32.4 C
Bogor
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1069

Pemandian Air Panas Ini Bisa Jadi Referensi Liburan Akhir Pekan

0

Wisata air panas di Lebak, Banten bisa menjadi salah satu referensi bagi kalian yang ingin berlibur di akhir pekan. Nah, wisata pemandian air panas Tirta Lebak Buana ini berada di Jalan Raya Rangkasbitung-Bogor Km 37 Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.

Destinasi ini juga menjadi salah satu tempat wisata di Lebak yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah yang ingin menikmati liburan dihari biasa maupun di hari libur. Selain menyuguhkan tempat yang memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Wisata air panas di Lebak Banten ini merupakan salah satu obyek terpopuler di Lebak, Rangkasbitung Banten. Para wisatawan dapat menikmati sumber mata air panas yang berasal dari Batu Kancah.

BACA JUGA: Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

Masyarakat setempat menamakan Batu Kancah karena di setiap pinggir batu tersebut keluar sumber air panas. Sumber mata air panas tersebut disajikan dalam bentuk kolam renang dan kamar mandi.

Fasilitas yang disajikan ini bisa dibilang sebuah wisata pemandian yang memiliki fasilitas dan pelayanan yang cukup lengkap seperti area parkir kendaraan, mushola, kamar mandi (MCK), tempat istirahat, rumah makan, dan penginapan.

Bagi wisatawan yang berdomisili di daerah Lebak sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi ini. Akan tetapi bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentunya sarana transportasi yang bisa diakses ke lokasi wisata bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor pribadi dan juga bisa menggunakan kendaraan umum seperti bus atau angkutan umum lainnya. Pasalnya lokasi pemandian air panas ini cukuplah strategis yakni sekitar 4,3 Km dari Terminal Pasar Gajrug.

Harga tiket masuk yang perlu dibayar yakni sebesar Rp 10.000 untuk merelaksasikan tubuh kita. Bagi wisatawan yang membawa kendaraan seperti motor atau mobil cukup sediakan Rp 2.000 untuk ongkos parkir.

BACA JUGA: SMART Ekselensia Buka Seleksi Nasional Beasiswa

“Harga tiket masuk ini cukup bersahabat dengan kantong, terlebih dengan fasilitas saung yang cukup nyaman untuk beristirahat, dan juga bisa relaksasi sejenak,” ujar Nadya Farhataeni, salah satu pengunjung pemandian air panas

Untuk suhu kolam air panas ini berkisar 45 derajat dan 80 derajat Celsius ini memanglah tempat yang cocok untuk berendam. Maka jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya terus meningkat. Sebab pemandian air panas ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat wisata saja, melainkan sebagai tempat terapi kesehatan seperti penyakit kulit.

Bahkan warga sekitar pemandian, datang untuk berendam sesuai dengan kondisi cuaca di Lebak yang lumayan agak sejuk udaranya jika di pagi dan malam hari. Terkadang juga mereka sering datang lebih banyak ketika hujan karena mungkin dekat dengan lokasi wisata pemandian ini. Mereka berendam untuk membuat tubuh segar lagi dengan relaksasi melepas penat usai beraktivitas.

**mianurjanah/mg-uika

SMART Ekselensia Buka Seleksi Nasional Beasiswa

0

JURNAL INSPIRASI – Kabar baik datang dari dunia pendidikan. SMART Ekselensia Indonesia, telah membuka kembali SNB (Seleksi Nasional Beasiswa) untuk SMP dan SMA yang diperuntukan untuk tahun ajaran 2022/2023. Khusus tahun ajaran ini, tidak hanya membuka SNB, tapi SMART juga membuka SNNB (Seleksi Nasional Non Beasiswa) .

