PKB Kota Bogor Tanggap COVID-19, Salurkan 1.000 Paket Sembako

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Covid-19 Outbreak ini memang hampir membuat semua aktifitas stagnan bahkan sebagian bisa disebut mengalami kelumpuhan. Dampak ekonomi sudah pasti, pertumbuhan ekonomi secara nasional tahun ini bisa tembus di angka negatif.

Dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Kota Bogor, Kemampuan fiskal ditubuh PKB, terutama daerah juga sangat terpukul. APBD akan terengah-engah untuk membiayai rencana pembangunan daerah. Terus apa yang bisa diperbuat politisi? Para aktifis partai dan partai politik itu sendiri.

“PKB dalam menghadapi penyebaran Covid-19 Outbreak ini hanya satu, bagaimana berpartisipasi aktif menyelamatkan masa depan Indonesia. Terus berperan aktif dan mematuhi protokol kesehatan dan orientasi saat ini adalah politik kemanusian,” paparnya saat ditemui di Kantor PCNU Kota Bogor Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Selasa (12/5/2020).

Heri yang akrab disapa HF ini meneruskan, dampak dari semua ini, PKB akan terus melakukan, bagaimana mencegah penyebaran dampak covid, bagaimana memaksimalkan kekuatan kader membantu sesama dan terus menjaga kondusifitas dan semangat hidup masyarakat.

“Hal ini, sesuai dengan arahan Ketua Umum (ketum) DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar, seluruh kader PKB apalagi yang lebih beruntung dalam hal ekonominya diharapkan untuk terus semaksimal mungkin membantu mayarakat yang terdampat,” lanjutnya.

Lebih lanjut HF menerangkan, ketum sendiri sangat serius dalam hal ini, beliau memantau day by day bahkan minute by minute. Tidak hanya memantau beliau juga menggalang resource yang ada untuk melakukan aksi nyata.

Salah satunya untuk ke Kota Bogor, Gus Muhaimin Iskandar telah menyalurkan bantuan 1.000 paket sembako (20 Ton beras, 2 Ton Gula pasir dan 2.000 liter minyak goreng).

Sebelum ini PKB Kota Bogor baik melalui DPC maupun melalui kadernya telah melakunan aksi meskipun banyak yang luput dari pantauan media, ribuan paket sembako sudah tersalurkan melalui kader PKB yang di legislative, DPC sendiri dengan Kerjasama dengan LKK NU juga melalkukan aksi yang sama.

Sampai saat ini PKB & Kader di Kota Bogor telah menyalurkan hampir 1.500 paket sembako penyemprotan disenfektan di 45 titik, hand sanitizer 20 liter, dan masker 2500 pc.

“Saat ini, paket sembako yang khusus dikirimkan oleh ketum PKB Gus Muhaimin, akan disalurkan kepada guru ngaji, pekerja bidang Pendidikan dan terdampak lainnya. DPC PKB Kota Bogor akan bekerja sama dengan PCNU dalam mendata guru ngaji dan penyalurannya,” terangnya.

Ditambahkan HF, PKB sengaja ambil diruang ini, kluster guru ngaji untuk dibantu, karena PKB menganggap guru ngaji sangat terdampak, dan posisinya serba tanggung, tidak terdata di DTKS, tidak termasuk korban PHK yg bisa ikut prakerja, dan masih kurang dari pihak pemerintah untuk guru ngaji.

“Dan ini juga sebagai komitmen PKB agar kedepan, setelah kondisi normal PKB sangat berharap dan akan berjuang agar Guru Mengaji di Kota bogor bisa mendapatkan alokasi dari APBD yang pantas, minimal insentif guru ngaji Rp1.000.000, per guru ngaji/bulan. Saat ini besaran yang dialokasikan APBD Kota Bogor sangat tidak pantas,” tukasnya.

Handy Mehonk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here