30.1 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1044

Teguh Widodo: Kembalikan Kepada Fungsinya Demi Marwah Pemerintah

0

JURNAL INSPIRASI – Kondisi Pasar Citeureup masih semrawut dan menjadi pembicaraan masyarakat. Untuk itu, Teguh Widodo, anggota DPRD Kabupaten Bogor meminta agar pemerintah daerah mengembalikan fungsi jalan dan terminal di Citeureup.

Teguh Widodo

Teguh mengatakan, Citeureup merupakan salah satu daerah penyangga jika kondisinya semrawut seperti sekarang sungguh sangat memprihatinkan. “Kita semua tahu sudah berapa lama persoalan Pasar Citeureup ini belum juga ada penyelasaian sampai hasil akhir kemarin rapat dengan beberapa dinas terkait belum juga ada ection di lapangan,” ucap Teguh kepada Jurnal Bogor, Selasa (7/12).

Menurutnya, ada 5 tuntutan warga yang saat hasil mediasi dengan beberapa dinas seperti DPUPR , DLH , Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang sampai saat ini belum juga direalisasikan. Yang pertama  yaitu saluran air dari pembuangan PD 1 dan 2  yang berdampak di RW 01 , RW 03 dan RW 04. Pada saat rapat November lalu, DPUPR siap membenahi drainase dari perempatan PD Pasar sampai Kanisatex, dan DPUPR akan melanjutkan masalah saluran pembuangan air yang masuk ke area lingkungan kepada pihak terkait, namun sampai saat ini belum terealisasi.

BACA JUGA Warga Cibuntu Akan Dilarang Merokok Didalam Rumah

“Begitupun persoalan alih fungsi terminal, mengingat revitalisasi tahun 2006 / 2007 dimana ada terminal namun sampai sekarang bentuknya tidak ada, dan Dishub saat itu berstatement jika Terminal Citeureup merupakan terminal tipe A yang kewenangannya berada di Kemenhub dan sekarang sedang dalam kajian, dan Dishub pun siap mendukung untuk difungsikan kembali dan mereka akan membahas dalam internal Dishub yang sekarang juga belum terlihat ectionnya,” papar Teguh.

Selain itu, masalah sampah dan limbah pasar yang merupakan tanggung jawab DLH , begitu juga alih fungsi jalan yang menjadi auning yang mengakibatkan hilangnya fungsi jalan dan terminal di PD Pasar Tohaga dan terakhir adalah persoalan CSR yang menurut warga PD Pasar Tohaga tidak ada perhatiannya.

“Disini pemerintah dan dinas terkait ditantang untuk membereskan persoalan Pasar Citeureup, harus ada tindakan tanpa melihat siapa, karena Citeureup merupakan daerah penyangga Kabupaten Bogor. Jangan sampai tageline Bupati Bogor ” The City of Sport and Tourism ” hanya slogan semata karena Citeureup merupakan salah satu akses jalan menuju wisata yang ada di Sukamkmur dan jalur Puncak Dua,” bebernya.

BACA JUGA Kerap Kebanjiran, Warga Pangkaljaya Swadaya Perbaiki Saluran Air

Disini, pemerintah harus benar – benar tegas supaya terlihat marwahnya, bertindaklah dan tertibkan sesuai dengan fungsi asalnya tanpa harus ada pandang bulu, sekalipun mereka oknum tersebut punya surat sakti, sejatinya surat itu tidak ada yang sakti jika berbenturan dengan aturan .

“Pedagang itu bukan digusur tapi digeser , beri mereka tempat tanpa menghilangkan fungsi infrastuktur yang ada. Mari kita tertibkan bersama jangan tutup mata dan masuk angin, dinas terkait disini harus bertanggung jawab,” ucapnya.

Dia berharap, setelah Bupati fokus dengan pembenahan dan pesestrian jalan Pemda yang menumpahkan semua anggaran kesitu, tahun berikutnya Bupati bisa terfokus kepada daerah – daerah penyangga Kabupaten Bogor jadi saat kita kedatangan tamu daerah penyangga ini tidak semrawut dan menjadi enak dilihat dan dipandang.

