27.2 C
Bogor
Thursday, August 20, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1015

Tokoh Pemuda Dukung AR Nahkodai Askab Bogor

0

  

JURNAL INSPIRASI – Mencuatnya dukungan kepada Arif Rahman alias AR untuk memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor bukan hanya datang dari pemilik klub sepakbola saja.

Dawak Faturachman

Dukungan kepada  AR yang saat ini jadi Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten  Bogor juga datang dari tokoh pemuda nasional yang berasal dari Kabupaten Bogor yakni Haji Dawak Faturachman yang akrab disapa HDF.

HDF menilai saat ini sepakbola Kabupaten Bogor harus lebih maju lagi, apalagi dengan adanya Stadion Pakansari yang jadi magnet penyelenggaraan event event sepakbola nasional dan internasional.

Hal itu tentunya, kata HDF, harus didukung progres munculnya talenta talenta pesepakbola lokal Kabupaten Bogor yang bisa berkiprah di Timnas atau pada tim-  tim di Liga 1  atau Liga 2 Nasional.

“ Terkait sosok AR yang sudah banyak dukungan untuk jadi Ketua PSSI Askab Bogor.  Saya mendukung penuh. Apalagi  AR  punya  GEN sepakbola yang kuat untuk  memajukan atmosfir sepakbola di Kabupaten Bogor,” tegas HDF yang punya kedekatan dengan Yunus Nusi , Sekjen PSSI yang  sekarang, Minggu, 26 Desember 2021.

HDF  menambahkan, walaupun ia saat ini banyak berkiprah di banyak kementrian, namun  ia tetap memantau  perkembangan soal pemuda, olahraga dan lainnya yang ada di Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, kata HDF, ia akan bicara kepada Bupati Bogor, Hj Ade Yasin untuk memberikan restunya kepada AR memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor.

“ AR  adalah seorang birokrat, wajar jika ia harus mendapatkan  restu atau ijin dari kepala daerah dalam hal ini Bupati Bogor,” tuntasnya.  

** AS Pangrango

Usung Arif Rahman jadi Ketua Askab, Putra Leuwiliang Siap Lakukan Deklarasi

0

JURNAL INSPIRASI – Dukungan kepada Arif Rahman (AR) untuk memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor  terus bertambah. Beberapa klub anggota PSSI  Askab  Bogor saat ini mulai berani dan bicara lantang tentang  figur  yang tepat memangku jabatan orang nomor satu di PSSI Askab Bogor.

Putera Leuwiliang salah satu anggota PSSI Askab Bogor yang punya hak suara dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Askab Bogor  siap mengusung dan mendukung Arif Rahman untuk jadi Ketua  PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan.

“Kami tak mau bicara latar belakang. Kami lihat hari ini sosok Kang  AR jadi figur yang sangat  tepat untuk memangku jabatan Ketua Umum PSSI Askab Bgor kedepan,” tegas Hendri Gunawan, Minggu, 26 Desember 2021.  

Hendri menambahkan, Putera Leuwiliang bersama para pengurus klub anggota PSSI Askab Bogor akan melakukan deklarasi dukungannya kepada AR dalam waktu dekat.

“Sudah banyak klub yang menyatakan siap ikut deklarasi mendukung Kang AR untuk maju dalam KLB  dan menjadi Ketua PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan,” paparnya   

Intinya, kata Hendri, apa yang dikatakannya adalah salah satu rasa bangga dengan munculnya  sosok AR yang diyakini akan bisa  membangkitkan gairah sepakbola di Kabupaten Bogor untuk lebih bagus lagi kedepannya.

“Saat ini atmosfir sepakbola di Kabupaten Bogor  sudah bagus.  Namun hal yang sangat manusiawi dan lumrah jika semua klub juga berharap atmosfir yang sudah bagus ini bisa lebih bagus dan lebih maju lagi kedepannya,” pungkas Hendri Gunawan.

** AS Pangrango

Perkasa Muda dan Siaga Pratama Siap Berikan Dukungan Kepada Arif Rahman

0

JURNAL INSPIRASI – Sosok Arif Rahman  atau yang akrab disapa AR saat ini jadi trending topic di kalangan masyarakat sepakbola di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, AR  yang saat ini menduduki sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Bogor  serta tercatat sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Bogor dinilai salah satu birokrat yang layak memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor.

“ Perkasa Muda salah satu anggota PSSI Askab Bogor siap mendukung Kang AR  jadi Ketua PSSI Askab Bogor. Mudah-mudahan Kang AR bisa maju dan mau mendengar aspirasi semua pengurus klub anggota PSSI Askab Bogor, “ ujar Komarudin alias Komeng, CEO  dari Perkasa Muda, Minggu, 26  Desember 2021.

Komeng menambahkan, figur AR sebagai sosok yang tepat mengemban amanah orang nomor satu di PSSI Askab Bogor.

“ Pengalamannya serta totalitasnya pada cabang olahraga futsal jadi barometer bagi kami untuk mendukung dan memberikan suaranya kepada Kang Arif  Rahman,”  beber Komeng

Hal yang sama dikatakan, Yuli salah satu pegurus Siaga Pratama yang mengatakan tak ada alasan  untuk menolak AR untuk maju dalam KLB PSSI Askab Bogor    dan menjadi orang nomor satu di PSSI Askab Bogor.

“ Nama Kang  AR  memang sudah muncul dikalangan voters atau klub anggota PSSI Askab Bogor  sebagai calon yang paling mumpuni jadi Ketua PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan,” tegas Yuli.

Secara pribadi, kata Yuli, ia  akan  mendukung penuh  AR jika mencalonkan jadi Ketua Umum PSSI Askab Bogor dalam KLB yang akan digelar habis lebaran nanti.

** AS Pangrango

Saran Peneliti, Hentikan Glow

0

Hasil Studi Wisata Malam Glow di KRB Dipublikasikan

JURNAL INSPIRASI – Hasil studi pustaka yang dilakukan peneliti dari IPB University terhadap cahaya artifisial atau Artificial Light at Night (ALAN) yang digunakan dalam wisata malam Glow di Kebun Raya Bogor (KRB) akhirnya dipublikasikan. Berdasarkan pengetahuan yang terhimpun sampai saat ini, dampak dari ALAN terhadap kehidupan tumbuhan dan satwa penting untuk diketahui khalayak.

Ketua Tim Peneliti Damayanti menegaskan bahwa pengaruh cahaya artifisial akan mengganggu ekofisiologi tumbuhan, perilaku satwa dan dapat meningkatkan mortalitas pada satwa.

Apalagi, lanjutnya, jika wisata malam Glow diberlakukan, cahaya artifisial yang dihasilkan bisa menyebabkan gangguan lingkungan lantaran mengubah ritme jam biologi, khususnya tumbuhan yang ada di KRB. 

“Bila ada cahaya artifisial pada malam hari, akan terjadi fotosintesis yang akan menurunkan laju pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Terlebih pada tumbuhan sukulen atau kaktus, yang ada di Taman Meksiko yang menjadi salah satu kawasan Glow. Dimana pengikatan CO2 di udara pada malam gelap bisa berkurang,” ungkapnya.

“Cahaya artifisial ini juga mengganggu interaksi tumbuhan dan koordinatornya. Bisa serangga, kelelawar. Bahkan beberapa studi menunjukkan akan ada perbuahan metabolisme dalam sel-sel tersebut. Bahkan bisa menuju pada kematian pada pohon berusia ratusan tahun,” tambahnya.

Tak hanya pada tumbuhan, sambungnya, hadirnya cahaya artifisial dari Glow dapat berdampak pada satwa liar baik dari sisi ekologi maupun fisiologi. Serta berpengaruh pada serangga, dan serangga penyerbuk.

“Misalnya pada serangga yang mudah beradaptasi. Serangga bisa mengubah perilakunya yang biasanya aktif di malam hari, justru menjadi inaktif karena ada cahaya artifisial,” ujarnya.

Dengan adanya studi pustaka ini, Tim Peneliti IPB menyarankan agar KRB mengentikan kegiatan Glow yang menggunakan cahaya artifisial. Badan Riset  dan Inovasi Nasional (BRIN) juga harus memenuhi syarat-syarat yang tertera dalam Peraturan Pemerintah No 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan peraturan UU No 32 Tahun 2009 yaitu melakukan studi kelayakan (feasibility study) tentang kajian dampak lingkungan hidup (AMDAL) berdasarkan sains yang solid dan kuat.

“Yang masih jadi pertanyaan, apakah proyek Glow sudah didahului oleh feasibility study? Sejauh mana cahaya artifisial berdampak terhadap fisiologi tumbuhan, komunitas satwa, dan bahkan mengancam integritas KRB sebagai suatu ekosistem?” tegasnya.

Disisi lain, Tim Peneliti yang dipimpin olehnya hendak melaksanakan studi terhadap Glow dalam waktu singkat. Akhirnya pihaknya melakukan studi pustaka atau literature review, terhadap cahaya artifisial yang digunakan pada Glow.

Dari kajian ilmiah yang hadir sejauh ini, banyak studi terhadap cahaya artifisial terhadap flora fauna. Di samping itu, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor 2011-2031, KRB merupakan kawasan kelestarian alam untuk perlindungan plasma nutfah.

“Jadi ketika sudah masuk kawasan pelestarian, ada konsekuensi bila akan dikembangkan untuk usaha komersial,” katanya.

Senada, Anggota Tim Peneliti, Triadiati menambahkan, pihaknya juga melaksanakan penelitian langsung di lokasi Glow KRB bersama dengan tim dari KRB yang juga disetujui oleh BRIN dari proposal yang diajukan.

Penelitian itu, kata dia, dilakukan selama empat jam setiap akhir pekan, dalam enam bulan ke depan. Dengan tujuan, dampak yang dihasilkan nyata, sesuai dengan rencana dibukanya Glow nanti.

“Jadi mohon ditunggu. Itu paling cepat bisa kami lakukan untuk bisa mengambil data, itu kajian untuk melihat perubahan metabolisme dalam sel. Kalau dilihat pada sel ada perubahan, pasti di level individu akan ada perubahan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Ernan Rustiadi menuturkan, kajian ini sebelumnya sudah disampaikan ke lingkup pimpinan IPB secara internal. Serta disampaikan ke Wali Kota Bogor yang meminta kajian soal Glow di KRB.

“Kami berharap semua bisa melihat pandangan IPB secara formal melalui kajian ini yang berbasis pada perspektif ilmiah. Hasil kajian ini juga dibuat buku, dibagikan terbuka kepada publik,” pungkasnya.

Sebelumnya, aktivitas Glow Kebun Raya Bogor (KRB) terus menuai sorotan publik, terutama bagi kelompok maupun aliansi budayawan. Apalagi, Glow KRB ini sudah dilaunching secara resmi terbuka untuk umum.

Kasatpol PP Kota Bogor, Agustiansyah mengaku, untuk menyikapi kembali hasil pertemuan Muspida dengan budayawan, Satpol PP Kota Bogor telah melayangkan surat kepada pengelola yakni PT. MNR untuk melakukan penutupan sementara terkait fasilitas Glow di area KRB.

“Jika tidak digubris surat pemberitahuan ini, tentu kami akan tindak lebih tegas berupa penyegelan tempat tersebut,” ucapnya belum lama ini.

Namun, lanjut Agus, sejauh ini aktifitas Glow masih terpantau belum beroperasi kembali. “Belum ada aktifitas, sejauh ini mereka patuh setelah dilayangkan surat pemberitahuan,” katanya.

**Fredy Kristianto

Kades Cileungsi Akan Penjarakan Pelaku Pembuang Sampah

0

JURNAL INSPIRASI – Kesal lantaran wilayahnya dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS), Kepala Desa (Kades) Cileungsi, Baban Subandi ancam memenjarakan pelaku pembuang sampah sembarangan. Hal Itu dikatakan kades yang sudah dua periode menjabat di Desa Cileungsi, saat melakukan kegiatan Jum’at bersih (Jumsih) di Kampung Cileungsi RT 01/03 Dusun 01, Jum’at (24/12).

Baban menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir lagi pelaku yang membuang sampah sembarangan atau dengan sengaja ke lokasi lahan milik pemerintah desa.

“Kalau ada warga yang ketangkap tangan membuang sampah kesini, saya akan proses hukum,” tegasnya kepada wartawan.

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2014 Tantang Pengelolaan Sampah, lanjut Baban, didalam aturan tersebut disebutkan, ancaman Sanksi terhadap pelaku pembuang sampah yang tidak pada tempatnya di Kabupaten Bogor, adalah pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

“Saya akan terapkan aturan itu untuk memberikan efek jera. Biar tidak ada lagi warga membuang sampah ke wilayah saya,” ujarnya.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Cileungsi untuk menangani permasalahan sampah di lokasi berbatas dengan desa lain ini, sudah sering dilakukan. Namun semua upaya itu seakan sia-sia, karena tetap saja masih banyak yang membuang sampah kesini.

“Pernah kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Wilayah Ciawi untuk pengangkutan sampai harus mengeluarkan biaya jutaan, tapi hanya bersifat sementara. Beberapa hari kemudian sampah sudah banyak lagi,” paparnya.

Selain pengangkutan, sambung Baban, Pemdes Cileungsi dan warga juga sudah melakukan penutupan lokasi tersebut dengan memasang pagar.

“Malah pagar yang kita pasang, dirobohkan sampai hancur. Termasuk juga plang larangan membuang sampah yang dipasang, hilang entah kemana,” akunya.

Baban menyatakan, untuk sampah warga Desa Cileungsi, selama ini sudah dibuatkan tempat pembakaran di masing-masing wilayah.

“Jadi saya rasa sampah-sampah yang sekarang sedang dibersihkan warga, bukan sampah berasal dari warga saya,” ujarnya.

Baban menjelaskan, setelah kegiatan selesai dan lokasi lahan ini bersih kembali dari sampah, pihaknya akan melakukan pemagaran. Dengan begitu, tidak ada lagi warga atau pelaku yang membuang sampah ke wilayahnya.

“Kami juga akan membangun pos jaga bila masih ada yang membuang sampah ke sini,” imbuhnya.

Kegiatan yang dilakukan warga Dusun 01 dengan Pemdes Cileungsi, tidak melibatkan petugas dari DLH dalam hal ini UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Ciawi.

“Yang terjun langsung membersihkan, warga kami di Dusun 01,” tegas Baban.

Entis, warga Kampung Cileungsi Dusun 01 merasa kesal lantaran wilayahnya dijadikan tempat sampah. Terlebih itu dilakukan oleh warga luar wilayahnya.

“Ini kan bukan TPS. Kalau mau buang sampah di wilayahnya saja, jangan disini,” tegasnya.

Entis minta agar ada penindakan tegas dari pemerintah terhadap pelaku pembuang sampah. Sehingga, tidak ada lagi warga yang berani membuang sampah sembarangan.

“Biar ada efek jera, harus ada tindakan tegas dari pemerintah. Tangkap dan bawa warga yang kedapatan membuang sampah ke sini,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Warga Dusun 01 Bersihkan Sampah Liar

0

JURNAL INSPIRASI – Warga Dusun 01 Kampung Cileungsi, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, lakukan pembersihan sampah menggunung yang berada di wilayahnya. Tumpukan sampah bekas rumah tangga itu berada di RT 01/03, persisnya di lahan desa tidak jauh dari bahu ruas Jalan Cibedug-Citapen, Jumat (24/12).

Pantauan Jurnal Bogor, puluhan warga Kampung Cileungsi, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak dan para pemuda, bersatu dalam kebersamaan membersihkan tumpukan sampah organik dan non organik yang dibuang warga ke sekitar lahan milik Pemerintah Desa (Pemdes) Cileungsi tersebut. Kegiatan itu dilakukan warga mulai pukul 7.30 WIB hingga selesai dengan menggunakan alat seadanya.

Kadus 01, Dodi mengatakan, kegiatan yang dilakukannya bersama warga ini, bukan kali pertama. Sebab hampir setiap tahun, Pemdes Cileungsi bersama warga yang ada di wilayah Dusun 01 melakukan pembersihan.

Menurut Dodi, pelaku pembuang sampah di wilayahnya, bukan dilakukan warga Desa Cileungsi, melainkan warga desa lain. Hal itu diketahui, saat warga melihat ada pengendara motor sambil melintas melempar sampah ke lokasi ini.

“Apalagi lokasi yang saat ini dijadikan tempat sampah liar, berbatasan dengan desa lain,” ungkapnya kepada wartawan saat melakukan pembersihan.

Dodi mengungkapkan, penanganan sampah yang dilakukannya bersama warga dan pemdes, tidak hanya sebatas pembersihan saja. Tetapi, sesuai hasil musyawarah, lokasi tersebut akan ditutup.

“Rencananya akan dipagar dan ditutup, biar tidak ada lagi warga yang membuang sampah kesini,” ujarnya.

Namun, Dodi pun menegaskan, upaya lain agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah di wilayahnya dengan membangun pos jaga di sekitar lokasi tersebut.

“Kalau dengan memasang pagar dan menutup lokasi ini masih saja ada warga membuang sampah, kami akan bangun pos jaga,” imbuhnya.

Aud, warga Kampung Cileungsi Dusun 01 merasa kesal lantaran wilayahnya dijadikan tempat sampah. Terlebih itu dilakukan oleh warga luar wilayahnya.

“Ini kan bukan TPS. Kalau mau buang sampah di wilayahnya saja, jangan disini,” tegasnya.

Aud dan warga Dusun 01 lainnya minta agar ada penindakan tegas dari pemerintah terhadap pelaku pembuang sampah. Sehingga, tidak ada lagi warga yang berani membuang sampah sembarangan.

“Biar ada efek jera, harus ada tindakan tegas dari pemerintah. Tangkap dan bawa warga yang kedapatan membuang sampah ke sini,” tukasnya.

** Dede Suhendar

SMP Negeri 2 Citeureup Diganjar Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional

0

Konsisten Terapkan Sekolah Hijau untuk Kenyamanan Belajar Mengajar

JURNAL INSPIRASI – Kenyaman proses belajar mengajar, tentunya tak lepas dari suasana atau kondisi sekolah, karena belajar di sekolah yang suasananya nyaman dan asri secara tidak langsung akan mempengaruhi daya tangkap siswa pada pelajaran yang disampaikan para guru.

Lilik Suhartini

“Lingkungan sekolah yang nyaman akan membuat siswa betah di sekolah, makanya sejak beberapa tahun lalu, secara perlahan namun pasti, setiap jengkal tanah kosong di areal sekolah kita tanami berbagai pepohonan,”kata Kepala SMP Negeri 2 Citeureup, Lilik Suhartini, Minggu (26/12).

Konsistensi menghijaukan lingkungan sekolah yang dilakukan pengelola SMP Negeri 2 Citeureup ini berbuah manis, di mana pada Kamis (24/12) pekan lalu, SMP Negeri 2 Citeureup berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional.

“Meraih gelar Adiwiyata Mandiri tingkat nasional bukanlah perkara mudah, kenapa ? karena sebelum menuju kesana (nasional) sebelumnya sekolah harus meraih penghargaan berjenjang mulai tingkat kabupaten dan provinsi. Itu pun belum jaminan untuk menang, karena saingnya berat dari semua provinsi mengirimkan wakilnya,” ujar Lilik.

Lilik mengaku, penghargaan tingkat nasional ini sebagai bonus atas upaya yang dilakukan selama beberapa tahun, sebab tujuan awalnya bukan untuk mengejar target penghargaan, tapi untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bersih, rapi, indah dan sejuk.

“Penghargaan Adiwiyata tingkat nasional ini kado akhir tahun 2021 buat Kabupaten Bogor. Semoga kebiasaan siswa kami menjaga lingkungan sekolah bersih terbebas dari sampah menular kelingkungan di mana mereka tinggal, sekaligus mendukung program Pancakarsa,” harapnya.

Sebagai informasi, selain SMP Negeri 2 Citeureup, dari Kabupaten Bogor sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat nasional, diantaranya SD Negeri 1 Leuwinutug, SMP Negeri 2 Tenjolaya, SMP Negeri 1 Tamansari, SMA Negeri 2 Cibinong dan SMA Negeri Cibinong.

“Penghargaan ini jelas dong, kita bangga, kerja keras selama ini dalam menjaga kebersihan sekolah tidak sia-sia,”kata sejumlah siswa SMP Negeri 2 Citeureup.

** AS Pangrango

Langgar PPKM Terancam Pidana

0

Satgas Covid tak Lagi Terapkan Denda

JURNAL INSPIRASI – Satgas Covid-19 Kota Bogor melayangkan peringatan pertama kepada dua tempat hiburan malam (THM) Club 19 yang berlokasi di kawasan Ciheuleut dan Zentrum yang terletak pada Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Minggu (26/12) dini hari.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan bahwa kedua THM tersebut telah melanggar jam operasional PPKM Level 1. Dimana, dalam regulasinya, setiap kafe dan THM harus berhenti beroperasi ada pukul 00.00 WIB.

Sementara kedua THM itu, kata Agustian Syach, masih beroperasi ada pukul 00.00 WIB. “Jadi kami beri peringatan pertama. Sebab, saat kami menyambangi ke tempat itu masih ada pengunjung yang bernyanyi di ruang karaoke dan live music masih jalan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (26/12).

Menurut dia, dalam operasi PPKM itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Satgas Covid-19, Kombes Pol Susatyo Condro Purnomo dan didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Sekti Anggraini, pihaknya mendatangi lima THM, yakni Adamar, SLR, Two Story, Zentrum dan Club 19. “Dari lima tempat itu, hanya dua yang melakukan pelanggaran,” kata Agustian Syach.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan arahan Sentra Gakumdu Covid-19, pelanggaran terhadap PPKM Level 1 di masa libur Natal dan Tahun Baru tidak akan dikenakan denda. Namun, para pelanggar akan dijerat sanksi pidana yang merujuk pada Undang Undang Kesehatan.

“Kalau sampai tiga kali melakukan pelanggaran, akan diterapkan sanksinya pidana,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota Bogor ini.

Agustian Syach menyatakan bahwa operasi PPKM tersebut dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19 untuk awal 2022 nanti. “Ya, langkah ini agar mengantisipasi ledakan kasus positif Covid-19 akibat adanya kerumunan. Agar nanti pemerintah tak terlalu capek,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Juman Tegaskan Arif Rahman Figur Ideal

0

Untuk jadi Ketua PSSI Askab Bogor

JURNAL INSPIRASI – Juman Pelupessy  salah satu tokoh sepakbola dari Kecamatan Cibinong mengaku sangat mendukung wacana Arif Rahman jadi Ketua PSSI Askab Bogor kedepan.

“ Beliau seorang birokrat, Semua asosiasi olahraga akan sangat bagus bisa bersinergi dengan birokrat atau pemerintah. Makanya saya berharap figur Birokrat seperti Arif Rahman diberikan kesempatan untuk jadi Ketua PSSI Askab Bogor,” tegas Juman.

Juman menambahkan,  siappun berhak dicalonkan dan mencalonkan.

“Asalkan semuanya bisa berbuat untuk yang terbaik bagi dunia sepakbola di Kabupaten Bogor,” paparnya

Selain itu, tambah Juman, ketua PSSI Askab Bogor mendatang juga harus bisa berinovasi dalam menjalankan semua program kegiatan dan juga bisa mencari pendanaan dari pihak luar.

“ Kita tahu sendirilah kalau mengandalkan dana hibah saja tak akan maksimal dalam menjalankan semua program kegiatan.  Untuk itu ketua PSSI Askab Bogor kedepan juga harus bersinergi dengan pihak luar untuk menopang semua program kegiatan,” tuturnya.

Juman optimis,  sosok Arif Rahman akan jadi figur dari birokrat yang ideal untuk memangku jabatan ketua Umum PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan.       

Ia juga merasa yakin kalau banyak voters lainnya yang jadi anggota PSSI Askab Bogor akan banyak yang memberikan  suaranya untuk mendukung  Arif Rahman jadi Ketua PSSI Askab Bogor.

“Tak masalah saat ini beiau jadi Ketua Futsal juga. Toh saat ini juga belum ada aturan yang melarang satu figur menjadi ketua pada dua cabor,” pungkasnya.

** AS Pangrango

Puluhan Voters Siap Dukung Arif Rahman

0

Untuk Maju dalam Bursa Ketua ASKAB 

JURNAL INSPIRASI – Meskipun pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI  Askab Bogor barun akan dilakukan pada pertengahan tahun 2022, namun saat ini sejumlah pemilik klub sudah mulai menimang-nimang calon Ketua PSSI Askab Bogor kedepan.

Yudi Agus Soleh salah satu pemilik Prahara FC secara terus terang akan mendukung Arif Rahman yang saat ini menduduki jabatan Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Bogor untuk maju dalam bursa Ketua Umum PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan.

“ Saya pikir Arif Rahman sudah mumpuni untuk jadi Ketua  PSSI Askab Bogor kedepan.  Secara managerial dan tata kelola sudah tak diragukan lagi.  Insya Allah  Arif Rahman bisa jadi salah satu nominator Ketua PSSI Askab Bogor kedepan,” tegas Yudi Agus Soleh, Minggu, 26  Desember 2021.

Dukungan serupa juga dikatakan Abdush Sobur salah satu pengurus teras SSB Cipoet yang mengatakan sangat mendukung penuh kalau Arif Rahman mau maju dalam bursa Ketua Umum PSSI Askab Bogor nantinya.

Apalagi, kata Sobur, Arif Rahman sudah teruji dalam melakukan tata kelola dan managemen  Asosiasi Futsal Kabupaten Bogor.

“ Secara pribadi saya dukung Kang Arif  Rahman untuk maju dalam bursa Ketua PSSI Askab Bogor.  Saya juga siap menggalang dukungan kepada voters lain untuk memberikan dukungannya kepada Arif Rahman,” bebernya.  

Hal senada dikatakan, Agung Nugroho yang secara tegas mengatakan, figur Arif Rahman akan jadi figur ideal untuk  maju dalam bursa Ketua PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan.

“ Saya tak perlu bicara panjang lebar, karena saya tahu kapasitas beliau. Makanya saya akan mendukung kalau memang beliau maju dalam bursa Ketua Umum PSSI Askab Bogor,” tegasnya.

Arif Rahman saat ini selain jadi Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Bogor, ia juga tercatat sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Bogor.

** AS Pangrango