30.1 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1045

Bima Arya Terpilih Ketua Presidium JKPI

0

JURNAL INSPIRASI – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terpilih sebagai Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) periode 2021-2024 pada Kongres V JKPI yang berlangsung di Kota Bogor sejak Kamis, 2 Desember 2021 hingga Sabtu (4/12/2021).

Bima Arya terpilih berdasarkan hasil voting dari sejumlah kepala daerah yang hadir dalam gelaran Kongres V JKPI. Serah terima jabatan itu langsung dilakukan dari Ketua Presidium JKPI 2018-2021 Alfedri, kepada Ketua Presidium JKPI 2021-2024, Bima Arya.

Dengan terpilihnya Bima Arya sebagai Ketua Presidium JKPI, maka ia akan mengetuai 74 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam keanggotaan organisasi yang dibentuk untuk melestarikan pusaka di setiap daerah itu. Termasuk Kabupaten Jepara, Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Ende yang baru saja bergabung JKPI.

BACA JUGA Jawab Kebutuhan Masyarakat, UIKA Buka 4 Prodi Baru

Bima Arya Sugiarto mengatakan, pascaterpilih dirinya bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi dan Wali Kota Palembang, Harnojoyo akan menyusun struktur kepengurusan dalam waktu dekat.

“Kami bertiga dalam beberapa pekan kedepan akan menyusun kepengurusan yang akan melibatkan 10 kepala daerah,” katanya, akhir pekan kemarin.

Pihaknya juga mengaku akan menjalankan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan menyiapkan Rakernas tahun depan dan acara-acara berikutnya.

“Pada kesempatan ini kami meminta masukan, saran, ide dan gagasan untuk menjadi landasan kami menjalankan organisasi ke depan. Mungkin banyak yang dihasilkan rakernas sebelumnya yang perlu diperkuat atau hal-hal baru,” ujarnya.

**ahmad solehudin/mg-uika

Jawab Kebutuhan Masyarakat, UIKA Buka 4 Prodi Baru

0

JURNAL INSPIRASI – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor akan membuka 4 program studi (prodi) baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,  yaitu Program Doktor Ekonomi Syariah, Program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, Program Sarjana Manajemen Haji dan Umroh, serta Perdagangan Internasional.

Rektor UIKA Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si menyampaikan bahwa dalam kesiapannya pihak kampus telah melakukan beberapa hal diantaranya dari segi tenaga pendidik (tendik) keempat prodi tersebut telah memiliki tendik yang ahli dalam bidangnya.

BACA JUGA Negatif Covid, PTM di SDN Sukadamai 2 Digelar Lagi

“Untuk Ekonomi Syariah, alhamdulillah kita sudah memperoleh Guru Besar DPK dari UIN Bandung yaitu Prof. Jaih Mubarok dan ditambah guru besar yang ada di UIKA yaitu Prof. Didin Hafidhuddin. Kemudian untuk S2 KPI untuk doktor-doktornya sudah tersedia, sudah ada 6 orang doktor punya background KPI semuanya, punya background dakwah sehingga dari aspek dosen, semua terpenuhi, untuk Manajemen Haji dan Umroh dan Perdagangan Internasional juga sama dari segi dosen juga sudah terpenuhi,” tutur Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si

Kemudian dari segi fasilitas, dia juga menyampaikan bahwa untuk program Pascasarjana yang baru sementara waktu akan ditempatkan di fasilitas yang sudah ada sembari menunggu pembangunan Kampus II UIKA.

BACA JUGA Musrenbang Kelurahan Dimulai, DPRD Kota Bogor Kawal Rencana Pembangunan Masyarakat

“Dari segi fasilitas baik untuk Ekonomi Syariah maupun untuk KPI memang kita akan rencanakan di gedung baru di Kampus II, tapi sebelum itu terwujud, kita di sini masih memadai untuk berbagai fasilitasnya itu nanti kita akan perkembangannya ke Kampus II,” jelasnya.

Disamping itu, parodi-prodi tersebut juga telah bekerjasama dengan beberapa pihak. “Kalau kerja sama itu sudah. Untuk Ekonomi Syariah itu dengan Perbankan Syariah mereka sangat antusias ya, kalau KPI apalagi, sudah kerja sama dengan UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia) mereka bahkan siap memberikan dosen luar biasa,“ tandasnya.

