suap, konflik kepentingan, pencurian, kecurangan, penyimpangan atas Laporan keuangan serta pelanggaran hukum dan aturan.

Laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti oleh tim independen yang akan memproses setiap aduan dengan penuh integritas dan akan meneruskan laporan kepada Kepala PPMKP atau apabila diperlukan akan meneruskan kepada atasan yang berwenang dalam hal ini Kepala BPPSDMP apabila ada dugaan pelanggaran dilakukan pejabat di PPMKP.

 “ Tim independen bekerja senyap, tanpa suara dan hanya Kepala PPMKP dan Ketua Satlak PI yang mengetahui siapa yang menjadi anggota tim tersebut. Tentunya anggotanya telah teruji memiliki integritas dan kejujuran yang tinggi, “ tegasnya.

Kata Dia pelapor tak perlu khawatir kerahasiaan jatidiri sebagai pelapor akan diketahui , karena PPMKP menjamin kerahasiaan data pelapor Whistleblowing System (WBS) tersebut. Selain itu PPMKP juga memfasilitasi laporan anonim.

“ PPMKP menjamin perlindungan terhadap pelapor dari segala bentuk ancaman, intimidasi, hukuman ataupun tindakan tidak menyenangkan dari pihak manapun selama pelapor menjaga kerahasiaan kasus yang diadukan kepada pihak manapun,” jelas Widianto

Namun laporan dugaan pelanggaran tersebut hendaknya memenuhi persyaratan  yakni mengandung unsur 5W + 1H, yaitu What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa) dan How (bagaimana)

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan saluran ini selain untuk pengaduan juga sebagai sarana memberikan masukan dan saran terbaik untuk PPMKP.

“Silakan dimanfaatkan saluran ini oleh masyarakat untuk memberikan masukan dan saran terbaik untuk PPMKP yang lebih terpercaya, “ ucapnya.

** Rizky/Regi/PPMKP

Tiga Titik Jalan Kota Bogor Ditutup

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Petugas keamanan TNI-Polri menutup tiga titik jalan di Kota Bogor, yakni Simpang BNI, Jalan Ir. H Djuanda atau tepatnya di depan pintu 2 Kebun Raya dan Jalan Sudirman depan RS Salak.

Penutupan dilakukan menggunakan kawat berduri. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi demonstran Omnibus Law agar tak dapat mencapai pintu utama Istana Kepresidenan Bogor, lantaran Presiden Jokowi tengah menerima Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Selasa (20/10).

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Andriyanto mengatakan bahwa penyekatan ini dilakukan untuk mengatakan untuk mengantisipasi unjuk rasa yang dilaksanakan siang ini serta menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Jepang yang baru Yoshihide Suga.

“Untuk titik lalu lintas yang dialihkan diantaranya, arah Empang menuju Mall BTM, Baranangsiang menuju Tol dan Tugu Kujang, Mall BTM arah Balai Kota Bogor, dan Air Mancur ke Sempur,” ujarnya kepada wartawan.

Sebelumnya, Danrem 061/SK, Brigjen TNI Agus Subiyanto mengatakan, ada sebanyak 1000 personel disiapkan jelang kedatangan PM Jepang yang baru yakni Yoshihide Suga ke Istana Bogor.

“Kita sudah melaksanakan rapat dan koordinasi mengenai kunjungan PM Jepang yang baru ke Indonesia. Semuanya sudah disiagakan dari pengamanan ada sekitar 1000 personel,” katanya.

Ia juga mengatakan, penjagaan itu akan dilakukan secara prosedural sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Di Ring dua dan Ring tiga itu kita sudah siagakan, untuk yang berada di Ring satu adalah Paspampres,” jelasnya.

Menurutnya, kunjungan kali ini berbeda dengan pimpinan negara yang sebelumnya, biasanya melibatkan anak sekolah. Namun, saat ini berbeda proses penyambutanya.

