33.8 C
Bogor
Thursday, August 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1225

Fasilitasi Umum Rusak, Enam UPT di Komplek Pemerintahan Ciawi Terkesan Cuek

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Meski di komplek pemerintahan Kecamatan Ciawi terdapat beberapa kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), mulai dari UPT Tata Bangunan, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan, UPT KB, UPT Pengelolaan Sampah, UPT Dinas Perhubungan (Dishub) hingga UPT Pertanian, namun sayang tidak ada yang merespon terkait kerusakan infrastruktur di lingkungan tersebut.

Yuzril, warga Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi mengatakan, sikap cuek keenam UPT yang ada di komplek pemerintahan Kecamatan Ciawi, terhadap kerusakan infrastruktur jalan yang menggunakan beton penutup drainase patut dipertanyakan.

 “Lihat saja, banyak penutup drainase yang betonnya sudah rusak. Walaupun setiap hari dilewati pegawai saat menunaikan solat, tapi sayangnya tidak ada yang memperbaiki,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, kerusakan penutup drainase dinilai membahayakan pengguna jalan. Terlebih, warga yang pertama kali mendatangi komplek Pemerintahan Ciawi. “Pernah ada yang terperosok kakinya ke dalam drainase, karena tidak mengetahui kalau betonnya bolong,” ujar Yuzril.

Yuzril mempertanyakan anggaran pemeliharaan yang ada di tiap UPT setiap tahunnya. Sebab, dengan adanya pembiaran fasilitas umum yang rusak di komplek pemerintahan, sangat mengkhawatirkan. “Masa sih di dinas masing-masing UPT tidak ada anggaran pemeliharaan,” tegasnya.

Selain Yuzril, Asep Supriadi juga menyayangkan dengan kondisi semua perkantoran UPT yang terlihat kumuh dan tidak ada pemeliharaan, baik itu pengecetan maupun perbaikan gedung lainnya.

 “Seperti Kantor UPT KB bagian plafon atapnya sudah hancur dan nyaris ambruk. Begitu juga dengan gedung dua lantai yang diisi tiga UPT, terlihat kumuh persis tidak ada penghuni nya,” tukas warga Kecamatan Caringin saat sedang berada di kompleks pemerintahan Ciawi, Jum’at (24/6) lalu.

Dede Suhendar

Fasilitasi Umum Rusak, Enam UPT di Komplek Pemerintahan Ciawi Terkesan Cuek

Ciawi | Jurnal Bogor

Meski di komplek pemerintahan Kecamatan Ciawi terdapat beberapa kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), mulai dari UPT Tata Bangunan, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan, UPT KB, UPT Pengelolaan Sampah, UPT Dinas Perhubungan (Dishub) hingga UPT Pertanian, namun sayang tidak ada yang merespon terkait kerusakan infrastruktur di lingkungan tersebut.

Yuzril, warga Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi mengatakan, sikap cuek keenam UPT yang ada di komplek pemerintahan Kecamatan Ciawi, terhadap kerusakan infrastruktur jalan yang menggunakan beton penutup drainase patut dipertanyakan.

 “Lihat saja, banyak penutup drainase yang betonnya sudah rusak. Walaupun setiap hari dilewati pegawai saat menunaikan solat, tapi sayangnya tidak ada yang memperbaiki,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, kerusakan penutup drainase dinilai membahayakan pengguna jalan. Terlebih, warga yang pertama kali mendatangi komplek Pemerintahan Ciawi. “Pernah ada yang terperosok kakinya ke dalam drainase, karena tidak mengetahui kalau betonnya bolong,” ujar Yuzril.

Yuzril mempertanyakan anggaran pemeliharaan yang ada di tiap UPT setiap tahunnya. Sebab, dengan adanya pembiaran fasilitas umum yang rusak di komplek pemerintahan, sangat mengkhawatirkan. “Masa sih di dinas masing-masing UPT tidak ada anggaran pemeliharaan,” tegasnya.

Selain Yuzril, Asep Supriadi juga menyayangkan dengan kondisi semua perkantoran UPT yang terlihat kumuh dan tidak ada pemeliharaan, baik itu pengecetan maupun perbaikan gedung lainnya.

 “Seperti Kantor UPT KB bagian plafon atapnya sudah hancur dan nyaris ambruk. Begitu juga dengan gedung dua lantai yang diisi tiga UPT, terlihat kumuh persis tidak ada penghuni nya,” tukas warga Kecamatan Caringin saat sedang berada di kompleks pemerintahan Ciawi, Jum’at (24/6) lalu.

** Dede Suhendar

KNPI Gunung Putri Pilih Ketua Baru, Fadliansyah Jadi Calon Tunggal

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Pendaftaran calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Gunung Putri resmi ditutup pada pukul 00.00 Wib, Sabtu (26/6/21) malam. Bedasarkan hasil musyarawah penetapan jadwal tahapan pendaftaran yang dibuka  dari 15- 26 juni 2021 sampai penutupan, tercatat hanya satu pendaftar yang mengembalikan formulir ke Sekretariat Panitia Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI di Kantor Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Pendaftar tersebut ialah Fadliansyah yang menjabat sebagai Sekretaris KNPI Kecamatan Gunung Putri, dengan membawa 14 surat dukungan dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di wilayah Kecamatan Gunung Putri.

“Hanya seorang pendaftar yang mengembalikan formulir yakni Fadliansyah. Tanggal 26 Juni  juga di tutupnya verivikasi OKP yang kami laksanakan. Jadi total peserta ada 21 OKP dan peninjau 3 OKP,” kata Steering Committee Mucam KNPI Kecamatan Gunung Putri, Delly Angga Maulana, Minggu (27/6/21).

Delly mengaku sudah menggelar musyawarah bersama panitia untuk membahas mekanisme penyelenggaraan pemilihan Ketua KNPI Kecamatan Gunung Putri yang dihadiri oleh Kordinator Wilayah Dewan Pimpinan Daerah (Korwil DPD).

“Untuk penyelenggaraannya sendiri sesuai musyawarah dengan panitia pelaksana yang dihadiri Korwil DPD karena terkait lonjakan Covid-19 di wilayah Kecamatan Gunung Putri  kita undur sampai dengan 11 Juli 2021,” ungkapnya.

Sementara itu, bakal calon tunggal Ketua KNPI Kecamatan Gunung Putri, Fadliansyah mengatakan, mengaku kaget setelah dapat informasi kalau hanya ada satu yang mencalonkan diri. Dia juga berterimakasih kepada seluruh OKP dan panitia yang sudah memberi dukungan .

“Alhamdulillah semalem dapet kabar dari ketua SC bahwa pendaftarn sudah ditutup dan hanya satu calon mendaftarkan diri yakni saya. Saya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh OKP yang sudah terverifikasi di pemilihan muscam ke 7 KNPI Gunung Putri,” ujarnya.

“Ini adalah hajat besar pemuda tentunya mari kita sukseskan Muscam ke-7 yang memang di tengah tengah musim pandemi dan juga saya berterimakasih kepada seluruh jajaran panitia SC dan OC yang telah berkerja sangat luar biasa untuk terlaksananya acara ini mudah mudahan tidak ada halangan lagi untuk di laksanakan pemilihan nanti,” sambungnya.

Fadli berharap, ditangan kepemimpinannya setelah terpilih nanti, Pemuda Pemudi bisa bersatu dan bersama-sama membangun Kecamatan Gunung Putri ke arah yang lebih baik lagi. Sehingga potensi yang ada di wilayah dapat dikembangkan dan KNPI menjadi laboratorium pencetak generasi pemuda yang unggul.

“saya akan hadir sebagai pemersatu pemuda Kecamatan Gunung Putri, mari kita bersama sama mengembakan potensi pemuda dan menjadikan KNPI sebagai laboratorium pencetak generasi muda yang unggul dari tiga sektor yaitu birokrat, pengusaha dan politik. Tentunya semua itu butuh kerja sama semua pihak dan kedepan kita akan lakukakan bersama untuk kemajuan pemuda Kecamatan Gunung Putri,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Warga Cisaranteun Leuwisadeng Was-was Pergerakan Tanah

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng tepatnya di Kampung Cisaranten, Desa Wangun Jaya dikejutkan dengan kondisi pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari ini.

Meskipun lokasi pergerakan tanah itu jauh dari pemukiman, namun warga di sana merasa was-was dan mengakibatkan perkebunan dan sawah warga tidak bisa digarap lagi.

“Kalau dari pemukiman jauh jaraknya sekitar 1000 meter, tapi yang dikhawatirkan jika terjadi hujan deras bisa mengancam keselamatan warga yang tinggal di bantaran kali,” kata Opik, warga sekitar.

Warga khawatir terjadinya pergerakan tanah yang lebih besar mengingat sampai saat ini pergerakan tanah terus terjadi pada malam hari dengan skala kecil.

“Terakhir Sabtu malam pergerakan sampai menutup aliran sungai Cisaranten,” katanya.

Sementara itu Camat Leuwisadeng Rudy mengatakan saat ini kondisi disana mulai kondusif, bahkan pihaknya bersama BPBD Kabupaten Bogor sudah meninjau lokasi pergerakan tanah di Kampung Cisaranten 3, Desa Wangun Jaya.

“Sifatnya pergerakan tanah, untuk jarak lokasi ke pemukiman warga, baik dari perumahan kampung Batu Dua maupun ke kampung Cisaranten 3 berjarak kurang lebih 2000 meter, “kata Rudy Mulyana kepada wartawan, Sabtu (26/6/2021).

Lanjut Rudy untuk luas pergerakan tanah kurang lebih 200 meter dengan bentangan dari hulu ke hilir dan diperkirakan 1000 meter memanjang.

“Pergerakan tanah tersebut mengakibatkan sebagian perkebunan dan pesawahan warga tidak bisa di garap kembali dan Aliran Sungai (DAS) tertutup namun masih bisa mengalir,” katanya.

Sementara segala aktivitas pertanian dihentikan dulu untui mengantisipasi pergeseran tanah yang lebih besar.

“Diimbau masyarakat untuk tetap waspada,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan/Arif Ekon

Waspada Covid, Pemdes Sipak Lakukan Penyemprotan Hingga Lakukan WFH di Kantor Desa

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi

Mengingat tingginya kasus Covid-19 di wilayah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, pelayanan bagi masyarakat di desa tersebut dibatasi.

Bahkan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Sipak bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Sektor Parung Panjang melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19

Kepala Desa Sipak Agung Suryadinata mengatakan, upaya ini sehubungan dengan tingginya angka Covid-19 yang membuat wilayah Desa Sipak menjadi zona merah, bahkan Pemerintah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga melaksanakan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) dimulai 24 Juni hingga 2 Juli.

“Untuk WFH 50 persen tetapi untuk pelayanan tetap buka setiap hari,” kata Agung Suryadinata kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, Sabtu (26/06/2021).

Bahkan, Agung Suryadinata menyampaikan, bahwa dirinya saat ini sedang melakukan isolasi mandiri meskipun hasil Swabnya belum ia terima.

“Untuk hasil Swab labkesdanya membludak dari hasil swab itu dari puskesmas dibawa ke labkesda belum ada hasil makanya ini mau di swab kembali, ya saya isolasi mandiri dulu di rumah tetapi belum ada hasil positif atau negatifnya,” kata Agung.

Penanganannya, kata Agung Suryadinata, Satgas tingkat Desa Sipak bekerja sama dengan Damkar Parungpanjang mengerahkan satu unit mobil Damkar dengan enam anggota melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke setiap fasilitas publik dan rumah warga.

“Supaya mempercepat penyemprotannya kita bekerjasama dengan pihak Damkar,” ucapnya.

Untuk itu dirinya berpesan kepada Ketua RT dan RW juga pada warganya untuk tidak mengabaikan imbauan dari pemerintah dan disiplin 5 M, bagi yang belum melaksanakan vaksinasi dirinya menekankan agar segera melaksanakan vaksinasi.

“Imbawan kepada warga untuk tetap disiplin seperti memakai masker saat beraktifitas, jaga kebersihan, hindarilah kerumunan-kerumunan itu juga pembatasan-pembatasan sosial yang harus di terapkan,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Nanggung Gencar Vaksinasi Guna Putus Penyebaran Covid-19

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Ratusan lansia, pelayan publik dan para pedagang yang ada di wilayah Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Sabtu pagi (26/6/2021) dilakukan vaksinasi di Puskemas Nanggung.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh jajaran Polres Bogor dalam menyambut HUT Bhayangkara ke -75 bekerjasama dengan Gugus Tugas Kecamatan dan desa itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini terus meningkat.

Kaposlek Nanggung AKP Dedi Dermawan mengatakan bahwa dalam menyambut HUT Banyangkara ke- 75 Polres Bogor bekerjasama dengan Gugus Tugas Kecamatan dan desa mengajak masyarakat vaksinasi.

“Hari ini target 400 orang sasaran lansia, pedagang dan pelayan publik, intinya masyarakat yang sudah di atas 18 tahun,” kata Dedi.

Ini juga kata Dedi merupakan program pemerintah yang harus terus didukung untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dan upaya kita ke masyarakat melalui Muspika, Kepala Desa, Babinmas dan Babinsa untuk terus mengajak masyarakat untuk dilakukan vaksinasi,” katanya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk divaksin.

“Jangan takut jangan termakan isu- isu hoax yang beredar,” katanya.

Sementara Ketua Gugus Tugas Kecamatan Nanggung Ae Saefulloh mengatakan upaya ini bentuk sinergitas Muspika Kecamatan Nanggung sebagai ikhtiar memutus penyebaran virus Corona.

“Alhamdulillah ini bentuk sinergitas kami dalam upaya mendukung pencegahan Covid -19 yang saat ini terus meningkat,” katanya.

Lanjut Ae yang juga Cama Nanggung mengatakan, vaksinasi terus dilakukan setiap Selasa ini jadi momen yang tepat untuk mengajak masyarakat dilakukan vaksinasi.

Dan juga kedepannya Gugus Tugas Kecamatan Nanggung mewajibkan kepala desa ketika membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) penerima wajib divakisinasi.

“Nanti setiap desa yang ada di Kecamatan Nanggung saat pembagian BLT mewajibkan penerimanya divaksinasi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Loket Tirta Pakuan Dibuka 1 Juli

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memutuskan loket pembayaran dan pelayanan di kantor pusat Jalan Siliwangi 121 buka mulai Kamis, 1 Juli 2021.

Managemen mempertimbangkan kondisi di area kantor tidak memungkinan loket pembayaran dan pelayanan dibuka pada Senin (28/6).

“Kami mohon maaf kepada para pelanggan bahwa kami sampaikan loket pembayaran dan pelayanan akan dibuka mulai 1Juli 2021,” ujar Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan, Sabtu (26/6).

Meski demikian, loket pembayaran di kantor pelayanan Jl Pandu Raya, Bogor Lakeside, dan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor tetap buka dengan pembatasan jam operasional.

Loket Pandu Raya, dan Bogor Lakeside buka Senin-Jumat pukul 08:00 – 13:00 dan MPP Senin-Jumat pukul 09:00 – 15:00 dengan terlebih dahulu melakukan booking online via aplikasi MPP Kota Bogor.

Rino menyarankan pelanggan yang ingin membayar tagihan rekening airnya menggunakan layanan online melalui ATM dan mobile banking pada bank-bank yang telah bekerjasama dengan Tirta Pakuan.

Bisa juga melalui kantor pos, aplikasi e-commerce dan loket-loket PPOB terdekat.

Sedangkan penanganan keluhan dan layanan administrasi bisa disampaikan melalui layanan Call Center 24 di nomor 0251-8324111 atau chat WA 08111182123.

Rino mengatakan layanan air bersih Tirta Pakuan tetap berjalan 24 jam, karena petugas di Departemen Produksi, Transmisi & Distribusi, Laboratorium, Pembaca Meter dibantu tim IT dan armada tangki tetap bekerja seperti biasa.

“Saya sudah intruksikan petugas-petugas lapangan tetap siaga, bergerak cepat ketika ada informasi gangguan. Begitu pula untuk pegawai yang menjalani WFH, harus siaga. Ini sebagai upaya Tirta Pakuan menjaga pasokan air ke pelanggan saat masyarakat sedang tinggal di rumah,” ujar Rino.

**ass/by/rls

KSP Moeldoko Gugat Menkumham, Demokrat: Mamalukan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

DPP Partai Demokrat menyatakan tindakan Kepala Staf Presiden Moeldoko sangat memalukan dan mencerminkan ketidakpeduliannya membantu Presiden Jokowi, yang saat ini fokus menghadapi lonjakan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia yang kembali mengganas. Hal ini diungkapkan Partai Demokrat menanggapi gugatan Moeldoko kepada Menkumham Yasonna Laoly terkait urusan KLB illegal Deli Serdang,

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menegaskan, “Dengan mem-PTUN Menkumham, KSP Moeldoko menunjukkan setidaknya ada tiga hal yang memalukan.” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Jurnal Bogor, Jumat (25/6).

Herzaky menjelaskan, “Pertama, saat ini Presiden Jokowi dan jajaran pemerintahan sedang fokus mengatasi memuncaknya gelombang kedua Covid-19, yang memecahkan rekor angka kematian sejak awal pandemi Maret 2020 lalu. Dalam kondisi genting ini, sepatutnya KSP Moeldoko juga fokus membantu Presiden. Gugatan KSP Moeldoko malah memecah fokus tugas dan tanggungjawabnya sebagai pejabat yang digaji negara, untuk ambisi politik pribadinya.

Kedua, Herzaky melanjutkan, “Dengan menggugat Menkumham yang mengambil keputusan atas nama pemerintah, KSP Moeldoko justru menunjukkan ketidakpatuhan pada hukum dan sekaligus ketidakkompakan diantara para pembantu Presiden. Selain legal standing KSP Moeldoko pun tidak jelas, hal ini akan menyedot waktu dan sumber daya pengadilan, dimana kasus-kasus lain yang lebih penting serta genting, masih menumpuk.”

Ketiga, kata Herzaky lebih lanjut, “Menkumham, disaksikan Menko Polhukam, pada akhir Maret 2021 lalu, dengan tegas telah menolak mengesahkan KLB ilegal Deli Serdang, karena tidak memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan, serta konstitusi Partai Demokrat yang sah. Namun dalam gugatannya di PTUN, KSP Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun masih mengatasnamakan sebagai Ketua Umum dan Sekjen Partai Demokrat. Sungguh memalukan dan menyedihkan.”

“Kemenkumham sudah melaksanakan tugasnya sesuai aturan, tapi malah digugat oleh KSP Moeldoko. Kami yakin, Majelis Hakim PTUN yang mengadili perkara ini akan menegakkan keadilan sesuai perundang-undangan yang berlaku, demi kepastian hukum,” tegas Herzaky.

Seperti diketahui, pada hari Jumat (25/6), Moeldoko dan Jhonny Allen memasukkan gugatan terhadap Menkumham RI yang menolak permohonan panitia KLB Ilegal Deli Serdang pada tanggal 31 Maret 2021. Saat itu, Menkumham menegaskan hasil KLB tersebut tidak memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan berdasarkan Peraturan Menkumham RI no. 34 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pendaftaran Pendirian Badan Hukum, Perubahan AD/ART, serta Perubahan Kepengurusan Partai Politik.

Menkumham juga menggunakan rujukan AD/ART Partai Demokrat hasil Kongres V tahun 2020 yang terdaftar dan tercatat di Ditjen AHU Kemenkumham, serta telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara.

**ass/gp

PPKM Mikro Dinilai tak Efektif, Harus Lockdown

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Kebijakan pemerintah dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro terbukti tidak efektif dalam menekan lonjakan angka penularan Covid-19. Hal ini diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. Pernyataan itu disampaikan Netty merespons pertambahan kasus positif Covid-19 harian secara nasional yang memecahkan rekor dengan bertambah 20.574.

Ia meminta pemerintah segera menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau lockdown total dalam menyikapi lonjakan kasus yang terjadi saat ini.

“PPKM skala mikro terbukti tidak efektif menahan mobilitas masyarakat. Akibatnya lonjakan kasus Covid-19 sulit dikendalikan. Pemerintah harus segera berlakukan PSBB, bahkan lockdown total,” kata Netty, Jumat (25/6).

Dia menerangkan, pengendalian pandemi hanya akan berjalan efektif dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, tegas, dan melibatkan partisipasi masyarakat luas.

Menurutnya, penanganan pandemi tidak akan efektif bila pemerintah membuat kebijakan yang tidak setengah hati dan tidak memaksa masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Masyarakat harus dipaksa agar disiplin protokol kesehatan melalui aturan yang ketat dan tegas. Tanpa aturan yang tegas dan setengah hati, masyarakat yang sudah jenuh dengan keadaan pandemi akan abai dan tidak peduli. Opsi pemberlakukan PSBB seperti di awal pandemi harus diambil. PSBB ketat yang diterapkan di Jakarta dulu, terbukti mampu menurunkan angka kasus secara signifikan,” tuturnya.

Sementara, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan Covid-19 dengan memperhitungkan kondisi sosial, ekonomi, politik Indonesia dan juga pengalaman negara lain, dan disimpulkan bahwa PPKM mikro masih menjadi cara penanganan yang paling efektif.

“Karena dilakukan hingga tingkat terkecil dan dapat berjalan tanpa mematikan ekonomi rakyat.” jelas Wiku.

Wiku meminta agar mekanisme koordinasi dan pembagian peran dalam menjalankan PPKM Mikro dilakukan dengan benar dan seefektif mungkin.

Dalam rangka pencegahan, Lurah/Kepala Desa sebagai pengendali Posko wajib berkoordinasi dengan Ketua RW untuk mendata kasus positif di tingkat RT di wilayah masing-masing, serta bersama Babinsa dan Babinkamtibmas memantau kepatuhan protokol kesehatan dan memberikan edukasi seputar COVID-19.

Kasus positif Covid-19 secara nasional bertambah 20.574 pada Kamis (24/6). Kini, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 2.053.995 sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Data Kementerian Kesehatan menyebutkan dari total kasus positif tersebut, sebanyak 1.826.504 di antaranya telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh itu bertambah 9.201 dari hari sebelumnya.

Sementara itu, sebanyak 55.949 orang di antaranya meninggal dunia. Pasien yang wafat usai terinfeksi virus corona bertambah 355 dari kemarin.

Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 136.896 sampel. Kasus aktif Covid-19 atau pasien yang dirawat dan isolasi kini mencapai 171.542 orang. Sedangkan suspek Covid-19 sebanyak 126.696 orang.

**ass/cnn

Rocky Garung: Wajah Hakim bak Calon Jenazah

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Momen ketika hakim terlihat memucat ketika Habib Rizieq Shihab meneriakkan sampai bertemu di pengadilan akhirat menarik banyak perhatian publik usai Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Khadwanto mengeluarkan hasil keputusan persidangan yang memvonis Habib Rizieq selama 4 tahun penjara.

Momen tersebut lantas ramai diperbincangkan oleh banyak netizen di media sosial. Tak hanya netizen, pengamat politik Rocky Gerung bahkan ikut mengomentari sang hakim yang dinilainya hanya sekadar moderator pesanan dari skenario sebenarnya.

Kata dosen Universitas Indonesia itu, ia heran dengan psikis dan mental hakim Rizieq yang seolah kelihatan terganggu di saat persidangan digelar. “Salah satunya menyuruh HRS untuk ajukan grasi ke Presiden Jokowi. Kenapa belum inkrah nyuruh grasi,” buka Rocky Gerung di kanal YouTube pribadinya, Jumat (25/6).

“Kalau dalam teori drama, ini terlihat jelas ada psikologi di bawah sadar hakim yang tiba-tiba terucap. Seolah-olah hakim sudah ingin menyudahi proses persidangan.”

Hal yang menjadi perhatian selanjutnya adalah momen pucat pasi hakim ketika Rizieq meneriakkan sampai bertemu di pengadilan akhirat. Rocky menduga bahwa sang hakim sadar jikalau orang yang divonisnya tak main-main lantaran bergelar ‘habib’ dan mengerti akibat-akibat perbuatan dunia.

Dari sana, Rocky membaca bagaimana rapuhnya psikologi hakim hingga ia memaklumi pucatnya hakim karena menurutnya, sebagai seorang Muslim, tentu bergetar mendengar demikian. Terlebih kalimat itu diucapkan dari mulut seorang habib.

“Wajah hakim pucat pasi seperti calon jenazah. Wajar, dia Muslim dan mungkin paham apa yang diucapkan habib dengan konsekuensi akhirat. Yang awalnya hakim gagah, begitu dengar soal akhirat berubah.”

Rocky juga mengungkap kejanggalan lain dari psikis hakim yang memvonis Rizieq ketika ia juga menawarkan pengampunan hukuman dari Presiden alias grasi kepada dua orang lain selain sang eks pentolan FPI.

Padahal, vonis hukumannya hanya satu tahun penjara, sementara grasi hanya berlaku pada seseorang yang divonis hukuman di atas dua tahun. “Ini ngaco, seolah dia pengen buru-buru lepas dari persidangan ini. Ini kekacauan, kegelisahan dari hakim. Supaya tugas dia buru-buru selesai. Sampai istilah grasi pun enggak lagi dia ngerti.”

**ass/gelora

Ini Sosok Khadwanto, Hakim yang Vonis 4 Tahun ke Habib Rizieq

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Khadwanto menjadi sorotan setelah memvonis eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab 4 tahun penjara di PN Jakarta Timur atas perkara tes swab Rumah Sakit Ummi Bogor.

Dari penelusurani profil Khadwanto di situs resmi PN Jaktim, Jumat (25/6), profilnya tidak terlalu detail. Berdasar informasi dari situs resmi PN Jaktim, yaitu pn-jakartatimur.go.id, Khadwanto memiliki golongan/pangkat IV/b. Dia memiliki NIP: 196601121992121001. Berdasar informasi yang tertera, dirinya cuma lulusan sarjana.

Kemudian, gelar yang tertera pada profilnya hanya SH saja alias Sarjana Hukum. Dirinya berada diurutan nomor dua pencarian profil hakim di PN Jaktim.

Sebelumnya diberitakan, Dalam putusannya, majelis hakim PN Jakarta Timur memvonis 4 tahun penjara terhadap Habib Rizieq Shihab terkait perkara pidana swab tes RS Ummi. Habib Rizieq dinyatakan menyebarkan bohong dan memunculkan keonaran. Habib Rizieq dinyatakan terbukti melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946, tentang Peraturan Hukum Pidana dengan vonis empat tahun penjara.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta telah menyiarkan pemberitahuan bohong dan terbitkan keonaran. Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun,” ujar hakim ketua Khadwanto, Kamis (24/6) di ruang sidang PN Jaktim.

Setelah membacakan vonis hukuman empat tahun penjara, Khadwanto sempat memberi beberapa opsi ke Rizieq. Salah satu opsi yang diberikan hakim kepada Rizieq adalah meminta pengampunan kepada Presiden atas hukuman tersebut atau melakukan banding.

** ass/viva