SD An Nahl Islamic School Wakili Kecamatan Gunung Putri

0
342

Gunung Putri, Jurnal Inspirasi

SD An Nahl mewakili kecamatan Gunung Putri dalam kegiatan lomba UKS tingkat Kabupaten Bogor. SD ini tampil di hadapan para juri lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten, Camat Gunung Putri, Kepala KUA, Danramil, Sekdes Ciangsana, Kepala Puskesmas Gunung Putri, Pengawas dan kepala sekolah Se-kecamatan Gunung Putri. SD An Nahl mendemokan segala kegiatan dan situasi lingkungan sekolah di Aula kantor An Nahl, Selasa (3/3).

Dalam sambutannya Kepala Sekolah SD Annahl Islamic School R.Deti Anggraeni mengatakan, sekolahnya berkomitmen menjadi sekolah sehat yang mampu melahirkan generasi hebat agar negara kuat bermartabat. “Untuk mewujudkan sekolah sehat seluruh civitas akademika (warga sekolah) Annahl Islamic School bersatu bahu membahu  mewujudkannya mulai dari guru, siswa, orang tua (PSC), office boy, guru kebun, karyawan hingga pimpinan,” jelasnya.

Bagi Annahl Islamic School mengikuti lomba sekolah sehat bukanlah tujuan. Salah tujuan Annahl Islamic adalah membangun generasi sehat bermartabat, mengikuti lomba hanyalah upaya mengukur diri, apakah sekolah Annahl sudah layak dikatakan sebagai sekolah sehat. “Yang terpenting bagi Annahl Islamic School adalah terbangunnya budaya hidup sehat di kalangan warga sekolah.

Menjadi sekolah sehat bagi Annahl Islamic adalah usaha tanpa henti, yang memerlukan sinergi dari seluruh warga sekolah agar pola hidup sehat menjadi habit (budaya) seluruh warga sekolah dengan motto Sekolah Sehat, Generasi Hebat, Negara Kuat Bermartabat, Allohu Akbar.”

Ketua Penilai lomba UKS tingkat Kabupaten Ade M Saban mewakili Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah mengatakan, yang menjadi bahan penilaian ada 21 item dan semuanya harus memenuhi syarat, di tambah lagi kebiasaan siswa-siswi di sekolah ini sendiri apakah persiapan itu hanya saat lomba atau memang menjadi kebiasaan sehari-hari.

“Kami bukan menilai fisik bangunan semata, tapi yang kami nilai adalah kebiasaan siswa-siswi dan para tenaga pendidik di sini, adapun penilaian itu nanti nya dilihat dari semua lingkungan sekolah, ruang guru, ruang kelas, taman, halaman sekolah, jamban, kamar mandi, mushola, kantin ,dll. Nanti pun kami akan langsung bertanya pada siswa tentang kebiasaannya sehari-hari disini ,jangan sampai sekolah ini bersih karena adanya OB saja bukan dari kebiasaan orang-orang disini, ” kata Ade.

Dia menambahkan, pemilihan sekolah ini adalah dari hasil seleksi lomba UKS tingkat kecamatan,dan pemenangnya mengikuti lomba UKS tingkat Kabupaten yang selanjutnya jika menang akan masuk lomba tingkat Provinsi Jawa Barat.

Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here