33 C
Bogor
Wednesday, August 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1185

Mal di Kota Bogor Masih Ditutup

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Selama pemberlakuan PPKM di wilayah Kota Bogor, sejumlah mal dan pusat perbelanjaan masih ditutup. Saat ini sudah sekitar satu bulan lamanya aktivitas perbelanjaan di mal tidak beroperasi.

Sementara itu, pada kebijakan baru PPKM level 4 di Kota Bogor yang dikutip dari laman akun instagam @pemkotbogor (12/8) menyatakan bahwa, toko kelontong, pasar tradisional, supermarket dan agen buka hingga pukul 20.00 WIB. Lalu restaurant dan cafe yang berada di dalam mal hanya melayani pesan antar.

Salah satu mal di Kota Bogor yang masih belum beroperasi yaitu mal Jambu Dua di Jalan Ahmad Yani yang sudah satu bulan lebih ditutup. “Yya mal udah tutup sekitar satu bulanan lebih, ini juga ngga ada aktivitas apapun di dalam,” ujar petugas mal Jambu Dua, Jumat (13/8).

Bahkan tenant makanan dan foodcourt yang ada di dalam mal ini pun tidak beroprasi, sehingga tidak ada satu pun aktivitas masyarakat dan pemilik toko di mal Jambu Dua.

Dengan adanya kebijakan PPKM membuat mal Jambu Dua yang terkenal sebagai toko alat elektronik seperti handphone, laptop, dan kamera ini harus berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Para pemilik toko pun menuruti kebijakan tersebut, walaupun ada beberapa dari mereka yang bertanya-tanya kapan sudah diperbolehkan untuk beroperasi.

“Para pemilik toko sih ngga ada yang sampe memprotes gitu ya, cuman nanya-nanya aja ini kapan dibukanya mal, kapan bisa kembali buka konternya gitu. Cuman ya yang pasti nunggu kabar dari pemerintah aja kan,” tambahnya.

Sementara dengan masih ditutupnya mal, beberapa pegawai toko elektronik mal Jambu Dua tersebut menawarkan jasa servis handphone dan laptop di halaman parkir mal dengan menyediakan tempat servisnya di dalam mobil. Sehingga mereka tetap mendapat pemasukan selama ditutupnya mal.

Sedangkan adanya kebijakan terbaru terkait PPKM dan ganjil genap di wilayah Kota Bogor yang diperpanjang hingga 16 Agustus, pihak mal pun masih menunggu kabar terbaru mengenai aturan operasional mal.

** Edfyra Amelia-mg/UP

Bikin Trust Customer, Karyawan Auto2000 Bogor Yasmin Divaksin Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Astra Bogor Area menggelar vaksinasi gotong-royong Covid-19 dosis pertama untuk seluruh karyawan dan keluarganya di dealer Auto2000 Bogor Yasmin, Kamis (12/8) dan Jumat (13/8). Pelaksanaan vaksinasi ini juga dalam upaya mendukung program pemerintah mencapai herd immunity.

“Untuk herd immunity yang diprogramkan pemerintah segera terwujud dan tentu dengan divaksinnya seluruh karyawan Auto2000, customer juga lebih trust, tidak was-was karena semua divaksin,” ujar Finance and Administration Head Auto2000 Yasmin, Tri Hastuti, Jumat (13/8).

Area Auto2000 Bogor sendiri meliputi daerah Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta Kabupaten Cianjur. Sedangkan vaksinasi diberikan keseluruh karyawan dan keluarganya berusia lebih dari 18 tahun yang berada di bawah naungan PT Astra International Tbk yaitu Toyota, Daihatsu, Isuzu, Astragraphia, Politeknik Astra dan Yayasan Astra.

“Vaksin keduanya nanti awal September dan sekarang ini yang divaksin sudah ada 265 orang,” jelas Tri Hastuti.

Menurut Supervisor Auto2000 Yasmin, Danie Perigina, pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan Kimia Farma menggunakan vaksin Sinopharm dan seluruh karyawannya diharuskan divaksin. “Tapi kalau sudah ikut ditempat lain tidak apa-apa tidak ikut disini juga, yang jelas harus sudah divaksin semua,” jelasnya.

Danie Perigina

Selain membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi, juga arahan dari PT Astra International Tbk dan program Auto2000 sehingga Astra Bogor Area pun mesti mengikuti kebijakan tersebut dan sesuai dengan anjuran Pemerintah Kota Bogor dan Satgas Covid. “Kalau dirata-ratakan sudah 90 persen sekarang ini sudah vaksin dan sisanya sedang dilakukan vaksinasi. Sehingga vaksinasi dengan tujuan tadi itu Auto2000 juga ikut andil menutup penyebaran Covid,” tandas Danie.

** Asep Saepudin Sayyev

Masuk Blok F Wajib Surat Vaksin

0

Bila Vaksinasi Kota Bogor Sudah 70 Persen

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) akan memberlakukan aturan yang mewajibkan pedagang dan pengunjung Blok F Pasar Kebon Kembang mengantungi kartu vaksin Covid-19. Apabila, prrsentase vaksinasi Kota Bogor telah mencapai 70 persen.

“Kalau untuk sekarang kita masih melakukan pendataan terhadap pedagang yang belum divaksin, karena di pasar bukan hanya pedagang sembako, tapi banyak yang mempunyai kios, sudah pasti setiap kios ada karyawannya. Atas dasar itu, kita terus melakukan pendataan siapa saja yang belum divaksin,” ujar Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir, Kamis (12/8).

Menurut dia, PPJ terus mengedukasi pedagang, pemilik kios di Blok F agar keluarga mereka juga ikut divaksin.

“Walaupun KTP para pedagang bukan domisili Kota Bogor, tapi kita bantu mereka dengan cara menginformasikan tempat vaksin untuk umum,” katanya.

Muzakkir mengklaim bahwa respon pedagang cukup baik dengan adanya rencana penerapan aturan tersebut.

“Dulu mereka masih ketakutan untuk divaksin lantaran ada isu bahwa banyak yang mengalami gejala pusing, mual bahkan sampai meninggal setelah divaksin. Tapi setelah kita edukasi, mereka siap buat divaksin,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Bangun Museum Batutulis, Pemkot Siapkan Pembebasan Lahan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana membangun museum cagar budaya Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, lantaran sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Atep Budiman mengatakan, pihaknya saat ini masih fokus untuk membebaskan lahan warga seluas 470 meter persegi, yang akan diappraisalkan saat APBD Perubahan 2021.

“Pembebasan dilakukan agar jadi satu hamparan dengan aset pemkot yang luasnya mencapai 2.000 meterpersegi. Kajian detailnya masih dalam pengkajian konsultan,” ucap Atep kepada wartawan, Kamis (12/8).

Ia menegaskan, pembangunan museum dilakukan demi mendukung revitalisasi kawasan dalam konteks pelestarian budaya sekaligus menciptakan destinasi wisata budaya.

Menurut dia, konsultan saat ini masih melakukan kajian terhadap rencana tersebut. “Untuk anggaran pembangunan baru diajukan angka indikasi saja, sebab disana pasaran lahannya Rp10 sampai Rp15 juta permeter,” katanya.

Atep mengatakan, untuk pembangunan sendiri pihaknya masih menunggu Detail Engineering Design (DED). “Kalau dibuat museum modern pasti sampai puluhan miliar. Tapi ada nggak duitnya. Kami akan membuat sederhana dengan nuansa heritage sambil menampilkan atraksi seni, konten cagar budaya sekitar dan kerajinan tangan,” katanya.

Atep menyatakan bahwa untuk penataan kawasan Batutulis pihaknya telah mengajukan anggaran ke Provinsi Jawa Barat sebesar Rp5,3 miliar untuk 2022 mendatang.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) mengatakan bahwa pihaknya mendukung upaya Disparbud dalam menggairahkan sektor pariwisata, khususnya di bidang budaya. Namun, sambung dia, terlebih dahulu harus dilakukan kajian matang, agar pembangunannya tidak sia-sia.

“Konsepnya harus jelas, dan menarik. Kemudian, mesti ada program khusus yang dapat menarik wisatawan luar kota datang kesana,” ucapnya.

Namun yang terpenting, sambung dia, pembangunan tersebut harus dapat bermanfaat terhadap warga sekitar, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.

** Fredy Kristianto

Anggaran Pakaian Dinas Disorot, Ini Penjelasan Kabag Umum

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Anggaran pengadaan pakaian dinas pejabat saat ini masih menuai sorotan publik. Hal itu lantaran beberapa waktu lalu DPRD Kota Tangerang menganggarkan sebesar Rp675 juta untuk pakaian bermerek Louis Vuitton. Sedangkan di Kota Bogor, anggaran pakaian dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 2021 pagunya sebesar Rp322 juta.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Yadi Cahyadi mengatakan bahwa nominal tersebut merupakan pagu anggaran selama setahun. “Itu kan pagu anggaran, masih kena pajak, dan belum tentu anggaran sebesar itu habis dalam setahun. Sebab, pasti akan jadi SILPA sebagian. Nanti Desember akan terlihat berapa anggaran yang terpakai,” ujar Yadi kepada wartawan, Kamis (12/8).

Anggaran pakaian dinas tersebut, sambung Yadi, merupakan dana rutin tahunan, yang akan dipergunakan bila wali kota dan wakil wali kota membutuhkan pakaian dinas ketika menghadiri kegiatan tahunan.

“Ya, untuk biaya menjahit pakaian ketika menghadiri HUT Satpol PP, BPBD, Pemadam Kebakaran, perayaan kemerdekaan, pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia dan lain sebagainya. Pakaian dinas ini tak bermerek,” kata Yadi.

Menurut Yadi, anggaran tersebut tidak begitu besar apabila dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. “Saya banyak ngobrol dengan teman pemda lain. Mereka bilang kok anggaran Kota Bogor kecil,” katanya.

Diketahui, berdasarkan data dari eproc.kotabogor.go.id pada Agustus 2021 anggaran pakaian dinas kepala daerah sedang dalam proses Rp121.560.000, sedangkan pada April 2021 terdapat pengadaan sebesar Rp172.260.000.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah membenarkan adanya pembelian pakaian dinas yang diperuntukan kepala daerah di Kota Bogor. Kata dia, anggaran itu merupakan kegiatan yang setiap tahunya rutin dianggarkan. “Itu sudah rutin dan ada di setiap kabupaten dan kota,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Leuwinutug Dapat Bantuan Laptop dari Jabar

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Ridwan Kamil bekerjasama dengan Shoppee memberikan laptop dan perangkatnya dalam rangka memajukan program digitalisasi desa di Bandung, Kamis (12/8). Salah satu desa yang mendapatkan bantuan tersebut adalah Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup.

Kepala Desa Leuwinutug, Deden Saipul Hamdi mengatakan, dari 297 desa untuk tahap pertama ada 4 desa yang diberikan di Kecamatan Citeureup salah satunya Desa Leuwinutug.

” Ini merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan optimalisasi digitalisasi desa dan Desa Leuwinutug salah satu desa terpilih dari 4 desa di Kecamatan Citeureup yang mendapatkan bantuan 1 unit laptop beserta 1 perangkat banner dan papan BUMDes” jelas Kang Denz biasa disapa.

Dia berterimakasih atas terpilihnya Desa Leuwinutug menerima bantuan tahap 1 menuju desa digital yang sejalan dengan salah satu program Desa Leuwinutug yang saat ini sudah berstatus Desa Mandiri.

” Ini memang bagian dari visi misi saya untuk memajukan Desa Leuwinutug menjadi desa digital dengan melahirkan bibit – bibit yang inovatif, kreatif dan produktif  dengan moto yang muda yang berkarya,” katanya lagi.

Mengenai moto yang muda yang berkarya kara dia, agar generasi muda yang ada di Desa Leuwinutug ini bisa menjadi contoh yang kreatif dan inovatif , yang nantinya akan menjadi penerus untuk memajukan Desa Leuwinutug menjadi lebih baik lagi. “Jadi harus kita bentuk bibit- bibit unggul tersebut dari sekarang terutama di bidang digitalnya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Bupati Berharap Vaksinasi Remaja Tingkatkan Kesadaran Pelajar Akan Kesehatan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Ade Yasin ingin pencanangan vaksinasi remaja dapat meningkatkan kesadaran pelajar akan kesehatan. Dirinya juga meminta agar pihak sekolah, Puskesmas dan kecamatan kolaborasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi terhadap remaja, dengan target 5.000 remaja yang divaksinasi setiap pelaksanaannya. Hal itu ditegaskan Bupati Bogor saat membuka kegiatan pencanangan vaksinasi remaja di Stadion Pakansari, Kamis (11/8).

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, kegiatan vaksinasi remaja akan terus dilaksanakan di semua sekolah mulai dari tingkat SMP, SMA secara bertahap, agar tidak menimbulkan kerumunan dan menyesuaikan ketersediaan vaksinasinya.

“Setiap pertemuan 5.000 peserta vaksinasi remaja, mudah-mudahan terkendali seperti hari ini. Melalui vaksinasi remaja ini juga saya berharap semua sadar akan kesehatan, sehingga program vaksinasi untuk remaja ini berjalan dengan sukses. Target hari ini 5.000 untuk pelajar,” ungkap Ade Yasin dalam press release Diskominfo.

