35.2 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1262

Fedetsa Quilling Art: Kerajinan Tangan Indah Nan Menguntungkan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Hand art merupakan kerajinan tangan atau kegiatan seni yang menitik beratkan atau fokus pada keterampilan tangan dan fungsi untuk mengolah bahan baku yang mudah ditemukan  di lingkungan sekitar, kemudian diubah menjadi benda-benda yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai estetis.

Sama halnya dengan Fedetsa Quilling Art. Usaha ini berlokasikan di Bogor yang menyediakan pemesanan melalui online, kemudian hasilnya dapat dikirim ataupun diambil secara langsung.

“Kita lebih ke kerajinan tangan yang menggunakan gulungan kertas, kemudian dibentuk menjadi sebuah karya sebagai hiasan dalam bingkai atau frame yang disebut dengan paper quilling art,” ujar salah satu seniman Fedetsa Quilling art, Dewi kepada Jurnal Bogor, Jumat (28/5).

Dewi menjelaskan bahwa Fedetsa Quilling art berdiri sejak April 2018 lalu, dan  memilih Quilling art sebagai bisnis karena bisnis ini tergolong jarang. Jika kita mampu bersaing dengan memperhatikan kualitas barang, harga yang terjangkau dan tentunya dengan skill yang mumpuni serta dengan kreativitas tinggi untuk mengubahnya menjadi hiasan yang benilai, maka bisnis ini menjanjikan.

Untuk kerajinan yang dibuat di tempat ini berupa hiasan dinding sebagai dekorasi pemanis ruangan yang bisa dijadikan sebagai hadiah orang tersayang maupun kebutuhan sendiri. “Kita menggunakan bahan dasar kertas. Bahan kertas yang digunakan itu kertas jenis khusus Paper Quilling atau bisa juga menggunakan kertas HVS warna-warni atau spectra. Untuk ukuran kertasnya sendiri, berukuran kecil dan memanjang serta tentunya berwarna-warni. Lebarnya juga bervariasi ada yang 3mm, 5mm, 6mm, 1cm panjangnya biasanya seukuran panjang kertas A4 yaitu sekitar 30cm,” jelasnya.

“Untuk harga, kami mematok biaya dengan harga jual standar pasaran sekitar Rp85.000 sampai dengan Rp125.000. Untuk pemesanan lebih seringnya kami membuat Gift untuk wedding, anniv, graduate, birthday, baby born, ucapan2 dan lain-lain,” terangnya.

Biasanya, orang-orang memesan Quilling Art ini dari kalangan  menengah. “Dan biasanya dipesan oleh perorangan untuk orang-orang terkasih di momen bahagia,” tambahnya. “Jika hari ramai orderan biasanya menjelang kelulusan,” ujarnya.

Untuk pendapatan sendiri, Dewi mengaku memang masih kecil dan lockdown pun mempengaruhi pendapatan. Dewi juga menjelaskan hal yang menarik dari sini adalah kerajinan Papercraft dengan teknik menggulung kertas menjadi beberapa bentuk, dan disusun menjadi suatu karya yang bernilai.

Mereka membuat seni mengubah kertas menjadi beragam bentuk, seperti gulungan lalu menyatukan dengan perekat, yang nantinya akan menghasilkan karya dekoratif. “Yang pasti Kami membuat pola nama pemesan dan ditempel ke dalam bingkai. Dengan gaya khasnya dari Fedetsa, kemudian disalurkan dalam kreasi unik menarik bagi pemesan,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Meski tak Terbukti Lakukan Kejahatan, HRS Tetap Divonis 8 Bulan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam sidang putusan, Kamis (27/5), menjatuhkan hukuman 8 bulan penjara terhadap Habib Rizieq Shihab yang jadi terdakwa perkara kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat dan denda Rp 20 terkait kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Atas vonis tersebut, tim kuasa hukum HRS menilai tak sepantasnya mantan Imam Besar FPI dikenakan hukuman kurungan badan dalam kasus kerumunan. Pasalnya, Majelis Hakim menyatakan HRS tidak terbukti melakukan kejahatan.

Anggota tim kuasa hukum HRS, Aziz Yanuar mengatakan, atas dasar itu pihaknya akan melakukan banding terhadap vonis Majelis Hakim agar seluruh terdakwa dapat bebas murni kerena pelanggaran protokol kesehatan tidak pantas mendapat hukuman kurungan.

“Terkait dengan ancaman hukumannya sekali lagi kita dan tim serta HRS masih pikir-pikir,” kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5).

Kendati HRS dan lima terdakwa lainnya dijatuhi hukuman 8 bulan penjara, lanjut Aziz, pihaknya mengapresiasi langkah Majelis Hakim yang menyebutkan bahwa acara Maulid Nabi Muhammad SAW bukan perbuatan kejahatan. 

“Saya secara pribadi bersyukur Alhamdulillah ada dua yang jadi cacatan. Pertama adalah majelis hakim menjelaskan bahwa Maulid ini bukan kejahatan sehingga hal hal tersebut tidak patut dijadikan objek tindak pidana. Kedua adalah Pasal 160 atau penghasutan yang dituduhkan kepada HRS dan kawan kawan Alhamdulillah tidak terbukti,” ujarnya.

Selain HRS, lima terdakwa lainnya yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi dijatuhi 8 bulan penjara atas kasus kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat.

Sementara menurut hakim, HRS dan lima lainnya bersalah melanggar protokol kesehatan pada kegiatan Maulid Nabi Muhammad, serta pernikahan putri keempat HRS. “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 8 bulan,” kata Hakim Suparman Nyompa.

Hakim menyatakan HRS dan kawan-kawan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dalam kasus kerumunan di Petamburan, sebagaimana dalam dakwaan ketiga, Pasal 93 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana.

Sementara vonis ini lebih rendah dari jaksa penuntut umum dengan tuntutan dua tahun penjara dan pencabutan hak untuk menjadi pengurus organisasi masyarakat selama 3 tahun. Menurut jaksa, pertimbangan menjatuhkan hukuman itu karena Habib Rizieq dianggap sebagai penyebab utama timbulnya kerumunan warga di Petamburan. Akibat kerumunan itu, HRS dinilai memperburuk penanganan pencegahan Covid-19.

** ass

DPD PKS Rakerda di Masa Pandemi Covid -19

0

Peserta Wajib Rapid Tes Antigen, Bahas Isu Strategis di Kabupaten Bogor

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Pandemi Covid -19 yang memasuki tahun kedua ini membuat semua kebiasaan lama diubah dengan cepat, semisal rapat-rapat yang dilakukan instansi pemerintahan, swasta hingga lembaga politik. Di Kabupaten Bogor, sejak tahun 2020 lalu atau saat pandemi pertama kali melanda hampir sebagian besar kegiatan organisasi pemerintahan dan lain-lainnya dihelat secara daring. Ini dilakukan dalam rangka mencegah penularan dan penyebaran Covid -19, seperti yang dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS.

Partai pemenang kedua Pemilu 2019 lalu, Sabtu (29/05) berencana menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) dengan dua metode, yakni offline atau langsung serta daring. Untuk langsung, panitia mewajibkan semua peserta yang jumlahnya dibatasi melakukan rapid tes antigen terlebih dahulu.

“Rapid tes antigen kepada peserta Rakerda offline serta penerapan protokol kesehatan (Prokes), cara kami mendukung upaya pemerintah daerah mencegah penyebaran dan penularan Covid-19,”kata Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Dedi Aroza, dalam keterangan tertulisnya Kamis (27/05).

Dedi menegaskan, aturan wajib soal protokol kesehatan sudah diterapkan PKS di semua tingkatan kepengurusan, tanpa terkecuali, ketika ada rapat langsung yang harus dihadiri pengurus inti. “Karena sudah terbiasa, kami merasa tidak terbebani dengan aturan protokol kesehatan,” ujarnya.

Disinggung soal materi Rakerda, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dua periode itu mengatakan, Rakerda pertama kepengurusan baru yang dipimpinnya itu untuk membahas sejumlah rencana dan isu strategis. “Ada beberapa isu strategis yang kita bahas di Rakerda nanti, diantaranya menyusun program kerja untuk lima tahun kedepan,”katanya.

Selain menyusun program kerja, Rakerda, kata Dedi, juga akan membahas rekomendasi penting terkait sikap dan sasaran kerja PKS Kabupaten Bogor dalam kontestasi politik maupun membela kepentingan rakyat, sesuai dengan jargon yang diusung PKS yakni bersama melayani rakyat.

“Sudah tentu ada targetan-targetan politik yang kami canangkan. Kesemuanya itu membantu arah gerak anggota dan pengurus dalam menyongsong pemenangan Pilkada dan Pemilu sesuai yang dijadwalkan,” ungkapnya.

Ketika ditanya perihal posisi PKS Kabupaten Bogor pada kontestasi pilkada mendatang, Dedi menegaskan, masalah itu menjadi agenda penting yang akan dibahas di Rakerda. “Nanti rekomendasi yang dikeluarkan kemungkinannya dua, pertama apakah akan mengusung kader sendiri atau berkoalisi dengan partai lain. Jadi, tunggu saja tanggal mainnya yang pastinya semua hasilnya akan kami sampaikan,” tegasnya.

Selain dihadiri pengurus, Rakerda dengan jumah peserta terbatas akan diikuti anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor, anggota DPRD Jawa Barat Dapil Bogor, serta sembilan anggota DPRD Kabupaten Bogor dan Bupati Ade Yasin.

“Kami berharap, agar Rakerda ini memberi semangat baru agar PKS semakin kokoh melayani rakyat, memberikan keyakinan bahwa anggota PKS mampu mengemban amanah, dan layak memimpin Kabupaten Bogor,”tutupnya.

** Mochamad Yusuf

Black Campaign Rugikan Madu Az Zikra Rp 15 Miliar

0

Fachri: Produk Az-Zikra Mutlak Milik Muhammad Ja’far Audah

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Beredarnya produk palsu madu Az Zikra dan black campaigin, membuat PT Azzikra Berkah Internasional (ABI Group) yang memproduksi madu dengan merek Az Zikra mengalami kerugian hingga mencapai Rp 15 miliar. Demikian diungkapkan Kuasa Hukum PT ABI Group Fachri Fachrudin dalam konferensi pers yang digelar di RM Kabayan, Jalan Tegar Beriman, Kamis (27/5/2021).

“Beredarnya madu palsu dengan merek Az Zikra dan black campaign terhadap produk-produk yang kami miliki, membuat kami mengalami kerugian hingga mencapai Rp 15 miliar,” kata Fachri.

Lebih lanjut Fachri mengatakan, pihaknya sudah mendalami pihak-pihak yang telah memalsukan madu merek Az Zikra ini. Beberapa pihak yang diduga telah memalsukan dan mengedar madu merek Az Zikra palsu ini, sudah didekati secara kekeluargaan agar menghentikan perbuatannya, karena bisa berdampak secara hukum.

 “Terhadap pihak-pihak yang telah memalsukan ini, kami sudah melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Bagi yang tidak mengindahkan pendekatan kami, terpaksa akan kita tindaklanjuti ke ranah hukum,” jelasnya.

Terkait dengan tindakan hukum sendiri, Fachri mengatakan pihaknya sudah melakukan pelaporan di Polda Jawa Barat. Setidaknya, ujar Fachri, ada sekitar lima orang yang sudah dilaporkan ke Polda Jabar. “Ada sekitar lima orang yang kita laporkan ke Polda Jabar. Pelaporannya sendiri sudah dilakukan beberapa hari lalu,” terangnya.

Fachri mengatakan, terkait dengan merek Az Zikra yang menjadi brand produknya, ini merupakan hak milik dari Muhammad Ja’far Audah, baik secara pribadi maupun sebagai Komisaris Utama PT ABI Group. Hal itu dibuktikan dengan adanya sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang dikeluarkan oleh Dirjen HAKI. Kemenkum Ham RI melalui Dirjen Kekayaan Intelektual u.b. Direktur Merek dan Indikasi Geografis telah menerbitkan Sertifikat dengan Nomor Pendaftaran IDM000523249 Kelas 30, Nomor Pendaftaran IDM000559469 dan Nomor Pendaftaran IDM000579654 Kelas 5.

“Perlu kami tegaskan, PT ABI ini adalah pemilik sertifikat sekaligus pemilik merek Az Zikra atas produk madu, habbatussaudah, propolis, kopi, susu kambing dan produk kesehatan lainnya yang telah dikeluarkan oleh Dirjen HAKI Kemenkum HAM RI . Dengan demikian jelas, bahwa produk madu dengan merek Az Zikra adalah sah milik kami,” tegas Fachri.

Terkait dengan black campaign, Fachri menuturkan jika ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menggiring opini jika madu Az Zikra telah mengganti kemasan produknya dengan kemasan dan nama barunya. Padahal, hal itu adalah upaya nakal untuk mengalihkan konsumen madu Az Zikra ke produk baru yang menjadi kompetitornya.

“Ada sebuah black campaign, di mana diedarkan dalam medsos jika madu Az Zikra mengganti kemasan dan namanya dengan kemasan yang baru. Itu adalah hal bohong. Kami tegaskan, bahwa madu Az Zikra tidak melakukan perubahan nama maupun mengganti dengan kemasan baru. Kami tetap dengan kemasan yang lama, nama dan logo yang sama,” tegas Fachri.

** Nay Nur’ain

Awas, Penipuan Atasnamakan Camat Sasar Yayasan

0

Camat Nanggung Geram Namanya Dicatut

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Penipuan mengatasnamakan aparat kecamatan di Kabupaten Bogor marak menyasar lembaga yayasan. Melalui pesan singkat WhatsApp, penipu online tersebut mengaku sebagai Camat Nanggung. “Mengaku sebagai Camat Nanggung, chat ke saya kalau mau memberikan bantuan dana dari Bupati Bogor,” ujar Hendra Hambaro, salah satu pengurus yayasan kepada wartawan, baru-baru ini.

Awalnya, Hendra tidak mencurigai hal tersebut lantaran hanya diminta nomer rekening banknya. Namun setelah diberikan nomer rekening, oknum tersebut tidak memberikan kabar selanjutnya. Selang beberapa hari kemudian, Hendra pun mulai curiga dan segera mengecek isi saldo banknya.

“Dan benar ternyata, saldo saya hilang lima 5 juta, saya langsung ke bank untuk laporan dan tutup akun,” akunya.

Dirinya juga mencari tahu apakah ada korban lain selain yayasan miliknya. Dan benar ternyata ada salah satu yayasan kerabatnya yang tertipu oknum dengan modus serupa. Nilainya sendiri mencapai Rp 21 juta. “Jadi ada yang mengatasnamakan Camat Leuwiliang, juga Camat Tajur Halang,” lanjutnya.

Mengetahui hal tersebut, Camat Nanggung, Ae Saepuloh geram dan memastikan pihaknya tidak pernah meminta apapun dari yayasan, baik itu yang di wilayah Nanggung dan sekitarnya. Camat juga akan menginformasikan kejadian tersebut dalam setiap forum agar tidak ada korban yang tertipu oknum penipuan online tersebut.

“Warga terutama pemilik yayasan diharapkan untuk berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan aparat pemerintah yang meminta sesuatu dalam bentuk apapun,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Sambut HLUN, Puskesmas Leuwiliang Vaksinasi Lansia

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Jelang Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, Puskesmas Leuwiliang menggelar vaksinasi massal terhadap warga lansia di Ruang Vaksinasi Puskesmas Leuwiliang, Kamis (28/5/2021).

Kepala Puskesmas James Tambunan mengatakan, bertepatan HLUN direncanakan oleh Puskemas Leuwiliang untuk melaksanakan ramah tamah terhadap para lansia dan juga dilakukan vaksinasi.

“Dimulai sejak tadi jam 8 kita ada cara sambutan juga penyerahan bingkisan, dan dilanjut  yang paling utama vaksin terhadap lansia pada hari ini,” kata James Tambunan, Kamis (27/5/2021).

James mengatakan, ada sekitar 2000 lansia dan pihak Puskesmas sudah mulai memvaksin lansia sekitar 300 orang. “Termasuk hari ini kita juga melaksanakan vaksinasi 50 orang,” katanya.

Untuk kendala James mengatakan, di Leuwiliang masih minim kesadaran untuk vaksinasi. “Ketika saya menjadi kepala Puskesmas Bojonggede antusiasme lansia yang dilakukan vaksinasi lebih besar,” katanya.

Meski demikian, James optimistis target akan tercapai dengan cara pendekatan langsung terhadap kepala desa. “Atau pihak pihak terkait yang bisa memberikan sosialisasi terhadap terhadap para lansia di wilayah Leuwiliang,” katanya.

Sementara salah satu lansia yang telah divaksin, Jaelani  mengatakan, di Hari Lansia ini dia mengaku senang telah divaksin secara gratis. “Ini hari pertama vaksinasi, tidak terasa apa – apa, saya pun mengajak ke masyarakat khususnya lansia jangan takut untuk divaksin,” pungkasnya. 

** Cepi Kurniawan

Kades Gunung Putri Murka, PT SBI Hilangkan Barang Bukti Diduga Limbah B3

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Gunung Putri, Damanhuri murka sebab PT Sinar Banten Indonesia yang membuang limbah B3 di lokasi RT 03/13 menghilangkan barang bukti limbah-limbah tersebut pada malam harinya setelah dilakukan sidak oleh kepala desa Gunung Putri.

Damanhuri mengatakan bahwa perusahaan yang sudah menjalankan aktivitasnya hampir 8 bulan, namun tidak ada komunikasi dengan desa akan dibuat apa lokasi tersebut.

“Ketua RW pernah datang dengan pembeli, bahwa lokasi tersebut akan dibeli, namun sampai saat ini tidak ada kelanjutannya sampai ada pemberitahuan kepada saya bahwa lokasi yang pernah mau dijual belikan tersebut ternyata dijadikan pool PT SBI sambil membuang limbah yang diduga B3,” jelas A Heri biasa disapa kepada Jurnal Bogor di ruangannya, Kamis (27/05).

Dia menjelaskan, saat sidak di lokasi tersebut banyak sekali warga, terutama kaum ibu yang keluar rumah untuk mengadukan apa yang mereka rasakan selama ada penampungan limbah di lokasi tersebut. Padahal sudah pasti dampak kepada lingkungan dari mulai bau menyengat dan pencemaran sungai.

“Yang membuat saya naik pitam sudah salah ngotot, walaupun dijaga oleh preman yang merupakan warga saya sendiri, harusnya jangan seperti itu, karena untuk keuntungan sendiri tapi dampaknya merugikan banyak pihak,” cetusnya.

Menurutnya, saat ini dirinya sedang berupaya untuk membangunkan Desa Gunung Putri yang sudah lama tidur dengan prestasi-prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya, jangan sampai dikotori oleh kelakuan pengusaha yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Memang ada warga saya yang kerja di perusahaan itu tapi bukan berarti harus merusak lingkungan dengan membuang limbah sembarangan. Yang membuat saya kecewa lagi kenapa barang bukti limbah tersebut malamnya diangkut atau dihilangkan, sampai-sampai nama perusahaan di mobil-mobil truk tersebut dihilangkan,” pungkasnya kesal.

Lanjut dia, sekarang kasus ini sudah kita serahkan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan kepolisian dan pihak desa sudah melakukan peneguran, sidak dan membuat surat pernyataan keberatan dari masyarakat sekitar.

“Selebihnya itu masuk ranah pihak DLH dan kepolisian. Kita serahkan untuk memproses perusahaan tersebut karena menurut informasi yang saya dapatkan bahwa perusahaan tersebut sudah melakukan hal yang sama di desa lain, seperti Desa Tarikolot Kecamatan Citeureup dan ditimpuki jika melintas di Klapanunggal, berarti memang sering melakukan hal tersebut, dan sekarang saya kecolongan di Desa Gunung Putri,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Toko Tiga Saudara Terbakar Ludeskan Ribuan Sepatu

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Toko sepatu Tiga Saudara di Jalan Raya Sukahati-Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, tepatnya di samping Pizza Hut, dilalap si jago merah, Kamis (27/5/21). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 Wib.

“Benar, api menyasar toko tersebut sekitar pukul 08.30 Wib,” ujar Wahyu, Staf Seksi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor di lokasi kejadian.

Wahyu mengatakan, api menyasar toko mulai dari lantai 2 hingga menghanguskan berbagai jenis sepatu dan sandal. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, namun kemungkinan besar akibat korsleting listrik. “Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik,” ungkap Wahyu.

“Untuk memadamkan api, kita turunkan dari Mako Kabupaten Bogor 4 unit mobil Damkar, dari wilayah 5 unit dan 2 unit bantuan dari Kota Bogor. Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam,” jelas Wahyu.

Terpisah, Andika Saputra, pemilik toko sepatu mengaku ribuan pasang sepatu ludes terbakar dan belum bisa menghitung total kerugian yang dialaminya. “Bisa dipastikan ribuan pasang baik sepatu dan sandal yang terbakar. Untuk total kerugian saya belum bisa menjelaskan angkanya,” ujarnya.

** Nay Nur’ain

Macet Timbulkan Keresahan Warga Cipayung

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Kemacetan sering terjadi di Jalan Haji Muhidin, Cipayung, Depok. Jalan tersebut banyak dilewati kendaraan meskipun jalan tersebut bukanlah jalan raya umum, melainkan jalan akses perkampungan sekitar.

Dari pantauan, panjang kemacetan tersebut sekitar 1 kilometer. Kemacetan berlangsung setiap hari dan puncaknya ketika sore hari dan atau hari libur. Kemacetan tersebut diakui warga cukup menganggu aktivitas mereka sehari-hari.

“Iya nih lumayan mengganggu, sebelumnya tahun-tahun lalu gak kaya gini, sekarang sudah seperti jalan alternatif jadi selalu ramai, kalau mau keluar rasanya malas pasti selalu macet padahal jalan kampung begini,” kata Husein, warga sekitar.

Warga sekitar sudah tidak bisa untuk protes atau mengajukan untuk dialihkan, karena untuk pelebaran jalan pun warga tidak setuju lahannya digunakan pelebaran jalan.

** Salsabila Thifal [MG/UIKI-Jb]

Terkumpul Rp 5 Miliar, Taqy Malik Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Taqy Malik, salah satu selebgram berhasil menggalang dana untuk Palestine melalui platform instagram pribadinya. Dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 5 miliar hanya dalam waktu dua hari. Sebelumnya Taqy Malik menargetkan Rp 1 miliar dalam 7 hari, namun antusias pengikutnya di social media untuk berdonasi melampaui dari batas targetnya.

Diketahui pada Senin (24/05), Taqy Malik menyalurkan hasil donasinya kepada PMI yang diterima langsung oleh ketua umum PMI Pusat, Jusuf Kalla. Donasi tersebut berjumlah Rp 1 miliar.

“Saya ucapkan terima kasih atas sumbangan ini,” Kata Jusuf Kalla ketika menerima sumbangan yang diwakilkan Taqy Malik untuk para donatur.

Sedangkan hasil sisa dari donasi yang ada, disalurkan kepada beberapa platform yang juga membantu untuk menyalurkan bantuan kepada Palestina.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]