25.2 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1100

Program Samisade Desa Weninggalih Buka Akses Jalan ke Kampung Terisolasi

0

JURNAL INSPIRASI – Lama tak mendapatkan sentuhan pembangunan infrastruktur membuat sedikitnya 15 rumah di Kampung Tegal Mukti Babakan RT 011/RW 05 Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor terisolasi dan harus menunggu cuaca panas jika ingin keluar dari kampung tersebut.

Jalan beton yang dibangun dengan dana Samisade.

Kepala Desa Weninggalih Mamat Rahmat S,T megatakan, jalan ini merupakan jalan setapak dan tak bisa dilalui mobil. Apalagi jika musim penghujan, warga di kp Tegal Mukti Babakan ini pun tidak bisa aktivitas diluar rumah karena tidak memungkinkan untuk lewat akibat tanah merah yang licin.

“Alhamdulilah mendengar adanya Program Samisade maka saya langsung menginisiasi jalan ke wilayah ini agar warga disini juga bisa ikut menikmati jalan bagus layaknya warga lain,” jelas Mamat kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA: Pemenang Mojang Jajaka Kota Bogor 2021

Tak hanya sampai disitu, jalan yang tadinya hanya bisa dilewati motor atau berjalan kaki kini mampu dilalui oleh kendaraan roda 4 . Menurutnya, untuk program Samisade tahun 2021 ini dialokasi 3 titik pembangunan, yaitu pembangunan jembatan, dan 2 jalan desa yang berada di Kp.Tegal Mukti Babakan RT 011 /04 dan Kp.Ranji RT 013/06.

“Untuk volume betonisasi jalan sendiri untuk di Kp.Tegal Mukti Babakan memilik volume P 600M x L 2,5M x T 0,15M dan di Kp.Ranji memiliki volume P 469M x L 2,5M x T 0,15 yang di kerjakan oleh PT Prayoga Pertambangan dan Energi,” jelasnya.

Menurutnya, program Samisade ini baru terealisasi tahap 1 dan 2 dan akan meneruskan sambungan jalan beton yang tahap 1 agar masyarakat di Desa Weninggalih khususnya, bisa menikmati jalan beton semua yang bagus.

BACA JUGA: Kementan Bangun Lumbung Pangan di 7.230 Kecamatan Seluruh Indonesia

“Saya tak henti mengucap terimakasih kepada bupati yang sudah menggelontorkan anggaran Samisade ini jadinya pembangunan infrastruktur bisa lebih cepat dan selesai sekaligus, dan kami berharap tahun depan pekerjaan program Samisade ini bisa kami kerjakan secara mandiri ” ucap Mamat.

Senada disampaikan salah satu warga Kp.Tegal Mukti Babakan yang mengucapkan terimakasi kepada kepala desa yang sudah mengalokasikan dana SAMISADE ke kampungnya yang sudah bertahun – tahun terisolir.

“Alhamdulilah sekarang kami bisa juga menikmati jalan bagus dan tidak harus menunggu cuaca panas jika ingin beraktivitas keluar, saya ucapkan terimakasih kepada Pak Kades dan Ibu Bupati yang sudah memperhatikan kampung kami,” pungkasnya.

**naynur’ain

Pemenang Mojang Jajaka Kota Bogor 2021

0

Nadya Nurlita Terpilih Jadi Mojang Wakil 2

JURNAL INSPIRASI  – Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 disematkan kepada Arindina Aulia Taim dan Rayhan Achmal Gunawan. Keduanya terpilih pada grand final Pasanggiri Moka Kota Bogor 2021 yang disiarkan langsung chanel Youtube Pemerintah Kota Bogor di Lippo Plaza Ekalokasari, Sabtu (30/10/2021) malam.

Arindina Aulia Taim adalah mahasiswi aktuaria dan top 6 editorial makeup competition UIFW 2020 dan semi finalis Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat 2018. Sedangkan Rayhan Achmal Gunawan seorang professional chef. Dia pernah jadi first runner up basket Wikrama Cup 2019 dan second runner up lomba Sangkuriang Cake Platting.

BACA JUGA: Kementan Bangun Lumbung Pangan di 7.230 Kecamatan Seluruh Indonesia

Selendang pinilih Mojang dan Jajaka Kota Bogor 2021 disematkan langsung Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto didampingi istrinya, Yane Ardian Racham.

