22.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1226

Warga Stroke Bertambah, Puskesmas dan PSM Lakukan Asesmen

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Selain Nenek Umsih (70) dan Asra (40) asal Kampung Bunar RT 02 RW 01 yang mengalami lumpuh, warga yang menderita stroke juga dialami Ibu Marlia (50) warga Kampung Bunar RT 02  RW 03. Suami Marlia, Mulyawan menceritakan, sang istri menderita stroke selama satu tahun ini.

“Memang  bantuan pemerintah berupa BLT- DD sudah didapat, tetapi ia mengaku kerepotan lantaran rumah yang tempatinya tidak ada toilet dan kamar mandi. Repot ketika mau mandi atau buang hajat , terpaksa harus berjalan kaki menuju kali Cikaniki yang berjarak 100 meter,” kata Mulyana kepada Jurnal Bogor, Selasa (27/4).

Sejumlah petugas kesehatan dari Puskesmas Bunar dan rombongan  Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) serta Pemerintah Desa setempat melakukan asesmen ke rumah penderita stroke.

Kepala Puskesmas Bunar Ropiyudin menjelaskan, hasil dari pemeriksaan terhadap  3 pasien dengan kasus yang sama penderita penyakit stroke akan dirujuk ke RSUD Leuwiliang. “Sudah direncanakan, bahkan kami sudah komunikasi dengan pihak RSUD, ketiga penderita stroke itu mesti dirujuk ke RSUD Leuwiliang,” ujarnya.

Namun atas nama Nenek Umsih, ada kendala dari BPJS, meski demikian akan dibantu pembuatan BPJS-nya itu. “Tadi kan kawan-kawan IPSM dan Pemerintahan Desa, nanti biar membantu pembuatan BPJS, ” kata Ropi.

Ropiyudin yang baru dua minggu menjabat di Puskesmas Bunar yang meliputi 3 wilayah kerjanya itu berharap agar tidak terjadi hal yang serupa. Dia akan membangun perencanaan untuk komunikasi bersama pemerintahan desa maupun pihak Kecamatan.

“Kaitan untuk penanganan kedepanya sesuai  posisi dan tupoksi Puskesmas tentu kami akan fokus dari sisi kesehatan. Adapun dari sisi kaitan dengan ekonomi dan lainnya, itu bagiannya  pihak terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bunar Jajat Sudrajat mengatakan, bagi penderita stroke tersebut akan segera dibuatkan pengajuan  bantuan kursi  roda ke Dinsos Kabupaten Bogor.” Adapun Bu Marlia dengan ketiadaan toilet, nanti kami fasilitasi untuk dibuatkan toilet tersebut,” ucap Kades Bunar.

Terpisah, Tenaga Kesejahtraan Sosial Masyarakat (TKSK) Kecamatan Cigudeg Hambali memastikan pada Rabu (28/4) akan turun langsung  dengan pihak Kecamatan Cigudeg sembari memberikan bantuan pada penderita stroke di Desa Bunar. Sebelumnya, TKSK pernah memberikan bantuan kursi roda pada penderita stroke atas nama  Nenek Umsih (70). “Termasuk pemberian sembako  sekitar 9 bulan  lalu,” kata Hambali saat dihubungi.

Nenek Umsih yang  tinggal satu rumah bersama anaknya bungsunya sejauh ini sudah 3  kali mendapatkan bantuan BLT -DD  Sebesar 600.000. “Berikut anaknya mendapatkan bantuan sembako dari program BPNT,” terangnya.

Bukan hanya Nenek Umsih termasuk Ibu Marlia juga sudah mendapatkan 3 kali  mendapatkan BLT-DD sebesar 600.000. Namun, kata Hambali, untuk bantuan yang lainnya  belum tersentuh karena memang penderita stroke tersebut sudah mendapatkan bantuan dari BLT-DD.

Mengenai ketiadaan toilet di kediaman Marlia dirinya  akan berkoordinasi dengan pihak desa dan siap untuk membantunya. “Fasilitas dudukan toiletnya sudah kami siapkan. Rencana swadaya pembuatan toilet, kami akan berkoordinasi dengan pihak desa,” imbuhnya. “Sedangkan penderita stroke yang bernama Asra,  kami akan kroscek kembali dengan pihak Kecamatan Cigudeg,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Miris, Duit BST Diduga Ngalir ke Karang Taruna Desa Cicadas

0

Yudi: Katar Juga Warga Cicadas Berhak Dapat BST

Gunung putri | Jurnal Bogor

Lagi, dugaan pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos bagi warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, mulai mencuat. Bukan hanya dialihkan kepada warga yang kurang mampu. Usut punya usut ada dugaan bantuan yang diberikan Presiden Jokowi itu diduga mengalir juga kepada Karang Taruna Desa Cicadas.

Menurut narasumber yang enggan disebutkan namanya, di Desa Cicadas ada 18 kelompok kerja (pokja) Karang Taruna yang dibagi sesuai jumlah RW di desa tersebut. Dari masing-masing pokja mendapatkan BST sebilai Rp300.000 dan dipotong lagi sebanyak Rp50.000 dengan alasan untuk pembuatan baju.

“Jadi Pokja Karang Taruna ada 18 dan yang dapat uang BST hanya ketua pokja saja. Kalau anggotanya gak tahu tapi yang pasti yang dapat ketua pokja aja, lalu ada lagi potongan Rp50.000 untuk baju. Jadi total yang didapat ketua pokja sebesar Rp250.000. Mereka (Katar, red) sudah mendapatkan BST tersebut hari Senin 26/4/21 sekitar pukul 20:00 WIB kemarin,” jelasnya, Selasa (27/4/21).

Dia menambahkan, sebelumnya Karang Taruna meminta kepada Kepala Desa Cicadas, Dian Hermawan agar mendapat jatah BST tersebut. Hal itu berkaitan dengan ikut serta Karang Taruna dalam mengurus pendistribusian dan pendataan peralihan BST itu sendiri.

“Setelah adanya permintaan kepada kepala desa agar mendapatkan jatah BST karena keterlibatan Karang Taruna. Akhirnya Pak Kades menyetujuinya dan dibagikan jatah kepada masing-masing Pokja Karang Taruna,” pungkasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi via telepon Ketua Karang Taruna Desa Cicadas, Yudi Abadi mengatakan, Karang Taruna juga merupakan warga Desa Cicadas. “Ya benar ada pengalihan, salahnya dimana?, karena Karang Taruna juga merupakan warga Desa Cicadas,” kata dia dengan nada yang kurang sopan.

Terpisah, Kades Cicadas Dian Hermawan saat mintai keterangan via WhatsApp, tidak menanggapi. Sekedar diketahui, dengan dalih peralihan, Desa Cicadas telah melakukan penyunatan BST dari Kemensos tersebut hingga 50 persen alias Rp300.000, dari total Rp600.000 yang seharusnya diterima oleh para KPM. Desa Cicadas memiliki jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 5.929. Jika dikalkulasi Pemdes Cicadas menyunat BST miliaran yakni sebanyak Rp 1.778.700.000.

**red/n

Bupati Beri Dukungan Moril

0

Tamansari | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Ade Yasin di dampingi Kapolres Bogor AKBP Harun dan Komandan Kodim 0621 mengunjungi rumah duka, Letkol Laut Elektronik Anumerta Irfan Suri di Klaster Harmoni 2, Blok 9 nomor 15, Bogor Nirwana Residence, (BNR), Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari pada Selasa (26/4).

“Saya bersama dengan Pak Dandim, Pak Kapolres memberikan dukungan moril kepada Istri dan anak-anak keluarga Letkol Laut Irfan Suri agar tidak terlalu bersedih. Kita doakan semoga husnul khotimah diterima iman Islamnya karena almarhum selain meninggal dalam tugas, meninggalnya di bulan Ramadhan ini mudah-mudahan sama dengan jihad untuk negara, jihad untuk keluarga,” ujarnya.

Selain berkunjung ke rumah duka, Bupati minta kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten Bogor untuk mendoakan beliau. Apabila tidak keberatan agar juga melaksanakan shalat goib dan mendoakan beliau agar beliau husnul khotimah, diterima iman Islamnya oleh Allah swt.

Sedangkan untuk pemakaman, saat ini belum ada kepastian dari keluarga akan di makamkan di mana. Dirinya juga mempersilahkan keluarga jika, almarhum oleh keluarga hendak di makamkan di Kabupaten Bogor. Apalagi, di Kabupaten Bogor ada Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg.

“Dimanapun bebas memilih tempat yang di inginkan, akan tetapi kan jasadnya belum ada. Kalau sudah ada mungkin akan kita siapkan kalau memang keluarga mau di Kabupaten Bogor, ya pilihan ada di pihak keluarga,” katanya.

Ade Yasin berpesan kepada Istri almarhum kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk menghubungi dirinya. Sebab, sebagai sesama perempuan barangkali lebih mudah untuk berkomunikasinya.

“Kalau untuk santunan secara pribadi kita tidak harus bilang. Tapi, kalau misalkan anaknya harus kita sekolahkan kita juga siap. Tadi saya juga dengan Kasal, berbicara bahwa mereka juga sudah menanggung pendidikan anak-anaknya, jadi kalau kami sih siap saja kalau urusan apapun,” ungkapnya.

Saat kunjungan ke rumah duka, Ade Yasin juga sempat kaget. Sebab, istri almarhum Letkol Laut Irfan Suri mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Pak Yanwar.

“Ternyata istri almarhum sudah mengenal saya juga. Malah beliau juga menyatakan hal yang sama turut berduka cita juga kepada saya atas meninggalnya Pak Yanwar. Saya juga surprice beliau kok ingat gitu, ingat kejadian di bulan September 2020, lalu pada saat suami saya meninggal. Ya palingan ngobrolan sesama perempuan aja,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

P3A Simega Tani Bangun Irigasi Tersier, Petani di Situ Ilir Sumeringah

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Para petani di Kampung Bantar Karet, Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, kini tak usah khawatir kekurangan air untuk mengaliri area persawahan dan lahan pertaniannya. Pasalnya Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Simega Tani telah melaksanakan proyek pembangunan irigasi tersier yang dapat mengaliri air untuk 40 hektar lahan pertanian.

Proyek irigasi tersier itu merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane dengan panjang 410 meter, lebar 30 cm dengan tinggi 50 cm senilai Rp 195 juta.

“Proyek irigasi ini bentuk perjuangan P3A untuk para petani yang ada di Desa Situ Ilir, dan alhamdulillah tahun ini dibangun,” kata Ketua P3A, Simega Tani, Muhammad Zulfikri kepada wartawan, Selasa (27/4/2021).

Pada dasarnya sambung Zulfikar, proyek irigasi ini bentuknya tersier difungsikan untuk mengairi lahan sawah ini menjadi kebutuhan masyarakat Desa Situ Ilir.

“Sebelumnya saluran irigasi ini kondisinya mengkhawatirkan pada kenyataannya banyak kebocoran sehingga tidak teraliri ke sawah – sawah petani mudah mudahan dengan sudah dibangun aliran air ke area sawah dan lahan pertanian bisa lancar,” katanya.

Lanjut Zulfikri mengatakan, petani yang senang membuat mereka antusias untuk ikut membantu para pekerja mengerjakan irigasi.

“Mereka merasa senang bahkan mereka ikut membantu para pekerja mengerjakan proyek irigasi,” katanya.

Diketahui petani yang dilintasi irigasi itu kebanyakan bertani palawija dan padi.

Dengan begitu Zulfikri berharap irigasi tersier itu bisa dimanfaatkan secara baik dan dirawat oleh petani.

“Harapannya ini dapat dimanfaatkan masyarakat terutama petani agar hasil taninya bagus dengan tujuan untuk bisa mewujudkan ketahanan pangan nasional sebagai program pemerintah,”harapnya

Sementara itu pembangunan irigasi tersier itu juga mendapatkan respon dari Karang Taruna Desa Situ Ilir.

Hal itu diungkapkan Sopian alias Piong, irigasi tersier yang dibangun P3A Simega Tani ini tentu bisa bermanfaat bagi para petani yang ada di kampung Bantarkaret.

“Saya selaku ketua karang taruna Desa Situ Ilir mengucapakan terimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah memperlancar air ke area persawahan dan pengurus P3A Simega Tani yang telah mencari bantuan untuk para petani,” tpungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Lapas Gunung Sindur Peringati HBP Secara Virtual

0

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-57 secara virtual terpusat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Selasa, (27/04/2021).

Bertempat di Loby Gedung I Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, upacara diikuti oleh Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Mujiarto, beserta jajaran pejabat struktural.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfudz MD, bertindak sebagai Inspektur Upacara berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk menjadikan HBP ke-57 sebagai momentum merefleksikan kembali cita-cita peletak dasar pemasyarakatan.

“Hari ini Pemasyarakatan genap berusia 57 tahun. Ditengah pandemi Covid-19, Pemasyarakatan bukan lagi melakukan adaptasi tetapi akselerasi memberikan pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan, klien pemasyarakatan dan masyarakat pada umumnya melalui teknologi informasi dan transformasi digital,” kata Mahfudz MD.

Oleh karena itu pada momentum ulang tahun kali ini, Pemasyarakatan mengusung semangat Akselerasi Adaptasi, Pemasyarakatan PASTI Maju. Harapannya agar Pemasyarakatan terus berkembang serta dapat memberikan bimbingan dan pengayoman terbaik bagi bangsa Indonesia.

“Pemasyarakatan terus berjuang memberikan pembinaan yang berkesinambungan, sistematis, dan terarah dengan mengedepankan perlakukan yang manusiawi dan menghormati hak-hak WBP sebagai manusia,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Kreasikan Kue Lebaran dari Tepung Mocaf, RMI Kebanjiran Pesanan

0


Banjarnegara | Jurnal Inspirasi

Nastar, kastengel, lidah kucing dan lain – lain merupakan kue kering yang wajib dan biasanya ada saat Idul Fitri tiba. Berbeda dengan Kreasi kue kering pada umumnya yang terbuat dari tepung terigu, kue kering bikinan Rumah Mocaf Indonesia terbuat dari tepung mocaf (Modified Cassava Fluor). Dan kini kebanjiran pesanan.

“Terbuat 100 persen dari tepung mocaf dari bahan baku singkong asli indonesia yang memberdayakan ratusan petani singkong. Tidak menggunakan terigu sedikitpun yang harus impor, memiliki rasa lebih enak dan renyah. “ ujar Riza Azyumarridha Azra CEO Rumah Mocaf Indonesia Banjarnegara Jawa Tengah, Selasa (27/04/2021).

Tak main – main menjelang lebaran ini penjualan kue kering tersebut sudah hampir menembus angka 1000 toples.

Riza menyampaikan karena menggunakan tepung mocaf yang gluten free, rendah indeks glikemiks dan kaya serat kue kering mocaf produksinya diakuinya jauh lebih sehat dan cocok untuk yang sedang diet. Sehingga yang memesanpun rata – rata para pegiat hidup sehat.

Untuk meningkatkan penjualan Rumah Mocaf memberikan diskon menarik yakni 15 persen untuk pembelian paket parcel yang terdiri dari Eggroll, Nastar, Lidah Kucing, Kastengel, Cookies Choco dan Cookies Berry, berlaku hanya untuk 100 paket parcel pertama yang dipesan pada periode order 26 – 30 April 2021.

Untuk diketahui Mocaf dibuat dari singkong dan melalui proses fermentasi serta mengalami perubahan karakteristik. Cita rasa mocaf menjadi netral, menutupi cita rasa singkong sampai 70 persen. Warnanya pun lebih putih daripada tepung singkong biasa.

Riza menambahkan selain berbahan dasar tepung Mocaf, campuran gula yang digunakanpun gula sehat yang terbuat dari singkong berkualitas terbaik dan telah bersertifikat Kementerian Kesehatan dan halal MUI. Gula ini diproduksi oleh Rumah Mocaf Indonesia.

“Gula pemanisnya juga pakai garva gula singkong yang kandungannya juga lebih sehat dari gula kristal biasa, jadi cocok juga untuk penderita diabetes, “ tambahnya.

Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian dalam negeri untuk menekan impor. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus menyerukan agar pelaku usaha yang terbiasa mengandalkan bahan baku impor untuk menerapkan substitusi bahan baku yang biasa diimpor seperti tepung gandum dengan tepung yang terbuat dari komoditas hasil pertanian lokal.

Berkaitan dengan sumberdaya pangan lokal, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menyatakan sumber daya pangan lokal yang mengandung keragaman antardaerah menjadi tumpuan upaya mewujudkan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional.

** Regi/PPMKP

? HADITS HARI INI

0


27 April 2021
15 Ramadhan 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ فَتُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ ثُمَّ كَانَ الْأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ فِي خِلَافَةِ أَبِي بَكْرٍ وَصَدْرًا مِنْ خِلَافَةِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Humaid bin Abdurrahman dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Barangsiapa yang menegakkan Ramadhan karena iman kepada Allah dan hanya mengharapkan pahala dari-Nya, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dilakukannya.

Ibnu Syihab berkata; Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam wafat, namun orang-orang terus melestarikan tradisi menegakkan malam Ramadhan (secara berjama’ah), keadaan tersebut terus berlanjut hingga zaman kekhalifahan Abu Bakar dan awal-awal kekhilafahan Umar bin Al Khaththob radliallahu ‘anhu.

HR Bukhari No. 1870.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jaga Lisan dan Hati

0

Pahala puasa agar tidak hangus sia-sia adalah berhenti ghibah, gosip atau membicarakan keburukan orang lain. Sebab momentum Ramadhan merupakan anugerah besar dan kenikmatan dari Allah. Inilah momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan menggugurkan dosa-dosa yang lalu.

Pengasuh Ponpes Ash-Shidqu Kuningan Al-Habib Quraisy Baharun mengungkapkan dalam tausiyahnya, di antara menjaga Dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah bersabda: “Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) apa yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, maka kuberikan kepadanya jaminan masuk surga.” (Al-Bukhari dalam Kitab Shahihnya hadits No. 6474).

Yang dimaksud dengan apa yang ada di antara dua janggutnya adalah mulut. Sedangkan apa yang ada di antara kedua kakinya adalah kemaluan. Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam”.

Imam Nawawi berkomentar tentang hadits ini ketika menjelaskan hadits-hadits Arba’in. Beliau menjelaskan: “Imam Syafi’i menjelaskan bahwa maksud hadis ini adalah apabila seseorang hendak berkata hendaklah ia berpikir terlebih dahulu.”

Jika diperkirakan perkataannya tidak akan membawa mudharat, maka silakan dia berbicara. Akan tetapi, jika diperkirakan perkataannya itu akan membawa mudharat atau ragu apakah membawa mudharat atau tidak, maka hendaknya dia tidak usah berbicara.

Sebagian ulama berkata, “Seandainya kalian yang membelikan kertas untuk para Malaikat yang mencatat amal kalian, niscaya kalian akan lebih banyak diam daripada berbicara.”

Imam Abu Hatim Ibnu Hibban Al-Busti berkata dalam Kitabnya Raudhah Al-‘Uqala wa Nazhah Al-Fudhala: “Orang yang berakal selayaknya lebih banyak diam daripada bicara. Hal itu karena betapa banyak orang yang menyesal karena bicara, dan sedikit yang menyesal karena diam. Orang yang paling celaka dan paling besar mendapat bagian musibah adalah orang yang lisannya senantiasa berbicara, sedangkan pikirannya tidak mau jalan.

Beliau berkata pula: “Orang yang berakal seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Dia perlu menyadari bahwa dia diberi telinga dua buah, sedangkan diberi mulut hanya satu adalah supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara.”

Seringkali orang menyesal di kemudian hari karena perkataan yang diucapkannya, sementara diamnya tidak akan pernah membawa penyesalan. Dan menarik diri dari perkataan yang belum diucapkan adalah lebih mudah dari pada menarik perkataan yang telah terlanjur diucapkan.

Hal itu karena biasanya apabila seseorang tengah berbicara maka perkataan-perkataannya akan menguasai dirinya. Sebaliknya, bila tidak sedang berbicara maka dia akan mampu mengontrol perkataan-perkataannya.

Seseorang yang tidak bisa menjaga lidahnya berarti tidak paham terhadap agamanya. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat.” (HR Al-Bukhari dan dan Muslim).

Masalah ini disebutkan pula di akhir hadits yang berisi wasiat Nabi kepada sahabat Muadz yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi sekaligus dia komentari sebagai hadits yang hasan shahih. Dalam hadits tersebut Rasulullah bersabda: “Bukankah tidak ada yang menjerumuskan orang ke dalam neraka selain buah lisannya?”

Perkataan Nabi di atas adalah sebagai jawaban atas pertanyaan Mu’adz. “Wahai Nabi Allah, apakah kita kelak akan dihisab atas apa yang kita katakan?”. Salafus sholeh pernah mengomentari hadits ini. Yang dimaksud dengan buah lisannya adalah balasan dan siksaan dari perkataan-perkataannya yang haram. Sesungguhnya setiap orang yang hidup di dunia sedang menanam kebaikan atau keburukan dengan perkataan dan amal perbuatannya.

Kemudian pada hari Kiamat kelak dia akan menuai apa yang dia tanam. Barangsiapa yang menanam sesuatu yang baik dari ucapannya maupun perbuatan, maka dia akan menunai kemuliaan. Sebaliknya, barangsiapa yang menanam sesuatu yang jelek dari ucapan maupun perbuatan maka kelak akan menuai penyesalan. Demikian pentingnya perkara menjaga lisan dan hati.

** ass

Presiden Jokowi: Kejar KKB!

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk menangkap seluruh anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di Papua. Instruksi ini setelah eskalasi kekerasan terhadap warga sipil di Papua semakin meningkat. Terakhir, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, menjadi korban tewas usai kontak tembak dengan KKB di Kampug Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).

“Saya telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB. Saya tegaskan, tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di Tanah Papua atau di seluruh pelosok Tanah Air,” ujar Jokowi dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Senin (26/4).

Merespon Jokowi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada Senin (26/4), langsung menggelar Rapat Koordinasi Perkembangan Situasi Keamanan Terkini Papua di Gedung Bina Graha Jakarta. Pada rapat ini, Moeldoko didampingi Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodawardhani mengumpulkan Kementerian/Lembaga terkait mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), hingga Bupati Kabupaten Intan Jaya.

“Operasi di Papua perlu dievaluasi. Kadang-kadang ada sesuatu yang simpel tapi justru membuat rumit keadaan. Jangan terjebak pada situasi itu, maka harus ada perubahan dan pembenahan,” ujar Moeldoko dikutip dalam siaran pers resmi KSP.
Kabaintelkam Polri Irjen Paulus Waterpauw pun setuju dengan pernyataan Moeldoko mengenai mendesaknya evaluasi operasi di Papua. Menurut Paulus, tatanan sinergitas di lapangan belum padu. Dengan begitu, upaya penumpasan dan penangkapan KKB bisa perlu berlanjut.

Sejalan dengan rapat koordinasi di bawah KSP, evaluasi juga sudah dilakukan Kemenko Polhukam. Setelah gugurnya Kabinda Papua Danny Nugraha, Kemenko Polhukam telah menggelar rakor khusus yang dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD. Salah satu poin dalam rapat tersebut, Menko Polhukam menegaskan perlunya penguatan koordinasi dan meningkatkan intensitas operasi di Papua.

Di sisi lain, Wakil Kepala (Waka) BIN Letjen TNI Purn Teddy Lhaksmana Widya Kusuma menegaskan, dengan kondisi Papua saat ini, maka Pemerintah punya peluang untuk menuntaskan masalah KKB. Apalagi, katanya, evaluasi operasi di Papua sudah dibahas. “Operasi penuntasan KKB harus dilanjutkan,” jelas Teddy.

Teddy juga menambahkan, penyebutan nama KKB sudah tidak sesuai dan beberapa pihak mengusulkan penyebutan KKB menjadi separatis teroris. Hal ini menjadi sebuah tindak kontra-terorisme melalui Resolusi 1373 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto menambahkan, penanganan KKB di Papua perlu melibatkan tokoh dan masyarakat adat, hingga Pemerintah Daerah.

Sementara Kepala BNPT Boy Rafli Amar dan Asops Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto sepakat, operasi di Papua bukan operasi militer, melainkan operasi penegakkan hukum. “Maka, kejahatan KKB di Papua bisa diproses secara hukum. Tapi keterlibatan TNI di sana terkait masalah kedaulatan negara, sehingga harus totalitas hadapi situasi di Papua,” kata Boy.

Adapun Bupati Kabupaten Puncak Jaya Yuni Wonda berharap, penanganan situasi di Papua, khususnya di Puncak Jaya memerlukan pengawasan dan pendekatan khusus. “Perlu ada pendekatan ke masyarakat, bangun komunikasi yang baik. Perlu juga pembangunan infrastruktur jalan, rumah singgah, dan listrik,” kata Yuni

Mabes Polri pada Senin (26/4) menyatakan, telah mengidentifikasi KKB yang melakukan penembakan terhadap Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya. Saat ini pihak kepolisian di Papua terus melakukan pengejaran terhadap KKB tersebut.

“Itu sudah teridentifikasi yang main di wilayah Puncak. Itu dari kelompok, telah terindentifikasi, ikuti perkembangan saja,” tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4).

Selain itu, Rusdi juga menegaskan bahwa TNI-Polri bersama instansi lain telah bekerja secara maksimal untuk memberangus KKB di tanah Cendrawasih. Namun, ia juga mengakui bahwa medan di Papua tidaklah mudah, karena terdiri hutan belantara dan pegunungan. Sedangkan, KKB kerap melakukan penyamaran sebagai warga sipil biasa saat berada di pemukiman.

“Kelompok-kelompok ini sering masuk ke penduduk, menyamar-menyamar dengan penduduk. Mereka selalu berusaha bagaimana pengejaran-pengejaran dilakukan oleh aparat keamanan mereka bisa lolos,” ungkap Rusdi.

Kendati demikian, menurut Rusdi, hingga saat ini pihaknya belum menambahkan jumlah personel di Papua untuk melawan KKB. Mengingat di Papua juga sudah ada pasukan gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi 2021. Selain itu, kata dia, ada juga ada operasi-operasi yang dilakukan oleh Polda Papua.

“Operasi Nemangkawi digelar itu gabungan personelnya yaitu personel polri TNI. Sampai saat ini Polri belum menambah kekuatan di Papua,” terang Rusdi.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam, mengatakan, isu pelanggaran HAM di Papua jangan dianggap sederhana. Karena itu, setiap upaya yang dilakukan oleh semua pihak di Papua harus tetap menghormati HAM dan hukum.

“Dan khusus untuk Papua, isu pelanggaran HAM jangan dianggap sederhana. Oleh karenanya setiap upaya tetap harus menghormati HAM dan hukum. Selain itu penting untuk membangun proses penghentian kekerasan dan membuat jalan damai,” ujar Anam.

** ass

Esport Dihelat Perebutkan Piala Wali Kota Depok

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Pengurus cabang Olahraga Esports Indonesia (Pengcab ESI) Kota Depok, dalam waktu dekat ini akan menggelar kompetisi yang memperebutkan piala Wali Kota Depok 2021.

Turnamen resmi tahun 2021 ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kota Depok, dalam mendukung dan menyalurkan hobi milenial para pegiat esports melalui jalur resmi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto mengatakan, event resmi ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Kota Depok ke-22 Tahun, yang jatuh pada tanggal 27 April 2021 mendatang.

“Saya mengajak kepada para pemuda dan pegiat esports untuk mengambil bagian dalam turnamen ini, nantinya turnamen ini sekaligus menjadi ajang pencarian bibit, seleksi atlet untuk tampil di tingkat provinsi ataupun nasional,” katanya.

Ketua Umum Pengcab ESI Kota Depok, Wiri Yutruski didampingi Sekretaris Pelaksana Turnamen Esports Piala Walikota Depok 2021, Berto Harianja mengatakan, turnamen ini sebagai pembuktian program kerja Pengcab ESI Kota Depok. “Pemenang dalam event ini akan kami bina menjadi atlet handal mewakili kontingen Kota Depok di tingkat nasional ataupun internasional.

“Juara dalam turnamen ini akan kami persiapkan untuk Piala Gubernur dan Piala Presiden,” ucapnya, Minggu (25/04).

Sementara itu, Berto menambahkan, pendaftaran turnamen ini, sudah dibuka sejak tanggal 22 April hingga 06 Mei 2021 dengan jumlah slot terbatas. Makanya, Berto mengajak milenial Kota Depok dan pegiat esports tanah air, agar segera mendaftarkan timnya.

“Ayo buruan daftarkan tim esports kalian, jika slot sudah terpenuhi panitia pelaksana akan menutup registrasi walaupun sebelum tanggal penutupan registrasi yang ditentukan,”tuturnya.

Turnamen ini kata Wiri, bersifat terbuka artinya peserta yang mendaftar tak hanya dari Kota Depok saja, tapi bisa dari luar dengan menghubungi kontak person sesuai dengan divisi-divisi yang dipertandingkan.

“Untuk Mobile Legend Bang Bang ada Faiq, dengan nomor handphone 0821 3367 914, Free Fire ada Rahman Hakim, dengan nomor handphone 0895 0211 236, dan di PUBG Mobile ada Iqbal dengan nomor handphone 0899 8532 503,” tutupnya.

** Mochamad Yusuf