**mutiara latifa maulidinata/mg-uika

Negatif Covid, PTM di SDN Sukadamai 2 Digelar Lagi

0

JURNAL INSPIRASI – Pembelajaran Tatap Mula (PTM) Terbatas di SDN Sukadamai 2, Kecamatan Tanahsareal, sudah kembali dilaksanakan. Hal itu lantaran sejumlah murid dan guru telah dinyatakan negatif Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan bahwa berdasarkan penelusuruan yang dilakukan tim survilance, secara medis kasus yang terjadi di SDN Sukadamai 2 seperti flu biasa.

BACA JUGA Musrenbang Kelurahan Dimulai, DPRD Kota Bogor Kawal Rencana Pembangunan Masyarakat

Kendati demikian, dari penelusuran yang sudah dilakukan jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor harus dijadikan sebagai bahan evaluasi sekolah.

“Jangan sampai anak-anak kita disekolah steril, di rumah tidak steril seperti tidak memakai masker dan sebagainya,” jelasnya.

**fredy kristianto

Musrenbang Kelurahan Dimulai, DPRD Kota Bogor Kawal Rencana Pembangunan Masyarakat

0

JURNAL INSPIRASI – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) APBD 2023 tingkat Kelurahan sudah dimulai. Anggota DPRD Kota Bogor pun turut mengawal aspirasi pembangunan wilayah yang disampaikan oleh warga melalui pengurus RT dan RW dalam Murenbang Tingkat Kelurahan.

Musrenbang Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal menjadi salah satu contoh dimana para wakil rakyat ini turut mengawal masukan dan aspirasi warga terkait pembangunan di wilayah. Musrenbang yang digelar Sabtu (4/12) ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan, Sekretaris Komisi II Lusiana Nurissiyadah, anggota Komisi III R. Laniasari dan anggota Komisi IV H. Murtadlo.

Dalam sambutannya, Atang menerangkan bahwa Musrenbang adalah salah satu tahapan dari perencanaan pembangunan yang bersifat bottom up. Meski tidak semua aspirasi yang disampaikan melalui Musrenbang dapat diakomodir dalam APBD, Atang meminta kepada warga agar tidak bosan-bosan menyampaikan rencana pembangunan di wilayah.

BACA JUGA Gelar Reses, Mochamad Ichsan Tampung Aspirasi warga Sukanegara

“Kita memahami bahwa tidak semua usulan dapat diakomodir karena banyaknya kebutuhan yang harus dicover. Namun, dengan Musrenbang ini kita dapat menentukan skala prioritas secara bersama-sama untuk bisa direalisasikan di tahun berikutnya”, jelas Atang dalam rilis HUMPROPUB, Senin (6/12/2021).

Salah satu hal yang bisa mengakomodir banyaknya kebutuhan pembangunan adalah dengan menaikkan pendapatan. “Kita berharap semakin banyak usulan dari bawah yang dapat diakomodir. Untuk itu, kita bantu Pemerintah agar dapat meningkatkan PAD. Selain itu, doakan kami dapat mengadvokasi program-program pembangunan yang dibiayai oleh Kementerian Pusat melalui APBN”, harap Atang.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD PKS Kota Bogor ini juga turut menjelaskan bahwa DPRD Kota Bogor periode 2019 – 2024 memiliki misi untuk mendorong Pemerintah Kota Bogor melakukan pemerataan pembangunan. Sebab, menurutnya, banyak wilayah di Kota Bogor yang memerlukan intervensi anggaran.

BACA JUGA The Buldozer Gilas Persika Karawang 3-1

“Kota Bogor tidak hanya di pusat kota saja. Tidak hanya di Pajajaran dan Suryakencana. Namun, ada di 68 kelurahan dan termasuk Kelurahan Cibadak yang terdiri dari 15 RW. Sehingga pemerataan pembangunan harus menjadi kebijakan anggaran di sisa 2 tahun ke depan,” ujar Atang.

Meski masih ada pembangunan di pusat kota, Atang menerangkan anggaran yang digunakan untuk pembangunan alun-alun Kota Bogor menggunakan dana dari APBD Provinsi Jawa Barat. “Alhamdulillah tahun 2021 ini kita mendapatkan beberapa program infrastruktur strategis dari Bankeu Propinsi Jawa Barat. Dengan demikian, APBD Kota Bogor kita dorong untuk menyelesaikan Masjid Agung, pembangunan sekolah baru, rehabilitasi kelas rusak, penanggulangan banjir, dan pembangunan infrasturktur publik di berbagai wilayah. Insya Allah dengan sinergitas DPRD, Pemkot, dan semua warga bogor, mudah-mudahan rencana-rencana ini bisa dilaksanakan,” tutup Atang.

Dilokasi yang sama, Anita mengaku saat ini Komisi I DPRD Kota Bogor akan terus memperjuangkan anggaran sarpas di Kelurahan bisa dianggarkan dan digunakan oleh masyarakat. “Komisi I sudah dan sedang memperjuangkan anggaran sarpras kelurahan yang maksimal sesuai UU dan peraturan lain di atasnya. Pembangunan sarpras bukan hanya infrastruktur tapi juga pemberdayaan masyarakat. Tapi Jika anggaran tidak mumpuni, bagaimana bisa memenuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat. Maka Komisi I bersama lurah dan camat akan terus mengawal agar anggaran sarpras kelurahan dapat maksimal,” ujar Anita.

BACA JUGA Ade Yasin Resmikan Gedung BUMDes Mandiri Desa Bojong Kulur

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Lusiana memberikan apresiasinya kepada seluruh warga Kelurahan CIbadak yang sudah memberikan kontribusi kepada PAD Kota Bogor. DImana berdasarkan data yang ia kantongi, 70 persen warga Kelurahan Cibadak sudah menyumbangkan Rp4 miliar dari sektor PBB.

“Saya apresiasi kelurahan cibadak yang sudah membayar PBB 70 persen, kurang lebih Rp4 miliar. Saya selaku komisi II memberikan imbauan kepada warga semua untuk membantu kaitan pembayaran pbb dan BPHTB untuk mendorong pad kota bogor,” ujar Lusiana.

Tak hanya itu, Lusiana juga mengapresiasi hasil UMKM di Kelurahan Cibadak. Dimana di setiap RW memiliki ciri khasnya masing-masing. Mulai dari budidaya jangkrik, kuliner berupa ayam ungkep dan produk kurungan ayam.

BACA JUGA Achmad Fathoni Dorong Percepatan Pembangunan Huntap

“Keberadaan UMKM warga ini perlu dikawal dan didorong agar kelak bisa menjadi sumber pendapatan bagi warga dan bisa mendorong PAD Kota Bogor juga,” tutup Lusiana.

Banyaknya aspirasi pembangunan ini, diharapkan oleh anggota Komisi III Laniasari tidak tumpang tindih dengan aspirasi pembangunan yang disampaikan ke DPRD Kota Bogor. “Anggaran itu terbatas, saat mereka mengajukan itu kan sampe ratusan dan miliaran rupiah, belum tentu semua diakomodir. Jadi untuk warga jangan takut dan jangan ragu untuk mengajukan anggaran yang tidak terakomodir di musrenbang untuk dimasukkan ke DPRD Kota Bogor. Tapi jangan sampai tumpang tindih,” tegasnya.

Terakhir, Murtadlo selaku perwakilan Komisi IV mengungkapkan bahwa DPRD kota Bogor akan terus mengawal pembangunan masyarakat melalui pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan sosial budaya akan terus kami kawal. Termasuk pendidikan yang berkaitan dengan penebusan ijazah warga yang tidak mampu. Sedangkan untuk urusan kesehatan pun terus dikawal dengan peningkatan kualitas posyandu dan puskesmas,” pungkasnya.

**fredyk/rls

The Buldozer Gilas Persika Karawang 3-1

0

Liga 3 Jabar Seri 1

JURNAL INSPIRASI – Tren positif kembali diraih The Buldozer, Citeureup Raya FC yang kembali memenangkan laga keduanya dalam pertandingan Grup D Liga 3 Jabar Seri 1 tahun 2021.

Citeureup Raya FC, tim besutan Dian Irawan kali ini menggilas Persika Karawang dengan skor 3-1 dalam laga Liga 3 Jabar seri 1  yang digelar di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Senin, 6  Desember 2021.

Tiga gol kemenangan Citeureup Raya FC dilesakan Dika Agustin Viery (1 gol) dan Riski Ramadhan (2 gol).  Sementara satu gol hiburan Persika Karawang yang bersarang di gawang The Buldozer terjadi melalui titik putih.

BACA JUGA Skor Tipis, Citeureup Raya FC Taklukan Bintang Timur

Sejak kick off babak pertama, penampilan kedua  The Buldozer di Liga 3 Jabar seri 1 ini disaksikan secara langsung Presiden klub berjuluk  The Buldozer, Dedi Cakra Baidilah.

‘Alhamdulilah The Buldozer kembali meraih tiga poin maksimal dalam laga kedua Grup D Liga 3 Jabar seri 1. Saat ini kami sudah mengantongi  poin 6 dan masih bertengger di papan atas,’ tegas Dedi  Cakra Baidilah yang akrab disapa CK .

Mantan pemain Persikabo dan beberapa klub ternama ditanah air ini menambahkan, The Buldozer targetnya lolos ke  Fase Nasional atau Liga 3 Nasional.

BACA JUGA Tim SKI Air Kota Bogor Sabet Empat Medali

‘Kami ingin mengukir sejarah sebagai tim kampung yang tak kampungan. Namun kami bisa punya obsesi meraih karpet merah tembus ke Liga 3 Nasional,’ beber CK

Selanjutnya, kata CK, The Buldozer adalah satu satunya tim asal Kabupaten Bogor yang berkiprah di kancah Liga 3 Jabar Seri 1.

‘The Buldozer membawa nama baik Kabupaten Bogor di pentas Liga 3 Jabar seri 1. Mudah mudahan kami meraih tiket promosi ke Liga 3 Nasional,’ paparnya.

Selanjutnya The Buldozer akan meladeni Tim Gunung Jati pada laga ketiga yang akan digelar Rabu, 8  Desember 2021 di Stadion Patriot, Kota Bekasi.

**as.pangrango

Tim SKI Air Kota Bogor Sabet Empat Medali

0

JURNAL INSPIRASI – Atlet Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kota Bogor, meraih satu medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022, yang berlangsung di Situ Cipicung, Kabupaten Bogor, sejak 2-5 Desember 2021.

Raihan empat medali itu, sekaligus modal penting bagi Pengcab PSAWI ‘Kota Hujan’ dalam mewujudkan target visi-misi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor pada Porprov 2022.

“Hasil ini merupakan tahap awal dari perjalanan kami menuju Porprov 2022, dan saya cukup puas dengan hasil yang diraih atlet pada BK Porprov kali ini,” kata Dedi Sumarna, Senin (6/12/2021).

BACA JUGA Trian Turangga Dukung Pakansari jadi Venue Utama FORNAS 2023

Dedi Sumarna mengatakan keempat medali yang ditorehkan atlet masing-masing dipersembangkan atlet dari nomor Wakesurf beregu putri (emas, nomor Wakesurf perorangan putri atas nama Anisa Musraqoful (perak) dan dua medali perunggu nomor Wakesurf perorangan putri atas nama Bella, dan satu medali perunggu dari nomor Wakesurf beregu putra.

“Ini bukan akhir perjuangan kami. Tapi raihan ini adalah awal dari perjalanan kami dalam menatap medali emas pada Porprov 2022. Karena target utama kami di BK adalah lolos,” kata Deni menjelaskan.

Dedi menambahkan, pasca digelarnya BK tersebut, Pengcab PSAWI tinggal fokus mempersiapkan kesiapan atlet untuk Porprov 2022.

**as.pangrango

Trian Turangga Dukung Pakansari jadi Venue Utama FORNAS 2023

0

JURNAL INSPIRASI – Plt Kadispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga sangat bangga dengan kesuksesan perhelatan lomba Senam Pancakarsa dan Festival Ortrad yang dilakukan KORMI Kabupaten Bogor.

Menurutnya, dua event yang dilakukan dalam hari yang sama dan tempat yang sama tentunya bukan hal yang mudah dilakukan.

Tapi, kata Trrian, KORMI Kabuoaten Bogor mampu melakukannya dengan baik dan sangat sukses.

Apalagi, sambungnya, KORMI Kabupaten Bogor sebagai lembaga keolahragaan yang ada di Dispora Kabupaten Bogor mampu mendatangkan Ketua Umum KORMI Pusat, Hayono Isman dan Ketua KORMI Jabar, Denda Alamsyah.

BACA JUGA Saat Gelar Lomba Senam Pancakarsa KORMI Gunakan Peralatan Level PON

Ketum Kormi Jawa Barat Denda Alamsyah mengaku sudah mengajukan secara lisan Jawa Barat siap menjadi tuan rumah Fornas VII 2023 dan Kabupaten Bogor menjadi venue utamanya.

“Saya sudah sampaikan secara lisan dan akan segera dibuat tertulis agar Provinsi Jawa Barat menjadi calon tuan rumah dan Kabupaten Bogor menjadi venue utamanya,” kata Denda Alamsyah pada acara kali ini.

“Kami di Dispora Kabupaten Bogor akan all out dan mendukung rencana KORMI Kabupaten Bogor yang akan mengajukan Stadion Pakansari sebagai venue utama FORNAS tahun 2023, jika Jabar menang dalam bidding tuan rumah FORNAS 2022, ” Ucap Trian Turangga, Senin, 6 Desember 2021.

BACA JUGA Suryanto Minta Atlet Angkat Berat Tampil Maksimal di BK Porprov XIV Jabar 2021

Sementara itu, Ketua KORMI Jabar , Denda Alamsyah, diusulkannya Kabupaten Bogor sebagai venue utama, karena Kabupaten Bogor memiliki komplek olahraga Pakansari dan mall di Kecamatan Cibinong.

Bukan itu saja, kata Denda Alamsyah, ia juga menambahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Ade Yasin.

**as.pangrango

Saat Gelar Lomba Senam Pancakarsa KORMI Gunakan Peralatan Level PON

0

JURNAL INSPIRASI – Peralatan sound dan LED yang mewah dan berkualitas papan atas mewarnai rangkaian lomba senam pancakarsa dan Festival Ortrad yang dilakukan KORMI Kabupaten Bogor

Walaupun perhelatan Lomba Senam Pancakarsa dan Festival Ortrad tidak menggunakan jasa EO, tapi nuansa dan suasananya ada cita rasa EO.

Semua berlangsung dengan mulus dan elegan dibawah komando Dubba Fauzi selaku Manager Lapangan dalam perhelatan Lomba Senam Pancakarsa dan Festival Ortrad yang dilakukan di Pakansari Stadium.

BACA JUGA Siap Jadi Tuan Rumah FORNAS 2023, Usep Supratman Minta Syarat Penting Ini

Adalah sosok Dubba Fauzi yang akrab disapa Iran yang selalu siaga dan cekatan dalam menjalankan semua konsep dan gagasan lapangan.

“Setiap event semua pengurus KORMI wajib menunjukan dedikasi, inovasi, loyalitas dan totalitas. Makanya KORMI tak pernah gunakan jasa EO, ” ucap Dubba, Senin, 6 Desember 2021.

Dubba menambahkan, peralatan sound syatem dan LED milik Away Production kualitasnya fak perlu diragukan.

BACA JUGA Begini Komentar Ketua Portina Terkait Kesuksesan Festival Ortrad 2021

Lebih lanjut, kata Dubba, standar alat dari AP adalah level event nasional seperti PON dll.

“Sinergitas semua pengurus KORMI juga jadi kunci sukses semua acara yang jadi program KORMI,” tegasnya yang tercatat sebagai Ketua Bidang Ketangkasan di KORMI Kabupaten Bogor.

Dubba optimis, ajang FORNAS 2023 jika dilakukan di Kabupaten Bogor akan gebyar dan bisa menjadi magnet wisatawan datang ke Kabupaten Bogor.

**as.pangrango

Warga Desa Muara Jaya Keluhkan Sampah Belum Diangkut

0

JURNAL INSPIRASI –  Warga Desa Muara Jaya, Caringin, Kabupaten Bogor yang juga pengguna jalan, mengeluhkan bau tidak sedap. Jalan penghubung dua desa antara Desa Muara Jaya Kacamatan Caringin menuju Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong, banyak tumpukam sampah berserakan di atas jembatan Cisadane, sehingga pengguna jalan terganggu bau busuk.

Nardi, warga Kampung Muara Jaya, menerangkan, sampah yang menumpuk tersebut kini sudah menghasilkan bau yang tak sedap. Pasalnya, sudah lama sampah belum diangkut oleh Dinas Kebersihan Ciawi.

BACA JUGA Puluhan Pohon Besar Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

“Sebenarnya bak sampah ada cuma volume sampah yang terjadi melebihi kafasitas, akhirnya Jadi berserakan ke bawah. Saat ini pun sudah tercium bau yang tak sedap. Bukan hanya warga sekitar saja mencium bau, melainkan para penguna jalan ikut menghirup bau kotoran,” jelasnya.

Masih dikatakan Nardi, bahwa kondisi tersebut sudah terjadi sekitar dua bulan lalu waktu pertama kali bak sampah dibuat, awalnya di pinggir jembatan sampah berserakan tak karuan, sehingga dibuat bak sampah agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Namun akibat banyaknya warga yang membuang sampah dan dibiarkan lama tidak diangkut, sehingga sampah menjadi menumpuk.

BACA JUGA Bangli di Kali Cibalok, Pemdes Pandansari Terkesan Lakukan Pembiaran

“Sekitar bulan Oktober dibuatkan bak sampah, sebelumnya sampah dibuang warga pas diujung jembatan sehingga sampai jatuh ke sungai. Setelah dibuatkan bak sampah, hal yang sama terjadi lagi, karena petugas kebersihan sampai hari ini (kemarin) sampah belum juga diangkut, sehingga tumpukan sampah semakin melebar dan menimbulkan bau tak sedap. Semoga saja sampah bisa diangkut karena kalo lewat jalan tersebut suka enek akibat bau sampah,” pungkasnya.

**deni

Puluhan Pohon Besar Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

0

JURNAL INSPIRASI – Puluhan pohon besar yang berjejer di sepanjang Jalan HR Edi Sukma (Bocimi) Kabupaten Bogor, dikeluhkan para pengguna jalan. Mereka khawatir, jika tidak ditangani pihak terkait, pohon-pohon yang diperkirakan sudah berusia puluhan tersebut tahun itu sewaktu-waktu mengancam keselamatan para pengguna jalan.

“Beberapa minggu lalu di kawasan Talang Cimande juga ada pohon besar tumbang. Untung saja waktu itu tidak ada yang melintas, hingga tidak menimbulkan korban jiwa atau kendaraan yang rusak,” ujar Herdi, sopir angkot jurusan Bogor-Sukabumi, Senin (6/12).

BACA JUGA Bangli di Kali Cibalok, Pemdes Pandansari Terkesan Lakukan Pembiaran

Ia khawatir puluhan pohon yang umumnya jenis pohon Mahoni itu tumbang dan mencelakai pengendara atau pengguna jalan di jalur itu. Terlebih kata dia, di jalur yang dikenal rawan kecelakaan itu itu sempat terjadi persitiwa pohon tumbang yang menewaskan dua orang pengguna jalan yakni sopir dan kernet truk beberapa tahun lalu.

“Apalagi sekarang mulai musim hujan yang kadang disertai angin kencang, jelas membuat was-was pengendara,” keluhnya.

Chairul Umam, warga lainnya juga merasakan kekhawatiran serupa. Karena menurutnya tak sedikit ranting pohon di jalur tersebut patah karena kondisinya yang lapuk termakan usia. “Jelas ngeri lah, rata-rata pohon di jalur ini tuh, mulai dari kawasan Ciawi sampai ke Cigombong sudah tua dan lapuk. Dulu saja pernah ada pohon besar tumbang dan menimpa truk hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” terangnya.

BACA JUGA Pedagang Resah, Satpol PP Belum Ada Kabar Rencana Penutupan Toko Mario

Karena itu, lanjut dia, dinas terkait segera melakukan upaya pencegahan, semisal memotong bagian ranting atau dahan pohon yang sudah lapuk. “Jika perlu, pohon yang sekiranya sudah nyaris roboh dan membungkuk ke badan jalan di tebang saja daripada membahayakan,” pinta Anto Bias, warga Cigombong yang mengaku setiap hari melintas di jalur tersebut.

**deni