28 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1103

Samisade Desa Sukasirna Harapkan Ekonomi Meningkat

0

JURNAL INSPIRASI – Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang merupakan salah satu program unggulan Pancakarsa Bupati Ade Yasin layak diacungi jempol karena mampu mempercepat perkembangan pembangunan terutama dalam bidang infrastruktur.

Seperti hal yang dirasakan oleh Iwan Setiawan, Kepala Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol yang memberikan apresiasi kepada Bupati Ade Yasin yang sudah menggelontorkan bantuan bernama Samisade tersebut karena berdampak sangat positif untuk Pemerintah Desa Sukasirna terutama warga pelosok yang sangat merindukan jalan bagus.

“Untuk Samisade tahap 1 yang sudah terealisasi kami alokasikan di 2 titik yaitu betonisasi Kp.Raweuy dan betonisasi jalan Kp.Babakam BKS,” jelas Iwan.

BACA JUGA: Kurangi Kemacetan, Pemdes Sukamaju Buat Pelebaran Jalan

Menurutnya, pekerjaan Samisade kali ini dikerjakan oleh pihak ke-3 yaitu PT Prayoga Pertambangan dan Energi, untuk betonisasi  Kp.Babakan BKS RT 003/RW 09 dengan volume P 312 M x L 3,5M x T 0,15 dan untuk betonisasi jalan Kp.Raweuy memiliki volume P 560M x L 2,3M x T 0.15 dengan total anggaran 400 juta rupiah untuk tahap pertama.

“Untuk tahap ke – 2 sendiri belum turun , dan berharap dalam waktu dekat ini bisa segera dicairkan agar pekerjaan Samisade bisa terselesaikan dengan cepat,” ucapnya.

BACA JUGA: BIN Vaksinasi Pelajar dan Warga Kabupaten Bogor

Masih kata dia, pekerjaan ini selalu dipantau walaupun dikerjakan oleh PT PPE dan diharapkan hasilnya bisa dilakukan dengan optimal. “Kenapa kami berani menyerahkan pada PPE selain adanya himbauan dari Bupati juga, karena PPE merupakan BUMD Kabupaten Bogor masa iya kualitasnya buruk. Kita uji coba menggunakan program PPE ini, jika hasilnya kurang memuaskan maka untuk tahap tahun depan kami akan mengerjakan secara mandiri,” pungkas Iwan.

**naynur’ain

Kurangi Kemacetan, Pemdes Sukamaju Buat Pelebaran Jalan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Sukamaju menggunakan dana Satu Miliar Satu Desa (Samisade) untuk pelebaran jalan, pengaspalan dan pemasangan U-dit guna kelancaran tonase air di salah satu jalan alternatif dan simpangan yang banyak dilintasi penggunaan jalan hingga tak jarang  mengakibatkan kemacetan terutama pada masa liburan.

Sekretaris desa Sukamaju Rohman mengatakan jika pengalokasian Samisade di Kampung Menan yang menyangkut 2 RT tersebut bukan tanpa alasan mengingat ini merupakan jalan lintas yang sering dilalui masyarakat apalagi kalau hari libur, jika 2 mobil berpapasan secara bersamaan maka tidak bisa bergerak hingga menimbulkan kemacetan.

“Maka dari itu kami menginisiasi mengalokasikan anggaran Samisade tahun ini untuk pelebaran jalan disini. Pelebaran kami maksimalkan yang tadinya 3,5 M menjadi 4 M dan juga disertai pemasangan U-Dith drainase untuk melancarkan aliran jalan air,” jelas Rohman kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA: BIN Vaksinasi Pelajar dan Warga Kabupaten Bogor

Masih kata dia, pengerjaan sendiri dilaksanakan oleh pihak ketiga yaitu PT Prayoga Pertambangan dan Energi yang melakukan pengaspalan jalan dan pemasangan U-Dith ini , namun pihaknya tetap memantau pengerjaannya karena jika tidak sesuai yang diharapkan akan dikomplain.

“Untuk anggaran total 1 milyar dengan jenis pekerjaan pengaspalan dan drainase yang dilaksanakan di Kp. Menan RT 04/03 dan RT 03 /03 , dengan volume drainase U-Dith P 853 Pcs x 0,30 M x 0,30 M , dan P 23 Pcs x 0.60M x ,0,30M ,serta pengaspalan dengan volume P 509M x 4,00M x 0,3M ” jelasnya.

BACA JUGA: Siswa dan Guru Cemas, Atap Ruang Kelas SDN Tarikolot Rusak

Dirinya berharap, pekerjaan ini berjalan dengan lancar agar segera bisa dinikmati oleh masyarakat dan pengguna jalan lainnya, dan meminta untuk PT PPE juga bisa menyelesaikan dengan baik sesuai yang diharapkan. “Walaupun pelebaran jalan tidak dicor tapi hanya dipadati oleh batu split saja semoga jalan ini bisa awet dan gak cepat terkikis,” pungkasnya mengakhiri.

**naynur’ain

BIN Vaksinasi Pelajar dan Warga Kabupaten Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Para santri dan pelajar di Cibinong, Kabupaten Bogor, menyambut gembira vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Tak hanya menggelar secara massal, BIN juga melakukan vaksinasi door to door terhadap warga Kabupaten Bogor. BIN menggelar vaksinasi massal dengan sasaran pelajar dan santri yang digelar  di SMKN 1 Cibinong, dengan target 3.500 orang.

Sementara untuk vaksinasi door to door BIN  menggelar di Kampung Kaum Pandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong dan Desa Sanja, Kecamatan Citeureup dengan masing-masing sasaran 1.000 orang.

Menurut Kepala BIN Daerah Jabar Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, kegiatan vaksinasi ini untuk mengejar target 70 persen kekebalan komunal atau herd immunity. Dedy mengatakan, program vaksinasi bagi pelajar merupakan salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN Budi Gunawan.

BACA JUGA: Siswa dan Guru Cemas, Atap Ruang Kelas SDN Tarikolot Rusak

“Hari ini sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden dan Kepala BIN, kami dari BIN melanjutkan program vaksinasi bagi anak pelajar dan para santri di Kabupaten Bogor. Hal ini juga dalam rangka menekan angka kenaikan Covid-19 di kalangan anak-anak,” jelasnya, Rabu (27/10).

Dedy pun menegaskan, vaksinasi bisa menyelamatkan diri sendiri serta keluarga. Berlandaskan hal itu, gelaran vaksinasi di pondok pesantren dan sekolah juga sangatlah penting guna mencegah santri dan pelajar terpapar virus corona.

“Anak-anak santri atau siswa merupakan salah satu target utama dalam pemberian vaksin, karena tingkat penularan Covid-19 sangatlah cepat. Anak-anak pun harus tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, meski sudah divaksin. Anak-anak pada masa pandemi harus diberikan perhatian khusus,” tegasnya.

BACA JUGA: Mobilisasi Warga, Vaksinasi di Tenjolaya Capai 90 Persen

Dirinya berharap kekebalan komunal bisa tercapai agar pandemi cepat berakhir. Dedy mengemukakan, kegiatan kali ini merupakan akselerasi dari program vaksinasi tiga juta dosis per hari yang merupakan target pemerintah.

Dedy juga mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, walaupun sudah divaksin, tetap ada kemungkinan terpapar jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Tetap mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta yang lainnya,” ucapnya.

BACA JUGA: Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

Sementara itu Cucu Salman, Kepala Sekolah SMKN 1 Cibinong mengaku sangat senang dan merasa tersanjung karena para pelajar  mendapat vaksinasi lanjutan yang digelar oleh BIN. “Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya BIN, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga mereka diberikan kekuatan serta semangat yang tinggi untuk terus mengejar target yang dicanangkan. Insya Allah, pandemi bisa segera berakhir dan para pelajar bisa segera belajar secara tatap muka dengan aman,” pungkasnya.

**naynur’ain

Siswa dan Guru Cemas, Atap Ruang Kelas SDN Tarikolot Rusak

0

JURNAL INSPIRASI – Meski tahun ini SDN Tarikolot di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, mendapatkan bantuan rehab ruang kelas bertingkat dari Pemerintah Kabupaten Bogor, namun siswa dan guru masih merasakan cemas. Sebab, dari jumlah delapan ruang kelas di sekolah tersebut, semua kondisi bangunannya sudah rusak.

Kepala SDN Tarikolot, Emah Suhemah menjelaskan, kondisi semua bangunan ruang kelas di SDN Tarikolot sudah memprihatinkan, terutama bagian atap yang mulai lapuk akibat termakan usia.

“Bangunan di sekolah kami sudah lama, makanya atap maupun plafon semua ruang kelas pada rusak,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA: Mobilisasi Warga, Vaksinasi di Tenjolaya Capai 90 Persen

Emah bersyukur Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik), merealisasikan bantuan yang diajukannya satu tahun lalu. Dimana, bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor sebesar Rp754 juta lebih itu, bisa merehab lima ruang kelas.

“Alhamdulillah usulan kami direalisasikan tahun ini dengan merehab lima ruang kelas. Untuk dua ruang kelas diganti atap dan plafon nya. Dan tiga ruang kelas lagi, direhab dengan cara dilakukan pengecoran,” akunya.

Namun, lanjutnya, rasa cemas siswa maupun para guru saat kegiatan belajar mengajar belum usai. Karena, masih ada tiga ruang kelas lagi yang kondisinya rusak dan belum dilakukan perbaikan.

BACA JUGA: Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

“Sebetulnya empat ruang, tiga ruang kelas dan satu lagi ruangan perpustakaan yang kondisi atap serta plafon nya rusak,” kata Emah.

Emah berharap, bantuan perbaikan ruang kelas kembali dikucurkan ke sekolahnya oleh Pemkab Bogor tahun 2022 nanti. Sehingga, siswa dan guru tidak lagi kuatir atap bangunan ambruk saat berada di ruang kelas. “Sekarang kalau musim hujan, kegiatan belajar mengajar siswa dan guru tidak tenang, soalnya atap bangunan sudah rusak dan pada bolong,” paparnya.

Kekuatiran ambruknya atap ruang kelas pun dirasakan Komite SDN Tarikolot, Asep Kamaludin. Pria asli warga Desa Cimande itu pun mengaku cemas dengan kondisi atap ruang kelas yang sudah rusak dan bolong tersebut. “Takutnya kalau tidak segera diperbaiki, atap ruang kelas itu ambruk dan menimpa anak-anak saat belajar,” jelasnya.

BACA JUGA: PSM Kabupaten Bogor Kembali Evakuasi Mulyani

Untuk itu, Asep meminta agar Pemkab Bogor mengalokasikan kembali anggaran perbaikan ke sekolah negeri satu-satunya di Desa Cimande tersebut. “Tidak hanya untuk perbaikan ruang kelas saja, kami juga minta pemerintah menganggarkan untuk pemasangan tembok penahan tebing (TPT). Lokasi bangunan ruang kelas itu ada di atas, jadi sekalian sama pembangunan TPT biar tidak longsor,” imbuhnya.

Asep menambahkan, apabila tahun depan kecemasan orangtua siswa dan guru di sekolah ini didengar pemerintah dengan memberikan bantuan lagi, pelaksana atau pemborongnya ingin CV. Putri Kia Mandiri. “Pengusaha yang sekarang mengerjakan proyek rehab bertingkat di sekolah kami, pengerjaannya sudah teruji. Jadi kalau bisa, nanti yang mengerjakannya pengusaha itu lagi,” tukasnya.

**dedesuhendar

Mobilisasi Warga, Vaksinasi di Tenjolaya Capai 90 Persen

0

JURNAL INSPIRASI – Angka vaksinasi di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor kini telah hampir mencapai 90 persen untuk masyarakat umum. Bahkan  untuk pelajar sudah mencapai 95 persen.

Camat Tenjolaya, Farid Maruf mengatakan bahwa pihaknya melakukan pola mobilisasi kepada warga di wilayahnya agar mau divaksin.

“Untuk di wilayah Kecamatan Tenjolaya, sudah sekitar 85 persen masyarakat umum yang sudah divaksin,” ungkap Farid Maruf.

BACA JUGA: Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

Untuk vaksinasi pelajar, kata Farid Maruf, hampir semua sekolah dari 7 sekolah SMP dan 8 SMA yang ada di wilayahnya yang sudah divaksin mencapai 95 persen.

Pihaknya menerapkan pola mobilisasi terhadap lapisan masyarakat dalam program vaksinasi dengan melibatkan semua kalangan termasuk kelompok tani sehingga hal itu yang telah membuat target vaksinasi di Kecamatan Tenjolaya telah tercapai.

BACA JUGA: Bangkitkan Semangat Masyarakat, IndiHome Serahkan Bantuan Senilai Rp420 Juta

“Kita lakukan jemput bola terhadap warga yang akan dilakukan vaksinasi, total 36 ribu dari target 4300,”pungkasnya.

**cepikurniawan

Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

0

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan Puskesmas Kemang, Kabupaten Bogor terus menuai sorotan. Bahkan pihak Puskemas selaku pengguna bangunan itu meminta pembangunan Puskesmas harus mengedepankan kualitas bangunan. “Kalau untuk teknik kan itu ada pengawas dan konsultan yang bidangnya kalau kita Puskesmas sebagai user tentunya ingin kualitas terbaik,” kata pihak Puskesmas Kemang.

Ia mengatakan puskesmas tersebut nanti sebagai tempat relokasi  pengganti Puskesmas yang sebelumnya. Karena yang saat ini digunakan lokasinya sempit kurang strategis untuk pelayanan masyarakat. “Yang disana lokasi sempit lahan parkirannya kurang memadai sehingga dibangunnya Puskesmas ini yang sedang dikerjakan yang akan jadi pengganti,” katanya.

BACA JUGA: PSM Kabupaten Bogor Kembali Evakuasi Mulyani

Rencana pindah kata dia sudah lama, tentu kualitas yang terbaik yang diinginkan. “Ya pengen yang terbaik, mudah mudahan Januari sudah pindah kesini tanpa ada kendala,” katanya.

Sebelumnya Camat Kemang Edi Suwito meminta pihak pelaksana membongkar konstruksi yang diduga ada kesalahan karena mengalami lengkungan. “Sesuai hasil sidak dari Kasie Ekbang melihat konstruksi gitu ya sebaiknya dibongkar daripada berbahaya,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Bangkitkan Semangat Masyarakat, IndiHome Serahkan Bantuan Senilai Rp420 Juta

0


Melalui Program IndiHome Charity, Telkom Regional I hingga VII distribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi yang diharapkan dapat membangkitkan semangat positif masyarakat

JURNAL INSPIRASI – IndiHome sebagai #internetnyaIndonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat bangkit bersama menghadapi tantangan pandemi Covid-19. Melalui Program IndiHome Charity, Telkom Regional I hingga VII menyerahkan bantuan dengan total Rp420 juta kepada lembaga, organisasi masyarakat, sekolah, maupun yayasan yang terkena dampak pandemi. Acara yang bertajuk “Berbagi Tanpa Batas” ini dilakukan secara serentak pada Selasa, (26/11).

Program IndiHome Charity telah dicanangkan sejak awal pandemi 2020 dan dilakukan secara regular setiap kuartalnya. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan semangat produktif dan kreatif masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Executive Vice President Telkom Regional II, Teuku Muda Nanta, M.Eng mengatakan bahwa IndiHome sebagai fixed broadband unggulan milik Telkom tidak hanya mengedepankan aspek bisnis semata namun juga aspek sosial. Selain itu, IndiHome yang juga menjadi bagian dari BUMN akan terus bersinergi mengimplementasikan nilai kebaikan khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Hotel Grand Savero Bogor Berikan Ilmu Kepada SMHI

“IndiHome telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dengan misi 3C-nya yaitu Connectivity melakukan pemerataan akses digital telah hadir di 96,5% kab/kota Indonesia, Creativity mendukung kreativitas dan produktivitas bangsa melalui beragam kegiatan menariknya, dan Charity selalu mengedepankan nilai kebaikan dan kemanusiaan untuk sesama,” ungkap Teuku Muda Nanta.
Charity ini diserahkan secara langsung oleh EVP Telkom Regional II terhadap 3 yayasan di wilayah Telkom Regional II, yakni diantaranya Yayasan Darojatul Ashfad di wilayah Bekasi, Panti Asuhan Adinda di wilayah Jakarta Barat, serta Yayasan Nurul Jalal dan Yayasan Raudhoh Al Aitam di wilayah Jakarta Utara. Jenis charity dibagi menjadi tiga paket yang besarannya disesuaikan dengan kebutuhan di setiap Witel yang telah ditentukan.

BACA JUGA: Kini, Beli Tiket KAI Jarak Jauh Harus Sertakan NIK

IndiHome berkomitmen akan selalu mengedepankan tiga misi terbaiknya dengan harapan dapat membantu masyarakat untuk tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga tetap produktif, kreatif, dan beraktivitas tanpa batas bersama IndiHome.

**prast/rls

PSM Kabupaten Bogor Kembali Evakuasi Mulyani

0

Endang: Pemkab Bogor Harus Bangun Gedung Panti Rehabilitasi ODGJ

JURNAL INSPIRASI – Relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Bogor bersama Pendamping Disabilitas Mental Kabupaten Bogor mengevakuasi Mulyani (40 tahun) warga Desa Kretek Kelurahan Padasuka Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor yang mengalami gangguan jiwa untuk mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor, Senin (25/10/2021).

“Mulyani sebelumnya pada tahun 2017 sudah pernah mendapatkan penanganan oleh pihak PSM dan TKSK, namun karena kurangnya kepedulian dan perhatian keluarga pasien untuk mengedukasi akhirnya dikurung kembali didalam kamar oleh pihak keluarganya,” ucap Endang Ketua Pendamping Disabilitas Mental Kabupaten Bogor sekaligus Wakil Ketua 4 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Bogor kepada Jurnal Bogor.

Dikatakan Endang, ini merupakan pekerjaan rumah yang sangat luar biasa untuk Pemkab Bogor, pasalnya banyak disabilitas mental yang berada di wilayah Pemkab Bogor kurang penanganan secara serius. Terbentur oleh biaya, hal ini menjadi faktor utama apabila ODGJ harus mendapat rehabilitasi, karena kebanyakan dari mereka ekonomi mereka sangat rendah.

BACA JUGA: Hotel Grand Savero Bogor Berikan Ilmu Kepada SMHI

“Ini merupakan PR Kabupaten Bogor yang sangat luar biasa dan bersama, banyak disabilitas mental yang perlu penanganan serius, nah di Kabupaten Bogor ini belum memiliki balai atau panti untuk rehabilitas ODGJ. Hal ini sangat penting karena teman pendamping dan PSM akan lebih dapat memotivasi dalam penanganan untuk kesembuhan para penyandang disabilitas mental,” ujarnya.

Ditambahkan Endang, pihaknya akan terus berupaya untuk mewujudkan keinginannya membangun panti rehabilitas khusus para penyandang disabilitas mental. Tentunya ini perlu dukungan penuh dari pihak Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas terkait untuk merespon agar dapat terealisasi segera rencana pembangunannya.

BACA JUGA: Puncak HPS ke- 41 di Masa Pandemi, Momentum Kementan Buktikan Stok Produksi Pangan Aman

“Saya akan terus berjuang bersama teman-teman bagaimana impian dan harapan ini dapat terwujud, hal ini sangat mendesak dan penting. Hal lain yang perlu diketahui dari data yang kita dapat terkait keberadaan ODGJ khususnya di Kabupaten Bogor sangat beda jauh dengan data yang ada pada dinas terkait. Intinya sesegera mungkin kita akan lakukan audensi bersama Bupati Bogor dan dinas terkait,” tukasnya.

**handymehonk

Hotel Grand Savero Bogor Berikan Ilmu Kepada SMHI

0

JURNAL INSPIRASI – Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah cita-cita para tokoh pejuang negara sebagaimana yang tertuang dalam konstitusi negara. Cita-cita tersebut harus dilaksanakan tanpa henti oleh seluruh komponen bangsa, dari unsur pemerintah, masyarakat serta dunia usaha.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, saat ini banyak perusahaan yang mengembangkan kegiatan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) dalam bidang pendidikan. Hal ini menjadi penting dikarenakan anak-anak Indonesia adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa Indonesia.

Pada 19 Oktober 2021, Sangkuriang Maritim Hotel Institute (SMHI) melakukan kegiatan Hotel Tour di Hotel Grand Savero Bogor.

BACA JUGA: Kini, Beli Tiket KAI Jarak Jauh Harus Sertakan NIK

“Kami sebelumnya mengucapkan terima kasih kepada Hotel Grand Savero Bogor yang telah memberikan kesempatan kepada SMHI untuk datang dan belajar langsung disini. Kami sangat senang karena Hotel Grand Savero Bogor begitu spesial menyambut kami. Ini menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi kami,” Ucap Tommy Kuswandhi, yang didampingi juga oleh Harry Oscar Otto Paloe, keduanya selaku Instruktur SMHI.

“Kegiatan ini menjadi salah satu program CSR kami dalam bidang pendidikan. Sebagai praktisi hotel, kami ingin membantu mahasiswa/I agar mampu menjadi lulusan yang siap bekerja langsung di dunia usaha salah satunya perhotelan, dengan memberikan pembekalan ilmu kepada mahasiswa/I SMHI terkait dunia perhotelan,” Jelas Mustafa Rahmatono General Manager Savero Hotels Group.

Setelah sambutan selesai, para mahasiswa/I dipersilahkan untuk Hotel Tour dan didampingi oleh Department Head Hotel Grand Savero Bogor, mereka diberi pemahaman langsung mengenai fasilitas, sarana dan prasarana serta operasional Hotel Grand Savero Bogor.

BACA JUGA: Tak Gubris Larangan Jual Miras, Warung di Purasari Dibongkar Warga

Bukan hanya melihat, para mahasiswa/I juga diizinkan untuk bertanya langsung kepada staff hotel untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan mengenai lingkupan hotel.

Selain belajar mengenal produk hotel, mahasiswa/I SMHI juga diajarkan tentang profesionalitas dalam bekerja di hotel sebagai bekal untuk menjadi hotelier yang baik dan dapat bersaing di dunia kerja yang sesungguhnya.

**handymehonk

Puncak HPS ke- 41 di Masa Pandemi, Momentum Kementan Buktikan Stok Produksi Pangan Aman

0

JURNAL INSPIRASI – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memacu produksi pangan guna memastikan stok terjamin dalam kondisi aman. Terbukti, BPS melaporkan potensi produksi padi 2021 capai 55,27 juta ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami kenaikan 1,14 persen dibandingkan 2020.

“Kementerian Pertanian mengupayakan tiada hari tanpa panen dan tanam di berbagai titik di Indonesia. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi, hal ini merupakan upaya kita dalam memastikan ketersediaan bahan pangan, menjaga stabilisasi harga dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ucap Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam acara puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-41 di Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat,Senin (25/10/21).

SYL mengatakan peringatan HPS yang dilaksanakan pada masa pandemi ini, Indonesia senantiasa mampu menjaga ketahanan pangannya. Sektor pertanian menunjukkan kinerja yang mengembirakan. Pada Triwulan II 2020 PDB sektor pertanian tumbuh 16,24 persen q-to-q. Pada triwulan III dan IV, PDB Pertanian tumbuh masing-masing 2,15 persen dan 2,59 persen y-on-y dan mampu menjadi penyelamat memburuknya resesi ekonomi nasional.

BACA JUGA: Kini, Beli Tiket KAI Jarak Jauh Harus Sertakan NIK

“Kita bersyukur hari ini kita peringati hari pangan sedunia, sebagai negara ke empat terbesar didunia dengan 270 penduduk, tidak pernah mendengar ada orang yang mati karena kelaparan,” bebernya.

Tidak hanya itu, ekspor produk pertanian juga menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Selama Januari-Desember 2020 nilai ekspor produk pertanian mencapai Rp 451,8 triliun dan meningkat 15,79% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 390,2 triliun. Peningkatan ekspor berlanjut memasuki periode Januari-September 2021, dimana ekspor pertanian mencapai Rp. 450 triliun dan tumbuh 45,36% dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yang nilai ekspornya mencapai Rp. 309,58 triliun.

“Pertanian Indonesia dengan alam yang baik ini hanya akan menghasilkan jika kita mau bekerja, mengakselerasi dan membangun budaya pertanian yang agresif, konsepsi dengan research dan  teknologi yang maju,” lanjut SYL.

