25.7 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1019

Khas Bontang, Sambal Gami Ma’Uwo Buka di Bubulak

0

JURNAL INSPIRASI – Rumah makan Sambal Gami Ma’Uwo yang menyajikan sambal khas Bontang, Kalimantan Timur, kini ada di Jalan Bubulak RT 04 RW 11, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Sambal Gami Ma’Uwo baru sebulan ini buka di Bubulak dengan aneka pilihan yakni sambal gami plus ayam, lele, nila, cumi, udang, kerang, telur, kepala ayam dan sambal gami ceker ayam. Soal harga pun cukup terjangkau mulai Rp 10 hingga 22 ribu.

“Khasnya di Bontang sebenarnya dengan ikan, tapi Sambal Gami Ma’Uwo menyesuaikan dengan selera pilihan,” ujar owner Sambal Gami Ma’Uwo, Edo.

BACA JUGA: Menggeliat Pasca Pandemi, Lisa Martha Wedding Organizer Lakukan Inovasi

Bagi yang suka atau tidak pedas, juga bisa memilih disesuaikan dengan level pedas Sambal Gami Ma’Uwo.

Untuk bumbu Sambal Gami Ma’Uwo dibuat dadakan saat dipesan dan penyajiannya yang paling khas adalah disajikan di cobek tanah liat yang digunakan untuk memasak sambal Gami.

“Jadi khas Sambal Gami Ma’Uwo disajikan masih panas dan sambal di cobek dengan irisan tomat dan terasi,” jelas Edo.

BACA JUGA: Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

Menikmati Sambal Gami Ma’Uwo sebaiknya memang dimakan di tempat, namun juga melayani pesanan antar dan tempat makan ini buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Bagi yang sembari nongkrong juga bisa pesan kopi dan aneka minuman lainnya dengan area parkir yang cukup luas.

**ass

Dihantam Longsor, 3 Rumah Warga di Panggarangan Rusak

0

JURNAL INSPIRASI – Longsor menghantam tiga rumah warga di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/11) pagi. Akibatnya, tiga rumah warga tersebut rusak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun menimbulkan kerugian material hingga jutaan rupiah.

Kepala BPBD Lebak, Febby Rizky menjelaskan, longsor terjadi akibat hujan deras hingga pada pukul 6.30 WIB, tiga rumah rusak di Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan.

BACA JUGA: Pemandian Air Panas Ini Bisa Jadi Referensi Liburan Akhir Pekan

“Yang terdampak ada tiga rumah, tetapi tidak ada korban jiwa,” ujar Febby, Selasa (23/11/2021).

Tiga rumah yang rusak akibat longsor ini adalah milik Ipong, Amir, dan Dedi. Semuanya berstatus sebagai petani dan sekaligus warga setempat. Satu dari tiga rumah yang dihantam longsor ini rusak parah sehingga tidak bisa dihuni untuk sementara.

Tim BPBD saat ini tengah melakukan antisipasi adanya bencana susulan dan bencana lainnya di Lebak. Hingga siang hari beberapa daerah di Lebak masih diguyur hujan.

**mianurjanah/mg-uika

Menggeliat Pasca Pandemi, Lisa Martha Wedding Organizer Lakukan Inovasi

0

JURNAL INSPIRASI – Setelah hampir dua tahun menghadapi pandemi, kini para pelaku usaha mulai bangkit membangun kembali bisnisnya. Meskipun tak jarang ada yang harus banting setir dan mencari peluang usaha baru. Ada pula yang masih bertahan dengan bisnisnya dan melakukan inovasi sehingga mampu beradaptasi dengan pola konsumsi saat ini yang ikut berubah.

Pandemi Covid-19 memang memberi dampak pada banyak sektor usaha, mulai dari sektor pariwisata, rumah makan, hingga jasa penyelenggara acara seperti wedding organizer.

Lisa Martha Wedding Organizer merupakan salah satu penyedia jasa penyelenggara acara, khususnya pernikahan yang melakukan inovasi pada usahanya. Inovasi yang dilakukan mencakup perubahan strategi pemasaran, bentuk penyelenggaraan acara dan fasilitas acara yang disediakan.

BACA JUGA: SMART Ekselensia Buka Seleksi Nasional Beasiswa

“Salah satu program baru kita namanya Virtual Wedding, jadi kita membatasi tamu yang ada tapi tamunya bisa tetep hadir secara virtual,“ ujar Arianty Annisa, CEO Lisa Martha Wedding Organizer.

Selain Virtual Wedding, Lisa Martha Wedding Organizer juga memiliki produk baru yaitu, Digital Guestbook, dan Digital Invitation.

“Karena semua harus sesuai prokes, jadi kita ngeluarin Digital Guestbook, untuk invitation-nya juga digital aja. Karena selama pandemi ini, kita men-suggest, kita merekomendasikan Virtual Wedding. Dan dari segi budget pun lebih terjangkau,” tambah Cica, sapaan akrabnya.

Adaptasi terhadap pola konsumsi konsumen yang berubah pun menjadi salah satu cara Lisa Martha Wedding Organizer tetap bertahan.

BACA JUGA: Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

“Maaf, biasanya kami memakai bunga hidup (untuk dekorasi). Semurah apa pun, kami tetap pake. Tapi kembali lagi, karena kondisi seperti ini, muncullah dekorasi dengan artificial. Nah, kita cari lah solusinya, supaya acara tetap bagus, tetep terjalin, dengan budgeting yang memang harus mereka pangkas,” ungkap Lisa Martha selaku owner.

Selain itu, inovasi  juga dilakukan pada layanan lain yang berupa kursus rias pengantinnya. Biasanya peserta kursus belajar langsung di kelas, namun dengan situasi dan kondisi yang masih terbilang rentan, keberlangsungan belajar mengajar dilakukan di tempat peserta kursus dengan mendatangkan pengajar ke rumah masing-masing dan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Kalo dulu kita yang ngadain di sini (di Lisa Martha Salon dan Rias Pengantin) sekarang saya yang datang ke tempat orang,” ujar Mama Lisa.

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

Dia juga optimistis dengan dilakukannya inovasi tersebut dapat mempertahankan eksistensi Lisa Martha Salon dan Rias pengantin juga Wedding Organizer agar dapat mewujudkan kursus rias pengantin dari Lisa Martha sebagai institut.

“Kepengennya saya sih dilanjutkan untuk itu (kursus rias pengantin) karena sayang masuknya sudah lembaga pendidikan. Tinggal nanti ditingkatkan menjadi institut atau apa, kepengennya. Kasarnya gini, ilmu ini kepake terus, selama orang masih punya rambut, orang akan potong rambut (di salon) dan selama masih ada orang yang menikah pasti akan merias penganten,” tandas Mama Lisa.

**mutiaralatifamaulidinata

Pemandian Air Panas Ini Bisa Jadi Referensi Liburan Akhir Pekan

0

Wisata air panas di Lebak, Banten bisa menjadi salah satu referensi bagi kalian yang ingin berlibur di akhir pekan. Nah, wisata pemandian air panas Tirta Lebak Buana ini berada di Jalan Raya Rangkasbitung-Bogor Km 37 Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.

Destinasi ini juga menjadi salah satu tempat wisata di Lebak yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah yang ingin menikmati liburan dihari biasa maupun di hari libur. Selain menyuguhkan tempat yang memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Wisata air panas di Lebak Banten ini merupakan salah satu obyek terpopuler di Lebak, Rangkasbitung Banten. Para wisatawan dapat menikmati sumber mata air panas yang berasal dari Batu Kancah.

BACA JUGA: Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

Masyarakat setempat menamakan Batu Kancah karena di setiap pinggir batu tersebut keluar sumber air panas. Sumber mata air panas tersebut disajikan dalam bentuk kolam renang dan kamar mandi.

Fasilitas yang disajikan ini bisa dibilang sebuah wisata pemandian yang memiliki fasilitas dan pelayanan yang cukup lengkap seperti area parkir kendaraan, mushola, kamar mandi (MCK), tempat istirahat, rumah makan, dan penginapan.

Bagi wisatawan yang berdomisili di daerah Lebak sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi ini. Akan tetapi bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentunya sarana transportasi yang bisa diakses ke lokasi wisata bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor pribadi dan juga bisa menggunakan kendaraan umum seperti bus atau angkutan umum lainnya. Pasalnya lokasi pemandian air panas ini cukuplah strategis yakni sekitar 4,3 Km dari Terminal Pasar Gajrug.

Harga tiket masuk yang perlu dibayar yakni sebesar Rp 10.000 untuk merelaksasikan tubuh kita. Bagi wisatawan yang membawa kendaraan seperti motor atau mobil cukup sediakan Rp 2.000 untuk ongkos parkir.

BACA JUGA: SMART Ekselensia Buka Seleksi Nasional Beasiswa

“Harga tiket masuk ini cukup bersahabat dengan kantong, terlebih dengan fasilitas saung yang cukup nyaman untuk beristirahat, dan juga bisa relaksasi sejenak,” ujar Nadya Farhataeni, salah satu pengunjung pemandian air panas

Untuk suhu kolam air panas ini berkisar 45 derajat dan 80 derajat Celsius ini memanglah tempat yang cocok untuk berendam. Maka jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya terus meningkat. Sebab pemandian air panas ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat wisata saja, melainkan sebagai tempat terapi kesehatan seperti penyakit kulit.

Bahkan warga sekitar pemandian, datang untuk berendam sesuai dengan kondisi cuaca di Lebak yang lumayan agak sejuk udaranya jika di pagi dan malam hari. Terkadang juga mereka sering datang lebih banyak ketika hujan karena mungkin dekat dengan lokasi wisata pemandian ini. Mereka berendam untuk membuat tubuh segar lagi dengan relaksasi melepas penat usai beraktivitas.

**mianurjanah/mg-uika

SMART Ekselensia Buka Seleksi Nasional Beasiswa

0

JURNAL INSPIRASI – Kabar baik datang dari dunia pendidikan. SMART Ekselensia Indonesia, telah membuka kembali SNB (Seleksi Nasional Beasiswa) untuk SMP dan SMA yang diperuntukan untuk tahun ajaran 2022/2023. Khusus tahun ajaran ini, tidak hanya membuka SNB, tapi SMART juga membuka SNNB (Seleksi Nasional Non Beasiswa) .

Pada 2021 menjadi tahun ke-19 dibukanya SNB untuk caakupannya sendiri dikhususkan untuk calon siswa SMP dan SMA (lulus SD dan lulus SMP) untuk semua kalangan, dengan kategori tidak mampu secara finasial. SNB juga terbuka untuk semua siswa di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

“Hal ini dilakukan untuk membuka ruang bagi kalangan non beasiswa untuk belajar bersama dan berbagi kebermanfaatan dengan mereka yang mendapatkan beasiswa,” jelas Miftah Rizkamuna, PIC SNB & SNNB, Senin ( 22/11/2021).

BACA JUGA: Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

SMART Ekselensia Indonesia sendiri ialah Leadership Boarding School tingkat SMP – SMA. Didirikan oleh lembaga zakat nasional Dompet Dhuafa dan saat ini dikelola oleh  Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa. Sekolah ini telah berdiri sejak 29 Juli 2004, telah menjadi salah satu sekolah model yang menerima siswa laki – laki lulusan SD/sederajat dari seluruh Indonesia. Hingga kini SMART telah meluluskan lebih dari lima ratus siswa yang berasal dari seluruh Indonesia dan sukses menghantarkan 90% alumninya melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PTN) favorit  di seluruh Indonesia.

Untuk proses pendaftaranya sendiri  telah berlangsung dari tanggal 12 November dan akan ditutup pada tanggal 12 Desember 2021. Jika ada yang berminat untuk mendaftar bisa langsung mengunjungi website Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa untuk mendapatkan formulir dan informasi lebih lanjut. 

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

“Harapan kami semakin banyak anak-anak yang memiliki keterbatasan secara financial untuk dapat melanjutkan pendidikan di sekolah berkualitas seperti SMART EKSELENSIA Indonesia. Sehingga memperluas kebermanfaatan dana zakat yang telah diamanahkan oleh para donatur Dompet Dhuafa.

Kita juga berharap anak-anak yang diterima nanti dapat menjalankan amanah dengan baik untuk belajar, berpresetasi, bisa menggapai cita-cita yang diinginkan, dan menjadi calon-calon pemimpin masa depan,” tutup Miftah.

**muthiaarfah/mg-uika

Alun-alun Bogor Berintegrasi dengan Stasiun

0

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan Alun-alun Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor yang berada di tengah pusat  Bogor telah mencapai 80 %. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2021. 

Alun-alun Kota Bogor sebelumnya digunakan sebagai tempat rekresi bernama Taman Topi. Namun tempat ini dibangun kembali dengan konsep yang berbeda berintegrasi dengan Stasiun Bogor.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan, pihaknya terus mengejar target pembangunan pada pekan ini. “ Beberapa pekerjaan perlu finansial terkait Dengan strukturnya. Semua pekerjaan yang sifatnya fabrikasi sudah dating dan terpasang semua.” Ujar Esti, Senin (22/11/2021).

BACA JUGA: Selain Cuci Mobil, J&S Tawarkan Jasa Pemasangan Kaca Film dan Poles Bodi

Esti pun mengatakan bahwasannya pembangunan sudah mulai merangkap perlahan, mulai penanaman rumput-rumput di area Alun-alun, penanaman di zona botani, tulisan’ Alun-alun Kota Bogor’, serta rencana penananaman pohon beringin Korea  yang akan ditempatkan sebagai segmen.

Selain itu, jogging track  dan zona plaza sudah dalam tahap finalisasi. “Mungkin akhir bulan ini semua struktur sudah  selesai tinggal finalisasi terkait dengan alun-alun,” ujar Esti.

Untuk mempercat proses kontruksi Alun-alun tersebut, pihaknya telah menambah jumlah pekerja harian hingga sekitar 118 orang. Mereka dipekerjakan dalam tiga sift waktu. Yaitu pada siang, sore dan malam hari. Langkah itu agar mengejar target untuk pembangunan di lahan seluas 17  ribu meter persegi tersebut.

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

“Nanti bisa beroperasi menunggu diresmikan Pak Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) dan wali Kota Bogor (Bima Arya Sugiarto) rencananya tanggal 17 Desember 2021,” kata Esti.

Sementar dengan menambah SDM tersebut agar pembangunan berjalan dengan lancar dan cepat sesuai yang ditargetkan. Meskipun  dengan proges pekerjaan yang selalu berkejaran dengan hujan tak henti-henti, intregritas dan tujuan konsep Alun-alun tersebut tetap harus dijaga sesuai perencanaan.

**nauvalreyzkania/mg-uika

Selain Cuci Mobil, J&S Tawarkan Jasa Pemasangan Kaca Film dan Poles Bodi

0

JURNAL INSPIRASI – Aktivitas yang semakin padat di Kota Bogor khusunya menyebabkan banyak pemilik kendaraan kesulitan mencari waktu untuk merawat kendaraan pribadinya. Padahal, armadanya ini butuh perawatan, paling tidak dicuci agar penampilannya dan juga performa tetap enak dipandang.

Membawa kendaraan ke tempat pencucian mobil merupakan pilihan yang paling praktis bagi pemilik kendaraan yang sibuk. Tak heran jika peluang bisnis jasa pencucian mobil ini sangat menggiurkan pagi para pelaku usahanya.

Hadir di Kota Bogor jasa pencucian mobil dan motor yang berlokasi di Eks kolam renang Tirtania Waterpark Jl. RE Soemantadiredja – Komplek Pamoyanan Hijau RT04/RW08 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

BACA JUGA: UMKM Indonesia Go To Istambul

“Disini kami berikan pelayanan berbeda dari lokasi pencucian mobil seperti yang lain, yakni untuk fasilitas vakum kita berikan yang terbaik, setiap sudut interior kita akan sedot habis semua debu, dan hanya dengan harga Rp30.000 pengunjung sudah mendapatkan cuci snow, vakum dan semir ban, untuk roda dua kita bandrol Rp12.000 saja,” ujar Sandy Buana salah satu pemilik jasa pencucian ini.

Selain itu, Sandy yang didampingi rekan bisnisnya, Agus Santoso dan Yoga Satria Wijaya mengatakan, dilokasinya ini tidak hanya membuka usaha pencucian mobil saja. Namun disini terdapat jasa poles bodi, pemasangan Spesialis Kaca Film khusus mobil dan gedung dengan brand J & S Auto Film.

“Selain pencucian mobil dan motor, kita disini hadir juga untuk para pemilik mobil yang mau mengganti kaca film dan bisa langsung dipasang disini, harganya terjangkau lah, menyesuaikan isi kantong, dari mulai kisaran harga Rp300.000 hingga jutaan. Dari kualitas sendiri itu sih menyesuaikan selera pemasang,” tukasnya.

**handymehonk

UMKM Indonesia Go To Istambul

0


 
JURNAL INSPIRASI
– Baru-baru ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Turki lakukan giat audiensi yang dihadiri oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) asal Bogor yang berlangsung di Ruang Rapat Balai Besar Litbang Pasca Panen Pertanian, Cimanggu, Kota Bogor.

“Alhamdulillah kegiatan yang diikuti sebanyak 75 pelaku UMKM ini bertujuan untuk membantu menterjemahkan bahwa UMKM ini bisa ekspor (produk mereka) ke luar negeri,” kata Sekjen Kadin Indonesia Komite Turki, Bonar Martua Sitorus yang akrab disapa Bony, kepada Jurnal Bogor.
 
Bonar menjelaskan, pelaksanaan kegiatan audiensi ini juga sebagai bentuk kehadiran Kadin untuk mempersiapkan para pelaku UMKM untuk bisa memasarkan produk buatannya hingga ke luar negeri. 

BACA JUGA: Tirta Pakuan Bangun Command Center, Target Rampung Akhir Tahun
 
“Selain menjelaskan mengenai apa itu ekspor dan bagaimana cara bisa ekspor, dalam kegiatan ini kami juga mengajak para pelaku UMKM bahwa ekspor barang ke luar negeri juga bisa dilakukan secara langsung (mandiri),” ucapnya. 
 
Dituturkan Bonar, jika melihat hasil produk yang dibawa para pelaku UMKM asal Bogor dalam audiensi ini, ia meyakini produk-produk ini sudah bisa di ekspor ke luar negeri. Meski, memang masih ada beberapa kekurangan yang perlu dipenuhi para pelaku UMKM. 
 
Untuk itu, dalam audiensi ini pihaknya menggandeng komunitas Solusi Ekspor untuk bisa membantu teman-teman UMKM, dalam hal ini memberikan edukasi apa saja kekurangan yang ada di mereka. 
 
“Contoh (kekurangan pelaku UMKM) membuat kemasan yang bagus dan membuat brand. Kekurangan inilah yang akhirnya coba kita bantu kepada pelaku UMKM untuk ditingkatkan lagi segi kualitas hingga pemasaran mereka agar menarik konsumen,” imbuh dia. 

BACA JUGA: Aktivis Sebut Pembangunan Pedestrian Jalan Jendral Sudirman Proyek Gila
 
Dalam kesempatan ini, Bonar juga mengaku bangga karena para pelaku UMKM asal Bogor sangat antusias dalam mengikuti kegiatan audiensi ini. Bahkan, ia berani memastikan semua pelaku UMKM asal Bogor akan ikut memasarkan produknya masuk ke luar negeri. 
 
“Menurut saya para pelaku UMKM ini cukup antusias mengikuti audiensi ini, apalagi kami dari Kadin juga membuat terobosan baru yang sudah terbukti, yakni ada beberapa produk asli UMKM Indonesia yang sudah tembus ke Turki melalui 4 PILAR Program Kadin Indonesia Komite Turki,” beber dia. 
 
“Makanya saya sudah sampaikan ke mereka, mau sampai kapan kita nunggu. Karena menurut saya program ini angin segar, semangat yang baru dan energi yang baru untuk kita bisa memasarkan produk sendiri hingga ke luar negeri,” tandasnya.
 
**handymehonk

Tirta Pakuan Bangun Command Center, Target Rampung Akhir Tahun

0

JURNAL INSPIRASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor saat ini tengah merampungkan pembangunan ruangan Command Center dengan kapasitas 9 layar monitor di kantor pusat Perumda Tirta Pakuan di Jalan Raya Siliwangi, Kota Bogor.

Rino Indira Gusniawan dan Ardani Yusuf

“Command Center ini memiliki fasilitas sembilan layar utama, dengan enam layar disampingnya, kita bisa memonitor langsung terkait produksi, hingga transmisi dan distribusi,” ucap Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan, belum lama ini.
 
Dengan adanya Command Center ini permasalahan terkait pasokan dan kendala air bisa langsung dipantau, jadi apabila terjadi suatu masalah dapat segera diambil tindakan penanganan.

BACA JUGA: Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri
 
“Pembangunan Command Center ini sendiri ditarget bisa selesai di akhir tahun 2021, untuk selanjutnya bisa digunakan pada awal tahun depan, kita kejar beres Desember nanti,” katanya.
 
Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf berharap Command Center ini bisa segera rampung di akhir tahun.
 
Pihaknya ingin disaat satu tahun jajaran direksi menjabat, ada inovasi dan prestasi yang bisa disampaikan ke publik.
 
“Dari Command Center itu kan kita bisa jadi dasar langkah program kita, atau solusi saat ada masalah di wilayah, yang kita bisa pantau dan monitor dari sini, mulai dari produksi, transmisi sampai distribusi, lancar atau tidak, mana saja yang ada masalah, bisa kita pantau langsung dari sini,” tegas Ardani.

BACA JUGA: Belasan Kios Milik Kampus IPB Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
 
Ia menambahkan, Command Center ini nantinya akan beroperasi selama 24 jam dengan operator sebanyak empat orang dalam satu shift.
 
“Karyawan eksisting yang akan diberdayakan. Kita berharap ini menunjang program-prohgram kita di tahun depan, penyempuranaan jaringan hingga pembuatan DMA, semua masuk Command Center ini, termasuk kebocoran-kebocoran, kita bisa pantau dari sini,” tukasnya.
 
**handymehonk

Dapat Dana Hibah, MIS Nurul Hayat Bangun Pagar

0

JURNAL INSPIRASI – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Hayat maksimalkan dana hibah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pembangunan infrastruktur sekolah yang terletak di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.

Nuri Hidayanto

“Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, kami mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2021 senilai 45.000.000 dana hibah tersebut akan kami gunakan untuk pemagaran madrasah, perbaikan lantai kantor dan perbaikan WC siswa,” ujar Kepala Sekolah MIS Nurul Hayat, Nuri Hidayanto, Senin (22/11/21).

Ia melanjutkan, hasil hitung-hitungan dana tersebut memang tidak cukup, oleh karena itu pihaknya berupaya untuk memaksimalkan anggaran yang didapat dari Pemda tersebut.

BACA JUGA: Serahkan SK 7 DPC, HMBT Juga Santuni Anak Yatim

“Karena kepala sekolah menjadi ujung tombak sekolah, ketika ada pembangunan nombok dikit mah udah biasa yang penting bangunan tidak mangkrak di tengah jalan,” tutur Nuri Hidayanto kepada awak media.

Menurutnya, saat menjabat sebagai Kepala Madrasah ia bertekad memaksimalkan dana hibah tersebut karena selama ini madrasah sangat sulit untuk mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah daerah, apalagi dengan jumlah siswa yang dimiliki hanya sebanyak 76 siswa dengan 7 tenaga pendidik dan 5 ruang kelas.

BACA JUGA: Puluhan Warga Tolak Penutupan Sekolah SMK Generasi Mandiri

 “Kami sangat berterimakasih dan berharap kepada pemerintah daerah (Pemda) khususnya Bupati Bogor agar kedepannya terus memperhatikan madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Bogor ini dan terimaksih sudah memperhatikan dan peduli terhadap pendidikan,” pungkasnya.

**nay/wisnu