Pada 2021 menjadi tahun ke-19 dibukanya SNB untuk caakupannya sendiri dikhususkan untuk calon siswa SMP dan SMA (lulus SD dan lulus SMP) untuk semua kalangan, dengan kategori tidak mampu secara finasial. SNB juga terbuka untuk semua siswa di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

“Hal ini dilakukan untuk membuka ruang bagi kalangan non beasiswa untuk belajar bersama dan berbagi kebermanfaatan dengan mereka yang mendapatkan beasiswa,” jelas Miftah Rizkamuna, PIC SNB & SNNB, Senin ( 22/11/2021).

BACA JUGA: Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

SMART Ekselensia Indonesia sendiri ialah Leadership Boarding School tingkat SMP – SMA. Didirikan oleh lembaga zakat nasional Dompet Dhuafa dan saat ini dikelola oleh  Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa. Sekolah ini telah berdiri sejak 29 Juli 2004, telah menjadi salah satu sekolah model yang menerima siswa laki – laki lulusan SD/sederajat dari seluruh Indonesia. Hingga kini SMART telah meluluskan lebih dari lima ratus siswa yang berasal dari seluruh Indonesia dan sukses menghantarkan 90% alumninya melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PTN) favorit  di seluruh Indonesia.

Untuk proses pendaftaranya sendiri  telah berlangsung dari tanggal 12 November dan akan ditutup pada tanggal 12 Desember 2021. Jika ada yang berminat untuk mendaftar bisa langsung mengunjungi website Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa untuk mendapatkan formulir dan informasi lebih lanjut. 

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

“Harapan kami semakin banyak anak-anak yang memiliki keterbatasan secara financial untuk dapat melanjutkan pendidikan di sekolah berkualitas seperti SMART EKSELENSIA Indonesia. Sehingga memperluas kebermanfaatan dana zakat yang telah diamanahkan oleh para donatur Dompet Dhuafa.

Kita juga berharap anak-anak yang diterima nanti dapat menjalankan amanah dengan baik untuk belajar, berpresetasi, bisa menggapai cita-cita yang diinginkan, dan menjadi calon-calon pemimpin masa depan,” tutup Miftah.

**muthiaarfah/mg-uika

Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

0

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan Alun-alun Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor yang berada di tengah pusat  Bogor telah mencapai 80 %. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2021. 

Alun-alun Kota Bogor sebelumnya digunakan sebagai tempat rekresi bernama Taman Topi. Namun tempat ini dibangun kembali dengan konsep yang berbeda berintegrasi dengan Stasiun Bogor.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan, pihaknya terus mengejar target pembangunan pada pekan ini. “ Beberapa pekerjaan perlu finansial terkait Dengan strukturnya. Semua pekerjaan yang sifatnya fabrikasi sudah dating dan terpasang semua.” Ujar Esti, Senin (22/11/2021).

BACA JUGA: Selain Cuci Mobil, J&S Tawarkan Jasa Pemasangan Kaca Film dan Poles Bodi

Esti pun mengatakan bahwasannya pembangunan sudah mulai merangkap perlahan, mulai penanaman rumput-rumput di area Alun-alun, penanaman di zona botani, tulisan’ Alun-alun Kota Bogor’, serta rencana penananaman pohon beringin Korea  yang akan ditempatkan sebagai segmen.

Selain itu, jogging track  dan zona plaza sudah dalam tahap finalisasi. “Mungkin akhir bulan ini semua struktur sudah  selesai tinggal finalisasi terkait dengan alun-alun,” ujar Esti.

Untuk mempercat proses kontruksi Alun-alun tersebut, pihaknya telah menambah jumlah pekerja harian hingga sekitar 118 orang. Mereka dipekerjakan dalam tiga sift waktu. Yaitu pada siang, sore dan malam hari. Langkah itu agar mengejar target untuk pembangunan di lahan seluas 17  ribu meter persegi tersebut.

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

“Nanti bisa beroperasi menunggu diresmikan Pak Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) dan wali Kota Bogor (Bima Arya Sugiarto) rencananya tanggal 17 Desember 2021,” kata Esti.

