31 C
Bogor
Sunday, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1197

Awas, Penipuan Atasnamakan Camat Sasar Yayasan

0

Camat Nanggung Geram Namanya Dicatut

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Penipuan mengatasnamakan aparat kecamatan di Kabupaten Bogor marak menyasar lembaga yayasan. Melalui pesan singkat WhatsApp, penipu online tersebut mengaku sebagai Camat Nanggung. “Mengaku sebagai Camat Nanggung, chat ke saya kalau mau memberikan bantuan dana dari Bupati Bogor,” ujar Hendra Hambaro, salah satu pengurus yayasan kepada wartawan, baru-baru ini.

Awalnya, Hendra tidak mencurigai hal tersebut lantaran hanya diminta nomer rekening banknya. Namun setelah diberikan nomer rekening, oknum tersebut tidak memberikan kabar selanjutnya. Selang beberapa hari kemudian, Hendra pun mulai curiga dan segera mengecek isi saldo banknya.

“Dan benar ternyata, saldo saya hilang lima 5 juta, saya langsung ke bank untuk laporan dan tutup akun,” akunya.

Dirinya juga mencari tahu apakah ada korban lain selain yayasan miliknya. Dan benar ternyata ada salah satu yayasan kerabatnya yang tertipu oknum dengan modus serupa. Nilainya sendiri mencapai Rp 21 juta. “Jadi ada yang mengatasnamakan Camat Leuwiliang, juga Camat Tajur Halang,” lanjutnya.

Mengetahui hal tersebut, Camat Nanggung, Ae Saepuloh geram dan memastikan pihaknya tidak pernah meminta apapun dari yayasan, baik itu yang di wilayah Nanggung dan sekitarnya. Camat juga akan menginformasikan kejadian tersebut dalam setiap forum agar tidak ada korban yang tertipu oknum penipuan online tersebut.

“Warga terutama pemilik yayasan diharapkan untuk berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan aparat pemerintah yang meminta sesuatu dalam bentuk apapun,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Sambut HLUN, Puskesmas Leuwiliang Vaksinasi Lansia

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Jelang Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, Puskesmas Leuwiliang menggelar vaksinasi massal terhadap warga lansia di Ruang Vaksinasi Puskesmas Leuwiliang, Kamis (28/5/2021).

Kepala Puskesmas James Tambunan mengatakan, bertepatan HLUN direncanakan oleh Puskemas Leuwiliang untuk melaksanakan ramah tamah terhadap para lansia dan juga dilakukan vaksinasi.

“Dimulai sejak tadi jam 8 kita ada cara sambutan juga penyerahan bingkisan, dan dilanjut  yang paling utama vaksin terhadap lansia pada hari ini,” kata James Tambunan, Kamis (27/5/2021).

James mengatakan, ada sekitar 2000 lansia dan pihak Puskesmas sudah mulai memvaksin lansia sekitar 300 orang. “Termasuk hari ini kita juga melaksanakan vaksinasi 50 orang,” katanya.

Untuk kendala James mengatakan, di Leuwiliang masih minim kesadaran untuk vaksinasi. “Ketika saya menjadi kepala Puskesmas Bojonggede antusiasme lansia yang dilakukan vaksinasi lebih besar,” katanya.

Meski demikian, James optimistis target akan tercapai dengan cara pendekatan langsung terhadap kepala desa. “Atau pihak pihak terkait yang bisa memberikan sosialisasi terhadap terhadap para lansia di wilayah Leuwiliang,” katanya.

Sementara salah satu lansia yang telah divaksin, Jaelani  mengatakan, di Hari Lansia ini dia mengaku senang telah divaksin secara gratis. “Ini hari pertama vaksinasi, tidak terasa apa – apa, saya pun mengajak ke masyarakat khususnya lansia jangan takut untuk divaksin,” pungkasnya. 

