25.2 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1071

Dewan: Pembangunan RSUD Utara Sejak Awal Bermasalah, Bakal Seperti RSUD Ciawi Nasibnya

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Demokrat Ruhiyat Sujana terus memantau pelaksanaan pembangunan RSUD Utara yang berada di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Namun melihat dari proses pengerjaan di lokasi pembangunan, Ruhiyat tidak yakin pembangunan RSUD Utara yang dananya dari bantuan Provisi Jawa Barat itu akan selesai pada waktunya. Bahkan bisa saja terjadi permasalahan seperti RSUD Ciawi.

Ruhiyat mengumpamakan, pembangunan RSUD Utara itu bagai keledai jatuh di lubang yang sama. “Sebenernya kita sudah mewanti -wanti sejak awal. Pembangunan RSUD Utara jangan sampai seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi, pada tahun sebelumnya ada satu program  bantuan dari Provinsi  yaitu  Ciawi itu bermasalah ini kan lagi – lagi yang dirugikan pemda yang dirugikan semuanya,” tegasnya.

Ruhiyat menjelaskan, dari gambaran yang dipantau beberapa pekan lalu, perjalanan dari awal memang sudah ada masalah seperti soal pengurukan jalan ada kendala sehingga waktu menjadi tersita sejak awal.

“Seharusnya pengerjaan jalan itu dari awal itu dilakukan jadi tidak menyita waktu, tapi karena ada persoalan jalan sehingga waktu terbuang sehingga kami beberapa Minggu kemarin kami juga sudah berdiskusi dengan pihak MK dan pihak pelaksana apakah mereka bisa mengerjakan RSUD sesusai target yang tertuang dalam perjanjian,” jelasnya.

“Jawaban mereka yakin akan selesai tepat waktu tapi kami terus pantau, saya yakin tidak selesai pada waktunya. Kalau kita berhitung waktu ada beberapa tiang pancang dan itu memerlukan waktu,” sambungnya.

Belum lagi kata dia pembangunan RSUD itu ada tiang pancang dengan waktu tersisa 3 bulan tentu jangan sampai mengejar target, lalu kualitas bangunan terabaikan.

“Maka sejak awal saya atas  nama pribadi dan atas nama Komisi  sudah mengingatkan kepada pihak terkait agar senantiasa menjadikan Rumah Sakit Ciawi sebagai catatan untuk pembangunan  Rumah Sakit Utara jangan sampai seperti itu,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Polisi Tangkap Oknum Wartawan yang Melakukan Pemerasan

0

Bupati Apresiasi Kepolisian Menindak Tanpa Pandang Bulu

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Polres Bogor melakukan konferensi pers atas penangkapan dua oknum wartawan yang melakukan pemerasan dan tertangkap tangan beberapa hari lalu di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Konpres tersebut dilakukan di Polsek Cileungsi dan turut dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin, Sabtu (2/10).

Pemerasan terungkap atas dasar laporan polisi pada tanggal 23 September 2021 di Polsek Cileungsi. Korban merasa diperas oleh beberapa oknum yang mengaku wartawan. Berdasarkan laporan polisi tersebut kemudian Polsek Cileungsi bersama Polres Bogor melakukan penyelidikan hingga dapat menangkap dua orang pelaku berinisial JR dan JN dari 5 pelaku yang 3 lagi masih buron.

“Modus yang dilakukan mereka adalah mengaku wartawan dan mengintip orang yang keluar dari hotel kemudian ditakut-takuti dan ditekan serta dimintai sejumlah uang,” jelas Kapolres Bogor AKBP Harun yang didampingi langsung oleh Bupati Bogor.

Dijelaskan, para pelaku sudah melakukan hal tersebut di 37 TKP dengan modus yang sama sasaran korban merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai BUMN dan pegawai pemerintah lainnya yang dari hasil penyelidikan kelima pelaku sudah menyisir 6 kota yaitu Depok, Bogor, Kota Bogor, Karawang , Bekasi dan tertangkap di Kabupaten Bogor.

Menurut pengakuan tersangka, baru 2 bulan melakukan aksi tersebut, namun dari hasil pengembangan ternyata tersangka sudah melakukan aksinya selama 2 tahun.

“3 tersangka lain yang masih DPO yaitu berinisial FS, FBS dan FS  yang kelimanya merupakan warga Bekasi, jika ditotal hasil dari yang mereka dapatkan dari melakukan aksinya sudah mencapai 500 juta” ungkap AKBP Harun.

Masih kata dia, para tersangka yang mengantongi ID Card atas nama media Radar Metro , Indonesia Morality Wact, dan Liputan Hukum. Atas kejadian tersebut mereka dikenakan pasal 368 KUHP pasal pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Bagi ASN, Lurah , Camat, Kadis, bila diancam oleh wartawan segera melapor kepada Polsek terdekat,” jelasnya.

Ditempat yang sama Bupati Bogor Ade Yasin memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor dan Kapolsek Cileungsi serta jajarannya dalam memberatas kriminal di wilayah Bogor. Menurutnya oknum wartawan seperti ini yang merusak citra wartawan yang sesungguhnya yang memiliki integritas yang tinggi.

“Yang begini-begini yang harus diberantas, dan saya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian menindak tanpa pandang bulu serta saya menghimbau kepada seluruh instansi pemerintah di Kabupaten Bogor jika mengalami hal-hal seperti ini segera laporkan,” pungkasnya mengakhiri.

**naynur’ain

Jalan Warung Borong Rusak Bahayakan Pengguna Jalan

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Jalan Warung Borong – Rancabungur kondisinya saat ini makin memperihatinkan. Pasalnya kondisi jalan selain rusak parah, juga berlubang cukup dalam sehingga membuat air menggenang dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut Nuryadi penggunaan jalan mengatakan, jalan Warung Borong hingga pertigaan Rancabungur sepanjang jalannya cukup memprihatinkan karena kondisi jalannya rusak parah. “Kondisi jalan berlubang rusak seperti kolam ikan, saya berharap segera ada perbaikan dari dinas terkait. Karena cukup membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Sebelumnya menurut Kepala UPT Jalan dan  Jembatan Wilayah V Bondan, jalan tersebut rencananya tahun 2021  ini akan diperbaiki. “Tahun ini rencananya jalan  itu tahun ini akan dibetonisai dititik yang terparah,” jelasnya.

**cepikurniawan 

Bupati dan Habib Mahdi Ajak Masyarakat Vaksin Covid

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor, Ade Yasin bersama pimpinan Pondok Pesantren Ar Raudhoh, Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf menyelenggarakan vaksinasi massal bagi santri dan masyarakat umum. Dalam kesempatan tersebut, keduanya mengajak masyarakat ikut program vaksinasi agar pandemi segera berakhir. 

Vaksinasi dilaksanakan di Ponpes Ar Raudhoh, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Sabtu (2/10/2021). Hadir pada kegiatan vaksinasi massal tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ade Yasin mengatakan,  untuk menyukseskan program vaksinasi ini butuh bantuan dan kerjasama semua pihak termasuk para ulama dan habaib. Insya Allah kalau sudah mencapai target 70% pada Desember, kata dia, kegiatan masyarakat akan kembali seperti sedia kala. Salah satunya pengajian-pengajian yang rutin diselenggarakan.

“Saat ini, para epidemiolog sudah memberikan warning, bahwa kita harus waspadai gelombang ketiga serangan virus Covid-19. Kemarin di bulan Juli, kita mengalami serangan gelombang kedua, saat itu kondisinya sangat luar biasa, rumah sakit semua penuh. Sekarang kita harus antisipasi dengan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada, dan berdoa semoga gelombang ketiga ini tidak terjadi,” kata Ade Yasin.

Ade menerangkan, vaksinasi adalah salah satu perisai kita untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat kita dari bahaya virus Covid-19. Dia mengajak berdoa kepada Allah agar wabah Covid-19 segera hilang dan kita terus berikhtiar dengan mengikuti program vaksinasi serta menjaga protokol kesehatan.

“Target kita 70% masyarakat Kabupaten Bogor tervaksin agar mencapai kekebalan komunal, insya Allah pada bulan Desember kita selesaikan. Saya kira para pemuda, santri-santri di sini dapat menjadi influencer untuk anak muda lainnya agar mau divaksin, dan kita akan selalu sediakan vaksinnya sesuai kebutuhan secara gratis,” terang Bupati.

Selanjutnya, pimpinan Ponpes Ar Raudhoh, Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor, ulama, Polri, TNI, tenaga kesehatan dan masyarakat berkumpul untuk sama-sama berikhtiar agar Indonesia selamat dan sehat kembali dari wabah virus Covid-19.

“Ulama dan para habaib, ikut sama-sama melaksanakan program vaksinasi massal. Insya Allah ini menjadi salah satu wasilah untuk mencapai target 70% pada bulan Desember,”  kata dia.

Habib Mahdi berharap, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala segera mengangkat virus Covid-19 ini dari muka bumi. Insya Allah santri-santri di sini siap bergerak bersama membantu pemerintah dengan mengikuti program vaksinasi massal.   

“Vaksinasi ini Insya Allah halal dan aman, saya sudah divaksin, efeknya hanya pegal-pegal sedikit saja, dan insya Allah manfaatnya jauh lebih besar. Terkait kehalalan vaksin sudah jelas di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memutuskan hukumnya halal dan insya Allah aman menurut penelitian para dokter,” tandasnya.

Ia menambahkan, insya Allah wabah pandemi Covid-19 segera berakhir dan aktivitas masyarakat kembali seperti semula. Namun hal itu tidak mungkin terwujud jika tidak ada kerjasama dan perhatian dari masyarakat.

“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Bogor mau bekerja sama dan memberikan perhatian khusus untuk mengikuti vaksinasi ini, sehingga kita bisa kembali seperti sedia kala, insya Allah,” ujar Habib Mahdi.

**cepikurniawan

Ciptakan Generasi Cinta Quran, Smanbul Adakan Munaqosah

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Sekolah SMAN Negeri I Cibungbulang (Smanbul) menggelar munaqosah atau pengujian hafalan Quran Juz 30 yang diikuti oleh oleh lima belas siswa dan siswi mulai dari kelas X, XI, dan XII, Kamis (29/9/2021). Kegiatan  itu selain disaksikan oleh para guru, juga disaksikan oleh para orang tua siswa yang dilaksanakan Aula sekolah.

Kepala Sekolah SMAN I Cibungbulang Windu Sarwono mengatakan kegiatan munaqosah ini perdana atau angkatan ke-1.

“Kegiatan ini merupakan program unggulan sekolah Smanbul yaitu sakti, sehat, agamis, kreatif, takjub dan sholeh,” kata Windu Sarwono  kepada  wartawan.

Windu mengatakan, kegiatan munaqosah  itu di bawah naungan ekstrakurikuler Rohis dengan harapan SMAN I Cibungbulang bisa melahirkan generasi yang cinta Quran.

“Karena saat ini sudah terbuka juga jalur prestasi ke perguruan bagi penghafal Quran,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Pipa Bocor di Proyek Double Track, Perumda Tirta Pakuan Kebut Perbaikan

0

70 Ribu Pelanggan Terdampak Kehilangan Pasokan Air Bersih

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pipa berukuran 1.000 mili meter (mm) milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor kembali mengalami kebocoran akibat pengerjaan proyek double track Bogor-Sukabumi yang sedang dilakukan oleh PT. Adhi Karya yang berlokasi di Gunung Gadung, Kecamatan Bogor Selatan pada Kamis (30/9/2021).

“Awalnya pada Kamis (30/9/2021), kami mendapatkan laporan bahwa ada genangan air disekitar project double track dan yang kami curigai dari pipa transmisi kami sebesar 1.000 mm. Dilihatnya ada indikasi bocor dilakukan penggalian, bahwa pipa itu kembali bocor yang sebesar 1.000 mm. Saya minta menghentikan proses penggalian dan dibuat rencana perbaikan dan tentunya rencana terstruktur,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan kepada wartawan di kantor Siliwangi Tirta Pakuan.

Diketahui, belum lama ini juga kontraktor tersebut melakukan hal serupa tak jauh dari titik pipa saat ini, yang berimbas pada puluhan ribu pelanggan Perumda Tirta Pakuan kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kerusakaan saat ini, rencana perbaikan akan dilakukan pada Senin (4/10/2021), dan estimasi membutuhan waktu selama 12 jam, selain itu akan dilakukan sejumlah langkah kepada kontraktor double track yakni pihak yang bertanggungjawab PT. Adhi Karya oleh Perumda Tirta Pakuan karena akibat kejadian tersebut berdampak kepada 70 ribu pelanggan terganggu.

Rino menerangkan, akan disiapkan alat yang dibutuhkan, belajar dari pengalaman kemarin dengan pembuatan alat ditempat kejadian yang memakan waktu, tapi dibuat di tempat khusus. Aliran ke pelanggan tidak ditutup dahulu agar tetap bisa melayani pelanggan dengan kapasitas 1.700 liter perdetik air baku.

“Kami siapkan tenaga, karena tidak bisa menggali dengan alat berat atau beko. Sehingga jumlah pekerja dihitung diturunkan 15 personel. Kami lakukan proses penggalian Jum’at hingga Sabtu, sekarang kami sudah siap alatnya tinggal melakukan penutupan,” jelasnya.

Rino menegaskan, pihaknya ingin melakukan perbaikan seminimal mungkin terganggu pelayanan kepada masyarakat, untuk itu pihaknya memilih waktu Senin (4/10/2021) siang. Karena Sabtu-Minggu lebih banyak dirumah pelanggan Tirta Pakuan.

“Saat perbaikan Senin, pukul 05.00 WIB ditutup, mungkin air berhenti Senin siang. Kami benar hitung, supaya masyarakat tidak terganggu secara signifikan. Kalaupun begitu kami siapkan kondisi paling baik bagi kita, ada alternatif lain. Kendala pipa besar pecah, pengisian tangki jadi sedikit,” tegasnya.

Rino menjelaskan, koordinasi dengan kontraktor double track lancar, kebutuhan perbaikan terpenuhi, mereka terlibat dalam proses perbaikan. Memang kondisinya pipa selaku menjadi korban, karena pipa tidak terlihat dipermukaan. Jangankan di double track banyak yang bocor karena projek infrastuktur di wilayah Kota Bogor.

“Pada intinya kami terus berkomunikasi dengan kontraktor double track, karena ini jumlah pelanggan terganggu sekitar 70 ribu, tapi kami persingkat waktu terganggunya,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Teknik (Dirtek) Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf mengatakan, kesiapan ini material sendiri berdasarkan pengalaman, terkait galian sudah dilakukan, pemasangan tidak memungkinkan dihari kemarin karena tahanan tidak kuat. Air akan mati dua hingga tiga jam, saat perbaikan penggalian membali dibutuhkan dengan luas 3×3 meter kedalam 1,5 meter.

“Untuk memasang dua jam, besar harapan kami Senin (4/10) pukul 13.00 WIB bisa diselesaikan kalau tidak ada kendala. Air dua tiga jam bisa ke IPA Dekeng, pukul 18.00 WIB air bisa mengalir kurang lebih proses 12 jam. Mudah-mudahan proses ini bisa berjalan lancar tidak ada kendala. Kami siapkan 14 mobil tangki, untuk pelanggan zona 4 dan sebagian zona 3 yang terdampak, ada beberapa pengisian tangki yang kami siapkan yaitu Bogor Lake Side, Jalan Pandu dan Siliwangi,” jelas Ardani.

Di tempat yang sama, Direktur Umum (Dirum) Tirta Pakuan, Rivelino Rizky mengatakan, pihaknya sudah menyewa 10 mobil tangki dari eksternal dan meminta bantuan dari PDAM sekitar. Sudah berkoordinasi dengan camat-camat diwilayah yang terdampak, mereka membantu menyampaikan kepada warga agar menampung air dari kemarin.

“Sehingga saat kami stop produksi, masyarakat sudah siap dengan menampung air,” ujarnya.

Manager NRW & Transmisi Distribusi Perumda Tirta Pakuan, Nasrul Zahar menjelaskan, nanti pasca perbaikan air tidak langsung mengalir, tolong disampaikan ke masyarakat ada pemulihan biasa satu minggu, tapi diusahakan bisa pulih empat hari kedepan. Teman-teman trandis disiapakan dititik-titik untuk buang angin terjebak didalam pipa.

“Kami sudah jadwalkan pemulihan, membuang udara yang terperangkap. Mudah-mudahan pemulihan tidak begitu lama,” pungkasnya.

**handymehonk

DOB Bogor Barat Diminta Segera Dipercepat

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Bertempat di Pasar Rakyat Leuwisadeng, Sabtu ( 2/10/2021) warga Bogor Barat menggelar  diskusi alias ngopi bareng yang bertajuk dobrak dan cabut moratorium untuk mempercepat daerah otonomi baru (DOB) Bogor Barat.

Dalam acara tersebut turut hadir para sesepuh, tokoh masyarakat dan para aktivis di wilayah Bogor barat.

Ketua Forum Silaturahmi Masyarakat Bogor Barat (FSMBB) Didi Furqon Firdaus mengatakan, pihaknya berupaya mempercepat prihal DOB Bogor Barat dan terus merajut silaturahmi yang nyaris terputus akibat pandemi Covid-19.

“DOB ini tidak ada tanda-tanda untuk dicabut moratoriumnya sehingga kita harus mendobrak hal itu Maka itu percepatan DOB ini perlu segera dilakukan,” ujar Didi kepada wartawan, kemarin.

Akan tetapi, sambung dia, pihaknya sambil menunggu proses berikutnya ke arah sana mesri dilakukan percepatan insfratruktur dengan menilik berbagai potensi yang ada di wilayah Bogor Barat.

Menurut Didi dari faktor kewilayahan Bogor Barat telah memenuhi kriteria  minimal untuk menjadi daerah otonomi baru.

Menurutnya, jumlah 5 kecamatan dan penduduk 715.285 jiwa serta minimal luas wilayah 925 KM telah memenuhi syarat.

Sementara, secara kewilayahan Bogor Barat sudah melampaui batas persyaratan DOB. Dilihat dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor bahkan telah setara dengan jumlah penduduk provinsi.

Dikesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat Asep Wahyuwijaya mengatakan, keinginan terwujudnya Kabupaten Bogor Barat menjadi DOB, sudah sejak lama digaungkan, sehingga sampai saat ini tinggal menunggu moratorium dicabut oleh pemerintah pusat.

“Tidak ada masalah, Kabupaten Bogor Barat yang kemudian dirasakan oleh semua DOB se-Indonesia karena ada 325 lebih usulan yang sedang menunggu moratorium,” ungkapnya.

Asep menjelaskan, dilemanya  untuk pemekaran dan calon DOB Kabupaten Bogor Barat ini, adanya aturan teknis pelaksanaan pembentukan daerah yang turun dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pembentukan daerah yang hingga kini masih dalam tahap rancangan.

Jadi, kata dia, berdasarkan evaluasi pemerintah sebelumnya, dari 223 DOB yang dibentuk sejak 1999 sampai 2014, mayoritas berkinerja jeblok sekitar 67 persen di antaranya tidak berkembang sesuai harapan.

Secara umum DOB memiliki dampak negatif pada beberapa aspek pelayanan publik seperti kesehatan pendidikan dan insfratruktur.

“Mereka tidak mampu memenuhi kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan awal dibentuknya DOB,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Asep Wahyu berbagai persoalan muncul, seperti sengketa batas wilayah serta kurangnya sarana dan prasarana pemerintahan pengalihan pegawai, selain itu, lanjut Asep masalah keuangan dan lemahnya instrumen pembentukan daerah otonom baru yang pada awalnya sangat  longgar sehingga menyebabkan banyaknya DOB yang gagal.

“Faktor yang mendorong ledakan pemekaran daerah didominasi oleh pertimbangan politik walaupun DOB ini masih dalam moratorium tetapi data pengajuan DOB sudah mencapai 325 usulan,” paparnya.

Rancangan peraturan pemerintah terkait pembentukan daerah rencananya akan dibuat dalam dua aturan teknis yakni PP Penataan Daerah dan PP Desain Besar Penataan Daerah.

**aripekon

Peresmian Masjid An Naba PWI Kota Bogor, Atang Serahkan Al Quran

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyerahkan 10 Al Quran kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) An-Naba. Penyerahan ini dilakukan dalam peresmian Masjid An-Naba yang berlokasi di komplek PWI Kota Bogor, Sabtu (2/10).

“Mudah-mudahan Al Quran ini bisa bermanfaat bagi teman-teman PWI dan jamaah masjid. Menjadi penyejuk hati dan pendengaran dengan adanya lantunan ayat-ayat suci,” ujar Atang dalam press release HUMPROPUB.

Pembangunan Masjid An-Naba ini memakan waktu kurang lebih satu tahun dan dibangun dengan tujuan memberikan kenyamanan beribadah kepada para wartawan PWI Kota Bogor, atlet yang berolahraga di GOR Padjajaran dan masyarakat di sekitarnya.

“Alhamdulillah, apresiasi dan doa terbaik untuk PWI dan para muzakki yang telah membangun rumah Allah ini. Semoga menjadi amal jariyah yang tak terputus”, harap Atang.

Dalam peresmian Masjid An-Naba, turut hadir Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin, anggota Fraksi PPP Ahmad Saeful Bakhri, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah dan Ketua MUI Kota Bogor KH. Mustofa Abdullah Bin Nuh.

Pihak DKM An Naba mengharapkan agar masjid ini bisa dimakmurkan banyak pihak dan bermanfaat bagi masyarakat yang beraktivitas di seputaran GOR Pajajaran.

**ass

Kantornya Dirusak, Kades Bojong Koneng Lapor Polisi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Bojong Koneng Rusdi Anwar melaporkan warganya ke Polres Bogor yang melakukan pengerusakan kantor desa saat terjadi aksi unjuk rasa Sabtu (2/10).

“Ini sudah jelas pengerusakan kantor desa, dan ini sudah menginjak injakan lambang negara dan akan saya segera buat laporan ke pihak kepolisian terkait masalah ini,” ujar Rusdi Anwar kepada wartawan, Sabtu (2/10)

Menurut dia, sebelum membuat LP kepihak kepolisian, pihaknya akan berkordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kecamatan Babakan Madang.

“Saya memang akan membuat LP atas pengerusakan kantor desa yang dilakukan oleh warga, tapi sebelumnya saya akan berkordinasi terlebih dahulu dengan Camat Babakan Madang,” jelasnya.

Rusdi mengaku sangat menyayangkan terjadi aksi Pengerusakan Kantor Desa Bojong Koneng.

“Masyarakat boleh menyampaikan pendapat tapi jangan sampai anarkis seperti ini dan melakukan perusakan kantor desa dan ini sudah jelas menginjak injakan lambang negara,” pungkasnya.

**fredykristianto

Melalui Dana CSR, Pertamina Hotmix Jalan Desa di Malasari

0

Nanggung I Jurnal Bogor

Jalan poros desa di Kampung Malasari  di lingkungan RW 01 Dusun 01, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sepanjang 960 meter kini mulus beraspal hotmix.

Pengerjaan hotmix di jalan desa tersebut bersumber dari anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Persero.

Tokoh pemuda Desa Malasari H. Yusep Kadapi membenarkan bahwa aspal hotmix didapat dari CSR  PT. Pertamina

“Melalui dorongan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi 6 Daerah Pemilihan (Dapil)  Kabupaten Bogor Tommy Kurniawan akhirnya jalan desa menuju rumah bersejarah kini telah dihotmix,” ujar Yusep, Sabtu (2/10).

Diakuinya, melalui anggota DPR RI tersebut, pada awal 2021 dilakukan pengajuan, hingga akhirnya  PT Pertamina merespons dan mengucurkan anggaran untuk membangunan insfrastruktur di Malasari.

“Terbilang waktu yang singkat,  aspirasi warga desa bisa terwujud,” tambah dia.

Beberapa tahun lalu, kata Yusep keaadaan jalan itu telah dibeton, namun mengingat kondisinya sudah rusak  maka  progresnya lebih ke  peningkatan jalan pengerjaan dengan hotmix,” terangnya.

Diakuinya, sepanjang sejarah baru kali ini warga Desa Malasari bisa mendapatkan anggaran CSR dari PT Pertamina

“Berkat CSR PT Pertamina  jalan Desa Malasari kini selesai dibangun. Semoga program ini bisa berkelanjutan,” kata dia lagi.

Ditempat yang sama, staf Desa Malasari Isak atau yang akrab disapa Ambon mengaku bersyukur atas dibangunnya insfrastruktur yang sebelumnya telah dinantikan warga.

Menurutnya, CSR PT Pertamina sangat membantu masyarakat karena dimasa Pandemi ini masih ada pembangunan yang belum tercover

“Untuk itu kami menghaturkan terimakasih kepada PT. Pertamina dan Anggota DPR RI Tomi Kurniawan yang telah mendukung dibangunnya insfrastruktur jalan di Malasari,” ungkapnya.

**aripekon