Sementar dengan menambah SDM tersebut agar pembangunan berjalan dengan lancar dan cepat sesuai yang ditargetkan. Meskipun  dengan proges pekerjaan yang selalu berkejaran dengan hujan tak henti-henti, intregritas dan tujuan konsep Alun-alun tersebut tetap harus dijaga sesuai perencanaan.

**nauvalreyzkania/mg-uika

Selain Cuci Mobil, J&S Tawarkan Jasa Pemasangan Kaca Film dan Poles Bodi

0

JURNAL INSPIRASI – Aktivitas yang semakin padat di Kota Bogor khusunya menyebabkan banyak pemilik kendaraan kesulitan mencari waktu untuk merawat kendaraan pribadinya. Padahal, armadanya ini butuh perawatan, paling tidak dicuci agar penampilannya dan juga performa tetap enak dipandang.

Membawa kendaraan ke tempat pencucian mobil merupakan pilihan yang paling praktis bagi pemilik kendaraan yang sibuk. Tak heran jika peluang bisnis jasa pencucian mobil ini sangat menggiurkan pagi para pelaku usahanya.

Hadir di Kota Bogor jasa pencucian mobil dan motor yang berlokasi di Eks kolam renang Tirtania Waterpark Jl. RE Soemantadiredja – Komplek Pamoyanan Hijau RT04/RW08 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

“Disini kami berikan pelayanan berbeda dari lokasi pencucian mobil seperti yang lain, yakni untuk fasilitas vakum kita berikan yang terbaik, setiap sudut interior kita akan sedot habis semua debu, dan hanya dengan harga Rp30.000 pengunjung sudah mendapatkan cuci snow, vakum dan semir ban, untuk roda dua kita bandrol Rp12.000 saja,” ujar Sandy Buana salah satu pemilik jasa pencucian ini.

Selain itu, Sandy yang didampingi rekan bisnisnya, Agus Santoso dan Yoga Satria Wijaya mengatakan, dilokasinya ini tidak hanya membuka usaha pencucian mobil saja. Namun disini terdapat jasa poles bodi, pemasangan Spesialis Kaca Film khusus mobil dan gedung dengan brand J & S Auto Film.

“Selain pencucian mobil dan motor, kita disini hadir juga untuk para pemilik mobil yang mau mengganti kaca film dan bisa langsung dipasang disini, harganya terjangkau lah, menyesuaikan isi kantong, dari mulai kisaran harga Rp300.000 hingga jutaan. Dari kualitas sendiri itu sih menyesuaikan selera pemasang,” tukasnya.

**handymehonk

UMKM Indonesia Go To Istambul

0


 
JURNAL INSPIRASI
– Baru-baru ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Turki lakukan giat audiensi yang dihadiri oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) asal Bogor yang berlangsung di Ruang Rapat Balai Besar Litbang Pasca Panen Pertanian, Cimanggu, Kota Bogor.

“Alhamdulillah kegiatan yang diikuti sebanyak 75 pelaku UMKM ini bertujuan untuk membantu menterjemahkan bahwa UMKM ini bisa ekspor (produk mereka) ke luar negeri,” kata Sekjen Kadin Indonesia Komite Turki, Bonar Martua Sitorus yang akrab disapa Bony, kepada Jurnal Bogor.
 
Bonar menjelaskan, pelaksanaan kegiatan audiensi ini juga sebagai bentuk kehadiran Kadin untuk mempersiapkan para pelaku UMKM untuk bisa memasarkan produk buatannya hingga ke luar negeri. 

BACA JUGA: Tirta Pakuan Bangun Command Center, Target Rampung Akhir Tahun
 
“Selain menjelaskan mengenai apa itu ekspor dan bagaimana cara bisa ekspor, dalam kegiatan ini kami juga mengajak para pelaku UMKM bahwa ekspor barang ke luar negeri juga bisa dilakukan secara langsung (mandiri),” ucapnya. 
 
Dituturkan Bonar, jika melihat hasil produk yang dibawa para pelaku UMKM asal Bogor dalam audiensi ini, ia meyakini produk-produk ini sudah bisa di ekspor ke luar negeri. Meski, memang masih ada beberapa kekurangan yang perlu dipenuhi para pelaku UMKM. 
 
Untuk itu, dalam audiensi ini pihaknya menggandeng komunitas Solusi Ekspor untuk bisa membantu teman-teman UMKM, dalam hal ini memberikan edukasi apa saja kekurangan yang ada di mereka. 
 
“Contoh (kekurangan pelaku UMKM) membuat kemasan yang bagus dan membuat brand. Kekurangan inilah yang akhirnya coba kita bantu kepada pelaku UMKM untuk ditingkatkan lagi segi kualitas hingga pemasaran mereka agar menarik konsumen,” imbuh dia. 

BACA JUGA: Aktivis Sebut Pembangunan Pedestrian Jalan Jendral Sudirman Proyek Gila
 
Dalam kesempatan ini, Bonar juga mengaku bangga karena para pelaku UMKM asal Bogor sangat antusias dalam mengikuti kegiatan audiensi ini. Bahkan, ia berani memastikan semua pelaku UMKM asal Bogor akan ikut memasarkan produknya masuk ke luar negeri. 
 
“Menurut saya para pelaku UMKM ini cukup antusias mengikuti audiensi ini, apalagi kami dari Kadin juga membuat terobosan baru yang sudah terbukti, yakni ada beberapa produk asli UMKM Indonesia yang sudah tembus ke Turki melalui 4 PILAR Program Kadin Indonesia Komite Turki,” beber dia. 
 
“Makanya saya sudah sampaikan ke mereka, mau sampai kapan kita nunggu. Karena menurut saya program ini angin segar, semangat yang baru dan energi yang baru untuk kita bisa memasarkan produk sendiri hingga ke luar negeri,” tandasnya.
 
**handymehonk

Tirta Pakuan Bangun Command Center, Target Rampung Akhir Tahun

0

JURNAL INSPIRASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor saat ini tengah merampungkan pembangunan ruangan Command Center dengan kapasitas 9 layar monitor di kantor pusat Perumda Tirta Pakuan di Jalan Raya Siliwangi, Kota Bogor.

Rino Indira Gusniawan dan Ardani Yusuf

“Command Center ini memiliki fasilitas sembilan layar utama, dengan enam layar disampingnya, kita bisa memonitor langsung terkait produksi, hingga transmisi dan distribusi,” ucap Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan, belum lama ini.
 
Dengan adanya Command Center ini permasalahan terkait pasokan dan kendala air bisa langsung dipantau, jadi apabila terjadi suatu masalah dapat segera diambil tindakan penanganan.

BACA JUGA: Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri
 
“Pembangunan Command Center ini sendiri ditarget bisa selesai di akhir tahun 2021, untuk selanjutnya bisa digunakan pada awal tahun depan, kita kejar beres Desember nanti,” katanya.
 
Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf berharap Command Center ini bisa segera rampung di akhir tahun.
 
Pihaknya ingin disaat satu tahun jajaran direksi menjabat, ada inovasi dan prestasi yang bisa disampaikan ke publik.
 
“Dari Command Center itu kan kita bisa jadi dasar langkah program kita, atau solusi saat ada masalah di wilayah, yang kita bisa pantau dan monitor dari sini, mulai dari produksi, transmisi sampai distribusi, lancar atau tidak, mana saja yang ada masalah, bisa kita pantau langsung dari sini,” tegas Ardani.

BACA JUGA: Belasan Kios Milik Kampus IPB Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
 
Ia menambahkan, Command Center ini nantinya akan beroperasi selama 24 jam dengan operator sebanyak empat orang dalam satu shift.
 
“Karyawan eksisting yang akan diberdayakan. Kita berharap ini menunjang program-prohgram kita di tahun depan, penyempuranaan jaringan hingga pembuatan DMA, semua masuk Command Center ini, termasuk kebocoran-kebocoran, kita bisa pantau dari sini,” tukasnya.
 
**handymehonk

Dapat Dana Hibah, MIS Nurul Hayat Bangun Pagar

0

JURNAL INSPIRASI – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Hayat maksimalkan dana hibah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pembangunan infrastruktur sekolah yang terletak di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.

Nuri Hidayanto

“Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, kami mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2021 senilai 45.000.000 dana hibah tersebut akan kami gunakan untuk pemagaran madrasah, perbaikan lantai kantor dan perbaikan WC siswa,” ujar Kepala Sekolah MIS Nurul Hayat, Nuri Hidayanto, Senin (22/11/21).

Ia melanjutkan, hasil hitung-hitungan dana tersebut memang tidak cukup, oleh karena itu pihaknya berupaya untuk memaksimalkan anggaran yang didapat dari Pemda tersebut.

BACA JUGA: Serahkan SK 7 DPC, HMBT Juga Santuni Anak Yatim

“Karena kepala sekolah menjadi ujung tombak sekolah, ketika ada pembangunan nombok dikit mah udah biasa yang penting bangunan tidak mangkrak di tengah jalan,” tutur Nuri Hidayanto kepada awak media.

Menurutnya, saat menjabat sebagai Kepala Madrasah ia bertekad memaksimalkan dana hibah tersebut karena selama ini madrasah sangat sulit untuk mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah daerah, apalagi dengan jumlah siswa yang dimiliki hanya sebanyak 76 siswa dengan 7 tenaga pendidik dan 5 ruang kelas.

BACA JUGA: Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri

 “Kami sangat berterimakasih dan berharap kepada pemerintah daerah (Pemda) khususnya Bupati Bogor agar kedepannya terus memperhatikan madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Bogor ini dan terimaksih sudah memperhatikan dan peduli terhadap pendidikan,” pungkasnya.

**nay/wisnu

Serahkan SK 7 DPC, HMBT Juga Santuni Anak Yatim

0

JURNAL INSPIRASI – Himpunan Masyarakat Bogor Timur (HMBT) kembali lakukan kegiatan sosial, kali ini berupa santunan yatim piatu di aula kantor Desa Gunungputri, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Minggu (21/11).

Achmad Fathoni, ST

Ketua HMBT Mahar Aulia mengatakan, kegiatan ini merupakan  agenda rutin dari HMBT yang sudah berulang kali dilaksanakan secara bergilir di 7 kecamatan yaitu di Kecamatan Gunungputri, Klapanunggal, Cileungsi, Jonggol, Cariu, Sukamakmur dan Kecamatan  Tanjungsari.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni, ST dari Komisi 3, Adi Suwardi  dari Komisi 2 dan juga dihadiri oleh Ketua Umum Presidium Bogor Timur Alhafiz Ranna dan Kepala Desa Gunungputri Damanhuri.

BACA JUGA: Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri

“Kegiatan ini juga sekaligus menjadi acara penyerahan SK legalitas terbentuknya 7 DPC dan 1 sayap organisasi yaitu Srikandi HMBT,” jelasnya, Senin (22/11).

Masih kata dia, dirinya merasa sangat  berbahagia bahwasannya organisasi yang baru terbentuk 1 tahun ini sudah memiliki perwakilan di setiap kecamatan di wilayah Bogor timur. Semoga ini bukanlah akhir namun menjadi pemacu semangat buat para pemuda di wilayah Bogor timur yang tergabung di HMBT untuk terus bergerak memberikan manfaat untuk masyarakat

Senada disampaikan oleh aleg Achmad Fathoni yang mengapresiasi HMBT karena tidak pernah menyebarkan proposal dalam setiap kegiatan sosial yang ingin dilaksanakan. Hal ini kata dia merupakan contoh muda – mudi yang luar biasa karena bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk menyantuni yatim piatu.