** Cepi Kurniawan

Kades Gunung Putri Murka, PT SBI Hilangkan Barang Bukti Diduga Limbah B3

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Gunung Putri, Damanhuri murka sebab PT Sinar Banten Indonesia yang membuang limbah B3 di lokasi RT 03/13 menghilangkan barang bukti limbah-limbah tersebut pada malam harinya setelah dilakukan sidak oleh kepala desa Gunung Putri.

Damanhuri mengatakan bahwa perusahaan yang sudah menjalankan aktivitasnya hampir 8 bulan, namun tidak ada komunikasi dengan desa akan dibuat apa lokasi tersebut.

“Ketua RW pernah datang dengan pembeli, bahwa lokasi tersebut akan dibeli, namun sampai saat ini tidak ada kelanjutannya sampai ada pemberitahuan kepada saya bahwa lokasi yang pernah mau dijual belikan tersebut ternyata dijadikan pool PT SBI sambil membuang limbah yang diduga B3,” jelas A Heri biasa disapa kepada Jurnal Bogor di ruangannya, Kamis (27/05).

Dia menjelaskan, saat sidak di lokasi tersebut banyak sekali warga, terutama kaum ibu yang keluar rumah untuk mengadukan apa yang mereka rasakan selama ada penampungan limbah di lokasi tersebut. Padahal sudah pasti dampak kepada lingkungan dari mulai bau menyengat dan pencemaran sungai.

“Yang membuat saya naik pitam sudah salah ngotot, walaupun dijaga oleh preman yang merupakan warga saya sendiri, harusnya jangan seperti itu, karena untuk keuntungan sendiri tapi dampaknya merugikan banyak pihak,” cetusnya.

Menurutnya, saat ini dirinya sedang berupaya untuk membangunkan Desa Gunung Putri yang sudah lama tidur dengan prestasi-prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya, jangan sampai dikotori oleh kelakuan pengusaha yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Memang ada warga saya yang kerja di perusahaan itu tapi bukan berarti harus merusak lingkungan dengan membuang limbah sembarangan. Yang membuat saya kecewa lagi kenapa barang bukti limbah tersebut malamnya diangkut atau dihilangkan, sampai-sampai nama perusahaan di mobil-mobil truk tersebut dihilangkan,” pungkasnya kesal.

Lanjut dia, sekarang kasus ini sudah kita serahkan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan kepolisian dan pihak desa sudah melakukan peneguran, sidak dan membuat surat pernyataan keberatan dari masyarakat sekitar.

“Selebihnya itu masuk ranah pihak DLH dan kepolisian. Kita serahkan untuk memproses perusahaan tersebut karena menurut informasi yang saya dapatkan bahwa perusahaan tersebut sudah melakukan hal yang sama di desa lain, seperti Desa Tarikolot Kecamatan Citeureup dan ditimpuki jika melintas di Klapanunggal, berarti memang sering melakukan hal tersebut, dan sekarang saya kecolongan di Desa Gunung Putri,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Toko Tiga Saudara Terbakar Ludeskan Ribuan Sepatu

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Toko sepatu Tiga Saudara di Jalan Raya Sukahati-Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, tepatnya di samping Pizza Hut, dilalap si jago merah, Kamis (27/5/21). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 Wib.

“Benar, api menyasar toko tersebut sekitar pukul 08.30 Wib,” ujar Wahyu, Staf Seksi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor di lokasi kejadian.

Wahyu mengatakan, api menyasar toko mulai dari lantai 2 hingga menghanguskan berbagai jenis sepatu dan sandal. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, namun kemungkinan besar akibat korsleting listrik. “Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik,” ungkap Wahyu.

“Untuk memadamkan api, kita turunkan dari Mako Kabupaten Bogor 4 unit mobil Damkar, dari wilayah 5 unit dan 2 unit bantuan dari Kota Bogor. Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam,” jelas Wahyu.

Terpisah, Andika Saputra, pemilik toko sepatu mengaku ribuan pasang sepatu ludes terbakar dan belum bisa menghitung total kerugian yang dialaminya. “Bisa dipastikan ribuan pasang baik sepatu dan sandal yang terbakar. Untuk total kerugian saya belum bisa menjelaskan angkanya,” ujarnya.

** Nay Nur’ain

Macet Timbulkan Keresahan Warga Cipayung

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Kemacetan sering terjadi di Jalan Haji Muhidin, Cipayung, Depok. Jalan tersebut banyak dilewati kendaraan meskipun jalan tersebut bukanlah jalan raya umum, melainkan jalan akses perkampungan sekitar.

Dari pantauan, panjang kemacetan tersebut sekitar 1 kilometer. Kemacetan berlangsung setiap hari dan puncaknya ketika sore hari dan atau hari libur. Kemacetan tersebut diakui warga cukup menganggu aktivitas mereka sehari-hari.

“Iya nih lumayan mengganggu, sebelumnya tahun-tahun lalu gak kaya gini, sekarang sudah seperti jalan alternatif jadi selalu ramai, kalau mau keluar rasanya malas pasti selalu macet padahal jalan kampung begini,” kata Husein, warga sekitar.

Warga sekitar sudah tidak bisa untuk protes atau mengajukan untuk dialihkan, karena untuk pelebaran jalan pun warga tidak setuju lahannya digunakan pelebaran jalan.

** Salsabila Thifal [MG/UIKI-Jb]

Terkumpul Rp 5 Miliar, Taqy Malik Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Taqy Malik, salah satu selebgram berhasil menggalang dana untuk Palestine melalui platform instagram pribadinya. Dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 5 miliar hanya dalam waktu dua hari. Sebelumnya Taqy Malik menargetkan Rp 1 miliar dalam 7 hari, namun antusias pengikutnya di social media untuk berdonasi melampaui dari batas targetnya.

Diketahui pada Senin (24/05), Taqy Malik menyalurkan hasil donasinya kepada PMI yang diterima langsung oleh ketua umum PMI Pusat, Jusuf Kalla. Donasi tersebut berjumlah Rp 1 miliar.

“Saya ucapkan terima kasih atas sumbangan ini,” Kata Jusuf Kalla ketika menerima sumbangan yang diwakilkan Taqy Malik untuk para donatur.

Sedangkan hasil sisa dari donasi yang ada, disalurkan kepada beberapa platform yang juga membantu untuk menyalurkan bantuan kepada Palestina.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]

Jika Terkena DBD, Ini Pertolongan Pertamanya

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tidak perlu menunggu semua gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) muncul, bila menemukan beberapa tanda, Anda bisa melakukan sejumlah pertolongan pertama demam berdarah sebelum membawanya ke dokter atau sarana kesehatan terdekat. DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.

Pada fase awal DBD, gejala dan tanda tidak spesifik. Oleh karenanya, patut waspada jika terdapat gejala dan tanda mengarah pada demam berdarah. Sebelum mengetahui pertolongan pertama demam berdarah, berikut penjelasan mengenai gejalanya.

Sebagaimana dikutip laman Kementerian Kesehatan RI, gejala demam berdarah pada fase awal antara lain:

– muncul bintik-bintik merah
– demam tinggi mendadak berlangsung sepanjang hari
– badan terasa lemah dan lesu
– ujung tangan dan kaki dingin berkeringat
– nyeri kepala
– nyeri saat menggerakkan bola mata
– nyeri punggung
– mual dan muntah

Gejala dan tanda awal ini dapat berkembang menjadi DBD berat dengan sejumlah tanda. Tanda peringatan ini biasanya dimulai dalam 24-48 jam setelah demam turun.

Gejala tersebut kadang disertai adanya tanda-tanda perdarahan, pada kasus yang lebih berat dapat menimbulkan nyeri ulu hati, perdarahan saluran cerna, syok, hingga kematian.

