24.6 C
Bogor
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1058

Apartemen tak Kunjung Rampung Diadukan Konsumennya ke Jawara

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Puluhan konsumen salah satu apartemen mengadukan terkait belum rampungnya pembangunan apartemen yang berlokasi di daerah Bogor Utara itu kepada kantor hukum Jawara & Associates, Sabtu (16/10).

Pembina Paguyuban Penghuni dari apartemen tersebut, Muhammad Siddiq mengatakan bahwa pengaduan itu dilakukan lantaran pembangunan sudah mangkrak sehak 2009 lalu.

Kata dia, dalam perjanjian dalam PPJB, bangunan apartemen selesai dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun. Namun, hingga kini beum juga rampung. Apalagi, sambung dia, terdapat beberapa konsumen yang sudah membayar lunas unit pada apartemen itu.

“Jadi sesuai hak dan kewajiban yang sudah kita sepakati melalui PPJB itu harusnya kami menerima hak sebagai konsumen. Karena tidak ada kepastian kita menempuh jalur hukum,” ungkapnya.

Menurut dia, sebenarnya pihaknya sudah pernah meminta bertemu secara kekeluargaan dengan pihak developer untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut. Namun, pihaknya tidak pernah bisa bertemu dengan pimpinan pemborong apartemen itu, tetapi hanya ditemui oleh staf marketing.

Selain itu, pada 2019 pihaknya juga meminta difasilitasi oleh DPRD dan Pemkot Bogor agar menengahi persoalan tersebut. Namun, tak memenuhi titik terang.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Penghuni apartemen itu, Diaz Yudha Saputra mengatakan bahwa kondisi bangunan di tower b itu belum sepenuhnya selesai lantaran masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi developer.

“Tower B itu kondisinya masih 90 persen kuramg lebih, fasilitas kolam renang pun belum sesuai. Sertifikat hak milik sampai sekarang pun belum,” katanya.

Kemudian, untuk tower A, fasilitas seperti jendela, pintu dan tangga juga belum rampung. “Kami baru memiliki PPJB, bangunan belum serah terima sama sekali,” katanya.

Ia pun berharap, apabila developer tak bisa melanjutkan pembangunan, lebih baik dana yang sudah masuk dikembalikan. “Tapi kita sih inginnya unit diterima dalam keadaan selesai,” imbuhnya.

Sementara itu, Managing Partner pada Kantor Hukum JAWARA & Associates, Roy Sianipar mengatakan bahwa terdapat 54 konsumen yang mengadukan persoalan itu. Ia mengaku akan terlebih dahulu mempelajari keinginan konsumen, untuk membuat langkah selanjutnya.

“Tapi kita harus pelajari dulu berdasarkan bukti-bukti yang dimiliki konsumen. Intinya kita ingin memastikan hak konsumen terlindungi berdasarkan Perundang-undangan,” ucapnya.

Terpisah, hingga berita ini diterbitkan penanggung jawab aparatemen, Yayu tidak menjawab pesan singkat whatsaap yang dilayangkan wartawan.

**fredykristianto

Gugus Darma Warta PWI Bentuk Calon Pengurus Ranting

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Rapat Pengurus Gugus Darma Warta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, Jum’at (15/10/2021) memutuskan membentuk mandataris pembentukan calon pengurus ranting dalam 6 wilayah di Kabupaten Bogor, terdiri dari wilayah Bogor Utara, Bogor Timur, Bogor Selatan, Bogor Barat dan Bogor Tengah (Cibinong Raya).

