23.5 C
Bogor
Wednesday, April 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1445

Bima Pergoki Cafe dan Resto Langgar Protokol Kesehatan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah restoran dan cafe di jalan Baranangsiang Indah, Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (29/10/2020) sore.

Di hari kedua libur panjang, bersama Tim Elang dan Satpol PP, Bima Arya masih menemukan restoran dan cafe yang melanggar protokol kesehatan, baik tidak menjaga jarak maupun kapasitas pengunjungnya diatas 50 persen.

Ia pun langsung menegur dan mengingatkan kepada pengelola restoran maupun cafe agar menerapkan protokol kesehatan ketat di masa pandemi Covid-19 ini.

Kemudian, Tim Elang pun langsung mencatat pelanggarannya sesuai Perwali Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan PSBB atau AKB dalam penanggulangan Covid-19.

“Jadi pertama tolong jangan lupa perhatikan, tidak boleh kerumunan terlalu dekat. Saya ingatkan kepada pemilik restoran untuk lebih perhatikan lagi ini. Restoran gak apa-apa buka sampai malam, yang penting protokol kesehatan. Kalau ngobrol tetap jaga jarak, maskernya tetap dipakai,” kata Bima Arya.

Jika rumah makan atau pelaku usaha lainnya tidak tegas menerapkan protokol kesehatan, maka pihaknya akan lebih tegas menindak para pelanggar.

“Saya minta tolong perhatikan, dijaga jaraknya, jangan terlalu nempel,” tegasnya.

Dia mengingatkan bahwa pihaknya akan kembali mengecek protokol kesehatan ke semua pelaku usaha. Jika masih kedapatan melanggar akan langsung dikenakan sanksi denda administrasi hingga penutupan.

“Besok kami akan cek lagi,” jelasnya.

Menurutnya, ramainya para pengunjung ke sejumlah restoran dan cafe ini dikarenakan arus masuk ke Bogor di tol Jagorawi, baik melalui Exit Baranangsiang maupun Exit Sentul Selatan dua kali lipat lebih banyak dari biasanya.

Fredy Kristianto

Dinkes Geber Rapid Test Massal

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor melaksanakam rapid test pada beberapa titik keramaian. Rencananya tes serupa akan kembali digelar di BNR, Kebon Raya Bogor, dan Stasiun Bogor

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno mengatakan, rapid test massal sudah mulai dilakukan sejak masa libur panjang hari pertama yakni pada Rabu (28/10/2020) di Terminal Baranangsiang. Hasilnya ada satu orang yang reaktif.

“Dari 50 dirapid hasilnya 1 reaktif. Kemarin nggak terlalu banyak karena sepi, dan petugas pun sudah kepanasan 3 jam pakai hazmat,” ujar dr. Sri Nowo Retno, Kamis (29/10/2020).

Rapid pub kembali dilakukan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor pada Kamis (29/10/2020), Sri menuturkan, pihaknya akan melakukan rapid test di titik lain seperti di Stasiin Bogor, Kebun Raya Bogor dan The Jungle BNR.

“Semalam saya koordunasi dengan pihak Stasiun Bogor karena harus koordinasi denga pusat. Kalau oke berarti Jumat saya jadwalkan di Stasiun Bogor. Lalu, Sabtu di Kebun Raya Bogor dan Minggu di The Jungle. Waktunya dari jam 9 sampai jam 12 siang,” katanya.

Kata dia, apabila ada yang hasilnya reaktif Covid-19, maka akan direkomendasikan untuk menjalani swab di RSUD Kota Bogor.

Fredy Kristianto

Genap 61 Tahun, PAC PP Nanggung Santuni Yatim

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Usia Organisasi kepemudaan (OKP) Pemuda Pancasila (PP) genap berusia  61 tahun. Di Hari ulang tahunnya,  ormas berseragam loreng oranye ini menggelar bakti sosial dengan menyantuni para anak yatim yang berlangsung di Sekretariat di Jalan Raya Ace Tabrani Km 2, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, kemarin.

Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Nanggung, Muhamad Fitri mengaku bersyukur di tengah ekonomi masyarakat sedang sulit  PP masih bisa berbagi. “Di HUT yang ke- 61 ini alhamdulilah PP masih bisa berbagi kebahagiaan dengan menyantuni anak-anak yatim,” ujar Fitri kepada Jurnal Bogor.

“Kita santuni  bagi khalayak yang membutuhkan yakni anak-anak yatim,” jelas dia.

Lelaki yang akrab dipanggil Cio ini menuturkan,  saling berbagi itu bukan berarti  harus kelebihan harta saja, tetapi dengan niat yang tulus bahwa semampu kita untuk saling membantu antarsesama. “Mudah-mudahan apa yang diberikan  tentu bisa membantu dan meringankan beban ekonomi,” harapnya.

Selain itu, tambah Cio kegiatan santunan juga bisa mengedukasi untuk bersama-sama dalam mendukung gerakan kemanusian ini. ” Kedepannya kami harap Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung bisa lebih solid dan berperan aktif menjaga kondusifitas di wiliyah,” pungkasnya.

** Arip Ekon

15 Personel Dishub Kota Bogor Terpapar Covid-19, Empat Anggota Keluarga Ikut Terjangkit

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 15 personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dinyatakan positif Covid-19. Mirisnya, 4 anggota keluarga dari personil tersebut ikut terpapar.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dishub, Eko Prabowo. Ia mengatakan, mulanya, ada 10 personel yang kena, dan ada satu orang anak dari anggota yang kena.

“Kemudian setelah ditindaklanjuti dengan swab ada tambahan lima anggota positif, dan empat orang dari tiga keluarga anggota kita. Sekarang mereka sedang menjalani isolasi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/10).

Menurut Eko, 15 anggota yang terpapar Covid-19 itu adalah korlap, motoris dan sisanya berstatus Perjanjian Waktu Tertentu (PKWT). Mereka bertugas sebagai pengamanan wasdalgatur lalin demonstrasi penolakan Undang Undang Omnibus Law, tiga pekan lalu.

“Mereka satu regu di Pos BTM dan Pos Terpadu Jalan Ir. H Djuanda. Dengan temuan ini semua anggota kami telah diswab. Terakhir ada 177 orang diswab, dari 177 itu 172 negatif,” tandasnya.

Fredy Kristianto

PKBM Karya Mekar Bersiap Kembangkan TBM

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Karya Mekar Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor bersiap mengembangkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Upaya ini merespon setelah dikukuhkannya Forum TBM Kota Bogor. “Setelah ada forum, kami akan mengembangkan dengan membuat TBM,” ujar Ketua PKBM Karya Mekar, Nasim Suheri, Kamis (29/10).

TBM ini jelas Suheri untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam program literasi. Sebab minat baca masyarakat, terutama anak-anak masih rendah. Sehingga dengan adanya TBM, diharapkan anak-anak tidak melulu main game. “Ya meskipun sekarang tak lepas dari gadget, tapi setidaknya budaya membaca itu yang diperlukan,” kata dia.

Pembuatan TBM juga untuk membuka akses dan fasilitas dalam upaya program literasi. Dengan adanya TBM, masyarakat juga bisa berpartisipasi langsung misalnya dengan mendonasikan buku-buku atau yang berkaitan dengan literasi. “Sudut-sudut halaman rumah atau pos ronda juga sebenarnya bisa dibuat TBM karena intinya untuk merangsang masyarakat atau anak-anak membaca buku, atau belajar,” jelasnya.

Namun karena pandemi Covid-19, PKBM dan TBM kini memiliki tantangan tersendiri karena di satu sisi berupaya menjaga kesehatan, tapi disisi lain perlu pembelajaran. Namun kata Nasim, TBM bisa dilakukan karena tak mengumpulkan massa banyak, tetapi proses literasi diikuti warga atau anak sekitar di tempat tinggal.

** Asep Saepudin Sayyev

Banjir Cimanggu Akhirnya Surut

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Banjir yang terjadi di lingkungan Griya Cimanggu Indah, Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor telah surut, Selasa (27/10/2020). Tidak ada lagi rumah warga yang tergenang air. Mereka pun sudah tampak kembali ke kediamannya masing-masing untuk membersihkan sisa banjir.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor bersama aparatur wilayah juga masih bersiaga di lokasi dan membantu proses pembersihan rumah warga terdampak.

