27 C
Bogor
Thursday, August 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1238

Setu Gunung Putri Bisa Dikuasai Pengusaha, Achmad Fathoni: Saya Akan Ajak Lawyer Gugat Balik

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Keluarnya hasil keputusan Pengadilan Negeri Cibinong No.263.pdt.G/2017/PN/Cbi yang memenangkan PT.Fantasi Gunung Puteri menjadi pemilik separuh Setu Gunung Putri, membuat Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS Achmad Fathoni murka dan tak habis pikir akan keputusan yang diambil oleh pengadilan.

“Saya sangat sedih mendengar pemerintah kalah dalam sengketa kepemilikan sebagian lahan Setu Gunung Putri, karena kehilangan aset milik publik yang dalam hal ini diwakili pemerintah harusnya mampu menguasai aset untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat , ini menjadi kerugian besar bagi masyarakat,” tandasnya heran, Rabu (16/06)

“Logika saya tidak bisa menerima ini karena secara fisik sangat jelas jika lahan yang dipersengketakan berwujud Setu Alam dan kita ketahui bersama apakah mungkin setu alam dikuasai dan bisa dimiliki secara pribadi?, Kekhawatiran saya jika Setu Gunung Putri saja bisa dikuasi secara pribadi, besar kemungkinan hal yang sama bisa menimpa setu – setu lainnya, karena memang selama ini pengelolaan setu sangat menyedihkan, anggaran dan perhatiannya sangat minim, kewenangan hanya dipusat sementara Pemda sampai Pemdes sebagai lembaga pemerintahan yang paling dekat justru tidak diberikan kewenangan apa – apa,” ungkapnya.

“ini jadi pelajaran untuk semua pihak agar mau memperbaiki perhatian terhadap setu. Berilah kewenangan lebih kepada Pemda Kab / Kota dan Pemdes untuk bisa mengelola, tindak tegas dan disiplinkan segala bentuk penyerobotan tanah setu dan sepadannya ” paparnya geram.

Achmad Fathoni menegaskan, dia akan coba mengajak lawyers yang peduli dan menguasai ini untuk ikut bersama-sama menelusuri persoalan tersebut dan mencari celah hukum untuk bisa menggugat balik.

“Semoga setu – setu kita tetap menjadi milik masyarakat dan dimanfaatkan sebesar – besarnya bagi kemakmuran rakyat terutama yang ada disekitarnya,” pungkasnya penuh harap.

** Nay Nur’ain

Kunker Destinasi Wisata, PWI Kabupaten Bogor ‘Goes to Cipamingkis’

0

Sukamakmur | Jurnal Inspirasi

Dalam rangka turut berperan mendorong pemulihan ekonomi khususnya di sektor pariwisata, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) yang dikemas dengan acara touring bersama para anggota ke Curug Cipamingkis yang berlokasi di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (15/06).

Kegiatan “Goes to Cipamingkis” ini untuk mengeksplorasi potensi – potensi wisata yang ada di ujung timur kabupaten bogor.

” Kunjungan kerja ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PWI Kabupaten Bogor untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi terutama di sektor pariwisata,” kata H.Subagio Ketua PWI Kabupaten Bogor

Harapannya, dengan kemitraan dan sinergitas pelaku pariwisata dengan insan pers bisa membantu mendongkrak dunia pariwisata bergeliat kembali di masa Pandemi Covid-19. PWI sebagai organisasi wartawan harus punya rasa empati terhadap kondisi dunia kepariwisataan di Kabupaten Bogor.

“Dengan kegiatan kunker ini saya berharap teman-teman semua bisa mengexpose hal apa saja yang bisa membantu dunia pariwisata bangkit, sesuai dengan moto Pemerintah Kabupaten Bogor yakni Bogor and Tourism,” tandasnya.

Sementara, itu Andrian Dinata, pengelola kawasan wisata Curug Cipamingkis, dalam sesi ramah tamah dengan pengurus dan anggota PWI mengatakan bahwa, taman wisata Curug Cipamingkis mempunyai daya tarik keindahan alam yang alami. Di Curug Cipamingkis ini selain mengedepankan pelayanan prima, juga menawarkan berbagai wahana wisata alami.