Berikut tanda dan gejala demam berdarah parah
– sakit perut
– muntah setidaknya 3x dalam 24 jam
– pendarahan dari hidung atau gusi
– muntah darah atau darah di tinja
– merasa lelah dan gelisah

Masa inkubasi penyakit ini 3-14 hari tetapi pada umumnya 4-7 hari. Berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan, pertolongan pertama demam berdarah dapat dilakukan dengan:

1. Berbaring di tempat tidur (bed rest) selama mengalami demam
2. Minum obat pereda demam yang aman
3. Kompres tubuh dengan air hangat
4. Minum banyak air, sekitar 1-2 liter. Semua cairan diperbolehkan kecuali cairan yang berwarna coklat dan merah (susu coklat, sirup merah).
5. Bila terjadi kejang (jaga lidah agar tidak tergigit, longgarkan pakaian, tidak memberikan apapun lewat mulut selama kejang)

Jika dalam 2-3 hari panas tidak turun atau panas turun disertai timbulnya gejala dan tanda lanjut seperti perdarahan di kulit (seperti bekas gigitan nyamuk), muntah-muntah, gelisah, mimisan dianjurkan segera dibawa berobat/periksakan ke dokter atau ke unit pelayanan kesehatan untuk segera mendapat pemeriksaan dan pertolongan.

**ass/cnn

Pembelajaran Online Membuat Orang Tua Resah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Virus corona sudah berlangsung selama 15 bulan berada di Indonesia, itu artinya sejak diumumkan bahwa virus corona telah masuk ke Indonesia pada Maret 2020 lalu, pembelajaran online sudah berlangsung selama itu.

Rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka pun terus menerus dibatalkan hingga sudah memasuki bulan ke -15 ini.

Pada awal diberlakukan pembelajaran online orang tua masih mampu mengajarkan dengan gaya-gaya kreatifnya, namun kini setelah berlangsung selama 15 bulan bukan hanya orangtua yang mengeluhkan tetapi banyak anak-anak yang sudah bosan dan jenuh dengan pembelajaran online.

Tidak sedikit orang tua yang kehabisan cara mengajarkan anaknya, belum lagi emosional yang harus tetap dijaga menghadapi sikap anaknya yang menyepelekan pelajaran.

Pembelajaran online ini telah memberikan dampak negatif bagi pelajar, banyak pelajar yang mengeluhkan jenuh dan tidak memahami apa yang sudah dipelajari karena harus mencerna semua materi sendiri tanpa ada penjelasan dari guru secara terperinci.

Belum lagi begitu banyak pelajar yang menghabiskan waktu bukan lagi dengan buku pelajaran tetapi dengan games online dan pergi bermain bersama teman. Tidak semua orang tua mampu mengontrol setiap perkembangan anaknya, apalagi orang tua yang memang memiliki pekerjaan diluar rumah harus kerja lebih ekstra dan kadang tidak bisa membagi waktunya antara pekerjaan dan mengasuh anaknya.
Tidak sedikit kita temui beberapa kasus para pelajar sibuk menghabiskan waktunya di warnet berjam-jam untuk bermain games diwaktu yang seharusnya ia belajar.

Belum lagi pembentukan akhlak dan tanggungjawab semakin minim akibat pembelajaran online ini. Begitu banyak orang tua yang resah tentang masa depan anaknya jika pembelajaran ini terus saja diberlakukan.

Selain itu masih begitu banyak kendala yang terjadi dalam pembelajaran online beberapa hal yang seperti tidak semua orang tua berkecukupan untuk membeli sebuah smartphone dalam menunjang pembelajaran online, tidak semua orang tua mampu selalu membeli data internet untuk pembelajaran online dan tidak semua orang tua mampu mengoperasikan Smartphone untuk membantu anaknya dalam proses belajar, ditambah minimnya pengetahuan orangtua sehingga kesulitan dalam mengajarkan anaknya yang tidak paham terhadap materi yang disampaikan oleh guru.

Pemerintah harus mengambil keputusan tegas untuk menjamin bahwa pembelajaran online ini tidak membuat generasi penerus bangsa menjadi manusia yang lemah, minim akhlak dan tidak memiliki tanggungjawab.

Jika pembelajaran online terus diberlakukan maka akan semakin berkurang semangat pelajar untuk bersekolah, salah satu yang membuat pelajar bersemangat menuntut ilmu jika pembelajaran tatap muka diberlakukan adalah ingin bertemu teman-temannya.

Urgensi pemerintah saat ini adalah memberikan solusi untuk pendidikan Indonesia dan mengusahakan pembelajaran tatap muka dilakukan dengan protokol kesehatan ketat agar orang tua tidak menjadi resah terhadap masa depan anaknya.

** Adinda Oktavia Lestari [MG/UIK-Jb]

Habib Rizieq Berharap Ada Keadilan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Habib Rizieq Shihab akan menjalani sidang putusan kasus pelanggaran protokol kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5). Habib Rizieq berharap hati hakim tergerak dan memberikan secercah keadilan dalam memberikan vonis.

“Kami berdoa dan berharap Allah menggerakkan hati majelis hakim sehingga masih ada secercah keadilan di republik ini terkait dengan penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif,” kata Kuasa Hukum Habib Rizieq, Azis Yanuar, Rabu (26/5).

Azis menilai menilai jika pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Habib Rizieq merupakan bentuk kejahatan, banyak pelaku kejahatan yang berkeliaran lenggang bebas dari jeratan hukum. “Jika melanggar prokes disebut kejahatan, maka banyak penjahat-penjahat di Indonesia ini yang aman dari jeratan hukum,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Azis, hanya Habib Rizieq Dkk yang menjalani proses hukum pelanggaran protokol kesehatan di Indonesia dengan berlebihan. Dia menilai apa yang dialami Habib Rizieq Dkk dalam kasus protokol kesehatan merupakan bentuk kezaliman.

“Hanya cuma HRS Dkk yang terkait pelanggaran prokes diperlakukan sedemikian rupa zalim. Sementara yang lain tidak diperlakukan sama di mata hukum sebagaimana HRS Dkk diperlakukan,” ucapnya. Baca: Besok Jalani Sidang Vonis, Ini Perjalanan Kasus Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan di Petamburan oleh Polda Metro Jaya Pada 10 Desember 2020. Selang seminggu dia juga ditetapkan menjadi tersangka kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Selain Habib Rizieq, lima orang lainnya juga turut ditetapkan tersangka yakni, Ketua Panitia Haris Ubaidillah, Sekretaris Panitia Ali Bin Alwi Alatas, Penanggung Jawab Maman Suryadi, Penanggung Jawab Acara Shabri Lubis, dan Kepala Seksi Acara Habib Idrus (HI). Dalam kasus tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Habib Rizieq dituntut dengan lima tuntutan.

Dalam kasus Petamburan kelima terdakwa dianggap melanggar pasal 160 KUHP tentang Penghasutan juncto Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Pada dakwaan kedua dianggap melanggar pasal 216 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP ke-1 KUHP, dakwaan ketiga dianggap melanggar pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Pada dakwaan keempat mereka dianggap melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menukar juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP ke-1 KUHP.

Pada dakwaan kelima dianggap melanggar Pasal 82 A ayat (1) juncto Pasal 59 ayat (3) huruf c dan UU Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor Tahun 2017 Tentang Penetapan Perubahan Atas UU Nomor 17 tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi UU, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, juncto Pasal 10 huruf b KUHP, juncto Pasal 35 ayat (1) KUHP. A

** ass

Novel Ungkap Tahap Akhir Pelemahan KPK

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Ada agenda untuk menyingkirkan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerja baik diungkap penyidik senior, Novel Baswedan. Hal tersebut, kata dia, terlihat dari keputusan tidak mengangkat 51 pegawai KPK sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan alasan tidak lolos tes wawasan kebangsaan. Dengan demikian, ke-51 pegawai itu hanya akan bekerja di KPK hingga 1 November 2021 dan menjadi tahap akhir pelemahan KPK.

“Semakin jelas terlihat bahwa ada agenda dari oknum Pimpinan KPK untuk menyingkirkan pegawai KPK yang bekerja baik,” ucap Novel dalam keterangannya, Rabu (26/5).

Menurutnya, rencana untuk menyingkirkan pegawai KPK mulai terendus dengan diselenggarakannya TWK. Novel beranggapan, langkah tersebut tak terbendung meskipun bertentangan dengan norma hukum dan arahan Presiden Joko Widodo agar TWK tak menjadi dasar memberhentikan pegawai KPK.

“Pengumuman Pimpinan KPK yang disampaikan oleh AM (Alexander Marwata, kemarin), menggambarkan sikap oknum pimpinan KPK yang akan memaksakan agar terjadi pemecatan terhadap 75 pegawai KPK, baik langsung maupun tidak langsung,” kata Novel lagi.

Novel menyatakan akan terus berjuang melawan hal tersebut. Kata dia, upaya itu merupakan bagian dari perjuangan memberantas korupsi sehingga harus dilakukan hingga akhir. “Bilapun tidak berhasil maka kami akan dengan tegak mengatakan bahwa kami telah berupaya dengan sungguh-sungguh, hingga batas akhir yang bisa diperjuangkan,” katanya.

Terpisah, Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti menilai bahwa TWK sendiri tak memiliki dasar hukum untuk memecat pegawai KPK. Belum lagi, kata dia, selama ini penyelenggaraan tes tersebut tidak terbuka kepada publik, sehingga indikator-indikator pemenuhan syaratnya menjadi tak jelas.

“Kenapa tidak memenuhi syarat dan kemudian kenapa merah sekali sehingga tidak bisa dibina? Tidak ada yangtahu apa hasil sebenarnya,” ucap Bivitri.

Menurutnya, penting untukmenjelaskan penilaianTWK. Terlebih lagi, pimpinan KPK dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah terlanjur melabeli 51 orang pegawai KPK yang tak lolos TWK dengan nilai ‘merah’ dan tidak bisa dibina lagi.

“Melihat rekam jejak mereka, rasa-rasanya nggak percaya mereka sampai separah ‘tidak bisa dibina lagi’. Tapi kalaupun ternyata kita yang salah menilai orang, buka dulu hasilnya, apa justifikasinya dan bagaimana proses penilaian itu dilakukan,” kata dia.

Dia khawatir, TWK akan menjadi modus baru bagi lembaga-lembaga negara untuk memecat pegawai terbaiknya. Berdasarkan keterangan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, ada enam perwakilan kementerian/lembaga yang memutuskan 51 pegawai KPKtak diangkat ASN, usai berdiskusi dengan tim asesor. Alex mengatakan rapat digelar sejak pukul 09.00 WIB dan baru rampung sore hari.

“Hadir dalam rapat tadi KPK, ada juga Menpan RB Pak Tjahjo, Pak Menteri Hukum dan HAM Pak Yasonna, kemudian dari KASN, dari LAN, dari BKN sendiri, dan asesor,” kata Alex dalam jumpa pers di Kompleks Kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (25/5).

Sementara itu kepala BKN Bima Haria Wibisana menjelaskan penilaian tim asesor meliputi tiga aspek yakni kepribadian, pengaruh, dan PUNP (Pancasila, UUD ’45, NKRI, Pemerintah sah).

BKN menyatakan mereka yang bermasalah pada aspek pertama dan kedua masih bisa mendapat pembinaan lanjutan, tapi PUNP adalah harga mati. Sementara Ketua KPK, Firli Bahuri; Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta dan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, belum merespons mengenai tudingan Novel.

Sementara, Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman dan sejumlah Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan juga tak merespons apakah sikap KPK merupakan pembangkangan terhadap perintah Jokowi. Hanya Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin yang memberi respons namun belum menanggapi isu terkait TWK tersebut. Dia mengatakan akan menjawab apabila sudah mengecek pertanyaan.

** ass