25.7 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1385

Pemdes Tegal Waru Salurkan 223 KPM BLT-DD 2020

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Tegal Waru, Kecamatan Ciampea merealisasikan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) anggaran 2020 untuk 223 keluarga penerima manfaat (KPM) yang berlangsung di aula kantor desa setempat dengan menerapkan protokol kesehatan, Selasa (29/12).

Kepala Desa Tegal Waru Nunung Nuriyah menyampaikan, sebanyak 223 KPM dari anggaran DD tahap 3 sebesar Rp 200.700.000,- tahun 2020 bantuan BLT tahap 4, 5 dan 6. Masing-masing KPM mendapat uang tunai sebesar Rp 900.000.

“Yang hari ini kita bagikan yang sama sekali belum mendapatkan bantuan dari manapun,” ungkap Nunung Nuriah kepada wartawan usai penyaluran BLT-DD tersebut.

Nunung Nuriyah juga mengatakan, bahwa kriteria penerima manfaat salah satunya adalah KPM yang belum pernah mendapat bantuan apapun. “Kriterianya salah satu tadi yang belum dapat bantuan dari manapun, kedua kita lihat keadaan ekonominya karena apa, dampak Covid-19 ini banyak yang dagang pun mereka sepi, kerja pun banyak yang dirumahkan,” katanya.

Nunung Nuriah menambahkan, mengenai bantuan sosial di tahun 2021 nanti, ia menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Mengenai kita bantuan nanti tahun 2021 itu gimana nanti dari atasnya kalau memang disana harus tetap untuk bantuan Covid-19 kita tetap akan melaksanakan dari sisa yang belum terbagi atau yang belum kebagian tadi, kalau memang dari pemerintah pusat nanti harus ada pembangunan ya kita tetap kita bangunkan,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

New Ciputri, Wisata Alam yang Suguhkan Keindahan Curug dan Camping Ground

0

Tenjolaya | Jurnal Inspirasi

Wisata alam New Ciputri di Kampung Neglasari, Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya, menjadi salah satu destinasi liburan dengan konsep alam. Dengan luas lahan 118 hektar yang berada di taman nasional gunung halimun salak (TNGHS), tempat wisata ini menyediakan venue – venue yang wajib kita datangi.

Pengelola New Ciputri Mahendra Ginting mengatakan, pada 14 Desember menyuguhkan 5 keindahan curug, yaitu, Curug Ciputri, Cipeuteuy, Goong, Padalarang, dan Curug Kiara. Sedangkan untuk camping ground ada tiga lokasi dengan tiket masuk yang terbilang sangat dijangkau dengan harapan New Ciputri menjadi salah satu wisata alam yang bisa dikunjungi oleh siapa pun.

“Tiket masuk untuk hari biasa berkisar Rp20 ribu sedangkan hari libur sebesar Rp30 ribu. Kedepanya kita akan  siapkan paket untuk pengunjung dari perusahaan, sekolah dan instasi lainya yang ingin mengadakan family gathering,” ujarnya kepada wartawan.

Masih kata Mahen, sapaan akarabnya, saat ini masih masa pandemi Covid -19 pihak pengelola menerapkan prosedur kesehatan yang sangat ketat, dan disemua venue atau lokasi disediakan perlengakapan untuk mencuci tangan dan handsanitizer.

“Untuk pembatasan pengunjung kita lakukan, dan untuk pengunjung camping ground kita batasi hanya 2 hari, sekali lagi tempat wisata New Ciputri ini bisa menjadi salah satu tempat berwisata keluarga yang aman dan ramah lingkungan,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020-2025

0

Dalam mendukung pembangunan kepariwisataan dalam lingkup Nasional, Provinsi Jawa Barat dan khususnya Daerah, pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen mendukung pembangunan sektor kepariwisataan melalui Pernyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPPARKAB) Bogor yang memiliki masa perencanaan Tahun 2020-2025. Langkah ini merupakan kebijakan strategis pemerintah daerah dalam mendorong sektor pariwisata untuk berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah, melalui penciptaan lapangan pekerjaan, penyerapan tenaga kerja, mendukung peningkatan PAD, serta dampak berganda (multiplier effect)  yang ditimbulkan akibat sektor pariwisata.

Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPPARKAB) Bogor adalah pedoman utama pembangunan kepariwisataan daerah yang memberikan arah kebijakan, strategi dan program yang perlu dilakukan oleh para pemangku kepentingan untuk mencapai visi, misi dan tujuan pembangunan kepariwisataan daerah.

RIPPARKAB Bogor Tahun 2020-2025 yang disusun telah mengacu kepada Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS – Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2011) dan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat (Perda No. 15 Tahun 2015) serta Kebijakan Utama Pembangunan Kepariwisataan Indonesia yaitu UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Visi Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Bogor berdasarkan kepada Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Bogor Tahun 2020-2025 adalah : “Terwujudnya Kabupaten Bogor Sebagai Destinasi Pariwisata Yang Maju, Berbudaya, Berwawasan Lingkungan, Berkelas Dunia dan Berkelanjutan”. Upaya untuk mencapai visi tersebut dilaksanakan melalui kebijakan dan strategi dalam pembangunan aspek destinasi pariwisata, industri pariwisata, pemasaran pariwisata dan kelembagaan pariwisata yang dilaksanakan tidak hanya oleh pemerintah daerah, tetapi seluruh pelaku pariwisata, baik Industri Pariwisata, Masyarakat dan Pihak lainnya yang terkait dengan pembangunan pariwisata di Kabupaten Bogor.

Sinergitas Pembangunan Kepariwisataan antar stakeholder/Pelaku Pariwisata di Kabupaten Bogor menjadi salah satu kebijakan dan program strategis utama dalam meningkatkan akselerasi pembangunan kepariwisataan, khususnya pada Kawasan Strategis dan Kawasan Pengembangan Pariwisata yang terdiri dari 4 KSPD dan 3 KPPD yang memiliki tema utama mengacu kepada Bogor Sport and Tourism.

Sasaran Utama sebagai Indikator Keberhasilan Pembangunan Kepariwisataan Daerah melalui RIPPARKAB selama 5 Tahun ke Depan diantaranya :

  1. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara;
  2. peningkatan produk domestik regional bruto di bidang kepariwisataan;
  3. peningkatan lama tinggal wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara;
  4. peningkatan pengeluaran wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara; dan
  5. peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kualitas hidup masyarakat yang sadar wisata.

Kebijakan Utama lainnya yang termuat di dalam RIPPARKAB adalah program terkait dengan krisis kebencanaan baik alam maupun sosial yang salah satunya adalah terkait dengan penanganan Covid-19. Untuk penanganan Covid-19 tetap mengikuti terhadap kebijakan dalam lingkup pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jawa Barat terkait dengan kunjungan di destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bogor. Diharapkan melalui RIPPARKAB, terjalin sinergitas program pembangunan pariwisata yang terkait dengan Kabupaten Bogor dalam lingkup Nasional dan Provinsi Jawa Barat, serta antar lembaga/instansi yang memiliki peran dalam pembangunan kepariwisataan dan industri pariwisata serta masyarakat.

Merasa Diperhatikan Kementan, Banten Beri Jawaban Apresiatif

0

Pandeglang | Jurnal Inspirasi

Provinsi Banten menduduki posisi ke-10 sebagai provinsi penghasil beras tertinggi nasional di tahun 2019 dengan produksi beras sebesar 843.000 ton. Dan berdasarkan angka sementara produksi padi pada 2020 (data November 2020) angka ini naik menjadi  sebesar 931,18 ribu ton, bertambah 98,00 ribu ton, atau naik 11,76 persen dibandingkan tahun 2019.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi (Distanprov) Banten Agus M. Tauchid mengatakan, peningkatan produksi ini merupakan jawaban Banten atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan).

“Banten dengan luas sawah yang tak seberapa jika dibanding wilayah lain, berhasil berada pada posisi 10 besar penghasil beras nasional. Ini adalah jawaban dan apresiasi Banten atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk Banten. Banten menggunakan APBN dan APBD untuk peningkatan produksi,“ ucapnya.

Dihadapan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi saat penyerahan secara simbolis bantuan IT untuk Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Serang Banten beberapa waktu lalu,  Agus menyatakan Distanprov Banten akan terus berjuang terkait sarana di Kabupaten dan Kota,  seperti jalan usaha tani (JUT) dan rehabilitasi jaringan irigasi (RJIT), agar percepatan pembangunan di daerah bisa segera terlaksana.

“ Kami terus berupaya bagaimanakah bantuan keuangan provini yang ada di Kabupaten Kota bisa dipergunakan untuk sarana – sarana JUT dan RJIT. Kami tidak ingin petani kehilangan nilai tambah karena tidak ada jalan usaha tani, harga gabah ditengah sawah 2,000 dijalan 4,000 sehingga petani kehilangan potensi karena tidak ada akses jalan, “ ujarnya.

Ia menambahkan, hal tersebut sudah disampaikan kepada Gubernur dan sudah di follow up ke Komisi II DPRD Provinsi Banten dilanjutkan rapat pertemuan dengan Bappeda,  langkah – langkah tersebut akan segera diambil tindakan.

Tahun 2021 Provinsi Bantenpun akan membangun Rice Center senilai 40 Milyar rupiah di Cikeusik, untuk mengcover Wanasalam dengan kapasitas 6 ton /jam dan dikelola oleh BUMD. Dalam waktu dekat akan pula dibangun di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang dan Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang. Sehingga Banten memiliki tiga zonasi padi yakni Zonasi I Pontang dan sekitarnya, Zonasi II dan III di Kabupaten Pandeglang di Kecamatan Panimbang dan sekitarnya serta Cikeusik dan Wanasalam. Yang terbesar adalah Cikeusik dan Wanasalam dengan luas hampir 10,000 ha.

Dalam acara yang dihadiri, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta, Perwakilan Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor,  Kadistan lingkup Provinsi Banten dan penyuluh se provinsi Banten  kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan pangan adalah kebutuhan yang tidak bisa ditangguhkan.  Untuk itu  Ia sangat mengapresiasi upaya – upaya yang dilakukan Banten untuk meningkatkan produksi dan turut menyediakan  pangan bagi wilayah atau daerah – daerah lain yang tidak bisa memproduksi beras untuk wilayahnya.

“Sebagai salah satu sentra beras produksi nasional,  Banten harus bisa menjadi penyangga daerah – daerah lain yang tidak bisa memproduksi beras karena keterbatasan lahan, “ tuturnya.

Kementerian Pertanian dibawah komando  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan produksi beras, di antaranya program mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul, pemanfaatan lahan rawa dan mempercepat masa olah lahan dan tanam diberbagai wilayah.

** Regi/PPMKP

Waspada Modus Penipuan Mengatasnamakan Kepala Dinsos

0

Cibinong l Jurnal Inspirasi

Belakangan ini terjadi modus upaya penipuan baru di Kabupaten Bogor  dengan mengatasnamakan pejabat pemerintah. Salah satu dari modus penipuan tersebut mengaku sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Mustakim. Oknum tersebut diketahui menggunakan nomor telepon 081273203848 lengkap dengan foto profil WhatsApp Kepala Dinas Sosial Mustakim.

Menanggapi hal itu, Mustakim memastikan, bahwa nomor tersebut bukanlah dirinya. Oleh karena itu, Mustakim menegaskan bahwa hal ini adalah murni penipuan. Terlebih lagi, jika oknum itu meminta sumbangan untuk kepentingan pemerintah secara pribadi dan tidak benar adanya.

“Ada yang mengatasnamakan saya secara pribadi untuk meminta  nomor-nomor pegawai atau staf kantor di lingkungan Dinas Sosial ,” kata Mustakim saat dihubungi melalui selulernya, kemarin.

Lebih lanjut,  Mustakim mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada jika ada nomor telepon yang menghubungi menjanjikan atau meminta sesuatu, baik melalui SMS, WhatsApp, maupun media sosial lainnya.

Apabila masyarakat mengetahui kejadian perbuatan melawan hukum tersebut, atau modus penipuan baru lainnya agar segera melaporkan ke pihak berwajib. “Hati-hati jika ada telepon yang meminta atau ada maksud tertentu dengan mengatasnamakan saya sebagai Kepala Dinas Sosial ataupun pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah kabupaten Bogor, apapun alasannya karena hal itu tidak benar,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Mobil Siaga Desa Kadumanggu Dirusak, Jalan Macet Total

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Mobil Siaga Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang dirusak sejumlah orang saat menghadang jalur menuju Galian Tanah, Jumat (25/12) pukul 18.00 Wib.

Salah satu warga yang melintas mengatakan bahwa jalur Leuwijambe menuju Babakan Madang macet total yang diakibatkan oleh menumpuknya mobil dum truck yang hendak masuk ke lokasi galian namun terhalang oleh mobil siaga desa.

“Ini macet dari jam 5 sore, mobil truck pada di pinggir jalan yang mengakibatkan jalur jadi macet,” kata Iwan, salah satu pengguna jalan.

Ditempat yang sama, Nurdin salah satu warga mengatakan, kemacetan disebabkan menumpuknya mobil truk tanah dipinggir jalan yang tidak bisa masuk ke lokasi galian tanah karenakan jalur masuk dihadang oleh mobil siaga desa.

“Gak tau apa pemyebabnya mobil siaga desa menghadang lokasi masuknya ke galian tersebut, hingga mengakibatkan beberapa orang marah dan merusak mobil siaga desa,” kata Nurdin.

Kompol Silfia Kapolsek Babakan Madang saat dimintai keterangan via WhataApp mengatakan belum mengetahui kejadian sebenarnya, dan anggotanya sedang menuju lokasi kejadian.  “Anggota saya masih di TKP,” singkatnya. 

Sejauh ini belum ada keterangan resmi, baik dari Kepala Desa Kadumanggu maupun dari Camat Babakan Madang atas penyebab pengrusakan Mobil Siaga Desa Kadumanggu.

**red/

HADITS HARI INI

0

26 Desember 2020
11 Jumadil Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحْلُبَنَّ أَحَدٌ مَاشِيَةَ امْرِئٍ بِغَيْرِ إِذْنِهِ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ تُؤْتَى مَشْرُبَتُهُ فَتُكْسَرَ خِزَانَتُهُ فَيُنْتَقَلَ طَعَامُهُ فَإِنَّمَا تَخْزُنُ لَهُمْ ضُرُوعُ مَوَاشِيهِمْ أَطْعِمَاتِهِمْ فَلَا يَحْلُبَنَّ أَحَدٌ مَاشِيَةَ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِهِ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Nafi’ dari Abdullah bin Umar radliallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Janganlah seseorang memeras susu ternak orang lain tanpa seizinnya. Apakah seorang dari kalian suka bila rumahnya didatangi lalu dirusak pintunya kemudian simpanan makanannya diambil. Karena sesungguhnya puting susu ternak mereka adalah makanan simpanan mereka, maka janganlah seseorang memeras susu ternak orang lain kecuali dengan izinnya.

HR Bukhari No. 2255.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ketua DPRD Siap Gandeng Alisa Khadijah Tingkatkan Pemberdayan Ekonomi Umat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ketua DPRD Atang Trisnanto, S.Hut. akan menggandeng Asosiasi Pengusaha Muslimah (Alisa Khadijah) ICMI Cabang Kota Bogor membantu Pemkot Bogor dalam meningkatkan potensi pemberdayaan ekonomi umat di Kota Bogor.

Atang Trisnanto

“Kami sedang menggodok Perda Pemberdayaan Koperasi dan UMKM di DPRD, berharap kedepan Alisa Khadijah ICMI dapat bekerjasama dalam program pemberdayaan ekonomi ummat,” Ungkap Atang dalam sambutannya secara virtual pada pelantikan Pengurus Alisa Khadijah ICMI Cabang Kota Bogor, Jumat (25/12).

Senada dengan Ketua DPRD, Dr.H. Apendi Arsyad mewakili Majelis Pembina Wilayah ICMI Bogor optimis Alisa Khadijah ICMI Kota Bogor dapat mengembangkan potensi usaha wanita muslimah di Kota Bogor. Diharapkan program kerja yang dijalankan kedepannya dapat menopang ekonomi keluarga.

“Dengan dukungan dari Pemkot Bogor, Alisa Khadijah harus berani mengambil setiap peluang yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap Dr. H. Apendi dalam sambutannya.

Ketua Umum Batom ICMI Alisa Khadijah Pusat ibu Hj.Ina Marlina.SSos, MM secara resmi melantik secara virtual Dr. Drh. Dini Gunandini bersama pengurus lainnya sebagai Ketua Alisa Khadijah ICMI Cabang Kota Bogor.

“Diharapkan pengurus yang dilantik dapat bersinergi dengan Pemkot untuk membangkitkan ekonomi umat khususnya dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Jadilah Muslimah tangguh yang memiliki peran aktif dalam pemberdayaan umat,” jelas Ani.

Ketua terpilih Badan Otonom ICMI Alisa Khadijah Kota Bogor untuk periode 2020-2025 Dr. Drh. Dini Gunadi optimis, kepengurusan yang solid dan komitmen tinggi akan dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

Di akhir acara virtual tersebut, Alisa Khadijah Kota Bogor menampilkan produk unggulan binaan mereka. Seluruh tamu undangan memberikan respon positif dengan sejumlah produk binaan Alisa Khadijah yang sudah sampai ke manca negara.

*Naning Nuralia [ MG/UIK-Jb]

Perlunya Menjaga Kesehatan Mental Ditengah Pandemi Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Adanya pandemi Covid-19 membuat mobilitas kita kerap dibatasi untuk mengurangi penyebaran virus Corona tersebut. Sejak masa karantina dimulai, banyak aktivitas yang biasanya dilakukan menjadi terhenti dan pola kegiatan menjadi berubah. Tidak menutup kemungkinan saat menjalani masa karantina pun kebanyakan dari kita merasa jenuh dan stres.

Selain itu mendapatkan kabar tentang perkembangan Covid-19 setiap harinya semakin memburuk, di tambah berita-berita negatif lainnya yang datang silih berganti di tengah masa pandemi ini, hal ini tentu saja mengancam kesehatan mental. Menurut WHO masalah kesehatan sering diabaikan oleh banyak orang pada masa pandemi ini, padahal kesehatan mental juga sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Salah seseorang seniman, Muhammad Puji menceritakan dan memberikan tips bagaimana caranya menjaga kesehatan mental. Dalam menghabiskan masa karantinanya, Puji menghabiskan waktu untuk menjalani aktivitas bercocok tanam di belakang halaman rumahnya. Hal ini mungkin saja menjadi salah satu cara penghilang rasa jenuh dan stres yang bisa kita lakukan juga di rumah.

“Menanam tanaman lebih mudah dan lebih hemat materi ataupun waktu,” kata Puji.

Selain bercocok tanam puji juga menghabiskan waktunya dengan menggambar. Oleh karena itu kesehatan mental juga perlu diperhatikan karena kesehatan mental penting di setiap tahap kehidupan, mulai dari masa kanak-kanak, remaja hingga dewasa. Menjaga pikiran agar tetap sehat adalah bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan kita secara keseluruhan.

Berikut sejumlah tips menjaga kesehatan mental di tengah pandemi Covid-19:

1. Sering bersantai dan nikmati hobi yang bisa dilakukan di rumah
2. Tetap aktif walaupun di rumah saja dan makan-makanan yang bergizi
3. Dapatkan waktu tidur yang cukup
4. Hindari penggunaan narkoba dan hindari mengkonsumsi alkohol
5. Dapatkan bantuan profesional jika membutuhkannya
6. Sharing keluh kesah kepada orang yang tepat atau keluarga

** Nidya [MG/Unp-JB]

IM3 Ooredoo Sebarkan Semangat Positif Lewat Kolaborasi “Selaras”

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Sekalipun pandemi sudah berada di tengah kita selama 9 bulan, tidak membuat IM3 Ooredoo berhenti untuk terus menemani, menyebarkan semangat positif.

Dibuka dengan kampanye Ramadan “Silaturahmi Setiap Hari”, dilanjutkan dengan mendorong generasi muda untuk bertahan dan bangkit melalui kampanye “Teruskan Perjuangan untuk Tetap Merdeka, dan kini, sebagai penutup trilogi kampanye di tahun 2020, IM3 Ooredoo mengajak kita semua untuk “Temukan 2021-mu” dan bangkitkan optimisme untuk menemukan harapan baru dalam menyambut tahun baru yang lebih baik.

Kampanye “Temukan 2021-mu” berangkat dari melihat kenyataan bahwa masa sulit pandemi yang masih berlangsung membuat kita kehilangan banyak hal; mulai dari kehilangan penghasilan, kebebasan, kepercayaan, hingga kehilangan semangat dan harapan.

Namun di satu sisi, dari “kehilangan” tersebut kita “menemukan” banyak hal baru yang membuat kita kuat untuk bertahan. Hubungan dengan keluarga yang menjadi lebih dekat, mempunyai waktu untuk menjalani cara hidup yang lebih sehat, melakukan hobi baru, hingga menemukan potensi diri yang tanpa disadari kita miliki.