“Penyambutan tentunya tidak seperti biasanya (sebelum pandemi). Kita minimalisir dampaknya. Semoga besok acaranya bisa berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Fredy Kristianto

HADITS HARI INI

0

20 Oktober 2020
03 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ يَعْنِي الْحِزَامِيَّ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ ابْنِ آدَمَ يَأْكُلُهُ التُّرَابُ إِلَّا عَجْبَ الذَّنَبِ مِنْهُ خُلِقَ وَفِيهِ يُرَكَّبُ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id, telah menceritakan kepada kami Al Mughirah Al Hizami dari Abu Az Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Setiap anak cucu Adam dimakan tanah kecuali tulang ekor. Dari situlah ia diciptakan dan dari situlah ia disusun kembali.

HR Muslim No. 5254.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Mahasiswa dan Buruh Demo Lagi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Aksi penolakan terhadap Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja kembali bakal digelar di depan Istana Negara, Selasa (20/10). Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Remy Hastian memperkirakan bakal ada 5.000 mahasiswa yang turun ke jalan. Elemen buruh juga menyatakan bakal menggelar demonstrasi berbarengan dengan momen satu tahun Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Remy mengungkapkan, dalam aksi tersebut mahasiswa akan menyuarakan desakan agar Presiden Joko Widodo mencabut UU Cipta Kerja. Massa aksi juga bakal menyerukan aspirasi mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sebab keduanya, lanjut Remy, dianggap tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. “Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia,” tutur Remy melalui keterangan tertulis, Senin (19/10).

Remy menambahkan, aksi kembali digelar lantaran pemerintah dianggap mengabaikan aspirasi masyarakat. Alih-alih memenuhi tuntutan massa untuk membatalkan UU Cipta Kerja, pemerintah justru mengalihkan dengan meminta masyarakat mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

“Kami sangat menyayangkan keputusan pemerintah yang justru menantang masyarakat untuk melakukan judicial review terhadap UU Cipta Kerja. Padahal mereka bisa melakukan tindakan untuk mencabut undang-undang tersebut,” ucap Remy lagi.

Menurut dia, judicial review tidak akan efektif, terlebih karena Jokowi sempat meminta komisioner Mahkamah Konstitusi untuk mendukung UU Cipta Kerja. Karena itu Remy pun pesimistis gugatan ke MK bakal dikabulkan dan berjalan sesuai harapan.

Lebih lanjut, ia mengkritik sikap dan tindakan represif aparat kepolisian ketika mengendalikan rentetan aksi belakangan. Termasuk upaya penyadapan ke sejumlah aktivis dan akademisi yang mengkritik penolakan UU tersebut.

Sebelumnya Ketua Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos mengatakan bakal kembali menggelar demo bersama mahasiswa. Aksi ini digelar dengan momen satu tahun pelantikan Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Pihaknya akan kembali mendatangi Istana Negara dengan tuntutan penerbitan Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu). Massa aksi, kata dia, akan melakukan long march dari Universitas Indonesia (UI), Salemba. “Iya, besok aksi di Istana Negara,” kata Nining, Senin (19/10).

Nining menyebut para buruh dari berbagai serikat pekerja akan bergabung dalam aksi ini. Nining menegaskan tuntutan para buruh masih sama dengan aksi demonstrasi sebelumnya. Mereka menuntut agar Presiden Jokowi membatalkan UU Ciptaker dan menerbitkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu). “Tuntutan masih sama, pembatalan UU Cipta Kerja dan menerbitkan Perppu,” ujarnya.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) juga bakal ikut turun aksi. Mereka kecewa lantaran Jokowi tak mau bertemu langsung menerima aspirasi pada aksi sebelumnya. Para mahasiswa hanya ditemui staf khusus presiden.

“Sekaligus bertepatan dengan 1 tahun kerja Bapak Jokowi- Bapak Maruf Amin. Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020,” lanjutnya.

Remy menjelaskan, tuntutan mereka masih sama, yakni mendesak Jokowi mengeluarkan Perppu untuk mencabut UU Ciptaker yang telah disahkan Senin (5/10). Selain itu, BEM SI mengecam langkah pemerintah yang berusaha mengintervensi gerakan dan suara rakyat serta berbagai tindakan represif aparat kepada seluruh massa aksi. “Mengajak mahasiswa seluruh Indonesia bersatu untuk terus menyampaikan penolakan atas UU Cipta Kerja hingga UU Cipta Kerja dicabut dan dibatalkan,” ujarnya.

Gelombang penolakan UU Ciptaker telah muncul di berbagai daerah sejak 6 Oktober hingga 16 Oktober lalu. Massa dari elemen buruh, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat lainnya mendesak Jokowi membatalkan UU Ciptaker. Saat ini UU Ciptaker telah diserahkan DPR kepada Jokowi. 

** ass

Kinkin dan Denny Siregar Beda Perlakuan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Perbedaan perlakuan antara tersangka Kinkin Anida dan Denny Siregar menjadi sorotan praktisi dan pengamat hukum, Syahrir Irwan Yusuf. Meski sama-sama diperkarakan akibat postingannya di media sosial, proses hukum keduanya jauh berbeda. Maka, Syahrir menyebut integritas aparat penegak hukum tengah diuji.

“Melihat dua kasus, aparat penegak hukum sedang diuji integritasnya dalam penegakan hukum. Semoga asas equality before the law berlaku untuk semua warga negara dan tidak tebang pilih,” tegas Syahrir, kemarin.

Kinkin seorang guru ngaji, hanya menyalin tentang 13 poin Undang-Undang Omnibus Law Ciptakerja yang viral di media sosial ke dalam postingan Facebook. Kemudian pada tanggal 9 Oktober 2020 baru mengetahui bahwa 13 poin UU Cipta Kerja tersebut hoaks. Lantas Kingkin Anida langsung menghapus status tersebut ditanggal yang sama. Namun, masih di tanggal yang sama pada 9 Oktober 2020, terbit Laporan Polisi.  

Kemudian pada 11 Oktober 2020, ustadzah itu ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Pada tanggal 15 Oktober 2020 Polri merilis pengungkapan tersangka diduga melakukan penghasutan terkait demontrasi penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja. Termasuk di dalamnya Kinkin Anida, dengan tangan diborgol, mengenakan rompi oranye khas tahanan, dan dipamerkan ke awak media.

Sedangkan, kasus hakum Denny Siregar terbilang sangat lamban. Sejak dilaporkan pada 27 Juni 2020 silam, belum sekalipun Denny Siregar dipanggil pihak Kepolisian. Pegiat media sosial itu dilaporkan oleh atas dugaan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan penggunaan foto tanpa izin.

“Padahal, seharusnya tidak demikian, dalam kasus DS (Denny Siregar) yang telah didukung bukti-bukti pendukung yang kuat APH (aparat penegak hukum) sudah dapat menentapkan sebagai tersangka. Sementara Kinkin Anida langsung ditetapkan sebagai tersangka,” kata Syahrir.

Selain itu, menurut Syahrir, Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( ITE) dapat menjerat siapa saja yang dianggap telah menyebarkan berita bohong atau pencemaran nama baik. Memang, sambungnya, undang-undang ini jangkauannya sangat luas dan sepertinya memberikan kewenangan yang luas kepada aparat penegak hukum.

“Oleh karenanya terkadang APH (aparat penegak hukum) dapat berlaku subyektivitas terhadap kasus yang sama, ini disebabkan kewenangan yang melekat padanya,” ucap Syahrir. 

** ass

Pembebasan Pajak Mobil Baru Ditolak

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani menolak rencana merelaksasi pajak pembelian mobil baru. Insentif tersebut merupakan permintaan dari industri dan kementerian teknis yang diharapkan mampu mendorong sektor otomotif di tengah tekanan akibat pandemi Covid-19.

“Kita tidak pertimbangkan, saat ini, untuk memberikan pajak mobil baru sebesar nol persen seperti yang disampaikan industri dan Kementerian Perindustrian,” kata Sri dalam konferensi pers secara virtual, Senin (19/10).

Namun, Sri memastikan, pihaknya akan terus mencoba untuk memberikan berbagai dukungan kepada sektor industri secara keseluruhan. Dalam hal ini, melalui insentif yang memang sudah diberikan dalam program Pemulihan Ekonomi  Nasional (PEN) maupun di luar itu.

Sri menyebutkan, insentif yang diberikan oleh pemerintah selalu diberikan dengan kajian secara komprehensif dan evaluasi lengkap terlebih dahulu. “Sehingga kita jangan berikan insentif yang di satu sisi memberikan dampak negatif ke kegiatan ekonomi lain,” ucap Sri.

Sebelumnya, Kemenperin sudah mengirimkan surat kepada Kemenkeu dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan relaksasi pajak mobil baru sejak awal September. Surat itu langsung ditandatangani Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan ditujukan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Kepada Kemenkeu, Kemenperin meminta adanya relaksasi PPnBM dan PPN sampai Desember. Sedangkan, kepada Kemendagri, Kemenperin mengajukan stimulus pembebasan sementara Pajak Bea Balik Nama (BBN), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Pajak Progresif sampai dengan Desember.

Secara paralel, Kemenperin mengusulkan pembebasan sementara Bea Masuk Completely Knocked Down (CKD) dan Incompletely Knocked Down (IKD). Di sisi lain, Kemenperin mengajukan kenaikan pajak kendaraan bermotor bekas secara proporsional.

Dia mencontohkan, penurunan PPnBM bisa meningkatkan penjualan mobil dibandingkan kondisi saat ini. Artinya kontribusi pajak ke pemerintah bisa lebih besar walaupun jika dihitung per unit mobil berkurang 50%.

“Karena kalau misalnya pajak saya Rp 1.000, saya jual 10 (unit) berarti saya harus bayar ke pemerintah Rp 10.000, 10 kali Rp 1.000 kan. Tapi kalau misalnya sekarang Rp 1.000 diturunkan menjadi Rp 500 tapi saya bisa jualannya 50, kan saya bisa 50 kali Rp 500 kan saya dapat yang namanya Rp 25.000. Jadi saya bayar ke pemerintah malah lebih tinggi. Intinya itu ke sana sebetulnya,” jelas Nangoi.

Pemerintah juga masih bisa memungut jenis pajak lainnya dari industri otomotif, yakni bea masuk impor komponen mobil, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), hingga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

** ass

Puluhan Warga Sukahati Keracunan

4

Sukayaja | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 33 orang warga Kampung Sukahati, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya menjadi korban keracunan makanan milik tetangga usai menggelar acara tahlilan. Saat ini korban yang masih dirawat ada 20 orang, sementara sisanya sudah dipulangkan, Senin (19/10).

Kepala Desa Sipayung, Iyus membenarkan kejadian yang menimpa warganya usai menyantap makanan dari rumah tetangganya tersebut. “Iya benar, dan alhamdulilah sudah tertangani serta berangsur sembuh. Total ada 33 orang yang mengalami mual dan muntah,” kata Iyus saat dikonfirmasi.

Iyus menjelaskan, asal makanan tersebut dari salah satu tetangganya yang sedang menggelar acara tahlilan 7 harian pada Minggu (18/10) malam. “Saat ini masih ada 20 orang yang dirawat di Puskesmas Sukajaya, sementara sisanya sudah boleh pulang,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sukajaya Asep menuturkan, saat ini pihaknya sudah melakukan tindakan cepat dan semuanya tertangani dengan baik.

“Alhamdulilah sudah membaik, tinggal pemulihan saja, dan masih ada warga yang dirawat di Puskesmas Sukajaya,” tutupnya.

** Cepi Kurniawan

Jalan Becek Disulap Pakai Paving Block

0

>> Pemdes Sadeng Kebut Perbaikan Jalan Lingkungan

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng mengebut perbaikan jalan lingkungan (jaling) di pelosok kampung yang meliputi 5 RT di lingkungan RW 03 Kampung Paku. Pembangunan jaling  dengan menggunakan paving block. Upaya ini dilakukan sebagai wujud pemerataan pembangunan fisik di wilayah desa tersebut.

Pjs Kepala Desa Sadeng, Cecep Irawan mengatakan, kondisi jalan lingkungan yang terletak di 5 RT,  sebelumnya sebagian  sudah mengalami kerusakan dan kondisinya sudah tidak layak dan becek. “Bahkan ada juga sebelumnya kondisi jalan  keadaannya masih berupa tanah sehingga memang layak dibangun,” kata Pjs Kepala Desa Sadeng kepada wartawan, Senin (19/10).

Cecep Irawan yang akrab disapa Welly, menyebutkan, pengerjaan jalan di kampung Paku menjadi prioritas, karena warga  mengeluhkan ketika hujan kondisi   jalan menjadi becek karena jalan masih tanah. “Sudah lama jaling di kampung Paku baru tersentuh perbaikan lagi,” tambahnya.

Kata dia, perbaikan jalan lingkungan pedesaan di wilayahnya menggunakan alokasi anggaran dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jabar 2020. “Proses pengerjaan jaling tersebut, kami serahkan ke TPK dan masyarakat,” tukasnya.

Bangunan jaling dikebut, kata Welly, beberapa hari ini sudah rampung sejumlah warga pun sudah  bisa dimanfaakan jalan tersebut. Menurutnya, jalan tersebut selain digunakan antar RT, juga bisa digunakan menuju tempat ibadah yakni masjid raya di Kampung Paku wilayah Kecamatan Leuwisadeng.

“Maka sangat tepat jaling itu dibangun, kerena warga juga bisa mengunakan akses menuju tempat ibadah masjid raya,” kata dia.

Sementara Ketua TPK Riyan Hidayatullah  menjelaskan, bahwa pengajuan  untuk pengerjaan bangunan jalan lingkungan titik awalnya di RT 02 Kampung Paku. “Mengingat keberadaan jalan di pelosok kampung kondisi serupa sudah mengalami kerusakan, setelah musyawarah akhirnya jaling di 5 RT itu dibangun,” jelas Riyan.

Sementara usulan awal pengerjaan jalan lingkungan dari 350 meter, bertambah secara keseluruhan menjadi 365 meter. Hampir seluruhnya, ucap Riyan, insfrastruktur di wilayah Desa Sadeng sudah sudah tersentuh pembangunan. ” Dari 30 RT, 6 RW 3 dusun paling hanya sebagian kecil yang belum ter-cover pembangunan,” kata dia.

** Arip Ekon

Petugas Damkar Juga Bisa Potong Cincin

0

>> Cincin yang Melekat di Jari Manis Anak 6 Tahun Berhasil Dilepas

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Petugas  rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor selain bertugas memadamkan api saat terjadi kebakaran, juga bisa mencopot cincin yang sulit dilepas.

Belum lama ini seroang anak perempuan berusia 6 tahun, warga Kampung Pulo Bojong, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede diantar orang tuanya datang ke Mako Damkar Kabupaten Bogor untuk meminta bantuan melepas cincin yang berada di jari manis anaknya bernama Viona yang sulit dilepas bahkan hingga membusuk.

“Alhamdulillah tadi dengan waktu hampir satu jam akhirnya cincin yang berjasa di jari manis anak tersebut bisa terlepas dengan alat yang kita miliki,”kata Danru I Damkar Kabupaten Bogor, Arman.

Arman menjelaskan saat melepas cincin tersebut sempat mengalami kesulitan karena cincin sudah masuk ke daging jari tangan anak tersebut.

“Kami pun mencoba membuat kondisi anak tenang, baru kemudian melakukan proses pemotongan cincin tersebut menggunakan gurinda mini atau mini grinder, alat pemotongan dan kami memberikan antiseptik setelah proses pelepasan cincin agar tidak infeksi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan