25.2 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1101

Perluas Akses Masyarakat, Pegadaian Gandeng JNE

0

JURNAL INSPIRASI – Untuk memperluas jangkauan pelayanan agar masyarakat semakin mudah mengakses produk Pegadaian, perusahaan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi. Kali ini PT Pegadaian menggandeng PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dalam memperluas jaringan keagenan pemasaran dan penjualan produk maupun layanan Pegadaian.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Bisnis.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan MoU kedua perusahaan oleh Direktur Utama Pegadaian, Kuwiyoto dan President Director JNE, Mohamad Feriadi. Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan oleh Direktur Jaringan, Operasi & Penjualan PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dan President Director JNE, Mohamad Feriadi, di Gedung Pegadaian Salemba, Selasa (26/10).

BACA JUGA: Dari Aceh Hingga Papua Hadiri Launching E-Commerce Minaqu Indonesia

Kerjasama kedua perusahaan meliputi penyediaan layanan produk pembiyaan Amanah Fleet untuk karyawan, monitoring dan evaluasi terhadap anggota JNE yang bergabung menjadi anggota agen Pegadaian. Kerjasama keagenan ini akan memberikan keuntungan diantaranya yaitu anggota akan mendapatkan sharing fee, dan meningkatkan aktivitas pemasaran dan penjualan produk & layanan kedua perusahaan.

Direktur Jaringan, Operasi & Penjualan PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengatakan kerja sama ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Bagi Pegadaian, tentunya akan memudahkan perusahaan dalam memperluas distribusi channel keagenan, sebaliknya untuk mitra JNE yang membutuhkan modal ataupun pinjaman baik untuk usaha atau kebutuhan sehari-hari, bisa menggunakan produk ataupun layanan yang disediakan oleh Pegadaian. 

“Kerja sama ini bisa memberikan dampak yang luar biasa, JNE dengan kepemilikan mitra mencapai 8000, dan Pegadaian memiliki jaringan yang luas, sehingga sinergi akan menjadi besar, khususnya dalam memasarkan produk dan layanan bagi kedua perusahaan.” Ucap Damar.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

(Kiri) M. Feriadi Soeprapto selalu Presiden Direktur JNE, (Kanan) Kuswiyoto selaku Direktur PT. Pegadaian

Sementara President Director JNE, Mohamad Feriadi mengatakan sangat bersyukur atas kolaborasi yang telah dilakukan. Melalui kerja sama ini diharapkan kedepannya bisa menjadi solusi bagi masyarakat dan memberikan kontribusi bagi negara dalam membantu Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Untuk meningkatkan potensi bisnis di era disrupsi, salah satu cara yang paling tepat adalah melalui kolaborasi. Dengan mempertimbangkan kekuatan nama besar dan jaringan yang dimiliki Pegadaian, kolaborasi ini diharapkan memberikan keuntungan dari sisi bisnis kedua pihak serta berdampak sosial bagi masyarakat,” Kata Feriadi.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Hingga saat ini tercatat lebih dari 900 perusahaan yang telah bersinergi dengan Pegadaian, diantaranya BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, maupun instansi lainnya. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan Pegadaian.

**bayu/rls

Dari Aceh Hingga Papua Hadiri Launching E-Commerce Minaqu Indonesia

0

JURNAL INSPIRASI – Bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda yang jatuh tanggal 28 Oktober, Minaqu Indonesia menghadirkan platform ekspor karya anak bangsa www.minaquindonesia.com yang didedikasikan untuk mengakselerasi pertanian Indonesia melalui pengembangan e-commerce ekspor guna membuka akses pasar global.

Acara yang diresmikan oleh Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. itu diikuti oleh 9 Kepala Daerah (Provinsi Papua Barat, Kota Tomohon, Kabupaten Gowa, Kota Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Aceh Tengah).

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Momen ini merupakan momen bersejarah akselerasi pertanian untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri dan modern bersama  www.minaquindonesia.com (Global Integrated Agriculture Platform).  Sebuah inovasi teknologi digital e-commerce berbasis web system yang disebut sebagai GLOBAL INTEGRATED AGRICULTURE PLATFORM, platform yang mengintegrasikan data pasok dan pemenuhan permintaan global.