Dalam rapat pengurus yang dipimpin oleh Ketua Gugus Darma Warta HRM. Danang Donoroso, S.IP tersebut ditetapkan sejumlah personil gugus yang diterjunkan menjaring calon pengurus ranting terdiri dari Penanggungjawab Ka Ketua Gugus HRM Danang Donoroso/Wakil Ketua Gugus Ka Wakil Ketua Gugus H. Bustanul Daham, M.Si. Untuk wilayah Bogor Utara Kab Bogor Wiwin Sudarto, M.Jamil, Bogor Timur Nur’aini, Eddi Johardin, Hasanuddin Perdana dan Yusup. Bogor Selatan A.Indrawan Heryadi, Untung Bachtiar dan Abdul Manan. Bogor Barat Yuniar Aziz dan Doddi Irawan, Bogor Tengah (Cibinong Raya ) Sofwan Ali, Kuswanto SH dan Ikman.

Ketua Gugus Darma Warta HRM Danang Donoroso mengharapkan calon pengurus ranting yang terdiri dari wartawan berbagai media tersebut agar dilaporkan dalam waktu singkat, sebelum adanya upacara pengukuhan pengurus Gugus Darma Warta oleh Ka Kwartir Cabang Kabupaten Bogor.

Dalam rapat pengurus gugus diputuskan mengajukan surat permohonan pengukuhan oleh Ka Kwarcab, diusulkan waktu pelantikan/ pengukuhan pada 28 Oktober 2021 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pemuda.

Adapun tempat pelantikan diserahkan kepada Kawacab. Dengan harapan diundang semua jajaran Forkopimda, Dinas/Badan dilingkungan Pemda Kab Bogor, para camat/KA Mabiran bila perlu hingga Ka Mabisa/lurah dan para Ka Mabigus SD, SMP dan SLTA se Kab Bogor, para satuan karya, dan utusan penggalang, penegak dan pandega se Kabupaten Bogor.

Dalam surat usulan Ketua Gugus Darma Warta PWI Kab Bogor tersebut dilampirkan susunan pengurus Gugus Darma Warta PWI Kab Bogor masa bhakti 2021-2024 terdiri dari Ketua HRM. Danang Donoroso.S.IP Wakil Ketua Drs.H.Bustanul Daham, M.Si. Sekretaris Nur’ain ,Wakil Sekretaris A. Indrawan Heryadi, SE Bendahara Abdul Manan. Bidang Diklat Untung Bachtiar, SE, Edi Johardin, Bidang Logistik Wiwin Sudarto, M.Jamil. Bidang Hubungan Masyarakat, Yuniar Aziz, Doddy Irawan, Sofwan Ali dan Bidang Pengabdian Masyarakat Hasanuddin Perdana, Ikman Periatna dan Kuswanto, SH.

Rapat Pengurus Gugus Darma Warta juga menunjuk Yuniar Aziz, Doddy Irawan, Nuraini, Abdul Manan dan Wiwin Sudarto untuk menata ruang sekretariat Gugus Darma Warta bersebelahan SMSI Bogor Raya di Jl Bersih No 1 Lt 2 Cibinong Kab Bogor.

Sebagaimana diputuskan dalam rapat sebelumnya setelah selesai pengukuhan nanti Gugus Darma Warta bermaksud melaksanakan Gerakan Vaksinasi Massal mendukung Pemda Kabupaten Bogor dalam menanggulangi Pandemi Covid 19.

**naynur’ain

Kerjasama dengan Kodim, Kecamatan Leuwisadeng Vaksinasi Warganya

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor membeludak. kegiatan vaksinasi massal yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Leuwisadeng itu digelar 2 hari pasa Sabtu (16/10) dan Minggu (17/10) bekerjasama dengan TNI dalam hal ini Kodim 0621 Kabupaten Bogor.

Camat Leuwisadeng Rudy Mulyana mengatakan, vaksinasi Covid 19 itu merupakan hasil kolaborasi pihak Kecamatan Leuwisadeng dengan Koramil Leuwliang Kodim 0621 Kabupaten Bogor untuk jenis vaksin Sinovac mulai dari usia 12-17 tahun, usia dewasa dan lanjut usia.

“Untuk hari pertama Sabtu itu ada 1106 orang yang divaksinasi kerjasama dengan nakesnya dari Kodim untuk dosis vaksin Sinovac” kata Rudy saat dikonfirmasi.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi massal yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan itu Muspika Kecamatan Leuwisadeng telah melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan semua elemen masyarakat termasuk kelompok tani.

“Alhamdulillah masyarakat cukup antusias karena sebelumnya kita melakukan rapat koordinasi bersama kades, karang taruna, PKH dan yang lainnya termasuk kelompok tani yang ada di Kecamatan Leuwisadeng,” katanya.

Bahkan untuk kedepannya untuk mempercepat jumlah vaksinasi, pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan di setiap desa dengan melibatkan nakes dari Puskesmas dan klinik yang ada di wilayah Kecamatan Leuwisadeng.

“Mulai hari Senin ini 8 desa akan melaksanakan kegiatan vaksinasi di desa tujuan agar masyarakat mudah untuk melakukan vaksinasi tidak perlu jauh jauh ke kecamatan atau Puskesmas,” katanya.

Lebih lanjut untuk saat ini angka masyarakat di Leuwisadeng yang sudah divaksin dari target 77382 orang yang sudah divaksin 26 ribu orang

“Dari target 77382 kita sudah diangka 26 ribu masyarakat yang sudah divaksin Covid 19,” katanya.

Meskipun saat ini kasus covid 19 di Kecamatan Leuwisadeng sudah mulai melandai dan sudah zona hijau, camat meminta masyarakat tetap divaksinasi dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

“Dikhawatirkan terjadi sebaran covid 19 gelombang ketiga,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Warga Rancasari Antusias Rayakan Maulid Nabi

0

Rancabungur | Jurnal Inspirasi

Antusias warga Kampung Rancasari Seremped RT 05 RW 02, Desa Pasir Gaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor dalam memperingati Maulid Nabi Muhamamd 1443 Hijriah tak kendur setiap tahunnya yang dilaksanakan pada Minggu malam (17/10/2021) di Majelis Ta’lim Nurul Huda.

Setiap tahunnya warga baik dari kaum ibu ibu, muda mudi dan kaum b sejak dua hari sebelum acara sudah mempersiapkan acara peringatan kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad SAW dengan begitu semarak dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan yang ketat.

Sumi (36) warga Rancasari Serempet mengatakan sejak hari Sabtu (16/10/2021), ia dan warga lainya sudah ikut berkecimpung menyiapkan segala hidangan di dapur umum Majlis Ta’lim Nurul Huda.

“Warga di sini antusias kompak ibu ibunya, bapak bapak dan anak muda ibu ibu memasak bapak bapak dan anak muda mendekorasi mempersiapkan tempat demi dan menyambut memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW,’ katanya.

“Setiap peringatan Maulid Nabi Muhamamd SAW warga di sini begitu gembira bahkan bukan hanya acara maulid setiap kegiatan keagamaan pun warga di sini tetap kompak,” tambahnya.

Sementara itu menurut Pimpinan Majelis Ta’lim Nurul Huda Ustadz Ahmad mengatakan setiap tahun Majelis Taklim Nurul Huda bersama warga Rancasari Serempet terus melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhamamd SAW.

“Kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari melaksanakan Tawasul, pembacaan ayat suci Al Qur’an dan selanjutnya ceramah agama yang insya Allah akan diisi Alhabib Ahmad Fahmi Al Idrus,” katanya.

Ia pun berharap warga Rancasari Seremped tetap antusias dan kompak menyambut dan memperingati hari kelahiran Baginda Nabi Muhamamd SAW dan mendapatkan keberkahan.

