26.3 C
Bogor
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1057

Pembangunan Drainase Jalan Cibedug Tanpa Dipasang Plang Proyek

0

JURNAL INSPIRASI – Lagi, proyek dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, ditemukan tanpa papan plang nama kegiatan. Kali ini, giliran pekerjaan saluran air di ruas Jalan Cibedug-Citapen, Kecamatan Ciawi.

Dari pantauan di lokasi pembangunan drainase jalan, para pekerja sedang menggali saluran tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan kerja.

Kepala Desa (Kades) Cibedug, Kecamatan Ciawi, Deni Setiawan mengatakan, pengerjaan galian yang dilakukan para pekerja di ruas jalan kabupaten ini, merupakan proyek DPUPR.

“Proyek pembuatan saluran air atau drainase jalan, dikerjakan pihak ketiga,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA Pegawai Proyek TPT Jalan Cipicung Ambil Batu Kali

Deni mengaku sudah satu bulan pengerjaan proyek drainase jalan dilakukan pihak ketiga. Namun, sampai saat ini dari pihak pelaksana proyek atau pemborong belum ada laporan ke desa.

“Padahal yang mengajukan proyek drainase itu dari desa. Sekarang sudah terealisasi dari pihak pelaksana tidak ada laporan apa pun juga,” ujarnya.

Menurutnya, untuk pembangunan drainase jalan, Pemerintah Desa (Pemdes) Cibedug mengajukan anggaran sebesar 700 juta lebih. “Informasinya proyek drainase itu hanya direalisasi sekitar 400 juta lebih. Dan saya juga tidak tahu pasti, karena dari pemborong belum ada ke desa,” jelas Kades Cibedug, Deni Setiawan.

BACA JUGA Pedagang Merasa Dipermainkan Satpol PP

Sementara, para pekerja saat ditanya terkait siapa pemborong yang mendapatkan proyek tersebut, tidak ada satu pun yang mengetahuinya.

“Saya engga tahu mas. Saya hanya bekerja saja,” jelas pekerja yang usianya masih muda dan namanya enggan menyebutkan.

Ia pun menyatakan tidak tahu saat ditanya lokasi pemasangan papan plang nama kegiatan. Bahkan, di lokasi proyek yang bersumber biaya dari APBD Kabupaten Bogor itu, pihak pelaksana tidak menyediakan sekretariat.

**dedesuhendar

Pegawai Proyek TPT Jalan Cipicung Ambil Batu Kali

0

JURNAL INSPIRASI – Pengrusakan Kali Cibalung dengan mengambil keberadaan sejumlah batu dilakukan para pekerja proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Jalan Cibalung-Cipicung, Kecamatan Cijeruk.

Para pekerja sebanyak 4 orang terlihat sedang membelah batu-batu besar yang ada di Kali Cibalung untuk dimanfaatkan sebagai bahan material proyek tanpa papan plang nama tersebut.

Baharudin, warga setempat menyayangkan adanya pengambilan batu kali yang dilakukan para pekerja proyek pembangunan TPT.

 “Kalau batu yang bekas galian tebing sih tak apa. Tapi ini malah batu yang berada ditengah kali di jadikan bahan material,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (28/11).

BACA JUGA Pedagang Merasa Dipermainkan Satpol PP

Baharudin mempertanyakan pengambilan batu untuk kepentingan pembangunan proyek, diperbolehkan atau tidak. Sebab, itu akan merusak keberadaan kali.

 “Batu yang ada ditengah kali ini, sebagai penahan derasnya air. Kenapa harus diambil dan dirusak para pekerja proyek,” paparnya.

Menurutnya, di lokasi proyek TPT tidak terlihat adanya bahan material, baik pasir maupun batu. Namun, bahan material itu hanya terlihat di lokasi pengerjaan persisnya di sekitar kali.

 “Hanya ada tumpukan batu saja di sekitar kali yang sudah dibelah pekerja,” jelasnya.

Sebelumnya, Ahmad, penjual bensin eceran tak jauh dari lokasi proyek mengatakan, pengerjaan TPT jalan baru dilaksanakan satu minggu lalu.

“Baru ada satu minggu ini,” katanya sambil melayani pembeli bensin kepada wartawan akhir pekan lalu.

Ahmad mengungkapkan, proyek TPT ini dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bukan pihak desa. “Warga sini juga ada beberapa orang yang ikut kerja,” ujar Ahmad warga Desa Cibalung.

BACA JUGA UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Kekurangan Truk Sampah

Deni, pengguna jalan menyayangkan dengan pelaksana yang mengerjakan proyek tebing tersebut. Dimana, pihak pelaksana tidak memasang plang nama kegiatan untuk diketahui masyarakat luas.

“Kalau memang ini dikerjakan pihak ketiga, papan nama kegiatannya harus dipasang. Terkesan seperti proyek siluman,” ujarnya.

Adanya papan nama kegiatan, sambung Deni, menjadi keharusan setiap pelaksana proyek yang bersumber anggaran dari pemerintah, baik APBD Kabupaten Bogor, APBD Provinsi Jabar maupun APBN.

“Berarti kalau tidak dipasang plang papan nama kegiatan, pelaksana sudah melanggar aturan terutama Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),” tegasnya.

Deni minta agar Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mengawasi pelaksanaan kegiatan proyek tersebut.

“Dinas juga harus menegur pelaksana untuk memasang papan nama kegiatan,” tukasnya.

Sementara, hingga saat ini pihak pelaksana atau pemenang proyek pemerintah itu, belum memberikan keterangan karena tidak pernah ada di lokasi kegiatan pembangunan.

**dede suhendar

Pedagang Merasa Dipermainkan Satpol PP

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Desa Caringin, RK Muhamad Taofiq mengaku kesal dengan sikap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor yang terkesan mempermainkan para pedagang.

Menurutnya, upaya para pedagang dengan mendatangi Mako Satpol PP agar menindak tegas dan melakukan penutupan terhadap keberadaan Toko Mario, hanya ditanggapi angin lalu.

“Keluhan kami para pedagang seakan tidak ada artinya. Dan tidak ditanggapi serius oleh Satpol PP,” ungkap Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Desa Caringin yang akrab dipanggil Jalal.

Jalal mengungkapkan, selama adanya permasalahan antara para pedagang pasar tradisional dengan pengusaha Toko Mario, pihaknya sudah tiga kali mendatangi Mako Satpol PP.

BACA JUGA Warga Lapor Setu Tlajung Hilir Tercemar

“Setiap kali datang ke Satpol PP, pasti yang menghadapi kami Kabid Gakda, Budi Mulyawan,” paparnya.

Tetapi, Kabid Gakda dengan santainya hanya mendengarkan keluh kesah para pedagang dan berjanji akan menyampaikan ke Kepala Satpol PP, Agus Ridho.

“Tapi mana janjinya. Sampai sekarang saja belum ada tindakan apapun. Setiap kali saya telepon, hanya menjanjikan saja tanpa ada kejelasan sama sekali,” jelas Jalal.

Untuk itu, Jalal dan para pedagang lainnya yang ada di pasar milik desa, akan melakukan aksi unjuk rasa agar keluhan dan aspirasi pedagang didengar langsung Bupati Bogor.

“Ini mah harus dengan cara demo, biar keluhan kami ada tindakan,” tegasnya.

BACA JUGA Ahmad Fathoni Terbelalak, Cara PT KIM Buang Limbah ke Aliran Sungai

Tidak hanya para pedagang yang dipermainkan, instansi penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Agus Ridho itu pun tidak bergeming sama sekali saat anggota dewan asal daerah pemilihan (Dapil) 3, Usep Supratman meminta agar Satpol PP menutup Toko Mario.

Saat didatangi para pedagang ke Mako Satpol PP, di Komplek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Kabid Gakda Budi Mulyawan tidak bisa berkata apa pun dan hanya akan melaporkan keluhan serta keinginan para pedagang ke pimpinan dalam hal ini Kasatpol PP.

“Saya akan sampaikan ke pimpinan. Saya tidak bisa memutuskan sekarang atau besok penutupan Toko Mario. Semua tergantung pimpinan,” tukasnya.

**dede suhendar

Junsam Kalahkan Wakil Bupati

0

   

JURNAL INSPIRASI – Ketua PSSI ASKAB Bogor, Junaidi Samsudin menorehkan hasil gemilang dengan terpilih menjadi Exco Asprov PSSI Jabar 2021-2025

Junaidi Samsudin

Terpilihnya Junsam dalam pemilihan Exco Asprov PSSI Jabar ini boleh dikatakan sangat luar biasa , karena    Junsam mampu mengumpulkan 49 suara atau 96,08 persen.

Suara yang diraih Junsam itu mampu mengalahkan  Wakil Bupati Sumedang,  H . Erwan Setiawan, SE yang harus puas menempati posisi kedua dengan total suara 38 atau 74,51 persen.

BACA JUGA CK Kandidat Kuat Pengganti Junaidi Samsudin

Prestasi yang ditorehkan politisi PPP Kabupaten Bogor dalam kontestasi Exco Asprov PSSI Jabar 2021-2025  ini secara tidak langsung membanggakan masyarakat bola di Kabupaten Bogor.

Junsam  mengatakan, apa yang diraihnya dalam pemilihan Exco  Asprov PSSI Jabar 2021-2025  itu adalah prestasi bagi sepakbola Kabupaten Bogor.

“ Saya bangga bisa mewakili Kabupaten Bogor dalam kancah sepakbola regional Jawa Barat. Mudah mudahan ini akan menjadi pintu bagi saya untuk ambil bagian dalam kemajuan sepakbola Jawa Barat dan juga Kabupaten Bogor,” tegas Junsam, Senin, 29 November 2021.

BACA JUGA M Iran Fauzi Sosok DibaliK Kesuksesan Event KORMI

Selanjutnya, Junsam juga mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat bola di Kabupaten Bogor yang telah mendukung dan mensuportnya selama ini.

Terkait posisinya sebagai Ketua Askab PSSI Bogor, Junsam mengatakan, kepengurusannya baru akan berakhir sekitar Juli tahun 2022 .

“ Saat ini sampai bulan Juli 2022, saya masih ketua PSSI   Askab Bogor. Insya Allah saya tidak akan mencalonkan lagi.  Sudah ada kandidat kuat untuk jadi Ketua  PSSI Askab Bogor pengganti saya,” tegasnya.

**as.pangrango

CK Kandidat Kuat Pengganti Junaidi Samsudin

0

JURNAL INSPIRASI – Terpilihnya Junaidi Samsudin sebagai Exco Asprov PSSI Jawa Barat 2021-2025 punya efek domino  dalam dunia sepakbola di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, saat ini Junaidi Samsudin selain menjadi Exco PSSI Jabar periode 2021-2025, ia juga masih tercatat sebagai Ketua PSSI Askab Bogor hingga Juli 2022 mendatang.

Ia mengatakan  tak akan maju lagi dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PSSI Askab Bogor pada Juli 2022 mendatang.

BACA JUGA FAJI Kabupaten Bogor Loloskan Banyak Atlet ke Porprov Jabar 2022

Junsam juga secara tegas menyebut sosok Dedi Cakra Baidilah atau yang akrab disapa Bang CK jadi salah satu kandidat kuat untuk menggantikan dirinya nanti.

“ CK sudah layak dan mampu jadi Ketua  PSSI Askab Bogor, kemampuan dan totalitasnya pada sepakbola Kabupaten Bogor tak perlu diragukan lagi,” tegas Junsam, Senin, 29 November 2021.

Hal yang sama dikatakan,  Imam Prakoso, salah satu owner Bogor City mengatakan sosok CK  sudah pas memangku jabatan Ketua  PSSI ASKAB Bogor kedepan atau pasca Junsam.

BACA JUGA M Iran Fauzi Sosok DibaliK Kesuksesan Event KORMI

“ Kita sudah tahu sosok CK luar dalam, ia sangat totalitas dan loyalitas dalam dunia sepakbola. CK adalah pelaku sepakbola yang layak untuk masuk bursa Ketua Umum PSSI ASKAB  Bogor,” beber Imam.

Sementara itu, CK sendiri menegaskan soal bursa Ketua PSSI  Askab Bogor kedepan akan melihat alur dulu.

“ Jika masyarakat bola di Kabupaten Bogor terutama para pemilik klub memberikan amanah kepada saya. Insya Allah  kalau memang itu sebuah kepercayaan, maka saya siap mengemban tugas itu,” pungkas CK.

**as.pangrango

FAJI Kabupaten Bogor Loloskan Banyak Atlet ke Porprov Jabar 2022

0

JURNAL INSPIRASI – Kepengurusan FAJI Kabupaten Bogor dibawah komando TB Wajedi Noor meraih suskes gemilang dengan lolos ke Porprov XIV Jabar 2022 mendatang.

Dalam pelaksanaan BK Porprov XIV Jabar 2021 yang digelar di Kabupaten Garut,  Tim Arung Jeram Bumi Tegar Beriman menurunkan semua atlet lokal dan binaan sendiri.

Para atlet Faji Kabupaten Bogor rata rata usia muda dan masih berstatus pelajar.

BACA JUGA M Iran Fauzi Sosok DibaliK Kesuksesan Event KORMI

Kendati masih berusia muda,  para atlet arung jeram Kabupaten Bogor mampu  mengundang decak kagum para pengurus FAJI  daerah lain yang ada di Jabar.

“ Keberhasilan FAJI Kabupaten Bogor banyak meloloskan atletnya ke Porprov XIV Jabar 2022 tak lepas dari proses latihan dan kebersamaan yang dibangun para atlet, pelatih dan pengurus FAJI Kabupaten Bogor selama ini,” tegas TB Wajedi Noor, Senin, 29 November 2021.

Wajedi mengatakan, motiivasi para atlet  arung jeram Kabupaten Bogor sangat luar biasa, mereka benar benar tampil optimal dan membuktikan kalau mereka layak tampil di Porprov XIV Jabar 2022.    

Tak hanya itu, sambung TB Wajedi, semua atlet arung jeram yang membela Kabupaten Bogor adalah atlet lokal dan murni binaan FAJI Kabupaten Bogor selama ini.

“ Semoga pada Porprov XIV Jabar 2022 mendatang para atlet arung jeram Kabupaten Bogor mampu mendulang medali emas,” tuntasnya.

**as.pangrango

M Iran Fauzi Sosok DibaliK Kesuksesan Event KORMI

0

JURNAL INSPIRASI – Kebersamaan dan kekompakan semua pengurus adalah karakter yang menonjol dalam Komite Olahraga Rekeasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor dalam menggelar event kegiatan.  

Selain itu, totalitas Usep Supratman, SH  selaku orang nomor satu di organisasi yang sejajar dengan KONI Kabupaten Bogor ini jadi kunci keberhasilan semua event yang digelar KORMI Kabupaten Bogor.

Namun ada Satu sosok yang tak boleh dilupakan oleh insan olahraga rekreasi masyarakat Kabupaten Bogor saat ini.

BACA JUGA Tim Voli Guru Swasta Tumbangkan Guru SMP Negeri

M Iran Fauzi adalah salah satu sosok yang tak boleh dilupakan para pelaku olahraga rekreasi di Kabupaten Bogor.

Kiprah  M Iran  Fauzi selama ini memang berada dibelakang layar semua kegiatan KORMI Kabupaten Bogor ataupun masih saat bernama FORMI.  

Totalitas dan tanggung jawab M Iran Fuazi untuk kesuksesan semua acara KORMI kabupaten Bogor tak perlu diragukan lagi .

Tak jarang Fauzi selalu jaga “gawang”  semua kegiatan KORMI Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Warga Lapor Setu Tlajung Hilir Tercemar

Namun pria penggemar Bubur Madura ini tak mau banyak komentar, ia hanya berusaha  agar semua kegiatan KORMI bisa lancar, sukses dan semua tersenyum.

“Pada intinya semua pengurus pasti ingin semua acaranya sukses dan  lancar, hal inilah yang selama ini jadi acuan saya bagaimana caranya semua kegiatan KORMI ini bisa berakhir dengan senyuman semua elemen insan olahraga rekreasi di Kabupaten Bogor,” bebernya yang rela berhujan hujanan menyiapkan logistik dan venue Senam Pancakarsa serta venue untuk kegiatan Festival Ortad.

“ Saya juga bangga semua pengurus KORMI Kabupaten Bogor serta pengurus KORMI Kecamatan se Kabupaten Bogor sangat  kompak dan bersinergi satu sama lain,” tegasnya.

**as.pangrango

Tim Voli Guru Swasta Tumbangkan Guru SMP Negeri

0

Kejuaraan Bola Voli HUT PGRI Ke-76

JURNAL INSPIRASI – Tim bola Voli gabungan  guru SMP  swasta Kecamatan Tenjo meraih gelar juara turnamen bola voli PGRI Cup Tenjo yang berlansung di Lapangan Voli milik Yayasan  Bani Harun.

Dalam babak final, tim voli guru swasta se Kecamatan Tenjo itu mampu menumbangkan Tim bola Voli gabungan  guru SMP Negeri se Kecamatan Tenjo dengan skor 3-2.

Tim Bola Voli Gabungan Guru SMP Swasta se Kecamatan  Tenjo itu dengan manajer Muhtadin, S, Pd, MM dan dimotori para pemain andalanya seperti Deni Hari Muhti, Syahroni, Abidin, Ilyas, Indra,Ade Wahyudi, Ade, Muhtadin dan Sarbini.    

BACA JUGA Sebelum Kepergiannya, Ameer Bercita-cita Kuliah S2 Keluar Negeri

“ Sejak awal kami memang optimis bisa memenangkan event HUT PGRI ini. Apalagi semua pemain kami sangat kompak dan solid,” tegas Deni Hari Muhti yang bertindak sebagai kapten tim  

Deni mengaku, event  voli antar guru SMP se Kecamatan Tenjo ini sangat bagus karena meningkatkan  gairah para guru dalam berolahraga.

Selain itu, sambung Deni yang mempunyai smash yang tajam dan menghujam bumi , turnamen ini juga jadi ajang silaturahmi ceria para guru SMP se Kecamatan Tenjo .

Lebih lanjut, Deni yang juga menempati posisi manager tim softenis Kabupaten Bogor untuk Porprov XIV Jabar 2022 berharap kedepannya ada event voli PGRI Cup yang pesertanya perwakilan PGRI dari 40 kecamatan se Kabupaten Bogor.

**as.pangrango

Sebelum Kepergiannya, Ameer Bercita-cita Kuliah S2 Keluar Negeri

0

JURNAL INSPIRASI – Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar mendiang KH Muhammad Arifin Ilham dengan berpulang putra keduanya Muhammad Ameer Azzikra. Ameer dikabarkan meninggal dunia di rumah Sakit  RS EMC Sentul City, Senin (29/11/2021) dini hari.

Ameer (20) diusia mudanya sudah banyak berkiprah, salahsatunya dalam berdakwah, berbisnis  serta menyandang status sebagai mahasiswa di Universtas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Kabar kepulangan mengejutkan teman sekampusnya.  “Langsung lemas dan syok gak percaya gitu,” ujar Rachmaniati, salah seorang teman sekelas Ameer.

BACA JUGA Warga Lapor Setu Tlajung Hilir Tercemar

Sebelum kepergiannya, Ameer  sempat bercita-cita dengan istrinya Nadzira Shafa melanjutkan S2 keluar  negeri. “ Dia punya cita-cita mau keluar negeri mau kuliah S2-nya ke Yaman atau gak Mesir bersama Zira”, jelas Wahyuniati Al-Waly, Mama Ameer saat ditemui di kediamannya di Sentul, Senin (29/11/2021).

Sosok yang humoris, selalu menebarkan senyum menjadi karakter adik Alvin Faiz ini. “Ameer orangnya baik banget, tulus kalau bantu teman-teman di kelas, bahkan suka bantu disaat genting. Tidak pilih kasih dalam berteman”, lanjut Rachmaniati.

**eliyani/mg-uika

Warga Lapor Setu Tlajung Hilir Tercemar

0

Achmad Fathoni Beri Catatan Merah SLH

JURNAL INSPIRASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mendapat pengaduan warga perihal Setu Tlajung Hilir, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang diduga tercemar limbah. DPRD akan memanggil perusahaan yang terindikasi memiliki saluran air yang mengarah ke setu. Achmad Fathoni juga memberikan catatan merah untuk Satgas Lingkungan Hidup (SLH) Kecamatan Gunung Putri yang terlambat melaporkan.

Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni, Senin (29/11/21), melakukan penyusuran terkait indikasi saluran air yang mengalir ke setu Tlajung Hilir tersebut. “Karena sudah beberapa hari ini saya terima laporan dari masyarakat, Setu Tlajung Hilir tercemar,” ucapnya kepada Jurnal Bogor.

Dia menjelaskan, sudah ke lokasi melakukan pengecekan, dan ditemukan memang ada bau tapi sudah tidak terlalu terasa, tetapi menurut laporan warga di akhir pekan lalu warna dan baunya sangat pekat.

BACA JUGA Putra Kedua Almarhum Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Ameer Adzikro Meninggal Dunia

“Tapi terlihat bekas-bekasnya masih hitam, yang kedua pendangkalannya luar biasa, orang yang tadi ngejala turun langsung ke tengah bukan di pinggir lagi,” lanjut Anggota Legislatif (Aleg) Fraksi PKS ini.

Fathoni menegaskan, ia akan melaporkan hal ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor urusan pencemaran, dan Balai Besar Wilayah Sungai (bbws) untuk urusan pendangkalan.

“Termasuk tadi bercandanya masyarakat, kalo emang gak diurus, maka aset negara ini kita timbun aja, di bagi-bagi, tapi kan mustinya tidak begitu, negara harus peduli,” tegasnya.

Fathoni pun mengungkapkan, di setiap ada  kejanggalan yang merugikan masyarakat di segi perusakan alam, ia selalu melakukan pelaporan ke kepala Dinas LH.

“Kemaren saya sudah langsung lapor Pak Kadis termasuk waktu Cileungsi merah itu, saya lapor juga tolong ada tindakan selanjutnya, hari ini juga sebenarnya saya nunggu orang DLH tapi saya kurang tau sudah jalan atau belum,” ungkapnya.

BACA JUGA Ahmad Fathoni Terbelalak, Cara PT KIM Buang Limbah ke Aliran Sungai

Yang jelas kata Fathoni, ajakannya memiliki esensi untuk menjaga setu. Masyarakat telah membuat komunitas bernama Jagawana. Upaya ini jika terjadi apa-apa pihak komunits bisa bertindak termasuk jika ada program pemerintah mesti dilibatkan.

“Kita coba susuri, kita tidak ingin menuduh pabrik manapun, tapi jika sudah terbukti ya kita sampaikan tolong ini ditindak lanjut.  Tindak lanjut yang dimaksud bukan hanya melakukan cek lab namun harus ada tindakan tegas supaya para pencemar setu ini jera,” paparnya.

“Jangan hanya cek lab nanti habis itu hasilnya diumumkan, harus diberi tindakan dan kami ingin jika memang pabrik yang mencemari setu, tolong segera memperbaiki diri, dengan cara kita perbaiki sama-sama, kita jaga alam dan setu kita,” tuturnya.

Ketika menyusuri setu, wakil rakyat dari dapil dua ini menemukan beberapa perusahaan yang terindikasi saluran pembuangannya menuju ke arah setu.

BACA JUGA UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Kekurangan Truk Sampah

“Dari situ kami ingin mengagendakan, kita panggil DLH, BBWS terus komunitas atau masyarakat, pemdes, kecamatan jika mau ikut juga dan perusahaan-perusahaan yang kita indikasi ikut serta membuang, kita belum bisa katakan limbah tapi ikut membuang airnya ke setu,” jelasnya lagi.

Yang jelas, menurut Fathoni, komisi 3 akan panggil semua elemen yang berkaitan guna mendapatkan solusi terbaik.

“Kita akan panggil, silahkan nanti kita harap ada kejelasan, kalo tindakan mungkin jalurnya DLH harus ngecek kemudian lapor polisi, kemudian ada pengadilan, kalo sampai sana itu ranahnya hukum, tapi yang kita ingin esensinya menjaga alam dan setu, dan saya tidak dalam posisi, orang yang sudah melakukan kesalahan potong, tutup dan seterusnya, saya juga ingin memberikan kesempatan, hayu bareng-bareng, kalo memang tidak ada kesengajaan dia untuk merusak alam ya jaga alam dong,” terusnya.

Setelah pemanggilan perusahaan-perusahaan itu, Achmad Fathoni dengan bijak mengajak semua elemen untuk menjaga serta merawat setu Tlajung Hilir ini.

“Kalo tindakan yang tepat itu pihak berwenang menindak tegas, itu yang paling tepat dan kita inginkan, cuma ada problem lain yang kita saya sendiri tidak memiliki kewenangan sampe sana, itu jalurnya hukum, kita tetap mendorong itu, tapi yang disisi masyarakat, disisi sebagai bagian dari seluruh elemen yang wajib menjaga alam ini saya mengajak, makanya kita cek perusahaan-perusahaan mana yang membuang airnya ke setu, pertama kita laporkan jika memang ada limbah, kita ajak mereka menjaga, kalo mereka ingin menjaga ya artinya mereka ingin memperbaiki diri,” ajaknya.

BACA JUGA JKPI Akan Dihadiri Presiden Joko Widodo

Ia pun mengharapkan kedepannya temen-temen komunitas membuat buat semacam pos untuk menerima keluhan-keluhan masyarakat.

“Kita pun ingin segera ada kegiatan program pemerintah untuk merawat setu kita bisa sama-sama sinergi, dan saya siap jadi bagian dari itu,” harapnya.

Di sisi lain, Achmad Fathoni justru berikan catatan merah untuk satgas lingkungan hidup (SLH) Kecamatan Gunung Putri, sebab terkait setu ini ia malah lebih dulu mendapat laporan dari masyarakat ketimbang SLH.

“Justru, satgas ini mustinya tidak hanya menerima laporan, dia mustinya aktif mengawasi, kalo keduluan masyarakat lapor sebenernya ada catatan untuk satgas, makanya saya sudah sampaikan ke temen-temen komisi 3, ke pimpinan bahwa saya hari ini sidak, saya akan laporkan harapannya mungkin pekan depan kita panggil, dan mudah-mudahan saja ada solusi masyarakat, kalo solusi hukum nanti DLH dan seterusnya yang menindak,” ucapnya lagi.

“Setahu saya, saya tidak apal SK-nya tapi yang namanya SLH kan mengedukasi, memberikan sosialisasi, aturan-aturan tentang lingkungan hidup, abis itu kan ada proses penegakan dan mengawasi kemudian mendata,” pungkasnya.

**nay/wisnu