27.6 C
Bogor
Thursday, August 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1202

Sumbangan Pendaftaran Offline Capai 10 Juta, Dedy: Kami Kurang Ruang Kelas

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Merasa lelah mengajukan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan ruang kelas baru, Kepala Sekolah SMAN 2 Cileungsi meminta sumbangan kepada orang tua siswa yang melakukan pendaftaran offline sebesar Rp8-10 juta per siswa.

Dedy mengatakan, awalnya sudah menutup pendaftaran, namun karena tingginya animo masyarakat yang menginginkan sekolah disana akhirnya pihak sekolah setelah berkoordinasi dengan KCD Kabupaten Bogor mencatat siswa yang ingin tetap bersekolah disana yang jumlahnya mencapai 100 orang lebih.

“Kita sudah tolak tapi mereka memaksa, dan kami katakan jika kami tidak punya ruang kelas, mereka (wali siswa) menyanggupi angka 10 juta per siswa untuk ikut partisipasi membangun gedung sekolah,” jelas Dedy kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, pihak sekolah sudah melakukan konsultasi dengan KCD dan bahkan sudah berkunjung ke sekolah. KCD sendiri sudah mengetahui jika adanya sumbangan dari orang tua siswa sebesar tersebut dan menyetujui, bahkan saat konsultasi KCD meminta untuk mencatat berapa jumlah siswa yang masih ingin sekolah disana.

“KCD meminta kami mencatat berapa jumlah siswa yang melakukan pendaftaran offline catat aja dulu, dan soal pembangunan ruang kelas baru dari anggaran yang diminta dari orang tua siswa nunggu lampu hijau dari provinsi untuk membangunnya,” kata Dedy lagi.

Masih menurut Dedy, dari angka 10 juta yang sudah disepakati pun tidak semuanya membayar sebesar itu kepada pihak sekolah karena ada yang 8 juta bahkan ada yang 1 juta yang memberikan kepada sekolah.

“Tak hanya itu kita juga kadang dilema makanya dibukalah pendaftaran offline karena ada beberapa dari unsur organisasi masyarakat yang juga ikut menitipkan anak ke sekolah kami,” ungkap Dedy.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Kepala Sekolah Aca Hendra. Sumbangan untuk membangun ruang kelas baru itu sifatnya tidak memaksa orang tua siswa bahkan angka 10 juta sendiri adalah inisiatif orang tua siswa. Sejak awal pihak sekolah sudah menyatakan kekurangan ruang kelas baru bahkan beberapa ruang seperti perpustakaan, ruang guru dan lab disekat menjadi 2 bagian agar menjadi ruang kelas.

“Kami tau ini menabrak aturan tapi disini kami harap pemerintah provinsi juga memikirkan animo masyarakat, karena jika Pemprov tidak setuju dengan niat kami membangun RKB dari dana sumbangan pendaftaran secara offline ini maka kami akan kembalikan kepada mereka justru akan ricuh kondisinya,” ucap Aca.

Terpisah, pemerhati pendidikan Heri GS mengatakan, apapun alas an yang dilontarkan oleh pihak sekolah atau kepala sekola itu tetap menyalahi prosedur yang sudah ditentukan dan tidak ada alasan mereka meminta sumbangan kepada orang tua siswa dengan nominal tertentu apalagi untuk dalih membangun ruang kelas baru.

“Kan ada kapasitas serta ada proses, zona tahap 1 dan tahap 2, jika itu sudah memenuhi syarat ya sudah tutup pendaftaran jangan lagi dibuka melalui offline,” cetus Heri.

Heri menuding hal itu hanya akal-akalan pihak sekolah untuk mengambil keuntungan dari PPDB dan disini orang tua pun seharusnya jangan memaksakan anak untuk tetap masuk ke sekolah tersebut, jika kapasitas sudah tidak mungkin dan jangan teriak ketika diminta sumbangan tapi anak tetap dipaksa masuk ke sekolah tersebut.

“Orang tua jangan takut untuk melaporkan jika memang terjadi penyimpangan, apalagi disaat jaman sulit seperti ini, begitupun KCD jika overload itu kurang dari 30, namun jika sampai 3 kelas itu bukan overload tapi memang sengaja dibuka kesempatan untuk offline” tegasnya.

Dirinya berharap, dalam hal ini baik KCD maupun Pemprov Jabar harus tegas kepada pihak sekolah atau kepala sekolah yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Pembangunan ruang kelas apalagi untuk sekolah negeri itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah jangan dibebankan kepada wali siswa.

“Jika orang tua ingin menyumbang jangan disaat moment PPDB toh kalo memang mereka niat untuk membantu sekolah membangun gedung kenapa tidak dari tahun-tahun kemarin saja, jangan disaat moment PPDB dan jika hanya mencatat kenapa harus ada uang masuk yang diterima pihak sekolah, berarti itu sudah terencana dan dirancang oleh pihak sekolah meminta sumbangan dengan dalih kekurangan ruang saat moment PPDB,” pungkas Heri.

Sekedar diketahui, pada tahun ajaran 2020 lalu, SMAN 2 Cileungsi pun pernah heboh dengan surat edaran yang dibuat oleh kepala sekolah yang meminta sumbangan kepada wali siswa untuk gaji guru honorer. Hingga berita ini turun, belum ada penjelasan resmi dari KCD Kabupaten Bogor perihal menyetujuinya sumbangan yang diambil SMAN 2 Cileungsi.

** Nay Nur’ain

UNIDA Bogor Gelar Sidang Senat Secara Daring, Luluskan 371 Mahasiswa

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melepas 371 wisudawan dalam prosesi pelantikan wisudawan sarjana dan sekolah pascasarjana ke-43 yang diselenggarakan secara daring, Jumat (24/7/2021). Prosesi wisuda dengan ketentuan senat dan panitia yang hadir secara luring terbatas dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta telah melakukkan Swab Antigen dan dinyatakan negatif sebelumnya.

Dari 371 peserta wisuda tersebut, sebanyak 39 orang berasal dari Fakultas Pertanian (FAPERTA), 44 orang dari Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL), 77 orang dari Fakultas Ekonomi (FE), 32 orang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 44 orang dari Fakultas Hukum (FH), 21 orang dari Fakultas Ekonomi Islam (FEI), 94 orang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta 20 orang dari Sekolah Pascasarjana.

Plt. Rektor UNIDA Bogor, Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I. sambutannya memaparkan bahwa diharapkan wisuda daring ini tidak mengurangi rasa bangga serta rasa syukur khususnya para wisudawan yang diwisuda. Semoga ilmu dan gelar sarjana yang diraih dapat diamalkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, keluarga, agama dan bangsa dikarenakan dengan ilmu yang diraih di UNIDA Bogor dapat disumbangkan di masyarakat dan mendorong wisudawan menjadi pemimpin yang mampu menggenggam dunia, meraih akhirat.

Dengan mahasiswa yang telah menyelesaikan proses belajar,  Universitas Djuanda Bogor berkewajiban memberikan bukti kelulusannya berupa Ijazah, SKPI, Transkrip Nilai yang dapat dipergunakan untuk dasar mencari pekerjaan, mengurus kenaikan pangkat bagi yang telah bekerja dan lain sebagainya. Oleh sebab itu diperlukan adanya wisuda agar proses tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya, maka dengan sangat terpaksa dilakukan secara daring.

“Selamat kami ucapkan bagi para wisudawan UNIDA Bogor yang hari ini tentu sangat berbahagia karena diwisuda dalam Wisuda ke-43 UNIDA Bogor yang digelar secara daring. Universitas Djuanda Bogor menyadari dengan sepenuhnya bahwa para wisudawan menginginkan dilakukan secara Luring atau tatap muka yang dihadiri oleh orang tua atau suami atau Istri, tetapi kondisi akibat covid-19 ini tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara luring ditambah sekarang berlaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dikarenakan terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia.”

“Perlu kita ketahui Lulusan tahun 2020 pada wisuda ke-43 ini memiliki rata-rata IPK sebesar 3,44 dengan IPK tertinggi 3,99. Rata-rata lama studi 4.53 tahun dengan lama studi tercepat 3 tahun 5 bulan 15 hari untuk Program Sarjana, sedangkan untuk Program Pascasarjana memiliki rata-rata IPK sebesar 3,53 dengan IPK tertinggi 3,86 dengan lama studi rata-rata 3,17 tahun,” ungkap Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I. dalam siaran persnya.

Pencapaian UNIDA Bogor sesuai perubahan visi Universitas Djuanda tahun 2016 dari “Menjadi universitas berkualitas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang menyatu dalam tauhid” menjadi “Menjadi universitas riset yang menyatu dalam tauhid dan diakui dunia” telah mengantarkan Universitas Djuanda pada peringkat ke-49 dalam hal riset pada tahun 2019 dan menempatkan Universitas Djuanda pada Kluster Utama.

Berdasarkan hasil pemeringkatan perguruan tinggi terbaik oleh Ristekdikti, UNIDA Bogor sudah 5 tahun berturut-turut masuk dalam 100 perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesi dan pada tahun 2020, UNIDA Bogor berada pada peringkat ke-71 dari 2.141 perguruan tinggi negeri dan swasta nonpoliteknik (non vokasi) seluruh Indonesia.,” pungkas Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I.

Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI), Dr. Bambang Widjojanto, M.Sc. dalam sambutannya menyatakan bahwa wisuda merupakan kegiatan rutin UNIDA Bogor yang pada saat ini dilaksanakan daring tetapi diharapkan berjalan khidmat dan tetap memberikan kesan mendalam bagi para wisudawan dan Para Wisudawan merupakan lulusan luar biasa karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan walaupun berada disituasi darurat sekalipun, ketika Pandemi COVID-19 varian Delta dengan sangat ganas tengah menyerbu labirin peri kehidupan kita.

Pada titik ini, wisudawan telah membuktikan, Pandemi Covid 19 tidak berhasil menghentikan proses penyelesaian & pencapaian pendidikan serta banyak pelajaran penting yang dapat dipetik sebagai hikmah atas situasi pandemi ini karena perjalanan suatu kehidupan senantiasa berhadapan dan dihadapkan pada tantangan dan peluang.

“Para mahasiswa & mahasiswi Universitas Djuanda Bogor yang hari ini akan menjadi wisudawan dan wisudawati, izinkan saya sebagai Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia, menghaturkan ucapan selamat karena telah berhasil menyelesaikan kuliahnya. Kami menduga, disebagian saudara yang kini memakai toga, ada yang sedang tafakur, mengingat kembali semua perjalanan kuliahmu, waktu belajar hingga larut malam dan kurang tidur,serta pengorbanan atas segala kesenangan, dan kesabaran untuk mengikuti proses pembelajaran. Disini, di saat ini, anda akan menerima imbalannya, di hari wisuda ini.”

Sekali lagi, selamat untuk kalian semua. Dan diharapkan wisudawan tidak akan pernah berhenti belajar karena dalam islam hendaknya sepanjang hidupnya belajar di kandung badang hingga di ujung hayat. Dan saya mohon izin untuk menitipkan pesan pada para wisudawan & wisudawati. Jangan lupakan almamatermu, jaga nama baik UNIDA Bogor karena kalian terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan senantiasa memberi kontribusi terbaik bagi kemasalahatan publik. Yang juga sangat penting, kendati sudah di wisuda, kita harus tetap berkomunikasi dan membangun kolaborasi. Universitas Djuanda dengan senang hati membuka kedua belah tangannya dan akan siap bersama saudara-saudara di setiap perjalanan karirnya di masa yang akan datang,” ungkap Dr. Bambang Widjojanto, M.Sc.

Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. dalam pengarahannya menyatakan bahwa Walaupun dalam suasana pandemi, Seluruh insan UNIDA Bogor dapat melangkah dalam derap langkah yang sama dengan misi dan visi UNIDA. UNIDA Bogor masih konsisten dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pendidikan tinggi, dalam melakukan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, peningkatan profesionalitas, serta pendalaman dan penajaman ketauhidan, untuk penajaman ketauhidan UNIDA telah berhasil membuat Buku Pedoman dan Pengajaran 21 Karakter Kampus Bertauhid Universitas Djuanda yang dapat digunakan sebagai pegangan bagi dosen pengampu dan pengajar MK PKB (Pendidikan Kampus Bertauhid ) untuk mahasiswa serta insan UNIDA seluruhnya.

Dengan demikian, Universitas Djuanda di tahun 2021 ini mengusung semangat baru yaitu menggenggam dunia untuk meraih akhirat dan UNIDA Bogor akan selalu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, sumber belajar serta selalu upayakan pengembangan sarana dan prasana UNIDA Bogor untuk menciptkan lulusan pencipta kerja bukan hanya pencari kerja.

“Kepada panitia wisuda 43 izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada rektor dan jajaran panitia atas jerih payahnya mempersiapkan rangkaian acara wisuda ini dalam suasana COVID sehingga memerlukan persiapan yang luar biasa dan wisuda daring yang kita jalankan kali ini insya Allah dapat berjalan dengan baik, amin. Terima kasih juga saya ucapkan kepada Senat Universitas Djuanda yang saat ini telah berkenan melaksanakan wisuda ke 43 secara daring dan saya haturkan selamat kepada para wisudawan yang diwisuda.”

Diharapkan dengan wisuda daring ini tidak mengurangi persahabatan kita, para wisudawan, pembimbing dan para dosen, seraya berdoa semoga hubungan kita masih tetap terjalin, walaupun Anda berada di seberang sana, mungkin Anda di seberang pulau, bahkan di luar negeri, tapi hati kita tetap ada di sini, di Kampus Kita Tercinta, Universitas Djuanda Bogor.

“Izinkan kami menyampaikan 3 pesan untuk para wisudawan yang pertama yaitu jadilah yang terbaik, karena ke depan, persaingan di luar sana sangat berat, insya Allah bekal dari Universitas Djuanda dapat anda pergunakan untuk menghadapi persaingan di dunia yang penuh dengan rintangan.”

“Kedua yaitu meningkatkan pendidikan lagi ke jenjang yang lebih tinggi, ke jenjang S2 dan S3 serta pesan yang ketiga yaitu jaga nama baik almamater kita Kampus Bertauhid Universitas Djuanda, dengan menunjukkan kepribadian Anda yang terpuji, karena sikap prilaku, prestasi dan dedikasi Anda untuk kebaikan dapat menjadi bukti kepribadian 21 karakter bertauhid tentang semangat menggenggam dunia untuk meraih akhirat,” tutur Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH.

Prast/rls

Demokrat: Wamendes Budi Arie Fokus Saja Ke Pandemi, Jangan Sibuk Fitnah Kami

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Demokrat mengecam keras sikap Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi, yang mengunggah poster hoax yang memfitnah Partai Demokrat dan adik-adik mahasiswa di laman facebook pribadinya.

Tuduhan keji dan tidak berdasar dari seorang Wakil Menteri pemerintahan Joko Widodo kepada Partai Demokrat, kembali membuat Partai Demokrat mempertanyakan kesungguhan Wamendes ini membantu Presiden menangani pandemi covid-19.

Di saat situasi negara sedang genting dan darurat covid-19 dengan semakin banyaknya nyawa anak bangsa bergelimpangan karena kehabisan oksigen, kehabisan obat, kehabisan kamar perawatan di rumah sakit, maupun tidak mendapatkan penanganan layak selama isolasi mandiri, seorang Wakil Menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo malah sibuk menebar fitnah kepada kami.

Seharusnya sebagai salah satu pejabat penting di kabinet, Budi Arie Setiadi bisa memfokuskan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu memastikan penanganan covid-19 di Desa, Daerah Tertinggal, dan daerah Transmigraso, bisa berjalan dengan lebih baik.

Lebih baik tenaga, pikiran, dan waktu Wamendes Budi Arie Setiadi, misalnya, bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah pencairan dana desa yang masih sangat rendah. Padahal, setiap daerah di pelosok Indonesia, termasuk Desa, sangat membutuhkan dukungan dana dalam menangani pandemi covid-19 ini.

Janganlah kemudian, banyak rakyat kita di desa, yang meninggal karena tidak diketahui menderita covid-19 maupun tidak mendapatkan perawatan dan bantuan layak dari pemerintah ketika positif covid-19, karena salah satu Wakil Menteri-nya sibuk menyebar fitnah kepada kami.

Dalam siaran pers yang disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, Demokrat menyatakan, dalam poster yang diunggahnya, Wamendes Budi Arie Setiadi berusaha memfitnah Partai Demokrat dengan tulisan DE-MO-K-RA-T. Dengan menyebutkan “Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya”.

Ditambah tagar BongkarBiangRusuh, dan meletakkan kata Demokrat di bawahnya dalam poster/meme tersebut, sangat tegas dan jelas, Budi Arie Setiadi telah berusaha memfitnah Partai Demokrat sebagai biang rusuh dan menggunakan tangan adik-adik mahasiswa untuk kepentingan syahwat berkuasa.

Demokrat pun mempertanyakan, mengapa kemudian di tengah semakin memburuknya situasi Indonesia karena pandemi covid-19, fitnah dan hoax berupa tuduhan tak berdasar kepada Partai Demokrat semakin banyak dilancarkan oleh pendukung pemerintah, termasuk para pendengung, dan kali ini oleh seorang Wamendes.

Mengapa kegagapan pemerintah menangani pandemi, kemudian mau dialihkan dengan terus-terusan memfitnah Partai Demokrat?

Kalau pola pikir seperti ini yang mendarah daging di para pendukung pemerintah, pantas saja jika nyawa rakyat tidak menjadi prioritas, karena pemerintah bisa hilang fokus, dan terkesan sibuk mengalihkan persoalan dan mencari kambing hitam.

Partai Demokrat sendiri saat ini sedang fokus membantu rakyat yang sedang kesulitan karena pandemi covid-19 dan belum terjangkau bantuan pemerintah. Bagaimana agar yang positif covid-19, bisa dibantu penyediaan oksigen, obat-obatan, maupun pengantaran ke rumah sakit menggunakan ambulan yang dimiliki oleh kader Partai Demokrat.

Bagaimana agar yang isolasi mandiri, bisa mendapatkan bantuan obat dan kebutuhan harian secukupnya. Sangat disayangkan di tengah keseriusan kader-kader kami di seluruh Indonesia membantu rakyat, malah hoax dan fitnah yang kemudian ditebar oleh pemerintah dan pendukungnya.

Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia, seperti yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Inilah semangat yang dipegang teguh oleh kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia.

Seharusnya, seluruh elemen Pemerintah bisa memiliki semangat yang sama, dan berfokus mencegah melonjaknya korban meninggal karena covid-19, daripada sibuk menebar hoax dan fitnah. Rakyat butuh aksi nyata, bukan pencitraan tak berguna apalagi janji-janji belaka.

**gp/rls

Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh, PPMKP Gelar Sosialisasi Dalam Program Brokoli

0


Ciawi | Jurnal Inspirasi

Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun 2021, Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor gelar program Ngobrol Asyik Via Online (Brokoli), Jum’at (23/07/2021).

Selain melakukan sosialisasi, kepada petani, penyuluh, insan pertanian dan stakeholders di Provinsi Aceh dalam program yang diikuti 942 peserta dan disiarkan juga melalui kanal Youtube PPMKP Ciawi tersebut, petani, penyuluh, dan insan pertanian di 23 kabupaten di Provinsi Aceh terus didorong untuk segera melakukan registrasi online.

Kepala Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor Yusral Tahir mengatakan 2.597 penyuluh di wilayah paling barat Indonesia itu ditargetkan mengikuti pelatihan yang rencananya dilaksanakan 28 Juli – 01 Agustus 2021. Dari target tersebut sudah hampir 100 persen penyuluh telah terdaftar sebagai peserta.

“Saya sangat mengapresiasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh yang terus berperan aktif mendorong para penyuluhnya untuk mendaftar guna mengikuti pelatihan. Harapannya tidak berhenti diangka target,” ucap Yusral kepada 942 peserta sosialisasi.

Pelatihan ini kata Yusral merupakan program peningkatan SDM petani dan penyuluh. Karena untuk membangun pertanian tidak hanya teknologi melainkan SDM yang paling utama. Dengan kompetensi SDM pertanian dalam teknologi baik mesin dan alat pertanian maupun teknologi budidaya, pasca panen dan pemasaran akan membawa Indonesia menjadi negara agraris yang maju.

“Teknologi tak ada artinya jika SDMnya lemah. Oleh karena itu BPPSDMP terus meningkatkan kompetensi SDM pertanian melalui pelatihan – pelatihan sehingga apa yang diharapkan Menteri Syahrul Yasin Limpo yaitu produksi pertanian kita menjadi produk yang berkualitas tinggi, kontinyu dan berdaya saing bisa masuk pasar lokal maupun internasional dan membawa Indonesia menjadi negara agraris yang maju, “ ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Mukhlis Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan Perkebunan Distanbun Provinsi Aceh menuturkan yang masih menjadi PR penting yang harus dikejar yakni target keikutsertaan petani. Untuk itu Ia mendorong agar setiap penyuluh terutama yang bertugas dilapangan agar aktif merangkul dan mengajak petani mengikuti pelatihan yang dinilainya amat penting ini.

Untuk keikutsertaan penyuluh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh mencatat tidak hanya penyuluh ASN (PNS dan PPPK) saja yang antusias mendaftar melainkan juga para penyuluh swadaya.
“102 ribu lebih target peserta petani. Ini menjadi tugas serius penyuluh yang dilapangan untuk merangkul dan mengajak petani agar jumlah yang ditargetkan bisa tercapai, “ ujarnya.

Menurutnya hal tersebut tidaklah sulit, di Aceh rata – rata jumlah petani dalam setiap kelompok 20 – 25 orang. Jika dilaksanakan dengan serius dalam tiga hari jumlah tersebut pasti dapat dicapai.

Hal ini telah dilakukan di Kota Langsa seperti dituturkan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Lely Ardiani. Setiap penyuluh di Kota Langsa diwajibkan bisa mendaftarkan 40 orang petani. Dengan jumlah penyuluh keseluruhan 49 orang maka Ia yakin target 1.960 petani akan tercapai dalam waktu dekat.

Hal ini diharapkan bisa diikuti oleh kabupaten – kabupaten lain, sehingga semua petani dapat mengikuti pelatihan ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM pertanian melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis dan masif.

Sekitar satu juta petani dan penyuluh dari seluruh Indonesia akan dilibatkan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam pelatihan daring (online) untuk menyiapkan SDM pertanian yang berkompeten menghadapi tantangan dan perubahan cepat pada era industri 4.0.

“Karena perkembangan pertanian sangat dinamis. SDM pertanian adalah penentu peningkatan produktivitas, kontribusinya 50%. Sementara inovasi teknologi dan regulasi masing-masing 25%, “ ungkap Mentan.

Adapun Dedi Nursyamsi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memastikan Kementan tetap berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian.

“Pertanian posisinya penting bagi ketahanan pangan. Secara bisnis, pertanian juga sangat kompetitif dan tidak terpengaruh pandemi Covid-19,” kata Dedi Nursyamsi.

** Regi/PPMKP

Achmad Fathoni: Malu, Jika Aparat Setempat Membiarkan Usaha Galian C Ilegal

0

Klapanunggal | Jurnal Inspirasi

Masih maraknya galian tanah ilegal /Galian C ilegal yang beroperasi dan tak mengantongi izin operasional apalagi izin tambang membuat Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni angkat bicara.

Dia mengatakan, pada dasarnya semua kegiatan usaha yang tidak berizin tidak boleh diberikan tempat di wilayah hukum Indonesia, walaupun faktanya masih banyak yang membiarkan usaha-usaha tersebut berjalan dan tak jarang justru seolah dilindungi.

“Aparat mulai tingkat RT sampai dengan Pemerintah Daerah tidak boleh membiarkan, harus berani menghentikan dan memproses pelanggaran seperti itu,” kata Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Jum’at (23/07).

Masih menurut dia, apalagi penegak hukum seperti kepolisian harus tegas menindaknya, jika aparat yang berwenang justru malah membiarkan ,jangan salahkan masyarakat jika nanti mengambil keputusan sendiri yang pasti nantinya akan memicu kericuhan.

“Harusnya malu dong, jika aparat berwenang diam dan tidak berkutik padahal ada usaha ilegal, mereka semua sudah digaji dengan menggunakan uang rakyat, kalau tidak melaksanakan tugasnya , terus digaji buat apa,” tegasnya.

Terpisah, Sosten yang disebut-sebut sebagai pengelola galian C di Desa Linggar Mukti tersebut saat dimintai keterangan Jurnal Bogor tidak memberikan tanggapannya.

Sementara Heri GS, pemerhati lingkungan hidup mengatakan, apa yang dilakukan oleh pemerintah desa, baik Desa Linggar Mukti maupun Desa Klapanunggal dengan membiarkan berjalannya kegiatan usaha tambang ilegal adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan, terlepas lokasi lintas jauh dari rumah penduduk atau apapun tetap usaha galian tanah itu harus ada izinnya sesuai dengan prosedur yang ada.

“Saat ini pemerintah kan masih mengkaji untuk izin galian C tersebut, bahkan belum bisa mengeluarkan apalagi saat situasi pandemi begini,” kata Heri.

Dirinya melanjutkan , untuk Kabupaten Bogor sendiri masih sangat banyak dan bisa dibilang rata-rata kegiatan usaha Galian C itu tidak mengantongi izin operasional padahal sangat beresiko, baik dari kondisi jalan tak jarang terjadi kecelakaan yang menyebabkan nyawa melayang akibat kegiatan usaha tersebut sehingga hal ini harus dipertimbangkan oleh pemerintah.

” Harusnya ada upaya pemberhentian yang dilakukan oleh pemerintah desa maupun kecamatan apalagi di kecamatan kan ada penegak perda , jangan alasan tidak ada operasional menurunkan pasukan dijadikan untuk tidak menindak kegiatan kegiatan ilegal semacam itu , apa harus nunggu ada korban dulu, seperti kelindes atau celaka baru bertindak,” jelas Heri.

** Nay Nur’ain.

Hari Pertama Gage, Lalu Lintas Bogor Sepi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kebijakan Ganjil Genap (Gage) kembali diberlakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor di masa PPKM Level 4, terhitung 23 hingga 25 Juli 2021 selama 24 jam. Bagi kendaraan yang tidak sesuai nomor (Ganjil/Genap) pada hari itu, akan diputarbalikan.

Pada Jumat (23/7) kondisi lalu lintas khususnya di pusat kota terpantau tidak terlalu ramai, bahkan cenderung agak sepi. Total ada 17 titik checkpoint dan ada 10 tim yang bertugas.

Checkpoint Terminal Baranangsiang menjadi titik pertama peninjauan yang dilakukan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo dan Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah serta jajaran Polresta Bogor Kota.

Di TMC Baranangsiang, Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota melihat kondisi lalu lintas di Kota Bogor. Adapun titik lain yang ditinjau adalah Simpang Lodaya I, Simpang Tugu Narkoba dan Simpang Taman Air Mancur.

Dari 10 tim yang bertugas, ada dua tim di antaranya mengatur di sentra-sentra pasar agar warga tidak berbelanja secara berbarengan di hari yang sama.

Menurut Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, berdasarkan evaluasi penerapan PPKM Darurat yang berakhir pada 20 Juli lalu, Kota Bogor dalam dua pekan terakhir masuk dalam zona hitam mobilitas.

Langkah penyekatan di batas kota dilakukan, namun kondisi lalu lintas di dalam kota masih cukup padat. Karena itu kata Kapolresta, penerapan Ganjil Genap diharapkan menjadi salah satu langkah antisipasi dalam mengurangi mobilitas warga yang akan berbelanja setelah menerima bantuan dari pemerintah.

“Ini kami lakukan karena Kota Bogor saat ini memasuki zona merah. Semoga langkah yang kami laksanakan dapat memberikan dampak penurunan mobilitas warga dan juga penurunan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor,” katanya di checkpoint Baranangsiang, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Menurutnya, menjelang akhir pekan ditambah masyarakat yang akan berbelanja setelah menerima bantuan, dibutuhkan pengaturan agar masyarakat yang ingin berbelanja bisa secara bergantian sesuai nomor kendaraan yang dimiliki. Selain itu langkah ini juga untuk mengakomodir masyarakat luar kota yang ingin masuk ke Kota Bogor

“Jadi kami tidak melarang untuk berbelanja, namun kami ingin mengatur agar tidak terjadi kerumunan,” tegasnya.

Pengaturan yang dilakukan ini kata dia, tidak terlepas dari karakteristik Kota Bogor yang berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor dan menjadi perlintasan mobilitas kendaraan.

Dengan pengaturan ini diharapkan penerapan protokol kesehatan, pengurangan mobilitas warga tetap terjaga dan ekonomi tidak terlalu terganggu bagi masyarakat yang saat ini sudah mulai kembali bergeliat melalui bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah.

Bima Arya dan Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro beserta rombongan juga memantau kondisi Pasar Kebon Kembang. Dalam peninjauan itu, Bima Arya sempat berdialog dengan beberapa pedagang di pasar yang di masa PPKM ini tidak dapat berjualan selama sebulan lebih.

“Nanti kita atur sama pak Kasatpol PP, Dirut Pasar. Kita siang ini bagiin sembako dulu ya,” katanya.

Salah satu pedagang Pasar Blok B2, Kebon Kembang, Susak mengaku selama ini terdampak Covid-19, termasuk pemberlakuan PPKM, sehingga tidak bisa menjajakan dagangannya.

“Saya sebulan lebih tidak berdagang lantaran tempat ini tidak boleh berdagang,” ujar pedagang pakaian ini.

Dalam penerapan Ganjil Genap ini ada pengecualian bagi kendaraan, seperti membawa orang sakit, damkar, ambulance/mobil jenazah, tenaga kesehatan, kendaraan dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logistik/sembako dan kondisi darurat lainnya.

** Fredy Kristianto

Kadin Konsisten Bantu Warga Isoman

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ribuan warga di Kota Hujan ini menjalani isolasi mandiri (Isoman). Atas kejadian ini, membuat tingkat kepedulian kepada sesama makin terasa. Salah satunya adalah Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Bogor. Gerakan sosial membagikan makanan untuk warga isoman, terus dilakukan setiap hari Jumat. Setelah kegiatan perdana dilakukan di wilayah Kecamatan Bogor Utara dan Tengah. Maka, Jumat (23/7), kegiatan serupa dipusatkan di Kecamatan Bogor Timur.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusyidi menjelaskan, gerakan berbagi makanan untuk warga isoman tidak mampu tersebut, menunjukkan dukungan masyarakat terhadap pemerintah dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19.

“Kami cukup senang saat mengetahui, ternyata banyak masyarakat selain Kadin yang memberikan empati luar biasa terhadap saudara-saudara kita yang saat ini sedang melakukan isoman,” tegas Almer, saat memberikan sambutan di area parkir kantor Kecamatan Bogor Timur.

Diungkapkan Almer, gerakan masyarakat seperti ini betul-betul sangat dibutuhkan, karena pemerintah dan Forkopimda tidak bisa sendirian mengatasinya. Dalam kondisi seperti sekarang ini, harus ada gotong-royong, sehingga banyaknya kepedulian maka dapat meringankan beban warga yang sedang menjalani isoman.

“Mudah-mudahan kegiatan baik ini bisa menggugah masyarakat yang lain, untuk bisa bersama membantu mereka yang terdampak. Kadin senang bisa berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini,” kata Almer seraya mengucapkan terima kasih kepada, jajaran Pemkot Bogor di tingkat Bogor Timur, Polsek Bogor Timur, Danramil Bogor Timur, Anggota Luar Biasa Kadin Kota Bogor dan KNPI Bogor Timur yang sudah bahu membahu sehingga kegiatan tersebut bisa terselenggara dengan baik.

Program ini, lanjut Almer, akan terus dilakukan secara rutin, selain pemberian sembako, obat-obatan sampai pemberian oksigen untuk pasien Covid-19, sehingga bisa sedikit membantu warga yang sedang isoman. “Kita berharap semua bantuan ini bisa berkah bagi mereka dan semoga mereka bisa pulih lagi dari Covid-19,” harapnya.