Sedangkan juara pilih dua atau Moka Kota Bogor 2021 Wakil II diraih Nadya Nurlita, seorang professional digital marketer. Nadya juga sebelumnya pernah menjadi Ketua Umum Nartana Buddhaya (UKM Tari), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (periode 2016 – 2017) dan Pengajar Gerakan Universitas Indonesia Mengajar VII (Pangandaran, Jawa Barat – 2018).

Juara mojang pinilih dua atau Moka Kota Bogor 2021 Wakil II diraih Nadya Nurlita (tangkapan layar Youtube)

Kemudian untuk jajakanya, terpilih Nauval M. Fachrezi WK, seorang mahasiswa teknik komputer. anggota Sharp Greenerator 2018 dan Ketua Departemen HIMA Teknik Komputer Telkom University 2021.

Dengan demikian, Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 untuk Wakil I ditempati Salsabila Putri Oktavia, mahasiswi komunikasi. Dia seorang model brand Calvin Klein Indonesia 2021 dan aktris dalam film Rano Karno.

BACA JUGA: Raperda Pesantren Digeber, Pansus Gelar Dengar Pendapat

Lalu jajakanya adalah Raden Muhammad Iqbal R.Saputra, mahasiswa Sastra Jerman dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Jerman Universitas Padjadjaran dan Top 3 Vocal Solo Porseni Universitas Padjadjaran 2020.

Adapun untuk Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 untuk juara harapan 1 diraih Rismonica Febiyansa, seorang professional banker. Dia pernah jadi radio announcer and host at Megaswara (2019-2020) dan peraih rekor Muri 6600 penari, juga Ratoe Jaroe Massal 6600 Penari – (2015 dan 2016).

Lalu jajakanya adalah Muhamad Ihsan Permana, seorang mahasiswa kedokteran gigi dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran 2021, serta 1st place winner of National Dental Problem Based Learning Competition (2020).

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Sementara untuk Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 untuk juara harapan 2 diraih Shiva Nur Fazria, seorang professional accountant. Dia juga Qualification V for Intermediate Accounting Technician from BNSP dan Company’s Delegation to Manage Finances of Philippines Company Branches.

Sedangkan untuk jajakanya terpilih Muhamad Herfan, seorang mahasiswa sistem informasi. Dia juga sebagao Pasukan Pengawal Panji Pramuka Tingkat Nasional dan juara 3 lomba modeling.

Berikut Ini Nama Pemenang Kategori:

Moka Berbakat 2021
Nabila Aulia
Mahasiswa Pendidikan Tari. Dancer Delegates of Indonesia at Yilan children Festival Folklore and Folkgame Yilan Taiwan & Winner Best Nomination Karya Cipta Tari Betawi 2017 Taman Ismail Marzuki.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Irham Armansyah
Mahasiswa Manajemen Komunikasi. Juara 3 Membaca Puisi Putra Lomba Seni Sastra Universitas Brawijaya Tingkat Nasional 2021 & Master Of Ceremony Grand Opening FEB Unpad International Summer Programe 2021.

Moka Favorit 2021
Helmalia Dwi Cahyani. Mahasiswa Peternakan Puteri Pertanian Media Sosial Jawa Barat 2020 & Mentor Pelatihan Communication Skill and Personality Development FAPET IPB University.

Agung Junazil Rukmana. Mahasiswa Pertanian Best Poster Presentation – International Student Competition SV-IPB Summer Course 2020 & President and Founder Sun-Tree Millennials.

Moka Fotogenik 2021
Cecilia Aditya. Mahasiswa Analisis Kimia. Indonesian Delegate on ASEAN Youth Interfaith Camp 2019 & Indonesian Delegate on ASEAN Youth Interfaith Camp 2020.

Muhammad Arief Ramdhan. Mahasiswa Komunikasi. Juara 2 Resensi Novel Lomba Bahasa dan Sastra tingkat Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten & Juara 2 Basket Laki-Laki Kanpora Cup Tahun 2016.

Moka Mimitran 2021
Fitri Fahira Lastari. Sarjana Pariwisata. Juara 1 Solo Vokal Putri Festival Lomba Seni Siswa Nasional Tk. Jawa Barat & Juara 2 Solo Vokal Putri Bintang Radio RRI Bogor.

Tubagus Agnia. Mahasiswa Tarjamah Bahasa Arab. Presiden Terpilih DEMA UIN Jakarta 2020 & Delegasi Munas Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia.

Berikut ini duta-duta dari finalis Mojang Jajaka Kota Bogor 2021:

Duta Lalulintas Kota Bogor
Syafira Ramadanti, Mahasiswa. Dancer Participant at Helaran 2019 & Juara 3 Lomba Tari Tingkat Nasional.

Duta Ayam Asap Bogor khas oleh-oleh Bogor
Muhamad Herfan, Mahasiswa Sistem Informasi. Pasukan Pengawal Panji Pramuka Tingkat Nasional & Juara 3 Lomba Modeling.

Duta Pajak Kota Bogor
Syafira Ramadanti terpilih lagi setelah duta lalulintas

Duta Kopi Bogor
Indah Permata Sari -Mahasiswi Manajemen Keuangan. 3rd generation of JKT48 & Dancer of Opening Asian Games 2018.

M.Yudha– Mahasiswa Perikanan. Juara 1 Design Poster Fisheries Marine Art Contest & Juara 2 Design Poster IPB Art Contest.

Duta Kerelawanan
-Putri Windiana Rahman, Dokter Muda. Duta Sehat Indonesia 2019 by PTTEP & Dompet Dhuafa & Mahasiswa Terbaik UIN SH Jakarta Delegasi Sosial & Kemanusiaan 2020.

-Moch Noor Fitra Akbar, Sarjana Sastra Inggris. Ketua Himpunan Sastra Inggris Universitas Pakuan & Ketua BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Pakuan.

Duta Kulit Sehat
-Indah Permata Sari, Mahasiswi Manajemen Keuangan. 3rd generation of JKT48 & Dancer of Opening Asian Games 2018.

-Eggi Sugestio, Mahasiswa Administrasi Bisnis. Pengurus terpilih Departemen hubungan internal komunitas Uang Kita by Kementerian Keuangan Republik Indonesia 2021 & Juara 1 Speech Contest SMA 2017 event Bulan Bahasa.

Duta Hidup Sehat
-Naya Putri Ramadhina, Mahasiswi Ilmu Pemerintahan. Perwakilan SMAN 1 BOGOR dalam “Gerakan Seniman Masuk Sekolah” di Kabupaten Bandung Jawa Barat Tahun 2019 & First Runner Up DBL Dance Competition West Java Region.

-Mohamad Herlin Idris, Mahasiswa Ilmu Bahan. Winner of Open Doors Olympiad Russian Scholarship Project 2021 & Delegation of Kasetsart University Student Exchange Program 2019

Duta Senyum Sehat
-Suci Kurniawan, Mahasiswi Komunikasi. Talent of program “Tau Gak Sih” at Trans 7 Tv & Talent of Kementrian Hukum dan HAM RI DITJEN IMIGRASI.

Sahel Alftahan Ferinan, Mahasiswa Komunikasi. Runner Up Basketball Competition Al Azhar Cup Bekasi 2019 & Juara 2 Mobile Legends ITKJ 2019.

Duta Bahasa
-Putri Yulianti, Freelance Influencer. Talent of National Digital Literacy Movement Kemeninfo 2021 & Member of Beauty Fest Asia 2020.

-Muhammad Abiy Fariz A, Mahasiswa Teknik Bioproses. Master of Ceremony Kasatmata 1.0 2021 & Active Member of KAPA FTUI 2020.

**ass

Kementan Bangun Lumbung Pangan di 7.230 Kecamatan Seluruh Indonesia

0

JURNAL INSPIRASI – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meyampaikan Kementerian Pertanian (Kementan) akan menyiapkan anggaran, prasarana dan sarana produksi pertanian sebagai upaya membangun lumbung pangan di 7.230 kecamatan di seluruh Indonesia.

Ia memandang kekuatan negara salah satunya ada pada kecamatan yang mengkoordinasi desa – desa diwilayahnya. Sehingga kecamatan ujar SYL memiliki peran yang penting dalam memberi energi dan menyinergikan semua potensi pertanian di desa agar terbangun lumbung pangan masyarakat, baik untuk ketersediaan pangan dalam negeri maupun komoditas ekspor.

BACA JUGA: Dari Aceh Hingga Papua Hadiri Launching E-Commerce Minaqu Indonesia

“Kita bisa bayangkan 7.230 kecamatan di Indonesia memiliki lumbung pangan masing – masing seluas 100 hektar, Insya Allah pertanian kita pasti semakin kuat, “ ujarnya saat menyampaikan arahan pada Camat dari seluruh Indonesia,  Kamis (28/10/2021).

Hadir di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, dalam Pelatihan Pertanian Bagi Camat seIndonesia SYL menekankan pelatihan yang digelar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas camat terhadap pertanian Indonesia.

Menurut Syahrul Camat bisa berperan strategis dalam mensukseskan pembangunan pertanian dikecamatan secara masif.

BACA JUGA: Glow KRB Terus Ditolak

“Frame camat di mata saya, adalah komandan di kecamatan yang mampu menemukan, memenuhi  harapan masyarakatnya dan mensolusikannya bersama. Camat juga harus bisa menjaga kepercayaan rakyat, karena dengan kepercayaan itu sehingga kau mampu mengaturnya. Kau hanya bisa  mampu kalau mampu memaintenance, memobilize dan mensupport, “ ucapnya.

Mentan meminta para camat memperbaiki Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang dahulu berada dibawah kecamatan dan memfungsikannya kembali menjadi tempat pelatihan, tempat camat, danramil menyatu.

BPP kini difungsikan sebagai  Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) dimana camat sebagai komandannya. Dengan Kostratani kata Syahrul, ia ingin pertanian bergerak lebih kuat dan  cepat, lebih besar, sehingga masyarakat mendapatkan kesejahteraan dari situ.

BACA JUGA: Hj. Nur’aeni: Petani Adalah Pejuang Pangan Kita

“Kau punya tangan atas nama presiden, menteri, gubernur dan bupati. Pelatihan ini adalah untuk membangun mindset pertanian untuk menciptakan sebuah agenda yang nantinya dijabarkan oleh para camat antara lain melalui Kostratani sebagai upaya asistensi bagi petani dan petani sendiri. Asistensi itu melalui budidaya, pascapanen dan kemudian masuk  ke bagaimana mencarikan pasar yang tepat, “ tuturnya.

Sebelumnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan menyatakan Kostratani menjadi program yang harus didukung penuh oleh camat. Kata Dedi, Camat bertanggung jawab penuh atas akselerasi pertanian melalui Kostratani di daerahnya. menurutnya Kostratani sudah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga harus terus disupport.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Dengan strategisnya fungsi Kostratani, maka ada beberapa formula yang disuntikkan. Kostratani mendorong peran optimal pemimpin daerah, meningkatkan sinergitas antara pelaku juga program, hingga menambah jejaring kerja Kostratani dengan instansi pemerintah lainnya dan swasta di daerah. Ada juga peningkatan peran pimpinan non formal kemasyarakatan.

“Kostratani memiliki fungsi strategis yang besar. Sebab, produktivitas pertanian dan keberhasilan pembangunan pertanian di daerah bisa ditingkatkan melalui Kostratani. Kostratani juga sudah tersebar di seluruh wilayah di Indonesia karena keberadaannya sesuai BPP,” terang Dedi.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Dalam hirarki Kostratani, BPP memang berperan sebagai sekretariat. Fungsinya adalah pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, dan pusat pembelajaran. Ada juga peran BPP sebagai pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kabupaten.

Seperti diketahui Kementan melalui BPPSDMP melaksanakan Pelatihan Pertanian bagi Camat se-Indonesia secara offline dan online pada 28 – 29 Oktober 2021. Pelatihan offline digelar selama sehari di 36 titik diseluruh Indonesia bertempat di UPT Kementan.

**Regi/PPMKP

Hj. Nur’aeni: Petani Adalah Pejuang Pangan Kita

0

JURNAL INSPIRASI – Petani adalah profesi yang sangat mulia. Indonesia tak akan berdiri tegak jika pangan nasional tidak kuat. Ketahanan pangan akan hancur jika tidak ada petani yang mendukung untuk terus bekerja di sawah. Demikian disampaikan Hj. Nur’aeni, Anggota Komisi IV DPR RI masa bakti 2019 – 2024 di Kota Serang, Banten.

“Petani bukanlah anggota kelompok masyarakat yang termaginalkan. Ini pandangan atau mindset yang harus dibuang, petani adalah pejuang pangan kita,“ ujarnya dihadapan 120 orang petani peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani di Kabupaten dan Kota Serang pada 26 – 27 Oktober 2021.

BACA JUGA: Tuntutan Mati Koruptor Triliunan Digodok Jaksa Agung

Untuk itu para petani harus mempunyai semangat yang tinggi, etos kerja, semangat pantang menyerah dan optimis kedepan bisa sejajar dengan petani diseluruh dunia. Petani juga diharapkan sudah mulai  berpandangan jauh kedepan merubah paradigma, memperluas wawasan. Terutama menghadapi era globalisasi dan persaingan bebas yang mau tidak mau harus dihadapi.  Iapun mengajak petani siap berhadapan dengan era ini.

Perempuan yang akrab disapa wadon banten ini menginginkan tak ada lagi petani yang gaptek terhadap teknologi pertanian seperti penggunaan alsintan.

“Khusus petani kalau masuk di persaingan, persaingan apa? Pasti perdagangan. Harus siap karena di era modernisasi, digitalisasi melalui informasi dan teknologi ini siapapun pengusaha apapun itu bisa masuk secara bebas termasuk  perdagangan sektor pertanian dan pangan di era teknologi yang semakin maju seluruh dunia menghadapinya, “ ucapnya.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Menghadapi era digitalisasi  4.0 ini  perlu disiapkan ketahanan dan kemandirian pangan melalui swasembada. Untuk itu Nur’aeni mengaku fokus pada peningkatan sumberdaya manusia pertanian melalui program – program yang menyentuh langsung ke petani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

“Sebagai anggota DPR RI  di Komiisi IV yang salah satunya membidangi pertanian, saya akan terus mendorong program – program yang pro kepada rakyat khususnya petani. Saya tahu persis visi misi Kementerian Pertanian (Kementan), “ ujarnya didampingi Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Siti Munifah dan Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor Yusral Tahir.

Menurut Nur’aeni peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di kota dan kabupaten Serang  sangat dipengaruhi oleh  sumberdaya yang mengelolanya yaitu petani. Sinergi komisi IV dengan Kementan diharapkan akan meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM petani yang berujung pada kesejahteraan mereka.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

“Dengan meningkatnya kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia para petani  yang ada di Kabupaten dan kota Serang akan memiliki tujuan akhir adalah meningkatkan produksi dan produktivitas serta meningkatkan nilai tukar petani yang pada gilirannya petanilah yang akan merasakan kesejahteraan dari program – program yang digulirkan,” ungkapnya.

Dalam membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus memperkuat peran generasi muda sebagai SDM pertanian dalam peningkatan produksi pertanian.

Syahrul mengatakan saat ini para generasi muda telah masuk di era teknologi digital sehingga perlu beradaptasi dalam memanfaatkan peluang dan memenangkan kompetisi. Para generasi muda didorong mengambil peran khususnya dalam bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif.

BACA JUGA: Raperda Pesantren Digeber, Pansus Gelar Dengar Pendapat

“Pertanian saat ini tidak sama lagi dengan pertanian sebelumnya. Kita masuk pertanian internet of thinking, menggunakan artificial intelegent, satelit sudah main, pertanian itu keren,” ujar Mentan SYL

Sementara Kepala BPPSDMP , Dedi Nursyamsi mengatakan untuk mencapai produktifitas yang baik di butuhkan SDM pertanian yang handal yaitu petani dan penyuluh. Untuk menciptakan hal tersebut  BPPSDMP yang berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian menerapkannya melalui tiga pilar yaitu penyuluhan, pelatihan dan Pendidikan.  Dedi  menjamin peningkatan kapasitas melalui tiga pilar  ini akan berjalan seimbang.

**Regi/PPMKP

Tuntutan Mati Koruptor Triliunan Digodok Jaksa Agung

0

JURNAL INSPIRASI – Hukuman mati terhadap para terdakwa kasus mega korupsi Asuransi Jiwasraya dan Asabri tengah dikaji oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. Demikian disampikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya.

Leonard mengatakan, tuntutan berupa hukuman mati bagi para terdakwa kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) ini. Setelah melalu pertimbangan dan pengkajian mendalam. Pasalnya, akibat korupsi itu diduga telah merugikan uang negara hingga triliunan rupiah.

BACA JUGA: Glow KRB Terus Ditolak

“Bapak Jaksa Agung sedang mengkaji kemungkinan penerapan hukuman mati guna memberikan rasa keadilan dalam penuntutan perkara dimaksud,” kata Leonard.

Misalnya, kata Leonard, akibat korupsi Jiwasraya, banyak masyarakat luas serta para pegawai yang seharusnya mendapat jaminan sosial jadi tak terpenuhi haknya. Diketahui, kasus itu merugikan negara hingga Rp16,8 triliun.

Hal serupa juga kembali terjadi pada kasus korupsi Asabri yang turut merugikan hak-hak prajurit di Indonesia. Padahal mereka memiliki harapan untuk masa pensiun dan masa depan keluarganya lewat asuransi yang dikelola PT Asabri.

BACA JUGA: Raperda Pesantren Digeber, Pansus Gelar Dengar Pendapat

“Sangat memprihatinkan kita bersama, di mana tidak hanya menimbulkan kerugian negara namun sangat berdampak luas kepada masyarakat maupun para prajurit,” kata dia.

Selain itu, Jaksa Agung juga memungkinkan menggunakan konstruksi hukum alternatif agar hasil rampasan dari kasus korupsi dapat bermanfaat langsung.

“Adanya kepastian baik terhadap kepentingan pemerintah maupun masyarakat yang terdampak korban dari kejahatan korupsi,” kata dia.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Adapun dua kasus megakorupsi ini ditangani oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung. Ada enam terdakwa yang kini disidang di kasus korupsi Jiwasraya. Sementara untuk kasus Asabri, total ada delapan terdakwa yang telah diseret ke meja hijau.

Jaksa Eksekutor juga melaksanakan eksekusi terhadap lima terpidana lainnya terkait kasus pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (AJS). Mereka didakwa Jaksa merugikan keuangan negara Rp22,7 triliun akibat kasus mega korupsi yang terjadi pada perusahaan pelat merah itu.

**ass

Hadits Hari Ini

0

Sahih al-Bukhori:5829

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ يَدْعُو بِهَا، وَأُرِيدُ أَنْ أَخْتَبِئَ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لأُمَّتِي فِي الآخِرَةِ.

Dari Abu Hurairah: Bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Setiap Nabi mempunyai doa yang pasti dikabulkan, sedang aku ingin menyimpan doaku sebagai syafaat untuk umatku di akhirat nanti.

Pesan :

Kasih sayang Rasulullah terhadap umatnya, beliau menyimpan doanya yang pasti terkabul untuk syafaat bagi umatnya di hari akhir kelak

Tak Representatif, Kantor Kecamatan Bogor Tengah Bakal Dipindah

0

JURNAL INSPIRASI – Kantor Kecamatan Bogor Tengah bakal dipindah ke area yang representatif. Untuk merealisasikannya, Pemkot Bogor sudah menyiapkan lahan baru seluas 1.750 meter persegi, tak jauh dari lokasi eksisting.

Sedianya pembebasan lahan bisa dilakukan pada 2021, namun tertunda ke tahun berikutnya. Nantinya, eks kantor Kecamatan Bogor Tengah akan diperuntukan sebagai kantor Kelurahan Pabaton.

BACA JUGA: Glow KRB Terus Ditolak

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk pembangunan kantor baru pada APBD 2023. Biaya pembebasan lahan sendiri, sambungnya, membutuhkan anggaran tak kurang dari Rp21 miliar.
“Jadi nggak akan terlaksana pada tahun 2022 ini. Tapi pasti diajukan kembali pada tahun 2022,” tandasnya.

Kata Wahid, pemilik lahan sudah setuju dan kebetulan memang akan dijual. Rencana pembangunan kantor baru tersebut sudah melalui tahap hasil rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

BACA JUGA: Raperda Pesantren Digeber, Pansus Gelar Dengar Pendapat

Apabila tahun depan lahan tersebut sudah dibebaskan, sambung dia, maka kemungkinan pembangunan tersebut akan mulai dilaksanakan pada pada tahun anggaran 2023.

Rencananya, kantor kecamatan baru akan dibangun dua lantai dengan lahan parkir yang ideal.

** fredykristianto

Raperda Pesantren Digeber, Pansus Gelar Dengar Pendapat

0

JURNAL INSPIRASI – DPRD Kota Bogor terus menggeber penyelesaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Pada Kamis (2/10), panitia khusus (pansus) DPRD melaksanakan rapat dengar pendapat bersama stakeholder antara lain perwakilan pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan NU, Muhammadiyah dan Persis, Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT), FATAYAT NU, GMPI serta LPM, di ruang paripurna.

Selain itu, rapat tersebut juga dihadiri unsur akademis, perwakilan Kementerian Agama, Bagian Kesejahteraan Rakyat serta Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Bogor.

BACA JUGA: Glow KRB Terus Ditolak

Kepada wartawan, Ketua Pansus Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, Ahmad Aswandi mengatakan bahwa di Kota Bogor banyak berdiri pondok Pesantren. Dengan adanya raperda ini, sambung dia, bakal memberikan dampak positif yang sangat signifikan terutama terhadap penyelenggaraan pesantren.

Menurut dia, dalam raperda ini mengatur minimal ada tiga fungsi pesantren. Pertama, fungsi pendidikan demi membentuk santri yang unggul dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dan mampu menghadapi perkembangan zaman.

Kedua, sambung dia, sebagai fungsi dakwah, untuk mewujudkan Islam ‘Rahmatan Lil’alamin’ dengan upaya mengajak masyarakat menuju jalan Allah SWT dengan cara yang baik dan menghindari kemungkaran.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Kemudian, mengajarkan pemahaman dan keteladanan pengamalan nilai keislaman yang rendah hati, toleran, keseimbangan, moderat dan nilai luhur bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Ini juga upaya menyiapkan pendakwah Islam yang menjunjung tinggi nilai luhur bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ungkapnya.

Sedangkam yang ketiga sebagai fungsi pemberdayaan masyarakat. Dimana pesantren melaksanakan aktivitas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mandiri dan memiliki keterampilan agar dapat berperan aktif dalam pembangunan, dengan cara pelatihan dan praktik kerja lapangan, pendirian koperasi, pendirian UMKM dan lainnya.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

“Raperda ini juga mengatur kewajiban pemerintah daerah memberikan dukungan demi terselenggaranya fungsi pesantren termasuk dalam hal pendanaan. Besarnya pendanaan, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah dan dilaksanakan sesuai peraturan,” imbuhnya.

Usai kegiatan ini, pihaknya akan menyempurnakan pembahasan Raperda. Termasuk mengakomodasi hasil rapat dengar pendapat bersama stakeholder. Dirinya berharap pembahasan raperda ini rampung tahun ini dan dapat ditetapkan menjadi perda.

**fredykristianto

Glow KRB Terus Ditolak

0

KRB Tempat Edukasi Publik yang Miliki Nilai Sejarah

JURNAL INSPIRASI – Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Sunda Menggugat kembali dengan mengepung Balai Kota Bogor, Kamis (28/10). Dalam aksinya mereka menuntut penutupan wisata malam Glow Kebun Raya Bogor (KRB).

Ketua Pemuda Sunda Menggugat, Putra Sungkawa mendesak pembatalan perjanjian kontrak kerja PT.MNR dan BRIN karena tidak sesuai dengan Perpres No. 38 Tahun 2015. ” Kami tetap komitmen menolak GLOW di Kebun Raya Bogor,” katanya.

Demonstran menunggu sikap tegas Wali Kota Bogor Bogor Bima Arya untuk menolak operasinya program Glow di KRB. Karena menurutnya pertunjukan cahaya dengan musik mengganggu ekosistem dan binatang di KRB. Menurutnya, ekosistem, binatang dan tanaman di Kebun Raya Bogor yang selama ini dijaga akan berangsur angsur mengalami pengrusakan.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

“Sewaktu kita kecil, setiap sore menjelang magrib warga masih bisa menyaksikan ribuan kelelawar di Kebun Raya Bogor. Sekarang Pemandangan itu sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Ia menegaskan, KRB jangan dikapitalisasi untuk mendulang uang, karena KRB sebagai tempat edukasi publik yang memiliki nilai sejarah. “Harus diingat Kebun Raya ditujukan untuk menjaga kelestarian.

lingkungan sebagai tempat memelihara benih-benih tanaman langka. Selain itu juga merupakan tempat pendidikan dan koleksi tumbuhan bagi pengembangan. Dan yang terpenting KRB juga sebagai paru paru dunia,” tambahnya.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Untuk itu kata dia, Wali Kota Bogor tidak boleh membiarkan itu terjadi. Dia juga meminta Wali Kota Bogor agar tetap menjaga kepercayaan masyarakat, dengan membatalkan Kontrak Kerja PT. MNR dan BRIN agar segera menutup Glow.

Seiring dengan gelombang aksi yang terus digelorakan warga, Wali Kota Bogor Bima Arya mengambil sikap tegas dalam menyikapi polemik penolakan GLOW Kebun Raya Bogor (KRB). Menindaklanjuti surat dari Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat Nomor: 003/akbj/X/21 tertanggal 12 Oktober 2021 mengenai Penyampaian Aspirasi Penolakan GLOW di Kebun Raya Bogor.

Bima menegaskan, jika sikap Pemkot Bogor memandang bahwa pengembangan dan pengelolaan Kebun Raya Bogor (KRB), harus sejalan dengan karakter dan identitas Kota Bogor sebagai Kota Pusaka yang tidak saja menjaga kelestarian alam tetapi juga warisan budaya.

BACA JUGA: Dewan Akan Segera Panggil Dishub dan PDJT

Masih kata Bima, dalam kegiatan GLOW, Pemkot Bogor telah menerima kajian cepat dari Tim IPB University. Data dari kajian ini menunjukkan bahwa kegiatan GLOW berpotensi memberikan dampak bagi ekosistem, tidak saja di KRB tapi juga di lingkungan di luar KRB dan Kota Bogor pada umumnya.

Pemkot Bogor meminta kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya (MNR) untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan terhadap konsep GLOW dan pengelolaan Kebun Raya Bogor bersama-sama dengan pihak IPB University.

“Tak hanya itu, Pemkot Bogor meminta kepada BRIN agar semua kebijakan terkait pengelolaan KRB memperhatikan kearifan lokal dan memperhatikan rekomendasi dari Pemkot Bogor,” papar dia.

BACA JUGA: Dari Aceh Hingga Papua Hadiri Launching E-Commerce Minaqu Indonesia

Terakhir, sambung Bima, Pemkot Bogor meminta kepada PT MNR untuk menghentikan semua aktivitas GLOW selama proses evaluasi berlangsung.

Sebelumnya, Bima mengatakan, jika sejauh ini Pemkot Bogor belum mengizinkan pembukaan fasilitas publik seperti taman kota, meski kini status Kota Bogor sudah memasuki PPKM Level 2.

“Pembukaan GLOW itu akan diputuskan oleh BRIN dengan sejumlah masukan dari Pemerintah Kota Bogor. Kalaupun ada kabar sudah buka mungkin itu tidak benar. Itu hanya untuk kepentingan riset internal penelitian saja,” tandasnya.

**fredykristianto

Bantu Keuangan Pedagang, Perumda Tohaga Gandeng Bank Syariah BTB

0

JURNAL INSPIRASI – Keluhan para pedagang tradisional untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga rendah dan tidak memberatkan, seakan sudah diketahui Direksi Perumda Tohaga Kabupaten Bogor.

Itu dibuktikan Perumda Tohaga dengan menggandeng Bank Syariah BTB untuk bisa membantu pedagang saat kesulitan mendapatkan pinjaman modal usaha.

Usai menyepakati kerjasama, kedua badan usaha plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu, langsung melakukan kunjungan ke Pasar Cikereteg dan bertemu dengan para pedagang.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Direktur Operasional (Dirops) Perumda Tohaga Kabupaten Bogor, Doni Djatnika mengungkapkan, saat ini Perumda Tohaga sudah melakukan kerjasama dengan Bank Syariah BTB untuk memberikan solusi kepada para pedagang pasar tradisional ketika kesulitan mendapatkan pinjaman modal usaha.

 “Ke para pedagang Pasar Cikereteg lah pertama kali kami sambangi untuk memperkenalkan Bank Syariah BTB,” ungkapnya kepada wartawan saat mengunjungi Pasar Cikereteg, Kamis (28/10).

Selain persoalan modal usaha para pedagang, lanjutnya, kerjasama antara Perumda Tohaga dengan Bank Syariah BTB ini pun akan berlanjut kepada penarikan iuran para pedagang (IPP).

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Dimana, kata Doni, agar tertib administrasi keuangan, untuk pembayaran IPP para pedagang nantinya akan melalui Bank Syariah BTB. “Semoga berjalan lancar dan bisa merambah ke pasar lain yang ada di Kabupaten Bogor,” paparnya.

Sementara, Direktur Bisnis Bank Syariah BTB Arie Wibowo Irawan menjelaskan, melalui kerjasama ini, banyak hal yang bisa dilakukan bersama guna membangun dan menyehatkan keuangan para pedagang.

Arie menegaskan, segala permasalahan yang ada di pasar terutama persoalan keuangan pedagang, pihak Bank Syariah BTB akan membantu.

BACA JUGA: Akibat Drainase Ditutup, Bakso Seuseupan Terendam Banjir

 “Biar keuangan para pedagang tetap sehat, kami juga akan membuka tabungan pedagang. Dan untuk mempermudah pengelolaan keuangannya, sistem menabung ke kami dengan cara jemput bola,” tukasnya.

**dedesuhendar