28 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1433

HADITS HARI INI

0

12 November 2020
26 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَثَاوَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيُمْسِكْ بِيَدِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَدْخُلُ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id, telah menceritakan kepada kami Abdulaziz dari Suhail dari Abdurrahman bin Abu Sa’id dari ayahnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

*Bila salah seorang dari kalian menguap hendaklah ditutupi dengan tangannya, karena sesungguhnya setan akan masuk. *

HR Muslim No. 5312.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sosiolog: Apa Betul Jakarta Seperti Itu?

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sosiolog Musni Umar menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal Jakarta amburadul. Dia mengatakan bahwa amburadul berarti kacau, porak-poranda. “Amburadul itu kacau, berantakan, porak-poranda. Apa betul Jakarta seperti itu?” kata Musni, Rabu (11/11).

Musni menuturkan, berbagai kementerian di pemerintahan Joko Widodo, organisasi dalam dan luar negeri memberi begitu banyak penghargaan kepada Jakarta. Menurutnya, provinsi yang terbanyak mendapat penghargaan adalah DKI Jakarta. “Pantas tidak disebut amburadul?” ujarnya.

Terkait penanaman pohon, Musni meminta publik melihat Jalan Thamrin dan Jalan Sudirman. Kemudian Jakarta Selatan, di Kemang. “Begitu indah, rapi,” tuturnya.

“Di Taman Ismail Marzuki, begitu bagus, terjadi penataan, keindahan. Monas begitu indah,” katanya lagi.

Rektor Universitas Ibnu Khaldun, Jakarta, itu menambahkan, organsiasi dunia mustahil memberi penghargaan sebagai kota terbaik dunia. Lalu, program beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta kepada warganya yang diterima di perguruan tinggi negeri juga menjadi kebijakan yang baik. “Warga DKI diberi beasiswa, yang diterima di perguruan tinggi negeri,” ujarnya.

Terkait banjir, dia menyatakan bahwa itu bukan hanya masalah Jakarta, tapi masalah pusat. Sebab, banjir datang dari Bogor, Depok, yang tidak bisa ditangani hanya Jakarta. “Jokowi, (bilang) kalau beliau jadi Presiden, dia akan menangani banjir. Tapi kenyataannya masih jadi tantangan,” katanya.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon, juga menanggapi pernyataan Megawati yang menyebut Jakarta Amburadul. Fadli mengatakan, Jakarta tidak Amburadul, justru saat ini yang amburadul adalah Indonesia.

Fadli meminta pihak yang menilai Jakarta amburadul itu dapat melihat lebih objektif. Saat ini yang amburadul adalah Indonesia, terutama terkait permasalahan ekonomi yang saat ini tengah mengalami resesi.

Kita perlu obyektif dan jujur. Yang amburadul itu Indonesia. Terutama pengelolaan ekonomi dari utang hingga resesi, penanganan kesehatan n pandemi dan seterusnya,” kata Fadli dalam akun twitternya @fadlizon.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Periode 2019-2024 ini mengatakan, jika Jakarta disebut amburadul, maka ungkapan itu tak tepat. Sebab Jakarta banyak meraih penghargaan baik dari tingkat nasional maupun internasional.

Jika Jakarta amburadul, lanjut dia, tidak mungkin bisa meraih banyak pernghargaan. “Kalau soal Jakarta, lumayan banyak kemajuan apalagi diganjar banyak penghargaan,” ujar Fadli.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati menyebut Jakarta amburadul. Hal itu karena Jakarta tidak berhasil meraih penghargaan City of Intellect atau kota intelektual. Penghargaan kota intelektual ini ditetapkan berdasarkan riset oleh tim yang dipimpin Ketua Senat dan Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas. Di mana tiga kota yang meraih penghargaan tersebut adalah Semarang, Solo dan Surabaya.

Mega sempat memuji prestasi tiga kadernya yang kebetulan menjadi kepala daerah di wilayah tersebut. Tiga kader PDIP itu yakni Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini belum lama ini menerima penghargaan ‘Kota Mahasiswa’ atau City of Intellect dari Universitas Negeri Jakarta.

“Terima kasih yang jadi peringkat kesatu, kedua, dan ketiga, Semarang, Solo, Surabaya. Itu adalah anak-anak dari partai saya,” kata Megawati dalam acara Dialog Kebangsaan Pembudayaan Pancasila dan Peneguhan Kebangsaan Indonesia di Era Milenial secara virtual, Selasa, 10 November 2020.

Dia pun membandingkan kondisi Jakarta saat ini yang amburadul. Berbeda saat ia awal pindah ke Jakarta dari Yogyakarta pada 1950. “Karena saya juga saksi hidup di Jakarta ini. Tetapi sekarang Jakarta ini jadi amburadul. Karena apa? Seharusnya jadi City of Intellect bisa dilakukan. Tata kota, masterplan-nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya,” tutur Megawati.

** ass

Menilik HKN ke-56 Tingkat Kabupaten Bogor

0

Dinkes Lakukan ‘’ Aksi Lima Saja ’’

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 Tingkat Kabupaten Bogor dengan menggelar sejumlah kegiatan yakni upacara HKN secara virtual, Sosialisasi Gerakan Sigap Sehat melalui ‘’ Aksi Lima Saja’’ (Peduli Sesama untuk Saling Jaga).

Laporan: Asep Saepudin Sayyev | Dedi Ruswandi

Gerakan ini yakni menggunakan selalu masker, mencuci tangan, menjaga jarak kontak fisik, menghindari kerumunan, menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh: rajin, olahraga, istrahat cukup, dan makan makanan bergisi seimbang, membagikan Masker dan hand sanitizer ke masyarakat, serta pemeriksaan rapid test.

Dikutip dari press release Dinkes, peserta kegiatan itu diikuti Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah dan Swasta, Puskesmas, Labkesda dan Pusyankesja, Organisasi Profesi, Organisasi Perhimpunan Rumah Sakit dan Organisasi Asosiasi Klinik. Sementara Upacara HKN secara Virtual digelar Kamis, 12 November 2020 di Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Lalu Sosialisasi “Aksi 5 Saja” yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kabupaten Bogor pada 2-12 November di tempat-tempat publik dan wilayah kerja Puskesmas, serta pemeriksaan Rapid Tes ke masyarakat pada 11 November di tempat layanan publik antara lain Kantor BPJS, Disdukcapil, Bappenda dan PDAM dengan sasaran masyarakat pengunjung.

Upaya ini dilakukan karena data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bogor juga masih sangat dinamis dan fluktuatif. Diperkirakan rata-rata terdapat 20 kasus dalam sehari. Adapun dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, 32 kecamatan masih berada di zona merah, 5 kecamatan di zona orange dan hanya 3 kecamatan yang telah berada di zona hijau.  Dari fakta-fakta yang ada memberikan indikasi bahwa bencana pandemi ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

COVID-19 telah berdampak terhadap aspek Kesehatan, sosial dan ekonomi, serta terganggunya pelayanan di berbagai bidang. Kondisi ini cenderung akan berlanjut sejalan dengan masih banyaknya pihak yang mengabaikan protokol kesehatan yang sudah disosialisasikan dan belum membudayanya perilaku pencegahan COVID-19 di masyarakat.

Data BPS (2020) menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap bahaya COVID-19, umumnya cenderung merasa takut dan khawatir terhadap virus corona, namun demikian masih ada sekitar 17% masyarakat Indonesia yang tidak yakin terhadap keberadaan COVID-19. Masyarakat kini kerap bertanya-tanya kapankah pandemi ini akan berakhir.

Perjuangan untuk menyelamatkan masyarakat dari belenggu COVID-19 masih panjang dan membutuhkan kerja keras. Ikhtiar yang harus dilakukan adalah berusaha untuk melindungi diri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita dengan, menerapkan protokol kesehatan. Transmisi atau penularan di masa adaptasi kebiasaan baru akan terus terjadi selama masyarakat tidak mau menerapkan perilaku pencegahan COVID-19. Oleh karena itu, mengajak masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan dengan pola hidup sehat menjadi sangat penting.

Di Kabupaten Bogor telah digalakkan gerakan sigap sehat melalui “AKSI 5 SAJA,” yang berarti Peduli Sesama Saling Menjaga: 1) menggunakan selalu masker, 2) mencuci tangan, 3) menjaga jarak kontak fisik, 4) menghindari kerumunan, 5) menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh: rajin olahraga, istrahat cukup, dan makan makanan bergisi seimbang. 

Lima hal ini, menjadi hal yang fundamental untuk dilakukan dalam perilaku sehari-hari, agar terhindar dari paparan COVID-19. Disamping itu, kita harus tetap menjaga imunitas tubuh, agar tetap baik dengan berolahraga secara rutin, mengonsumsi gizi seimbang, istirahat yang cukup, tidak merokok, dan mengendalikan penyakit penyerta. Protokol kesehatan harus diterapkam dalam kehidupan sehari-hari, dimana saja dan setiap saat.

Kegiatan sosialisasi Gerakan tersebut di atas sudah berjalan sejak bulan September melalui Gerakan Bersama (GEMA) Lawan Covid jilid 1 dan 2 di seluruh wilayah Kabupaten Bogor yang di laksanakan oleh Puskesmas dengan seluruh sector dan ormas terkait di wilayah dengan prioritas pada tempat-tempat aktivitas dan tempat-tempat umum: Pasar, Terminal, Restoran, Café, dan lain-lain.

Pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), pemerintah dan lembaga dari berbagai kalangan di pusat dan daerah telah mengkomunikasikan kebijakan tentang protokol kesehatan untuk dipatuhi masyarakat di semua tatanan.

Pentingnya menyebarluaskan protokol kesehatan agar individu dan masyarakat dapat terhindar dari penularan virus corona. Pola hidup di masa AKB mendorong adanya perubahan kebiasaan masyarakat dari kebiasaan lama menuju kebiasaan baru yang lebih sehat, sehingga masyarakat dapat tetap beraktivitas secara produktif dan aman dari ancaman COVID-19.

Pandemi ini telah dirasakan pengaruhya oleh seluruh sektor yang terdampak, pembatasan mobilitas masyarakat berpengaruh pada aktivitas bisnis yang kemudian berimbas pada perekonomian.

Menghindari kehilangan hari produktif masyarakat, sejumlah hal telah dilakukan mulai dari pembuatan regulasi, edukasi, sosialisasi, mitigasi, surveilans, penanganan pasien, penyediaan alat perlindungan diri, pengobatan, peningkatan sumberdaya kesehatan dan secara luas melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan komunitas masyarakat perlu terus dilakukan dan ditingkatkan.

Cepat atau lambatnya penurunan angka penularan virus corona ditentukan oleh kemauan masyarakat untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan yang ditandai oleh sikap dan perilaku sehat seseorang dalam melakukan aktivitasnya. Momentum peringatan HKN ke 56 diharapkan dapat membangun semangat dan tekad untuk terus berjuang bersama menyelamatkan bangsa. Melalui rangkaian kegiatan HKN, kita mengajak masyarakat untuk belajar dan bertanggung jawab terhadap kesehatan diri yang diwujudkan dengan berperilaku sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.

Kepulangan Habib Rizieq Rupanya Dihalangi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Proses kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab atau HRS dari Mekkah ke Tanah Air ternyata tidak mulus. HRS curhat terkait banyaknya rintangan yang dialaminya untuk terbang ke Indonesia. Bahkan, HRS sempat mengalami kesulitan saat hendak naik pesawat. Menurutnya, ada musuh yang terus mencoba menghalanginya pulang ke Tanah Air.

Gangguan yang dialami Habib Rizieq dimulai dari upaya pembatalan tiket hingga kursi pesawat diborong. Bahkan, sesaat sebelum terbang ke Indonesia, tiket anak Habib Rizieq tiba-tiba dinyatakan batal.

Habib Rizieq menceritatakan satu persatu kendala yang dia hadapi menjelang kepulangannya ke Indonesia. “Saya sudah beli tiket, sudah pesan penerbangan di tanggal 9, tiba-tiba dari Indonesia ada yang membuat email atas nama saya. Namanya Habib Muhammad Rizieq Shihab, pakai foto saya dan dikirim ke travel tempat saya memesan tiket, isi pesannya: kami tidak jadi berangkat mohon dibatalkan,” kata Habib Rizieq Shihab di channel YouTube Front TV, Selasa (10/11).

Beruntung, pihak travel langsung mengonfirmasi ke Habib Rizieq melalui sambungan telepon, sehingga tiket tidak dibatalkan. Namun tak sampai di situ, gangguan kembali dialami Habib Rizieq pada Minggu malam atau sehari sebelum keberangkatan.

“Malam Ahad kemarin, pada saat saya ke Riyadh ada pergerakan lagi. Mereka membuat email atas nama travel tempat saya beli tiket dan menyampaikan kursi itu sudah diborong oleh marketing di Istanbul Turki,” jelasnya.

Tak mau seperti kejadian pertama, Habib Rizieq memilih untuk tidak mengurus penerbangan tersebut yang akhirnya berujung pembatalan. Di saat pembatalan tersebut, Habib Rizieq meminta kepada anggota FPI Mekkah untuk diam dan tidak mengumumkan gangguan yang dialami.

Hal tersebut bertujuan agar pelaku yang mengganggu kepulangan Habib Rizieq percaya bahwa dirinya batal terbang ke Indonesia. “Saya bilang ke teman-teman FPI di Mekkah, jangan diumumkan. Supaya musuh-musuh penjahat-penjahat, bajingan-bajingan yang membuat itu sudah merasa menang,” tegasnya.

Habib Rizieq pun memilih untuk kembali menghubungi pihak travel dan mengganti kode booking. Alhasil, ia dan keluarga memiliki tiket baru. Namun lagi-lagi, informasi dirinya punya tiket diketahui oleh pihak yang mencoba mencegah kepulangan dirinya dan keluarga.

“Pesawat berangkat jam 7. Dari jam 11 siang saya kirim orang untuk check in. Jam 2 barang semua sudah masuk, tiba-tiba jam 4 sore di airport dapat panggilan, saya punya putri yang satu tiketnya batal. Ini permainan gila-gilaan,” tegasnya.

Namu setelah serangkaian proses, akhirnya Habib Rizieq beserta istri dan dua putrinya berhasil terbang ke Indonesia pada pukul 7 malam. “Alhamdulillah,” tandas Habib Rizieq.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Fadli Zon meminta agar Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Arab Saudi dipecat. “Sebagai anggota @DPR_RI Komisi 1, saya usulkan kepada @Menlu_RI agar segera menarik dan mengganti Dubes RI di Saudi. Yang bersangkutan sudah berada di sana hampir 5 tahun,” kata Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon, Selasa malam (10/11).

Mantan Wakil Ketua DPR itu menyebut Dubes RI di Arab Saudi selalu berkomentar miring terkait Habib Rizieq, sehingga layak untuk diganti. “Komentarnya selalu miring soal Habib Rizieq Shihab, padahal Dubes RI seharusnya melayani, melindungi dan membela warga RI,” tandas Fadli Zon.

** ass

Pemkab Sediakan Wifi Gratis di GOR Cigudeg

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ini, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan fasilitas internet yakni wifi gratis yang bertempat di GOR Cigudeg. Keberadaannya merupakan penunjang guna mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Camat Cigudeg Pardi menjelaskan, saat ini Pemkab memasang wifi gratis sebanyak 240 titik yang tersebar di 40 kecamatan, salah satunya di Kecamatan Cigudeg. “Kehadiran wifi gratis ini merupakan bagian dari Pancakarsa sekaligus dimasa pandemi proses belajar masih dirumahkan agar warga lebih aktif di dunia digital,” ujarnya, Rabu (11/11).

Sementara itu, Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi mengatakan, sebelum ada bantuan wifi gratis dari Pemkab Bogor, pihak desa sudah menyediakan wifi gratis di GOR Desa. Namun untuk kuota terbatas, hanya bisa untuk 15 siswa.

“Adanya bantuan wifi gratis dari Pemkab Bogor untuk kuota 100 siswa, tentunya sangat membantu siswa untuk mengerjakan tugas sekolah,” ujarnya.

Andi menambahkan, saat kegiatan Mapai Lembur di Kecamatan Cigudeg, Bupati Bogor meresmikan internet wifi gratis bagi siswa siswi wilayah Cigudeg. “Minimal adanya wifi gratis para siswa dapat memanfaatkan layanan internet buat tugas dari sekolah, karena dimasa pandemi proses belajar masih dilakukan di rumah,” ungkapnya.

Dengan adanya wifi gratis ini, Andi mengatakan Alhamdulilah respon masyarakat cukup tinggi dan bisa dimanfaatkan dengan baik. ” Semoga bisa terbantu terlebih  khusus bagi pelajar,” pungkasnya.

**Arip Ekon

Terkesan Dianaktirikan, Warga Banyu Asih Desak Pemkab Bangun Jalan

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Sejumlah warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg medesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera  membangun jalan yang menuju pusat pelayanan Kantor Kecamatan Cigudeg. Jalan Bayuasih yang berstatus jalan kabupaten itu sudah puluhan tahun tak pernah tersentuh pembangunan.

“Dampaknya, selain terisolir kehidupan warga  semakin sulit  akibat buruknya insfrastruktur yang  tak pernah dibangun pemerintah,” kata warga Kampung Manceuri RT 02 RW 03, Desa Banyuasih, Uci Wesa (26) kepada Jurnal Bogor, Rabu (11/11).

Lelaki yang akbrab disapa Ahong itu menyebutkan, Pemkab Bogor beberapa tahun lalu sudah melakukan betonosisasi jalan, tepatnya dari  Desa Banyuwangi menuju Desa Banyuasih. “Perlu kami tegaskan bahwa bangunan jalan tersebut jaraknya tidak sampai ke wilayah Desa Bayuasih,” kata dia.

“Kenapa bangunan jalan itu tidak dilanjutkan? dan kami anggap warga Desa Banyuasih sampai hari ini masih terisolir karena Pemkab Bogor tidak serius untuk membangun jalan sepanjang 6 kilometer lagi yang belum dibangun yakni dari Kampung Panggeleseran Banyuwangi hingga Kampung Cilangkap Bayuasih,” terangnya.

Diperparah  dari ujung ke ujung tidak adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) sehingga di sepanjang jalan Banyuasih gelap gulita. Bukan hanya buruk insfrastruktur, kata Ahong, termasuk  minimnya layanan kesehatan karena ini ketiadaan fasilitas  Puskesmas pembantu sehingga Desa Banyuasih masih tertinggal.

“Bapak bapak dewan, Bupati Bogor tolong dengar suara kami didengar, karena kami juga sama ingin sejahtera seperti umumnya warga yang ada di wilayah lain,” ungkapnya.

Warga di 19 RT, 6 RW  di  3 dusun dengan jumlah 6 ribu jiwa lebih, 80 persen setiap harinnya warga melintas ke jalur  wilayah Kecamatan Rumpin karena jarak yang dekat, terlebih dari perbatasan Kecamatan Rumpin dari Kampung Cijambe menuju Kampung Cilangkap akses jalan telah dibangun melalui program TMMD.

“Desa Banyuasih merupakan desa pemekaran dari Desa Banyuresmi sejak 1988, menurut informasi dari para pendahulu jalan Banyuasih Cigudeg belum pernah dibangun,” ucapnya.

Begitu juga warga lainnya Ukar Sukarya (31), meminta Pemkab Bogor harus serius menangani  permasalahan yang masih buruknya insfrastruktur di wilayah Desa Banyuasih dimana jalan masih bebatuan.

“Setahu kami kondisi jalan itu, bahkan kakek saya saja tidak tahu kalau jalan tersebut sudah adanya pengerasan. Mungkin saja masyarakat jaman dulu berinisiatif bergotong royong dengan pengerjaan pengerasan jalan,” imbuhnya.

Menurutnya, jalan Bayuasih Cigudeg Sampai sekarang pun hanya isu-isu saja katanya mau bangun tahun sekian dan tahun sekian. “Jenyataannya jalan disini masih buruk,” kesalnya.

“Bayangkan saja jarak tempuh dari Banyuasih menuju wilayah Kecamatan Rumpin bisa dilalui  hanya 20 menit sedangkan radius untuk kecamatan Cigudeg bisa menghabiskan waktu selama 90 menit. Wajar saja kalau warga Desa Banyuasih meminta pindah ke wilayah Rumpin, karena selain dekat juga kurangnya perhatian Pemkab Bogor,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Cigudeg  Pardi menyatakan, terkait dengan pembangunan insfrastruktur secara berkala  insfrastruktur di Cigudeg pihaknya mengaku sudah dimasukan ke Musrembang untuk tahun 2021, pastinya akan nyambung ke titik lainnya, yang belum kita pastikan menjangkau ke Banyuasih sepertinya masyakarat  perlu bersabar,” tandasnya.

“Intinya kita akan berjuang bersama dinas terkait untuk bisa membangun wilayah kaitan prasarana maupun pemberdayaan ekonomi masyarkat tentunyakan  kita harus akomodir,” pungkasnya.

**Arip Ekon

Stafnya Diperiksa KPK Terkait Kasus RY, Camat Sukamakmur: Saya Tidak Tahu

0

Sukamakmur | Jurnal Inspirasi

Lagi, salah satu PNS Kecamatan Sukamakmur, M. Odam diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi oleh tersangka Rachmat Yasin, mantan Bupati Bogor baru-baru ini.

Sebelumnya, KPK juga memerikasa Cakra, salah satu kepala desa di Kecamatan Jonggol sebagai saksi untuk kasus yang sama. Saat dimintai keterangan perihal pemanggilan salah satu stafnya, Camat Sukamakmur Agus Manjar mengaku tidak mengetahui jika salah satu stafnya diperiksa KPK sebagai saksi terkait dugaan kasus RY.

“Saya tidak tahu,” singkat Agus Manjar melalui WhatsApp, Rabu (11/11).

Selain dari PNS, pihak swasta juga yaitu M. Suhendra turut diperiksa sebagai saksii dalam kasus hibah tanah  yang diduga sebagai gratifikasi kepada tersangka Rachmat Yasin.

Sekedar diketaui, Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi, pertama Rachmat Yasin diduga menyunat anggaran SKPD senilai 8,9 miliar untuk kampanye Pilkada 2013 dan Pileg 2014.

** Nay Nur’ain

Tanggapi Jalan Retak, Ini Kata Achmad Fathoni

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Menindaklanjuti keretakan pada jalan Citeureup Babakan Madang yang belum rampung, namun sudah mengalami keretakan, Achmad Fathoni anggota komisi 3 dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor tersebut memberikan tanggapannya, Rabu (11/11).

Achmad Fathoni mengatakan akan segera turun ke lapangan untuk mengecek lokasi sejauh mana pekerjaan dan separah apa keretakan tersebut. “Saya belum tahu persis kondisi di lapangan jadi nanti kita cek dulu ke pengawas dan UPT, jika benar saya coba cek speknya serta minta pengawas dan UPT untuk memproses sesuai aturan, kan dalam kontrak ada masa pemeliharaan dimana jika ada kerusakan kontraktor harus memperbaikinya,” jelas Fathoni.

Sebelumnya disebutkan, terdapat keluhan warga yang mengamati proses betonisasi pada jalan Citeureup – Babakan Madang perihal sudah retaknya jalan yang padahal belum dilalui.

“Cukup menjadi perhatian pada beberapa ruas padahal belum digunakan oleh kendaraan tapi sudah retak-retak, dan retak-retak tersebut tidak dibongkar kembali tapi hanya shill saja atau direkatkan,” katanya.

Terpisah, UPT Jalan dan Jembatan Kecamatan Cileungsi, Zulkifli saat konfirmasi Jurnal Bogor belum memberikan respon.

** Nay Nur’ain

Jalan Prasasti Batutulis yang Diterjang Longsor, Bakal Diperbaiki Pekan Depan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Jalan Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung yang jadi jalur penghubung tempat  bersejarah situs Prasasti Jambu Batutulis yang diterjang longsor pada awal Januari 2020 lulu, bakal diperbaiki UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI pada pekan depan.

Kepala UPT Jalan dan Jembatan Punti Minesa merespon jalan yang longsor menuju situs Prasasti Jambu Batutulis segera diperbaiki. ” Pekan depan jalan yang longor itu kita perbaiki,” kata kepala UPT Punti Minesa kepada Jurnal Bogor, Rabu (11/11).

Menurutnya, untuk perbaikan itu dilakukan  karena sebelumnya jalan yang longsor itu telah diusulkan ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor. ” Meski jalan itu masuk  ke status jalan desa, akan tetapi ini penanganan darurat lantaran kejadian longsor yang disebabkan adanya bencana alam, penanganan ini dilakukan karena sifatnya urgen,” tutur Punti.

Lebih lanjut ia mengatakan, jalan Prasasti  Batutulis dalam waktu dekat ini bakal dilakukan perbaikan dengan cara pemasangan beronjong. “Sepanjang 20 meter dan tinggi 2,5 meter akan dilakukan pemasangan beronjong,” ungkapnya.

Sebelumnya dikatakan warga setempat, Erwin Jamaludin, kejadian longsor di  wilayah itu terjadi secara berturut-turut sehingga mengakibatkan penyempitan jalan. ” Kejadian longsornya sudah lama, namun belum ada perbaikan,” ungkap Erwin.

Dia mengaku perihatin, pengunjung atau warga petani yang melintas di jalan itu.

** Arip Ekon

Terapkan Teknik Budidaya yang Baik, Petani Ubi Ungu Cipeucang Berbuah Manis

0

Pandeglang | Jurnal Inspirasi

Penerapan teknik budidaya yang baik oleh petani ubi ungu  di Desa Curug Barang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten berbuah manis. H. Muhammad Rosihan Anwar, Ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) Curug Barang Indah mengatakan, pada panen kedua musim tanam tahun ini, hasil panen ubi ungu gapoktannya meningkat. Bila  panen sebelumnya  menghasilkan 5 – 10 ton/ha, panen kedua ini  menghasilkan 10 – 25 ton/ha.

“Bersyukur, panen ubi ungu pada panen kedua ini hasilnya meningkat. Per batang bisa menghasilkan 1 – 1,5 kg, sehingga satu hektar bisa 10 – 25 ton, “ ucapnya.

Rosihan Anwar mengatakan, pada tanam kedua ini relatif tidak menemukan kendala, selain ada sedikit penurunan harga. Namun dengan hasil ini, ia bersama kelompok yakin pendapatannya  akan meningkatkan ekonominya.

Koordinator Model BPP Kostratani Kecamatan Cipeucang  Yoyoh Rachmatunnisa menjelaskan, hasil yang baik diperoleh petani karena teknik budidaya yang semakin baik. Sehingga serangan hama bisa dikendalikan, sementara musim sebelumnya ada serangan lanas pada ubi.

“Pada musim yang lalu kebetulan musim kemarau, biasanya hama lanas banyak menyerang di musim kemarau. Musim ini Alhamdulillah tidak,“ ujarnya.

Selama empat bulan, Gapoktan Curug Barang Indah menanam ubi ungu di lahan seluas tiga hektar dan baru dipanen dua hektar. Dalam proses penanaman hingga panen, gapoktan didampingi penyuluh dari model Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Kostratani Kecamatan Cipeucang.

Yoyoh menuturkan untuk menghindarkan tanaman ubi ungu dari lanas, dimulai dari pemilihan bibit yang baik, sanitasi lahan dan pembumbunan guludan agar guludan tidak merekah. Tanah yang merekah disukai hama lanas (boleng).

Mengenai umur panen, menurutnya untuk hasil maksimal sebaiknya ubi ungu dipanen setelah umur empat bulan.

Dalam gerakan pencanangan diversifikasi pangan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan diversifikasi pangan harus dimulai dengan membangun mindset bahwa kenyang tidak harus makan nasi. Penguatan pangan lokal sangat penting mengingat sektor pertanian khususnya subsektor tanaman pangan saat ini menjadi pengungkit utama pertumbuhan perekonomian.

Hal senada diungkapkan Dedi Nursyamsi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian. Katanya pangan lokal berkaitan erat dengan budaya lokal.

Pangan lokal Indonesia kaya karbohidrat dan bisa menjadi pengganti beras. Jenisnya banyak, ada ubi kayu, ubi jalar, pisang, jagung, labu kuning, sukun, ganyong, sagu, gembili, empon-empon, umbi garut, talas, gadung, dan masih banyak lagi. Pangan lokal ini yang harus dikembangkan terus.

**Regi/PPMKP