“Berharap tetap kompak dalam kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial untuk warga Rancasari Seremped ini serta selau mendapatkan kemudahan dan keberkahan,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Jasad Bayi Perempuan Dibuang Disamping Rumah Kades

0

Jasinga | Jurnal Inspiradi

Warga Kampung Babakan Ciung RT 02 RW 04 , Desa Jasinga Kabupaten Bogor pada Minggu pagi (17/10/2021) pukul 07.00 Wib digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang ari arinya masih menempel. Bayi tersebut ditemukan warga di samping kediaman Kepala Desa Jasinga terbungkus kain berwana ungu dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

Menurut jeterangan dari pihak Kepolisian Sektor Jasinga AKP Fajar Hidayat, berdasarkan keterangan dari warga dan hasil visum et repertum pemeriksaan Puskemas Jasinga bayi ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.

“Bayi tersebut ditemukan tidak jauh dari sekolah MTs Babakan berada, persis samping rumah kepala desa dibungkus kain berwarna ungu masih ada ari kondisinya sudah membiru setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Jasinga sudah tidak bernyawa,” katanya.

Kapolsek mengatakan, jasad bayi itu diduga dibuang oleh ibunya dan hasil musyawarah dengan kepala desa bayi tersebut dikuburkan di Makam Cidangiyang Kampung Babakan Ciung.

“Atas kejadian itu pihak kepolisian kini akan melakukan penyelidikan mencari orang tua yang telah membuang bayi yang ditemukan warga sudah tidak bernyawa itu.” pungkasnya.

**cepikurniawan

Pemain Ktenzpo Dapat Pengalaman Berharga Saat Tour Jateng

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Lawatan uji coba tim tenis Ktenzpo Cibinong atau kerap disebut Pelti Perjuangan mendapatkan pengalaman berharga saat meladeni para pemain veteran Jawa Tengah.

Dalam Try Out ke Jateng kali ini, Tim Tenis lapangan Ktenzpo yang nahkodai Agus Hamidy melakukan dua kali uji coba di dua tempat yang berbeda.

Tim Tenis Ktenzpo yang dimotori Acep Sajidin, Agus Altaf, Zarkasih, Bambang Kines, Wagiyono, Bambang Ciriung, Joko Hariyadi, Nurhakim, Purnomo, Omay Komara, Anto , Dodi Rasna, Iwan Mey dan Susmono sempat kewalahan saat berjumpa dengan tim tenis veteran Semarang.

Dalam laga melawan para pemain tenis Semarang para pemain tenis Ktenzpo sempat dibuat kocar kacir oleh para pemain semarang dalam laga yang digelar di lapangan tenis PLN Semarang, Sabtu. 16 Oktober 2021.

Padahal para pemain tenis Semarang usianya diatas para pemain Ktenzpo yang lebih energik

Skuad tenis Ktenzpo harus puas mengakui keunggulan Tim Tenis Semarang.

Setelah kalah telak dari Semarang di laga perdana, keesokan harinya Lurah Asep dkk bangkit dan bisa mengimbangi para pemain Kabupaten Sukoharjo ( Jateng) dalam laga di Lapangan Tenis Desa Mulur, Kabupaten Sukoharjo, Minggu, 17 Oktober 2021.

Sebelum bertanding Ketua Umum Ktenzpo, Agus Hamidy sempat mengatakan semua pemain harus bermain maksimal saat lawan Sukoharjo.

” Kekalahan saat lawan Semarang sudah kami evaluasi dan kami akhirnya bisa bermain memuaskan saat lawan Sukoharjo, ” tegas Agus Hamidy yang.juga manager tim tenis kabupaten Bogor untuk Porprov XIX Jabar 2021.

Atas hasil yang memuaskan di lawatan Try Our ini, Agus Hamidy akan mentraktir semua pemainnya saat menuju pulang ke Bogor.

Sementara itu, Lurah Asep yang betindak sebagai manager dan kapten tim mengatakan, ia sangat bangga dengan arahah Ketua Ktenzpo yang meminta semua pemain untuk bermain maksimal.

” Saar lawan Sukoharjo kami all out dan melaksanakan arahan Ketua Umum dengan baik dan membuat ketua kami tersenyum.kembali, ” ujar pria penggemar buah duren ini.

Lurah Asep menambahkan, semua pemain siap melanjutkan Try Out bulan depan ke Ciamis.

” Alhamdulillah kami punya ketua Umum yang sangat memahami kemauan para pemain yang memamg membutuhkan jam terbang, ” sergahnya..

**as.pangrango

PT SSWP Kerjasama Dengan Polres Bogor Kembali Adakan Vaksinasi Massal

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi
PT Sumiden Serasi Wire Products (SSWP) bekerjasama dengan Polres Bogor, kembali mengadakan vaksin massal. Kegiatan sebagai bentuk dukungan pihak perusahaan untuk menyukseskan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi itu, dilaksanakan di halaman perusahaan di Jl.Pahlawan Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Sabtu (16/10).

Ketua panitia vaksin massal, Dadan Rohimat mengatakan, kegiatan vaksin massal yang dilaksanakan PT SSWP bekerjasama dengan pihak Polres Bogor ini, untuk kali kedua.

“Vaksinasi massal pertama kami laksanakan pada tanggal 18 September 2021 lalu,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, sasaran untuk peserta vaksin massal, yakni karyawan beserta keluarganya maupun warga sekitar perusahaan.

“Baik vaksinasi massal pertama maupun sekarang, berjumlah 1000 orang,” kata Dadan.

Dadan menyampaikan rasa terimakasih atas support dari pimpinan perusahaan, serikat pekerja, rekan-rekan panitia, jajaran Polres Bogor, Pemdes Karang Asam Timur dan semua pihak yang telah membantu kegiatan vaksinasi massal ini.

“Inilah bentuk kepedulian kepada karyawan dan keluarganya sebagai aset perusahaan. Dan terhadap masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Sementara, wakil management PT SSWP Wahyu Subagio menjelaskan, perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990 ini, terus berkembang dan berperan dalam pembangunan nasional di Indonesia.

Wahyu pun mengungkapkan, sebagai perusahaan multinasional dibawah Grup Sumitomo Electric, PT SSWP memiliki integritas dalam nilai bisnis, etika dan kepatuhan.

Perusahaan nya tersebut turut aktif dalam pelaksanaan percepatan program vaksinasi nasional untuk segera mencapai kekebalan komunal dalam menghadapi Covid-19.

“Dan tak lupa, sudah menjadi kepedulian pihak perusahaan dalam membantu program pemerintah untuk pembangunan ekonomi nasional,” tukas Wahyu yang juga menjabat sebagai Asisten General Manager PT SSWP.

**dedesuhendar

Hampir Satu Bulan, Pembangunan Bendungan Kali Cibongas Mangkrak

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Perencanaan pembangunan bendungan Kali Cibongas, di Kamping Babakan liud, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mangkrak. Ketua Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Mitra Cai Cibongas Asoni mengeluhkan rencana pembangunan bendungan hingga saat ini belum dilaksanakan pembangunan.

“Padahal beberepa pekan lalu, kontraknya sudah masuk dalam tahap pengerjaan. Namun pembangunan  bendungan   tersebut hingga kini belum  adanya tanda – tanda akan dimulai. Ditambah belum terpasangnya papan kegiatan bangunan bendungan itu,” keluh ketua P3A Mitra Cai Cibongas kepada Jurnal Bogor, Minggu (17/10).

Informasi dadapat, kata Asoni, perencanaan bangunan bendungan itu hanya pengerjaan sodetan saja. Padahal pembangunan bendungan itu diutamakan pada bagian yang jebol sepanjang 30 meter. “Kalau dilihat digambar termasuk pada pengerjaa sayap Tembok Penahan Tebing (TPT)  sepanjang 60 meter,” terang Asoni.

Pertanyaannya kata dia, kalau memang hanya dibangun sodetan saja, kenapa perencanaannya tidak dari awal. Menurut Asoni, perencanaan awal utamanya untuk perbaikan bendungan yang sudah lama jebol, bukan prioritas hanya untuk dibangun sodetan saja.

Diketahui, pembangunan bendungan kali Cibongas yang akan dikerjakan oleh CV Haskar Persada itu sebesar anggaran Rp 1.035.450.250,00.

Sebelumnya diberitakan, UPT  Insfrastruktur Irigasi melalui Kepala Sub Bagian Yudi Pratama pada Pengecekan Lapangan Bersama (PLB) yang dihadiri pihak Dinas PUPR, konsultan pengawas serta pihak pelaksana pembangunan pada (20/9) lalu disebutkan, setelah PLB tinggal menunggu beberapa hari untuk pengerjaan bendungan.

**aripekon

Transformasi Digital, UMKM Didorong Adopsi Teknologi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah terus berupaya agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa bertransformasi digital dengan mengadopsi teknologi yang sekarang ini sedang berkembang. Upaya ini agar eksistensi UMKM terus terjaga dan memberi andil positif dalam pemulihan ekonomi nasional, dimana sekarang ini baru 15 persen saja UMKM yang sudah digitalisasi. Padahal di era industri 4.0 degitalisasi UMKM jadi kunci penting.

Anton Sukartono Suratto 

“UMKM sudah harus melakukan digitaliasi, pengembangan dari UMKM tradisional ke digital adalah solusi dan penting dilakukan sehingga UMKM mesti terus didorong mengadopsi teknologi,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto dalam webinar ‘Solusi Peningkatan UMKM Dalam Pemulihan Nasional di Masa Pandemi Covid-19’ yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan DPR RI di Bogor Valley, Sabtu (16/10).

Anton meyakini UMKM bisa jadi penopang pemulihan ekonomi nasional dimasa pandemi sekarang ini sehingga masa pandemi ini juga jadi momentum pengembangan UMKM. “Teknologi memiliki peran penting dan pelaku UMKM pun sekarang ini banyak kaum muda,” jelas wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat ini.

I Nyoman Adhiarna

Direktur Ekonomi Digital Kominfo I Nyoman Adhiarna sependapat bahwa Kominfo telah melakukan sejumlah program dan pada tahun 2022 UMKM harus sudah mengadopsi teknologi. “Tahun depan adopsi, sebenarnya tahun 2017, UMKM sudah go online dan 2020 sampai sekarang sudah active selling. Tinggal pembenahan di jumlah kendala.

“Ada tiga poin penting yaitu ekonomi, pemerintah dan masyarakat itu sendiri yang semuanya mesti bertransformasi ke digital,” jelasnya.

Dia tidak memungkiri sekarang ini sejumlah masalah seperti infrastruktur, kualitas produk, konektivitas, akses perbankan dan culture, menghambat laju UMKM. Meski demikian dia optimistis sekarang ini banyak UMKM telah berjualan dengan platform digital. “Data BPJS sudah ada 63 juta, hanya memang masih belum punya akun di marketplace. Jadi sudah 37 persen sudah jualan di sosmed,” kata I Nyoman Adhiarna.

Moderator Ratna Utami Ningsih dan Irwan Kurnia

Menurut Founder Kopi Ranger Irwan Kurnia yang juga sharing dalam webinar ‘Solusi Peningkatan UMKM Dalam Pemulihan Nasional di Masa Pandemi Covid-19’, UMKM memiliki prospek bagus, dimana dia yang konsen pada segmen kopi dan sudah diterima pasar atau konsumen. “Inovasi bisnis bisa dilakukan di platform medsos dan memang mesti ada bantuan teknologi jika mau berkembang. Tentu produsen juga mesti menjaga kualitas produk,” jelas Irwan.

Bisnisnya tampil beda dengan kopi seduh dingin atau coldbrew. Meski diakuinya, pandemi Covid-19 telah berdampak ke coffeeshop, namun sejumlah inovasi terus dilakukan salah satunya menyajikan cita rasa kopi tiap daerah yang memiliki karakteristik rasa unik,” jelasnya.

**ass

Taman Palupuh Bakal Dialihfungsikan

0

Imbas Aksi Penyerangan Maut Terhadap Siswa SMA

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana mengubah fungsi Taman Palupuh di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. Hal itu menyusul adanya aksi kekerasan pelajar berujung maut yang menimpa salah seorang siswa SMA negeri RMP (17) yang dihabisi oleh RA (18) yang juga siswa SMA negeri menggunakan senjata tajam jenis celurit, beberapa waktu lalu.

Sebelum kejadian tersebut, salah seorang siswa SMA, Hilarius Christian Event Raharjo juga meregang nyawa dalam aksi gladiator antar pelajar di Taman Palupuh pada Januari 2016.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa saat ini Pemkot Bogor tengah mengkaji perubahan fungsi Taman Palupuh, agar tak selalu disalahgunakan untuk hal negatif. Salah satu opsinya adalah menjadikan taman itu sebagai kebun pembibitan.

“Kami sedang mengkaji untuk dijadikan sebagai kebun pembibitan, agar lebih bermanfaat,” ujar Dedie kepada wartawan, Kamis (14/10).

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mengatakan, selama ini Taman Palupuh tak ditunjang sarana prasarana memadai seperti lampu dan minimnya pengawasan dari Park Ranger, sehingga kerap disalahgunakan untuk hal negatif.

Atas dasar itu, ia pun meminta agar Pemkot Bogor mengevaluasi keberadaan sejumlah taman, terutama yang berada disekitar lingkungan sekolah seperti taman Palupuh untuk dijadikan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU).

Pria yang merupakan warga asli Tegal Gundil itu menyebut, Taman Palupuh hanya menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk kongkow dan melakukan tindakan kriminal.

“Sering jadi tempat maksiat dan tindak kriminal. Lebih baik diganti menjadi PSU yang lebih bermanfaat,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota menangkap oknum siswa dari salah satu sekolah negeri di Kota Bogor, RA (18) yang pelaku pembacokan terhadap RMP (17) yang juga berstatus pelajar di Jalan Raya Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu (6/10) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Selain RA, polisi juga menangkap rekan pelaku, ML (17) yang turut membantu pelaku saat RA menghabisi nyawa RMP dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhony Erwanto menjelaskan bahwa selain dua pelaku, polisi juga mengamankan enam orang yang kini penyidikannya masih berproses.

“Ada yang yang sudah mengetahui bahwa pelaku mau ke TKP. Ada juga yang tidak. Empat orang dianyaranya tidak saling kenal dengan pelaku, dan tidak tahu apa yang mau dilakukan. Sedangkan yang dua satu sekolah dengan pelaku,” jelasnya.

Kompol Dhony mengatakan, aksi penyerangan berujung maut itu didasari oleh permasalahan personal. Pasalnya, sebelum kejadian sekira pukul 15.00 WIB, pelaku sempat dianiaya yang kemungkinan dilakukan kelompok korban.

“Informasi dari pelaku kita masih didalami, kita gak tahu siapa yang melakukan penganiayaan terhadap tersangka. Sebab, pelaku juga tak mengetahui,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil otopsi ditemukan tiga luka robek pada bagian tubuh korban, yakni tengkuk bagian belakang, kaki dan dada, yang menyebabkan RMP meninggal dunia.

Kata dia, kejadian tersebut pertama kali diketahui saat teman korban melaporkan peristiwa tragis itu kepada orangtua RMP, warga Babakan, Kecamatan Bogor Tengah. Kemudian, orangtua RMP mendatangi lokasi kejadian dan melaporkannya kepada polisi.

Mendapat laporan itu, polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku di kediaman temannya di kawasan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, dan menemukan sebilah celurit dalam tas tersangka.

Pelaku, sambungnya, dijerat dengan pasal 80 ayat 1 dan 3, UU RI Jo pasal 76 C Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tengang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

**fredykristianto