31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1281

HADITS HARI INI

0


20 Maret 2021
06 Sya’ban 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَأَنِي جِبْرِيلُ عَلَى حَرْفٍ فَلَمْ أَزَلْ أَسْتَزِيدُهُ حَتَّى انْتَهَى إِلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ

Telah bercerita kepada kami Isma’il berkata, telah bercerita kepadaku Sulaiman dari Yunus dari Ibnu Syihab dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud dari Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Jibril membacakan Al-Qur’an kepadaku dengan satu dialek dan Aku terus saja meminta tambahan hingga akhirnya berhenti dengan tujuh dialek (jenis langgam bahasa dalam membaca Al-Qur’an).

HR Bukhari No. 2980.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hotel Milik Cynthiara Alona Diisi Anak-anak yang Dijadikan PSK

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Polda Metro Jaya menggerebek Hotel Alona milik artis Cynthiara Alona di Kreo, Larangan, Kota Tangerang. Polisi mengungkap 30 kamar di Hotel Alona penuh terisi anak-anak korban eksploitasi seksual yakni dijadikan pekerja seks komersil (PSK).

“Pada saat kita lakukan penangkapan di sana, 30 kamar di sana penuh, penuh dengan anak-anak dan ada juga ada yang dewasa yang kita amankan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Yusri menyebutkan ada 15 anak yang diamankan polisi dari hotel milik Cynthiara Alona ini. Anak-anak tersebut dieksploitasi secara seksual kepada para pria hidung belang. “Korban ada 15 orang semuanya anak di bawah umur, rata-rata umur 14-16 tahun. Ini yang jadi korban,” kata Yusri.

Cynthiara Alona sebagai pemilik hotel disebut mengetahui praktik prostitusi di Hotel Alona. Polisi juga menyebut dia bekerja sama dengan muncikari dalam bisnis prostitusi ini agar kamarnya ramai pengunjung. “Ini mereka kerja sama mulai dari muncikari, pengelola hotel sampai pemilik hotel. Kenapa keterlibatan pemilik hotel, ada keterlibatan mengetahui,” tutur Yusri.

Tidak hanya itu, Cynthiara Alona dan manajemen hotel disebutkan juga memperbolehkan anak-anak itu menggunakan kamar hotel untuk prostitusi, meski tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) yang menunjukkan identitasnya sudah dewasa. “Pemilik dan manajemen hotel menyediakan tempat, bahkan mengetahui anak-anak yang ke sana tidak perlu dengan KTP,” katanya.

“Harapannya bagaimana jumlah tamu yang menginap itu bisa dipertahankan bagi dia,” kata Yusri. Anak-anak ini ditawarkan oleh muncikari ke pria hidung belang melalui media online. Mereka ditarif ratusan ribu hingga satu juta rupiah.
“Tarifnya yang dia terima melalui MiChat Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta,” ucapnya.

Sedangkan modusnya terhadap para korban dilakukan dengan cara dipacari hingga ditawari pekerjaan oleh muncikari. “Cara merekrutnya ada yang dipacari, ada yang ditawari ‘kerjaan’ sehingga korban di bawah umur ini mau melakukan,” kata Yusri.

Oleh muncikari, anak di bawah umur ini kemudian ‘dijajakan’ kepada para pria hidung belang di media sosial lewat aplikasi Michat.

** ass/glr/cnn

Jaksa Sebut 5 Ribu Orang Hadiri Acara di Petamburan, Covid Melonjak

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sidang dakwaan secara online kasus kerumunan tetap berlanjut, meski Habib Rizieq Shihab memprotes keras karena ingin hadir langsung di PN Jakarta Timur. Saat membaca dakwaan, jaksa penuntut umum (JPU) memaparkan pelanggaran kekarantinaan kesehatan dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq dan Maulid Nabi SAW di Petamburan, Jakpus, pada 14 November 2020.  

Dalam perkara ini, Habib Rizieq didakwa melanggar kekarantinaan kesehatan bersama eks Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis; Haris Ubaidillah; Ali bin Alwi Alatas; Maman Suryadi; dan Idrus.

Jaksa menyebut Habib Rizieq bersama panitia kegiatan tidak menghiraukan pemberitahuan tertulis maupun lisan yang disampaikan Wali Kota Jakarta Pusat saat itu, Bayu Meghantara. Ketika itu, Bayu meminta acara menaati protokol kesehatan.

Sebaliknya, kata jaksa, acara tersebut justru melanggar protokol kesehatan dan bahkan dihadiri 5 ribu orang. “Puncak pelaksanaan kegiatan pernikahan putri Terdakwa (Habib Rizieq) dan Maulid Nabi SAW yang dihadiri kurang lebih 5 ribu orang. Terdakwa bersama Ahmad Sobri Lubis, Haris Ubaidillah, Maman Suryadi, Idrus, dan Ali bin Alwi Alatas tidak lagi menghiraukan protokol kesehatan dan tidak mengindahkan imbauan Kapolres Metro Jakarta Pusat, termasuk surat pemberitahuan Wali Kota Jakarta Pusat,” ujar jaksa di PN Jakarta Timur, Jumat (19/3). 

“Akan tetapi tamu yang menghadiri kegiatan itu berkumpul, berkerumun, dan memadati jalan umum di Jalan KS Tubun dan Petamburan. Kehadiran ribuan masyarakat menimbulkan desak-desakan dan tidak ada imbauan peringatan melalui pengeras suara dari panitia atau Terdakwa agar masyarakat yang hadir menaati protokol kesehatan atau tidak melakukan kerumunan,” lanjut jaksa.

Menurut jaksa, munculnya kerumunan saat acara Habib Rizieq tersebut telah menimbulkan lonjakan kasus corona di Petamburan dan sekitarnya. Sehingga jaksa menilai Habib Rizieq telah memperburuk kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat di DKI Jakarta. 

“Akibat berkumpulnya ribuan orang pada kegiatan tersebut, menimbulkan lonjakan penyebaran COVID-19 di Petamburan dan sekitarnya, sebagaimana hasil uji sampel dari Puskesmas Tanah Abang merupakan data yang dikirim Puskesmas Tanah Abang pada November 2020,” ucap jaksa.

“Dengan jumlah 259 sampel dan hasil uji laboratorium terkonfirmasi positif 33 sampel dan negatif 226 sampel. Dengan selesainya acara pernikahan putri Terdakwa tersebut memperburuk kedaruratan kesehatan masyarakat dengan pandemi COVID-19 yang meningkat,” tutupnya.

Atas perbuatan tersebut, sesuai pernyataan Kejaksaan Agung, Habib Rizieq dijerat dengan dakwaan alternatif dalam kasus kerumunan Petamburan, yakni: -Kesatu: Pasal 160 KUHP juncto Pasal 93 Undang-undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau

-Kedua: Pasal 216 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau -Ketiga: Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau -Keempat: Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan -Kelima: Pasal 82A ayat (1) juncto 59 ayat (3) huruf c dan d UU RI Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi Undang-Undang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 10 huruf b KUHP juncto Pasal 35 ayat (1) KUHP.

**ass/glr

Polisi Tangkap Pemeran Video Syur yang Shooting di Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Polisi bergerak cepat dengan menangkap dua pemeran video porno di hotel kawasan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Kedua pemeran berinisial RTM dan PVT itu ditangkap di wilayah Cibinong. Polisi juga mengamankan satu pelaku lainnya yakni yang merekam adegan video panas itu.

 “Jadi pelaku diamankan di kos-kosan di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan, Jumat (19/3/2021).

Video syur tersebut telah menghebohkan jagat maya, khususnya warga Bogor melalui media sosial dan WhatsApp. Video porno berdurasi sekitar 9 menit 4 detik itu diketahui telah tersebar tiga pekan lalu dan bertengger di situs porno dengan lokasi menunjukan nama Hotel Grand Mulya Bogor.

Video tersebut diduga sengaja dibuat oleh pasangan mesum dengan tujuan untuk dikomersialkan dan diunggah di situs dewasa. Pihak kepolisian sendiri sudah mengantongi identitas para pemeran video mesum itu.

Namun demikian, polisi enggan memberikan nama jelas pelaku, dengan alasan masih dalam proses penyelidikan. Meski demikian, warganet banyak menanyakan link dan mencari profil sosok pemeran wanita. Alhasil nama Felly Angelista banyak diburu warganet.

Sebab, dalam video tesebut jelas menampilkan nama akun Felly Angelista. Video yang diunggah hampir seluruhnya menggunakan watermark dengan nama Felly Angelista dan akun twitter @angeli_felly.

Berdasarkan penelusuran, pasangan mesum itu cukup aktif di media sosial dan di akun situs porno yang mereka miliki. Buktinya, pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, Kamis (18/3/2021), pemegang akun terlihat online.

Mereka mengunggah konten porno secara konsisten yakni sepekan 1 video. Video terakhir yang mereka unggah adalah adegan mesum prank kurir barang. Sementara video mesum di hotel Bogor yang viral di media sosial itu diunggah tiga pekan lalu. 

Adapun konten video yang diunggah bertemakan check-in di sejumlah hotel dan kosan. Bahkan ada beberapa yang menjebak atau prank terhadap para kurir, ojek, hingga driver transportasi online. 

Akun Felly Angelista sudah terverifikasi sebagai model situs porno. Buktinya, nama akun Felly Angelista sudah centang biru dengan peringkat model 451. 

Kemudian dari segi produktivitas dan tingkat impresi di akunnya sudah menarik banyak perhatian penonton. Seluruh video yang diunggah sudah ditonton 3,5 juta kali. Adapun subscriber atau pelanggannya mencapai 5.300.  

Guna mengelabui identitas sebenarnya, yang bersangkutan menuliskan Felly kelahiran Jepang dan tempat tinggalnya di Osaka.Sementara itu, pantauaun di akun twitter @Angeli_Felly, di bionya berstatus couple. Pasangan mesum ini mencuit status terakhir pada 2 Februari 2021.

** ass/pkr/glr

Grand Pajajaran Diprotes Warga

0

Akibat Akses Jalan Warga Dihilangkan

Bogor | Jurnal Inspirasi

Warga Kampung Parung Banteng, RT 03/ RW 01, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, memprotes langkah Perumahan Grand Pajajaran Residence yang dikembangkan PT Dunia Maha Karunikaya (DMK), yang menghilangkan akses jalab warga.

Abdullah, tokoh pemuda setempat mengatakan, sejak puluhan tahun lalu warga memiliki akses jalan yang tembus ke Jalan R3. Tetapi sejak ada pembangunan proyek perumahan, akses jalan warga dihilangkan.

“Kami menginginkan akses jalan untuk warga, karena sudah puluhan tahun akses jalan itu sudah ada. Tapi pada rapat dengan pihak pengembang, bahwa akses jalan tidak akan diberikan dan dihilangkan,” ujarnya kepada wartawan.

Kata dia, sebelum ada pembangunan, pihak pengembangan menjanjikan akan memberikan akses jalan tembus dari perkampungan warga ke Jalan R3.

Namun, dalam rapat bersama pihak pengembang yang difasilitasi Kelurahan Katulampa, pihak pengembang tidak akan memberikan akses jalan tersebut.

“Kami kecewa pihak pengembang tidak akan memberikan akses jalan karena beralasan lahannya sedikit hanya 5,3 hektare. Selain itu menyangkut keamanan juga sehingga akses jalan bagi warga dihilangkan,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Ketua RT 03 Masun. Menurutnya, sejumlah keluhan warga sudah disampaikan kepada pihak pengembang, dari mulai soal kebisingan pekerjaan di proyek, akses jalan warga dan penyempitan saluran drainase.

Bahkan, kompensasi kepada warga juga yang tidak ada realisasinya, padahal pihak pengembang berjanji akan memberikan kompensasi kepada warga, seperti bantuan sembako dan bantuan lainnya bagi warga terdampak.

“Kami sudah mengadukan ke Kelurahan dan sudah beberapa kali rapat tapi ternyata tidak ada solusinya. Akses jalan warga tetap saja tidak diberikan dan ditutup total. Warga akan mengadukan permasalahan ini kepada Walikota dan DPRD Kota Bogor,” tegasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Lurah Katulampa, Eka Deri Rahmat Irawan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan mediasi antara warga dan pengembang.

Dalam pertemuan mediasi itu, pihak pengembang mengatakan bahwa memang tidak memberikan akses jalan bagi warga dengan alasan nilai jual perumahan dari segi keamanan satu pintu.

Sementara terkait bantuan kompensasi, pihak pengembang mengakui bahwa bantuan yang diberikan memang tidak tepat sasaran kepada warga terdampak.

“Warga memang meminta agar akses jalan kepada pihak pengembang, tapi ditolak dan pengembang tidak memberikannya. Kami sudah berupaya memediasi kedua belah pihak,” ucapnya.

Eka menambahkan, berdasarkan keterangan pengembang bahwa pematokan dan pemasangan tembok sudah sesuai dengan alas hak sertifikat dari BPN.

“Itupun sudah dijelaskan oleh pengembang kepada warga. Jadi memang belum ada solusi terkait permohonan warga tersebut,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

ACT: Beras Gratis Untuk 300 Pekerja Harian

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pangan menjadi suatu kebutuhan pokok bagi manusia terkhusus masyarakat Indonesia. Apalagi ditengah pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang terdampak salahsatunya sektor ekonomi. Hal ini membuat lembaga kemanusiaan profesional Aksi Cepat Tanggap (ACT) tergerak membagikan pangan gratis berupa beras (rice truck) yang dilaksanakan di Pasar Bogor, Jl, Surya Kencana, Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (18/3/2021).

Ada 300 pekerja harian di Pasar Bogor yang mendapatkan beras gratis. Hal ini disampaikan Tim program ACT Bogor, Wahyudi. “Alhamdulillah hari ini kita bersama-bersama menyemarakan kegiatan gerakan sedekah pangan  nasional yang alhamdulillah diinisiasi oleh ACT. Dan salah satu turunan dari program ini adalah rice truck,” kata dia.

“Jadi rice truk itu kita berbagi beras gratis untuk masyarakat, untuk hari ini kita berbagi untuk 300 pekerja harian yang berada di Pasar Bogor. Jadi kedepannya, semoga gerakan sedekah pangan nasional ini terus semarak dan menyapa pekerja-pekerja harian dan khususnya masyarakat terdampak Covid di Bogor khususnya dan juga Indonesia secara umum,” jelasnya lagi.

Saat pengambilan beras, warga diminta untuk memperlihatkan kupon. Untuk pendataan yang mendapatkan beras dilakukan kemarin. Serta kegaitan pangan ini akan dilaksanakan secara bertahap.

”Untuk pembagian pangan ini insya Allah bertahap. Jadi untuk saat ini 300, bulan depan insyaAllah 300 lagi dengan penerima manfaat berbeda,” sambung Wahyudi.

“Jadi harapan kami semua elemen masyarakat bisa tersapa oleh gerakan sedekah pangan nasional ini. Untuk pembagian kuponnya didata dulu kemarin, didata dengan memprioritaskan  siapa yang benar-benar layak dan membutuhkan nanti istilahnya bertahap untuk bulan selanjutnya mendapatkan lagi untuk beras ini. Pendataan oleh stackholder dipasar dan tim relawan kami yang bertugas disana,” kata dia.

Pangan gratis ini adalah salah satu program rutin ACT. Sasaran dari program untuk masyararakat yang terdampak covid dan juga untuk masyarakat umum yang kurang sejahtera. “Kami dari ACT sangat menunggu info dari temen-temen semua semisal ada wilayah atau daerah yang membutuhkan bantuan dari kami boleh langsung hubungi ke Instagram ACT bogor. Nanti disana akan ada prosedur untuk pengajuan berasnya. Nanti ketika memang sudah siap dari segi kerelawanan dan juga sudah siap dari data penerima manfaat yang betul-betul mebutuhkan. InsyaAllah nanti akan kami alokasikan kesana”, jelas Wahyudi.

Rohayani (65), tukang becak yang mendapatkan beras ingin menyampaikan terimakasih. “Alhamdulillah, dari pagi kebetulan saya belum ada penglaris,” ujar Rohayani dengan senyum di wajahnya.

** Eliyani | Nurma [MG-UIK-Jb]

Pertempuran Tim Besar

0

Hasil Drawing Liga Champions 8 Besar

Nyon | Jurnal Inspirasi

Hasil drawing Liga Champions babak 8 besar atau perempat final yang berlangsung di markas UEFA di Nyon, Swiss pada Jumat, (19/3) menghasilkan pertemuan antar tim-tim besar.

Pemimpin klasemen Premier League, Manchester City akan menjamu klub asal Jerman, Borussia Dortmund. Sedangkan juara bertahan kemarin, FC Bayern Munchen akan melawan klub raksasa Perancis, Paris Saint Germain (PSG).

Di sisi lain Real Madrid akan menjamu Liverpool dan Chelsea akan bertanding dengan klub asal Portugal FC Porto.

Pertandingan leg pertama perempat final akan diselenggarakan pada 7 April 2021. Sedangkan pertandingan leg kedua akan diselenggarakan pada 14 April 2021.

Pemenang antara FC Bayern Munchen – PSG akan menghadapi pemenang pertandingan Manchester City – Borussia Dortmund di semifinal. Semifinal lain akan mempertemukan pemenang antara Real Madrid – Liverpool dengan pemenang FC Porto – Chelsea

Drawing yang disiarkan melalui situs UEFA.com ini menghadirkan Hamid Altintop (mantan pemain Real Madrid) sebagai pengambil undian pertandingan.

** Reka Faturachman [MG/UIKA-Jb]

Buah Karya Bimbingan Teknis Pamekasan

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Kabupaten Pamekasan salah satu daerah yang memiliki banyak potensi, dibutuhkan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan potensi pertanian yang melibatkan tidak hanya petani, akan tetapi juga kepala desa, kepala daerah atau wakil rakyat yang ada di daerah maupun di pusat.

Bimbingan Teknis yang diselenggarakan di Pamekasan pada 4 Maret 2021 tentang Pembuatan Pupuk Organik Padat oleh Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, kolaborasi Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), berbuah kunjungan dari tokoh pemerhati  lingkungan dan peduli terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Garam.

Konsistensi Anggota Dewan Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Slamat Ariyadi, S.PSi, yang bertekad untuk kepentingan masyarakat umum, menyatakan  kesejahteraan masyarakat tidak bisa diangkat hanya satu pihak. Kita harus bergandengan secara bersama sama untuk saling mengisi kegiatan dalam rangka peningkatan Sumber daya manusia dan tentunya ini semua agar masyarakat terutama petani dan peternak bisa mandiri.

Untuk mewujudkan komitmennya pada masyarakat Pulau Sapi agar lebih baik dan sejahtera serta memenuhi permintaan kontituennya memberi kesempatan kepada H.Mohammad Tamyiz SHi Kepala Desa Samatan Proppo Pamekasan, untuk menggali lebih dalam baik berkaitan dengan limbah, maupun ternak Ruminansia di BBPP Batu.

Langkah yang tempuh anggota Dewan DPR RI dari Fraksi PAN kelahiran 31 tahun silam pantas diacungi jempol, dalam upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia khususnya di Madura.

Searah dengan harapan dari Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi, menyampaikan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia.

“JIka ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas Sumber Daya Manusia. Karena Sumber Daya Manusia yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian,” katanya.

Dalam kunjungannya H.Mohammad Tamyiz SHi, dia mengakui sebagai Kepala Desa, Samatan Proppo Pamekasan masih sangat memungkinkan dapat terus berkembang dan sejajar dengan daerah lainnya mengingat disamping wilayahnya memiliki potensi pertanian/peternakan, juga dukungan dari generasi milenial yang sudah mulai melirik sektor pertanian.

** T2S/BBPP Batu

Angkat Kopi Cibunar, Adit Calon Duta Petani Milenial Kementan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Semangat Adit Setia, pemuda berusia 23 tahun asal Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mengangkat kopi Cibunar mengantarnya menjadi calon Duta Petani Milenial (DPM) Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021. Adit dinyatakan lolos verifikasi dan validasi DPM/DPA yang dilakukan Pusat Pelatihan Manajamen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Kamis (18/03/2021).

Menurutnya  adanya DPM merupakan bukti perhatian pemerintah pada petani seperti dirinya sehingga  Ia lebih bergairah menjalankan usaha taninya. “ Dengan adanya DPM dan DPA saya merasa diperhatikan sebagai petani. Mudah – mudahan bisa lebih meningkatkan usaha tani saya, dan kelompok,“ ucapnya.

Keterlibatannya menggeluti tanaman kopi berawal dari keprihatinannya melihat potensi kopi  yang dibudidayakan petani di lereng gunung Ciremai tidak optimal dalam pengembangannya. “Dulu petani itu ga tau jenis – jenis kopi.  Mereka  taunya kopi di Cibunar itu sama saja. Menanamnya juga dalam satu hamparan bermacam macam. Makanya dijual ketengkulak dihargai murah.  Sekilonya hanya18 sampai 20 ribu, “ ujarnya.

Dengan semangat mudanya   kemudian Ia  mencari informasi mengenai kopi dengan mendatangi  Dinas Pertanian.  Dinas kemudian mengajaknya mengikuti berbagai acara seperti seminar soal kopi dan mengunjungi kafe – kafe kopi di Bandung. Secara mandiri Iapun terus berselancar menggali ilmu tentang kopi di internet.

Tak ketinggalan  kedai – kedai kopi di wilayah Kuningan pun dibidiknya sebagai jalan untuk menambah wawasan tentang kopi baik dari pemilik kedai maupun baristanya tentang meracik kopi agar enak dan berharga mahal.

“ Dengan Ilmu – ilmu itu saya mulai mengedukasi orangtua saya dan petani – petani kopi Cibunar. Saya menyampaikan  jenis – jenis kopi yang ada di Cibunar seperti jenis kopi arabika maupun robusta dan cara membedakannya,“ ungkap sulung tiga bersaudara ini.

Setelah puluhan tahun bertani kopi, baru tahun 2017 para petani di  di kawasan tersebut mulai tahu jenis kopi, cara menanam single varietas dan cara panen yang benar.

Meski menurutnya jalan yang harus ditempuh untuk mengangkat kopi Cibunar masihlah panjang, namun  lulusan SMA tahun 2015 ini sudah boleh berlega hati. Pasalnya petani kopi Cibunar mulai menyadari bahwa biji kopi yang mereka panen memiliki nilai jual tinggi dengan langsung menjual tanpa perantara tengkulak.

Harga kopi Cibunar pun kini  merangkak naik. Untuk biji kopi robusta petik merah, saat ini petani menjualnya Rp 40 ribu perkilogram  dan roastbean Rp. 135 ribu perkilogram. Sedangkan untuk biji kopi arabica yang sudah melalui proses full wash dijual seharga Rp 95 ribu perkilogramnya dan roastbean Rp. 200 ribu perkilogram.

Dari 30.000 pohon kopi yang Ia kelola bersama kelompoknya yang beranggotakan 32 orang, dihasilkan greenbean, roastbean dan bubuk yang juga Ia pasarkan secara langsung ke kedai – kedai kopi dan melalui social media dan marketplace dengan brand Sasadulur  Kopi.

Untuk mempercepat regenerasi petani, Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di tahun 2021 ini akan menetapkan 1000 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) yang akan menjadi icon dan daya tarik milenial terhadap pertanian.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, DPM dan DPA diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaharuan pembangunan pertanian, dengan menggandeng generasi muda untuk mengembangkan dunia pertanian.

Perihal regenerasi petani Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan bahwa Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dalam rangka pembangunan pertanian nasional, terutama mengubah manajemen usaha pertanian.

” Petani butuh regenerasi dan transfer teknologi. Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas”, tegas SYL. 

** Regi/PPMKP

Mayat Bersweater Hitam Ditemukan Mengambang di Cisadane

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, tepatnya di RT 08/RW 04, Gang Kelor, Kelurahan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat pada Kamis (18/3) pukul 16.16 WIB.

Ketika ditemukan, mayat tersebut memakai sweater kupluk hitam dan celana bahan panjang hitam, dengan ciri fisik kulit sawo matang serta rambut hitam lurus. Pada jasad korban yang diduga berusia sekitar 35 tahun itu terdapat luka di kepala bagian kiri, dan kulit punggung terkelupas.

Kepada wartawan, Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh salah satu warga bernama Irawan, saat ia  sedang mencari udang untuk pakan ikan.

“Saat itu Irawan melihat mayat laki-laki tidak dikenal mengapung dengan posisi telungkup di pinggiran sungai Cisadane,” ujar Rahmat.

Setelah itu, Irawan pun langsung melaporkan temuan mayat itu kepada ketua RT. Kemudian, dilaporkan ke Polsekta Bogor Barat. “Kami masih lakukan penyelidikan terhadap mayat seorang laki tanpa indetitas tersebut. Sekarang jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk diotopsi,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto