35.2 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1261

Kemenparekraf Bangkitkan Ekonomi Nasional Melalui Desa Wisata

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk membangkitkan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19, terutama di sektor pariwisata. Salah satunya dengan program Anugerah Desa Wisata 2021 yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Mengusung tema “Indonesia Bangkit”, program ini diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Jumat (28/5), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melaksanakan sosialisasi Anugerah Desa Wisata 2021 di Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga mengatakan bahwa program tersebut adalah salah satu upaya pengembangan program kepariwisataan Indonesia yang terus digaungkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kami ingin mengajak desa-desa lain untuk mencontoh desa wisata yang sudah maju dan mulai beradaptasi dalam membangkitkan perekonomian menuju kemandirian. Dengan desa yang sudah mandiri menjamin perekonomian di suatu desa wisata semakin maju,” ujar Sandiaga.

Ia berharap, sosialisasi ini akan membangkitkan minat dari desa yang ada di seluruh Indonesia untuk mulai mengadaptasi konsep desa wisata guna meningkatkan nilai tambah desanya masing-masing.

“Dan yang sudah menerapkannya agar bisa mendaftarkan ke program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sekaligus menginspirasi desa-desa wisata lainnya,” kata pria yang hobi bermain bola basket itu.

Menurut dia, Anugerah Desa Wisata 2021 merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam pemulihan sektor parekraf nasional, dan merupakan program unggulan Kemenparekraf untuk membangkitkan semangat pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin desa wisata ini memenuhi tujuh kategori perlombaan antara lain Kontes Homestay, Kontes Toilet, Kontes CHSE, Kontes Desa Digital, Kontes Suvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Kontes Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan) dan Kontes Konten Kreatif,” ucapnya.

Atas dasar itu, ia meminta agar desa ikut serta dalam ajang itu dengan mendaftar di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 di laman www.jadesta.com/adwi2021 sampai 26 Juni 2021 mendatang dengan total hadiah miliaran rupiah.

Dipilihnya Desa Tugu Selatan dalam giat sosialisasi lantaran wilayah tersebut dikenal sebagai desa wisata berkembang yang memiliki banyak sekali daya tarik wisata bagi wisatawan lokal dan internasional.

Selain itu, Desa Tugu Selatan memiliki suvenir fashion berupa batik dengan motif khas komoditi dari perkebunan Gunung Mas Bogor. Desa Tugu Selatan juga memiliki daya tarik di bidang produk kriya seperti lukisan bakar dan karya seni lainnya, serta mempunyai wisata atraksi budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Tak hanya itu, Desa Tugu Selatan secara digital juga berkembang karena desa ini memiliki website dan youtube mengenai informasi kegiatan di desa wisata. Sehingga bisa menjadi preferensi bagi wisatawan yang ingin berkunjung. Selain itu juga banyak tersedia homestay, sebagi tempat istirahat dan penginapan untuk wisatawan.

Sebagai informasi, rangkaian sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sendiri sudah berlangsung sejak 22 Mei hingga 25 Juni 2021. Sebelumnya, sosialisasi sudah dilakukan di Desa Pujon Malang dan Desa Mas Ubud Bali, ditambah Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

** Fredy Kristianto

Jagratara Waluya, Tema Hari Jadi Bogor ke-539

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, resmi meluncurkan logo Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539 tahun yang akan dilaksanakan pada 3 Juni mendatang dengan tema ‘Jagratara Waluya’.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman menjelaskan, Jagratara diambil dari bahasa sansekerta yang berarti/mengandung makna selalu waspada. Sedangkan Waluya diambil dari bahasa sunda yang mengandung makna sehat.

Sehingga Jagratara Waluya dimaknai sebagai Kota Bogor bersama warganya harus selalu waspada pada kemungkinan terburuk supaya terjaga keselamatan bangsa.

“Bisa juga dimaknai Kota Bogor selalu waspada terhadap situasi dan kondisi agar terjaga keselamatan bersama,” kata Atep, Jumat (28/5/2021).

Untuk logo. Makna gambar gunung dan gedung pada angka 5 sebagai ikon Kota Bogor yang terletak di bawah kaki Gunung Salak dan terus berkembang sesuai kondisi kekinian.

Sedangkan makna gambar daun dan Istana Bogor pada angka 3 menggambarkan simbol kota yang hijau dan alami serta menjadi bagian penting dari sejarah bangsa.

Sementara makna gambar Kujang dan latar belakang batik pada angka 9 sebagai simbol Kota Bogor merupakan kota pusaka yang melestarikan kebudayaan nusantara.

Untuk makna warna biru dalam logo melambangkan ketenangan. Mencerminkan Bogor sebagai kota tempat orang-orang datang untuk menikmati ketenangan.

Hijau dan dedaunan melambangkan Kota Bogor yang identik dengan kesegaran dan pepohonan.

Oranye dan merah melambangkan kreatifitas. Bahwa warga Kota Bogor terus berinovasi dan berkreasi.

“Untuk perayaan HJB ke-539 memang nuansanya masih sederhana, mengingat masih dalam kondisi pandemi dan Kota Bogor masih di zona oranye,” katanya.

Menurut Atep, rangkaian acara tahunan memperingati Hari Jadi Bogor ini tidak semeriah sebelum adanya virus Covid-19.

Untuk agenda utama ada rangkaian sidang paripurna istimewa di DPRD Kota Bogor yang diselenggarakan secara terbatas.

Kemudian, ada Doa Bersama Lintas Agama yang akan dilaksanakan di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor. Yang dihadiri perwakilan lintas agama dan beberapa tokoh budayawan di Kota Bogor serta undangan lainnya secara virtual.

“Detailnya masih dalam perumusan panitia,” kata Atep.

Rangkaian kegiatan lainnya sementara ini akan ada hiburan seni dan budaya yang dilaksakan secara hybrid, seperti Simposium Aksara Sunda. Kemudian pemberian penghargaan kepada para donatur dari Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Ada juga rencana Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) memberikan diskon tarif bus ke Jakarta dari Bogor.

“Ini juga masih dalam pembahasan. Nanti secara resmi kita umumkan rangkaian acara fix yang bisa diketahui masyarakat,” katanya.

** Fredy/rls

Atlet Nasional Ramaikan Turnamen Tenis Meja Bogor Series I

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Peserta turnamen tenis meja Bogor Series I membludak. Dari target 300 atlet, terdaftar hingga pembukaan 400 atlet dari Kota Kabupaten Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur dan Jakarta.

‘’Terpaksa kami membatasi peserta turnamen ini karena tempat atau venue pertandingan terbatas, yakni sembilan meja tenis,’’ kata Ketua Panitia Pelaksana Turnamen tenis Meja Bogor Series 1, PTMSI Kota Bogor-PTM Pinang67, Gunawan Zulkarnaen.

Sekedar diketahui, pelaksana Turnamen Tenis Meja Bogor Series I, PTMSI Kota Bogor-PTM Pinang67 berlangsung tiga hari mulai 28-30 Mei 2021 di gedung olahraga Sekolah Islam Terpadu Bina Bangsa Sejahtera (BBS) Kota Bogor, Jalan Batu Hulung atau Belakang Giant Dramaga. Turnamen ini

mempertandingkan kategori tunggal putra umum, divis 3 dan 4 Bogor, junior putra/putrid, double divisi 5/6 dan 7/8, pemula putra/putri dan hadiah puluhan juta rupiah, trophy dan bingkisan dari Zuko.

Menurut Gunawan, pelaksanaan turnamen tenis meja ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, peserta wajib menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk areal pertandingan dan menjaga jarak.

‘’Penonton jelas kami batasi, jadi di dalam GOR hanya pemain dan panitia. Bila pun ada penonton kami batasi yang berkepentingan saja, misalnya pelatih dan keluarga atlet,’’ jelas Gunawan yang juga Sekretaris Pengcab PTMSI Kota Bogor ini.

Dirinya juga menghimbau, agar peserta datang ke lokasi pertandingan atau GOR sesuai jadwal saja, minimal satu jam sebelum pertandingan. Bilamana selesai pertandingan, para pemain pelatih sertai official wajib meninggalkan areal GOR. Hal ini untuk menghindari kerumunan.

Tampak pada pembukaan tadi siang, para pemain nasional Gilang Maulana,Rafanel Nicola Niman hadir sekaligus ikut dalam turnamen ini. Tak ketinggalan atlet Porda Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Sukabumi ikut serta dalam kejuaraan ini.

**ass/rls

Menang Pemilu 2021, Bashar al Assad Jadi Presiden Keempat Kalinya

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Mendapatkan 95,1 % suara dalam Pemilu, Rabu, 26 Mei 2021 waktu setempat, Bashar al Assad kembali menjadi Presiden Suriah untuk keempat kalinya. Diumumkan oleh Kepala Parlemen Suriah pada Kamis (27/5), ada sekitar 14 juta warga Suriah yang menggunakan hak suara mereka pada Pemilu tersebut.

Dalam pertemuannya, Bashar al Assad juga mengucapkan terimakasih terhadap masyarakat Suriah karena telah menggunakan hak dan kepercayaannya terhadap dirinya untuk kembali memimpin Negara Suriah.

Kendati perang sipil yang sedang berlangsung di Suriah yang sudah menewaskan setengah dari populisi warga di Suriah, membuat beberapa negara lain mengkritik tentang terpilihnya kembali Bashar al Assad.

Namun, dengan kemenangan ini, Bashar al Assad memiliki waktu tujuh tahun lagi untuk memimpin Suriah. Dan juga perpanjangan kekuasaan terhadap keluarganya yang diketahui memegang kekuasan di negara tersebut.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]

Bunga Mekar di P4S Karekso Pasuruan

0

Malang | Jurnal Inspirasi

“Gendai dewa, mireniaru jidai no yakuwari wa henka no ejento to naru koto ga kitai sareteiru, shinsenna aidea de, souzouteki de, kakushintekina kangae wa henka to hatten wo tooshite yori yoi mono he no henkaku wo suishin suru koto ga dekiru to shinjiteimasu (Di zaman now, peran generasi milenial sangat diharapkan, untuk menjadi agen perubahan. Mengingat ide idenya yang selalu segar, pemikirannya yang kreatif dan inovatif yang diyakini akan mampu mendorong terjadinya transformasi kearah yang lebih baik lagi, melalui perubahan dan pengembangan),” demikian ungkap sense Reni disela waktu memberikan materi pada peserta pelatihan Magang Jepang, Kamis (27/5).

Tentu tiga kata kunci Maju, Mandiri dan Modern dijadikan pedoman seluruh jajaran  Kementerian Pertanian dalam bekerja untuk menggapai kesuksesan. Maju bermakna bahwa dalam melaksanakan pekerjaan, semua jajaran Kementerian Pertanian harus berupaya keras untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian. Semua harus berpikir dan berupaya keras untuk maju. Maju dalam segala aspek. semua harus berusaha untuk maju. Tidak boleh stop atau malah mundur.

Mandiri diartikan sebagai upaya dan tekad yang kuat untuk memaksimalkan potensi  sumberdaya pertanian sehingga ketergantungan kepada pihak luar secara bertahap dapat  dikurangi bahkan dihilangkan. Dalam konteks penyediaan pangan, mandiri dimaknai sebagai tercapainya kondisi swasembada. Impor bahan pangan, hanya boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa setelah semua upaya dilaksanakan. Karena itu semua komponen bangsa harus berpartisipasi secara penuh dalam membangun sektor pertanian.

Modern harus menjadi pendorong loncatan pertumbuhan sektor pertanian. Tanpa penerapan teknologi modern, sektor pertanian tidak akan maju dan tumbuh. Komitmen Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dalam penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian salah satunya melalui Pelatihan Magang Jepang. Petani Milenial yang disiapkan untuk dapat bersaing secara global.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementrian Pertanian Prof. Dedi Nursyamsi, mengatakan Indonesia memang punya kompetensi dalam mengelola tenaga magang ke negara-negara yang sudah maju pertaniannya diantaranya Jepang,

“Pasti nanti output-nya juga akan meningkat pesat, sehingga juga ada yang istimewa. Sekarang target Pak Menteri itu 1000 orang berangkat ke Jepang. Itu istimewa. Sebab kalau tahun-tahun lalu itu paling sekitar 200-an, tetapi tahun ini harus 1000,” ujarnya.

Menurut Dedi, Jepang memiliki etos kerja yang baik dan memliki budaya kerja keras. Para petani Jepang bekerja ke lapangan sebelum matahari terbit, dan pulang ke rumah setelah matahari terbenam. Artinya, jam kerja mereka lebih dari 12 jam. Sekembalinya dari Jepang, petani milenial ini diharapkan bisa menjadi pengusaha petani milenial di wilayahnya masing-masing. Demikian pungkas Dedi.

Pelatihan Magang Jepang yang sudah yang dialokasikan selama  75 hari tersebut berfokus pada penguasaan bahasa,  pengenalan budaya, tidak berhenti sampai disitu peserta pelatihan Magang Jepang diboyong ke P4S Karekso Pasuruan untuk dimatangkan kemampuan teknis pertanian.

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si dalam penyerahan peserta Pelatihan Magang Jepang untuk mematangkan kemampuan teknisnya di P4S Karekso Pasuruan mengatakan dunia pertanian merupakan salah satu mata pencaharian yang digeluti sebagian masyarakat Indonesia.

Saat ini petani milenial mempunyai peran yang sangat penting. Petani milenial sendiri adalah petani yang berusia antara 19 sampai 39 tahun, gerakan yang dibentuk Kementan diyakini dapat mensejahterakan kehidupan berbangsa.Generasi yang ditandai dengan adanya peningkatan penggunaan serta keakraban dengan komunikasi, media, juga teknologi digital. Selain itu

petani milenial memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital, sehingga tak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi.

Lebih lanjut Wasis menyampaikan keberadaan bunga-bunga penerus pembangunan pertanian selama 14 hari di P4S Karekso dapat lebih mekar memberi harum bangsa Indonesia.

** T2S/BBPP Batu

Benninu Hadiri Pembukaan Character Building

0

Bandung | Jurnal Inspirasi

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota  Bogor, M Benninu Argoebie, S.H., menghadiri acara pembukaan character building yang diikuti atlet dan pelatih dari 22 cabang olahraga di Dodik Belanegara Rindam III/Siliwangi, Jalan Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (26/5/2021).

Acara ini merupakan character building tahap pertama dengan total peserta mencapai 319 orang yang digelar pada 25-29 Mei. Sementara gelombang kedua akan dilaksanakan pada 1-5 Juni mendatang.

Dengan program character building ini, Benn berharap ditemukan penyelesaian permasalahan-permasalahan yang dialami atlet se-Jawa Barat, termasuk di dalamnya atlet Kota Bogor yang akan mewakili Jawa Barat dalam event PON XX Papua 2021. 

Nantinya harapan besar KONI Kota Bogor, seluruh atlet Kota Bogor dapat  tampil maksimal di PON XX dan membawa medali untuk Jawa Barat. Lanjutnya acara Character Building ini juga harus bisa memastikan  apakah atlet Jawa Barat mampu menguasai dirinya serta mengetahui kemampuan dirinya.

“Saya yakin character building ini telah diatur ritme yang baik dengan materi-materi yang  lain dari biasanya dan juga dari tim expert-expert yang mampu memberikan ilustrasi, informasi, pemberdayaan dan lainnya,” terang Benn.

**Fredy/rls

Sandi Beri Nama Pulisia untuk Anak Gajah di TSI

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Seekor anak gajah di Taman Safari Indonesia resmi diberi nama Pulisia oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno ketika berkunjung ke Taman Safari Indonesia, Jalan Kapten Harun Kabir, Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021) pagi. Anak gajah berjenis kelamin betina itu berasal dari pasangan David dan Ganika.

Sandiaga Uno yang tiba di destinasi wisata berbasis konservasi satwa pada pukul 10.00 WIB itu langsung menuju kandang gajah dengan menumpang mobil bus Safari. Setibanya di kandang gajah, Sandi disambut oleh sang induk gajah, yakni Ganika.

Belalainya yang panjang terlihat dilingkarkan ke atas kepalanya, Ganika pun terdengar menderum layaknya menyapa rombongan. Sandiaga Uno pun membalas sapaan dengan mengangkat tangan.

Terlihat di balik kandang sang anak gajah, Pulisia. Anak gajah yang lahir di Taman Safari Indonesia pada tanggal 15 Desember 2020 itu terlihat manja dengan induknya. Beberapa kali digoda, gajah mungil asal Sumatera itu tetap asik menyusu.

“Anak gajah ini sengaja saya beri nama Pulisia. Nama yang menjadi doa dan harapan seluruh rakyat Indonesia saat ini,” ungkap Sandi.

“Pulisia itu akronimnya Pulih Indonesia, pulih dari covid-19, pulih ekonominya, terbuka lapangan kerja dan sejahtera rakyatnya,” tambahnya.

Lewat kehadiran Pulisia di Taman Safari Indonesia, diharapkan Sandiaga Uno dapat menambah koleksi satwa. Sehingga menambah daya tarik wisatawan untuk kembali berlibur dan menikmati suasana alam di Taman Safari Indonesia.

Kunjungan wisatawan pun diharapkan dapat memutar roda perekonomian bagi masyarakat di sekitar Taman Safari Indonesia. Selain itu, terbuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya.

“Baik-baik ya Pulisia, sehat-sehat, cepat besar. Semoga dengan kehadiran Pulisia dapat menjadi semangat baru bagi Taman Safari Indonesia serta pelaku parekraf untuk bertahan dan  bangkit dari pandemi covid-19,” ujarnya.

** Cepi Kurniawan

Achmad Fathoni: DLH Harus Tegas Jika Perlu Polisikan

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Tak hanya Kepala Desa Gunung Putri yang naik pitam akan tindakan aktivitas pembuangan diduga limbah B3 yang ada di wilayah RT 03/13, hal serupa pun disayangkan oleh anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS Achmad Fathoni.

Dia mengatakan harus ada tindakan tegas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor karena bukan lagi peringatan, namun jika perlu dipolisikan sebagai bentuk efek jera. “Saya berharap DLH bisa segera menindak PT SBI yang membuang limbah B3 di Gunung Putri, dan sangat disayangkan kenapa bisa selama 8 bulan itu dibiarkan aktivitas tersebut,” katanya kepada Jurnal Bogor, Jumat (28/5).

Meski demikian, tak hanya pemerintah saja, diharapkan seluruh elemen masyarakat jika mengetahui hal yang mencurigakan terkait pembuangan limbah segera melaporkan ke pihak terkait. “Kami juga siap (sebagai wakil rakyat) menerima segala bentuk laporan.”

“Saya sangat apresiasi apa yang dilakukan Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri, ketegasannya bisa menjadi contoh untuk melindungi lingkungan tanpa pandang bulu, sejauh ini saya akan menunggu laporan tertulis ke Komisi 3 jika memang perlu DPRD akan turun lapangan,” tegas Achamad Fathoni.

Ia melanjutkan, DLH pun diminta harus lebih tegas terhadap PT SBI dan harus ada tindakan bukan hanya teguran saja. “Saya sangat menyayangkan kenapa selama ini dibiarkan dan saya berharap kedepannya tidak terjadi lagi hal seperti ini,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asnan mengungkapkan bahwa PT SBI tidak ada datanya di DLH dan kemungkinan transporter limbah tersebut tidak memiliki izin. “Untuk tindak lanjut hasil sidak bisa diketahui setelah 14 hari kedepan,” kata dia.

Sementara Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri menjelaskan, pemilik PT SBI mengakui kesalahannya saat datang ke Desa Gunung Putri, dan dia berdalih bahwa lokasi tanah yang dia pakai untuk pembuangan limbah itu adalah untuk membangun rumahnya.

“Kekesalan saya memuncak saat tahu bukti limbah malamnya diangkut dan hilang, untungnya kita sudah mengambil sampel pada hari sebelumnya, ini seperti sudah ada perencanaan, selain itu saya mendapatkan informasi dari rekan-rekan yang lain bahwa PT SBI pernah melakukan hal yang sama di desa-desa lain, itu berarti sudah menjadi pemain sangat layak untuk dipolisikan, karena termasuk dalam kejahatan lingkungan,” ungkap A Heri biasa disapa.

Menurutnya, sejauh ini kapasitas desa sudah selesai tinggal menunggu tindak lanjut dari Dinas Lingkungan Hidup dan Polres Bogor, karena saat sidak Kanit Tindam Pidana Tertentu (Tipiter) ikut serta dalam sidak dan membawa sampel. “Jadi urusannya sudah diranah kepolisian,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Komitmen Kuat Pimpinan Jadi Bahan Bakar Tim PPID

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Kuatnya komitmen pimpinan menjadi bahan bakar Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Bogor untuk berkinerja baik dalam melayani pemohon informasi. Hal tersebut diungkapkan Rita Setyawati, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), saat menerima kunjungan Tim PPID  Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung Mika Margareta dan Ade Setyawan, baru – baru ini.

“Supporting anggaran dan meja informasi juga menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari pengelolaan, “ tambahnya.

Ia melanjutkan, keseriusan PPMKP untuk mengelola PPID ditekankan pada komitmen atasan PPID dalam menggerakkan seluruh komponen organisasi untuk memberikan informasi yang cepat, akurat, sesuai amanah Undang – undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008.

Mengutip arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, Rita mengatakan  keterbukaan informasi publik  merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggara negara dan  badan publik lainnya. Pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi.

Kepala BPPSDMP katanya, menyampaikan juga terwujudnya masyarakat informasi dicirikan dengan hadirnya masyarakat dalam melakukan pengawasan  terhadap penyelenggaraan badan publik yang berakibat pada kepentingan publik, sehingga keterbukaan informasi publik menjadi wajib untuk dikelola dengan baik oleh setiap badan publik.

PPMKP mendorong BPP Lampung dan unit kerja lain untuk bersama – sama meningkatkan kinerja PPID dengan terus memperbaharui informasi berikut media penyalur informasi publik yang berkembang sejalan dengan kebutuhan publik.

Pada akhirnya hal ini ujarnya sesuai harapan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dimana informasi dapat digunakan sebagai energi yang mampu mengakselerasi proses pembangunan pertanian Indonesia ke depan.

Bertempat di Ruang PPID PPMKP, Mika Margareta mengutarakan kunjungan merupakan studi kerja Keterbukaan Informasi Publik untuk mempelajari lebih detil mengenai mekanisme PPID PPMKP dalam pelayanan di desk informasi, pengelolaan website dan portal PPID, penyusunan laporan, dan tips serta trik menuju UPT Profesional dan Informatif.

 “Kami ingin menggali pengalaman PPMKP dalam pengelolaan informasi publik, ini sebagai upaya BPP Lampung untuk menigkatkan kinerja PPID, “ ujarnya.

Kata Mika saat ini BPP Lampung dibawah komando Kepala Balai, Abdul Roni Angkat dengan komitmennya telah menginisiasi tata kelola informasi publik dengan menyiapkan prosedur pelayanan dan menyediakan layanan permohonan informasi melalui website dan portal PPID.

Sebagai informasi PPID PPMKP Ciawi, Bogor meraih peringkat I Anugerah Keterbukaan Informasi Kategori Eselon II Lingkup Kementerian Pertanian Tahun 2020. Pemeringkatan keterbukaan informasi publik yang dilakukan setiap tahun ini diberikan atas kinerja layanan informasi dan dokumentasi oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang melakukan inovasi dalam mendukung transparansi kinerjanya.

** Osi WR/Regi – PPMKP

Fedetsa Quilling Art: Kerajinan Tangan Indah Nan Menguntungkan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Hand art merupakan kerajinan tangan atau kegiatan seni yang menitik beratkan atau fokus pada keterampilan tangan dan fungsi untuk mengolah bahan baku yang mudah ditemukan  di lingkungan sekitar, kemudian diubah menjadi benda-benda yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai estetis.

Sama halnya dengan Fedetsa Quilling Art. Usaha ini berlokasikan di Bogor yang menyediakan pemesanan melalui online, kemudian hasilnya dapat dikirim ataupun diambil secara langsung.

“Kita lebih ke kerajinan tangan yang menggunakan gulungan kertas, kemudian dibentuk menjadi sebuah karya sebagai hiasan dalam bingkai atau frame yang disebut dengan paper quilling art,” ujar salah satu seniman Fedetsa Quilling art, Dewi kepada Jurnal Bogor, Jumat (28/5).

Dewi menjelaskan bahwa Fedetsa Quilling art berdiri sejak April 2018 lalu, dan  memilih Quilling art sebagai bisnis karena bisnis ini tergolong jarang. Jika kita mampu bersaing dengan memperhatikan kualitas barang, harga yang terjangkau dan tentunya dengan skill yang mumpuni serta dengan kreativitas tinggi untuk mengubahnya menjadi hiasan yang benilai, maka bisnis ini menjanjikan.

Untuk kerajinan yang dibuat di tempat ini berupa hiasan dinding sebagai dekorasi pemanis ruangan yang bisa dijadikan sebagai hadiah orang tersayang maupun kebutuhan sendiri. “Kita menggunakan bahan dasar kertas. Bahan kertas yang digunakan itu kertas jenis khusus Paper Quilling atau bisa juga menggunakan kertas HVS warna-warni atau spectra. Untuk ukuran kertasnya sendiri, berukuran kecil dan memanjang serta tentunya berwarna-warni. Lebarnya juga bervariasi ada yang 3mm, 5mm, 6mm, 1cm panjangnya biasanya seukuran panjang kertas A4 yaitu sekitar 30cm,” jelasnya.

“Untuk harga, kami mematok biaya dengan harga jual standar pasaran sekitar Rp85.000 sampai dengan Rp125.000. Untuk pemesanan lebih seringnya kami membuat Gift untuk wedding, anniv, graduate, birthday, baby born, ucapan2 dan lain-lain,” terangnya.

Biasanya, orang-orang memesan Quilling Art ini dari kalangan  menengah. “Dan biasanya dipesan oleh perorangan untuk orang-orang terkasih di momen bahagia,” tambahnya. “Jika hari ramai orderan biasanya menjelang kelulusan,” ujarnya.

Untuk pendapatan sendiri, Dewi mengaku memang masih kecil dan lockdown pun mempengaruhi pendapatan. Dewi juga menjelaskan hal yang menarik dari sini adalah kerajinan Papercraft dengan teknik menggulung kertas menjadi beberapa bentuk, dan disusun menjadi suatu karya yang bernilai.

Mereka membuat seni mengubah kertas menjadi beragam bentuk, seperti gulungan lalu menyatukan dengan perekat, yang nantinya akan menghasilkan karya dekoratif. “Yang pasti Kami membuat pola nama pemesan dan ditempel ke dalam bingkai. Dengan gaya khasnya dari Fedetsa, kemudian disalurkan dalam kreasi unik menarik bagi pemesan,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]