25.7 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1017

Siap Jadi Warisan Dunia, 1500-an Pusaka Ada di Saung Kujang

0

JURNAL INSPIRASI – Angga Sulistiono S.E., M.M., CSM., CPM pendiri sekaligus pengurus komunitas pelestari budaya bernama Saung Kujang mengatakan bahwa salah satu warisan budaya kebanggaan Indonesia adalah Kujang dari Jawa Barat. Dia memiliki kurang lebih 1500-an koleksi pusaka dari berbagai jenis seperti keris dan tombak.

Tak hanya itu, Saung Kujang juga mengupayakan pusaka Kujang menjadi world heritage sebagaimana pusaka keris yang sudah lebih dulu menjadi world heritage Indonesia, dan ada sekitar 6 jenis Kujang yang akan di daftarkan.

“Kujang sedang kita ajukan juga, tapi memang variannya terbatas, paling ada 5 atau 6 varian yang kita ajukan ke UNESCO, kita dengan para budayawan ” ucapnya.

BACA JUGA Revitalisasi Jalan Margonda Dibagi Tiga segmen

Baginya, Kujang memiliki bentuk yang cukup unik, terlebih pada saat ini Kujang sudah jarang beredar di masyarakat luas. Generasi milenial akan cukup kesulitan untuk mencari informasi tentang keberadaan Kujang.

“Berbeda dengan keris-keris Jawa, temen-temen cukup ke Jawa Tengah atau Jawa Timur aja cukup bisa untuk mendapatkan itu dan bisa membelinya dalam jumlah banyak. Tapi kalo Kujang , temen-temen agak susah karena Kujang di awal abad ke-16 sudah tidak boleh muncul lagi. Pada saat runtuhnya kerajaan Padjadjaran di akhir abad ke 15,” sambunganya.

Dia juga mengharapkan warisan budaya ini tidak ditinggalkan begitu saja oleh generasi muda, oleh karena itu Saung Kujang menginisiasi program pengenalan lebih dalam tentang pusaka tersebut dimulai dari rumahnya yang menjadi tempat koleksi pusaka Kujang dan dengan terus mengupayakan terbentuknya Istana Kujang yang bisa dilihat oleh masyarakat umum nantinya.

BACA JUGA Korban Rumah Ambruk di Desa Pandansari Tempati Pos Kamling

“Saat ini kita memang masih ada di rumah, makanya kita konsepnya Saung Kujang, (mengambil) prinsip kesederhanaan, (namun) dibalik itu ada artefak yang begitu luar biasa. Tapi begitu proyek ini dirintis, ini akan menjadi Istana Kujang, bukan Saung kujang lagi,” kata dia.

Istana Kujang sendiri dikonsep dengan balutan teknologi agar pembelajaran tentang pusaka dan budaya Indonesia dapat dinikmati seiring berkembangnya zaman.

“Konsep Istana Kujang itu juga jauh dari perkiraan orang, karena kita akan membuat sesuatu yang modern, mewah, seperti itu. Di situ nanti konsepnya juga digital, kalau biasa ke museum itu ada sejarahnya, perbuatannya dan segala macem, nanti kita juga akan membuat seperti itu tapi dalam bentuk QR Code,” lanjutnya dengan antusias.

BACA JUGA Nurodin Dorong Wilayah Terisolasi Jaringan Telekomunikasi Segera Dibangun

Pihak Saung Kujang sendiri berharap bahwa tidak hanya bentuk fisik yang dilestarikan, namun juga sejarah dari Kujang itu sendiri.

“Karena kalo di Jawa sana Keris itu jadi kurikulum (di sekolah) jadi mereka mengenal dekat Keris. Bagi mereka Keris itu bukan sesuatu yang aneh. Inilah kesempatan kita mungkin nanti memperkenalkan, mungkin lewat kurikulum,” harap Dosen Biokewirausahaan STIE Kesatuan Bogor.

**mutiara latifa maulidinata/mg-uika

Revitalisasi Jalan Margonda Dibagi Tiga segmen

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan revitalisasi atau perbaikan Jalan Margonda, Depok dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp17,5 miliar.

Perbaikan tersebut dilakukan di sepanjang jalan dari simpang Siliwingai sampai fly over Universitas Indonesia. Namun perbaikan itu dibagi menjadi 3 segmen dengan setiap segmen memiliki biaya yang berbeda-beda.

Dadan mengatakan, segmen 1  menghabiskan dana sekitar Rp 3 miliar, segmen 2 Rp7,5 miliar dan segmen 3 sebesar 7 miliar.

BACA JUGA Wisuda UIKA ke-73 Dilaksanakan Secara Hybrid, Rektor Sampaikan Beberapa Poin

“Ketiga segmen itu akan dikerjakan tahun ini, tapi saat ini yang sudah masuk dalam tahap sosilisasi  baru segmen 1 senilai 3 miliar,” ujar Dadan, Selasa (23/11/2021).

Pembangunan revitalisasi ini akan dikerjakan sepanjang 2,2 kilometer dan membentang dari simpang Siliwangi hingga simpang Ramanda. Segmen 2 akan dilakukan pekerjaan sepanjang 3 kilometer dari simpang Ramanda hingga simpang Juanda, dan segmen 3 sepanjang 3 kilometer dari simpang Juanda sampai fly over Universitas Indonesia.

“Keseluruhan segmen tersebut diperkirakan selesai di tahun 2022,” kata Dadan.

BACA JUGA Semua Peselam Kabupaten Bogor Lolos ke Porprov XIV Jabar 2022

Dadan menegaskan, revitalisasi Jalan Margonda Raya tahun ini juga untuk jalur sepeda dan perbaikan trotoar di sepanjang Margonda tersebut.

Menurutnya, revitalisasi yang dilakukan di sepanjang Jalan Margonda Raya tersebut hanya sebatas insfrastruktur utama, sementara infrasturktur pendukung seperti halte dan bangku taman, merupakan kewenangan dinas lain.

“Kalau Dinas PUPR fokus pada revitalisasi infrastruktur,” tandas Dadan.

Sekarang ini Jalan Margonda Raya  kata dia, masih dalam tahap mencari konsultan yang akan melakukan supervisi terhadap segmen 1. Pencarian konsultan tersebut dengan skema seleksi dengan anggaran yang diajukan sebesar Rp 200 juta.                                                                

**nauval reyzkania/mg-uika

Wisuda UIKA ke-73 Dilaksanakan Secara Hybrid, Rektor Sampaikan Beberapa Poin

0

JURNAL INSPIRASI – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-73. Sidang tersebut dilaksanakan pada Selasa-Kamis (23-25/11/2021) di Auditorium Prof. Abdullah Siddiq, SH dan juga secara online yang dibagi ke dalam 6 sesi bagi total 955 wisudawan-wisudawati Ahli Madya, Sarjana, Magister dan Doktor.

Pada Selasa (23/11) hari ini, telah dilangsungkan sidang terbuka bagi 133 wisudawan program pascasarjana di sesi pertama yaitu pagi hari dan untuk program Sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan jumlah lulusan 108 wisudawan.

BACA JUGA GPI dan MUI Kompak, Tempat Pariwisata Akan Didata Kepemilikan Sertifikat Halal

Besok hari akan dilangsungkan sidang terbuka sesi ketiga dan keempat untuk program Sarjana Fakultas Agama Islam dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Lalu di hari berikutnya untuk Fakultas Kesehatan dan Fakultas Hukum dan di sesi terakhir untuk Fakultas Teknik dan Sains.

Dalam sambutannya, Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si mengajak para wisudawan-wisudawati agar senantiasa bersyukur atas karunia Allah karena di tengah berbagai persoalan bangsa mereka dapat menyelesaikan pendidikannya untuk bekal melanjutkan hidup dalam membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.

BACA JUGA Dewan Akan Perjuangkan Kenaikan Anggaran NPCI

“Saudara patut bersyukur karena di tengah berbagai persoalan bangsa, saudara mampu menyelesaikan satu tahapan penting untuk bekal melanjutkan perjuangan hidup dalam membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.”

Dalam sambutannya dia juga menyampaikan beberapa poin lain, diantaranya mengenai kerjasama antar UIKA dengan Pemkab Bogor dalam perizinan dan pembangunan kampus UIKA II, kerjasama dengan universitas-universitas dari berbagai negara, salah satunya Universiti Kebangsaan Malaysia yang semester ini akan mengirimkan 10 mahasiswanya untuk belajar di UIKA, dan juga kerjasama dengan DPRD tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam penyelenggaraan Bimtek (Bimbingan Teknis) bagi pimpinan dan anggota DPRD.

**mutiar latifa maulidinata/mg-uika

Semua Peselam Kabupaten Bogor Lolos ke Porprov XIV Jabar 2022

0

JURNAL INSPIRASI – Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021 untuk cabang olahraga selam dilaksanakan di Kota Cirebon, Jawa Barat sejak 21- 24 November 2021

Tim Selam Kabupaten Bogor yang terjun dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 menurunkan semua atlet selam terbaiknya dan merupakan atlet binaan sendiri.

Perjuangan Tim Selam Kabupaten Bogor dalam  BK Porprov XIV Jabar 2021 disaksikan secara langsung oleh Ketua Umum POSSI Kabupaten Bogor, Asep Achdiat Sudrajat dan juga  Lilik Suhartin ( Ketua harian POSSI Kabupaten Bogor ) sekaligus manager tim selam Bumi Tegar Beriman.

BACA JUGA ISSI Kabupaten Bogor Turunkan 16 Pebalap Andalan

Ketua Harian POSSI Kabupaten Bogor, Lilik Suhartini, mengatakan, sebanyak 16  atlet selam Kabupaten Bogor yang tampil di BK Porprov XIV Jabar 2021 meraih tiket ke Porprov XIV Jabar 2022.

Lilik menambahkan, enam belas atlet selam Kabupaten Bogor yang tampil dalam BK Porprov  XIV Jabar 2021 diantaranya,  Bilqis, Kaisar. Evelyne, Ikhwan, Daniel, Amara,  Nabila, Rino, Putra, Lazuardi, Reza, Refy, Kendra,  Eda, Sesi dan Andin.

“ Kami menurunkan 16 atlet selam di BK Porprov XIV Jabar 2021 di Cirebon. Insya  Allah 16 atlet selam kami akan tampil semua di Porprov XIV Jabar 2022,” tegas Lilik Suhartini.

BACA JUGA Ruhiat Sujana Minta Dispora Bangun Gedung NPCI

Ketua Umum POSSI Kabupaten Bogor,  Asep Achdiat Sudarajat mengatakan, capaian prestasi di BK Porprov XIV Jabar 2021 ini adalah buah proses pembinaan yang dilakukan POSSI Kabupaten Bogor selama ini.

Asep optimis, dalam Porprov XIV Jabar 2022 mendatang, POSSI Kabupaten Bogor akan kembali menyumbangkan medali bagi Kontingen Kabupaten Bogor.

Pasca  BK Porprov Jabar 2021, kata Asep, tim selam Kabupaten Bogor akan kembali melakukan Pelatcab guna persiapan Porprov XIV Jabar 2021.

**as.pangrango

ISSI Kabupaten Bogor Turunkan 16 Pebalap Andalan

0

Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021

       

JURNAL INSPIRASI – Tim Balap Sepeda Kabupaten Bogor optimis bisa meloloskan semua pebalap terbaiknya dalam Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021.

Untuk Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021, ISSI Kabupaten Bogor menurunkan 16 pebalap terbaiknya yang diproyeksikan bisa tampil pada perhelatan Porprov XIV Jabar 2021.     

Pelaksanaan Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021 untuk cabang balap seped dilakukan di Kabupaten Subang, Rabu, 24 November 2021.

BACA JUGA Ruhiat Sujana Minta Dispora Bangun Gedung NPCI

Sebanyak 24 Kota / Kabupaten yang ada di Jawa Barat menurunkan semua pebalap terbaiknya dalam BK cabor balap sepeda kali ini.

Manager Tim Balap Sepeda Kabupaten Bogor, H Anwar Yasin mengatakan, untuk BK Porprov XIV Jabar 2021 ini ISSI Kabupaten Bogor menurunkan 16 pebalap andalannya yang merupakan produk binaan ISSI Kabupaten Bogor.

Anwar menambahkan, untuk pertandingan atau lomba harin ini, Rabu, 24 November 2021, ia berharap semua pebalap Kabupaten Bogor bisa meraih tiket tampil pada ajang Porprov XIV Jabar 2022 mendatang.

“Target kami sudah jelas meloloskan semua pebalap kami untuk bisa tampil di Porprov XIV Jabar 2022,” tegasnya.

Lebih lanjut, sambung Anwar, dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 ini hanya mempertandingkan satu nomor saja yakni IRR (Road Race) putra.

Dalam kesempatan yang sama, tambah Anwar, untuk pelaksanaan BK Porprov XIV Jabar 2021 ini hanya dimainkan untuk nomor putra saja.

BACA JUGA Dewan Akan Perjuangkan Kenaikan Anggaran NPCI

“Jika semua pebalap putra lolos semua ke Porprov XIV Jabar 2021, maka secara otomatis yang putrinya juga lolos. Untuk lomba hari ini akan diambil 50  bersar,” pungkasnya.         

Sementara itu,  Ade Solihin selaku Binpres ISSI Kabupaten Bogor mengatakan,kans para pebalap Kabupaten Bogor untuk tampil di Porprov XIV Jabar 2022 sangat terbuka lebar.   

“Kami datang ke Subang ini hanya akan menurunkan para atlet yang memang punya peluang tampil di Porprov XIV Jabar 2022,” beber Ade Solihin  yang tercatat sebagai pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor.

Ade menambahkan, rute  babak kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021 untuk nomor IRR adalah Alun – Alun Subang ( Star) dan Finish di Tangkuban Perahu.

BACA JUGA Dengar Keluhan Pedagang, Usep Minta Satpol PP Tutup Toko Mario

Jarak tempuh untuk nomor IRR atau Road Race ini mencapai 35 KM. “Insya Allah para pebalap binaan ISSI kabupaten Bogor akan mampu meraih tiket semua ke Porprov XIV Jabar 2022. Target kami adalah lolos Porprov XIV Jabar 2022 dulu,” paparnya

Ade menambahkan, semua atlet yang ikut membela Tim Sepeda Kabupaten Bogor dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 adalah atlet binaan ISSI Kabupaten Bogor.

“Seratus persen kami hanya menurunkan atlet potensial , atlet lokal asli Kabupaten Bogor dan binaan ISSI kabupaten Bogor,” ucapnya

Ia melanjutkan, pebalap ISSI Kabupaten Bogor yang tampil di BK Porprov XIV Jabar 2021 diantaranya,  Diaz Faizal, Azzis Prasetio, Abdurohim, Atika Angri Wahyuni, Siti Supi Khalifah, Feri Febi Saputra, Muhammad Fikri,  Shaskya Putri Al Mahbub, Dadang Andri Setiadji, Muhammad Hafidz, Aceng Hasan, Arya Gusti Randa, Dimas Satriio Rizki Octavianto dan Muhammad Dava Rizky.

**as.pangrango

Ruhiat Sujana Minta Dispora Bangun Gedung NPCI

0

JURNAL INSPIRASI – Torehan prestasi emas yang dicapai para atlet NPCI Kabupaten Bogor saat berjuang di Peparnas XVI Papua 2021 membuat rasa bangga dan haru Ruhiat Sujana, anggota  Komisi IV  DPRD Kabupaten Bogor.

Politisi Partai Demokrat Kabupaten Bogor ini menilai saat ini semua elemen yang ada di Kabupaten Bogor harus bangga dan mengakui capaian prestasi para atlet Paralimpic Kabupaten Bogor.

“Sebagai warga Kabupaten Bogor saya bangga, para atlet Paralimpic Kabupaten Bogor bisa menorehkan prestasi emas pada Peparnas XVI Papua 2021,” tegas Ruhiat Sujana yang menyaksikan secara langsung perjuangan para atlet Paralimpic Kabupaten Bogor saat Peparnas lalu.   

BACA JUGA Dewan Akan Perjuangkan Kenaikan Anggaran NPCI

Ruhiat menambahkan, kedepannya sudah seharusnya Pemkab Bogor memberikan fasilitas latihan, sekretariat atau kantor yang memadai dan ramah difabel untuk NPCI Kabupaten Bogor.

“Saya kaget NPCI kantornya disalah satu ruangan yang ada di Stadion Pakansari. Ini sangat memprihatinkan sekali. Apalagi mereka juga sama sama mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” bebernya, Selasa,23 November 2021.

Lebih lanjut, tambah Ruhiat, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor akan mendukung rencana pembangunan gedung NPCI Kabupaten Bogor.

“Semua lembaga keolahragaan di Kabupaten Bogor seperti KONI, NPCI dan KORMI harus punya gedung yang memadai dan ideal. Apalagi tagline Kabupaten Bogor adalah Sport Tourism.

BACA JUGA GPI dan MUI Kompak, Tempat Pariwisata Akan Didata Kepemilikan Sertifikat Halal

Lebih lanjut, kata Ruhiat, untuk gedung NPCI nantinya harus dilengkapi dengan sarana mess atlet yang ramah difabel.

Yedi Ahmad Mulyadi (Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga ) dan Muhammad Saepudin ( kasie Pitok )dua pejabat Dispora yang juga melakukan monitoring pelaksanaan Peparnas XVI Papua 2021 mengaku sangat setuju jika ada wacana atau usulan pembangunan sarana gedung atau kantor bagi NPCI Kabupaten Bogor.

Harusnya, kata Yedi dan Saepudin, untuk gedung tiga organisasi keolahragaan di Kabupaten Bogor itu dibangun dalam satu hamparan dan berada di area Pakansari Sport Center.

Menurutnya,  NPCI dan KORMI Kabupaten Bogor sudah harus punya sarana gedung yang terpisah dari area Stadion Pakansari.

Bahkan, kata Yedi dan Aep, untuk gedung NPCI juga nantinya benar benar harus ramah difabel.

**as.pangrango

Dewan Akan Perjuangkan Kenaikan Anggaran NPCI

0

JURNAL INSPIRASI – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi akan berjuang untuk kenaikan anggaran bagi National Paralimpic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor.

Untuk kedepannya, kata Ridwan Muhibi, anggaran NPCI Kabupaten Bogor harus ditambah dan disesuakan dengan prestasi serta  pembinaan yang telah dilakukan NPCI Kabupten Bogor selama ini.   

“ NPCI Kabupaten Bogor punya program pembinaan dan latihan yang jelas, mereka juga punya atlet binaan yang harus diberikan uang saku latihan tiap bulan,“ tegas Ridwan Muhibi belum lama ini.

BACA JUGA Ade Yasin: Zakat Dikelola Baik Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Ridwan Muhibi juga merasa bangga atas capaian prestasi yang diraih para atlet NPCI Kabupaten Bogor saat membela Jawa Barat dalam Peparnas XVI Papua 2021.

“ Saya menyaksikan langsung bagaimana mereka para atlet paralimpic Kabupaten Bogor berjuang untuk meraih prestasi emas bagi Jabar di Peparnas XVI Papua 2021. Ini yang membuat kami di DPRD Kabupaten Bogor untuk mendorong kenaikan anggaran pembinaan bagi NPCI Kabupaten Bogor,” papar Ridwan yang datang langsung ke arena Peparnas XVI Papua 2021.

Menurutnya,  NPCI, KONI dan KORMI adalah organisasi keolahragaan yang berada dalam naungan Kemenpora, hingga sangat wajar jika ada kesetaraaan anggaran bagi  NPCI KabupatenBogor.           

Disamping itu, tambah politisi Partai Golkar ini, terkait soal bonus juga harus sama antara atlet Paralimpic dan atlet non Paralimpic.

“Idealnya anggaran pembinaan NPCI Kabupaten Bogor harus dinaikan tiga kali lipat dari yang sekarang. Anggaran NPCI harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ideal bagi NPCI tiap tahunnya. Prestasi  para atlet NPCI Kabupaten Bogor sangat jelas, pembinaan mereka juga jelas. Mereka juga sama sama mengharumkan Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Dengar Keluhan Pedagang, Usep Minta Satpol PP Tutup Toko Mario       

Sementara itu, Ketua National Paralimpic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, Muhammad Misbach mengatakan sangat bangga dengan support nyata dari Ibu Bupati Bogor, Plt Kadispora, dan  jajaran DPRD Kabupaten Bogor yang telah mendukung kiprah nyata para atlet paralimpic Kabupaten Bogor selama ini.     

Misbach menambahkan, dalam Peparnas XVI Papua 2021, para atlet Paralimpic Kabupaten Bogor mampu mendulang 26 emas, 22 perak dan 21 perunggu.

Raihan medali yang diperoleh para atlet paralimpic Kabupaten Bogor itu  sumbangsih para  atlet yang berasal dari sembilan cabang olahraga yakni atletik, renang, menembak, tenis kursi roda, bulutangkis, judo tuna netra, catur, dan tenis meja.

“Raihan ini menempatkan NPCI Kabupaten Bogor di peringkat kedua dalam perolehan medali terbanyak untuk Jawa Barat, setelah Kota Bandung, dan ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa bagi kami di ajang Peparnas 2021,” tegasnya.

**as.pangrango

Ade Yasin: Zakat Dikelola Baik Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

0

JURNAL INSPIRASI – Bupati Bogor, Ade Yasin lakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan 610 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Bogor tahun 2021, di Gedung Pendulum Nusantara Hall, IPC Residence & Convention, Ciawi, Selasa (23/11). Bupati Bogor meminta agar pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh dilakukan dengan maksimal agar dana  yang terkumpul bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

Untuk diketahui dalam kegiatan ini Bupati Bogor Ade Yasin juga menyerahkan secara simbolis bantuan sarana dan modal usaha kepada mustahik yang dioprasionalkan panti yatim dan bantuan 1.000 paket sembako yang akan disalurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan, pendayagunaan dana zakat, infaq dan shodaqoh dengan tepat dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi umat yang sangat strategis. Oleh sebab itu, perlu pemaduan dan penyelarasan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dalam pengelolaan zakat, infak, shodaqoh serta dana sosial keagamaan lainnya agar dapat betul-betul memberikan kesejahteraan bagi ummat.

BACA JUGA Dengar Keluhan Pedagang, Usep Minta Satpol PP Tutup Toko Mario

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ), yang selama ini telah melaksanakan pengumpulan zakat profesi di lingkungan ASN Pemerintah Kabupaten Bogor. Semoga zakat, infaq, dan shodaqoh yang terkumpul bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Bogor.

Lanjut Ade Yasin menyatakan dana yang bersumber dari zakat dapat juga diperuntukan untuk berbagai program seperti bantuan sosial untuk fakir miskin, yatim piatu, bencana alam dan lainnya, sehingga dapat mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menurunkan kesenjangan sosial dan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulilah atas bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat, dan saya harus berterima kasih karena selama ini Baznas sudah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menangani bantuan terhadap korban bencana, kemarin sudah dikirim ke Sukamakmur.

BACA JUGA GPI dan MUI Kompak, Tempat Pariwisata Akan Didata Kepemilikan Sertifikat Halal

Lalu juga bantuan kepada yatim piatu, amil, guru ngaji, marbot masjid, bantuan modal kepada UMKM, bantuan biaya pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Insyallah juga sedang dibangun rumah singgah bagi keluarga pasien miskin yang berobat di RSUD Cibinong, dan tahun 2022 akan segera dioperasionalkan semoga segera selesai dan ini baru di Cibinong sebagai percontohan dulu,” terangnya.

Bupati Bogor juga menghimbau kepada para pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor agar berperan aktif mengkoordinir dan mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqoh para pegawai di lingkungan kerjanya masing masing.

“Untuk itu saya himbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang beragama muslim di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor agar menyalurkan zakat, infak, shodaqohnya melalui Baznas Kabupaten Bogor rutin setiap bulan,” pintanya.

BACA JUGA Korban Rumah Ambruk di Desa Pandansari Tempati Pos Kamling

Dirinya juga berharap kepada Baznas Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan kinerja dan menjadi lembaga pengelola zakat, infak dan shodaqoh yang amanah, transparan, akuntabel dan profesional, yang senantiasa meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik serta peka terhadap kondisi masyarakat dhuafa seperti korban bencana alam dan keluarga miskin atau yang terdampak Covid-19.

Selanjutnya, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, Lesmana menambahkan,  Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS dilakukan untuk  mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian dana zakat, infaq dan shodaqoh dalam upaya mensejahterakan ummat.

“Kami berharap kepada seluruh UPZ untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat fitrah, zakat maal, infaq dan shodaqoh serta melaporkan dan menyetorkannya kepada Baznas Kabupaten Bogor setiap bulan,” tandasnya.

**dedesuhendar

Dengar Keluhan Pedagang, Usep Minta Satpol PP Tutup Toko Mario

0

JURNAL INSPIRASI – Keluhan dan aspirasi para pedagang Pasar Caringin terhadap keberadaan Toko Mario, didengar Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman.

Usep Supratman

Wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) 3 ini pun meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai instansi penegak Peraturan Daerah (Perda).

Menurut Usep, Satpol PP berwenang melakukan penutupan Toko Mario. Karena, keberadaan toko tersebut belum memiliki perizinan terutama izin operasional dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

BACA JUGA GPI dan MUI Kompak, Tempat Pariwisata Akan Didata Kepemilikan Sertifikat Halal

 “Satpol PP segera menutup Toko Mario sebelum izin keluar dan permasalahan dengan pedagang selesai,” tegasnya saat menghadiri kegiatan lomba senam Pancakarsa tingkat Kecamatan Ciawi, Selasa (23/11) di lapang bulu tangkis Chevilly Resort.

Selain persoalan izin operasional, lanjut Politisi PPP ini, persoalan gugatan yang dilakukan kuasa hukum Toko Mario, mulai dari Pengadilan Negeri (PN) Cibinong sampai banding ke tingkat TUN Bandung, sudah kalah.

Untuk itu, agar tidak menjadi polemik di para pedagang tradisional milik aset Desa Caringin, penutupan Toko Mario solusi terbaik sampai permasalahannya benar-benar selesai.

 “Penutupan itu bukan karena bangunannya tidak ada IMBG. Tapi sekali lagi saya tekankan terkait izin operasional,” jelas Usep, ketua komisi yang membidangi pemerintahan dan perizinan.

BACA JUGA Korban Rumah Ambruk di Desa Pandansari Tempati Pos Kamling

Sementara, para pedagang Pasar Desa Caringin yang tergabung kedalam paguyuban terus berupaya agar keberadaan Toko Mario ditutup Satpol PP Kabupaten Bogor.

Rencananya, para pedagang akan mendatangi Kantor Satpol PP untuk memberikan surat permintaan penutupan Toko Mario sesuai dengan yang tertuang didalam notulen kesepakatan pada tanggal 21 Mei 2021 di aula Kecamatan Caringin.

 “Surat permintaan penutupan juga kami tembuskan kepada Bupati Bogor, Ketua DPRD dan Komisi 1,” tukas Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Desa Caringin, RK Muhamad Taofiq.

**dedesuhendar

GPI dan MUI Kompak, Tempat Pariwisata Akan Didata Kepemilikan Sertifikat Halal

0

JURNAL INSPIRASI – Setelah Gerakan Pemuda Islam (GPI) menyikapi kepemilikan sertifikat halal oleh para pengusaha hotel, restoran dan rumah makan di wilayah Kabupaten Bogor. Kini giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana akan melakukan pendataan dan verifikasi sektor pariwisata seperti hotel, restoran atau rumah makan di Bumi Tegar Beriman.

Hal itu dilakukan sebagai tindaklanjut daripada rencana MUI Pusat bersama Kementerian Agama (Kemenag) soal kewajiban kepemilikan sertifikasi halal.

“Tentunya nanti akan ada pendataan, kami lakukan verifikasi ke lapangan sebagai tindaklanjut rencana tersebut. Tapi sebelum itu kami akan bahas di level pimpinan dulu,” ungkap Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji melalui telepon selulernya, Selasa (23/11).

BACA JUGA Korban Rumah Ambruk di Desa Pandansari Tempati Pos Kamling

Menurutnya, aturan sertifikasi halal dilakukan untuk memastikan legalitas sebuah produk yang ditawarkan atau dijajakan setiap pengelola usaha, khususnya di Kabupaten Bogor.

“Tujuannya kan untuk memastikan produk yang dijual, ada legal halalnya. Terpenting adalah keberkahannya,” jelas KH Mukri Aji.

Selain itu, MUI Kabupaten Bogor juga akan merancang petunjuk pelaksanaan dan teknis (Juklak-Juknis) jika rencana tersebut dijalankan.

KH Mukri Aji menilai, cara kerja untuk memastikan status produk tersebut adalah kewajiban. Jangan sampai aturan itu malah menjadi sebuah beban bagi para pengelola atau pelaku usaha.

Akan tetapi, sambungnya, MUI Kabupaten Bogor masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat kaitan dengan rencana tersebut. Sebab penentuan sertifikasi halal harus melibatkan ulama dari berbagai organisasi islam dan umaro yang ada di daerah.

BACA JUGA Hampir Rampung, Pekerjaan Jalan Mekarsari Diamini Warga

“Nanti kan pusat itu akan sosialisasi, baru lah kami menganalisis, diaktualisasikan dengan instansi terkait. Karena kalau bicara halal ini kan mesti bersama antara ulama dan umaro. Ulama dari berbagai organisasi islam, dan umaro di bawah ibu bupati,” kata KH Mukri Aji.

Sebelumnya diketahui, rencana sertifikasi halal ini sudah menjadi pembahasan di tataran pusat, seperti Kementerian Agama.

Dilansir dari situs Kemenag, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham menyebut sertifikasi halal merupakan sebuah standar yang diberlakukan pada produk sesuai ketentuan regulasi.

Dia menegaskan jika sertifikasi halal bukan sekedar formalitas administratif yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.

“Sertifikasi halal ini sangat penting karena merupakan sebuah standar, jadi bukan sekedar formalitas untuk memenuhi kewajiban secara administratif,” ungkap Aqil Irham.

BACA JUGA Paguyuban RW Kecamatan Jonggol Santuni Anak Yatim

Sebagai sebuah standar, lanjut Aqil Irham, sertifikasi halal memberikan sejumlah manfaat dan keuntungan, baik bagi pelaku usaha atau produsen maupun bagi konsumen produk. Sertifikasi halal adalah bentuk pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkan oleh BPJPH setelah melalui serangkaian proses sertifikasi sesuai ketentuan regulasi yang melibatkan sejumlah pihak untuk memastikan kehalalan produk. Sertifikat halal menjadi alat atau tool dalam JPH sekaligus sebagai bentuk kepastian hukum terhadap kehalalan suatu produk.

Sementara, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman menyatakan, pihaknya akan mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan pengawasan terhadap hotel, restoran dan rumah makan yang ada di wilayah Kabupaten Bogor terkait kepemilikan sertifikat halal.

 “Disperindag harus turun dan mengecek semua hotel, restoran dan rumah makan,” tegasnya saat menghadiri kegiatan lomba senam Pancakarsa di lapang bulu tangkis Chevilly Resort.

BACA JUGA Pengumpulan PBB Desa Sukamanah Capai 75 Persen

Usep yang merupakan asal daerah pemilihan (Dapil) 3 itu mengaku, di wilayahnya yang merupakan kawasan wisata alam, banyak terdapat hotel, restoran dan rumah makan, sehingga kerap dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

 “Walaupun saya yakin untuk hotel, restoran dan rumah makan di wilayah Puncak, Cisarua yang jadi koki atau juru masuk nya orang muslim semua. Tidak ada salahnya kalau dari dinas turun mempertanyakan kepemilikan sertifikat halal,” tukas politisi PPP tersebut.

Dede Suhendar