Partai Ummat Deklarasi, Fokus ke Milenial dan IT

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Partai Ummat resmi dideklarasikan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais, Kamis (29/4) bertepatan dengan 17 Ramadhan 1442 Hijriah. Amien menyatakan, Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya akan bekerja, berjuang, dan berkorban untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara deklarasi itu mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang MS Kaban, artis dan penyanyi senior Neno Warisman, serta eks terpidana kasus UU ITE Buni Yani.

“Atas nama para pendiri, para pimpinan, para kader, dan anggota Partai Ummat, pada tanggal 17 Ramadhan 1442 Hijriah bertepatan dengan 29 April 2021 Masehi,” kata Amien dalam acara deklarasi yang ditayangkan melalui akun YouTube Amien Rais Official. “Bismillahirrahmanirrahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama,” kata Amien.

“Kami yakin seluruh mekanisme demokrasi kita dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan perbaikan kehidupan nasional, sehingga kita tidak perlu cara-cara ekstra parlementer dan cara-cara ekstra konstitusional,” kata Amien. Deklarasi ditutup oleh Amien dengan tiga kali takbir dan pekik merdeka.

Sementara menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi didapuk menjadi Ketua Umum DPP Partai Ummat. Ridho mengatakan, pihaknya fokus pada dua program yang akan dijalankan. Pertama, terkait terminologi investasi politik dengan merangkul generasi muda untuk ikut terjun dalam perpolitikan Indonesia. “Saya yakin masuknya generasi muda ini akan menjadi model pembangunan yang Insya Allah cepat bergegas dan akan tuntas,” kata Ridho.

Ia menilai, masuknya generasi muda ke dalam perpolitikan Indonesia masih sangat sedikit. Sehingga, pihaknya memiliki program kerja untuk merangkul generasi muda ke dalam dunia politik, baik itu di tingkat maupun tingkat nasional. “Kita perlu energi dari anak muda seperti generasi milenial dan sebagian generasi Z,” ujarnya.

Kedua, pihaknya juga akan fokus pada investasi di bidang information technology (IT) dan artificial intelligent (AI) atau kecerdasan buatan. Menurutnya, porsi penggunaan IT dan AI dalam politik Indonesia masih sedikit. “IT memang sudah digunakan untuk meningkatkan perkembangan politik, namun saya lihat porsinya masih sedikit,” jelasnya.

Pasalnya, IT dan AI sekadar hanya untuk transmisi informasi. Padahal, kata Ridho, IT dan AI ini dapat digunakan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, bahkan juga dapat dijadikan sebagai desain sistem pertahanan negara yang kuat.  “Saya yakin kalau kita mengemas dengan tepat, IT dan AI bisa dijadikan program jangka panjang untuk membangun karakter bangsa,” katanya.

Ia berharap, melalui IT dan AI ini dapat membangun pilar kedaulatan di Indonesia. Sehingga, Indonesia pun dapat menjadi percontohan bagi negara lain di dunia. “Saya berharap IT dan AI bisa membangun pilar kedaulatan dan menjadikan Indonesia menjadi referensi global,” kata Ridho.

Sementara susunan petinggi Partai Ummat yakni Majelis Syuro Partai Ummat dengan Ketua: Muhammad Amien Rais, Wakil Ketua I: MS Kaban, Wakil Ketua II: Thalib Aldjufri, Sekretaris: Ansufri Idrus Sambo, Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat, Ketua Umum: Ridho Rahmadi, Wakil Ketua Umum I: Agung Mozin, Wakil Ketua Umum II: Sugeng, Wakil Ketua Umum III: Chandra Tirta Wijaya, Sekretaris Jenderal: Ahmad Muhadjir Sodruddin dan Bendahara Umum: Benny Suharto.

** ass

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here