“Seperti wahana kolam pemandian anak dan dewasa, yang airnya bersumber langsung dari air terjun (Curug) Cipamingkis. Tersedia juga therapi ikan dan spot-spot selfi yang menarik berlatar belakang panorama alam pegunungan,” ungkap Andrian.

Menurutnya, pihaknya juga menyediakan tempat bermalam atau menginap bagi pengunjung. Ada 18 kamar dan villa dengan konsep bambu yang bisa disewa para pengunjung untuk bermalam dengan daya tampung 30 orang per villanya.

“Tentu dengan harga yang cukup bersahabat,
Dengan tiket masuk hanya Rp.35.000,- di hari biasa dan Rp.40.000,- di hari libur (weekend) pengunjung sudah dapat menikmati wisata mandi dibawah curug alami Curug Cipamingkis dan berselfi ria ditengah cuaca sejuk cenderung dingin,” jelasnya.

Lanjutnya, masih kata dia, tempat ini sangat cocok untuk wisata keluarga, juga bagi kami anak muda-mudi yang hobi selfi dan upload photo-photo keren di medsos. Pemandangan air terjun ditengah hutan Pinus di Curug Cipamingkis sangat menarik untuk dijadikan tempat berlibur, banyak lokasi spot photo cantik dan menarik. Pokoknya recommended.

Untuk weekend day Curug Cipamingkis rata-rata dikunjungi wisatawan mencapai 500 hingga 1000 orang yang bergantian mampir di tempat wisata tersebut.

“Meskipun ramai pengunjung pada hari libur, pengelola tempat wisata Curug Cipamingkis tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan terus menghimbau pengunjung agar tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, ” pungkas Adrian.

Disela-sela ramah tamah dan dilanjutkan dengan mengekplorasi destinasi wisata yang ada, tak lupa Andrian selaku pengelola mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan kerja pengurus dan Anggota PWI Kabupaten Bogor ke Curug Cipamingkis.

“Semoga sinergitas awak media dengan para pelaku usaha pariwisata bisa kembali membangkitkan perekonomian di bidang pariwisata yang terpuruk dimasa Pandemi Covid-19 yang mendera,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

PT PCS Memohon Kapolri Menindak Mafia Tanah yang Menggunakan Premanisme

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Segerombolan preman yang diduga orang suruhan mantan pejabat negara berinisial IM kembali mengintimidasi dan melakukan provokasi terhadap sejumlah pekerja PT Primatama Cahaya Sentosa (PCS) yang sedang membangun mess perkebunan di atas lahan milik PT Buana Estate, Senin (14/6). Intimidasi dan provokasi berulang ini dilakukan lantaran mantan pejabat negara ini ingin menguasai fisik tanah seluas 25 Ha secara ilegal.

“Gerombolan preman itu kembali datang dan mengintimidasi pekerja PT PCS yang sedang membangun mess perkebunan untuk para petani. Kalau yang bersangkutan merasa memiliki lahan tersebut mengapa tidak menggunakan jalur hukum melalui gugatan perdata misalnya. Kok malah mengerahkan preman?” ujar Ahang Pradata, SH, Legal Group PT PCS dalam keterangan persnya, Selasa (15/6).

Terkait aksi premanisme tersebut, PT PCS memohon kepada Kapolri untuk dapat membersihkan dan menindak tegas para mafia mafia tanah yang menggunakan cara cara ilegal dan premanisme yang dapat menghambat iklim usaha dan investasi seperti yg dipraktekan oleh IM dan jaringan premanisme yang dimanfaatkannya.

Ahang menjelaskan, aksi intimidasi dan provokasi yang dilakukan segerombolan preman ini pernah terjadi pada 25 April 2021 lalu. Atas kejadian itu, PT PCS memberi kuasa hukum kepada kantor hukum Ariano Sitorus & Partners untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Citeureup. Oleh Polsek Citeureup laporan polisi PT PCS dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Jabar.

Menurut Ahang pihaknya sudah mengecek ke Polda Jabar, dan Polda jabar tengah mengusut aduan PT PCS yaitu terkait dugaan tindak pidana pengrusakan secara bersama sama seperti yang di maksud Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun enam bulan. Terlapor dalam kasus ini di duga orang-orang suruhan IM yang mengklaim secara sepihak sebagai pemilik atas lahan 25 Ha.

“Kami mendapat informasi kasus tersebut ditangani oleh Subdit 2 Harda dan sudah memasuki tahap penyidikan,” jelasnya.

Menurut Ahang, lahan seluas 211 Ha adalah tanah eks PT Buana Estate yang di akuisisi oleh PT PCS melalui perjanjian pengadaan lahan pada tahun 2016 antara PT Buana Estate dengan PT PCS dengan objek seluas 211 Ha, dengan alas hak kepemilikan SHGU No.149 yang berlaku hingga tahun 2027. Lokasi tanah 211 Ha berada di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup Kabuputen Bogor.

“Fakta di lapangan yang terjadi di atas 211 Ha banyak sekali pihak yang melakukan ilegal ocupation dan memperjualbelikan kepada pihak-pihak luar,” terangnya.

Salah satu pihak yang diduga membeli tanah garapan di atas lahan milik PT PCS adalah IM, mantan pejabat negara yang baru saja keluar dari jeruji besi lantaran dihukum dalam kasus korupsi.

IM memberikan kuasa lewat surat tugas resmi kepada orang-orangnya antara lain Ar, Yan dan Yun yang merupakan tokoh ormas di Kabupaten Bogor untuk menjaga lahan seluas 25 Ha yang diklaim sepihak milik IM dan ingin menguasai tanah tersebut dengan cara mengintimidasi para pekerja PT PCS.

“Tanah yang di klaim milik IM merupakan tanah milik PT PCS yang dikerjasamakan dengan Buana Estate tepatnya bagian dari 211 Ha. Tiga orang suruhan IM mengerahkan segerombolan preman untuk menguasai fisik tanah milik PCS dengan cara melawan hukum, karena tidak pernah sediktpun IM menunjukan legalitas kepemilikannya,” terang Ahang.

PT PCS, menurut Ahang berencana melakukan pembibitan tanaman dan penghijauan di area 25 Ha yang diklaim oleh IM. Kegiatan pembibitan tanaman dan penghijauan yang dilakukan PT PCS sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Bogor yang menetapkan kawasan tersebut sebagai kawasan perkebunan.

“Kegiatan pembibitan tanaman dan penghijauan yang dilakukan oleh kami selalu di halangi-halangi oleh orang-orang suruhan IM,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Citeureup Kompol Ricky Wowor membenarkan adanya Laporan Polisi dari PT PCS. Namun, Laporan Polisi bernomor STPL/B/133/IV/2021/JBR/RES/BGR/SEK-CTP telah kita limpahkan ke Polda Jabar.

** Fredy Kristianto/rls

Kota Bogor Siaga Lonjakan Covid

0

Bima Minta Rumah Sakit Tambah Kapasitas Tempat Tidur

Bogor | Jurnal Inspirasi

Gubernur Ridwan Kamil telah menetapkan bahwa Jawa Barat saat ini dalam siaga 1 kasus Covid-19. Hal itu pun membuat Kota Bogor harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa data kasus positif covid di ‘Kota Hujan’ tengah naik.

Kemungkinan, hal itu terjadi lantaran efek mudik Lebaran atau kemungkinan adanya varian baru virus corona. “Tapi belum ditemukan varian dari India. Namun, tidak menutup kemungkinan itu ada hanya belum sempet diteliti saja. Karena kondisi tersebut kita mesti siaga semua,” ujar Bima kepada wartawan, Selasa (15/6).

Bima menuturkan bahwa tingkat hunian rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR) berada di angka 49 persen, setelah sevelumnya selalu di bawah 20 persen. “Sedikit lagi ada di ambang batas WHO. Saya sudah perintahkan agar setiap rumah sakit menambah tempat tidur RSUD sudah ditambah menjadi 100 semuanya sekarang sedang ditambah kapasitasnya untuk mengantisipasi ledakan beberapa hari kedepan,” jelasnya.