Di tempat yang sama, Camat Bogor Timur Rena Da Frina mengaku, sangat mengapresiasi program dari Kadin Kota Bogor yang dinakhodai Almer Faiq R, dalam memberikan makanan bagi yang isoman kurang mampu. Kegiatan ini, sambungnya, banyak sekali manfaatnya karena dalam penyediaan makanannya juga, Kadin menggandeng pelaku usaha kecil yang ada di wilayah Bogor Timur, sehingga para pelaku usaha ini menjadi bergairah kembali.

“Sudah ada ada ratusan makanan yang dipaket. Teknis pembagiannya, nanti lurah yang ada di Bogor Timur akan meneruskannya ke warga yang tengah menjalani isoman,” jelas Rena.

Rena menuturkan, di wilayahnya ada sebanyak 436 orang yang terpapar Covid-19. Sebanyak 430 melaksanakan isoman dan sekitar 150 orang menurut data adalah masyarakat kurang mampu. Rena melanjutkan, mulai tanggal 1 Juli 2021 hingga 23 Juli 2021 ada 35 orang pasien Covid-19 di Bogor Timur yang meninggal. Meninggal saat tengah Isoman 19 orang, lalu 65 persen adalah warga yang belum divaksin, rata-rata usia 50 tahun keatas.

“Bapak Kapolsek dan Danramil turun langsung ke lapangan. Saya pastikan lurah 24 jam stand by. Kemudian ada relawan dari KNPI mensupport kami juga setiap harinya. Kembali lagi pada kegiatan pembagian makanan hari ini, maka saya merasa ini ide luar biasa dari ketua kadin, karena bantuannya bisa langsung dirasakan oleh warga,” tukasnya.

Senada, Kapolsek Bogor Timur, Kompol. Hida Tjahyono mengatakan menghadapi pandemi memang peperangan yang tidak terlihat, semua pihak merasakan dampaknya. “Memang sulit melawan sesuatu yang tidak terlihat, semua yang bertugas baik camat, lurah, dan seluruh unsur merasakan dampak hebat akibat imbas dari covid-19,” jelas Hida.

Masih kata Hida, dalam kondisi bencana non alam ini diperlukan dua hal yang menjadi faktor paling utama.

“Yang terpenting adalah dua hal, yakni pertama kehadiran negara bagi masyarakat, kemudian kepedulian sosial dari untuk membantu warga yang terdampak dan terpapar,” tuturnya. “Sudah setahun lebih kita menghadapi wabah covid-19, dan mengguncang semuanya termasuk sektor perekonomian,” tambah dia.

Ia berharap agar dunia bisa secepatnya lepas dari pandemi.

“Mudah-mudahan kita bisa sehat selalu untuk segera keluar dari bencana non alam ini,” harapnya. Untuk menekan angka covid-19, pihaknya tengah menggenjot vaksinasi di wilayah Bogor Timur. “Kita bom dengan vaksin, hari ini sedikitnya ada 300 warga Mutiara Bogor Raya (MBR) jalani vaksinasi,” bebernya.

Ditempat yang sama, Danramil Bogor Timur, Kapten Inf. Suharja mengapresiasi peran Camat, lurah dan seluruh pihak yang turun aktif dalam menangani covid-19 di wilayah. Ia menyebut, langkah Kadin Kota Bogor ini merupakan gerakan three in one.

“Semangat untuk semua yang berperan, pertmaa siap membantu warga yang menjalani isoman dengan memberikan makanan, kedua membantu pedagang UMKM, dan yang ketiga jajaran Muspika lega karena ada bantuan untuk mereka yang terkena dampak,” jelas Suharja.

Maryati Dona Hasanah, koordinator pemberian makanan di wilayah Kecamatan Bogor Timur dari Kadin Kota Bogor menjelaskan, dalam kegiatan ini melibatkan para UMKM dan PKL yang ada di wilayah Bogor Timur, diantaranya pedagang Ketoprak, Siomay, Batagor, Nasi Uduk dan Bubur Ayam.

“Paket makanan yang kami siapkan sekitar 200 paket. Semua makanan dari PKL dan UMKM disini, kami membantu mereka juga di masa pandemi in, agar sektor usaha kecil tetap berjalan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan kami akan terus melakukan setiap hari Jumat,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

tiket.com Permudah Layanan Longstay di Hotel

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penumpang dari luar negeri yang memasuki Indonesia, baik itu WNI atau WNA, diwajibkan mengikuti karantina kesehatan selama delapan hari. Ketentuan ini didasari oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di 15 kota di Indonesia.

Selain atas dasar tersebut, ketentuan karantina Kesehatan itu turut tercantum dalam addendum surat edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

Sebagai pionir OTA (Online Travel Agent) platform di Indonesia, tiket.com menghadirkan berbagai opsi hotel di berbagai kota besar di pulau Jawa, seperti Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sehingga para pendatang tidak perlu berburu hotel untuk menjalani proses masa menginap berkepanjangan (longstay) ketika tiba di bandara di masing-masing kota.

Penawaran khusus ini berbentuk voucher spesial hotel FLEXI untuk menginap selama 5,7 hingga 10 malam untuk kepentingan longstay. tiket FLEXI merupakan salah satu fitur dalam aplikasi tiket.com yang memberikan kemudahan bagi konsumen untuk menentukan tanggal nginep kapan saja, hingga akhir tahun 2021.

Atas dasar itu, reservasi dan re-booking pun dapat dilakukan dengan mudah dan sesuai dengan keinginan hati konsumen.

Satu hal yang perlu dicatat adalah Long Stay plus Meals Package dapat dimanfaatkan oleh pendatang dari luar kota atau luar negeri ke Indonesia atau tamu terpapar pasien Covid-19 dengan berbagai skenario, misalnya tamu negatif yang terpapar anggota keluarga positif dapat menjadikan paket ini sebagai salah satu opsi menginap sembari menunggu hasil swab test.

Selain itu, contohnya tamu yang baru saja keluar dari rumah sakit dan hendak tes PCR sebelum pulang ke rumah juga dapat menjadikan ini sebagai solusi.

Sedangkan fasilitas ini tidak berlaku bagi pasien yang tengah menjalankan isolasi mandiri karena positif terinfeksi Covid-19.

Agar semakin meringankan beban finansial tamu longstay, tiket.com juga meluncurkan dua promo, yaitu: Diskon 7% hingga Rp 300.000 dan/atau tiket PayLater dengan diskon 7% hingga Rp 300.000 + Rp 75.000, dengan transaksi minimum Rp 500.000.

Cisyelya Bunyamin, VP of Accommodation, tiket.com mengatakan, sebagai pionir OTA platform di Indonesia yang customer-centric, tiket.com mengerti kebutuhan mendesak dalam berburu hotel nyaman untuk kepentingan longstay selepas berpulang ke tanah air, atau perjalanan antarwilayah.

Fasilitas opsi hotel-hotel untuk paket longstay pada aplikasi atau situs tiket.com merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tiket.com dalam mendukung program pemerintah untuk menekan laju infeksi Covid-19.

“Peran tiket.com, selain menjadi jendela informasi daftar hotel penyedia fasilitas longstay package yang mudah dicerna dan dimengerti oleh pengguna aplikasi, juga menghadirkan segala kemudahan mengganti tanggal sesuai rencana perjalanan dan keinginan hati dari konsumen tersebut,” tutur Cisyelya.

Terdapat sekitar 115 hotel dan properti sejenis yang tersedia sebagai pilihan untuk karantina mandiri sesuai keinginan dan kenyamanan konsumen. Tidak hanya menyediakan kamar, operator akomodasi tersebut akan menyediakan jasa pengantaran pesanan makanan untuk sarapan, makan siang, makan malam dengan jadwal sesuai keinginan tamu, dan juga mitra operator hotel yang menyediakan jasa free laundry.

Setelah selesai longstay, tiket.com juga memiliki fitur tiket To Do yang dapat mengaturkan jadwal antigen, swab test, hingga PCR. Konsumen cukup masuk ke aplikasi atau situs tiket.com untuk menemukan ragam opsi dan mengatur jadwal tes Covid-19 pada laman depan.

“Saya mengundang masyarakat, baik pendatang antarnegara, antarwilayah, atau warga yang kontak dekat dengan pasien positif Covid-19, agar turut ambil bagian menekan laju infeksi Covid-19 di Indonesia, cukup dengan menikmati pengalaman longstay di daftar hotel atau properti terpilih, sehingga wabah ini segera berlalu.”

” Hotel menjadi salah satu opsi ternyaman karena minim interaksi dan asupan tetap terjaga. Selain itu, tentunya setelah selesai longstay, praktek protokol kesehatan tetap disiplin dilakukan guna menjaga kebaikan diri dan lingkungan sekitar,” tutup Cisyelya.

Fredy Kristianto |*

Kostrad Terus Bergerak Tangani Covid-19 di Setiap Daerah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Komando Cadangan Startegi Angkatan Darat atau Kostrad di tengah pandemi yang masih melanda terus membantu pemeritah dalam penanganan Covid-19 di berbagai wilayah.

Bertemakan Kostrad peduli berbagi sembako di hari Jum’at berkah bersama Pangkostrad untuk Rakyat, kegiatan Bakti Kostrad digelar di beberapa titik di Jawa Barat , diantaranya Purwakarta, Garut dan Ciamis.

Diungkapkan Pangkostrad Letnan Jendral TNI , Dudung Abdurahman bahwa Kostrad terus berupaya membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang masih melanda di tanah air saat ini.

Untuk itu phaknya selain menggelar vaksinasi massal, Kostrad juga membagikan paket sembako bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

“TNI terus bergerak bersama satu komando secara masif untuk membantu rakyat dalam keadaan apapun kesetiaan dan loyalitas kita curahkan untuk rakyat. Kami kesatuan Kostrad terus bergerak secara masif untuk membantu rakyat,” ujar Letjen Dudung Abdurahman dalam keterangannya Jumat (23/07/21).

Pangkostrad menambahkan dalam hal ini jajarannya berkewajiban dan harus melaksanakan apa yg menjadi tugas Kostrad dalam rangka Bakti Kostrad kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI).

“Kita tutupi lubang-lubang kecil yg belum tertutupi oleh para pemimpin. Kita bergerak melekat bersama rakyat untuk massa depan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dirinya mengatakan, kegiatan bakti Kostrad ini terus menerus dilaksanakan guna meringankan beban rakyat dari dampak virus Covid-19, bergerak bersama TNI-Polri satu komando Presiden Pimpinan Negara Indonesia untuk rakyat.

“Dalam kegiatan bakti untuk rakyat ini , sedikitnya sekitar puluhan ribu masyarakat telah divaksin, dan target seluruh lapisan masyarakat yang ada di negeri ini dapat divaksin, tujuanya adalah agar masyarakat dapat memiliki high immunity, dan memiliki kekebalan tubuh, sehingga dapat menangkal penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan