Khabib Cetak Rekor tak Terkalahkan

0
142
Khabib ketika melancarkan tendangan ke Justin Gaethje di Flash Forum, Abu Dhabi

Kalahkan Gaethje Hanya 2 Ronde

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Khabib Nurmagomedov tampil luar biasa dalam duel unifikasi gelar kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) 254, Minggu (25/10) WIB. Petarung asal Rusia ini menaklukkan  petarung Amerika Serikat, Justin Gaethje di ronde kedua dalam laga yang berlangsung di Flash Forum, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Kuncian Khabib membuat Gaethje kalah

Dengan kemenangan ini, Khabib mencatat rekor sensasional dalam sejarah MMA setelah menaklukkan Justin Gaethje. Dalam duel Khabib vs Gaethje, membuat The Eagle mencatat rekor menang 29-0 alias tidak terkalahkan sepanjang karirnya.

Dia bahkan menjadi sang legenda setelah kemenangannya atas Gaethje menjadi rekor 13-0 beruntun dalam sejarah UFC. Itu menjadikan Khabib mencatat rekor kemenangan beruntun terpanjang ke-2 dalam sejarah UFC.

The Eagle juga mencatatkan diri mempertahankan gelar kali keempat di UFC Kelas Ringan termasuk menaklukkan petarung seperti Conor McGregor dan Dustin Poirier. Semua rekor itu menjadikan Khabib sebagai legenda MMA. Khabib berhasil mencapai tempat kedua dalam daftar petarung bertingkat ini.

Pada pertarungan kontra Gaethje itu, ronde pertama sebenarnya berlangsung seimbang. Pukulan dan tendangan dilepaskan Gaethje dan Khabib secara bergantian. Memasuki ronde kedua, Khabib langsung mengamuk. Dia melakukan kuncian dengan teknik triangle choke. Gaethje dibuat benar-benar tak berdaya.

Wasit pun memutuskan Khabib keluar sebagai pemenang lewat technical submission dalam waktu 1 menit 34 detik. Kemenangan ini dirayakan begitu emosional oleh Khabib. Dia berlinang air mata di tengah Oktagon. Wajar, karena ini adalah laga pertamanya usai sang ayah, Abdulmanap meninggal dunia.

Namun usai pertandingan Khabib juga melontarkan pernyataan mengejutkan, memutuskan untuk pension. Berbicara kepada wartawan di oktagon, Khabib mengaku itu akan menjadi pertarungan terakhirnya. Sebab, dia memiliki janji kepada ayah dan ibunya. “Saya tak mungkin ada di sini tanpa ayah saya,” kata Khabib dilansir¬†The New York Times.

Ayah Khabib yang melatihnya sejak kecil, Abdulmanap meninggal dunia pada Juli 2020 lalu. Khabib bercerita kepada sang ibu, bahwa dia tak akan melanjutkan karier tanpa sang ayah yang menjadi pelatihnya.

“Saya berjanji padanya bahwa ini akan menjadi pertarungan terakhir saya. Saya harus mengikutinya,” ucapnya.

Kemenangan Beruntun UF Terlama

16 – Anderson Silva
13 – Khabib
13 – Max Holloway
13 – Demetrious Johnson
13 – Jon Jones
13 – GSP

**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here