Tambah Ade Yasin, perlu pengaturan jadwal oleh masing-masing sekolah, berkolaborasi dengan kecamatan dan Puskesmas bahkan bila perlu melalui vaksinasi keliling ke sekolah-sekolah.

“Kita atur waktunya sedemikian rupa sehingga semua kebagian. Puskesmas tetap memberikan pelayanan. Puskesmas juga jangan menolak, misalkan ada anak yang rumahnya dekat dengan Puskesmas, mau vaksin kedua, di Puskesmas tidak masalah,” katanya.

Bupati Bogor menjelaskan, vaksinasi di Kabupaten Bogor belum mencapai 70%, berbeda dengan Jakarta sudah 70% sehingga Jakarta ada aturan untuk masuk mall dengan kartu vaksin, kalau Kabupaten Bogor belum diarahkan untuk buka mall, karena vaksin kita belum sebanyak Jakarta.

“Kita ikuti saja ketentuan pemerintah untuk menahan dulu, saat ini sudah sekitar 900 ribuan yang vaksin, target kita kan 1,2 sampai akhir Agustus, lalu nanti pemerintah juga akan terus memberikan vaksin, rencana empat juta dosis yang akan disampaikan ke Kabupaten Bogor secara bertahap, jadi akhir 2021 Desember diharapkan sudah 70% yang akan kita vaksin. Target kita yang sehari dilaksanakan kecamatan 2.000 per hari, akan kita naikkan 4.800 per kecamatan per hari,” paparnya.

Lanjut Ade Yasin, dirinya berencana akan melakukan vaksinasi keliling kepada masyarakat Lanjut Usia (Lansia) terutama di daerah yang sulit dijangkau oleh vaksinasi massal. Begitu juga vaksinasi keliling akan dilakukan ke pondok pesantren dan kaum difabel.

Sementara itu, turut hadir dalam peninjauan pelaksanaan vaksinasi remaja, Danrem 061, Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan bahwa Kabupaten Bogor bekerjasama melakukan kegiatan vaksinasi ini dengan TNI, Polri, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Karena semua intinya bekerja dengan baik untuk melayani pelaksanakan vaksinasi kepada masyarakat, kita pun bisa melaksanakannya bergantian, mungkin hari ini TNI, mungkin besok dilaksanakan dari Polisi, dan Dinkes,” ujarnya.

Terakhir, Brigjen Achmad menyampaikan bahwa target vaksinasi sudah mengarah kepada para pelajar SMP dan SMA, dengan harapan melakukan vaksinasi bisa segera melaksanakan kegiatan belajar tatap muka.

“Kemarin kita sudah melaksanakan vaksinasi 260 ribu orang, target kita pun sudah mulai mengarah kepada pelajar SMP dan SMA kita perbanyak dengan harapan segera ada pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

** Nay Nurain/Diskominfo

Desa Kalongliud Tingkatkan Jalan Poros Desa

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Program pembangunan infrastruktur satu miliar satu desa (Samisade) di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dialokasikan untuk peningkatan jalan poros desa dan membangun saluran irigasi.

Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman menjelaskan, melalui program Samisade pihaknya tengah fokus melakukan penataan pembangunan di wilayahnya.

Anggaran Samisade dibangun di tiga titik yaitu peningkatan jalan desa dengan aspal hotmix tepatnya di Kampung Kalong Karees RW 01 dan RW 11 sepanjang 10008 meter dengan lebar 2 meter.

“Jalan ini perlu peningkatan karena jalur penghubung antara Desa Kalongliud dengan Desa Babakansadeng, Kecamatan Leuwisadeng,” ujar Jani Nurjaman kepada Jurnal Bogor, kemarin

Samisade dari APBD Kabupaten Bogor untuk membangun insfrastruktur diakui Kades, baru direalisasikan pada tahap pertama sebesar 40 persen. Sementara hotmix jalan yang terletak di kampung Bongas RW 09 sampai RW 06 digarap sepanjang 950 meter dan lebar 2,5 meter .

Selain jalan, dana Samisade tersebut juga direalisasikan untuk pembangunan saluran irigasi di wilayah dusun 2 Kampung Liud yang melintasi antara RW 04 dengan RW 03 sepanjang 500 meter.

Menurut Jani Nurjaman kegunaan saluran irigasi tersebut untuk mengairi lahan pertanian dan juga sebagai tanggul penahan air yang setiap tahun meluap ke pemukiman warga yang mengakibatkan banjir.

“Alasan perlu dibangunnya tanggul setinggi 130 centimeter untuk mencegah banjir yang setiap tahunnya menggenangi rumah penduduk,” jelasnya.

** Arip Ekon

Titik Penyekatan Ganjil Genap di Kota Bogor Berlaku Hingga 16 Agustus 2021

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang, begitupun pemberlakuan ganjil genap di wilayah Kota Bogor kembali diperpanjang hingga 16 Agustus 2021.

Sebelumnya pemerintah pusat mengumumkan secara virtual (9/8) perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali terhitung dari tanggal 10 Agustus 2021 sampai 16 Agustus 2021.

Ganjil genap yang dilakukan Pemerintah dan Satgas Covid-19 Kota Bogor memberlakukan ganjil genap mulai dari tanggal 11 Agustus 2021 hingga 16 Agustus 2021 untuk membatasi kegiatan masyarakat agar mengurangi serta mencegah angka kasus Covid-19 di Kota Bogor meningkat.

Bagi para pengendara roda dua maupun roda empat plat kendaraan yang tidak sesuai tanggal ganjil maupun genap akan diputar balik terkecuali [emadam kebakaran, ambulance, tenaga kesehatan, kendaraan dinas TNI/POLRI, angkutan umum dan online, angkutan logistik, masyarakat yang akan melakukan vaksinasi, serta keadaan darurat lainnya, selain itu pada pukul 21.00 ruas Jalan SSA dan jalan protokol akan ditutup.

“Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali menerapkan Sistem Ganjil Genap di Kota Bogor dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19, Sistem Ganjil Genap ini akan berlangsung 11 Agustus 2021 sampai 16 Agustus 2021, Semoga ikhtiar ini terus menghasilkan hasil positif di Kota Bogor dalam menanggulangi wabah Covid-19” tulis laman akun Instagram @satlantas_polrestabogorkota, Rabu (11/8).

Berikut titik penyekatan yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bogor.

1. Simpang Jembatan Merah
2. Simpang Empang
3. Simpang Baranang Siang
4. Simpang McD Lodaya
5. Simpang Pos Terpadu Juanda
6. Simpang DENPOM
7. Simpang Warung Jambu
8. Simpang SPBU VIVO Air Mancur
9. Putaran Bale Binarum
10. Underpass Solis
11. Simpang tol BORR
12. Putaran SPBU Veteran
13. Simpang Salabenda
14. Simpang Ciawi
15. Simpang Dramaga
16. Simpang Yasmin
17. Simpang BRIMOB Kedung Halang

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Terlibat Prostitusi Online, 24 Orang Diciduk Satpol PP

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tim pemburu pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Bogor menggelar razia di hotel Salak Express Jalan RE Martadinata, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (11/8) malam.

Alhasil, puluhan perempuan dan laki-laki yang sedang berada dalam kamar diangkut ke Balaikota Bogor untuk dilakukan pendataan.

Saat diamankan, semuanya tidak mampu menunjukan dokumen bukti pernikahan yang sah. Petugas dari Satpol PP Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Kodim 0606/Kota Bogor dan Denpom III/1 Bogor juga menemukan sejumlah alat kontrasepsi serta bukti percakapan transaksi prostitusi online melalui aplikasi pesan instan MiChat.

Pasangan muda-mudi itu pun langsung dibawa ke Balaikota Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, penindakan ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang melihat banyak remaja keluar masuk dan menduga ada praktek prostitusi.

“Kami dari Tim Pemburu Pelanggar PPKM Kota Bogor gabungan dari Pemkot, TNI/Polri melakukan razia terhadap sebuah penginapan yang terindikasi banyak menerima tamu-tamu untuk berbuat asusila. Ada aduan dari masyarakat dan berdasarkan pendalaman tim di lapangan,” ungkap Agus.

“Jadi kami lakukan penindakan dan didapati ada 24 pasangan bukan suami istri di dalam kamar. Kita menjaga supaya dalam situasi pandemi ini semua bisa taat pada aturan,” tambahnya.

Agus menyatakan, beberapa diantaranya terbukti melakukan praktek prostitusi online. “Cara bertransaksi mereka dengan menggunakan aplikasi pesan, kami selidiki ada di masing-masing handphone mereka. Mereka janjian di penginapan ini,” terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, 24 pasangan tersebut akan dikenakan sanksi berupa tindak pidana ringan (Tipiring). “Sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2021 tentang ketertiban umum, masuk di pelanggaran asusila. Kita perdalam lagi sejauh mana mereka melakukan pelanggarannya, nanti kita akan sidang Tipiring. Untuk hotelnya kita kaji, kalau memang terbukti melakukan pelanggaran, kami berikan sanksi berupa teguran, peringatan, hingga penutupan sementara,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto