34.1 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1041

Peduli Sesama, Sentul City Tutup Akhir Tahun dengan Berbagi

0

JURNAL INSPIRASI – PT Sentul City Tbk (Sentul City ) bersama mitra pemanfaatan lahan Sentul City menggelar acara peduli dan syukur menutup tahun 2021 di Kopi Koneng, KM 0 Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jum’at (10/12).

Kegiatan yang dihadiri Direksi dan Komisaris Sentul City, Tim Fasilitasi Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (TF TJSL) Kabupaten Bogor dan Forkopinda Kecamatan Babakan Madang ini merupakan salah satu bentuk Program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tajuk “Sentul City Peduli Sesama”

“Hari ini kita akan laksanakan pembagiaan sembako, penyerahan apresiasi Pendidikan baik itu kepada siswa maupun guru guru berprestasi dan penanaman pohon yang merupakan salah satu implementasi program Green Living Sentul City,” jelas Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris Sentul City dalam keterangan persnya, Jum’at (10/12).

Basaria menjelaskan, program “Sentul City Peduli Sesama” adalah wujud kongkrit kepedulian Sentul City terhadap masyarakat sekitar. Kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar dengan tajuk “Ladang Pahala” adalah kegiatan rutin Karyawan dan masyarakat sekitar termasuk dengan menggandeng mitra pemanfaatan lahan Sentul City.

Dalam masa pandemi, walau dengan kesulitan yang sama dengan pengusaha lain, namun Sentul City bersama dengan pemerintah daerah terutama Pemerintah Kecamatan Babakan Madang bersama unsur Forkopinda Kecamtan Babakan Madang melakukan Vaksinasi masal dua tahap di bulan Agustus dan September 2021 yang menyerap 12.500 dosis vaksin.

“Kepedulian kami tetap berjalan dengan memberikan 6000 paket bahan pokok dalam acara Vaksin dan 1500 lebih paket sembako , sehingga total lebih dari 7500 paket sembako yang telah diserap hampir di seluruh desa sekitar Sentul City,” paparnya.

Terkait program Green Living, Sentul City telah menanam jenis tanaman keras dengan tujuan revitalisasi ataupun untuk pertanian. Tanaman keras di maksud adalah pohon jinjing di lahan seluas 51,3 ha yang berada di desa Bojong Koneng selama tahun 2019 -2020.

Selain itu contoh lain kerjasama dengan mitra-mitra pertanian seperti mitra penanam serai untuk penahan longsor, dengan mitra sorgum untuk menggalakkan budidaya pakan ternak, alpukat, kopi, pisang, porang dan yang lainnya.

“Kami ingin kesejahteraan kehidupan masyarakat desa sekitar. Bentuk kongkritnya adalah dengan menyerap dan menitipkan sumber daya manusia asli warga di sini kepada mitra mitra yang memanfaatkan tanah tanah milik sentul city baik itu cafe, restaurant, pertanian, peternakan untuk dapat memberdayakan masyarakat sekitar semaksimal mungkin sebagai pegawai sehingga konsep Sentul City yang green living tidak hanya memberikan sembako sebagai makanan siap pakai tetapi juga “kail” sebagai pegangan hidup secara kontinyu dan berkelanjutan. Akhirnya tercipta hubungan yang dekat dan harmonis saling asah, asih dan asuh antara perusahaan, mitra dan masyarakat sekitar,” papar Basaria yang juga menyatakan mendukung program kerja pemerintah dengan melibatkan seluruh potensi di perseroan yang ada.

ementara itu program CSR Sentul City terdiri dari empat bidang antara lain Pendidikan, Kesehatan, Sosial-Ekonomi, dan Lingkungan. Di bidang Pendidikan, Sentul City membina tiga buah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sejak tahun 2008 di Desa Bojong Koneng dan selama 13 tahun membina telah menghasilkan 1.600 lulusan. Di bidang Kesehatan dilaksanakan pemeriksaan Kesehatan kepada siswa PAUD dan masyarakat desa.

Kegiatan lain nya yakni donor darah, pemasangan saluran air bersih, vaksinasi. Untuk program sosial ekonomi bekerjasama dengan mitra pemanfaatan lahan Sentul City telah dilaksanakan pembagian sembako rutin kepada masyarakat sekitar, penyerapan tenaga kerja mitra pemanfaatan lahan Sentul City, renovasi rumah sederhana, renovasi mushola, renovasi PAUD desa.

Untuk program di bidang lingkungan yang telah dilaksanakan antara lain: kegiatan kebun rumah dan pembibitan, gebyar kebun rumah, penanaman sejuta pohon dan revitaliasi lahan. Dengan demikian tidak adalagi alasan yang dapat memisahkan hubungan harmonis perusahaan dengan masyarakat sekitar.

**fredy kristianto

Dittipidkor Bakal Diubah Jadi Kortas Tipikor

0



JURNAL INSPIRASI – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) akan menjadi Kortas Tipikor (Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi).

Rencana ini diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai pengangkatan 44 mantan pegawai KPK termasuk Novel Baswedan menjadi ASN Polri, Kamis (9/12). Nantinya, para mantan pegawai KPK itu akan ikut memperkuat sektor tersebut.

“Ke depan saat ini kami sedang lakukan perubahan terhadap Dittipidkor akan kita jadikan Kortas (Korps Pemberantas) Tipikor. Sehingga di dalamnya berdiri divisi-divisi lengkap mulai dari pencegahan, kerjasama sampai dengan penindakan,” kata Listyo.

BACA JUGA Proyek Suryakencana Kembali Jadi Sorotan

Diketahui, saat ini Dittipidkor bertugas di bawah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Direktorat itu dipimpin oleh seorang Direktur dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) alias bintang satu.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa organisasi baru yang dibentuk oleh Kapolri tersebut akan dipimpin oleh Jenderal bintang dua. “Nanti akan ditingkatkan, jadi bukan bintang satu nanti di bintang dua. Nanti sambil menunggu itu mereka udah memiliki ruang jabatan masing-masing,” ucap dia.

“Direktorat Tipikor akan dibesarkan menjadi organisasi yang lebih tinggi lagi. Itu lah deputi-deputi, deputi penindakan, deputi pencegahan, deputi kerja sama antar lembaga kemudian ada satu deputi lagi,” tambahnya.

Akan tetapi, Dedi menerangkan bahwa 44 mantan pegawai KPK tersebut akan ditempatkan dalam satuan kerja (Satker) di tingkat Mabes Polri sesuai dengan kompetensinya masing-masing. “Kan ada latar belakang yang beda-beda ada SDM ada di satker lain,” jelasnya.

BACA JUGA Gelapkan Uang Perusahaan, PT Shorin Maharasa Buat Laporan Polisi

Sebelumnya, 44 mantan pegawai KPK resmi menjadi ASN Polri. Surat keputusan pengangkatan sudah diberikan pada Kamis (9/12). Selanjutnya, mereka akan mengikuti pelatihan selama 14 hari di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Bandung.
Nomor Induk Pegawai (NIP) yang telah diterima oleh para pegawai tersebut teregister sejak 1 Januari 2022 mendatang. Mereka akan mengikuti upacara sumpah jabatan sebagai ASN pada hari tersebut.

Sebetulnya, ada 57 pegawai KPK yang dipecat lantaran dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK). Kemudian, mereka diajak untuk menjadi ASN Polri, namun ada 12 orang yang menolak.

**ass/vv


Proyek Suryakencana Kembali Jadi Sorotan

0

JURNAL INSPIRASI – Proyek penataan kawasan Suryakencana, kembali menuai sorotan. Pasalnya, tinggi trotoar dan pedestrian hampir sama. Bahkan, pada sebagian titik jalan lebih tinggi dari trotoar.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan bahwa terdapat beberapa hal teknis yang harus dikoreksi sejak awal. Namun, permasalahan waktu mengakibatkan terjadinya titik-titik yang kurang sinkron

“Ya, nantinya harus disesuaikan. Rencana kita pasang bollard pengaman pejalan kaki pada beberapa titik,” ujar Dedie.

BACA JUGA NBS Ckin Care Ubah Wanita Berdaster Jadi Miliarder

Sementara itu, Ketua Forum Pemerhati Jasa Kontruksi dan Pembangunan, Thoriq Nasution mengatakan, tidak samanya elevasi antara badan jalan dan trotoar tidak menjadi masalah. Apabila, terdapat pembatas kanstin atau lainnya.

Menurut Thoriq, bila dilihat hasil dari pekerjaan tsb jelas adanya penyimpangan spespikasi dalam pelaksanaannya.

“Hanya saya belum dapat secara detail bentuk penyimpangannya karena belum melihat gambar perencanaannya,” katanya.

**fredy kristianto

NBS Ckin Care Ubah Wanita Berdaster Jadi Miliarder

0

JURNAL INSPIRASI – Ubah wanita berdaster jadi miliarder, menjadi motivasi bagi owner NBS Skin Care Noni Ayi untuk mewujudkannya. Karena menurutnya wanita tak hanya bisa tampil cantik saja, namun bisa juga menghasilkan uang dari bisnis skin care.

Hal itu diungkapkan Noni kepada wartawan disela-sela acara silaturahmi reseler, agen dan stockist di Puri Begawan, Rabu (8/12/2021).

Menurut Noni, bisnisnya sudah berjalan dua tahun dan Alhamdulillah mampu bertahan dan terus berkembang. Keberhasilan bisnisnya ini ada peran penting  para reseller, agen dan stockisnya yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk mancanegara.

BACA JUGA LPPM UIKA Bogor Jadi Pusat Penyelenggara Pelatihan Anggota DPRD

“Tanpa peran dan kerja keras 23.495 reseller, agen dan stokes, yang sampai saat ini sudah ada di mancanegara. Mustahil kami bisa menginjak usia 2 tahun,” kata Noni didampingi sang suami yang juga menjabat, Ketua DPD Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy.

Usaha ini lanjut Noni, dibangun sejak tahun 2019. Tahun 2019 dikeluarkan dua produk acne dan brightening, kemudian sempat vakum 1 tahun. Setelah itu buat produk lagi dengan harga terjangkau, alhamdulillah booming.

“Untuk itu sebagai bentuk apresiasi kepada reseller, agen dan stockis yang sudah ikut membesarkan NBS skin care. NBS menggelar acara silaturahmi di Puri Begawan, sambil menikmati hiburan dari artis Afgan, Rossa dan Lyodra,” ujar Noni.

Noni menambahkan, hingga saat ini produk skin care buatannya yang disesuaikan dengan  wajah dan kulit wanita Indonesia terus meningkat.

BACA JUGA Flagfootball Jadi Opsi Olahraga Outdoor

“Salah satu kelebihan produk kecantikan dari NBS, adalah bisa mengatasi berbagai macam permasalahan pada kulit, termasuk  mengatasi wajah berjerawat,” ujarnya.

Ditanya apakah pandemi covid kemarin membuat usahanya menurun, Noni mengaku justru meningkat.

“Saya nekat launching NBS reborn di tengah pandemi, karena saya yakin bias. Saya hanya berpikir bahwa perempuan meski di rumah, tetap ingin cantik dan mendapat penghasilan. Harganya terjangkau, insyaallah bisnis ini bisa membuat perempuan berdaster jadi milyader,” katanya.

BACA JUGA Setwapres dan PT. Mayora Kick Off Program Pencegahan Stunting

Sementara itu Owner NBS Rusli Prihatevy, untuk bergabung menjadi reseller, cukup ikut tiga paket produk NBS dengan modal Rp 450 ribu, reseller sudah bisa mendapat keuntungan Rp 35 ribu dari tiap paket.

“Awalnya member NBS hanya 8 orang uang tidak memiliki modal besar, namun semangat yang kuat membuat NBS melejit,” kata Rusli.

Selain dihibur oleh Afgan, Rossa dan Lyodra, seluruh agen, stokist dan reseller diberikan motivasi oleh motivator ternama Merry Riana.

**handy mehonk

LPPM UIKA Bogor Jadi Pusat Penyelenggara Pelatihan Anggota DPRD

0

JURNAL INSPIRASI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ibn Khaldun Bogor dipercaya BPSDM Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sebagai Pusat Pelatihan Anggota DPRD, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Sudah sekitar 20 daerah yang menjalin kerja sama tersebut. Tak hanya di Pulau Jawa, kerja sama pun telah terjalin dengan daerah-daerah di luar Pulau Jawa seperti Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Lampung Selatan.

“Lebih banyak (kerjasama) itu dari Kabupaten/Kota di wilayah Jawa. Nah kalo dari luar (Pulau Jawa) kita memang belum banyak selama sama saya yah (menjabat sebagai kepala LPPM) kurang lebih satu tahun setengah itu ada Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu dilaksanakan di Bandung sama kemarin Kabpaten Lampung Selatan,” ujar Dr. Hj. Immas Nurhayati S.E, M.S.M, Kepala LPPM UIKA.

BACA JUGA Flagfootball Jadi Opsi Olahraga Outdoor

LPPM UIKA juga masih menargetkan kerja sama dalam menyelenggarakan Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan DPRD di berbagai wilayah lainnya.

“Kita coba ya dengan provinsi-provinsi lain. Karena memang bimtek ini untuk setiap DPRD Kabupaten/Kota punya jatah 4 kali menyelenggarakan bimtek dalam satu tahun, dua di wilayahnya dan dua lagi di luar wilayahnya. Yang di dalam itu otomatis dikerjasamakan dengan  kampus yang ada di wilayah itu. Kalau di luar dengan kampus di luar sana. Karena kesempatan itu berlaku sama, barangkali yang dari luar Jawa pun ada kemungkinan bimtek di UIKA,” tandas Immas Nurhayati.

**mutiara/mg-uika

Flagfootball Jadi Opsi Olahraga Outdoor

0

JURNAL INSPIRASI – Olahraga merupakan sesuatu hal yang penting, tapi sering terlupakan. Terutama di masa pandemi saat ini olahraga seharusnya dilakukan untuk membentuk imun tubuh kita. Mengingat beberapa kasus covid – 19 sudah mulai menurun di beberapa Ibukota, banyak opsi yang bisa dicoba untuk melakukan olahraga outdoor atau di luar ruangan.

Salah satu olahraga yang bisa kita coba adalah flagfootball. Flagfootball sendiri merupakan salah satu olahraga yang biasa disebut versi futsal dari AmericanFootball. Dimana cara untuk mengalahkan lawan tidak dengan dengan menggunakan tackel, tapi dengan merebut bendera lawan lalu membawanya kembali ke melewati tempat dia mengambil  bendera tersebut.

Olahraga flagfootball sendiri saat ini sudah banyak dikenal. Dan juga banyak tersebar di beberapa kota di Indonesia. Salah satunya ialah Indonesian Flagfootball Asosiation (IFFA) Bogor yang saat ini telah berdiri selama 11 tahun.

BACA JUGA Van Depok, Produk Clouts Sejarahnya Depok

Menurut Kikis Kharisma, Kapten dari Bogor, awal terbentuknya IFFA Bogor sendiri adalah dari berkumpulnya teman – teman SMA 1, SMA 22 dan sekolah lainnya. Mereka mengumpulkan orang – orang yang ikut menyukai flagfootball dan akhirnya terbentuklah IFFA Bogor dan semakin berkembang ke sekolah – sekolah maupun kampus.

Saat ini IFFA Bogor juga rutin melakukan latihan setiap Minggu, pukul 10 sampai dengan pukul 14.00. Untuk lapangannya sendiri di lapangan bola di samping RSI Karya Bhakti Pertiwi.

“Kami sangat open bagi yang ingin ikut latihan bareng kita. Gak perlu daftar – daftar cuman dateng aja bawa baju dan sepatu,” jelas Adrizal, Ketua IFFA Bogor.

**mutiara latifa|muthia arfah/mg-uika

PMII Galang Dana untuk Korban Bencana Gunung Semeru

0

JURNAL INSPIRASI – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIKA Bogor melaksanakan kegiatan aksi kemanusian dengan turun ke jalan menggalang dana bersama ke lima rayon yang ada di Komisariat UIKA Bogor.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara kondisional baru-baru ini untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan ini dimulai pukul 14.00 WIB di perempatan Lampu Merah Yasmin, Kota Bogor dan selesai pada jam 17.00 WIB, diikuti oleh Pengurus Cabang PMII Kota Bogor, Pengurus Komisariat UIKA Bogor, Rayon dan anggota PMII se-Komisariat UIKA Bogor.

BACA JUGA Setwapres dan PT. Mayora Kick Off Program Pencegahan Stunting

Meski dalam kondisi Kota Bogor yang hujan, kader dan anggota PMII UIKA Bogor tetap memiliki antusias yang sangat besar dan tidak mengurangi semangat kader PMII untuk merealisasikan kegiatan galang dana.

Konsep pelaksanaan kegiatan diisi dengan orasi oleh Ketua Komisariat UIKA Bogor dan Ketua Rayon Hukum, Ketua Rayon FEB, Ketua Rayon FAI, Katua Rayon FIKES, Ketua Rayon FKIP yang dilakukan secara bergantian dengan pengurus komisariat, pengurus rayon serta kader-kadernya.

Dalam kegiatan ini, terkait respon masyarakat terhadap galang dana yang dilaksanakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat UIKA Bogor sangat baik sehingga dana yang diperoleh cukup banyak.

BACA JUGA Van Depok, Produk Clouts Sejarahnya Depok

Ketua Komisariat UIKA Bogor Sahabat M. Rizal Pratama Menyampaikan, “Aksi ini merupakan bentuk empati kami untuk membantu saudara kita yang terkena Erupsi gunung semeru dilumajang Jawa timur, dengan harapan donasi yang telah kami kumpulkan dapat memberikan impact dan manfaat bagi mereka.”

“Peran kecil yang kita ambil hari ini akan sangat membawa banyak arti, intinya adalah harus peka terhadap sosial, karena sebaik-baiknya manusia adalah ia yang bermanfaat bagi sesame,” ungkap M. Rizal Pratama.

**ahmad solehudin/mg-uika

Setwapres dan PT. Mayora Kick Off Program Pencegahan Stunting

0

JURNAL INSPIRASI – Kantor Sekretariat Wakil Presiden bersama PT Mayora kembali melaksanakan ‘Kick off Program Cegah Stunting’. Kegiatan ini juga merupakan, program kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung. Ir. Ahmad Affandi, yang bertempat di Agrowisata Gunung Mas, Kabupaten Bogor. Kamis (9/12).

Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden, Suprayoga Hadi. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak & Keluarga Berencana Prov. Jabar dr. Siska Gerfianti, Bupati Bogor Hj. Ade Yasin, yang di wakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian & Pengembangan Daerah Kab. Bogor, Ir. Suryanto Putra.

BACA JUGA Van Depok, Produk Clouts Sejarahnya Depok

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden Suprayoga Hadi mengatakan, program kerjasama multi pihak menjadi penting dalam pencapaian target penurunan stunting di Indonesia.

”Upaya pencegahan permasalahan stunting, saat ini menjadi perhatian besar bagi pemerintah dan semua kalangan termasuk pihak swasta. kemitraan yang dilakukan oleh PT. Mayora sebagai mitra pemerintah, dengan melibatkan langsung kelompok sasaran dan penerima manfaat atas bantuan yang diberikan, merupakan contoh baik dan perlu di apresiasi” katanya.

Ia berharap, apa yang dilakukan mitra pemerintah dalam hal ini PT. Mayora, bisa benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Bantuan dari PT. Mayora yang telah berjalan berupa asupan gizi dari makanan tambahan dan monitoring posyandu, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dan hal ini adalah satu hal yang sangat baik untuk terus dikembangkan guna memberantas stunting secara perlahan, harapan saya kita atau masyarakat secara umumnya dapat lebih memahami dan mampu mendeteksi secara dini perkembangan gizi anak, serta menerapkan perilaku hidup bersih sehat dengan gizi yang seimbang” katanya.

BACA JUGA Gelapkan Uang Perusahaan, PT Shorin Maharasa Buat Laporan Polisi

Diketahui, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Hal ini dikarenakan anak stunting, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, hak ini tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.

Head of Public Relations PT. Mayora, intan Rionita Latief mengatakan, dengan adanya kerjasama ini, PT. Mayora berkomitmen untuk mencapai cita-cita Indonesia, mewujudkan generasi muda yang sehat dan kompeten.

“Walau kita memulai dari hal yang terkecil satu kabupaten satu desa. Minimal kita berbuat dan berupaya untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia,” imbuhnya.

BACA JUGA Ratusan Buruh Wilayah Selatan Ikut Mendemo Pemerintah

Kata dia, kegiatan kick off ini merupakan bagian dari rangkaian program pencegahan stunting. Ia juga menjelaskan, Desa Cimande Hilir dan Desa Ciherang dari Kabupaten Bogor serta desa sindang raja Kabupaten Cianjur menjadi lokasi yang di pilih dalam program pencegahan stunting.

Selain itu, setelah program kick off ini berjalan, setiap posyandu akan tetap di monitoring, agar semangat para kader posyandu tetap terjaga demi mencegah stunting di daerahnya masing-masing.

“Giat kick off ini sudah di mulai di akhir bulan November lalu dengan dilaksanakannya fre-post test untuk kader posyandu, tepatnya di 3 desa dari dua kabupaten. Yaitu Desa Cimande Hilir dan Ciherang dari Kabupaten Bogor serta Desa Sindang Raja Kabupaten Cianjur,” jelasnya.

BACA JUGA GSS Dilanggar, Tiga Hotel di Puncak Akhirnya Dibongkar

Menurutnya, Mayora juga menyediakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa biskuit yang mengandung susu, susu sereal yang mempunyai kandungan gizi, dan sudah dikonsultasikan dengan ahli gizi.

“Semoga kandungan gizi yang ada dalam produk Mayora bisa membantu untuk para balita dan ibu hamil agar tidak terjadi kekurangan gizi. Mengingat stunting bisa dicegah sebelum sang ibu mempunyai program kehamilan,” pungkasnya.

**fredy kristianto

Van Depok, Produk Clouts Sejarahnya Depok

0

JURNAL INSPIRASI – Depok merupakan salah satu kota padat penduduk, lokasinya yang strategis bisa menjadi daya tarik para pelaku usaha untuk berkiprah maupun melebarkan sayap di bidang bisnis.

Namun, untuk mewujudkan sebuah bidang usaha tidaklah semudah yang dipikirkan. Strategi dan inovasi dari produk patut diperhitungkan melihat daya saing di setiap lini usaha semakin rapat.

Ide dan kreasi yang segar akan menciptakan sebuah peluang usaha dengan keuntungan yang besar seperti yang dilakukan oleh Andy Satarius Leander, pemilik brand Kaos Van Depok.

BACA JUGA GSS Dilanggar, Tiga Hotel di Puncak Akhirnya Dibongkar

Bermula dari keahliannya dalam membuat desain gambar, Andy memantapkan diri keluar dari perusahaan tempatnya bekerja kemudian banting stir berjualan kaos.

“Kalau usaha bikin sablon kaos itu sejak masih kerja sudah mulai dikerjakan sekitar tahun 2014. Namun, untuk kaos Van Depok ini tahun 2018 diluncurkan,” ucap Andy.

Dia menuturkan, ihwal penggunaan nama produk Van Depok untuk memunculkan nuansa Depok tempo dulu yang dituangkan kedalam kaos. Seperti diketahui, ada berbagai macam merek kaos yang menjadi ciri khas dari satu daerah semisal Dagadu dari Daerah Istimewa Yogyakarta, C 59 Bandung, dan Jogger Bali.

“Nah di Depok, ada banyak peninggalan sejarah seperti Jembatan Panus dan Stasiun Depok Lama. Itu saya yang menjadi konsep dari kaos buatan saya,” tegasnya.

BACA JUGA Ratusan Buruh Wilayah Selatan Ikut Mendemo Pemerintah

Pria keturunan Kaoem Depok dari 12 Marga Depok Asli ini menegaskan seiring berjalannya waktu ternyata, orderan kaos dari sekolah, kampus, komunitas, dan lain – lain terus berdatangan sehingga cukup sulit baginya membagi waktu antara membuat desain dan mengurus pesanan sablonan.

Kondisi tersebut, membuat Andy menambah tenaga pegawai. Diakuinya per bulan untuk kaos sablon pesanan keluar dari rumah konveksi miliknya sekitar kurang lebih 3000 pcs.

“Harga per pcs Rp 50 ribu, apabila dikalkulasikan dalam satu bulan omset sampai Rp 100 Juta,” tegasnya.

Selain itu, lewat bantuan DKUM Kota Depok Andy memperoleh tempat untuk memajang kreasi kaos Van Depok. Untuk satu pcs dengan gambar yang menarik dibandrol Rp 75 Ribu, promosi juga dilakukannya lewat media sosial yang diakuinya cukup mujarab menjaring pelanggan.

BACA JUGA Gelapkan Uang Perusahaan, PT Shorin Maharasa Buat Laporan Polisi

“Untuk online, saya biasa gunakan Facebook dan Instagram. Tapi dari mulut ke mulut juga tetap jalan, karena pelanggan saya sering bertukar informasi mengenai kaos – kaos keren dan unik jadi banyak juga pelanggan yang baru,” tandasnya.

Andy membagi sedikit semangat kepada para pengusaha pemula yang hendak terjun ke dunia fashion seperti dirinya agar tidak cepat menyerah. Rintangan, dipastikan akan selalu menghadang dalam setiap usaha namun akan terasa mudah apabila dijalani.

“Kita juga tidak boleh buta informasi, kalau di dunia fashion itu ada trend baik lokal maupun internasional. Dari situ, biasanya muncul inovasi baru dalam membuat produk,” pungkasnya.

**nauval reyzkania/mg-uika

Bina Wilayah, TP PKK Kecamatan Cijeruk Gembleng Kader

0

JURNAL INSPIRASI – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) desa di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, digembleng tugas pokok dan fungsinya. Kegiatan itu dilakukan Ketua TP PKK Kecamatan Cijeruk, bersama Kepala Seksi (Kasi) PKM dan Ketua Korlap PLKB Kecamatan Cijeruk, di aula Desa Tanjungsari, Kamis (9/12).

Ketua TP PKK Kecamatan Cijeruk, Nova Sandi Permana mengatakan, pelaksanaan pembinaan wilayah dan administrasi 10 program PKK, sangat penting dilakukan. Sehingga, para pengurus PKK yang ada di wilayah Cijeruk, menjadi lebih mengerti serta memahami tugas pokok dan fungsinya. “Yang paling utama dalam kegiatan ini, untuk mempererat tali silaturahmi para kader PKK di Kecamatan Cijeruk,” katanya kepada wartawan.

Adapun hal lain dalam kegiatan bina wilayah ini, lanjut Ketua TP PKK Kecamatan Cijeruk, yakni melakukan penyusunan administrasi kegiatan PKK selama satu tahun. “Kami juga ikut membantu cara tertib administrasi,” aku Nova Sandi Permana.

BACA JUGA Ratusan Buruh Wilayah Selatan Ikut Mendemo Pemerintah

Meski dalam penyusunan administrasi yang dilakukan para kader PKK melalui kelompok kerja (Pokja) masing-masing masih ada perbaikan, kata Nova Sandi Permana, namun administrasi yang disusun dan dikerjakan sudah baik. “Saya yakin tahun depan penyusunan administrasi yang dilakukan masing-masing Pokja, semakin baik lagi,” paparnya.

Nova Sandi Permana mengungkapkan, adanya Pandemi Covid-19 dan keluarnya PPKM, membuat kegiatan-kegiatan TP PKK yang sudah terprogram menjadi terhambat, salah satunya pelaksanaan pembinaan wilayah seperti sekarang.

Untuk itu, sambungnya,menjelang akhir tahun 2021, TP PKK Kecamatan Cijeruk bersama para kader terus bergerak melaksanakan bina wilayah yang sudah menjadi program kerja. “Sekarang saja di bulan Desember ini, baru tiga desa yang sudah melaksanakan bina wilayah, yakni Desa Palasari, Cipicung dan Tanjungsari. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun, semua desa sudah dilaksanakan bina wilayah,” papar Nova Sandi Permana.

BACA JUGA Wabup Minta Kendaraan Material ke Eiger Ditahan

Sementara, Ketua TP PKK Desa Tanjungsari, Siti Mariam menjelaskan, di wilayah Tanjungsari ada sebanyak 25 kader PKK. Para kader itu yang bergerak melakukan pembinaan keluarga, kesehatan dan sosial. “Semua kegiatan dicatat dalam bentuk administrasi,” akunya.

Siti Mariam mengapresiasi kegiatan bina wilayah yang dilaksanakan TP PKK  kecamatan. Sebab, adanya bina wilayah dapat meningkatkan pemahaman para pengurus atau kader PKK desa, terhadap tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga kemasyarakatan mitra kerja pemerintah. “Kami bisa belajar lebih banyak lagi. Saya berharap ilmu yang didapat ini,  bisa kami laksanakan dengan sebaik mungkin,” tukasnya.

**deni pratama