30.1 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1157

Mahasiswa KKN UIKA Bagikan Masker dan Vitamin Gratis

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Tim KKN Mahasiswa Ibn Khaldun Bogor bersama ZCD Baznas Cibunian menyebarkan masker dan vitamin gratis kepada masyarakat di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Hal ini merupakan salah satu program dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Ibn Khaldun Bogor.

“Hari ini, kami bekerjasama bersama ZCD Basnas Cibunian membagikan masker dan vitamin gratis kepada warga kampung muara. Hal ini merupakan salah satu program dari kegiatan kami,” ujar Salsabila Thifal sebagai ketua tim KKN, Selasa (7/9/2021).

Ketua Zakat Community Development Baznas Kang Edih menambahkan, “Pembagian masker ini kami lakukan sebagai salah satu upaya dalam memutus rantai penyebaran virus COVID-19. Alasan kami memilih program ini adalah fakta bahwa sampai saat ini beberapa daerah terutama di daerah pedesaan, kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker masih sangat rendah. Oleh karena itu, dengan adanya program pembagian masker ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar sesuai dengan anjuran Kemenkes RI”, imbuhnya.

Semoga aksi sosial ini berguna untuk menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan aksi yang nyata ini bisa merubah kebiasaan masyarakat dan bisa menurunkan  kasus Covid-19 serta bisa semakin gencar dilakukan supaya pandemi covid -19 ini bisa segera hilang sehingga aktivitas bisa berjalan  normal.

** Kkn Uika 2021 – Desa Cibunian

Puteri Otonomi Daerah Kabupaten Bogor Raih Juara 2 Lomba Video Kemerdekaan Tingkat Nasional

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengadakan lomba video kemerdekaan sebagai salah satu kegiatan penilaian para finalis puteri otonomi daerah 2021. Dalam perlombaan ini, Devi Purnamasyari salah satu finalis Puteri Otonomi Daerah 2021 yang berasal dari Kabupaten Bogor berhasil mendapatkan juara ke-2.

Melalui pesan WhatsApp, Devi menjelaskan, video ini dibuat untuk menyemarakan Hari Kemerdekaan Indonesia tahun 2021 dan sekaligus menjadi sarana untuk generasi muda mengangkat potensi yang ada di daerahnya.

“Kompetisi pembuatan video Kemerdekaan yang diadakan oleh APKASI ini, memberikan wadah yang tepat untuk menyajikan generasi muda yang bangga terlahir di Indonesia. Semangat nasionalis menjadi bagian dari suguhan video yang dibuat oleh perwakilan Puteri Otonomi dari Kabupaten Bogor,” Ucap gadis cantik asal Kabupaten Bogor ini, Selasa (07/09/21).

Selain hal yang sudah disebutkan, lanjut Devi, tampilan yang apik disuguhkan pada busana yang dikenakan, yaitu mengangkat busana tradisional Sunda sebagai cermin generasi bangsa yang selalu menjaga warisan bangsa yang pula mendorongnya mendapatkan peringkat kedua dalam lomba video kemerdekaan tersebut.

“Pada kesempatan emas kali ini, tak lupa pula menyuguhkan promosi destinasi wisata yang terdapat di Kabupaten Bogor, tepatnya di Telaga Saat sebagai tempat titik 0 Km Sungai Ciliwung. Pemandangan yang asri dan sejuk menjadi gambaran bahwa Kabupaten Bogor merupakan salah satu tempat terbaik yang dapat dijadikan destinasi wisata keluarga untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Atas terpilihnya Kabupaten Bogor sebagai Juara 2 tingkat Nasional, hal ini menjadi kabar baik untuk Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten yang terus berperan memajukan potensi pariwisata dimasa pandemi.

“Sebagai daerah penyangga Ibu Kota, Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sebagai daerah yang paling dekat untuk dikunjungi wisatawan yang lelah menghabiskan waktu bekerja sehari-hari,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Dewan Pertanyakan Usulan Anggaran BTS

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberikan subsidi sebesar Rp55 miliar untuk biaya menjalankan bus dari program Buy The Service (BTS).

Kendati demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor kembali mengusulkan dana sebesar Rp1,6 miliar pada APBD Perubahan 2021.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD, Atang Trisnanto mengatakan bahwa proses pembahasan dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafond Prioritas Anggaran Sementara Perubahan (KUPA-PPASP) masih dilakukan.

“Karena di Banggar kita belum jelas penganggarannya untuk apa. Kami minta kejelasan lagi dengan konsep yang harusnya ada. Kenapa masih harus dianggarkan lagi,” ujar Atang kepada wartawan, Selasa (7/9).

Kendati demikian, tak menutup kemungkinan pengajuan bakal direstui apabila ada anggaran yang dibutuhkan dan tidak tercover subsidi BPTJ. “Ya, nanti tinggal dilihat apa sesuai dengan kebutuhan,” kata Atang.

Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan bahwa dari 75 bus BTS, tahap pertama ‘Kota Hujan’ akan terlebih dulu mendapat 20 unit bus. Bahkan, pemkot telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai pihak termasuk Kemenhub.

Dalam PKS itu, kata Eko, terdapat salah satu pasal bahwa Dishub diwajibkan untuk menjamin kelancaran dan keamanan program BTS. Alhasil, pihaknya mengusulkan dana Rp1,6 miliar pada APBD Perubahan 2021.

“Kami undang komponen lalu lintas. Sudah saya jelaskan. Bila nggak ada anggarannha gimana untuk amankan di jalan,” jelasnya.

Kata dia, usulan anggaran Rp1,6 miliar untuk operasional di sisa tahun 2021. “Nanti di tahun depan angkanya pasti beda,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

KRL Desa Gunung Putri Siap Tarung di Bogor Kabupatenku Green and Clean

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 14 RW yang terbentuk menjadi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Desa Gunung Putri menyatakan siap maju dalam kompetisi Bogor Kabupatenku Green and Clean (BKGC), yang saat ini sudah masuk dalam tahap penilaian oleh tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

Kasie Kemitraan Dinas Lingkungan  Suryamini mengatakan, kegiatan penilaian di Desa Gunung Putri dibagi menjadi 3 kelompok dari 14 RW yang diikutsertakan oleh Pemerintah Desa Gunung Putri dan merupakan desa terbanyak yang diikut sertakan se- Kabupaten Bogor.

“Saya sangat apresiasi sekali kepada Kepala Desa Gunung Putri yang sangat mendukung program kegiatan Kampung Ramah Lingkungan di wilayahnya, ini terbukti dengan hijaunya di setiap gang yang ada di Desa Gunung Putri,” cetus Suryamini Kasie Kemitraan DLH sebagai tim penilai program BKGC kepada Jurnal Bogor, Selasa (7/9).

Masih kata dia, adapun kriteria penilaian dalam kegiatan BKGC ini adalah pengolahan sampah, penghijauan, sanitasi serta kelembagaan dan organisasi yang terbentuk di Desa Gunung Putri. Secara kasat mata apa yang dilihatnya telah luar biasa untuk Desa Gunung Putri, mulai dari penataan taman, perikanan, dan ketahanan pangannya yang tinggal dipoles dan dipertahankan.

“Saya harap kondisi KRL yang ada di Desa Gunung Putri ini bukan hanya karena mengikuti lomba BKGC saja tapi karena kebiasaan dan masuk dalam kategori kebutuhan masyarakat, jadikan lingkungan yang bersih dan asri itu menjadi kebutuhan di masyarakat,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri mengatakan, persiapan mengikuti lomba BKGC ini sudah disiapkan dengan matang dan untuk membuat masyarakat menjadikan KRL adalah sebuah kewajiban, sehingga pihaknya menuangkan dalam Perdes.

“Jadi kenapa di Desa Gunung Putri ini paling banyak kita daftarkan KRL mengikuti lomba karena sudah di Perdeskan dan itu akan menjadi sebuah kewajiban. Saya berharap KRL Desa Gunung Putri bisa go ke tahap provinsi, dan saya optimis kita jadi juara,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Marciano Nornan Optmis Timnas Garuda Putri Akan Sabet Prestasi

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengungkapkan, dirinya melihat langsung sesi latihan Timnas sepakbola putri di Stadion Persikabo. Selanjutnya mereka akan berangkat ke Tajikistan untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia.

“Saya dan Bupati Ade Yasin memberikan motivasi kepada mereka, memberi semangat, Insyaallah saya optimis mereka akan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ungkap Marciano.

Marciano menambahkan, dalam berbagai kesempatan saya selalu menyampaikan bahwa, harapan Indonesia pada Timnas sepakbola putri ini sangat tinggi, karena peringkat dunianya lebih baik dari Timnas sepakbola putera, yakni ada di rangking 79 dunia, sehingga, dengan program latihan yang dilakukan PSSI, dengan bimbingan para pelatih, tentunya Timnas sepakbola putri ini akan cepat maju.

“Mereka akan bertemu Singapura di Tajikistan, InsyaAllah mereka akan menang dan lolos kualifikasi Piala Asia, sehingga peringkat Indonesia bisa naik, dan kita tambah bangga kepada Timnas sepakbola putri kita,” tandasnya.

Yang penting, lanjut Marciano, mereka harus manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Menjadi tim yang kompak, saling mendukung satu sama lain, dan jadilah kartini olahraga yang membuat bangga semua.

** AS Pangrango

Ade Yasin Suport Motivasi Kepada Timnas Sepakbola Garuda Putri

0

CIbinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Ade Yasin memberikan semangat dan motivasi kepada Tim Nasional (Timnas) sepakbola putri Indonesia yang akan mengikuti kualifikasi Piala Asia 2021 di Tajikistan.

Bahkan semangat dan motivasi diberikan Ade Yasin dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat Timnas Sepakbola Putri melakukan sesi latihan di Stadion Persikabo, Cibinong, Selasa (7/9/2021).

Ade Yasin mengatakan, jika dirinya telah bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat dan melihat secara langsung latihan Timnas sepakbola putri yang ternyata sangat luar biasa.

Selain itu, sambung Ade Yasin, dirinya juga memberikan semangat dan dorongan motivasi, agar upaya latihan dan kerja keras Timnas putri ini berbuah hasil dan mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

“Yang penting sebagai Timnas sepakbola, harus semangat dan fokus bermain bola dan mengukir prestasi. Masa depan kita tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini. Mudah-mudahan Timnas putri kita berprestasi dan menjadi juara di berbagai kejuaran, membawa nama baik bangsa dan negara,” kata Ade Yasin.  

Tidak itu saja, Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga berpesan, agar para atlet menjadikan latihan ini seperti ajang pertandingan sesungguhnya, mudah-mudahan, sambungnya lapangan Persikabo ini juga dapat dimanfaatkan dengan baik. “Jaga nama baik bangsa dan negara bukan hanya dengan bermain bola dengan baik tapi jaga perilaku kita dengan baik, karena semua mata sudah tertuju pada kita,” jelasnya.

Ade berharap, dari latihan di lapangan Persikabo ini muncul bintang-bintang baru dari cabang olahraga sepakbola perempuan. “Saya akan sangat bangga jika ternyata Kabupaten Bogor bisa menjadi tempat bermunculannya bintang sepakbola,” ungkap Ade Yasin.

** AS Pangrango

Indahnya Air Terjun Curug Pasir Reungit di Kaki Gunung Salak

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Bogor menjadi destinasi wisata yang tiada habisnya. Karena selalu menyuguhkan tempat wisata yang selalu menarik. Salah satu tempat di Bogor yang bisa anda coba kunjungi yaitu wisata Curug Pasir Reungit yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Curug ini baru dibuka pada tahun 2017 dan mulai dikelola oleh pihak kehutanan untuk umum.

Tempat yang sangat bagus dan masih terlihat alami dengan menyuguhkan pemandangan yang asri memberikan keindahan alam yang sangat cantik, dan tidak dapat dibayarkan oleh apapun. Walaupun untuk menuju kesana harus menempuh perjalanan yang jauh.

Curug Pasir Reungit ini disukai oleh pengunjung karena warna airnya yang nampak berwarna biru muda alami yang terlihat begitu cantik. Wisata ini bisa menjadi tempat untuk liburan bersama teman. Untuk menuju Curug Pasir Reungit ini harus melewati jalan yang terbilang sangat curam. Pasalnya pada sisi tangganya hanya dibatasi dengan bambu dan sisi lainnya tebing bebatuan. Apalagi bila hujan turun jalananya sangat licin, maka dari itu harus ekstra hati-hati.

Curug Pasir Reungit ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan ada pula kolam penampungan dengan kedalaman sekitar 1 sampai 2 meter dan agak luas. Curug Pasir Reungit lokasinya berada di kaki Gunung Salak sehingga memiliki suhu yang sangat dingin.

Untuk pengunjung yang ingin datang untuk menikmati wisata Curug Pasir Reungit ini harus membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 saja.

** Nabila Maharani-mg/UIK

TP PKK Dan Camat Ciawi Berikan Bantuan Kepada Nenek Tua Renta

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Camat Ciawi, Adu Henryana bersama TP PKK Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, memberikan bantuan sembako kepada Tini (91), nenek renta warga Kampung Bitung Omo RT 05 RW 05, Desa Bitung Sari, Selasa (7/9).

Saat memberikan bantuan, Ai Titin Henryana Ketua TP PKK Ciawi terlihat menitikan air mata, lantaran terharu melihat kondisi nenek Tini yang masih gigih mencari nafkah dengan berjualan keripik singkong.

 “Kegigihan nenek Tini ini bisa menjadi contoh buat kita semua yang muda untuk mau bekerja lebih keras lagi. Dan tidak mudah mengharapkan belas kasihan maupun pemberian dari orang lain,” ungkapnya kepada wartawan.

Bantuan berupa sembako yang langsung disalurkannya kepada warga kurang mampu tersebut, merupakan langkah kepedulian kepada sesama di masa pandemi Covid-19 saat ini yang serba sulit.

 “Bantuan Sembako ini merupakan langkah kepedulian TP PKK Kecamatan Ciawi kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19. Semoga bermanfaat,” ujar Ai Titin.

Sementara, Camat Ciawi Adi Henryana memberikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh TP PKK Kecamatan Ciawi.

 “Mudah mudahan kedepan TP PKK Ciawi, bisa tetap dapat melaksanakan kegiatan sosial. Siapapun ketua maupun dewan pembinanya, semoga berkelanjutan,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Barang Bukti Narkoba dan Uang Palsu Dimusnahkan di Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor memusnahkan barang bukti dari hasil tindak kejahatan seperti narkoba, uang palsu, dan barang kejahatan lainnya di halaman Kejari, Selasa (7/9).

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari hasil kejahatan yang dikumpulkan sejak periode Juli 2021 hingga Juli 2021, barang bukti ini dimusnahkan karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Paling banyak mendominasi di Kota Bogor seperti kasus narkoba, bukan hanya narkobanya, tadi ada handphone yang biasa digunakan permufakatan, transaksi janjian, ada bong tadi alat untuk menggunakan atau menghisap dan masih banyak lagi,” ujar Sekti Anggraini, Kepala Kejari Kota Bogor, Selasa (7/9).

Beberapa barang bukti yang dimusnahkan seperti sabu sebanyak 354,1 gram, ganja dan tembakau sintetis sebanyak 2876,1 gram obat – obatan 410 butir serta 24 timbangan, 62 unit handphone, 5 senjata api rakitan, senjata tajam berupa celurit, golok dan kunci leter T, selain itu ada beberapa barang bukti lainnya meliputi tindak kehajatan 1.204 lembar peredaran uang palsu.

“Untuk kasus senpi semuanya tidak mempunyai izin, sedangkan sajam memang tinggi namun kebanyakan pelaku hanya kedapatan membawa,” tambahnya.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Sunyinya Taman Kencana

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Taman Kencana yang berada di Jl. Taman Kencana, Babakan, Bogor Tengah, Kota Bogor ini merupakan salah satu taman legendaris bagi masyarakat Bogor. Taman ini terkenal sebagai tempat untuk nongkrong, berkumpul dan juga berburu berbagai jajanan kuliner.

Namun semenjak pandemi Covid-19 Taman Kencana kini ditutup, untuk mengurangi laju penyebaran virus Covid-19 di wilayah Bogor. Dengan ditutupnya Taman Kencana ini membuat taman yang tadinya selalu ramai untuk melakukan berbagai aktivitas menjadi sepi.

Walaupun begitu tetap masih adanya beberapa pedagang yang berjualan di sekitar area Taman Kencana.

Terdapat sebuah garis pembatas yang mengelilingi Taman Kencana agar masyarakat tidak dapat masuk dan bersantai di dalam taman. Namun jika ada masyakarat yang ingin masuk kedalam untuk sekedar mengambil foto atau video, itu diperbolehkan dengan syarat meminta izin terlebih dahulu pada pos penjaga yang berada di area Taman Kencana tersebut.

“Tapi kalau mau masuk kedalem situ boleh, asal untuk foto-foto aja. Terus minta izin dulu ke pos penjaga disitu,” ujar penjual cilor di area Taman Kencana.

Dengan ditutupnya Kawasan Taman Kencana ini tentu berdampak bagi kehidupan para penjual di area tersebut ataupun masyarakat yang tidak bisa menikmati kesejukan pepohonan yang rindang di sekitar taman.

“Kalau untuk penjualan ya berdampak banget sama pemasukan sekarang, karena dulu mah kan ini rame sampe malem orang-orang suka pada nongkrongan pada kesini jajan, ya kalo sekarang mah sepi,” tambahnya.

Dia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan keadaan kembali berjalan normal seperti biasa agar para penjual pun dapat meraih pemasukan seperti sedia kala dan para masyarakat pun dapat berkunjung dan melakukan berbagai aktivitas kembali di Taman Kencana.

** Edfyra Amelia-mg/UP