**nay nur’ain

Samisade Jadi Solusi Masalah Infrastruktur Desa

0

JURNAL INSPIRASI – Seluruh Kepala Desa sekecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor memiliki harapan dimasa pandemi dari program satu miliar satu desa (Samisade).

Pasalnya, hampir seluruh anggaran desa difokuskan untuk penanganan Covid-19 sejak awal tahun 2020. Dengan adanya program Samisade membawa angin segar untuk para kades.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, meskipun ada beberapa desa mendapatkan program samisade pengerjaan terlambat ia meminta pengerjaan dikebut.

BACA JUGA Babakan Sadeng Salurkan BLT-DD untuk 270 KPM

“Lalu pengecekan jalan-jalan yang dibangun oleh Samisade, ya harus di bulan Desember ini harus selesai, jadi empat desa itu karena terlambat pengajuannya karna itu masuk perubahan, tapi nanti di akhir Desember harus selesai,” ungkapnya, Selasa (07/12).

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tentunya tidak memakan waktu yang cukup lama, proses pengeringan saja yang sedikit memakan waktu.

“Itu pengerjaannya gak lama sih kalo pembuatan jalan proses cepat namun pengeringannya saja aga lama mencapai 28 hari,” tegasnya.

Sementara itu, ketua APDESI Kecamatan Jasinga Nurohman mengatakan, dengan program samisade tentunya memecahkan persoalan di setiap desa lantaran anggaran pemerintah difokuskan untuk Covid-19.

BACA JUGA Warga Cibuntu Akan Dilarang Merokok Didalam Rumah

“Alhamdulillah hari ini kunjungan kerja bupati Bogor ke Kecamatan Jasinga terkait program Samisade, ini salah satu kebanggaan Kecamatan Jasinga dengan kehadiran ibu Bupati Yang melihat lokasi-lokasi yang mendapatkan program samisade,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan rasa syukur atas program Samisade menjadi keberkahan terhadap masyarakat.

“Saya berterimakasih banyak kepada ibu Bupati yang mana hari ini cuaca dalam kondisi hujan, mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Ia menegaskan, ini salah satu angin segar yang mana di saat tahun 2020 kondisi sedang dalam masa pandemi Covid-19, yang mana negara kita dan dunia.

BACA JUGA Kerap Kebanjiran, Warga Pangkaljaya Swadaya Perbaiki Saluran Air

“Dengan program ini menjadi suatu angin segar bagi para kepala desa, selama ini cost anggaran yang dari dana desa di fokuskan untuk penanganan Covid-19 termasuk BLT DD, ini salah satu program satu-satunya di Indonesia tentunya menjadi keberkahan bagi kita,” bebernya.

Ia menjelaskan, Ini sangat luar biasa terhadap masyarakat, masyarakat merasa senang, karna akses jalan yang memang belum tersentuh oleh pembangunan, tentunya itu memudahkan masyarakat untuk kegiatan ekonomi dan tentunya ini menjadi keberkahan bagi kami.

“Tentunya kami berharap program ini bisa berlanjut dan bisa dilaksakan di seluruh Kabupaten Bogor. Mengingat pemimpin kita sangat sayang terhadap masyarakat Kebupaten Bogor walaupun dalam wacana pemekaran Kabupaten Bogor akan tetapi masih memikirkan pembangunan diwilayah khusus Bogor Barat,” pungkasnya.

**andres

Babakan Sadeng Salurkan BLT-DD untuk 270 KPM

0

JURNAL INSPIRASI – Bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT- DD) tahap terakhir Tahun 2021 di Desa Babakan Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor disalurkan kepada 270 keluarga penerima manfaat (KPM), Selasa (7/12).

Kepala Desa Babakansadeng Wawan mengatakan BLT DD tahun 2021 telah disalurkan terhadap KPM yang mayoritas belum mendapatkan bantuan lain.

“Kita Salurkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa tahap bulan Desember tahun 2021. sebesar Rp, 300.000 per KPM,” katanya.

BACA JUGA Kerap Kebanjiran, Warga Pangkaljaya Swadaya Perbaiki Saluran Air

Wawan menyebut, dalam penyaluran BLT DD itu menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Bahkan, sebanyak 270 penerima manfaat di desanya sudah menjalani vaksinasi.

“Alhamdulillah KPM yang di tunjuk sudah sesuai sasaran dan memenuhi syarat. semoga dapat bermanfaat,” imbuhnya.

Ia berharap BLT DD tersebut untuk bisa meringankan kebutuhan ekonomi warga terlebih dalam situasi masih vandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Saya berpesan kepada masyarakat penerima bantuan tunai ini gunakan sesuai dengan kebutuhan pokok,” pungkasnya.

**andres

Kerap Kebanjiran, Warga Pangkaljaya Swadaya Perbaiki Saluran Air

0

JURNAL INSPIRASI – Kerap terjadinya genangan air di ruas Jalan Raya Antam Pongkor yang berlokasi di Kampung Parempeng RT 01 RW 01, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor membuat sejumlah warga berinisiatif memperbaiki saluran air tersebut.

Staf Desa Pangkaljaya Ust Khaerudin menerangkan, air yang menggenangi jalan itu selain dikeluhkan para pengguna jalan, namun kondisi itu seringnya membanjiri rumah warga disaat hujan turun.

Ketika hujan, terjadi sekitar puluhan tahun jalanan tersebut digenangi air dengan kedalam 20 cm hingga 30 centimeter,” ujar Khaerudin kepada Jurnal Bogor, Selasa (7/12).

BACA JUGA Warga Cibuntu Akan Dilarang Merokok Didalam Rumah

“Faktor jalan yang berkubang selain itu penyebab tidak adanya saluran irigasi, Ditambah beberapa banguanan rumah memakan badan jalan sehingga sulit dibuatnya saluran irigasi,” kata dia.

Mengingat kondisi jalan yang digenangi air itu berlangsung cukup lama.

“Sehingga warga dan Pemerintah Desa Pangkaljaya bergotong royong membuat saluran air,” jelasnya.

Menggunakan adukan semen, bagaimana cara genangan air tidak terjadi lagi.”

BACA JUGA 11 Sekolah yang Ditutup Gelar PTM Lagi

Hal ini dilakukan, paling tidak meminimalisir agar rumah rumah warga tidak kebanjiran,” paparnya.

Khaerudin menyebut, banyaknya pengendara meminta keberadaan genangan air untuk diperbaiki.

Karena jalan itu statusnya milik Kabupaten Bogor, begitu juga kondisinya sudah seringkali dilaporkan akan tetapi diabaikan oleh pihak terkait,” pungkasnya.

**andres

Warga Cibuntu Akan Dilarang Merokok Didalam Rumah

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor bakal menerapkan program larangan merokok didalam rumah warga. Musababnya, untuk mencegah asap rokok terhadap anak dibawah umur.

“Apalagi sekarang mengahadapi musim penghujan supaya kita di wilayah baik di lingkungan rumah maupun lingkungan per-RW sehat dan untuk lebih meningkatkan lagi kegiatan Jumat Bersih atau Jumsih,” kata Kepala Desa Cibuntu Ahmad Yani usai menggelar kegiatan, Selasa (7/12).

Selain itu, Ahmad Yani juga mengatakan, sebagai bagian dari antisipasi tentang bahaya rokok. Pihaknya, memprogramkan larangan merokok didalam rumah di tiap-tiap rumah warga di wilayahnya.

BACA JUGA 11 Sekolah yang Ditutup Gelar PTM Lagi

“Untuk sementara di dalam rumah saja, dan kami akan sosialisasikan perokok agar tidak melakukan di dalam rumah,” katanya.

Ahmad mengatakan, pihaknya tidak dapat melarang para perokok tetapi minimal pihaknya mengupayakan agar di lingkungan rumah warga tak terkena asap rokok.

“Ini salah satu bentuk antisipasi terhadap kesehatan anak-anak terutama yang dibawah umur,” ujarnya.

BACA JUGA Pegawai Cleaning Services RS KBP Tewas Terjatuh dari Lantai 4

Dia bersama Pemerintah Desa Cibuntu selain melakukan sosialisasi, akan membuat spanduk dan pamflet terkait larangan merokok di dalam rumah.

“Kalau tempat khusus itu masjid, majlis, sekolah dan pendidikan,” pungkasnya

Ia menambahkan, kedepan akan mengupayakan larangan merokok didalam rumah kepada seluruh desa di Kecamatan Ciampea.

“Upaya ini untuk mengantisipasi terhadap kesehatan anak dari asap rokok,” katanya.

**arip ekon

11 Sekolah yang Ditutup Gelar PTM Lagi

0

JURNAL INSPIRASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mencatat sebanyak 11 sekolah dari berbagai jenjang di ‘Kota Hujan’ tersebut terpaksa ditutup dan dihentikan proses pembelajaran tatap muka (PTM) karena adanya temuan kasus positif Covid-19 sejak Oktober 2021 lalu.

Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi mengatakan, dari puluhan kasus positif Covid-19 yang terjadi di 11 sekolah tersebut, mayoritas berstatus orang tanpa gejala (OTG) hingga mengalami gejala ringan.

Kendati demikian, saat ini 11 sekolah tersebut sudah kembali melaksanakan PTM. Lantaran siswa dan guru yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 sudah dinyatakan sembuh, dan tidak ada penambahan kasus Covid-19 terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19.

BACA JUGA Pegawai Cleaning Services RS KBP Tewas Terjatuh dari Lantai 4

“Semuanya bergejala ringan dan OTG. Alhamdulillah semuanya sudah sembuh dan saat ini PTM bisa dilakukan kembali,” katanya, Selasa (7/12/2021).

Untuk mengantisipasi potensi munculnya Covid-19 di lingkungan sekolah di kemudian hari, pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak dan dinas terkait. Seperti sekolah dan Dinas Kesehatan.

Pihaknya meminta agar membantu mensukseskan PTM di Kota Bogor, salah satunya dengan penguatan surveilans.

“Kami juga meminta kepada pihak-pihak terkait termasuk Kementerian Kesehatan, untuk kembali memperkuat surveilans demi menekan potensi penyebaran Covid-19 di sekolah,” ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari Dinas Kesehatan Kota Bogor, hingga saat ini belum ada tanda-tanda varian Covid-19 baru yang terjadi di lingkungan sekolah.

BACA JUGA Buruh di Banten Tolak Besaran UMK 2022, Ini Respon Gubernur

Sebab, berdasarkan hasil tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor, semua kasus positif Covid-19 yang terjadi di sekolah, menunjukkan gejala Covid-19 pada umumnya.

“Kasus positif Covid-19 di sekolah gejalanya seperti Covid-19 pada umumnya. Tidak ada tanda-tanda atau indikasi muncul varian Covid-19 baru. Semoga saja tidak ada Covid-19 varian baru di Kota Bogor,” ungkapnya.

Hanafi mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua agar betul-betul mengawasi putra-putrinya, khususnya pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

“Saya minta kepada semuanya agar tetap waspada terkait potensi penyebaran Covid-19. Apalagi di momen Nataru nanti. Saya minta orang tua dan sekolah harus antisipatif betul dan mengawasi anak-anaknya,” ujarnya.

**ahmad solehudin/mg-uika

Pegawai Cleaning Services RS KBP Tewas Terjatuh dari Lantai 4

0

JURNAL INSPIRASI – Seorang pria berinisial S yang berprofesi sebagai cleaning services di Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi (KBP) Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor meninggal dunia akibat terjatuh dari lantai 4, Senin (06/12/2021) petang.

Menurut informasi, korban saat itu sedang melakukan perawatan Air Conditioner (AC) di lantai 4 gedung rumah sakit tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar Hendi, kejadian itu terjadi pukul 16.30 WIB.

BACA JUGA Double Track Selesai, Kawasan Batutulis Diminta Ditata Rapi

“Saat saya sedang memarkirkan kendaraan di minimarket sebelah rumah sakit terdengar suara teriakan, saya langsung lari ke arah rumah sakit, ternyata orang jatuh, korban meninggal karena menderita luka di kepala,” ungkap Hendi kepada wartawan.

Saat dikonfirmasi wartawan, Humas KBP Andi menyampaikan, kejadian itu merupakan kecelakaan kerja.

“Mohon maaf saat ini kami masih di Polsek Dramaga guna melaporkan kejadian tersebut. Murni kecelakaan kerja Rekanan servis AC,” katanya. BACA JUGA Komisi II Tunggu Kontribusi Direktur Baru PDJT Kota Bogor

Kapolsek Dramaga Ipda Agus Supriatna saat ditemui membenarkan kejadian itu, namun untuk lebih lanjut pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari pihak rumah sakit.

“Nanti untuk keterangan lengkapnya anggota masih memintai keterangan rumah sakit dan beberapa saksi dan saya juga untuk memberikan keterangan harus ijin dulu ke Kapolres,” pungkasnya.

**cepi kurniawan

Buruh di Banten Tolak Besaran UMK 2022, Ini Respon Gubernur

0

JURNAL INSPIRASI – Gubernur Banten Wahidin Halim menanggapi adanya penolakan dari serikat buruh terkait besaran Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK) tahun 2022 di Banten.

Dikatakan Wahidin, besaran UMK sudah mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker).

“Buruh nuntut naik, pengusaha engga, mau gimana? Formulasi (besaran UMK) sudah dibuat mengacu pada PP dan SE Menaker,” ujar Gubernur Banten, Senin (6/12/2021).

BACA JUGA Double Track Selesai, Kawasan Batutulis Diminta Ditata Rapi

Terkait adanya tuntutan serikat buruh yang menginginkan UMK 2022 direvisi naik sebesar 5,4 persen dari UMK tahun 2021, Wahidin mengaku bahwa sedikit kebingungan jika UMK buruh dinaikan.

Menurut mantan Wali Kota Tangerang itu, apabila UMK tahun 2022 dinaikan, maka akan melanggar aturan dan pengusaha akan menjerit, bahkan bisa angkat kaki dari Provinsi Banten.

“Kalau Gubernur naikin (UMK), pengusaha enggak mau bertentangan juga sama PP. Lalu Gubernur harus gimana?” kata Wahidin.

Sebelumnya, serikat buruh dan pekerja di Provinsi Banten akan melakukan mogok kerja pada 6 sampai 10 Desember 2021.

BACA JUGA Komisi II Tunggu Kontribusi Direktur Baru PDJT Kota Bogor

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk penolakan penetapan UMK tahun 2022 yang sudah disahkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Kami menyatakan dalam masa berkabung atas matinya kesejahteraan dan keadilan untuk buruh di Provinsi Banten, kami akan melakukan mogok daerah dari tanggal 6 sampai dengan 10 Desember 2022,” kata perwakilan Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) Intan Indra Dewi melalui keterangannya.

Diketahui, penetapan UMK itu sesuai Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.282-Huk/2021 dan disahkan pada tanggal 30 November 2021 oleh Gubernur Banten. Diantaranya menetapkan UMK Kota Tangerang 2022 sebesar Rp 4.285.798,90. Nilai UMK Kota Tangerang tahun 2022 naik sebesar 0,56% dibanding 2021 sebesar Rp 4.262.015.37. Sementara itu, UMK Kota Tangsel tahun 2022 sebesar Rp 4.280.214,51.

BACA JUGA Jawab Kebutuhan Masyarakat, UIKA Buka 4 Prodi Baru

Lalu besaran UMK Cilegon 2022 menjadi yang terbesar jika dibandingkan dengan daerah lain. Angka UMK Kota Cilegon 2022 ditetapkan sebesar Rp 4.340.254,18. UMK Serang 2022 yang meliputi UMK Kabupaten Serang sebesar Rp 4.215.180,86 dan UMK Kota Serang yakni Rp 3.850.526,18.

Daftar UMK Banten 2022

Kota Cilegon: Rp 4.340.254,18 UMK 2022
-Kota Tangerang: Rp 4.285.798,90 UMK 2022
-Kota Tangerang Selatan: Rp 4.280.214,51 UMK 2022
-Kabupaten Tangerang: Rp 4.230.792,65 UMK 2022
-Kabupaten Serang: Rp 4.215.180,86 UMK 2022
-Kota Serang: Rp 3.850.526,18 UMK 2022
-Kabupaten Pandeglang: Rp 2.800.292,64 UMK 2022
-Kabupaten Lebak: Rp 2.773.590,40


**mia nurjanah/mg-uika

Double Track Selesai, Kawasan Batutulis Diminta Ditata Rapi

0

JURNAL INSPIRASI – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengungkapkan keinginannya untuk melakukan penataan di kawasan sekitar Stasiun Batutulis.

