24.6 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1015

Tim Selam Kabupaten Bogor Sabet 12 Emas

0

Asep Achdiat : Kami Butuh Alat Selam 

JURNAL INSPIRASI – Tim Selam Kabupaten Bogor yang tampil dalam BK Porprov dan Kejurda Jabar 2021 di Cirebon mampu menorehkan prestasi manis .

Para peselam Kabupaten Bogor yang tampil dalam ajang BK Porprov dan Kejurda Jabar tersebut mampu mendulang 12 medali emas.

Raihan 12 medali emas ini sangat penting dan akan jadi modal POSSI Kabupaten Bogor menuju Porprov XIV Jabar 2021.   

“ Alhamdulilah saya bangga anak anak mampu menunjukan dominasinya dalam BK Porprov dan Kejurda ini,” ujar Manager Tim Selam Kabupaten Bogor, Lilik Suhartini.

BACA JUGA Atlet Sepeda Kabupaten Bogor Tampil Gemilang

Lilik menambahkan, dengan hasil BK ini setidaknya  peluang Kabupaten Bogor merebut kembali juara umum dalam Porprov XIV Jabar 2022 sangat terbuka lebar.

Dalam BK Porprov XIV Jabar cabang olahraga selam, para atlet yang tampil dalam PON Jabar tidak ikut ambil bagian.

Selanjutnya, kata Lilik, para atlet selam Kabupaten Bogor yang berjaya dan merebut medali emas dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 diantaranya, Kaisar, Bilqis, Lazuardi, Putra dan Ikhwan. 

BACA JUGA 400 Mahasiswa IAI Tazkia Diwisuda

Ketua Umum POSSI Kabupaten Bogor, Asep Achdiat Sudrajat  mengatakan sangat puas dengan hasil yang diraih dalam BK Porprov XIV  Jabar 2021.

Meskipun saat ini, POSSI Kabupaten Bogor punya problem soal alat alat selam bagi para atletnya.  

Kendala paling krusial dihadapi POSSI Kabupaten Bogor adalah soal alat selam yang memang sudah harus beli yang baru.

“Mudah mudahan dengan hasil yang diraih dalam BK Porprov XIV Jabar 2021  ini aka nada hikmahnya supaya KONI Kabupaten Bogor bisa membelikan alat alat selam,” paparnya.

**as.pangrango

Atlet Sepeda Kabupaten Bogor Tampil Gemilang

0

BK Porprov XIV Jabar 2021

JURNAL INSPIRASI – Para pebalap sepeda kabupaten Bogor tampil gemilang dalam BK Porprov XIV  Jabar 2021 yang digelar di Kabupaten Subang.

Sebanyak 16 pebalap Kabupaten Bogor berhasil lolos ke Porprov XIV Jabar 2022 mendatang  setelah sukses dalam pelaksanaan Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021.   

Pada BK Porprov XIV Jabar 2021, Rabu, 24 November 2021, ISSI Jabar hanya menggelar satu nomor IRR  ( Road Race) untuk nomor putra saja.

BACA JUGA Dewan Sorot Proyek Pedestrian Pedati

Manager Tim Sepeda Kabupaten Bogor, Anwar Yasin tampak puas dengan hasil BK Porprov XIV Jabar 2021 kali ini.

“ Alhamdulilah semua atlet sepeda Kabupaten Bogor berhasil lolos dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 di Subang.  Ini berkat kerjas keras dan dukungan banyak pihak ,” tegas Anwar Yasin, Rabu, 24 November 2021.

Lebih lanjut, kata Anwar, kedepannya,  ISSI kabupaten Bogor akan menggelar TC atau Pelatcab sebagai persiapan menuju Porprov XIV Jabar 2022.

Anwar menegaskan, pasca BK Porprov XIV Jabar 2021 ini pihaknya akan menggelar evaluasi dan rapat kerja membahas program TC .

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Rencananya,  sambung Anwar,  pelaksanaan TC ISSI Kabupaten Bogor akan digelar pada empat kota pilihan yakni Solo, Yogjakarta, Malang dan Subang .

“ Kemungkinan besar TC Tim Sepeda Kabupaten Bogor akan dilakukan di Solo atau Yogjakarta.  Mudah-mudahan apa yang kami rencanakan bisa berjalan lancar,” pungkasnya.

Binpres ISSI Kabupaten Bogor, Ade Solihin mengaku sangat puas dengan lolosnya 16 pebalap Kabupaten Bogor menuju Porprov XIV Jabar 2022.

Ade berharap para atlet sepeda Kabupaten Bogor ini bisa kembali berjaya  pada ajang Porprov XIV Jabar 2021.

Selanjutnya, kata Ade, ia sangat setuju kalau ketua Harian ISSI Kabupaten Bogor yang juga merangkap manager tim menggagendakan program  TC ke Solo atau Jogjakarta.

“Solo atau Yogjakarta selama ini memang kerap dipakai sebagai venue untuk  TC tim sepada  dari berbagai daerah,” tuturnya.

**as.pangrango

400 Mahasiswa IAI Tazkia Diwisuda

0

Mahasiswa Terbaik Dihadiahi Umroh

JURNAL INSPIRASI – Institut Agama Islam Tazkia Bogor memyelenggarakan Wisuda ke XVIII secara offline di Gedung Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu (24/11).

Dalam kesempatan itu, sebanyak 400 mahasiswa dari program diploma, strata satu dan pasca sarjana diwisuda. Wisuda itu pun disaksikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Bogor Bima Arya dan pejabat lainnya secara online.

Diketahui, dalam wisuda itu 11 orang mahasiswa lulus dengan nilai pujian tertinggi. Sementara mahasiswa terbaik strata 1 adalah Asiyah AS Salafiah dari program studi Hukum Ekonomi Syariah dengan IPK 4,00. Sedangkan Azwar dari program studi Magister Ekonomi Syariah mendapat IPK 3,9.

BACA JUGA Dewan Sorot Proyek Pedestrian Pedati

Prestasi tersebut, membuat Aisyah diganjar hadiah umroh oleh Yayasan Tazkia. Sedangkan Azwar diberi hadiah tabungan umroh sebesar Rp10 juta dari BSI.

Selain itu, mahasiswa terbaik dari setiap program studi juga diguyur Tabungan Taawun dsri Asyki Card.

Kepada wartawan, Rektor IAI Tazkia Bogor, Dr Muniarti Mukhlisin mengatakan bahwa wisuda ini dilakukan karena sudah ada penurunan level PPKM 2 di Kabupaten Bogor dan juga PPKM Level 1 di Kota Bogor. Kemudian, kegiatan ini juga sudah dapat izin atau diperbolehkan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Kendati mendapat izin, kata Muniarti, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang boleh ikut wisuda secara offline ini mahasiswa yang sudah di vaksin.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

“Alhamdulillah berjalan lancar dan ini kami beranikan karena keinginan mahasiswa, mereka tahun kemarinkan tidak merasakan wisuda secara offline, dan kalau online mereka rasa tidak maksimal, terlebih mereka (mahasiswa) yang ada di daerah karena terkadang sinyalnya kurang bagus. Untuk tahun ini totalnya ada 400 mahasiswa,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/11).

Menurut dia, prosesi wisuda itu merupakan momentum yang sakral dan selalu di kenang oleh mahasiswa, terlebih bagi mereka yang menyandang S1, sehingga momentumnya selalu diabadikan melalui dokumentasi foto.

Selain itu, lanjut dia, dalam wisuda ini juga pihaknya selalu memberikan apresiasi kepada mahasiswa terbaik. “Alhamdulillah tahun ini banyak sekali kita mendapatkan feedback dari mitra mitra strategis untuk sama-sama memberikan apresiasi kepada mahasiswa terbaik,” ujarnya.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Mahasiswa terbaik itu, kata Muniarti, mahasiswa yang mendapat IPK-nya 4, dan juga mahir dalam berbahasa Inggris, bahasa Arab, sopan santun, dan hafal alquran 30 juz.

“Makanya kita akan bantu untuk masuk ke ke perguruan tinggi yang ada di luar negeri dan sudah ada beberapa yang masuk yang diterima di Turki, kemudian Universitas Madinah Saudi Arabia, ada juga di Brunei Darussalam dan Rusia, mereka mendapat beasiswa,” pungkasnya.

**fredykristianto

Dewan Sorot Proyek Pedestrian Pedati

0

JURNAL INSPIRASI – Protes puluhan pedagang Jalan Pedati terhadap pembangunan taman diatas pedestrian yang menghalangi toko, mendapat respon Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin.

Menurut dia, pembangunan taman di Jalan Pedati itu tanpa sepengetahuan DPRD. “Sejak awal kami komisi 3 tidak diberi informasi tentang rencana pembangunan taman di Jalan Pedati, karena ketika rapat kerja dengan dinas PUPR pun tidak ada bicara tentang taman yang akan dibangun diatas pedestrian,” kata Zaenul kepada wartawan, Rabu (24/11).

Kata dia, apabila pembangunan taman itu bisa merugikan para pedagang, sebaiknya dievaluasi atau bahkan tidak dilanjutkan. “Karena itu sama saja dengan membangun sesuatu yang lebih banyak mudharat daripada manfaatnya,” tegas pria yang akrab disapa ZM ini.

BACA JUGA Dewan Selatan Sesalkan Proyek Pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung

ZM berjanji akan segera mengecek lokasi pembangunan tersebut. “Pekan depan kami akan kesana,” katanya.

Sebelumnya, puluhan pemilik toko di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor protes dengan adanya penataan jalan yang disertai pembangunan taman yang dilakukan kontraktor.

Pedagang mengeluhkan pembangunan blumbak taman yang terpasang di jalan tersebut menghalangi tokonya, sehingga berakibat terhadap turunnya pendapatan.

“Saya tidak diberi tahu soal pembangunan taman ini, karena taman itu ada di depan toko saya. Intinya kami mendukung pembangunan pedestrian ini, tapi pembangunan tamannya menggangu toko, karena tepat ada di depan pintu toko saya,” ujar Iswanto pemilik toko yang menjual rempah-rempah dan sayur mayur.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

Hal senada, pemilik toko Kopi Lampu Aladin, Aheng mengaku bahwa pihaknya tidak mendapat informasi sosialisasi tentang rencana pembangunan taman yang ada tepat di pintu tokonya.

“Kami tidak tahu dan tidak jelas akan dibangun apa, karena tidak ada informasi ataupun sosialisasi ke kami. Hanya katanya itu buat taman, sedangkan posisinya tepat didepan toko kami. Otomatis bangunan taman ini menggangu aktifitas jual beli di toko kami,” katanya.

Aheng dan pemilik toko lainnya meminta kepada Pemkot Bogor ataupun pihak kontraktor untuk mengkaji ulang pembangunan taman di sepanjang Jalan Pedati.

“Kalau taman ini tetap dibangun, akan sangat mengganggu aktifitas disini. Kami mohon tidak ada pembangunan taman. Kalau untuk pembangunan pedestrian kami sangat mendukung,” tegasnya.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Dalam kesempatan yang sama, konsultan proyek PT Ganesa Pratama Konsultan, Andi mengatakan, setelah pembangunan pedestrian akan ada pembangunan taman di sepanjang Jalan Pedati. Diantaranya, tiga taman berukuran besar dan tiga taman berukuran kecil.

“Pembangunan taman ini sesuai dengan site plan dan design, sehingga dilaksanakan pembangunan. Disini juga akan dibangun enam taman, tiga diantaranya berukuran besar dan tiga lainnya berukuran kecil. Taman itu ada disepanjang jalan Pedati. Nanti selain akan ada pohon, disekitar taman juga akan ada ornamen lampu-lampu,” jelasnya.

Terkait adanya protes dari para pemilik toko soal pembangunan taman, Andi menyarankan agar pedagang segera melaporkan kepada pihak kontraktor dan dinas terkait. “Silahkan saja dilaporkan, dan memang untuk sementara, kami hentikan dulu pembangunan taman ini,” pungkasnya.

**fredyk

Dewan Selatan Sesalkan Proyek Pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung

0

JURNAL INSPIRASI – Proyek pembangunan Unit Gedung Baru (UGB) SMPN 3 Megamendung yang progres pengerjaannya masih dibawah 30 persen, tidak hanya membuat geram Komisi III DPRD Kabupaten Bogor saat melakukan kunjungan kerja pada Kamis (18/11) lalu.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) 3, Usep Supratman pun menyayangkan adanya proyek di wilayah selatan Kabupaten Bogor yang pengerjaannya masih jauh dari progres.

“Saya sebagai dewan Dapil 3, sangat menyayangkan ada proyek yang progres pembangunan nya dibawah 50 persen,” ungkapnya kepada wartawan saat menghadiri kegiatan lomba senam Pancakarsa se Kecamatan Ciawi, di lapang badminton Chevilly Resort.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

Menurutnya, pihak pelaksana harus bertanggungjawab dengan pengerjaannya agar pembangunan UGB di SMPN 3 Megamendung selesai sebelum akhir tahun.

“Bagaimana pun itu sudah menjadi tanggungjawab pihak pemborong. Kalau sampai tidak selesai, saya rasa tahun depan jangan diberikan lagi proyek,” tegas Politisi PPP tersebut.

Usep yang juga sebagai Ketua Komisi 1 menilai, keterlambatan pengerjaan proyek ini, bukan hanya kesalahan pemborong, tapi juga pihak konsultan pengawas.

“Konsultan pengawas kemana saja selama ini. Memang saat pertama kali pengerjaan, tidak diawasi,” ujarnya.

Selian itu, lanjutnya, persoalan perencanaan juga masih menjadi permasalahan didalam pelaksanaan lelang. Dimana, dinas-dinas itu harus membuat perencanaan diawal sebelum masuk ke tahun pengerjaan.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

“Seperti sekarang, akhir bulan ini (November) sudah akan ketuk palu. Nah dinas-dinas itu harus sudah membuat perencanaan sebelum awal tahun,” imbuh Usep.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi pembangunan itu, seakan tidak percaya ketika menyaksikan progres pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung jauh dari target. Dimana bobot pekerjaan di bawah 25 persen, sedangkan waktu efisien kerja tersisa hanya 45 hari kerja.

“Pekerjaan pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung sangat mengejutkan kami (Komisi III). Per hari ini Kamis 18 November 2021 masih deviasi sekitar 35 persen, sangat disayangkan dengan lambatnya pekerjaan tersebut,” geram anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova, saat sidak pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung di Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kamis (18/11).

BACA JUGA Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

Komisi III, lanjutnya, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa terhadap pelaksana proyek. Dimana, paska Pandemi Covid-19 saat ini masyarakat di Kecamatan Megamendung sedang membutuhkan gedung SMPN 3 untuk kegitan belajar mengajar.

“Penyedia jasa konstruksi justru terkesan memperlambat pekerjaan.
Pemdes Sukamaju bahkan sudah membantu penyedia jasa untuk mempercepat pekerjaan dengan membuatkan jalan masuk demi memperlancar akses pembangunan,” tukas anggota dewan yang akrab disapa Fio.

**dedesuhendar

Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

0

JURNAL INSPIRASI – Para pedagang Pasar Caringin akan mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor. Kedatangan mereka ke komplek Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, untuk memberikan surat permohonan permintaan penutupan Toko Mario.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Caringin, RK Muhamad Taofiq mengatakan, para pedagang rencananya besok Kamis (25/11) pagi akan mendatangi Kantor Satpol PP.

Menurutnya, kedatangan para pedagang ini bukan untuk melakukan aksi demo, tetapi hanya sebatas memberikan surat permohonan permintaan penutupan Toko Mario yang sebelumnya sudah pernah di segel Satpol PP.

BACA JUGA Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

 “Isi dalam surat itu, para pedagang hanya ingin Toko Mario ditutup sesuai dengan hasil kesepakatan saat dilakukan rapat di kantor Kecamatan Caringin,” jelas ketua yang akrab dipanggil Jalal.

Selain ke kantor Satpol PP, lanjutnya, pedagang yang rencananya berangkat ke Pemkab Bogor sebanyak tiga kendaraan roda empat itu, sekaligus akan memberikan surat tembusan permohonan permintaan penutupan Toko Mario ke Ketua DPRD dan Komisi 1 dengan mendatangi gedung wakil rakyat tersebut.

 “Setelah itu, kami para pedagang semua berjalan kaki menuju Kantor Bupati Bogor untuk memberikan secara langsung surat tembusan tersebut,” tegas Jalal.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Jalal berharap, keluh kesah para pedagang pasar tradisional milik desa ini, didengar oleh Bupati Bogor. Karena, semenjak berdirinya Toko Mario, beberapa pedagang sudah gulung tikar karena tidak bisa membayar sewa kios.

 “Jangankan bayar sewa kios, untuk makan sehari-harinya juga saja mereka sudah kesulitan. Pembeli sudah tidak ada yang mau belanja ke dalam pasar, setelah Toko Mario buka dengan harga jual dibawah pasaran,” keluhnya.

Namun sangat disayangkan, dari jumlah 8 anggota dewan yang berangkat dari Dapil 3, hanya beberapa saja yang memiliki hati dengan ikut membantu keluh kesah para pedagang, seperti Larasati, dewan dari PAN, Heri Aristandi Partai Gerindra dan Usep Supratman dari PPP.

BACA JUGA Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

 “Saya sangat berterimakasih sekali kepada wakil rakyat yang sudah mau membantu keluh kesah kami para pedagang,” imbuh Jalal.

Seperti yang diberitakan Jurnal Bogor edisi Rabu (24/11), Usep Supratman meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai instansi penegak Peraturan Daerah (Perda).

Ia menegaskan, Satpol PP berwenang melakukan penutupan Toko Mario. Karena, keberadaan toko tersebut belum memiliki perizinan terutama izin operasional dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

BACA JUGA Lansia Asal Bantarjati Tabrakan Diri ke Arah Kereta

 “Satpol PP segera menutup Toko Mario sebelum izin keluar dan permasalahan dengan pedagang selesai,” tegasnya.

Selain persoalan izin operasional, lanjut Politisi PPP ini, persoalan gugatan yang dilakukan kuasa hukum Toko Mario, mulai dari Pengadilan Negeri (PN) Cibinong sampai banding ke tingkat TUN Bandung, sudah kalah.

Untuk itu, agar tidak menjadi polemik di para pedagang tradisional milik aset Desa Caringin, penutupan Toko Mario solusi terbaik sampai permasalahannya benar-benar selesai.

 “Penutupan itu bukan karena bangunannya tidak ada IMBG. Tapi sekali lagi saya tekankan terkait izin operasional,” tukas Usep, ketua komisi yang membidangi pemerintahan dan perizinan tersebut.

**dedesuhendar/denipratama

Lansia Asal Bantarjati Tabrakan Diri ke Arah Kereta

0

JURNAL INSPIRASI – Seorang lansia bernama Suhendi Wibowo (65) warga RT 01 RW 16, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, ditemukan meninggal dunia ditengah rel kereta api di Jalan Pondok Rumput, Bubulak RT 04 RW 05, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, Rabu (24/11). 

Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, sebelum meninggal, korban sempat terlihat mondar mandir di lokasi tersebut sejak pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

“Pukul 08.00 WIB saat pulang dari pasar, saksi melihat korban seperti sengaja melompat atau menabrakan diri ke arah kereta yang sedang melintas dari arah Jakarta menuju Bogor,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (24/11).

Kemudian, sambung Rachmat, warga pun melaporkan kejadian kepada aparatur wilayah. Saat ditemukan, korban mengalami luka serius pada bagian kepala.

“Korban saat ini sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk diotopsi,” katanya.

**fredyk

Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

0

Dewan: UPT Perhubungan Wilayah IV Harus Tanggap Usulan Masyarakat

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Kabupaten Bogor  Permadi Dalung meminta pihak UPT Perhubungan IV Leuwiliang yang di bawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor segera tanggap atas usulan masyarakat atas ketiadaan traffic mirror atau cermin cembung di setiap tikungan Jalan Raya Setu, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang.

“Dikhawatirkan  akan adanya  kecelakaan maka pemasangan cermin cembung itu mesti dilakukan,” ujar Permadi Dalung  yang juga wakil rakyat dari Fraksi PAN saat dihubungi Jurnal Bogor, Rabu (24/11).

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Dalung menyebutkan, memang  Pandemi Covid-19  banyak dinas terkena refocusing anggaran. “Mudah-mudahan  di tahun 2022 mendatang  Dinas Perhubungan bisa merealisasikan pemasangan cermin  cembung di setiap titik lokasi tikungan jalan. Perihal ini sudah kami laporkan langsung ke Dinas Perhubungan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak desa kata Sekretaris Desa Leuwimekar Ade Umyana sudah beberapa kali mengusulkan pemasangan cermin cembung melalui UPT Perhubungan IV Leuwiliang, namun hingga kini tak kunjung ada realisasinya. Ekon l Andres

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

0

Selain Menjadikan Nilai Ekonomi, Bank Sampah Meminimalisir Pembuangan Sampah ke Sungai

JURNAL INSPIRASI – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Adhimukti Sejahtera, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang bergerak di bidang pengelolaan sampah menjadikan nilai ekonomis bermanfaat bagi masyarakat.

Zaenal Arifin

Direktur (Dirut) Bumdes Adhimukti Sejahtera Zaenal Arifin menyatakan, pengelolaan sampah merupakan salah satu terobosan unit usahanya untuk pemberdayaan warga desa.

Dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pendirian bank sampah di setiap wilayah RW secara bertahap terus dilakukan.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Sisakan 7 Persen Lagi Warganya yang Belum Vaksin

Pendirian bank sampah ini tak lepas dari sosialisasi pada saat Musdes dengan lembaga BPD, LPM sekaligus pembahasan Peraturan Desa  (Perdes) tentang pengolahan sampah.

Selain pendirian Bank sampah, BumDes Adhimukti Sejahtra juga menyasar pengelolaan sampah menjadi kompos atau pupuk organik.

“Langkah awal, sampah-sampah yang diolah menjadi pupuk kemudian akan digratiskan bagi warga petani yang membutuhkan. Ini salah satu kewajiban sosial, agar kehadiran Bumdes  di Parakanmuncang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zaenal Arifin kepada Jurnal Bogor, Rabu (24/11).

BACA JUGA Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

Menurutnya, masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai. Ditambah, penarikan sampah dari pihak terkait dilakukan satu minggu sekali sehingga sampah itu menggunung dan membusuk. Atas dasar itu Bumdes Adhimukti Sejahtera bergerak dalam pengelolaan sampah tersebut.

“Sejak 3 bulan terakhir ini, kami berusaha  terus memutar agar  program penanganan sampah  bagi warga desa bisa dimanfaatkan sedemikian rupa. Sampah – sampah masyarakat dipilah yang menjadi  nilai rupiah. Alhamdulilah respon masyarakat cukup baik,” tandasnya.

Dengan dibentuknya program bank sampah di setiap wilayah RW,  diharapkan kedepan warga Desa  Parakanmuncang secara bertahap  sudah tidak lagi membuang sampah ke sungai.

BACA JUGA Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Tlajung Udik

Ketika pengelolaan sampah digagasnya telah membuktikan eksistensinya maka  masyarakat akan membiasakan untuk mengelola dan memilah sampah dari rumah. “Dengan sendirinya masyarkat akan mengelola sampah dengan baik,” jelasnya.

Tak hanya itu, seiring waktu  kesadaran warga desa dalam menjaga  lingkungan pun akan meningkat. “Intinya kita bersama-sama untuk menghindari adanya pencemaran lingkungan,” tandas Zaenal Arifin.

**ekon/andres

Pemuda Pancasila Gelar Pemilihan Ketua Tingkat Kecamatan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemuda Pancasila melakukan pemilihan ketua tingkat kecamatan atau pimpinan anak cabang (PAC) Babakan Madang di Sentul Eko Edu Tourism Forest di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (24/11/2021)

Dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasid, Kapolsek, ketua KNPI Kecamatan Babakan Madang Wahyudin,  ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Yunus, dan seluruh pengurus anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Babakan Madang.

Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor menyampaikan fungsi dan tugas PAC dan dia meminta sportivitas dalam pemilihan ketua tingkat kecamatan.

BACA JUGA Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

“Himbauan saya siapa pun yang terpilih nanti tidak ada kubu-kubuan antar rekan-rekan PAC Babakan Madang, dan himbauan selanjutnya bilamana ada yang jadi dalam pemilihan ini saya harapkan sebagai organisasi yang bersejarah harus bisa profesional harus bisa mencontohkan kepada organisasi yang lain jangan mencotohkan yang tidak baik apa lagi melanggar hokum,” ujar Yunus.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI, Wahyudi juga menaruh harapan PP bisa sinergi.

“Semoga pemilihan berjalan lancar sukses tanpa ekses, bisa bersinergi dengan kita selaku wadah OKP maupun ormas pemuda di wadah KNPI Kecamatan Babakan Madang insya Allah selalu kita dukung segala sesuatunya,” ucap Wahyudi.

BACA JUGA Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Tlajung Udik

Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasid juga menyampaikan berharap adanya RPP ini dengan pengurusan baru yang terpilih secara demokratis. Ketua yang terpilih bisa berkolabori dengan Pemerintah Kecamatan Babakan Madang.

“Pak ketua pun tadi sudah menyampaikan intinya siapapun yang terpilih nanti harus bersinergi dengan pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Kecamatan Babakan Madang, dan mudah mudahan acara berjalan dengan sesuwai rencana dan kondusif,” ujarnya.

**nay/tedy