Kemudian, kata Bima, Pemkot Bogor saat ini sedang menjajaki juga tempat isolasi tambahan selain di BPKP Ciawi. “Ada satu lokasi yang sedang kita siapkan juga, sehingga kalau terjadi ledakan bisa dialokasikan ke situ,” ucapnya.

Atas dasar itu, Bima meminta agar seluruh masyarakat untuk menahan mobilitas. Pemkot, sambungnya, akan memperketat pengawasan di wilayah terkait dengan kegiatan kegiatan warga.

“Satgas Covid-19 dan Forkopimda sepakat untuk melakukan tindakan yang lebih tegas untuk setiap pelanggaran prokes. Sebab, saat ini warga sudah mulai merasa kondisinya sudah biasa. Banyak tempat usaha yang melanggar jam operasional jam 9 malam,” tuturnya.

Selain itu, Bima menyatakan bahwa Pemkot Bogor akan mempercepat vaksinasi. “Untuk stok ya masih ada tapi terbatas. Saya akan langsung meminta kepada Menteri Kesehatan untuk stok vaksin ditambah lagi,” imbuhnya.

Apalagi, kata dia, pada Kamis (17/6) Presiden Jokowi akan datang ke Stasiun Bogor untuk meninjau pelaksanaan pemberian vaksin. “Kita akan melakukan pemberian vaksin kepada pengguna kereta api yang sangat beresiko membawa virus dari luar masuk ke Kota Bogor,” tegas Bima.

Saat disinggung apakah jam operasional toko dan mal akan kembali diperketat. Bima mengaku bahwa hal itu belum ada arahan dari pemerintah pusat. “Belum ada, karena dari pusatnya belum. Kita harus pastikan juga ekonomi tidak terdampak,” tukas dia.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) per Selasa (15/6) terdapat tambahan 73 kasus positif, sehingga jumlah kasus keseluruhan sejak awal pandemi mencapai 16.852. Dengan rincian 756 pasien masih melaksanakan isolasi, 15.828 dinyatakan sembuh, dan 268 orang meninggal dunia.

** Fredy Kristianto

Terduga Teroris Ditangkap di Bogor Utara

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Seorang terduga teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (14/6). Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan membenarkan terduga teroris itu merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). “Satu orang terduga teroris jaringan JAD,” kata Ramadhan, Selasa (15/6).

Ramadhan mengatakan bahwa Densus 88 masih mendalami pemeriksaan terduga teroris berinisial KD alias AA yang ditangkap itu. Dia juga belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai proses penangkapan atau keterlibatan terduga teroris tersebut. Menurutnya, penangkapan itu merupakan bentuk pengembangan dari penangkapan teroris sebelumnya.

Sementara Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra juga membenarkan bahwa ada aktivitas dari kepolisian di kawasan Kelurahan Tegal Gundil pada Senin (14/6) siang. “Memang ada kegiatan dari rekan-rekan kepolisian pada Senin (14/6) siang. Itu berdasarkan penelusuran RT dan RW. Sebelumnya kami tak mendapat informasi juga,” ujar Marse saat dihubungi wartawan, Selasa (15/6).

Namun, kata dia, aparatur wilayah belum dapat memastikan apakah yang bersangkutan diduga jaringan teroris. “Kita belum tahu benar atau tidaknya. Itu ranah kepolisian,” imbuhnya.

Marse menjelaskan, berdasarkan pengakuan warga sekitar pria yang diduga masuk dalam jaringan teroris, selama ini dikenal biasa saja dan sehari-hari bekerja sebagai penjual bahan kimia. “Biasa saja, berbaur, solat berjamaah, tak menutup diri. Tapi sekali lagi, kita nggak tahu apa itu teroris atau bukan. Sebab, polisi yang berhak mendalami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Marse meminta agar pengurus RT dan RW proaktif mengawasi semua warganya. “Apabila ada yang mencurigakan bisa segera dilaporkan ke polisi RW atau aparatur wilayah,” ungkapnya.

Sementara JAD sendiri merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyatakan aparat penegak hukum telah menangkap ratusan pelaku terorisme sejak Januari hingga Mei 2021 dari berbagai jaringan.

Boy merinci, 216 pelaku terorisme itu di antaranya sebanyak 71 orang merupakan anggota terkait jaringan Jamaah Al-Islamiyah. Kemudian, 144 lainnya merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah, serta satu orang lainnya merupakan deportan dari luar negeri.

“Aparat penegak hukum masih melakukan upaya-upaya yg bersifat operasi penegakan hukum terkait tindak pidana terorisme. Sehingga terdata dari Januari hingga Mei 2021 terdapat 216 orang (ditangkap),” kata Boy saat rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Kamis (27/5) lalu.

** Fredy Kristianto

Polsek Bojonggede Gelar Vaksinasi Massal Gratis

0

Bojonggede | Jurnal Inspirasi

Polsek Bojonggede Polres Depok guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 menggelar  pelayanan vaksinasi massal secara gratis yang digelar di halaman Mapolsek Bojonggede, Selasa (15/6/2021).

Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto mengatakan, vaksinasi yang dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang angkanya kembali melonjak pasca libur Lebaran.

“Hari ini vaksinasi massal untuk warga Kecamatan Bojonggede, kebetulan Kepolisian Polsek Bojonggede, Polres Metro Depok melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwi mengaku senang dengan antisias para warga yang mengikuti vaksin dalam rangka mendukung sekaligus mencegah penyebaran virus corona.

“Targetnya 150 orang, tapi alhamdulillah warga masyarakat di sini antusias melaksanakan vaksin, bisa dilihat ini sudah lebih dari target yang dicanangkan,” bebernya.

Sementara itu, Dwi membeberkan, vaksinasi massal gratis tersebut diperuntukkan kepada warga usia produktif dan juga lansia.

“Persyaratannya untuk usia produktif 18 tahun ke atas dan lansia hingga 60 tahun, untuk lansia yang terkendala atau sulit datang dengan alasan tertentu, kami inisiatif untuk memberikan pelayanan dengan cara menjemput,” ungkapnya.

Kendati demikian, Dwi mengimbau warga untuk tetap mengindahkan protokol kesehatan meski sudah dilakukan vaksinasi. “Vaksin ini salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona, tapi kita juga tidak boleh menyepelekan, kita tentunya harus menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Terkait pencegahan kluster perumahan, Dwi mengatakan bahwa pihaknya terus aktif memberikan sosialisasi dan penanganan terkait Covid-19.

“Kita terus aktif melakukan sosialisasi prokes menerapkan 3 M dan 5 M, untuk yang terpapar itu kita bantu semaksimal mungkin dengan menyambangi rumah secara langsung, kita bantu sembako dan lainnya, kita semangati agar imunnya kembali bagus “pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Naik Bus PPD Gratis Selama Sebulan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) menggratiskan biaya transportasi armadanya selama sebulan penuh. Penggratisan biaya perjalanan itu dikhususkan bagi TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat lanjut usia (lansia). Bus yang beroperasi dari Kota Bogor itu akan melayani warga ke beberapa wilayah di Jakarta.

“Terhitung mulai hari ini, gratis. Kontribusi sementara ini memang tidak begitu wah, tapi ada manfaatnya buat masyarakat,” jelas Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa saat launching diskon pelanggan JR Connexion dari Perum PPD di Bogor Creative Center, Selasa (15/6/2021).

Namun meski begitu, ke depan kata Pande, pihaknya berkomitmen untuk bisa berkontribusi lebih kepada Kota Bogor. Terlebih, Kota Bogor juga akan melaksanakan program layanan bus dengan skema By The Service (BTS).

Program ini dilangsungkan di enam kota secara serentak, termasuk di Kota Bogor. Saat launching nanti, kata Pande, Perum PPD menyatakan siap untuk mendukung program tersebut.

“Intinya memang tidak mendukung dari finansial, tapi dalam bentuk dukungan layanan, kami siap. Mobil kami beroperasi di Bogor. Apabila Pemkot Bogor memerlukan kendaraan kami untuk hal yang bersifat operasional atau hal yang  mendesak, kami izinkan bergerak segera,” terangnya.

Pande mengaku, kehadiran Perum PPD di Kota Bogor sebagai sarana transportasi alternatif dan upaya antisipatif apabila commuter line dari Stasiun Bogor sudah tak bisa lagi menampung penumpang.

Saat ini, kata dia, ada total 21 armada bus yang beroperasi. Tiga diantaranya masih dilakukan penggratisan, sementara sisanya berbayar. Namun dalam sebulan ini, seluruh armada digratiskan bagi kategori masyarakat tadi.

“Kami Perum PPD selaku operator yang telah dipercaya oleh Pemkot Bogor tentunya siap mendukung kebijakan – kebijakan yang ada di Kota Bogor. Insya Allah masyarakat Kota Bogor ini sangat membutuhkan sekali angkutan yang nyaman. Dan rekan dari PPD agar prokesnya juga diterapkan dengan baik,” urainya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengucap syukur atas program bus gratis yang diberikan oleh Perum PPD. Ia juga mengaku, hubungan Pemkot Bogor dan Perum PPD sudah terjalin dengan baik hingga saat ini.

Terutama bantuan yang selama ini diberikan oleh PPD kepada masyarakat Kota Bogor untuk bisa mengakses transportasi yang memadai dari Bogor ke Jakarta. Bukan hanya dilayani oleh kendaraan yang usang.

“Jadi, kami ucapkan terima kasih kepada PPD dan Insya Allah kita dukung terus PPD. Jabodetabek ini menjadi satu area bersama. Bukan hanya bersama dalam kaitan ekonomi, tapi kondisi pandemi juga sama,” kata Dedie.

Sambungnya, kondisi Stasiun Bogor dalam kondisi pandemi yang belum selesai ini juga nampaknya akan terjadi pembatasan – pembatasan jumlah penumpang kembali. Sehingga, memang diperlukan transportasi alternatif, salah satunya adalah bus.

“Untuk itu dengan adanya apresiasi PPD semacam ini kepada penumpang, ini menjadi suatu kebahagiaan bagi kami dibantu PPD,” kata Dedie.

Dalam launching, juga diberikan secara simbolis kartu elektronik sebagai tanda untuk mereka yang mendapatkan gratis biaya jalan saat menggunakan JR Connexion.

** Fredy Kristianto

Mengenal Pusat Kuliner Bogor di Surya Kencana

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kota Bogor dikenal sebagai ‘Kota Hujan’. Selain terkenal dengan julukan tersebut, Kota Bogor juga terkenal dengan berbagai destinasi dan kuliner didalamnya, salah satunya adalah destinasi kuliner Surya Kencana yang terletak di jantung Kota Bogor.

Jalan Surya Kencana sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Kuliner di jalan ini menyajikan berbagai macam makanan khas Bogor, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat menjadikan Jalan Surya Kencana sebagai pusat kuliner Kota Bogor.

Tidak heran banyak wisatawan dari luar kota datang berkunjung untuk menikmati berbagai macam kuliner disini. Salah satu kuliner yang dapat anda nikmati adalah jajanan legendaris yaitu Cungkring Pak Jumat. Makanan berbahan dasar cingur sapi ini sudah ada sejak tahun 1975, dan sejak dahulu sudah berbeda generasi.

Sate Cungkring Pak Jumat hingga sekarang tidak pernah sepi pelanggan, dalam satu porsi anda sudah dapat menikmati cingur, kikil, irisan lontong, dan juga gorengan didalamnya. Tidak hanya diminati warga lokal, Sate Cungkring Pak Jumat juga diminati para wisatawan luar kota yang datang berkunjung sekedar untuk menikmati makanan legendaris ini.

Salah satu  yang unik dari Sate Cungkring Pak Jumat adalah racikannya dibuat  secara turun-menurun sehingga kualitas rasanya tetap terjaga. Hal ini yang membuat sate ini diminati banyak pembeli. Jika anda berkunjung ke Bogor dan ingin menikmati cungkring ini anda bisa langsung datang ke Jalan Surya Kencana, dengan harga yang terjangkau anda sudah dapat menikmati sate cungkring legendaris ini.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]

Kue Balok Legenda, Rasanya Kekinian Harganya Terjangkau

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Belum lama ini, kue balok menjadi kue kekinian serta hadir menjadi jajanan khas Bandung. Kue balok pun sudah dapat kita jumpai dimana pun, salah satunya di kedai Kue Balok Legenda Depok lebih tepatnya di Cagar Alam.

Harga yang ditawarkan dari Kue Balok Legenda Depok pun terbilang ramah kantong. “Biasanya yang Best Selller itu seharga Rp27.000, dan isinya ada 4 varian,” ujar salah satu pegawai Kue Balok Legenda Depok, Reza Damaswari kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/6).

Reza juga menerangkan, hal yang menarik dari Kue Balok Legenda Depok ini terlatak pada rasanya karena terdapat varian rasa tiramisu dan milky. Untuk harga kue balok terbagi menjadi dua. “Pertama untuk kategori original seharga Rp15.000 – Rp22.000, kedua untuk kategori premium seharga Rp27.000,” jelasnya.

Kue Balok Legenda Depok juga menghadirkan menu lain, yaitu Toast dengan good quality serta harga yang ramah kantong.

“Biasanya jam-jam rame tergantung, tapi kadang-kadang menjelang Ashar ataupun menjelang Maghrib,” ujar Reza. Rata-rata, para pembeli kue balok ataupun menu toastnya berasal dari kalangan anak muda sampai orang tua.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Anggur Impor Ada di Cibungbulang, Mulai dari Julian, Harold dan Jupiter

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Di Bogor khusus di Kabupaten Bogor, perkebunan buah anggur masih cukup sedikit, bahkan minat petani untuk menanam anggur masih sangat minim. Namun tidak bagi Yudi Suheryudi, bermodal pengetahuan cara bertani, pria asal Desa Dukuh, Kecamatan Cibungbulang ini memulai menanam buah anggur yang awalnya dari hobi bercocok tanam. Namun melihat prospek karena belum  ada yang budidaya anggur impor di Kabupaten Bogor, terutama Bogor Barat, ia pun mencobanya.

Dia sendiri mulai berkebun pada awal 2020, dimulai dengan luas 300m2, sampai saat ini sudah  panen 3 kali untuk beberapa  varian yang hasil buahnya dikonsumsi oleh pembeli bibit anggur sebagai  test rasa.

Menurut Yudi, saat ini di kebun anggurnya sudah ada sekitar 80 varian anggur impor dari berbagai negara seperti Ukraina, Rusia, India, dan Jepang mulai jenis anggur Julian, Harold, Jupiter dan puluhan jenis lainnya.

“Dengan banyaknya varian yang ada, akhirnya saya meluaskan lahan buat anggur sampaiskitar 2000m2, sebagian untuk menanam anggur lokal yang nanti batangnya sebagai akar buat bibit impor setelah  digratting (okulasi),” bebernya.

Lebih lanjut untuk budidaya anggur kata dia, menguasai teknik budidayanya, meskipun iklim di Bogor didominasi oleh hujan, menurutnya,  untuk anggur dapat tumbuh subur dan berbuah dengan rasa yang manis.

Apalagi, sambungnya, bila pemerintah lebih serius dalam mendukung budidaya anggur, maka Indonesia bisa melebihi Eropa sebagai penghasil anggur terbaik. “Di sana ada musim di mana anggur tidak bisa berbuah dalam tiga bulan, di Indonesia bisa berbuah sepanjang tahun,” jelasnya.

Yudi membeberkan, banyak komunitas masyarakat dari berbagai kalangan berbagi pengetahuan tentang anggur. Yudi pun tergabung dalam satu komunitas tempat dirinya mendapatkan ilmu budidaya anggur.

Untuk sementara, Yudi hanya menjual berbagai jenis bibit anggur dan ketika musim berbuah, pengunjung yang datang ke kebunnya dapat mencicipi rasa berbagai jenis anggur yang dipetik secara langsung. “Bisa datang langsung ke kebun, umumnya setahun tiga kali berbuah,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan