26.3 C
Bogor
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1056

Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

0

Dibantu Kepala UPT, Warga dan Katar Leuwiliang Gotong Royong Bersihkan Sungai Cigatet

JURNAL INSPIRASI – Karang Taruna (Katar) Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor bakal mendorong dibentuknya peraturan desa (perdes) yang melarang warga membuang sampai ke Sungai Cigatet yang mengaliri Desa Barengkok.

“Ini adalah gerakan awal bagaimana memecahkan persoalan banjir yang sering terjadi khususnya di Kampung Barengkok RT 01 RW 01,” ujar Ketua Karang Taruna Desa Barengkok, Firman, Selasa (30/11).

Langkah awal yang dimaksud adalah bergotong royong membersihkan  aliran sungai Cigatet bersama warga dan terlihat Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan dan UPT Pengelolaan Sampah Leuwiliang itu juga membantu kegiatan gotong royong tersebut.

BACA JUGA Trian Turangga Setuju Penambahan Anggaran Pembinaan NPCI

Selain itu Katar Desa Barengkok juga bakal berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti kegiatan normalisasi secara menyeluruh. Menurut Firman, banyak faktor yang menyebabkan air di aliran sungai tersebut yang sering meluap. Selain penumpukan sampah rumah tangga, pendangkalan sungai juga membuat ketinggian air lebih tinggi dari badan jalan kabupaten yang berada persis di sisi sungai.

Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan bersih juga perlu ditingkatkan. Di lokasi tersebut tak jarang saat hujan aliran sungai itu meluap hingga menyebabkan banjir yang menggenangi badan jalan raya Barengkok yang berada di samping aliran sungai Cigatet tersebut.

Diperparah dengan banyaknya bangunan yang berada di bantaran sungai bahkan di atas sungai. Untuk itu, dia bersama warga berharap kegiatan ini menjadi pemantik instansi terkait untuk lebih serius menangani sungai tersebut.

BACA JUGA Sebelum Kepergiannya, Ameer Bercita-cita Kuliah S2 Keluar Negeri

“Sekarang bukan saatnya saling menyalahkan. Walaupun kami akui sampah warga turut berkontribusi terhadap banjir, namun kami berusaha mengedukasi untuk tidak membuang sampah ke sungai,” papar Firman.

Epeng Efendi, Ketua RW 01 Desa Barengkok mengaku, banjir yang sering kali terjadi di wilayah tugasnya sangat merugikan. Belasan rumah jadi langganan banjir dengan ketinggian bervariasi. Epeng menilai, kegiatan ini pemuda desa sangat mendorong warga terkait kesadaran akan lingkungan, tentunya hal ini bisa menyelesaikan persoalan banjir yang sering keli terjadi saat hujan turun.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut, bukan hanya soal banjir, namun juga dapat membuat lingkungan tertata rapi,” tandasnya.

**andres

Trian Turangga Setuju Penambahan Anggaran Pembinaan NPCI

0

JURNAL INSPIRASI – Wacana penambahan anggaran pembinaan olahraga untuk National Paralimpik Committe Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor mendapatkan reaksi positif dari Dispora Kabupaten Bogor.

Trian Turangga

Plt Kadispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga mengatakan, ia sangat setuju dengan wacana penambahan anggaran pembinaan olahraga untuk NPCI Kabupaten Bogor pada tahun 2022.

Namun, kata Trian, penambahan anggaran pembinaan olahraga buat NPCI kabupaten Bogor ini bukan untul kegiatan Peparda Jabar 2022 di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA ISSI Kabupaten Bogor Gelat TC Tahap Pertama

Jika ada penambahan anggaran untuk NPCI, sambung Trian, itupun untuk anggaran pembinaan rutin saja dan tidak ada kaitan dengan alokasi buat kontingen Peparda.

Trian juga merasa bangga, NPCI Kabupaten Bogor telah membuat Bupati Bogor gembira dan puas atas raihan medali emas para atlet paralimpik Kabupaten Bogor saat Peparnas XVI Papua 2021.

Belum lama ini, Ridwan Muhibi salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi IV mewacanakan pentingnya penambahan anggaran pembinaan untuk NPCI Kabupaten Bogor.

Alasannya, para atlet NPCI Kabupaten Bogor sudah memberikan prestasi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Bogor di kancah Peparnas XVI Papua 2021.

BACA JUGA FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

Selain itu, politisi Partai Golkar Kabupaten Bogor menegaskan, pihak pemerintah melalui Kemenpora sudah secara tegas bicara kesetaraan antara atlet paralimpik dan non paralimpik.

” Kami akan mendorong ke Dispora agar anggaran pembinaan NPCI Kabupaten Bogor bisa ditambah lebih besar lagi pada tahun 2022,” ucapnya, Selasa, 30 November 2021.

Disamping itu, kata Ridwan, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor juga akan mendorong agar NPCI Kabupaten Bogor punya gedung sendiri dan ramah difabel.

**as.pangrango

ISSI Kabupaten Bogor Gelar TC Tahap Pertama

0

JURNAL INSPIRASI – Ikatan Spot Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Bogor gelar pemusatan latihan atau TC fase pertama .

Pelaksanaan TC fase pertama ihi merupakan bagian dari program ISSI Kabupaten Bogor menghadapi pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022.

TC tahap pertama ini dilaksanakan di sekitar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor dan akan berlangsung hingga Januari 2022.

BACA JUGA Sebanyak 390 Peserta Meriahkan Festival Ortad 2021

Ketua Harian ISSI Kabupaten Bogor, Anwar Yasin mengatakan, semua pebalap ISSI Kabupaten Bogor saat ini sudah masuk TC di Pakansari.

Selain itu, kata Anwar, para pebalap ISSI Kabupaten Bogor itu sudah masuk Mess dan tidak pulang ke rumahnya masing masing.

Menurutnya, ISSI Kabupaten Bogor memprogramkan tiga kali menggelar TC sebagai persiapan menuju Porprov XIV Jabar 2022.

Anwar menambahkan, untuk Porprov XIV Jabar 2022 mendatang, pihaknya akan mengandalkan 100 persen pebalap adalah binaan ISSI Kabupaten Bogor saat ini.

BACA JUGA FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

Hal yang sama dikatakan Ade Solihin, Binpres ISSI Kabupaten Bogor yang membenarkan pentingnya program TC dalam menghadapi pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022.

Ade menambahkan, untuk TC tahap kedua akan dilakukan di Subang pada bulan Januari hingga Maret 2022.

“Sedangkan TC tahap ketiga akan dilakukan di Kota Solo tiga bulan sebelum pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022,” tegas Ade Solihin, Selasa, 30 November 2021.

Lebih lanjut, kata Ade, pengurus , jajaran pelatih dan para pebalap ISSI Kabupaten Bogor akan kerja keras dalam menggapai target medali yang dicanangkan.

**as.pangrango

Sebanyak 390 Peserta Meriahkan Festival Ortad 2021

0

JURNAL INSPIRASI – Perhelatan festival Olahraga Tradisional (Ortrad) 2021 merupakan event resmi ortrad pertama yang digelar Komite Olahraga Rekreasi Masyarkat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.

Festival Ortrad yang diselenggarakan KORMI Kabupaten Bogor itu akan dilangsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor tanggal 4 Desember 2021.

Ketua Panitia Pelaksana Festival Ortrad 2021, Supoyo mengatakan, ada sekitar 390 peserta yang akan ambil bagian dalam event ortrad kali ini.

” Semua peserta yang kebanyakan usia sekolah adalah wakil dari 40 kecamatan se Kabupaten Bogor,” ucap Supoyo, Selasa, 30 November 2021.

BACA JUGA FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

Pria penyuka lagu lagu irama padang pasir ini menambahkan, pada hari kamis akan.dilakukan teknikal meeting.

Selanjutnya, sambung penggemar Gudeg Yogja ini menambahkan untuk gladi bersih festiva ortrad akan dilakukan pada hari jumat nanti.

Lebih lanjut, katanya, dalam festival ortrad kali ini akan menggelar 6 kategori perlombaan seperti Hadang, Tarompah Panjang, Sumpitan, Dagongan, Egrang dan Kasti.

Semua pelaksanaan festival ortrad akan dilakukan di area dalam Stadion Pakansari.