“Alhamdulillah banjir di perumahan Griya Cimanggu telah surut. Terima kasih kepada tim yang bertugas 24 jam dan berusaha maksimal. BPBD, Dinas PUPR, Camat Tanah Sareal atas kerja kerasnya untuk normalisasi saluran air. Satpol PP yang telah membongkar bangunan liar, Dinas Lingkungan Hidup yang telah membantu warga bersihkan sampah dan kotoran di lingkungan pemukiman, juga Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta relawan lainnya yang membantu kebutuhan warga,” ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya.

Bima juga mengimbau kepada aparatur wilayah dan warga untuk siaga mengantisipasi bencana. “Tadi kami baru saja melakukan briefing staff kepada dinas terkait untuk mewaspadai dan mengantisipasi bencana yang terjadi di akhir minggu ini. Saya perintahkan Camat dan Lurah untuk normalisasi saluran air, untuk memonitor titik-titik rawan bencana, Dinsos agar menyiapkan natura, bahan bantuan dan lain-lain. Semuanya akan dikoordinasikan kepada yang piket di balai kota dan di monitor. Meski libur panjang harus siaga,” tandas Bima.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (27/10/2020), banjir di permukiman Griya Cimanggu sudah mulai surut total pada jam 11.00 WIB. Warga pun tampak membersihkan rumahnya dari sisa-sisa banjir. Sebelumnya, terdata ada 17 rumah yang terdampak, sebagian dievakuasi ke rumah kerabat, sisanya menetap di lantai dua rumah mereka.

Tidak ada lagi rumah warga yang terdampak, hanya saja di lapangan bola dekat lubang drainase yang tersumbat, masih terlihat genangan. “Kemungkinan hari ini selesai semuanya. Tapi kami akan terus standby di lokasi untuk membantu warga pasca banjir,” ungkap Komandan Regu BPBD Kota Bogor, Maruli Sinambela.

Fredy Kristianto

University Resort, Habitat Terbaik Bagi Kaum Milenial

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebagai sebuah hunian modern yang berlokasi dekat kampus, Apartemen University Resort (UResort) Bogor yang dikembangkan PT. Prima Permata Agung, semakin mendapat tempat di hati mahasiswa IPB University.

Tak heran, kendati saat ini kondisi bisnis properti nasional sedang lesu karena terdampak Pandemi Covid-19. Namun, UResort yang pembangunannya sudah rampung 100 persen untuk tower pertama dan sudah siap dihuni tersebut tetap memiliki magnet tersendiri dan menjadi primadona di kawasan Bogor.

UResort merupakan hunian dengan paket komplit. Selain lokasinya berdampingan dengan IPB University, fasilitas pendukung yang ada di UResort ini sangat lengkap dan cocok bagi kalangan milenial, ungkap Dr. Alim Setiawan Slamet, Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB University, dalam wawancara khusus Program acara UR Podcast, di Bogor, Minggu, (18/10/2020).

Menurut Alim, hunian yang membidik pasar mahasiswa sekarang ini tidak cukup hanya sekedar dekat dengan kampus saja, tapi juga harus menunjang kegiatan kemahasiswaan atau yang medukung aktifitas belajar. “Anak muda suka belajar sambil ngopi, browsing internet, dan sebagainya. Jadi hunian yang bisa memberikan fasilitas pendukung itu sangat menarik bagi kaum milenial. Termasuk coworking space dan perpustakaan. Anak muda sekarang sangat suka belajar dan bekerja secar berkelompok, karena dapat menggabungkan segala potensinya masing-masing. Nah, semua itu bisa mereka dapatkan di UResort,” terang Alim Setiawan Slamet.

Alim mengatakan, Apartemen UResort bisa menjadi habitat yang baik bagi kaum milenial ataupun mahasiswa untuk bisa tumbuh, belajar, dan berkembang. “Saya melihat Pengembang UResort sangat cerdas membaca peluang dan tren yang dibutuhkan generasi sekarang, dimana kaum milenial butuh ekosistem yang sangat baik,” jelasnya.

Alim mengaku bahwa UResort menjadi mitra penting bagi IPB University yang merupakan kampus terbaik saat ini, yang tentunya membutuhkan akomodasi terbaik juga bagi mahasiswanya.

“Untuk menunjang prestasi mahasiswa, kami tidak bisa sendirian dan butuh kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk UResort yang selama ini kami anggap sangat inovatif dan kreatif. UResort sudah banyak membantu Mahasiswa IPB,” imbuhnya.

DiketahuI, baru-baru ini Institut Pertanian Bogor atau IPB University berhasil menempati peringkat pertama di daftar kampus peraih skor tertinggi dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2020.

IPB University mengungguli Universitas ternama lainnya seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Terpisah, Rio Purnomosidi, Managing Director UResort mengatakan, sebagai pengembang pihaknya merasa perlu untuk membantu penyediakan hunian bagi kebutuhan mahasiswa.

“Karena itu, unit hunian dan fasilitas pendukung yang kami kembangkan di Uresort sudah disesuaikan dengan kebutuhan kampus. Untuk menunjang kebutuhan kampus terbaik nasional, tentu kami juga menyediakan hunian dengan fasilitas-fasilitas terbaik pula,” katanya.

Ia menjelaskan, populasi mahasiswa di kawasan Bogor sangat besar dengan menghitung pula jumlah mahasiswa eksisting. Contohnya, kata dia, IPB yang menjadi ikon perguruan tinggi ternama di kota tersebut, memiliki jumlah mahasiswa mencapai 28.884 orang berdasarkan data mahasiswa tahun 2016.

“Kalau diakumulasikan dengan jumlah mahasiswa di 24 PT lainnya, maka tidak kurang dari 50.000 mahasiswa menetap sementara (shelter) di kota kecil tersebut,” katanya.

Setidaknya, sambung dia, diperlukan 50.000 hingga 100.000 kamar untuk menampung mahasiswa di Bogor. Karena kebanyakan mahasiswa itu adalah putra daerah dari seluruh nusantara yang pergi kuliah ke Bogor.

“Bahkan tercatat ada 707 orang mahasiswa asing dari luar negeri yang kuliah di Bogor, terutama di kampus IPB, ujar Rio, salah satu pengembang properti muda di Jakarta ini.

Rio meyakinkan bahwa UResort menjadi hunian yang tepat bagi mahasiswa. Berbagai penghargaan tingkat nasional sudah diraih Uresot, diantaranya Pengembang Pelopor Apartemen Mahasiswa Modern dari Indonesia My Home Award (IMHA) 2017, Apartemen Mahasiswa Terbaik di Bogor, dari Realestate Creative Award (RCA) 2017 dan 2019, serta beberapa penghargaan bergengsi lainnya.

“Komitmen kami untuk memberikan yang terbaik memacu kami untuk lebih kreatif dan inovatif, sehingga melahirkan apartemen modern dan ideal bagi mahasiswa dan kalangan kampus. Terbukti, UResort ternyata diapresiasi berbagai kalangan,” tegas Rio.

Sebagai informasi, UResort berlokasi di Jalan Cilubang Nagrak No.3, Situgede, Kota Bogor. Proyek ini diyakini mampu memberikan menjadi alternatif hunian modern yang nyaman sekaligus memenuhi kebutuhan mahasiswa atau yang sering disebut sebagai generasi milenial. Hebatnya lagi, dari lima tower yang akan dikembangkan, 1 tower diantaranya sudah siap di huni.

Fredy Kristianto |*

Warga Rumpin Digegerkan Kemunculan Seekor Buaya

0

Rumpin | Jurnal Inspirasi

Warga Desa Sukasari Kecamatan, Rumpin digegerkan dengan kemunculan seekor buaya rawa yang ditemukan pegawai Perkebunan PT Redho Sari Bumi pada Kamis pagi (29/10) di Kampung Sasak RT 04, RW 04 yang sebelumnya sering muncul dan meresahkan warga.

Buaya rawa itu oleh pegawai perkebunan dilaporkan ke warga. Selanjutnya warga sekitar langsung melakukan pencarian buaya di area sekitar rawa bekas peninggalan Belanda.

“Penangkapan satu ekor buaya rawa di area lahan perekebunan PT. Redjo Sari Bumi,” kata warga Rumpin, Ojos Saputra.

Hal serupa diungkapkan Babinsa Desa Sukasari, Sertu Arifin. Ia mengatakan, informasi didapat dari warga, selama dalam satu minggu ini, seekor buaya rawa sering muncul ke permukaan di area perekebunan dekat jalan antar kampung.

“Buaya itu memang meresahkan warga masyarakat yang melintasi jalan dari Kampung Sukasari ke Kampung Lame. Buaya itu berada di area perekebunan,” kata Aripin.

Menurut Aripin, untuk penangkapan dilakukan bersama ketua lingkungan dan tokoh masyarakat setempat dan masyarakat sekitar. Jenis buaya itu, jenis buaya rawa, dengan panjang 270 cm dan lebar 30 cm.

“Isai penangkapan di lokasi, buata diamankannya untuk mengantisipasi kerumunan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan,”pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Libur Panjang, Pedagang Buah di Panjaungan Kebanjiran Rezeki

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Pedagang buah di Jalan Raya Panjaungan, Desa Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng sejak tiga bulan terakhir saat musim buah mangga jenis Dermayu (Indramayu), kebanjiran rezeki. Para pembeli terus berdatangan saat libur panjang yang diawali sejak Rabu (28/10) disusul pada Kamis (29/10) yang bertepatan perayaan Maulid  Nabi Muhammad SAW.

“Buah mangga jenis Dermayu menjadi salah satu buah yang paling banyak diburu konsumen, selain harga terjangkau karena stok mangga terbilang cukup banyak.  Dimusim mangga ini, sekarang yang banyak dibeli itu buah mangga ini,” ujar pedagang buah, Fuad Zen kepada Jurnal Bogor, Kamis (29/10).

Puad menerangkan, pasokan mangga Dermayu didapat asal dari daerah Indramayu, Majalengka serta daerah Jampang. ” Sekali pengiriman sebanyak 2 ton, dan habis terjual sekitar 5 hari,” terang Fuad.

Menurutnya, daerah pertanian untuk jenis buah mangga Dermayu saat ini stok dari hasil panen tersebut masih cukup banyak. “Harga mangga Dermayu per kilonya 10 ribu, sedangkan untuk mangga Dermayu untuk nomor 1 asli Indramayu yang berukuran besar, per kilonya dihargai 15 ribu,” ujar Fuad.

Tak hanya buah mangga, lanjut Fuad, buah semangka, apel, anggur serta buah lainnya juga ada, kecuali buah jeruk yang stoknya mulai berkurang karena harganya yang lumayan mahal. “Pembeli masih tertuju ke buah mangga stoknya paling banyak dibanding buah lainnya,” tuturnya.

Menurut Fuad, saat musim buah seperti mangga Dermayu, Harumanis atau buah Simanalagi, minat masyarakat cukup tinggi dengan adanya buah musiman. ” Apalagi saat ini bertepatan libur panjang alhamdulilah pembeli terus berdatangan,” tutup Fuad.

** Arip Ekon

Ada 4 Peristiwa Menyertai Kelahiran Rasulullah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pada Kamis, 29 Oktober 2020 umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dimana dalam kalender hijriyah pada tanggal 12 Rabiul Awal. Rasulullah lahir di tengah keluarga Bani Hasyim di Mekkah sehingga jadi permulaan tahun dari peristiwa serangan tentara Gajah ke Mekah, dan 40 tahun setelah kekuasaan Kisra Anusyirwan.

Dikutip dari Viva, Kamis (29/10), soal kapan persisnya kelahiran Nabi memang ada beberapa perbedaan tentang penentuan tanggalan masehi. Ada pendapat yang menyebutkan bahwa Rasulullah lahir pada 9 Rabiul Awal atau bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April tahun 571 Masehi. 

Pendapat ini berdasarkan penelitian ulama besar Muhammad Sulaiman Al Manshurfuri dan peneliti astronomi Mahmud Basya. Jika diteliti kelahiran Nabi berdasarkan riwayat disebutkan hari Senin, maka merujuk penanggalan di tahun kelahiran Nabi, bahwa hari Senin jatuh pada tanggal 9 Rabiul Awal, bukan 12 Rabiul Awal.  

Meskipun ada perbedaan soal tanggal persis kelahiran Nabi, namun setidaknya para sejarawan Islam bersepakat bahwa kelahiran Nabi di awal permulaan tahun Gajah. Kemudian, lahir di bulan Robi’ul Awal dan lahir pada hari Senin, sebagaimana sabda Rasulullah ketika ditanya ‘Mengapa Rasulullah berpuasa di hari Senin? Beliau menjawab ‘Itulah hari Aku dilahirkan’.

Terlepas dari perbedaan pendapat itu, kelahiran Nabi di bulan Rabiul Awal merupakan sebuah peristiwa agung yang menyiratkan tanda-tanda kerasulan. Disamping tentunya menjadi kabar gembira bagi keluarga Bani Hasyim atas kelahiran bayi dari pasangan Abdullah dan Aminah.

Setelah melahirkan, ibunda Nabi mengirimkan utusan ke tempat kakeknya, Abdul Muthalib, yang merupakan petinggi Quraisy, untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran cucunya. Abdul Muthalib pun menyambutnya dengan suka cita dan mengajak sang cucu masuk ke dalam Ka’bah serta berdoa di dalamnya.

Di tempat suci itu, Abdul Muthalib memilihkan nama untuk cucunya itu dengan nama ‘Muhammad’– nama yang saat itu belum dikenal bangsa Arab.  Sementara ayah Nabi, Abdullah bin Abdul Muthalib, lebih dulu wafat sebelum Nabi lahir. Walaupun ada yang berpendapat ayah Nabi meninggal dua bulan setelah Nabi lahir, tapi mayoritas ahli sejarah menyebutkan Abdullan meninggal dunia sebelum Nabi lahir. 

Abdullah meninggal dunia pada usia 25 tahun. Sebelum meninggal, Abdullah diutus Abdul Muthalib ke Madinah untuk mengurus kurma. Saat ditinggal ke Madinah, Aminah sedang hamil tua. Hingga Allah menakdirkan Abdullah meninggal dunia di Madinah dan dimakamkan di Darun Nabighah Al Ja’di.

Berikut beberapa peristiwa yang menyertai kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan Al Baihaqi dikutip dalam kitab Mukhtasar Siratur Rasul (Syaikh Abdullah An-Najdi):

1. Cahaya dari Kemaluan Ibunda Nabi

Ibnu Sa’ad meriwayatkan bahwa ibunda Rasulullah berkata: “Setelah bayiku keluar, aku melihat cahaya yang keluar dari kemaluanku, menyinari istana-istana di Syam”. Imam Ahmad juga meriwayatkan dari Al-Irbadh bin Sariyah, yang redaksinya serupa dengan riwayat Ibnu Sa’ad.

2. Runtuhnya Istana Kisra Anusyirwan

Diriwayatkan juga ada beberapa bukti pendukung kerasulan, bertepatan dengan saat kelahiran Rasulullah, yakni runtuhnya 14 balkon Istana Kisra (Raja Persia) yang merupakan pusat kezaliman dan kekafiran dunia tiba-tiba retak dan runtuh.

3. Padamnya Api Kaum Majusi 

Menjelang detik-detik kelahiran Nabi, benteng-benteng kezaliman mengalami keguncangan. Misalnya, api suci yang dipuja-puja oleh orang Majusi atau Zoroaster di kuil pemujaan di Persia tiba-tiba padam. Api Majusi itu dikisahkan selalu menyala hingga hampir seribu tahun.

4. Berhala di Ka’bah Berjatuhan dan Gereja di Romawi Runtuh

Kelahiran Nabi Muhammad SAW ditandai dengan peristiwa guncangan dahsyat yang menghancurkan berhala-berhala yang berada di sekitar Ka’bah. Berhala-berhala sesembahan kaum musyrik Quraisy itu jatuh dan hancur ke tanah. Bersamaan itu pula beberapa gereja dan biara di Romawi tiba-tiba runtuh, ambles ke tanah.