26.3 C
Bogor
Saturday, August 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1286

Ketahanan Pangan Diperkuat Melalui Bimtek Peternakan

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Pangan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia dalam mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas. Kebutuhan akan pangan berbanding lurus dengan jumlah penduduk dalam suatu negara. Sebagai negara dengan jumlah penduduk 271 juta jiwa, Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam upaya mengamankan pasokan pangan bagi masyarakat, salah satunya adalah pangan hewani.

Pangan hewani asal ternak sebagai sumber protein berkaitan erat dengan pembangunan SDM suatu bangsa, dimana ketersediaannya baik secara kuantitas maupun kualitas apabila tidak terpenuhi dapat mengakibatkan terjadinya gangguan kesehatan, mempengaruhi pertumbuhan fisik serta intelegensia  masyarakat. Begitu  pentingnya ketersediaan produk peternakan dalam masyarakat hingga Pemerintah menetapkan pangan hewani sebagai salah satu unsur dalam sembilan bahan pokok di Indonesia.

Kebutuhan akan protein hewani khususnya daging  bagi penduduk Indonesia kian meningkat setiap tahunnya sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk serta perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih berorientasi pada kesehatan dan gizi. Pemerintah berusaha mengantisipasi peningkatan permintaan akan protein hewani tersebut melalui peningkatan produksi peternakan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan “Untuk pemenuhan pangan hewani dalam negeri, semua harus di-PAKSAKAN, yaitu singkatan dari Planning yang benar, Atensi yang besar, Knowledge, Skill, Action, dan Komitmen Atas dasar Negeri,”

Berbagai strategi telah disusun oleh Pemerintah dalam upaya meningkatankan produksi peternakan, diantaranya melalui program Sikomandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri). Program ini merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi dan kerbau di Indonesia melaui kegiatan Optimalisasi Reproduksi.

Optimalisasi reproduksi yang tidak optimal akan  berimplikasi pada banyaknya kejadian IB berulang sehingga jarak beranak menjadi lebih panjang dari normalnya. Selain itu masih banyak terjadi perkawinan sedarah (inbreeding) terutama di daerah dengan pemeliharaan temak secara ektensif yang berpengaruh terhadap rendahnya mutu genetik yang akan berdampak pada rendahnya produktivitas ternak. Belum optimalnya manajemen reproduksi sapi potong menyebabkan kerugian bagi peternak baik secara materi maupun immaterial.

Berdasarkan permasalahan di lapang tersebut, maka Badan PPSDMP Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu melaksanakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian dengan tema Deteksi Birahi dan Sexing pada Ruminansia.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan di Kab. Ponorogo pada tanggal 27 april 2021, Kab. Magetan pada tanggal 28 april 2021 dan Kab. Trenggalek pada tanggal 29 april 2021. Rangkaian kegiatan bimtek ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dan penyuluh pertanian dalam mengidentifikasi faktor penyebab kebuntingan pada sapi dan teknologi sperma sexing untuk sapi sehingga goal akhir dari bimtek ini adalah peserta dapat melakukan deteksi birahi pada ternak sapi secara akurat.

** Dwi Lestari /BBPP Batu

? HADITS HARI INI

0


30 April 2021
18 Ramadhan 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ شَيْبَانَ عَنْ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَوْلَى بَنِي زُهْرَةَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ وَأَحْسَبُنِي قَدْ سَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ الْقُرْآنَ فِي كُلِّ شَهْرٍ قَالَ قُلْتُ إِنِّي أَجِدُ قُوَّةً قَالَ فَاقْرَأْهُ فِي عِشْرِينَ لَيْلَةً قَالَ قُلْتُ إِنِّي أَجِدُ قُوَّةً قَالَ فَاقْرَأْهُ فِي سَبْعٍ وَلَا تَزِدْ عَلَى ذَلِكَ

Telah menceritakan kepadaku Al Qasim bin Zakariya, telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa dari Syaiban dari Yahya dari Muhammad bin Abdurrahman Maula Bani Zuhrah, dari Abu Salamah ia berkata, dan saya menyangka bahwa saya telah mendengarnya dari Abu Salamah dari Abdullah bin Amru radliallahu ‘anhuma, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku:

Bacalah (Khatamkanlah) Al Quran sekali pada setiap bulannya.
Saya berkata: “Saya masih kuat dari itu”. Beliau bersabda:

Kalau begitu, bacalah (khatamkanlah) pada setiap dua puluh hari sekali.
Saya berkata lagi: “Saya masih kuat dari itu”. Beliau bersabda:

Kalau begitu, bacalah (khatamkanlah) pada setiap tujuh hari sekali, dan jangan kamu menguranginya lagi.

HR Muslim No. 1964.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Zakat Bawa Keberkahan

0

Allah SWT memerintahkan untuk mengeluarkan zakat bagi hambanya. Di dalam Alqur’an, dirikan sholat dan tunaikan zakat. Dikutip dari paparan Ust. Ahmad Shonhaji S.Ag, MM sebagai Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa, Allah tidak pernah menyia-nyiakan perintah kepada hambanya, kecuali ada pesan yang mengandung keberkahan.

Jika kita lihat, potensi zakat di Indonesia per tahun sekitar Rp 117,2 Triliun. Bayangkan, dengan besaran seperti itu, andaikan bisa dihimpun, dikelola, didistribusikan, serta dimanfaatkan untuk kehidupan mustahiq dan dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat miskin, insya Allah Indonesia akan menjadi negeri yang makmur serta hidup dengan penuh keberkahan.

Oleh karena itu, kehadiran zakat adalah peluang yang harus kita maksimalkan sebaik-baiknya. Zakat yang dihimpun, dikelola oleh amil, didistribusikan kepada mustahiq melalui program-program yang dapat menyentuh masyarakat miskin, insya Allah keberkahan harta akan terus berlimpah.

Zakat jika dikelola dengan model program pendidikan, orang-orang miskin berhak mendapatkan pendidikan yang layak, lalu mendapatkan kecerdasan yang sesuai dengan kehidupan masa kini, serta memperoleh beasiswa pendidikan. Kemudian dari aspek kesehatan, zakat yang dikelola dengan baik bisa dibangun rumah sakit.

Petani yang kehilangan lahan garapannya, lantaran sudah diambil alih orang lain dan petani hanya sebagai penggarapnya saja, maka harta dan dana zakat bisa digunakan untuk memberikan keberkahan bagi petani.

Jika ada orang-orang yang membutuhkan modal untuk usaha, dan jika dana zakat dikelola dengan baik lalu disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan, maka keberkahan negeri ini bisa mengurangi jumlah angka pengangguran dan terciptanya lapangan kerja baru.

Berkah zakat sangat luar biasa. Sesuai maknanya, zakat dapat tumbuh dan berkembang. Ketika harta zakat dikelola dengan baik, maka Indonesia dengan potensinya yakni penganut Islam yang sangat besar serta potensi zakat yang luar biasa, serta dapat dimaksimalkan dengan baik, mungkin bisa menyumbang pemasukan bagi negeri ini.

Mari kita berzakat, karena di dalam harta kita terdapat zakat yang harus dikeluarkan. Di dalam harta kita pula ada hak orang lain yang harus kita tunaikan. Mengeluarkan zakat agar berkah untuk Indonesia.

** ass


KKB Papua Ditetapkan Organisasi Teroris

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pemerintah mengumumkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT). Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. “Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan massif dikategorikan sebagai teroris,” ujar Mahfud dalam jumpa persnya, Kamis (29/4).

Oleh karena itu, pemerintah meminta TNI dan Polri untuk menindak KKB Papua yang semakin meresahkan. “Pemerintah sudah meminta kepada Polri TNI, BIN, dan aparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur,” ujarnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) melanjutkan, pandangan dan sikap pemerintah tersebut, karena tindakan kekerasan di Papua dalam beberapa hari terakhir ini semakin meresahkan.

“Banyak tokoh adat Papua datang ke Menko Polhukam dan pimpinan daerah di sana menyatakan dukungan pemerintah melakukan tindakan diperlukan guna menangani tindak kekerasan yang muncul di Papua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda), Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur tertembak oleh KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Papua, Minggu (25/4).

Sementara Pemerintah Provinsi Papua meminta Presiden Joko Widodo mengkaji ulang pelabelan KKB sebagai organisasi terorisme. Gubernur Papua Lukas Enembe menilai pelabelan terorisme terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu, langkah berbahaya yang akan berdampak buruk pada situasi, dan kondisi, serta sosial seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih.

“Pemerintah Provinsi Papua meminta kepada pemerintah pusat, dan DPR RI, agar melakukan pengkajian kembali menyoal penyematan label terhadap KKB sebagai teroris,” kata Enembe, dalam pernyataan resmi Pemprov Papua, Kamis (29/4). 

Menurut Enembe, terorisme adalah konsep yang sampai hari ini tak terang defenisinya. Pun, menurut dia, sampai hari ini, defenisi terorisme, masih menjadi perdebatan tentang ruang lingkup hukum, maupun sepak-terjang politiknya.

“Dengan demikian, penetapan KKB sebagai kelompok teroris, perlu untuk ditinjau ulang dengan seksama, dan memastikan obyektifitas negara dalam pemberian status tersebut,” ujar Enembe. 

Enembe melanjutkan alih-alih mengurai persoalan inti di Papua, pelabelan terorisme terhadap KKB itu bakal menambah kerunyaman situasi di Bumi Cenderawasih. “Kami berpendapat, pengkajian ulang tersebut, harus bersifat komprehensif, dengan memperhatikan dampak sosial, dampak ekonomi, dan dampak hukum terhadap warga Papua secara umum,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Papua juga meminta agar TNI dan Polri melakukan pemetaan ulang tentang kekuatan nyata yang dimilik OPM-KKB, termasuk jumlah personil dan pesebarannya. Hal ini untuk mencegah terjadinya aksi-aksi salah tangkap, maupun keliru sasaran terhadap warga sipil.

** ass

Partai Ummat Deklarasi, Fokus ke Milenial dan IT

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Partai Ummat resmi dideklarasikan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais, Kamis (29/4) bertepatan dengan 17 Ramadhan 1442 Hijriah. Amien menyatakan, Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya akan bekerja, berjuang, dan berkorban untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara deklarasi itu mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang MS Kaban, artis dan penyanyi senior Neno Warisman, serta eks terpidana kasus UU ITE Buni Yani.

“Atas nama para pendiri, para pimpinan, para kader, dan anggota Partai Ummat, pada tanggal 17 Ramadhan 1442 Hijriah bertepatan dengan 29 April 2021 Masehi,” kata Amien dalam acara deklarasi yang ditayangkan melalui akun YouTube Amien Rais Official. “Bismillahirrahmanirrahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama,” kata Amien.

“Kami yakin seluruh mekanisme demokrasi kita dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan perbaikan kehidupan nasional, sehingga kita tidak perlu cara-cara ekstra parlementer dan cara-cara ekstra konstitusional,” kata Amien. Deklarasi ditutup oleh Amien dengan tiga kali takbir dan pekik merdeka.

Sementara menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi didapuk menjadi Ketua Umum DPP Partai Ummat. Ridho mengatakan, pihaknya fokus pada dua program yang akan dijalankan. Pertama, terkait terminologi investasi politik dengan merangkul generasi muda untuk ikut terjun dalam perpolitikan Indonesia. “Saya yakin masuknya generasi muda ini akan menjadi model pembangunan yang Insya Allah cepat bergegas dan akan tuntas,” kata Ridho.

Ia menilai, masuknya generasi muda ke dalam perpolitikan Indonesia masih sangat sedikit. Sehingga, pihaknya memiliki program kerja untuk merangkul generasi muda ke dalam dunia politik, baik itu di tingkat maupun tingkat nasional. “Kita perlu energi dari anak muda seperti generasi milenial dan sebagian generasi Z,” ujarnya.

Kedua, pihaknya juga akan fokus pada investasi di bidang information technology (IT) dan artificial intelligent (AI) atau kecerdasan buatan. Menurutnya, porsi penggunaan IT dan AI dalam politik Indonesia masih sedikit. “IT memang sudah digunakan untuk meningkatkan perkembangan politik, namun saya lihat porsinya masih sedikit,” jelasnya.

Pasalnya, IT dan AI sekadar hanya untuk transmisi informasi. Padahal, kata Ridho, IT dan AI ini dapat digunakan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, bahkan juga dapat dijadikan sebagai desain sistem pertahanan negara yang kuat.  “Saya yakin kalau kita mengemas dengan tepat, IT dan AI bisa dijadikan program jangka panjang untuk membangun karakter bangsa,” katanya.

Ia berharap, melalui IT dan AI ini dapat membangun pilar kedaulatan di Indonesia. Sehingga, Indonesia pun dapat menjadi percontohan bagi negara lain di dunia. “Saya berharap IT dan AI bisa membangun pilar kedaulatan dan menjadikan Indonesia menjadi referensi global,” kata Ridho.

Sementara susunan petinggi Partai Ummat yakni Majelis Syuro Partai Ummat dengan Ketua: Muhammad Amien Rais, Wakil Ketua I: MS Kaban, Wakil Ketua II: Thalib Aldjufri, Sekretaris: Ansufri Idrus Sambo, Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat, Ketua Umum: Ridho Rahmadi, Wakil Ketua Umum I: Agung Mozin, Wakil Ketua Umum II: Sugeng, Wakil Ketua Umum III: Chandra Tirta Wijaya, Sekretaris Jenderal: Ahmad Muhadjir Sodruddin dan Bendahara Umum: Benny Suharto.

** ass

Epidemiolog: Kerumunan di Maumere Langgar Prokes

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Persidangan lanjutan Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menghadirkan saksi ahli dalam kasus kerumunan. Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Hariadi Wibisono dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Panji Fortuna, dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian mendapat pertanyaan dari pihak Habib Rizieq Shihab mengenai kerumunan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat di Maumere, NTT.

Sebelum menanyakan hal itu, pihak kuasa hukum mempertontonkan kepada keduanya video Jokowi saat dikerumuni oleh warga Maumere dan pernah viral di media sosial. Keduanya kemudian sepakat menjawab ada pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan itu.

“Prokes yang tidak terpenuhi (dari kerumunan Jokowi) seperti menjaga jarak dan ada yang tidak memakai masker,” ujar Panji Fortuna di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (29/4).

Selain video Jokowi, pihak kuasa hukum juga menunjukkan video TikTok yang menampilkan Wali Kota Bogor Bima Arya bernyanyi tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak. Habib Rizieq Shihab kemudian bertanya kepada keduanya, apakah potensi penularan virus Covid-19 akan semakin kecil untuk pejabat.

“Potensinya sama. Virusnya tidak membedakan siapa, kecuali orangnya punya kekebalan tubuh atau tidak. Jadi tidak ada bedanya,” ujar Panji.

Salah satu kuasa hukum Habib Rizieq, Sugito, mengatakan pernyataan para saksi epidemiologi itu membuktikan ada diskriminasi hukum terhadap penerapan sanksi pelanggaran prokes. Ia mengatakan sampai saat ini hanya kasus kerumunan Habib Rizieq yang dibawa hingga ke meja hijau, walaupun ada bukti kuat ada pejabat melanggar prokes. “Padahal saksi ahli menyatakan virusnya tidak mengenal kasta,” ujar Sugito.

Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali juga menggelar kesaksian Kepala Desa Kuta, Kusnadi, tempat Pondok Pesantren Markaz Syariah Argokultural milik Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Dalam kesaksiannya, Kusnadi menjelaskan lahan tempat berdirinya pesantren Habib Rizieq bukan hasil serobotan.  

“Itu tanah beli dari masyarakat,” ujar Kusnadi. Saat ditanya Habib Rizieq mengenai lahan pesantren yang berstatus alihgarap, Kusnadi membenarkannya. Ia mengaku menandatangani berkas dokumen alihgarap dari masyarakat kepada Habib Rizieq.  “Pak Kades ingat enggak kalau dulu ada surat rekomendasi dari Bupati dan Gubernur, agar lahan itu menjadi CSR PTPN, ingat ya?” Habib Rizieq bertanya. Kusnadi mengangguk menyetujui pernyataan Habib Rizieq itu. 

Habib Rizieq memberikan bukti surat rekomendasi dan dokumen alihgarap itu kepada Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa. Ia juga memperlihatkan surat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang berisi rekomendasi proses belajar mengajar di pesantren itu. “Jadi, itu tanah garapan masyarakat yang saya beli, ya. Saya enggak nyerobot tanah,” ujar Habib Rizieq. 

Sebelumnya, PT Perkebunan Nusantara VII atau PTPN memprotes pendirian pesantren Markaz Syariah Argokultural di lahan seluas 30,91 hektare di Megamendung. Menurut PTPN, tanah itu adalah miliknya dan Habib Rizieq menyerobot. 

Hingga pada akhir Desember 2020, PTPN mengirimkan surat ke pesantren, meminta agar Habib Rizieq menyerahkan tanah itu ke perusahaan pada 25 Desember 2020 atau sepekan setelah surat somasi dikirimkan. “Kami memberi kesempatan terakhir serta memperingatkan Saudara untuk segera menyerahkan lahan tersebut kepada PT PN VII.” Demikian somasi itu. 

Jika Habib Rizieq menolak dan mengabaikan perintah pengosongan, perusahaan mengancam akan melapor Habib Rizieq ke polisi. Sebab, PTPN menganggap Habib Rizieq telah melakukan tindak pidana penggelapan hak atas barang tidak bergerak. Namun, pendirian pesantren itu juga menjadi salah satu dakwaan yang diajukan penuntut umum terhadap Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan di Megamendung.

** ass

Dinilai Absurd, Aktivis KAMI Tetap Divonis 10 Bulan

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Hukuman selama 10 bulan kurungan penjara terhadap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan dijatuhkan Pengadilan Negeri Depok atas kasus berita bohong soal Omnibus Law, Kamis (29/4). Meski hukuman itu dinilai Gerakan Pro Demokrasi Indonesia termasuk absurd.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 10 bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Ramon Wahyudi di Pengadilan Negeri Depok.

Putusan atau vonis yang dijatuhkan hakim, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa selama enam tahun penjara. Oleh hakim, Syahganda didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) atau ayat (2) atau Pasal 15 Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Terhadap putusan tersebut, majelis hakim telah membacakan hak-hak terdakwa dan JPU sebagaimana pasal 196 ayat (3) KUHAP terkait upaya hukum. “Dari vonis itu penasihat hukum terdakwa dan JPU menyatakan pikir-pikir selama tenggang waktu tujuh hari,” ucap Humas Pengadilan Negeri Depok, Ahmad Fadil.

Menanggapi hal tersebut, JPU, Arief Syafriyanto, mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah untuk melakukan banding. JPU akan mempelajari terlebih dahulu tentang putusan tersebut.

“Sikap kami sudah jelas kami akan pikir-pikir terhadap perkara tersebut untuk mempelajari keputusan majelis hakim,” ujarnya.

Menurut Presidium Gerakan Pro Demokrasi Indonesia Andrianto, seharusnya rekan seperjuangannya itu bebas murni. “Dari fakta persidangan tidak terpenuhi unsur, dalil, maupun faktual hukumnya. Sidangnya Absurd. Hanya untuk memenjarakan Syahganda,” kata Andrianto, Kamis (29/4) malam.

Andrianto menilai, hakim yang harusnya independen tidak bisa lepas dari intervensi. Padahal Reformasi sudah menghasilkan independensi hakim lepas dari cabang eksekutif. “Kalau hakim pahami itu, Syahganda mesti bebas murni,” ujarnya.

Menurut deklarator KAMI tersebut, ada preseden dari vonis itu yakni kebebasan berpendapat melalui medsos dalam hal ini Twitter bisa terkena sanksi hukum. Padahal, subtansi negara adalah kebebasan yang dijamin konstitusi yakni UUD 45. “Dan lucunya lagi dalam tuntutan jaksa malah masukkan Grup WA sebagai dasar tuntutan,” pungkasnya.

** ass

Bogor Siapkan Skema Pengetatan Pemudik

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Forkopimda akan menyiapkan skema untuk melakukan pengetatan mobilitas pemudik. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya warga yang nekat mudik ke kampung halaman.

Bima Arya mengatakan, pihaknya akan melakukan tiga hal bersama Forkopimda. Pertama, menginformasikan kepada warga Kota Bogor dilarang untuk mudik, kecuali dalam kawasan Jabodetabek.

Kedua, boleh keluar dari daerah Jabodetabek dengan alasan-alasan tertentu sesuai ketentuan pemerintah, seperti tugas, mengunjungi orang sakit atau meninggal disertai bukti berupa surat keterangan dan hasil tes negatif Covid-19.

Ketiga, jika ada warga luar kedapatan mengunjungi Kota Bogor, maka harus langsung tes antigen. Jika hasilnya positif, maka akan dibawa ke tempat isolasi di BPKP Ciawi. Namun jika hasilnya negatif akan di karantina mandiri selama 5 hari.

“Jadi walaupun lolos dari Bogor tidak akan lolos di daerah lain. Nanti saya bersama Forkopimda akan melakukan pengontrolan secara ketat di lapangan. Terminal Baranangsiang akan ditutup dan tidak melayani pelayanan rute manapun, kecuali ke Kalideres,” katanya usai mengikuti Rakor Penanganan Covid-19 Wilayah Jawa Barat dan Pengendalian Transportasi Pada Masa Idul Fitri 1442 H di Provinsi Jawa Barat secara virtual di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Bogor, Kamis (29/4).

Dalam rakor tersebut Bima Arya didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606 Kota Bogor Kol Inf Roby Bulan, Kadishub Eko Prabowo, Kepala Pelaksana BPBD Theofilo Patrocinio Freitas dan Kepala Dinkes Sri Nowo Retno.

Juga diikuti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo didampingi unsur pimpinan Forkopimda Provinsi Jawa Barat serta para kepala daerah se-Jawa Barat.

Rakor dibuka Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Dalam arahannya, ia meminta agar semua unsur yang akan bertugas perlu memiliki  pemahaman dan persepsi yang sama atas ketentuan pelarangan mudik dan implementasinya di lapangan.

Pengawasan dilakukan dengan pendekatan yang tegas namun humanis, Kepolisian melalui Korlantas pusat dan daerah akan menjadi pelaksana utama di lapangan. Selain itu kata Menhub, semua pihak diminta untuk terus menjaga koordinasi dan komunikasi yang baik agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan dengan lancar.

“Kondisi di India begitu dahsyat, sehingga membuat kita semua berpikir kondisi yang ada menjadi satu contoh dimana aktivitas masyarakat tanpa menerapkan protokol kesehatan mengakibatkan tsunami Covid-19. Kita tetap harus peduli, kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah undang-undang tertinggi,” kata Budi Karya Sumadi.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo berpendapat, bahasa komunikasi dalam menyampaikan narasi menjadi hal yang sangat penting dan hal itu tidak bisa dilakukan hanya pemerintah saja. Pengalaman sebelumnya diharapkan jangan sampai terulang pada tahun ini.

“Vaksin, 3 T, 3 M harus selalu menjadi kesepakatan kita semua, ditambah disiplin dan konsisten. Literasi tentang Covid-19 harus ada di seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya tenaga kesehatan. Vaksin tidak menjamin melindungi dan ini banyak contoh kasusnya, pahami data yang ada, jangan ada keraguan terhadap kebijakan pemerintah. Sampaikan dengan narasi yang baik agar semakin banyak orang yang sadar, bahwa Covid-19 masih ada. Belum ada yang tahu kapan akan berakhir. Tanpa komunikasi yang baik hasilnya tidak akan maksimal,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut Doni Monardo mengajak semua untuk menerapkan strategi tiga simpul pendekatan. Pertama simpul pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, daerah hingga yang struktur terendah di desa/kelurahan menggunakan narasi tunggal dari pemerintah pusat.

Kedua adalah himbauan dari orang tua yang menjadi tujuan mudik harus ada pendekatan personal dan emosional. Disampaikan dengan melibatkan para tokoh agama dan masyarakat di lokasi tujuan mudik.

Pendekatan ketiga, juga dilakukan kepada warga yang akan nekat mudik ke kampung halaman. Dokumen swab negatif tak menjamin selamanya negatif bahkan orang yang sudah di vaksin masih bisa positif Covid-19.

“Berdasarkan hasil survei Kemenhub, tahun ini ada 7 persen atau 18,9 juta orang yang akan mudik meski sudah dilarang,” sebutnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai, satu komando dan satu narasi merupakan kunci keberhasilan. Ia meminta para wali kota dan bupati membuat video testimoni terkait himbauan larangan mudik dan memviralkan video kondisi di India.

Selain itu, jika nanti ada pemudik yang telah sampai, aparatur wilayah langsung melakukan karantina sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu aparatur wilayah diminta mempersiapkan fasilitas karantina. “Kepala daerah diharapkan mempersiapkan skenario pengetatan,” kata Ridwan Kamil.

** Fredi Kristianto

IMM: Banyak Persoalan di Kabupaten Bogor

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Ikatan Mahasiswa Muhammdiyah (IMM) Bogor mengadakan aksi unjuk Rasa di depan gerbang area kantor pemerintahan dan kantor DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (29/04/2021). Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Hendi mengatakan, aksi ini adalah bentuk kontrol sosial mahasiswa kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. “Agar Pemerintah sadar banyak persoalan di kabupaten Bogor yang belum diselesaikan,” ucap Hendi.

Hendi melanjutkan, adapun 7 tuntutan yang disampaikan IMM kepada Pemkab Bogor. “Kami menuntut Bupati Bogor untuk melakukan pembangunan secara merata di Wilayah Kabupaten Bogor sesuai janji Potlitiknya dalam Program PANCAKARSA seperti jalan Tambang Parung Panjang, Jalan Lingkar Dramaga dan lain-lainnya,”  ucapnya pada tuntutan pertama.

Lalu, IMM meminta kepada Bupati Bogor, tahun 2021 jalanan yang ada di Kabupaten Bogor bebas berlubang di 40 kecamatan wilayah Kabupaten Bogor agar tidak terus menyebabkan kecelakaan. “dan juga meminta Dinas PUPR untuk Transparansi Anggaran Proyek Pembangunan kawasan Pakansari, karena setiap adanya hujan di jalan pedestrian mengakibatkan banjir,” lanjutnya.

Lebih lanjut, IMM mendesak Pemkab Bogor untuk mengusut tuntas dan menindak secara tegas, jika ada oknum kontraktor nakal dan blacklist kontraktor tidak bermutu yang bekerjasama dengan Pemkab Bogor. “Juga Bupati Bogor harus mengevaluasi kinerja Kepala Dinas PUPR dari tahun 2020-2021 karena banyak pekerjaan yang belum terlaksanakan,” pinta Hendi.

Tak berhenti di Pemkab, IMM pun mendesak DPRD Kabupaten Bogor membuat Panitia Khusus (Pansus) Anggaran Pembangunan kawasan Pakansari. “Ketua DPRD Kabupaten Bogor juga harus mengevaluasi anggotanya, agar menjalankan tugas sesuai tupoksinya dan berpihak kepada rakyat,” pungkas Hendi.

** Nay Nur’ain

Direspon Cepat, BPBD Asesmen ke Wangunjaya

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor langsung mendatangai lokasi kejadian  musibah longsor di Kampung Curug RT 03 RW 06 dan Kampung Culuduk RT 01 RW 011, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng.

Bagian asesmen lapangan  BPBD Kabupaten Bogor Haerudin mengatakan, setelah diinstruksikan pimpinannya pada Kamis (28/4) malam,  pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian akibat longsor tersebut. “Memang benar Tembok Penahan Tanah (TPT) di dua lokasi kampung itu terjadi ambrol. Hasil kroscek kami di lapangan, dua rumah yang jaraknya sangat berdekatan dengan tebingan itu teracam,” kata Haerudin kepada Jurnal Bogor, Kamis (29/4).

Kedua rumah tersebut yakni atas nama Baenuri di kampung  Curug yang dihuni 1 KK 2 jiwa, serta   rumah milik Hendi yang dihuni 1KK 4 jiwa.

Sebelumnya disebutkan, tebingan longsor itu menyisakan hanya beberapa meter dari rumah warga. Kepala Desa Wangunjaya Hanafi  khawati jika tidak segera ditangani akan menyebabkan rumah warga ambles. “Masalah ini sudah kami sampaikan ke pihak Kecamatan Leuwisadeng,  kemudian untuk ditindaklanjuti ke BPBD Kabupaten Bogor,” kata Kades.  

** Arip Ekon