Ini Curhat Aplikator yang Diduga Difitnah Oknum Staf Disdik

0

JURNAL INSPIRASI – Salah satu aplikator baja ringan yang biasa digunakan oleh kontraktor di Kabupaten Bogor, untuk pembangunan gedung Sekolah SDN serta SMPN, mengeluhkan adanya intimidasi dan pembunuhan karakter yang dilakukan oleh salahsatu staf di Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Menurut  NF, aplikator, staf Disdik bagian SMP yang berinisial R itu lakuan intervensi kepada konsultan pengawas dan kontraktor untuk memuluskan salah satu aplikator binaanya. Bahkan R sampai mengumumkan diforum rapat konsultan setiap Rabu dengan berbau fitnah memojokan salah satu aplikator di hadapan konsultan pengawas.

“Jadi setiap ada rapat konsultan selalu ucapkan jangan sampai pakai aplikator ini (milik saya) ya bahaya begitu cetusnya. Ini aplikator gak jelas dan garansi toko jangan dipakai aplikator ini kata R. Sikap yang ditunjukan R itu saya rasa sudah melanggar, karena tidak sepantasnya berbicara begitu,” papar NF  kepada  wartawan, Minggu (12/12).

BACA JUGA Kades Sukanegara Hadiri Santunan Anak Yatim dan Jompo

Menurut NF, sebagai staf Bidang SMP,  R itu selain mengintimidasi semua pekerja baja ringan, pun sudah menunjuk salahsatu aplikator atau bekerjasama dengan salah satu aplikator.

“Lalu untuk aplikator lain diintimidasi dengan cara menyebarluaskan fitnah terhadap konsultan pengawas dan kontraktor serta aplikator baja ringan di Kabupaten Bogor selain CV yang sudah ditunjuk,” bebernya.

Menurutnya, tuduhan yang dilakukan R tersebut sudah merupakan pembunuhan karakter yang menimbulkan kontraktor lain ragu dengan barang yang dipasarkannya. Padahal hal itu tidak mendasar, lantaran seluruh baja ringan yang dipasarkan sudah sesuai dengan standar dan spesifikasi untuk pembangunan gedung sekolah, baik SDN maupun SMP.

“Atas tuduhan fitnah tersebut, saya mengalami kerugian lantaran tidak ada kontraktor yang mau memakai baja ringan dari saya , jika hal tersebut masih dilakukan kemungkinan saya akan menempuh jalur hokum,” paparnya.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Dapat Acungan Jempol Wabup Bangka

Sementra itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rameni mengatakan setiap kontraktor berhak memilih aplikator sesuai dengan keinginan para kontraktror. Sedangkan, untuk di Kabupaten Bogor sendiri ada beberapa aplikator penyedia baja ringan yang sudah terdaftar.

“Kalau untuk aplikator itu terserah si kontraktor mau pilih yang mana, kita gak tunjuk harus pakai aplikator ini dan itu,” jelasnya.

Sementara itu, terkait adanya tuduhan staf di Bidang Sarpras yang memang menunjuk salahsatu aplikator, dirinya meminta agar ditunjukan siapa yang menyebutkan hal itu. “Kalau ada staf saya yang seperti itu, ya bawa aja kesini,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, staf Sarpras berinisial  R itu tidak menjawan pertanyaan dari wartawan terkait adanya dugaan intimidasi, fitnah dan penunjukan salah satu aolikator baja ringan untuk pengerjaan proyek gedung SD dan SMP.

**nay nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here