“Alhamdulillah hari ini, Pak Menteri Pertanian sudah meresmikan www.minaquindonesia.com. Kami berharap dengan hadirnya platform ini, Minaqu bisa menyatukan para petani kita agar menjadi sebuah kekuatan dalam memasarkan Produk Pertanian Indonesia ke berbagai Negara di belahan dunia,” ujar Ade Wardhana Adinata, CEO Minaqu Indonesia.

Pelaksanaan Launching e-Commerce minaquindonesia.com ini turut dihadiri oleh para kepala dinas pertanian, stakeholder, koperasi mitra Minaqu, dan beberapa perusahaan mitra. Grand launching e-commerce minaqu Indonesia turut didukung oleh Bank BJB dan IPC Logistic yang sebelumnya telah bermitra dengan Minaqu Indonesia.

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Minaqu Indonesia membangun ekosistem berkelanjutan yang fokus pada pengembangan sumberdaya manusia, pengembangan produk dan pengembangan bisnis skala global.

“Ekosistem tersebut kami implementasikan melalui program bertahap yang digagas melalui pengembangan konsep yang kami mulai dengan tanaman hias Indonesia. Minaqu Indonesia memberikan layanan yang menjawab tantangan global secara menyeluruh dan Minaqu hadir menjadi solusi melalui beberapa layanan strategis,” jelas Ade Wardhana.

Hingga kini Minaqu Indonesia bergerak dan bertumbuh bersama ribuan petani tanaman hias Indonesia, membangun pasar tanaman hias terbesar di Indonesia bagi para petani lokal, dan telah menjangkau pasar lebih dari 60 negara di dunia, 20 negara tercatat sebagai pelanggan dan 7 negara diantaranya melakukan kontrak perdagangan seperti Amerika Serikat (Florida dan Seattle), Jerman, Cyprus, Korea Selatan, Canada, Inggris dan Nigeria. Tahun ini juga Minaqu Indonesia mendapatkan anugerah penghargaan sebagai Penggerak Usaha Hortikultura Inovatif Terbaik dari Kementerian Pertanian Indonesia.

BACA JUGA: Dewan Akan Segera Panggil Dishub dan PDJT

minaquindonesia.com memiliki feature pendukung yang diadaptasi dari model bisnis matching dimana kami memasarkan produk yang sudah terkurasi melalui sistem standarisasi produk, memungkinkan melakukan pemesanan secara B2B dan B2C, pengelolaan pesanan, hingga optimalisasi pelanggan melalui program feature global community.

“Kami hadirkan tampilan user experience yang mudah untuk diakses, nyaman digunakan, interaktif, dan terperinci. Pola feature e-commerce, kami adaptasi dari bisnis yang telah berhasil kami jalankan. Integrasi data dan layanan pembeli kami optimalkan melalui feature e-commerce,” tambah Ade.

Sebagai inovasi yang berkembang dan berprinsip sustainability development Minaqu Indonesia menangkap setiap peluang melalui kolaborasi bersama stakeholder.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

“Kami menyusun rencana masa depan yang mengadaptasi setiap perkembangan teknologi global. Raih pasar global bersama MINAQU INDONESIA. Jadilah bagian dari visi kami untuk menjadikan Indonesia to Be the Centre of the world economic Agriculture in 2045,” pungkas Ade Wardhana.

Sementara usai resmi meluncurkan e-Commerce minaquindonesia.com, Menteri Pertanian Bapak  Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. mengatakan, Minaqu Indonesia telah membuat sejarah baru dalam mengisi ruang-ruang kemajuan Indonesia di bidang pertanian khususnya sumberdaya dari tanaman hias yang memang memiliki potensi besar dalam percaturan baru dunia melalui sistem digital yang sangat terbuka untuk terjadinya tukar menukar pasar yang lebih baik.

“Saya kira ini kesempatan dan loncatan cukup bagus yang tentu saja saya sebagai menteri sesuai perintah Bapak Presiden untuk selalu mem-backup anak-anak milenial kita. Ade Wardhana dengan teman-teman minaqu adalah bagian dari kelompok-kelompok menjadi generasi baru yang tentu berhadapan dengan tantangan eranya dan ruang eranya,” lanjut Mentan.

BACA JUGA: Gaji tak Dibayar, Pekerja Dunkin Donuts Protes

Mentan menyebutkan bahwa Minaqu Indonesia membuktikan, apalagi hari ini Hari Sumpah Pemuda, kontribusi kepada bangsa dari ide, kreativitas dan inovasi baru memanfaatkan digital dan lain-lain. Hal serupa juga terjadi dibeberapa daerah lain di Indonesia.

“Saya kira dibeberapa provinsi, kota dan kabupaten juga terjadi hal seperti itu. Tentu saja pemerintah bahwa Bapak Presiden mendorong agar besok potensi-potensi pertanian kita bisa digerakkan anak muda untuk mengambil bagian karena memang ternyata pertanian menjanjikan ekonomi yang lebih baik,” tandasnya.

**handymehonk

Dewan Akan Segera Panggil Dishub dan PDJT

0

JURNAL INSPIRASI – Komisi II DPRD Kota Bogor akan segera memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) dan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dalam waktu dekat ini, untuk meminta informasi berkaitan dengan laporan keuangan operator bus Transpakuan itu ketika masih beroperasi dengan normal.

“Kami ingin tahu sejauh mana (pengelolaan anggaran). Terutama mengenai penggunaan dana penyehatan sebesar Rp5,5 miliar saat 2018. Ini harus ada keterangannya, apalagi sudah ada audit. Makanya kami meminta itu dibuka, mana yang menjadi persoalan,” ujar Ketua Komisi II, Rusli Prihatevy kepada wartawan, Kamis (28/10).

BACA JUGA: Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

Menurut dia, hasil dari rapat tersebut nantinya akan dilaporkan ke Badan Musyawarah (Bamus) untuk mendorong terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) baru demi menguak tabir yang terjadi di PDJT.

“Harus betul-betul transparan mengenai situasi dan kondisi PDJT,” tegas Rusli.

Menurut Rusli, usulan pembentukan pansus baru untuk menguak tabir penggunaan anggaran PDJT merupakan usul yang baik, demi transparansi PDJT yang dioperasikan menggunakan uang rakyat.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Selain itu, Rusli juga menyoroti mengenai tertundanya pengesahan Raperda perubahan status PDJT menjadi Perumda Transpakuan. Kata dia, seharusnya raperda tersebut sudah selesai, agar PDJT dapat kembali hidup sehingga dapat mensejahterakan karyawannya.

“Ada beberapa guidance dalam raperda itu yang saya liat berpotensi baik,” katanya.

Namun, lantaran kondisi PDJT yang saat ini sedang tersandung kasus hukum, Bamus pada saat itu belum bisa menindaklanjuti dengan mengesahkan raperda tersebut.

“Kami ingin memastikan dulu ke kejaksaan bahwa ini clear and clean. Kami juga ingin meminta keterangan Plt Dirut PDJT, minimal dia tahu akar persoalan, jangan sampai persoalan ini menjadi pertanyaan publik.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

Sebelumnya, Anggota Bamus DPRD, Akhmad Saeful Bakhri mengaku setuju dengan usulan KAHMI tersebut. Pasalnya, keberadaan pansus itu nantinya akan membuat penasaran wakil rakyat terhadap pengelolaan anggaran PDJT menjadi terang benderang.

“Saya sangat setuju adanya pansus baru untuk membahas mengenai hal tersebut. Sebab, selama ini dewan masih ada yang khawatir bila kasus hukum yang tengah berjalan berimplikasi terhadap pengesahan raperda tersebut. Padahal, itu sesuatu yang berbeda,” ujarnya.

Namun, kata dia, pembentukan pansus tersebut harus terlebih dahulu diusulkan oleh Komisi II sebagai leading sector yang membidangi perusahaan pelat merah di ‘Kota Hujan’.

“Kalau Bamus sifatnya hanya menunggu usulan dari komisi terkait. Tetapi tentu saja masukan ini, akan saya bawa ke fraksi untuk dibahas. Sebab, di Komisi II ada perwakilan dari fraksi kami,” jelas pria yang akrab disapa Gus M ini.

BACA JUGA: LPBI NU Kabupaten Bogor Bersama Raufal Vaksinasi Santri dan Warga Sekitar Pondok

Gus M mengatakan, pembentukan pansus tersebut bisa mengetahui apakah selama ini operator bus Transpakuan itu telah dikelola secara profesional sejak perusahaan itu berdiri. “Jadi kan jelas, apakah ini dikelola profesional atau seperti apa,” ungkapnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku optimis jika raperda perubahan status PDJT menjadi perumda milik daerah akan segera selesai dalam waktu dekat.

“Saya optimis segera akan disahkan, engga lama lagi karena PDJT ini kan harus terus segera berlari karena ada program BTS,” ujar Bima.

Bima menjelaskan masih ada hal-hal yang teknis yang memang harus diperbaiki dalam raperda tersebut. “Tapi sekali lagi saya optimis,” ucapnya.

** fredykristianto

Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Bantu Masyarakat Ternak Domba dan Sapi

0

Budhy: Jangan Pelit Berbagi Ilmu

JURNAL INSPIRASI – Anggota Komisi IV DPR RI Budhy Setiawan menyatakan Rumah Aspirasi Budhy Setiawan siap menyalurkan bantuan yang diusulkan masyarakat. Kali ini, masyarakat akan mendapat domba dan sapi dari Kementerian Pertanian. “Bantuan ini akan memberi manfaat dan nambah penghasilan. Bagi yang sudah berhasil jangan pelit berbagi ilmu,” ujar Budhy saat Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kegiatan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2021 di Sahira Hotel, Kamis (28/10).

Budhy juga mengajak masyarakat jangan segan-segan datang ke Rumah Aspirasi jika ada kendala karena program ini akan dikawal dan murni untuk membantu masyarakat.

Anas S. Rasmana

Lalu dari masyarakat, Agus Murjito mengaku program bantuan telah dirasakan manfaatnya. “Pernah terima bantuan ikan dan sekarang masih berjalan, terimakasih Pak Budhy,” ujar Agus. “Kami ingin dibantu dipenyediaan lahan untuk dijadikan lahan pakan,” sambung Abdul Hamid.

BACA JUGA: Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

Sedangkan menurut Direktur  Rumah Aspirasi Budhy Setiawan wilayah Bogor, Yoda Miharja, ada 20 ekor sapi dan 25 domba dalam kategori bantuan ruminansia. “Sapi dan domba ini unggulan. Tempatnya sudah ada di Katulampa,” kata dia.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor Anas S. Rasmana menyambut baik upaya Komisi IV DPR RI dan Kementerian Pertanian mengucurkan programnya di ‘Kota Hujan’. “Kota Bogor telah melakukan sejumlah program inovasi, misalnya Bogor Berkebun. Nah, ini bisa dilakukan memanfaatkan lahan sempit dan tempat-tempat tak terpakai,” kata dia.

drh.Wina,MA

Di Kota Bogor juga bahkan kini sudah ada komunitas yang menjadikan komoditi jualan hewan ternak mirip hewan peliharaan. “Ada yang sudah bisa mendatangkan cuan, misal kelinci rupa anjing. Di Bogor juga, meskipun kotanya kecil tapi jadi sentra tanaman hias dan khusus di Rancamaya jadi ikon durian,” jelasnya.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

Sedangkan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kegiatan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2021, peserta juga menimba ilmu dari Kepala Bidang Peternakan DKPP, drh.Wina,MA yang jadi narasumber.

**ass

Anton Inisiasi 18 Program Skill Literasi Digital

0

JURNAL INSPIRASI – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si dari Partai Demokrat menginisiasi  18 Program Skill Literasi Digital. Program yang digelar via webinar bekerjasama dengan Kominfo dan Literasi Digital Siberkreasi ini untuk memberi ruang digital yang sehat dan bijak.

Pada salah satu Program Digital Skill dengan tema jurnalistik di era digital, Anton Suratto menyebutkan, berkembangnya teknologi, internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga masyarakat mampu memahami seputar teknologi informasi, manfaat, tantangan, serta cara untuk menjadi cerdas berinteraksi di dunia digital. “Walaupun begitu, dalam menggunakan teknologi dan internet, setiap orang harus tetap bijak dan beretika,” kata dia.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

Anton juga memaparkan bahwa sejak masa pandemi Covid-19, masa digitalisasi datang lebih cepat. Pada masa pandemi Covid-19, manusia sangat bergantung pada digital, seperti sekolah dan bekerja dari rumah secara daring. Pemerintah melalui Kominfo, membuat pilar transformasi digital. Presiden Joko Widodo juga telah mengemukakan program Indonesia Makin Cakap Digital, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi di Indonesia.

“Hal ini disebabkan oleh peringkat literasi Indonesia yang menempati peringkat ke 62 dari 72 negara. Padahal, pengguna internet di Indonesia mencapai 202 juta jiwa dengan waktu penggunaan internet selama 9 jam dalam sehari. Akibatnya, banyak hal negatif yang terjadi di era digital seperti penyebaran hoax, bullying, dan pornografi,” jelasnya.

Maka dari itu, Anton menegaskan penting bagi masyarakat untuk memahami pentingnya literasi digital terutama dalam etika ketika menggunakan internet sehingga mengurangi dampak negatif yang diakibatkan oleh dunia digital.

BACA JUGA: Gaji tak Dibayar, Pekerja Dunkin Donuts Protes

Sementara Wakil Pemimpin Redaksi Jurnal Bogor, Asep Saepudin Sayyev yang jadi pemateri pada webinar tersebut menyatakan, era digital telah memunculkan banyak pertanyaan mengenai etika yang dianut oleh media. Apakah etika yang dianut tersebut masih relevan di era digital sekarang ini?. “Meski  nilai dasar etika jurnalistik sudah dibangun abad lalu, namun etika jurnalistik ini penting dan masih relevan bahkan menjadi keharusan,” ujarnya.

Asep Saepudin Sayyev

Di era digital, media massa telah bertransformasi menjadi digital. Media cetak misalnya, telah membuat versi e-newspaper. Selain itu, banyak juga yang menyajikan berita secara gratis melalui portal, blog, ataupun media sosial.

“Media yang menyediakan berita secara gratis melalui portal, blog, maupun media sosial, tetap harus menganut etika jurnalistik untuk memberikan informasi yang benar ke publik agar tidak disinformasi sesuai fungsinya, diantaranya informasi, edukasi, kontrol sosial, dan komunikasi publik,” jelas Asep Sayyev.

Selain itu, masyarakat di era digital juga harus memahami konsep jurnalistik agar lebih kritis dalam menerima informasi atau menyerap berita yang tersaji di media massa. Sekarang ini, media sosial telah menjadi sumber berita dan media penyebaran berita sehingga konsekuensi dari hal ini adalah mudahnya informasi yang tersampaikan ke masyarakat.

BACA JUGA: Harga Minyak Melambung, Ukuran Gorengan Diperkecil

Bahkan dengan adanya arus informasi, banyak masyarakat yang dirugikan dengan berita bohong (hoax) yang berdampak terhadap tatanan sosial masyarakat dan pemerintahan. Namun, ternyata tidak sedikit pula pihak yang diuntungkan dengan informasi tersebut, serta adanya upaya tertentu membuat disinformasi. Regulasi pemerintah pun turun untuk melindungi masyarakat dengan adanya sanksi bagi yang melanggar hukum. Hal tersebut diatur salah satunya pada UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Untuk mengurangi disinformasi, jurnalis mengikuti acuan jurnalistik, diantaranya undang-undang pers, kode etik jurnalistik, serta etika pers di masing-masing organisasi kewartawanan. Wartawan yang membuat produk jurnalistik (berita) akan dilindungi lembaga independen di Indonesia yang berfungsi untuk mengembangkan dan melindungi kehidupan pers di Indonesia yakni Dewan Pers. Bahkan untuk tetap menjaga kualitas jurnalistik, Dewan Pers mengusulkan ke pemerintah adanya regulasi tentang jurnalisme berkualitas dan tanggung jawab perusahaan platform digital.

BACA JUGA: Perusahaan Melanggar, Komisi III Nilai Pengawasan Dinas Masih Lemah

“Selain itu, perlu adanya verifikasi dewan pers yang bertujuan untuk memastikan legalitas media, legalitas perusahaan, dan kompetensi jurnalis. Juga mesti ada regulasi yakni mendorong perusahaan platform digital bertanggung jawab menjaga kualitas jurnalistik,” tandasnya.

**ass

Harga Minyak Melambung, Ukuran Gorengan Diperkecil

0

JURNAL INSPIRASI – Harga minyak goreng mengalami kenaikan yang signifikan. Kondisi ini membuat pedagang gorengan yang mangkal di minimarket di Kemang, Desa Kemang, Kabupaten Bogor mengurangi ukuran gorengan.

Menurut pedagang gorengan, Apandi, ukuran  gorengan yang diperkecil ia lakukan karena jika tidak disiasati seperti itu akan merugi.

“Sekarang aja sudah hampir satu bulan harga minyak curah itu 19 ribu per liter sedangkan kemasan 18 ribu per liter biasanya harga sebelumnya hanya 14 sampai 15 ribu rupiah, ini juga biasa beli 8 liter kini semenjak naik hanya 4 liter,” kata Apandi saat dikonfirmasi, Kamis (28/10/2021).

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

Apadi yang menjual semua jenis gorengan itu mengaku semenjak harga minyak kelapa naik, keuntungan yang ia dapat berkurang. Biasa mendapatkan keuntungan Rp 100 ribu, semenjak naik hanya Rp 60 hingga Rp 70 ribu.

“Belum lagi kalau lagi sepi hanya pas-pasan saja,” katanya seraya tersenyum.

Ia berharap harga minyak kembali normal, karena jika harga terus tinggi tentu ia pun bingung untuk membayar sewa lapak tiap bulanya dengan keuntungan yang tipis.

BACA JUGA: Akibat Drainase Ditutup, Bakso Seuseupan Terendam Banjir

“Di sini kan jualan sewa lapak. Ya berharap harga minyak kelapa segera turun lagi agar jualan kembali normal,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Akibat Drainase Ditutup, Bakso Seuseupan Terendam Banjir

0

JURNAL INSPIRASI – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Ciawi dan sekitarnya pada Kamis (28/10) siang, membuat sejumlah tempat usaha di sepanjang Jalan Seuseupan-Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, digenangi air.

Seperti yang terlihat di lokasi Bakso Seuseupan. Derasnya hujan dan terjadinya penyempitan drainase mengakibatkan air masuk kedalam dan membuat panik para pengunjung.

Salah seorang pegawai Bakso Seuseupan mengatakan, kejadian banjir ke tempat usahanya itu, baru-baru ini. Karena sebelumnya tidak pernah terjadi banjir ke tempatnya tersebut.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

 “Baru dua kali ini terjadi banjir. Biasanya setiap hujan lebat, tidak pernah sampai air masuk kedalam tempat kami usaha,” kata pria paruh baya yang menjadi kasir di Bakso Seuseupan.

Menurutnya, banjir ini terjadi setelah ada perbaikan jalan dari aspal ke beton. Dimana, saat dilakukan pengerjaan tidak memperhatikan kondisi saluran drainase.

 “Ini seperti terjadi penyempitan pada drainase. Karena derasnya hujan, air yang seharusnya mengalir di drainase malah meluap ke jalan. Akhirnya masuk ke tempat-tempat usaha yang ada disini,” ungkap pegawai yang enggan namanya disebutkan itu.

BACA JUGA: LPBI NU Kabupaten Bogor Bersama Raufal Vaksinasi Santri dan Warga Sekitar Pondok

Sementara, Saeful Jamal pengunjung Bakso Seuseupan mengaku kaget saat tiba-tiba datang air dan menggenangi tempat makan.