Sementara itu, Ketua Kormi Kabupaten Bogor, Usep Supratman menegaskan kesuksesan festival ini akan menjadi motivasi bagi Kormi untuk menggelar kejurnas atau festival Ortrad secara nasional tahun depan.

**as.pangrango

FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

0

JURNAL INSPIRASI – Nahkoda utama Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor, TB Wajedi Noor menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menggali potensi atlet lokal Kabupaten Bogor.

Wajedi menambahkan, saat ini semua atlet yang akan membela FAJI Kabupaten Bogor pada Porprov XIV Jabar 2022 adalah atlet binaan sendiri dan murni talenta asli Kabupaten Bogoe.

” Jumlah penduduk Kabupaten Bogor ini ada 5 juta lebih. Masa kami tak bisa mencari 5 sampai 20 atlet potensial.” Ucap TB Wajedi Noor, Selasa, 30 November 2021.

BACA JUGA Tim Voli Guru Swasta Tumbangkan Guru SMP Negeri

Ia menambahkan, juara Porda sampai juara dunia itu bisa dicari dan dibenruk.

Asalkan, kata TB Wajedi, semua pengurus dan pelatih mau mencari,menggali, melakukan pembibitan dan pembinaan kepada atlet yang terprogram dan terarah.

” Kami tidak mau terjebak dalam kebahagiaan yang semu saat meraih medali emas dengan atlet bukan binaan kami sendiri,” paparnya

Apapun ceritanya, tambah TB Wajedi, formula pembinaan yang.dilakukan FAJI Kabupaten Bogor akan mengacu pada rel yang telah kami bentangkan selama ini yakni mengoptimalkan dan memaksimalkan telenta lokal Kabupaten Bogor menjadi talenta nasional atau internasional.

” Tidak masalah seandianya kami meraih medali kaleng kurupuk juga.Kami akan puas karena itu hasil dari proses pembinaan yang kami lakukan. Kedepannya kami tinggal evaluasi bagaimana caranya Kaleng Kurupuk itu bisa jadi berlian di masa depan,” pungkasnya.

**as.pangrango

Aleg Rumpin pun Tolak TPST Kampung Sawah

0

JURNAL INSPIRASI – Penolakan terhadap rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang akan membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kampung Nyungcung, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, terus berlanjut, setelah warga dan mahasiswa, aksi penolakan disuarakan anggota legislatif (Aleg) yang berasal dari Rumpin, Daen Nuhdiana.

“Membangun TPST di Kampung Nyungcung, Desa Kampung Sawah itu, hanya menambah masalah baru di Rumpin. Saya sebagai wakil rakyat Rumpin, di DPRD akan berdiri bersama mereka menolak rencana DLH,” tegas Daen, kepada Jurnal Bogor, Senin (29/11).

Diungkapkan Daen, jaminan yang disampaikan pejabat tinggi DLH, jika di TPST Kampung Nyungcung, tidak akan ada penumpukan sampah, karena sampah yang berasal dari Parung, Gunungsindur, Ciseeng, dan Rumpin, langsung dihancurkan dengan mesin incinerator lebih baik diterapkan di TPA Galuga.

BACA JUGA KORMI Rancang Kejurnas Ortrad di Pakansari

“Rencana DLH menggunakan mesin incinerator coba dipraktikan dulu di Galuga, agar sampah di sana tidak menggunung dan mencemari lingkungan khusus air. Namun sayangnya itu tidak lakukan, akibatnya tumpukan sampah di Galuga itu seperti tidak tertangani dengan baik,” ujarnya.

Daen, memahami rencana pembangun TPAST merupakan program pemerintah daerah, namun bukan berarti memindahkan persoalan di TPA Galuga ke Rumpin.  Warga Rumpin, sampai sekarang ini masih menderita lantaran setiap hari seperti dipaksa menghirup udara berdebu yang ditimbulkan dari hilir mudiknya truk angkutan tambang.

“Debu belum beres jangan lagi lah Rumpin diberi persoalan baru yang akan membuat warga, utamanya yang berdekatan dengan lokasi bakal TPST itu menderita lantaran harus mencium bau sampah, ketika TPST yang akan dibangun di atas lahan milik pemerintah daerah itu terealisasi,” tegasnya.

BACA JUGA Jukir Bank Mandiri Dipukuli OTK

Sementara itu, aktivis Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) langsung bergerak menyikapi rencana DLH membangun TPST di Kampung Nyungcung, Desa Kampung Sawah, dengan cara menggelar diskusi untuk meminta pendapat dan masukan dari tokoh dan warga Rumpin.

“Diskusi yang akan kita gelar Sabtu (04/12) malam itu sifatnya terbuka untuk semua warga Rumpin. Diskusi bertema ‘Rumpin Menggugat, TPST Terjadi, Penderitaan Menanti’, wujud protes kami (HMR) terkait rencana DLH,” tegas Ketua HMR Ibnu Sakti Mubarok.

**mochamad yusuf

KORMI Rancang Kejurnas Ortrad di Pakansari

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Usep Supratman, SH tengah merancang kejurnas  atau festival ortrad secara nasional di Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada tahun 2022.

Menurutnya, KORMI Kabupaten Bogor sudah sangat layak dan siap mengelar Kejurnas atau Festival Ortrad secara nasional.

Apalagi, kata Usep, KORMI Kabupaten Bogor sudah punya Portina yang membidangi olahraga tradisional di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Reza Zaqiah Optimis Final Berlangsung Sukses

“ Portina Kabupaten Bogor itu bagian dari KORMI yang menangani pengembangan olahraga tradisional di Kabupaten Bogor. Nanti mereka yang akan jadi ujung tombak ketika kami menggelar kejurnas atau  festival  ortrad secara nasional,” beber Usep belum lama ini

Menggelar kejurnas Ortrad, kata Usep, adalah  sa;ah satu bagian dalam pelaksanaan  Sport and Tourism yang jadi tagline Pemkab Bogor saat ini.

BACA JUGA Sebelum Kepergiannya, Ameer Bercita-cita Kuliah S2 Keluar Negeri

“ Saya akan bicarakan ini dengan Bupati Bogor, Kemenpora,  Ketua KORMI Jabar dan Ketua KORMI Pusat pada tanggal 4 Desember 2021 nanti. Saya yakin Ibu Bupati akan setuju dengan program ini,” paparnya

Untuk itu, tambahnya, pada pelaksanan festival ortrad tanggal 4 Desember 2021 harus meriah dan sukses.

“ Keberhasilan festival ortrad tingkat Kabupaten Bogor akan jadi parameter kami untuk menggelar Kejurnas atau festival ortrad tahun depan,” kilahnya.

**as.pangrango

Reza Zaqiah Optimis Final Berlangsung Sukses

0

Jelang Final Lomba Senam Pancakarsa 2021

JURNAL INSPIRASI – Ketua Panitia Lomba Senam Pancakarsa  2021, Reza Zaqiah optimis acara final Lomba Senam Pancakarsa akan berlangsung sukses.

Reza Zaqiah

Final Lomba Senam Pancakarsa 2021 akan dipusatkan di Stadion Pakansari, Minggu, 4 Desember 2021.

“Kami sudah melakukan banyak evaluasi pasca semifinal kemaren. Insya Allah dalam final nanti bisa berjalan lebih baik lagi,” ucap Reza Zaqiah, Senin, 29 November  2021

Disamping itu, kata Echa panggilan akrab Reza Zaqiah, saat ini semua panitia terus melakukan pemantapan persiapan acara final Lomba Senam Pancakarsa 2021.

BACA JUGA Juru Parkir di Leuwisadeng Tewas Tertabrak Truk Kardus

“ Semua panitia setiap hari terus melakukan koordinasi pembahasan acara final tanggal 4 Desember 2021. Intinya kami ingin memberikan yang terbaik bagi KORMI kabupaten Bogor,” papar Reza

Alhamdulilah, sambung Echa, koordinasi antar bidang dalam kepanitiaan Lomba Senam Pancakarsa telah berjalan dengan baik.  

“ Kesuskesan  semua kegiatan akan tergantung pada koordinasi semua panitia dalam menjalankan tanggungh jawabnya. Saya senang banget di KORMI atmosfir itu berjalan dengan baik sekali,” tuntas Echa.  

BACA JUGA Gas Elpiji Bocor, Karyawan Warteg Alami Luka Bakar 70 Persen

Sementara itu, Muhamad Iran Fauzi dan tim lapangan lainya terus memantapkan lokasi yang akan dijadikan venue untuk final lomba senam pancakarsa.

“ Kami terus koordinasi dengan UPT Dispora terkait venue yang akan digunakan untuk final lomba senam pancakarsa dan juga festival ortrad,” ujar  M Iran Fauzi,

Fauzi berharap, pada pelaksanaan final lomba senam pancakarsa dan festival ortrad cuaca bagus dan tidak hujan.

**as.pangrango

Jukir Bank Mandiri Dipukuli OTK

0

JURNAL INSPIRASI – Rinaldi Suwartana, juru parkir (jukir) Bank Mandiri KCP Bogor Cisarua, Jalan Raya Puncak, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, meringis kesakitan. Lantaran warga Kampung Cipari RT 001/003 Desa Leuwimalang itu, babak belur setelah dipukuli sekelompok orang tak dikenal atau OTK.

Informasi terhimpun, kejadian berawal saat para pelaku mengambil uang di ATM Bank Mandiri KCP Bogor Cisarua sekitar pukul 18.30 WIB.

Setelah selesai mengambil uang di ATM, para pelaku langsung bergegas tanpa memberikan uang parkir. Korban kemudian menyindir kepada para pelaku..“Terima kasih ya,” ujar Rinaldi saat melapor di Mapolsek Cisarua, Senin (29/11).

BACA JUGA Pedagang Merasa Dipermainkan Satpol PP

Diduga tak terima dengan ucapan si jukir, pelaku mendatangi korban dengan teman-temannya. “Ada sekitar tujuh orang lima motor, dan langsung memukuli saya, hingga menodongkan senjata api,” tuturnya.

Tak cukup sampai disitu, pelaku pun membawa korban ke tempat gelap di mana di tempat itu korban terus dipukuli hingga babak belur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek di kepala dan luka lebam, serta sakit di perut.

Kapolsek Cisarua, Kompol Supriyanto mengatakan, penganiaya terhadap jukir Bank Mandiri KCP Bogor Cisarua akan segera ditindaklanjuti setelah semua petunjuk sudah dipegang reskrim. “Kita dalami dulu, kita tanya korban dan saksi, selanjutnya baru kita akan dalami,” ujar Supriyanto.

BACA JUGA Gas Elpiji Bocor, Karyawan Warteg Alami Luka Bakar 70 Persen

Kasus ini dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp4.500. 000. Namun jika perbuatan itu menjadikan luka berat, si terduga dihukum penjara selama-lamanya lima tahun. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa tertangkap,” tukasnya.

**sede suhendar

Gas Elpiji Bocor, Karyawan Warteg Alami Luka Bakar 70 Persen

0

JURNAL INSPIRASI – Seorang karyawan warteg di Cimanggu Warung Legok, RT 01/RW 01, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanahsareal, menderita luka bakar 70 persen pada seluruh tubuhnya, akibat tempatnya bekerja diamuk si jago merah, Minggu (28/11) malam.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damka) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, M Ade Nugraha menjelaskan bahwa kebakaran terjadi akibat dari kebocoran gas 3 kilogram.

Ketika itu, korban sedang melakukan aktifitas memasak di ruang dapur, tak disadari sebelumnya ada satu tabung gas yang bocor.

BACA JUGA Pedagang Merasa Dipermainkan Satpol PP

“Salah seorang karyawan warteg menyalahkan kompor dan tidak menyadari ada tabung gas yang sedang ditangani hingga seketika langsung menyulut terjadinya kebakaran, dan mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar pada sekujur tubuh dan harus dilarikan ke RS,” ujar Ade kepada wartawan, Senin (29/11/).

Menurut dia, kebakaran tersebut juga berimbas terhadap warung bakso yang berada di dekatnya. Dimana sebagian kecil atap dan dinding juga ikut terbakar.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp120 juta. Kami kerahkan empat unit truk pemadam kebakaran dari Kota Bogor dan dibantu juga oleh satu unit truk pemadam kebakaran dari Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

**fredy kristianto