Hal tersebut dinilai penting untuk dilakukan mengingat saat ini proyek pembangunan rel ganda (double track) Bogor – Sukabumi tengah masuki tahap akhir.

Menurutnya, jika proyek double track Bogor-Sukabumi selesai dan mulai beroperasi, secara otomatis akan memberikan dampak tersendiri bagi peningkatan mobilitas masyarakat.

BACA JUGA Komisi II Tunggu Kontribusi Direktur Baru PDJT Kota Bogor

“Maka dari itu sedari sekarang kita harus ambil langkah antisipatif. Karena kalau double track mulai beroperasi pasti akan meningkatkan arus lalulintas di kawasan Batutulis,” katanya, Senin (6/12/2021).

Agar hal tersebut tak terjadi, sambungnya, Dedie meminta agar pemerintah pusat dan pihak terkait lainnya untuk membantu Pemkot Bogor dalam melakukan penataan kawasan Batutulis kedepannya.

BACA JUGA Bima Arya Terpilih Ketua Presidium JKPI

Dedie mengusulkan kedepannya di kawasan Batutulis mesti dibangun ramp atau jalur yang melandai atau bidang miring yang dipergunakan untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

“Misalnya kita bangun ramp, transit oriented development (TOD), dan park and ride di kawasan Batutulis ini agar mobilitas masyarakat bisa lancar kedepannya,” tutupnya. 

**ahmad solehudin/mg-uika

Komisi II Tunggu Kontribusi Direktur Baru PDJT Kota Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy menantikan gebrakan Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) terpilih Lies Permana Lestari usai dilantik pada Kamis, 2 Desember 2021.

Rusli menilai, banyak sekali tugas dan capaian yang harus dikerjakan oleh direksi baru PDJT ini, untuk kembali membawa perusahaan plat merah itu kembali ke jalur yang benar.

Rusli berharap kedepan, PDJT bisa memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Bogor di 2022.

“Kami di Komisi II menanti kontribusi dan kinerja dari direktur yang baru, agar PDJT yang sudah bertahun-tahun tidak memberikan kontribusi ke Kota Bogor bisa kembali menjadi sumber PAD yang nyata bagi Kota Bogor,” katanya, Senin (6/12/ 2021).

BACA JUGA Bima Arya Terpilih Ketua Presidium JKPI

Rusli juga menanti rencana kerja dan business plan dari Direktur PDJT Kota Bogor yang baru. Meski tidak memiliki latar belakang di bidang transportasi, Rusli tetap menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Lies yang sudah memegang tongkat estafet kepemimpinan PDJT yang sudah lama kosong.

“Sebagai mitra kerja Komisi II DPRD tentu kami menyambut baik kehadiran direksi yang baru. Karena kepimpinan PDJT sekarang sudah terisi lagi dan kami harap akan terjalin sinergitas yang baik antara PDJT dan DPRD Kota Bogor,” ujarnya.

Terakhir, Rusli berharap sisa kursi jabatan yang kosong di PDJT bisa diisi oleh orang-orang yang memiliki kompeten di bidang transportasi dan memiliki nilai semangat untuk kembali membawa PDJT sehat kembali.

BACA JUGA Jawab Kebutuhan Masyarakat, UIKA Buka 4 Prodi Baru

Sebab menurutnya, proyeksi penyehatan dan pengembangan PDJT kedepan sudah terlihat. Tinggal bagaimana kursi-kursi jabatan yang kosong diisi oleh orang-orang yang kompeten.

“Jangan sampai, dari atas sampai bawah itu tidak ada yang tahu arah perusahaan ini. Karena kan proyeksinya sudah jelas dari program yang saat ini sudah bergulir seperti Biskita Transpakuan,” pungkasnya. 

**ahmad solehudin/mg-uika