Dalam mendukung kampanye ini, IM3 Ooredoo mempersembahkan sebuah lagu dan video musik “Selaras”, karya kolaborasi bersama Kunto Aji, Nadin Amizah, dan 4 musisi tanah air lainnya yang berisi pesan mendalam tentang menerima keadaan yang berat agar dapat melanjutkan kehidupan.

Pesan tersebut disampaikan dalam video musik yang mengangkat kisah nyata dari 6 musisi tanah air yaitu Kunto Aji, Nadin Amizah, Baskara Putra, Iga Massardi, Sal Priadi, dan Rendy Pandugo. Dalam videonya juga diceritakan bagaimana ke-6 musisi tersebut akhirnya menemukan sesuatu yang baru di tengah rasa kehilangan, tidak berbeda dengan kisah kita dan kebanyakan orang selama tahun 2020.

“Tahun 2020 merupakan tahun yang berat untuk kita semua. Kita diuji untuk terus bertahan dengan keadaan dan beradaptasi dengan banyak hal yang tanpa kita sadari telah menghadirkan banyak hal baru. Minat yang baru, kedekatan baru, dan tentunya harapan baru. Dengan berusaha menyelaraskan diri dengan kondisi yang kita alami, saya optimis 2021 akan jauh lebih baik,” ujar Kunto Aji.

Nadin Amizah pun mengungkapkan, “Yang aku temuin di 2020 banyak banget, waktu untuk keluarga aku, temen-temen terdekat, dan banyak banget waktu untuk bisa menemukan diri lebih dalam.”

Collabonation Camp

Tidak berhenti sampai disitu, bersamaan dengan kampanye akhir tahun ‘Temukan 2021-mu’, IM3 Ooredoo melalui Collabonation akan menghadirkan “Collabonation Camp” sebagai langkah awal optimis untuk membuktikan bahwa dengan berkolaborasi kita dapat menciptakan berbagai karya yang dapat bermanfaat bagi orang banyak.

Collabonation Camp akan menjadi agenda pertama Collabonation di tahun 2021 yang mengumpulkan 7 musisi tanah air diantaranya Iga Massardi, Asteriska, Kunto Aji, Baskara Putra, Sal Priadi, Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing yang akan menjalani karantina di sebuah tempat selama 7 hari, dengan tetap mematuhi seluruh protokol kesehatan. Disana mereka akan berkolaborasi, menuangkan perasaan, dan pemikiran mereka dalam proses kreativitas menciptakan berbagai karya.

Keseluruhan proses dan hasil kegiatan dari Collabonation Camp akan bisa dinikmati audience melalui berbagai kanal media sosial IM3 Ooredoo di awal tahun 2021 nanti. Harapannya, dengan memperlihatkan bagaimana para musisi tetap dapat berkarya dan berkolaborasi meskipun di tengah situasi sulit dapat menginspirasi dan menumbuhkan semangat optimisme baru kepada masyarakat.

Fahroni Arifin, SVP – Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo mengatakan, “IM3 Ooredoo secara konsisten hadir sebagai brand yang jujur, simpel, dan apa adanya melalui trilogi kampanye sepanjang 2020 ini. Semangat yang kami bawa tidak berubah, yaitu menghidupkan optimisme generasi muda Indonesia menghadapi masa sulit akibat pandemi, dan harapannya Collabonation Camp dapat menginspirasi generasi muda untuk terus mengasah potensi dirinya dalam berkarya dan berkolaborasi sekalipun di situasi sulit.”

Menemani generasi muda dalam menemukan harapan baru, IM3 Ooredoo menghadirkan Paket Freedom Internet sebagai paket yang simple dengan 100% kuota utama yang dapat digunakan 24 jam, tanpa syarat dan ketentuan tersembunyi. Cara untuk menikmati paket Freedom Internet sangat mudah, pelanggan bisa mendapatkannya melalui *123# atau aplikasi myIM3 yang dapat di-download di Google Play Store atau AppStore.

Untuk detail lebih lanjut mengenai paket Freedom Internet dapat mengunjungi
https://indosatooredoo.com/freedominternet, dan untuk informasi terkini terkait Collabonation Camp dapat diikuti di seluruh akun media sosial IM3 Ooredoo.

Toni (Mg) | Rilis