BACA JUGA: Mahasiswa Mercu Buana Latih Siswa Metland School Personal Branding

“Seperti Hadits riwayat Imam Bukhari عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا. Dari Sahl bin Sa’ad r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya,” jelas Fathoni biasa disapa.

Menurutnya, mari kita sama-sama berdoa semoga kita menjadi bagian orang-orang yang seperti jari tengah dan jari telunjuk dengan Rasullulah di surganya kelak, dan saya juga ucapkan selamat kepada para ketua DPC yang mewakili kecamatan masing – masing untuk menciptakan suasana dan kegiatan – kegiatan yang positif.

Adapun 7 nama ketua DPC yang mewakili wilayah Bogor Timur ialah Nandika Rizki Purnama (Ketua DPC Cileungsi), Omin Sabarija (Ketua DPC Gunung Putri), Khoerudin (Ketua DCP Cariu), Indra Jaya (Ketua DPC Klapanunggal), Nalim (Ketua DPC Jonggol), Cep Entoh Sidik (Ketua DPC Sukamakmur), Dede Anwarudin (Ketua DPC Tanjungsari), dan Elah sebagai Ketua Srikandi HMBT.

**naynur’ain

Mahasiswa Mercu Buana Latih Siswa Metland School Personal Branding

0

JURNAL INSPIRASI – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Program studi publik relations Universitas Mercu Buana menyelenggarakan Kuliah Peduli Negeri (KPN) secara virtual, Senin (22/11/21).

Acara yang dilaksanakan pada Kamis (18/11) lalu ini mengusung tema Personal Branding Class with Art Community and Sharing Session with Noir.Lab at SMK Metland Cileungsi.

Hal ini disampaikan oleh ketua pelaksana acara tersebut, Septia Nandypta Sitio. Menurutnya, KPN ini dihadiri oleh peserta dengan total 41 siswa-siswi kelas 10 dan 11.

BACA JUGA: Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri

“Webinar ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Yoga Saputra perwakilan dari Noir Lab  dan pembicara utama Robby Firliandoko selaku Wakil Direktur Komite Kabupaten Bogor Kreatif (Kabekraf),” ucapnya kepada wartawan.

Septia menjelaskan, tujuan dilakukannya KPN ini adalah tanda bakti dari mahasiswa ilmu komunikasi Mercu Buana untuk masyarakat.

“Kegiatan ini juga didukung oleh Dosen Mata Kuliah Peduli Negeri (KPN) Syerli Haryati, SS, M.Ikom dan Roni Ridho selaku Kepala Sekolah dari SMK Metland Cileungsi,” kata Septia.

Webinar (Sharing Session) yang disponsori oleh GFshop ini, lanjut Septia, dikemas dalam bentuk penyampaian materi dan presentasi yang ditambahkan diskusi tanya jawab antara pemateri dengan siswa-siswi. 

BACA JUGA: Lomba Senam Pancakarsa di Jonggol Hanya Diikuti 6 Desa

“Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagaimana cara agar millenials dapat menumbuhkan kepercayaan diri yang positif, sehingga dapat memiliki personal branding yang dapat menentukan siapa dirinya sebagai bekal untuk masa depan,” lanjutnya.

Di lokasi yang sama, Yoga Saputra, anggota Noirlab menyampaikan, Noirlab sebagai ruang berekspresi publik sudah berdiri pada tahun 2018 yang diinisiasi secara bersama.

 “Kami sepakat untuk mewujudkan mimpi-mimpi kami, untuk bisa memfasilitasi dan juga bisa mewadahi teman-teman kreatif, teman-teman musisi, visual art, dan lain-lainnya,” katanya.

Menanggapi Yoga Saputra, Wakil Direktur Kabekraf, Robby Firliandoko menuturkan personal branding penting tapi genting.

BACA JUGA: ANBK, SDN Pabuaran Numpang ke Sekolah Lain

“Personal branding adalah seni memperkenalkan diri, bukan menjual diri. Banyak orang dalam memperkenalkan dirinya hanya menjual dirinya, maksudnya adalah ia hanya berfokus pada merapikan penampilan, penataan rambut, fokus dalam ngerapihin packaging bajunya, tetapi tidak memikirkan personal brandingnya untuk apa,” ucap Robby.

Padahal, menurut Robby value dalam diri harus diangkat, karena dalam membangun personal branding itu secara tidak sadar, tetapi mempunyai efek yang sangat luar biasa.

“Yuk dievaluasi kembali personal branding diri kita masing-masing, ingin dikenal seperti apa, dan dijalani ingin ke arah mana,” katanya.

Robby berharap, dengan diadakannya webinar (sharing session) ini, diharapkan agar para millenials lebih siap untuk memiliki personal branding.

“Saya berharap semua milenials, mempersiapkan diri, seperti apa mereka ingin dikenal dan tentang dirinya dengan cara menumbuhkan kepercayaan diri positifnya,” pungkasnya.

**naynur’ain

Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri

0

JURNAL INSPIRASI – Pemasangan plang “DILARANG MASUK” yang dilakukan oleh KPRI-1 dengan atas nama pemilik tanah SHM, H.J R.O SUHAEDAH di sekolah SMK Generasi Mandiri, Kampung Parung Dengdek, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menimbulkan aksi dari warga dan alumni sekolah tersebut, Senin (22/11/21).

Salah satu warga yang melakukan orasi damai, Dede Ibnu Arifin mengatakan, segenap warga Parung Dengdek menolak adanya pemasangan plang karena sangat menganggu kegiatan siswa  dalam melakukan proses belajar mengajar.

“Plang berisi tulisan larangan masuk ke sekolahan Generasi Mandiri, mungkin tujuan pemasangan plang yaitu untuk menyegel dan tidak boleh ada aktivitas belajar mengajar di sekolahan Generasi Mandiri” ucapnya diwawancarai wartawan Jurnal Bogor.

BACA JUGA: Lomba Senam Pancakarsa di Jonggol Hanya Diikuti 6 Desa

Lanjutnya, Dede Ibnu Arifin menyampaikan, sejarah SMK Generasi Mandiri dulunya sebelum ada bangunan sekolah, tempat ini hanya lahan kosong. Bahkan dulunya untuk sarana pemakaman umum dan sepengetahuannya dari kecil ini tanah ini milik negara.

“Makanya kami sebagai warga kaget, sampai ada yang menyuratkan atas nama pribadi dan sampai kapan pun kami akan menjaga, karena ini adalah sarana pendidikan dan sarana untuk mencerdaskan warga masyarakat disini,” ujarnya.

Sejumlah siswi sekolah, Hani dan Dea juga mengatakan menolak jika sekolahannya harus diambil alih dan dipasang plang dilarang masuk. “Karena ini sekolahan kita bersama kita harus kita pertahankan, kita dapat kabar pun dari anak sekolah lain,” tuturnya.

BACA JUGA: Pemdes Sukanegara Bangun Jalan Penghubung Antardesa

Ia berharap permasalahan cepat selesai dan meminta Bupati Bogor dan  Dinas Pendidikan agar menggelar pembelajaran di sekolah seperti biasa.

“Teruntuk Ibu Bupati Bogor dan Dinas Pendidikan kami mewakili seluruh siswa dan siswi SMK Generasi Mandiri meminta tolong dan bantuannya untuk mempertahankan tanah sekolah kami,” tutupnya penuh harap.

Sampai diturunkannya berita ini belum ada penjelasan pasti sebab musabab pemasangan plang larangan masuk, baik dari kepala sekolah SMK Generasi Mandiri, maupun dari perwakilan pemilik lahan.

**Nay/Wisnu