 “Gimana tidak kaget, sedang santai makan bakso, kaki terasa basah. Saat saya lihat ke bawah, ternyata air sudah sampai tumit,” akunya.

Saeful menilai, kejadian tersebut disebabkan adanya penutupan saluran drainase di sepanjang Jalan Seuseupan-Banjarwaru. Sehingga, air yang seharusnya mengalir di saluran drainase, malah ke jalan.

BACA JUGA: Desa Cigudeg Tata Infrastruktur dengan Hotmix Jalan

 “Wajar saja banjir juga, toh drainasenya saja ditutup dan dijadikan tempat usaha,” tegasnya.

Saeful menyayangkan dengan sikap pemerintah, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor yang terkesan melakukan pembiaran.

 “Harusnya ketika ada bangunan melanggar garis sempadan jalan dan menutup saluran air, pemilik diberikan teguran, jangan dibiarkan saja. Kalau sudah terjadi banjir seperti ini, siapa yang disalahkan,” imbuhnya.

Selain banjir, derasnya hujan membuat pohon yang ada di jalan alternatif menuju Sukabumi itu tumbang dan menutup jalan hingga menganggu arus lalu lintas.

BACA JUGA: Gaji tak Dibayar, Pekerja Dunkin Donuts Protes

Menggunakan peralatan seadanya, warga di dua desa, yakni Desa Banjarwaru dan Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, melakukan evakuasi dibawah guyuran hujan dengan memotong-motong bagian pohon tersebut agar tidak menghalangi jalan.

**dedesuhendar

LPBI NU Kabupaten Bogor Bersama Raufal Vaksinasi Santri dan Warga Sekitar Pondok

0

JURNAL INSPIRASI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nadhlatul Ulama Kabupaten Bogor bersama pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Falah Al Hasanah (Raufal) menggagas program vaksinasi bagi para santri dan masyarakat sekitar Pondok, Kamis (28/10/21).

“Ini merupakan program bersama antara LPBI dan Ponpes Raufal dalam rangka menyukseskan program pemerintah juga, dalam hal mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan pesantren,” Kata Ketua LPBI Kabupaten Bogor, Ade Irawan.

Lebih jauh dia mengatakan, LPBI tentu hadir dalam pendampingan program dan bagaimana para pimpinan Pesantren bisa mengakses kecepatan para santri mendapat vaksinasi ini.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

“Kita diskusi dengan para pimpinan ponpes, dan kebetulan Ponpes Raufal jasinga ini, pimpinanya bersikap gercep agar para santrinya ikut program vaksinasi baik ke 1 dan ke 2,” bebernya.

Tak hanya itu, program ini juga untuk ikut melindungi para santri terhadap penyebaran covid-29 dan juga menjaga imunitas para santri agar bisa beraktivitas dalam berbagai hal.

“Tujuan dari vaksin ini, kan tentunya membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19 dan melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, khususnya lembaga dan institusi kesehatan yang menjadi garda depan pelayanan masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA: Dikerjakan Mandiri, Samisade Desa Sukajaya Berjalan Mulus

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Raudhatul Falah Al Hasanah KH. Bundari Abas mengungkapkan, bangga dan mengapresiasi kinerja LPBI yang sudah ikut mendorong program vaksinasi di lingkungan pesantren di Kabupaten Bogor.

“Kami mengapresiasi peran dan bantuan LPBI Kab Bogor, karena ikut menggagas dan mendorong para santri di pesantren untuk ikut vaksinasi,” kata Bundari.

Menurutnya, program vaksinasi ini sangat penting utamanya dalam hal menjaga kesehatan seluruh santri, kiyai dan masyarakat, karena memang covid-19 cukup menyulitkan dalam hal kesehatan.

BACA JUGA: Desa Cigudeg Tata Infrastruktur dengan Hotmix Jalan

“Kita berharap dengan sudah divaksin para santri bisa kuat imunnya dan bila hendak beraktivitas apapun, sudah bisa dan sama seperti masyarakat lainnya,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Dikerjakan Mandiri, Samisade Desa Sukajaya Berjalan Mulus

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Sukajaya, Jonggol, Kabupaten Bogor melakukan betonisasi jalan dari anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa) secara mandiri tanpa menggunakan pihak ketiga.

“Awalnya memang mau pakai pihak ke-3 yaitu PT PPE, namun saat survei ke lokasi dan banyak juga yang menggunakan jasa mereka. Kami lama menunggu keputusan dan pada akhirnya PT PPE gak sanggup karena akses jalan cukup ekstrem,” jelas Kasie Kesra Desa Sukajaya, Dadang, Kamis (28/10).

Masih kata dia, untuk pengerjaan beton jalan memang tidak memakai tenaga ahli hanya tenaga yang biasa mengerjakan beton LPM dan ada TPK-nya. Pihaknya juga mengaku tidak memesan beton melalui PPE.

BACA JUGA: Desa Cigudeg Tata Infrastruktur dengan Hotmix Jalan

“Alhamdulilah karena jalan Kp.Cigintung ini merupakan akses jalan tembusan ke Pabuaran-Sukamakmur. Jadi jika sudah bagus semua akan memudahkan masyarakat, juga untuk perlintasan dan pastinya jika jalan bagus akan meningkatkan harga tanah di lokasi ini apalagi disini ada usaha perkavlingan,” jelasnya.

Menurutnya, untuk betonisasi jalan Kp.Cigintung RT 04/02 itu baru dilaksanakan tahap 1 anggaran Samisade dengan biaya sebesar Rp400 juta dengan volume P 640M x L 2,5M x T 0,15M , sambil menunggu anggaran tahap 2 dicairkan untuk melanjutkan jalan ini.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

“Ya alhamdulilah, saya ucapkan terimakasih kepada Bupati Ade Yasin atas program Samisade yang diberikan ke desa-desa semoga terus berkelanjutan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di desa-desa,” tutur Dadang.

**naynur’ain

Desa Cigudeg Tata Infrastruktur dengan Hotmix Jalan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mencairkan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 untuk pembangunan infrastruktur jalan yang meliputi di tiga Kampung.

Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi mengatakan, pihaknya tengah melakukan proses penataan pembangunan infrastruktur di setiap wilayah Kampung.

Pembangunan tersebut, selain menggunakan DD juga  menggunakan anggaran Bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat.

BACA JUGA: Lama Dirindukan, Betonisasi Jalan Kampung Peundeuy tak Memuaskan Masyarakat

“Kami prioritaskan yang belum tersentuh pembangunan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat sekitar,” terang Andi Supriadi kepada Jurnal Bogor, Kamis (28/10).

Kades Cigudeg mencontohkan, pembangunan  dianggarkan dari DD berupa pengaspalan hotmix yang berlokasi di Kampung Ciuncal.

Termasuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan tepatnya di Kampung Cikasungka sepanjang 150 meter lebar 1 meter. “Melalui DD berikut pengerjaan hotmix di kampung Pasirnangka,” jelasnya.

BACA JUGA: Buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu – 25 Kisah Inspiratif’ Segera Dilaunching

Sedangkan anggaran Banprov digunakan pembangunan jalan tepatnya di kawasan Komplek PTPN.

Selain untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta mempermudah kegiatan ekonomi, mereka bisa memanfaatkan untuk lalu lintas di sekitar lingkungan.

“Maka itu, areal komplek PTPN baru tersentuh pembangunan, sebelumnya kondisi jalan itu masih seperti tanah merah,” ungkapnya.

BACA JUGA: Samisade Desa Sukasirna Harapkan Ekonomi Meningkat

Sebagai bentuk terimakasih karena akses jalan itu dibangun, sejumlah  warga  sekitar menggelar syukuran.

Kendati demikian, kata dia, Banprov juga dialokasikan pembuatan  billboard untuk penunjang sarana media multifungsi menginformasikan program seputar desa.

Selain itu kata dia, mengingat Desa Cigudeg masih banyak yang belum tersentuh pembangunan karena cakupannnya begitu luas.

Akan tetapi hingga tahun 2025  mendatang pihaknya berharap bisa menuntaskan pembangunan tersebut.

**aripekon