BACA JUGA: Tak Gubris Larangan Jual Miras, Warung di Purasari Dibongkar Warga

Dalam kesempatan tersebut, Mentan SYL menyampaikan rasa terima kasihnya untuk semua pihak yang berpartisipasi dan sudah memberikan kontribusi dalam memajukan sektor pertanian utamanya seluruh petani di Indonesia yang tanpa kenal lelah selalu bekerja di sawah dan memastikan sawah terus menghasilkan pangan untuk 273 juta penduduk Indonesia.

“Secara khusus dalam peringatan hari pangan sedunia ini, saya mengucapkan terima kasih banyak untuk Bapak Presiden yang terus turun kelapangan, turun ke sawah. Terima kasih juga kepada para Gubernur, Bupati, Walikota dan Para Menteri yang sudah mendukung sektor pertanian dan terus bergerak sehingga sektor pertanian terus resistance dimasa pandemi,” ucapnya.

Selain itu, SYL juga menegaskan kedepan sektor pertanian dunia diterpa berbagai tantangan. FAO melaporkan ada 4 tantangan yang akan dihadapi dunia yakni pangan, energi,air dan infrastuktur. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengantisipasi tantangan yang ada dengan berbagai program, inovasi dan reseach serta teknologi sehingga sektor pertanian terus eksis dan terus menjawab tantangan pangan.

“Besok tantangan kita sangat besar kalo begitu antisipasi harus kita lakukan sedini mungkin. Hadirkan pertanian dalam pikiran dalam hidup kita. Pertanian itu lapangan kerja . Kita tanamkan untuk generasi muda bahwa bertani itu hebat ,menjadi petani itu pasti keren,” tuturnya.

BACA JUGA: Dongkrak Perekonomian, Jalan Desa Dihubungkan ke Jalan Lingkar Dramaga

Puncak peringatan HPS ke-41 ini dirayakan serentak secara virtual di berbagai provinsi dan kabupaten dengan melakukan panen serentak. Usai melakukan panen, Mentan SYL juga menyaksikan olah tanah menggunakan alat mesin pertanian.

Bersamaan, Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih menyambut baik dan turut berbahagia atas terlaksananya dengan acara peringatan hari pangan sedunia tingkat nasional yang dipusatkan di Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

“Hari ini kita sangat bersyukur bisa memperingati hari pangan sedunia dengan tema pertanian meningkat, pangan aman, di tengah pandemi krisis global. Dan ini menjadi salah satu bukti bahwa produksi pangan kita khususnya beras masih mampu mencukupi kebutuhan pangan nasional,” ucapnya.

BACA JUGA: Pemerintah Kabupaten Bogor Ekspose Uji Coba SRIKANDI

Wahyu menyebutkan setiap tahun produksi beras kabupaten Cirebon surplus dengan rata-rata 90.000 ton per tahun dan berkontribusi terhadap swasembada beras nasional. Kabupaten Cirebon sampai saat ini masih menjadi lumbung beras nasional. Komoditas unggul kabupaten cirebon padi, mangga dan bawang merah. Produksi rata rata peryahun untuk padi yaitu 545. 269 ton gabah kering giling dan mangga 42.109 dan bawang merah 36.703 ton.

“Pemerintah sampai saat ini masih menempatkan sektor pertanian sebagai sektor strategis nasional. Hal ini tentunya sangat didukung oleh pemerintah kabupaten cirebon yang menjadikan sektor pertanian sebagai andalan untuk ekonomi kabupaten Cirebon,” tandasnya.

Turut hadir secara langsung Dewan Pertimbangan Presiden, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Wakil Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, Kepala Perwakilan IFAD untuk Indonesia, Ivan Cossio Cortez, Assistant Kepala Perwakilan FAO di Indonesia, Ageng Heriyanto,Anggota Komisi IV, Ono Surono, Anggota Komisi IV, Sutrisno, Anggota Komite II DPD RI, KH Amang Syafrudin dan secara virtual Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Kepulauan Riau, Anshar Ahmad, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru serta Para Bupati.

** Regi/PPMKP