23.5 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1205

Pengurus OPGI Bogor Sambangi Dewan Pelindung

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Pengurus Organisasi Pekerja Garmen Indonesia (OPGI) Bogor menyambangi kediaman Ketua Dewan Pelindung OPGI Brigjen TNI S.H.Setya Budhi di kawasan Cibubur, Rabu (19/05/21). Pertemuan dalam rangka halal bihalal selepas Idul Fitri disambut Budhi penuh keakraban.

“Kami sangat senang kedatangan pengurus OPGI dan boleh kapan saja datang,” ucapnya.

Ketua DPD OPGI Bogor Aries Sunan menilai, dukungan dari Ketua Dewan Pelindung sangat diperlukan dalam mengembangkan eksistensi organisasi. Dimana dalam waktu dekat ini, OPGI Bogor akan segera menjalankan programnya. “Pelatihan dan three in one akan segera dijalankan,” jelas Aries.

Sekretaris DPD OPGI Bogor Lutfi Tri Pamuji juga menjelaskan, pasca Lebaran ini ada sejumlah agenda yang siap dijalankan dan semua pengurus diharapkan bahu-membahu merealisasikan program setelah pengurus definitif dilantik pada 10 April 2021 lalu. “Kita perlu Gercep (gerak cepat) dan ada sejumlah peluang dan tantangan di depan mata,” jelasnya.

Pada acara halal bihalal dengan Ketua Dewan Pelindung tersebut, juga pengurus melihat lokasi yang rencananya akan dijadikan workshop atau tempat pelatihan calon pekerja. Tempat tersebut berada di kawasan Cikeas Udik, Gunung Putri.

Seperti diketahui, OPGI berupaya menekan jumlah pengangguran, terutama akibat dampak pandemi Covid-19 selama ini. Bahkan OPGI memiliki upaya untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam rangka memenuhi kebutuhan sektor industri saat ini, khususnya di bidang garmen.

** ass

Pasokan Air Bersih Terjaga Selama Libur Lebaran

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Direktur Utama Perumda TIrta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan memimpin apel kesiapan petugas piket siaga Idul Fitri 1442 H di lapangan upacara kantor Tirta Pakuan, Rabu (12/5/2021). Rino ingin memastikan kesiapan seluruh personil dan sarana pendukung untuk menantisipasi gangguan pelayanan selama libur lebaran 2021.

Apel dihadiri Direktur Umum Rivelino Rizky, Direktur Teknik Ardani Yusuf, para manager, asisten manager dan petugas piket siaga lebaran 2021. Tahun ini Tirta Pakuan mengerahkan 220 petugas dari 13 subdepartemen yang bekerja selama libur nasional Hari Raya Idulf Fitri 1442 H pada 12-14 Mei 2021. Lima armada tangki air juga disiapkan di pool kantor pelayanan Jl Pandu Raya untuk membantu kebutuhan air bersih saat terjadi gangguan pengaliran.

“Hari ini saya ingin memastikan seluruh koridor pelayanan sudah benar-benar siap menghadapi libur lebaran. Dari mulai Produksi, dicek kondisi air baku seperti apa, bahan kimia seperti apa. Dipastikan itu semua benar-benar aman. Teman-teman ada di sana. Begitu juga di bagian Distribusi, begitu ada laporan kebocoran, responsif. Semua tim suporting membantu semua ikhtiar kita,”ujar Rino.

Larangan mudik akibat wabah Covid 19 jadi perhatian serius Tirta Pakuan, karena hampir seluruh warga Kota Bogor akan tinggal di kediamannya masing-masing. Pola pemakaian air diprediksi berubah karena akan lebih banyak orang yang menggunakan air di rumah.

“Karena ada larangan mudik tahun ini, orang akan lebih banyak tinggal di rumahnya masing-masing. Untuk mandi, mencuci tangan, cuci piring, dan sebagainya. Nah saya ingin memastikan teman-teman yang bertugas itu responsif. Sudah tugas kita bekerja saat orang-orang sedang liburan. Mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua,”ucap Dirut.

Rino berjanji seluruh unsur pimpinan akan memberikan dukungan moril kepada para petugas yang siaga 24 jam menjaga pasokan air. “Insya Allah dalam tiga hari ini, kami akan berkeliling. Bersama-sama memastikan teman-teman bekerja tanpa masalah. Insya Allah semuanya diberi kesehatan dan kelancaran agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,” kata Rino.

Rino mengimbau pelanggan agar segera menghubungi petugas Cal Center 24 Jam di nomor 0251-8324111 dan WA 0811118212 jika pasokan air bersihnya terganggu. Usai apel, Rino berkeliling menginspeksi kendaraan operasional dan armada tangki, serta beramah tamah dengan petugas.

**ass/rls

Normalisasi Pipa Caringin Diupayakan Cepat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perbaikan pipa bocor ACP 21 di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor tuntas pada Rabu malam (19/5/2021).

Petugas langsung fokus memulihkan sistem pengaliran zona 1 setelah membuka pasokan air dari Sumber Air Tangkil. Proses recovery jaringan ini diupayakan cepat dan efektif agar pasokan air ke pelanggan bisa normal kembali.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf melalui Manager NRW & Transmisi Distribusi Nasrul Zahar mengatakan, proses pemulihan jaringan ini membutuhkan waktu 4-7 hari hingga pasokan kembali pulih.

“Ada pertanyaan dari masyarakat, apakah saat proses pemulihan pasokan air benar-benar mati? Tidak. Karena pasokan air dari Mata Air Tangkil sudah kami buka ketika perbaikan pipa selesai,” ujar Nasrul.

“Tapi air yang ada di dalam pipa itu terhadang udara yang masuk saat proses perbaikan. Nah udara ini yang harus kita buang pelan-pelan,” tambahnya.

Nasrul mengungkapkan, proses pemulihan jaringan di zona 1 berbeda dengan zona-zona lain. Kontur tanah di zona lain cenderung datar sehingga lebih mudah penanganannya.

“Kalau zona 1 itu (kontur tanahnya) berbukit-bukit. Turun naik. Banyak punggungan. Ini agak menyulitkan. Prosesnya bisa 4-7 hari,” jelas dia.

Selama pemulihan, air tetap mengalir ke rumah pelanggan, namun belum benar-benar normal. Untuk itu, Nasrul mengimbau pelanggan untuk segera menampung air saat masuk ke rumah.

“Tidak benar-benar mati, air tetap sampai ke rumah dalam sehari. Tapi belum normal. Kadang mengecil, ada lagi, mati lagi, terus begitu hingga benar-benar pulih,” kata Nasrul.

Tirta Pakuan akan berupaya maksimal mempercepat proses normalisasi. Tirta Pakuan juga akan mengoptimalkan Reservoir Rancamaya dan pompa Intan Pakuan untuk meminimalisir gangguan.

Perusahaan juga telah menyiagakan armada tangki yang siaga di titik-titik terdampak gangguan. Masyarakat bisa menghubungi Call Center 0251-8324111 atau akun media sosial Tirta Pakuan untuk pemesanan tangki gratis.

** ass/rls

Pengelola Galian C Kadumanggu Ledek Muspika dan Kasatpol PP Kabupaten Bogor

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Kerap kali ditutup, galian C yang berada di Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor masih beroperasi hingga saat ini. Melalui rekaman video, Iman, salah satu pengguna jalan melakukan komplain sebab diduga masih adanya aktivitas galian C di Desa Kadumanggu.

Dalam video berdurasi sekitar 40 detik tersebut, Iman mengucapkan hingga pukul 21.30 WIB masih banyak truk-truk galian tersebut beroperasi. “Mana katanya sudah ditutup, tapi sampe tanggal 19 Mei jam setengah sepuluh malem truk-truk ini masih keluar-masuk aja,” ucapnya, Rabu malam (19/05/2021).

Lebih lanjut, Iman yang membuat unggahan video ini, saat dihubungi mengaku riskan akan kondisi jalan yang dikotori oleh aktivitas galian. “Masalahnya truk-truk tersebut meninggalkan jejak berupa tumpahan tanah yang membuat jalan kotor dan licin disaat hujan,” singkatnya.

Senada dengan Iman, Nurdin warga Kecamatan Babakan Madang pun memengatakan kotornya jalan yang disebabkan oleh truk-truk muatan tersebut. “Saya engga terlalu banyak ngerti tentang galian, cuma saja yang sangat saya sayangkan adalah bercak-bercak tanah yang berserakan mengotori jalan, sehingga membuat jalan menjadi licin dikala hujan,” tukasnya.

Sekedar diketahui, efek gejolak dari pada keberadaan galian tersebut pernah merusak Mobil Siaga Kadumanggu, hingga menetapkan 1 tersangka yang kemudian dibebaskan kembali.

** Nay Nur’ain

Peduli Palestina, DPC PKB Bogor Gaungkan Aksi Solidaritas

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Aksi militer yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina menuai banyak kecaman dari berbagai belahan dunia termasuk di Kota Bogor, Jawa Barat. Puluhan Kader PKB Kota Bogor didampingi Dewi Fatimah selaku Ketua DPC PKB Kota Bogor, Heri Firdaus selaku Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat dan Lusiana Nursiyyadah selaku Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKB melakukan aksi solidaritas di depan Tugu Kujang pada Rabu (19/05/2021)

Aksi Solidaritas Palestina ini dilakukan dengan tujuan memberikan dukungan moral dan semangat kepada warga Palestina. Beberapa spanduk berisi tulisan kecaman kepada Israel terlihat menghiasi aksi sore itu. Yang menarik, DPC PKB Kota Bogor juga mengajak para milenial turut andil dalam aksi ini. Para Milenial PKB terlihat antusias dalam menyuarakan hak-hak penuh bagi warga Palestina.

Dewi Fatimah, selaku Ketua DPC PKB Kota Bogor mengecam keras tindakan represif Militer Israel kepada Negara Palestina. Ia juga beranggapan bahwa penyerangan yang dilakukan Militer Israel kepada warga Palestina merupakan kejahatan kemanusiaan yang sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Besar harapan Dewi agar konflik antar dua negera ini terselesaikan.

Aksi ini juga menegaskan sikap PKB Kota Bogor untuk komitmen mendukung perjuangan kemerdekaan penuh bangsa palestina. Karena bagaimanapun kemerdekaan itu hak bagi segenap bangsa sesuai dengan pembukaan UUD 1945. Besar harapan kami pemerintah Indonesia berperan aktif dan lebih keras lagi untuk mendesak PBB mengambil sikap yang tegas terhadap persoalan di Palestina.

** Handy Mehonk

Warga Bogor Doakan Palestina

0

Kutuk Kebiadaban Zionis Israel

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri kegiatan Doa Bersama untuk Palestina yang digelar di Taman Ekspresi, Sempur, Bogor Tengah, Rabu (19/5). Menurutnya, kekejaman Israel adalah di luar batas kemanusiaan dan Kota Bogor mendorong dan mendukung agar Pemerintah Republik Indonesia terus melanjutkan peran aktif di kancah Internasional untuk menghentikan agresi Israel dan mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Kegiatan ini diikuti juga oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Ketua Rabithah Alawiyah Jawa Barat Habib Hasan Al Attas, Pimpinan MUI, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pimpinan Partai Politik, ormas Islam, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Pimpinan Pondok Pesantren, Pengurus Dewan Masjid Indonesia dan para Ulama dan Habaib se-Kota Bogor.

Seluruh elemen yang hadir sepakat bahwa kebiadaban Israel terhadap warga Palestina tidak bisa ditolerir. Dan meminta segala bentuk penjajahan di atas muka bumi ini dihapuskan karena bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Sampai saat ini 219 meninggal, 63 diantaranya anak-anak dan 1.500 luka-luka akibat agresi Israel di Palestina. Tapi tentunya ini bukan hanya sekedar angka. Ini adalah tragedi kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah,” ungkap Bima.

Atas dasar itu, kata Bima, berbagai elemen masyarakat Kota Bogor berkumpul di Taman Ekspresi ini sebagai bentuk ekspresi warga mengecam agresi Israel terhadap Palestina.

“Insya Allah hari ini kita sama-sama berkumpul untuk menyampaikan suara hati kita, mendoakan saudara-saudara kita di sana. Ada beberapa hal secara pribadi ingin saya sampaikan di forum kali ini dan Insya Allah kita kuatkan bersama-sama. Yang pertama, kita satu hati sepakat untuk mengutuk agresi dari Israel ke Palestina. Ini adalah kebiadaban melawan kemanusiaan yang tidak bisa ditolerir,” ujar Bima.

Yang kedua, lanjutnya, Kota Bogor mendukung Pemerintah Republik Indonesia agar melanjutkan ikhtiar bangsa Indonesia dari masa ke masa untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui konsep solusi dua negara yang diperjuangkan oleh banyak sekali negara-negara Islam di dunia sejak 1937.

“Kita mendorong, kita mendukung Pemerintah RI untuk memaksimalkan semua forum internasional dan regional. Apakah di konferensi negara-negara Islam atau OKI, apakah itu di dewan keamanan PBB yang semestinya mengeluarkan resolusi yang tegas untuk menghentikan agresi Israel itu. Kita mendorong dan kita mendukung pemerintah RI untuk tegas mengartikulasikan perjuangan two state nation agar Palestina segera diberikan kemerdekaan,” tandasnya.

“Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi usaha kita, mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan kepada setiap ikhtiar kita. Dan mudah-mudahan Allah SWT menempatkan pada tempat yang paling mulia di surga Allah SWT kepada setiap mujahid yang berjuang di Jalur Gaza, yang berjuang di tanah Palestina. Terima kasih atas keikhlasannya melangkahkan kaki ke sini untuk perjuangan kemanusiaan kita, keislaman kita dan kebersamaan kita semua,” tambah Bima.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Israel merupakan kejahatan kenegaraan maupun kemanusiaan. “Kita mengambil suatu sikap bahwa apa yang dilakukan Israel merupakan bentuk kejahatan kenegaraan, maupun kejahatan kemanusiaan dan kita mengutuk semua bentuk tersebut,” ujar Atang.

Ia menambahkan, doa bersama ini bagian dari bentuk tanggung jawab kita sebagai seorang warga negara yang masih memiliki rasa kemanusiaan dan sekaligus ingin menegakkan konstitusi kita yaitu menghapuskan segala bentuk penjajahan di atas muka bumi ini.

“Mudah-mudahan doa bersama ini bisa diijabah oleh Allah SWT. Alhamdulillah dengan inisiasi Pak Walikota kita menjalankan doa bersama dengan para ulama, para habaib, para kyai. Kita berharap bahwa pemerintah kita bisa meneruskan perjuangan para founding fathers kita untuk kemudian bersama-sama membela semua bangsa di dunia ini untuk mendapatkan kemerdekaannya, terutama bangsa Palestina. Mudah-mudahan semua bentuk diplomasi yang dilakukan bisa berbuah kemerdekan bagi bangsa Palestina,” terang Atang.

Sementara itu, Ketua Rabithah Alawiyah Jawa Barat Habib Hasan Al Attas mengaku sepakat dengan apa yang disampaikan para tokoh dalam doa bersama tersebut. “Kita sepakat semua atas nama umat Islam, tidak ada empat dimanapun, semua bentuk penjajahan harus dibumihanguskan. Karena ini adalah kebiadaban yang luar biasa. Kita berbicara kemanusiaan,” kata Habib Hasan.

“Ini hal yang luar biasa. Kita berkumpul di sini untuk mendoakan warga Palestina, yang mana saat ini mereka tidak ada ketenangan. Walaupun jauh dari mata kita, tapi hati kita harus lebih dekat kepada mereka, umat muslim di Palestina. Mari kita bersama mendoakan untuk mereka. Mudah-mudahan dengan aminnya kita, malaikat juga akan mengaminkan juga Insya Allah,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Ini Catatan KPK Bagi Pemkot Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili Satuan Tugas (Satgas) Bidang Pencegahan pada Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II menyambangi kantor Walikota Bogor pada Rabu (19/5).

Kedatangan komisi antirasuah itu bertujuan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk meningkatkan jumlah aset daerah yang bersertifikat dan menaikkan penerimaan pajak daerah.

Kepala Satgas Bidang Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II KPK Dwi Aprilia Linda menyampaikan hasil evaluasi KPK atas pelaksanaan tata kelola pemerintahan Pemkot Bogor per Desember 2020 yang menunjukkan capaian pada dua area intervensi yang masih relatif rendah, yakni manajemen aset daerah dan optimalisasi pajak daerah.

“Capaian skor MCP (Monitoring Centre for Prevention) Pemerintah Kota Bogor untuk area manajemen aset daerah adalah 56,95 persen. Lalu, skor MCP untuk area optimalisasi pajak daerah adalah 50,57 persen,” ujar Linda.

Mengenai manajemen aset daerah, Linda menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dikumpulkan KPK per April 2021, total tanah yang dikuasai Pemkot Bogor adalah sebanyak 3.861 bidang. Terdiri atas tanah jalan sebanyak 2.549 bidang dan tanah non-jalan sebanyak 1.312 bidang. Dari total bidang tanah itu, yang telah bersertifikat baru 653 bidang.

Kemudian, untuk lahan Prasana, Sarana, dan Utilitas (PSU) atau fasilitas umum dan sosial, kata Linda, data Pemkot Bogor per April 2021 mencatat total terdapat 390 perumahan. Sebanyak 36 perumahan sudah melakukan serah terima PSU dari pengembang perumahan kepada Pemkot Bogor.

Dalam proses pendampingan, KPK mendapati ada tiga kendala dalam proses penyerahan PSU sebagaimana disampaikan Pemkot Bogor kepada KPK, yaitu pertama, kondisi PSU di dalam perumahan masih banyak yang belum memenuhi kelayakan, terutama jalan dan saluran.

Kedua, banyak perumahan yang sudah terjual 100 persen dan sudah memenuhi syarat untuk serah terima, tetapi keberadaan pengembang perumahan sudah tak terlacak. Ketiga, pengembang perumahan sudah tidak sanggup melakukan perbaikan atas PSU.

Terkait optimalisasi pajak daerah, penerimaan pajak daerah Pemkot Bogor pada tahun 2020 adalah Rp509 Miliar. Sedangkan, penerimaan pajak daerah Pemkot Bogor per Maret 2021 tercatat sebesar Rp172,6 miliar.

Selain itu, KPK juga menerima laporan terkait sejumlah kendala yang ditemui Pemkot Bogor dalam penagihan piutang pajak. Antara lain, adalah belum diakomodirnya pembayaran cicilan piutang pajak daerah dalam aplikasi pajak daerah, belum adanya aturan penagihan secara paksa, belum adanya juru sita pajak daerah, kenaikan NJOP PBB memengaruhi kepatuhan pembayaran, serta data obyek pajak PBB yang dikuasai oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan memiliki piutang PBB dan diminta untuk dihapuskan piutangnya.

Merespon situasi yang dihadapi, KPK mendorong Pemkot Bogor untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah melalui sejumlah cara, yaitu perluasan kanal pembayaran pajak daerah, melaksanakan perjanjian kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan mengenai optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah, pengawasan dan pemeriksaan pajak daerah, pemasangan alat rekam transaksi elektronik (tapping box), penilaian non-standar terhadap obyek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2), penerbitan e-sppt PBB P2, dan validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) online.

Selain area intervensi manajemen aset daerah dan optimalisasi pajak daerah, ungkap Linda, ada lima lagi tolok ukur capaian perbaikan tata kelola pemerintahan dari Pemkot Bogor, yakni perencanaan dan penganggaran Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan capaian 88,5 persen, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) 75,15 persen, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) 75,75 persen, peningkatan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) 88,26 persen, dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) 91,7 persen

Ketujuh area intervensi tersebut termuat dalam aplikasi MCP yang dikelola oleh KPK. Berdasarkan data KPK per 31 Desember 2020, skor MCP rata-rata Pemkot Bogor pada tahun 2020 adalah 76 persen. Skor ini menempatkan Pemkot Bogor di peringkat 8 (delapan) dari seluruh pemda di Provinsi Jawa Barat. Angka ini juga lebih rendah dibandingkan skor MCP rata-rata Pemkot Bogor di tahun 2019 yang mencapai 87 persen.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan terkejut dengan peringkat dan capaian MCP Pemkot Bogor di tahun 2020. Karenanya, dia menetapkan target rangking MCP Pemkot Bogor di tahun 2021 harus masuk 3 (tiga) besar.

“Pengelolaan aset akan menjadi prioritas, antara lain melalui sertifikasi, validasi data aset, rekonsiliasi dengan seluruh OPD dan penelusuran aset-aset bermasalah,” tegas Bima.

Di akhir pertemuan, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Erry Juliani Pasoreh mengutarakan bahwa salah satu penyebab masih relatif rendahnya upaya pengelolaan dan sertifikasi aset Pemkot Bogor adalah masih kurangnya rasa memiliki aset di lingkungan pemda terkait. Untuk itu, Erry mengajak untuk meningkatkan kesadaran kepemilikan aset daerah dan kerja sama yang baik antara pihaknya dengan Pemkot Bogor.

Hadir dalam Rapat Monev, selain Walikota Bogor, adalah Wakil Walikota, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor.

** Fredy Kristanto

Kades Diminta Hati-hati Dalam Penggunaan Bantuan Samisade

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi
Penggunaan anggaran bantuan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang dalam waktu dekat ini akan turun, menjadi salah satu pembahasan saat rapat mingguan yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ciawi, Rabu (19/5).

Camat Ciawi, Adi Henryana menghimbau agar desa yang mendapatkan bantuan Samisade, lebih berhati-hati dalam melaksanakan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tersebut.

“Ada berapa hal yang saya tekankan kepada kepala desa (Kades) yang tahun ini mendapat bantuan Samisade. Hati-hati dalam penggunaan anggaran itu,” ungkapnya kepada wartawan, usai rapat mingguan di aula Kecamatan Ciawi.

Camat pun meminta, agar desa lebih mempersiapkan diri saat bantuan di tahun anggaran 2021 turun, sehingga terhindar dari hal yang tidak di inginkan.

“Di tahun 2021 ini, bukan hanya program Samisade saja yang akan diterima desa. Tapi ada juga bantuan provinsi (Banprov) Jawa Barat (Jabar) maupun Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),” jelasnya.

Untuk desa di Kecamatan Ciawi yang mendapatkan bantuan Samisade, lanjut Adi, berjumlah empat desa, yakni Desa Banjarsari, Citapen, Telukpinang dan Bojong Murni.

“Sisanya sembilan desa lagi masih dalam proses usulan di perubahan anggaran 2021 sekarang,” paparnya.

Adi berharap, dalam penyerapan semua anggaran bantuan ke 13 desa yang ada di Kecamatan Ciawi, tidak terjadi permasalahan apapun. Dan penyerapan anggaran dilakukan sesuai dengan perencanaan awal yang di ajukan desa masing-masing.

“Saya harapkan baik Samisade ataupun bantuan anggaran lainnya, berjalan dengan lancar serta tidak ada penyimpangan apapun,” tegas mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tersebut.

Sementara, Kades Banjarsari, Misbah mengungkapkan, untuk anggaran bantuan Samisade, dialokasikan kepada pembukaan akses jalan tembus antar desa.

“Penyerapan anggaran Samisade di desa kami, dialokasikan untuk membuka akses jalan baru. Rencananya jalan itu tembus ke desa lain yang ada di Kecamatan Megamendung,” tukasnya.

Selain para Kades, hadir dalam rapat mingguan itu para kepala UPT, MUI, KUA serta unsur Muspika Ciawi lainnya.

** Dede Suhendar

Respon Gercep Perbaiki Jalan Rusak Diapresiasi Warga

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi
Sejumlah ruas jalan yang rusak di IV wilayah, mulai dari Kecamatan Cisarua, Megamendung, Ciawi dan Caringin, terus dilakukan perbaikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II. Hal itu untuk memberikan kenyamanan para pengendara dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat melintas di ruas jalan Kabupaten Bogor.

Kepala UPT Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II, Rizki Akbar mengatakan, perbaikan ruas jalan rusak sudah menjadi tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini UPT kepanjangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor.

“Makanya setiap tahun ada anggaran pemeliharaan. Anggaran itu untuk kegiatan seperti sekarang, memperbaiki jalan atau jembatan yang kondisinya rusak,” katanya kepada Jurnal Bogor, usai memantau kegiatan perbaikan di ruas Jalan Cisarua-Batulayang-Ciburial STA 5÷500, Rabu (19/5).

Rizki Akbar atau yang akrab disapa Bombom mengungkapkan, untuk pelaksanaan pemeliharaan, para petugas di UPT sudah menjadualkan titik ruas jalan yang akan diperbaiki dan dilakukan secara Gerak Cepat (Gercep).

“Biasanya ruas jalan yang kondisi rusaknya kategori berat, paling dulu di perbaiki,” ungkapnya.

Selain faktor kerusakan, lanjutnya, mobilitas kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut, menjadi pertimbangan juga untuk di prioritaskan dilakukan perbaikan.

“Seperti jalan alternatif yang mobilitas nya rame, kami dahulukan perbaikannya,” jelas Bombom.

Adapun perbaikan yang sudah dilakukan, yakni ruas Jalan Cikereteg-Pancawati di Kecamatan Caringin, pengaspalan ulang Jembatan Cisadane di ruas Jalan Caringin-Cibadak, dan titik ruas jalan lainnya di Kecamatan Ciawi serta Megamendung.

“Giliran sekarang di Kecamatan Cisarua,” papar pejabat yang juga pengurus cabang olahraga Golf di Kabupaten Bogor tersebut.

Dalam pelaksanaan pemeliharaan, sambung Bombom, bukan hanya memperbaiki ruas jalan saja. Tetapi, jembatan yang kondisi alas atau aspal nya rusak, menjadi tanggungjawab UPT.

“Sekarang saja Jembatan Ciliwung yang ada di ruas Jalan Cisarua-Batulayang-Ciburial, masuk program pemeliharaan,” ujarnya.

Bombom menghimbau agar masyarakat ikut membantu menjaga dan memelihara kondisi jalan agar tidak cepat rusak, seperti melarang adanya masyarakat yang mencuci kendaraan di jalan maupun membuat tanggul atau polisi tidur dengan diameter besar dan tinggi.

“Kalau kondisi jalan bagus dan tidak berlubang, tentunya masyarakat juga yang nyaman saat berkendara,” imbuhnya.

Sementara, Dirman, warga Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, mengapresiasi kinerja UPT Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II yang langsung merespon keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak.

“Kerja Gercep saya lihat sudah dilakukan pihak UPT. Alhamdulillah, sekarang kondisi jalan dan jembatan di wilayah saya tidak lagi rusak maupun berlubang,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Genting Properti Garap Proyek Internasional di Sentul City

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

PT Sentul City Tbk sebagai pelopor kota mandiri di Sentul Selatan, hari ini mengumumkan telah selesainya transaksi jual beli lahan dengan PT Genting Properti Nusantara dan PT Genting Properti Cemerlang yang merupakan anak perusahaan dari Genting Property Sdn Bhd (“Genting Property”), salah satu developer ternama di Malaysia.

Akuisisi lahan asri sebesar 9.4 hektar di jantung Commercial Business District (CBD) Sentul City ini merupakan proyek perdana Genting Property di Jabodetabek yang sejalan dengan rencana expansi internasionalnya. Proyek ini akan menyajikan elemen-elemen cantik dan kontemporer sesuai selera warga Jabodetabek yang berjiwa muda dengan gaya hidup modern dan kebetuhan rekreasi premium.

Proyek bertema lifestyle ini akan menjadi ajang gaul yang mengasyikkan bagi warga Sentul City, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung domestik dan internasional. Dengan lokasi strategis yang dapat dicapai dalam 40 menit dari Jakarta, lifestyle centre ini akan meningkatkan daya tarik Sentul City sebagai Eco City yang memadukan alam dengan gaya hidup modern.

“Investasi Genting ini adalah bukti kepercayaan investor mancanegara pada peluang bisnis di Sentul City yang dapat menjadi katalis pengembangan wilayah Jabodetabek melalui pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, ” ujar Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk dalam keterangan persnya Selasa (18/5).

“Kami sangat hargai kepercayaan Genting akan prospek jangka panjang Sentul City dan sektor properti di Indonesia. Kami bangga telah menjadi bagian dari strategi expansi internasional Genting,” tambah Basaria.

Transaksi dengan Genting ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Sentul City.

“Lifestyle centre ini adalah komponen utama dari masterplan terpadu Sentul City dan akan mendukung fasilitas-fasilitas menarik lainnya yang sekarang telah hidup dan berkembang di township kami, seperti IKEA dan Aeon Mall yang baru dibuka,” kata Tjetje Muljanto, Presiden Direktur PT Sentul City Tbk.

”Transaksi ini juga memberi peluang emas bagi perseroan untuk merealisasikan nilai lahan tersebut dan meningkatkan kinerja keuangan perseroan,” terangnya.

Sentul City terus menerapkan pengembangan wilayah perkotaan hijau yang inovatif dan berkesinambungan dengan memberikan kenyamanan bagi penghuni dan pengunjung untuk “live, play, work”. Dibangunnya lifestyle centre ini akan meningkatkan daya tarik Sentul City sebagai tujuan utama hunian, pariwisata, dan investasi di wilayah Jabodetabek yang mendukung siklus pertembuhan ekonomi untuk wilayah Sentul Selatan dan sekitarnya.

** Fredy Kristianto |*