31.8 C
Bogor
Wednesday, August 19, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 995

Samisade Balekambang Prioritaskan Bangun Jalan Desa

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Balekambang, Jonggol, Kabupaten Bogor terus genjot pembangunan infrastruktur desa. Besaran anggaran yang diterima Pemdes melalui dana Samisade (Satu Miliar Satu Desa) tahun 2022  nantinya akan direalisasikan untuk pembangunan jalan di Kp  Dampyak RT 01 ,02 RW 04 

Menurut Kepala Desa Balekambang Anap Setiawan, salah satu yang menjadi prioritas pembangunan Pemdes Balekambang adalah pembangunan jalan desa, dimana jalan desa merupakan akses utama warga dalam menjalankan aktivitasnya setiap hari.

“Tahun 2021 kemarin, Desa Balekambang  telah menyelesaikan pembangunan jalan desa dengan sistem cor beton, dan alhamdulilah hasilnya cukup baik,” ujarnya, Selasa (11/1).

Menurutnya, dalam setiap pelaksanaan pekerjaan pihaknya selalu melibatkan warga setempat  sebagai pekerja. Upaya ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sehingga dengan  menggunakan metode padat karya tunai (PKT) , peningkatan jalan yang sudah dikerjakan ini mulai dapat dirasakan manfaatnya dan sudah bisa dinikmati masyarakat setempat.

Sebelumnya, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan apalagi jika musim hujan, namun setelah dilakukan cor beton menggunakan dana Samisade kondisinya sangat baik.

“Mudah-mudahan setelah dibangunnya infrastruktur jalan ini dapat memperlancar aktivitas warga juga bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat Desa Lobener khususnya warga Kp Dampyak  RT 01, RT 02 RW 04.” tutupnya.

** Nay/Ramses

Desa Sukamanah Gencarkan Vaksinasi Covid

0

JURNAL INSPIRASI – Guna percepatan program vaksinasi Covid-19, Pemerintah Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Puskesmas kembali menggelar vaksinasi, baik dosis pertama maupun yang kedua, di Kp  Cibucil RT 07  RT 03 Desa Sukamanah dengan menerapkan protokol kesehatan, Selasa (11/1).

Kepala Desa Sukamanah Hadi Sutardi melihat ratusan warga desa sudah datang dan rela antre untuk  bisa divaksin jenis Sinovac.

“Sesuai instruksi pemerintah,  makanya  kita mulai gencar untuk melakukan vaksinasi,” ujarnya.

Menurutnya, untuk kuota pada Selasa (11/1), sekitar 300 orang, namun yang datang 100 orang yang tervaksin. Pihak desa tidak pernah henti mengajak masyarakat untuk vaksin.

Senada disampaiakn oleh Sri (35), salah satu warga yang baru sempat vaksin. Dia mengaku, selain jauh juga takut dengan berita – berita yang beredar.

” Takut awalnya, tapi lihat yang sudah vaksin baik – baik saja maka saya beranikan diri untuk ikut vaksin, ditambah lagi saya kesulitan mengurus sesuatu dan juga bepergian karena harus selalu menunjukkan bukti vaksin,” bebernya.

** Nay / Ramses

Feri Winjaya: Program Samisade Sebaiknya Gunakan Konsultan

0

JURNAL INSPIRASI – Menyikapi persoalan banyaknya pekerjaan konstruksi jalan dari anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa) yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Bogor, mendapat sorotan tajam dari seorang pengamat konstruksi, Feri Winjaya yang juga pemilik perusahaan di bidang perencanaan.

Feri  menyampaikan, pada dasarnya apa yang sudah diprogramkan Bupati Bogor Ade Yasin sangat baik, pengalokasian dana Samisade jika dilakukan secara terus menerus akan mempercepat laju pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor. Hanya saja dalam hal ini ada kurang matang dalam perencanaannya, soal teknis pergelaran dan jenis beton desa masih sangat minim.

Akibatnya, dalam bidang infrastruktur masih ditemukan beton yang retak lebih dari 0,5 cm, mengalami belah, bahkan seperti remuk dan ngelotok atau mengelupas.

“Harusnya dikaji dari awal , apalagi ini angkanya tidak main – main 1 miliar per desa, walaupun bervariasi tergantung pengajuan desa itu sendiri, cuma seharusnya dibuat dulu perencanaannya, titik yang akan dijadikan Samisade. Jika jalan yang baru dibuka harus digelar apa dulu sebelum digelar beton, jika di pok lokasinya kedalam harus seperti apa agar kadar beton tersebut tidak berkurang,” paparnya.

Selain itu, kata Feri, jika melihat kondisi beton di beberapa titik yang bisa tergolong parah, ada yang pakai K 300, K 275 dan minimal K 250. Jenis itu sudah merupakan standar beton yang bagus untuk sekelas jalan desa yang tidak dilewati oleh kendaraan bertonase tinggi, tapi ternyata masih pada retak seperti itu.

“Memang ada beberapa faktor yang menyebabkan beton itu retak, kurangnya perawatan pasca digelar beton, idealnya setelah beton digelar tutup oleh bahan seperti karung goni, untuk menghindari sorotan panas yang berlebihan, dan jangan lupa disiram air maksimal 2 jam sekali disiram air, setelah beton agak kering, untuk menghindari keretakan yang berlebihan,” beber, Ferry saat dia berkunjung ke wilayah Bogor Timur, Selasa (11/10/22).

Lanjutnya, selain itu penyebab retaknya beton juga berpengaruh pada besi yang dipasang, namun ternyata Samisade ini tidak pakai besi. Hal lain juga berpengaruh pada kualitas beton itu sendiri, jika sudah dilakukan perawatan, tapi masih retak, ngelotok, dan mendekati remuk berarti kualitas beton yang digelar tidak bagus.

“Nah ini kan tahun pertama Samisade cair, untuk tahun berikutnya dikaji lebih dalam lagi, pakai tenaga ahli minimal 1 orang untuk mengawasi pekerjaan tersebut. Masukan untuk membayar tenaga ahli tersebut dari anggaran Samisadenya, pekerjaan yang menggunakan konsultan dan tenaga ahli saja masih banyak yang jelek, apalagi tanpa adanya konsultan dan tenaga ahli, paling tidak itu bisa dijadikan kajian kedepannya,” jelasnya.

Jangan sampai, kata Feri, anggaran dan program yang digadang – gadang Bupati Bogor tidak panjang umur, dan baru hitungan bulan sudah rusak apalagi tahun dan mungkin sudah tidak ada jejaknya. “Ini harus jadi perhatian khusus, tenaga ahli kita kan ada pakailah dia khusus untuk program Samisade,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kasus Penggandaan KTP-el Dinilai Lamban

0

JURNAL INSPIRASI – Lambannya penanganan kasus penggandaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) mendapat sorotan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Bogor.

Pasalnya, kasus ini terjadi sejak Desember 2021 lalu saat puluhan KTP-el warga Kecamatan Cibungbulang digandakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan bukan hanya warga Kecamatan Cibungbulang saja, hampir seluruh warga Kabupaten Bogor digandakan.

Ketua HMI-MPO Cabang Kabupaten Bogor, Satya Nugraha Pamungkas mengatakan, kasus penggandaan KTP-el dinilai lamban ditangani oleh pihak penegak hukum.

“Terkait KTP-el ganda yang terjadi di Kecamatan Cibungbulang merupakan cerminan untuk pemerintahan terkait bahwa hal tersebut harus cepat dan tepat untuk penyelesaiannya,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (11/1).

Ia menilai, kabar ini dari awal Desember 2021 sampai detik ini belum ada langkah-langkah yang diambil oleh stakeholder terkait, entah dari pemerintah, dinas-dinas maupun dari pihak penegak hukum.

“Seharusnya sudah bisa selesai hal tersebut, bila memang khususnya lembaga penegak hukum cepat merespons masalah ini, karena bagaimanapun tentang permasalahan identitas ganda ini masuk pada wilayah hukum KUHP,” tegasnya.

Ia menegaskan, pengurus HMI-MPO Cabang Kabupaten Bogor sangat menyayangkan terkait lambatnya penanganan terhadap permasalah ini.

“Kami berharap semua yang terkait dengan permasalahan ini bisa cepat memberikan solusi dan menyelesaikan masalah ini agar tidak ada lagi kedepan hal seperti ini,” pungkasnya.

**andres

Tim SAR Turunkan Dua Perahu Cari Korban Hanyut di Sungai Ciapus

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Ciapus, Dramaga, Kabupaten Bogor. Pada hari ketiga, Selasa (11/1/2022), tim SAR menurunkan dua armada perahu karet.

Ketua TRC Pandawa Abdul Azis mengatakan, pihaknya bersama relawan gabungan, Basarnas dan yang lainnya dibagi di beberapa titik pencarian.

“Kita bergerak mulai dari titik awal kita turunkan dua armada perahu karet, sebanyak  17 personal dari jembatan Carangpulang penyisiran  menuju jembatan Ciampea,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Sementara kata Azis, untuk penyisiran di darat juga ada kurang lebih 6 personil dan yang pasang jaring di titik pertemuan aliran sungai Muara -Cidokom oleh Tim TRC Pandawa Rescue.

“Untuk mengantisipasi sambil pencarian juga dilakukan disana, dan tim yang lain kita kirim anggota ke pintu 10 Tangerang,” ujarnya.

Azis menjelaskan, untuk saat ini pencarian masih dilakukan dan tetap bergerak serta tetap terus melakukan penyisiran dan pencarian korban di titik-titik lokasi yang mencurigakan.

“Tadi ada beberapa titik  yang dicurigain dan disisir namun hasilnya masih nihil. Saya berharap saat ini korban bisa dapat ditemukan pada pencarian ke-3 harinya ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban merupakan warga Kampung Bojongsampeu, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Korban terseret di sungai Ciapus, Dramaga saat mancing pada Minggu (9/1) lalu.

**andres

Dinas Sosial Bantu Warga yang Jadi Korban Kebakaran

0

JURNAL INSPIRASI – Dinas Sosial Kabupaten Bogor memberikan bantuan kepada para korban kebakaran rumah di dua titik lokasi berbeda yakni Desa Curug dan Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, kemarin.

Kepala Seksi (Kasi) Jaminan Sosial Keluarga (JSK) yang mewakili Dinas Sosial, Endih mengatakan, pihaknya diminta pimpinannya untuk menyalurkan bantuan terhadap para korban yang terkena musibah kebakaran di dua titik yakni di Kampung Ngasuh Desa Curug dan Kampung Nanggung Desa Tegalwangi.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, walaupun bantuan ini kalo dilihat dari segi kebutuhannya tidak sepenuhnya memenuhi. Tak lupa saya ucapkan juga terimakasih kepada temen-temen media, relawan dan semua insan sosial yang telah membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Curug, Aton yang mendampingi warganya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah peduli terhadap musibah kebakaran di desanya yang mengakibatkan tiga rumah yang diisi oleh 13 jiwa hangus dilahap si jago merah.

“Mewakili warga saya ucapkan terimakasih banyak kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Bogor yang peduli terhadap warga Desa Curug, Insya Allah untuk tiga rumah yang terbakar akan kita upayakan untuk mendapatkan bantuan seperti rutilahu agar rumahnya kembali bisa dihuni,” ujarnya.

Hal senada pun disampaikan Kepala Desa Tegalwangi, Jamaludin yang hadir mendampingi korban yang kehilangan istri dan cucunya dalam musibah kebakaran tempo hari.

“Pertama tidak sekurang-kurangnya kami ucapkan terima kepada Dinas Sosial yang telah memberikan bantuan kepada Pak Husen, kemudian kami berharap kepada pihak berwenang agar kedepannya bisa membantu rehab rumahnya,” ungkapnya.

**andres

Antisipasi Sakit Malam Hari, Puskesmas Cangkurawok Mesti Ada Poned

0

JURNAL INSPIRASI – Masyarakat Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor meminta Puskesmas Cangkurawok dilengkapi dengan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned).

“Harusnya Puskesmas Cangkurawok yang baru dilengkapi Poned. Ketika ada warga yang sakit malam hari bisa berobat ke Puskesmas,” ujar Kepala Desa Cikarawang, Sapturi Wijaya kepada wartawan, kemarin.

Menurut Sapturi, Puskesmas Cangkurawok tidak bisa melayani masyarakat sampai malam. Namun saat ini yang dibutuhkan masyarakat yakni Puskesmas yang dilengkapi Poned. Sebab, masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan hingga malam hari.

Apalagi, pemanfaatan Puskesmas Cangkurawok bukan hanya warga Desa Cikarawang dan Babakan saja, warga Kota Bogor juga bakal banyak yang berobat ke Puskesmas Cangkurawok. Hal tersebut dilihat dari lokasi Cangkurawok yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Bogor.

“Kalau ada Poned, masyarakat Cikarawang  jadi terbantu sehingga berobat malam hari tidak usah lagi ke Rumah Sakit besar, ” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Dramaga, Tenny Ramdhani mengatakan pembangunan Puskesmas Cangkurawok sudah rampung dikerjakan dan tinggal menunggu kelengkapan mebeler. “Rencananya Puskesmas Cangkurawok bakal diresmikan oleh Bupati Bogor di awal bulan Februari ini,” ujarnya.

Adanya keinginan masyarakat Puskesmas Cangkurawok dilengkapi Poned, tentunya sangat memadai.

Dilihat dari  kondisi Gedung Puskesmas juga sangat luas untuk dijadikan Poned.

“Gedung Puskesmas Cangkurawok sudah layak menjadi Poned, tinggal fasilitas medisnya saja dilengkapi, ” pungkasnya.

** Arip Ekon

Empat Atlet Selam Kabupaten Bogor Dipanggil Seleksi Tim SEA Games

0

JURNAL INSPIRASI – Prestasi membanggakan dicapai Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia ( POSSI) Kabupaten Bogor yang mengirimkan 4 atlet andalannya dalam seleksi Tim Selam Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam.

Seleksi para atlet selam yang akan masuk dalam Tim Selam Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam itu akan dilakukan pada 12 sampai 14 Januari 2022.  

Ketua Harian POSSI Kabupaten Bogor, Lilik Suhartini mengatakan, empat  atlet selam Kabupaten Bogor yang akan ikut seleksi Timnas Selam Merah Putih untuk ajang SEA Games 2022  diantaranya,  M Ikhwan Romadhon, Khaterina Eda Rahayu dan Kaisar Hansel Putra dan Bilqis.

Lilik menambahkan, nomor  yang akan dikuti  para peselam Kabupaten Bogor dalam seleksi  nantin diantaranya  nomor  50 Abnea, 50 Surfice, 100 Surfice .    

“ Saya optimis para peselam binaan POSSI Kabupaten Bogor ini akan mampu meraih tiket masuk  dalam skuad Selam Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam,” tegas Lilik Suhartini yang juga tercatat sebagai manager  tim selam Kabupaten Bogor menuju Porprov XIV Jabar 2022.

Lilik optimis, capaian prestasi  yang akan diraih para atlet selam Kabupaten Bogor dalam seleksi  di GBK Jakarta itu akan sesuai dengan yang ditentukan.

Mudah mudahan, sambung Lilik, empat peselam Kabupaten Bogor itu bisa masuk dalam defile kontingen merah putih pada SEA Games 2022 di Vietnam.

Ia juga rencananya akan datang langsung memberikan  support kepada empat atlet selam Kabupaten Bogor yang akan ikut dalam seleksi kali ini.

Terkait masalah persiapan Porprov XIV Jabar 2022 bulan November mendatang,  Lilik menegaskan, POSSI Kabupaten Bogor selama ini sudah terbukti selalu memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Bogor di ajang olahraga empat tahunan di Jabar ini.

“ Saya tak mau bicara jumlah medali yang akan dicapai. Namun saya tegaskan kalau selama ini Tim Selam Kabupaten Bogor sudah sangat fokus berlatih dan siap meraih hasil maksimal bagi Kontingen  Kabupaten Bogor di Porprov XIV Jabar 2022,” pungkasnya.

** AS Pangrango

Nungki: Ada Kepastian Buat Atlet

0

Program Gaji Atlet Direspon Positif

JURNAL INSPIRASI – Rencana Pemkab Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor memberikan gaji kepada atlet tiap bulan direspon positif para pengurus dan pelaku olahraga di Bumi Tegar Beriman.    

Fitri Putra Nugraha atau yang akrab disapa Nungki merespon positif  statmen Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga atau TR terkait rencana Dispora yang akan membuat data base atlet Kabupaten Bogor dan pemberian gaji kepada para  atlet berprestasi sesuai dengan klaster yang akan ditentukan.

“Program ini sangat bagus jika terealisasi, karena akan ada kepastian kesejahteraan buat para atlet Kabupaten Bogor yang mengukir prestasi olahhraga di kancah regional, nasional ataupun internasional,.” Papar Nungki kepada Jurnal Bogor, Selasa, 11 Januari 2022.

Ia mengatakan, tidak alergi dengan gagasan dan program yang sifatnya kontruktif  buat kemajuan dunia olahraga Kabupaten Bogor dan juga buat kesejahteraan para atlet.

Apalagi, tambah Nungki, dalam statmennya itu TR mengatakan, akan ada empat klaster yang akan menempakan kelompok atlet penerima gaji bulanan nantinya.

“ Saya pikir apa yang disampaikan Sekdispora itu satu gagasan yang sangat mulia, karena beliau sudah mau memikirkan soal perut dan dapur para atlet,” bebernya.

Nungki menambahkan,  ia tidak alergi dengan adanya gagasan dari TR tersebut.

Bahkan, ia yakin kebanyakan pengurus cabor, para atlet dan orang tua atlet akan sangat mendukung  program ini.

Tak hanya itu, sambungnya, dengan adanya wacana program gaji atlet ini, tentunya pasti akan punya dampak pada psikologi atlet dalam berlatih, bertanding dan akan all out meraih prestasi tertinggi.

Selain itu, tambah Nungki, program gaji atlet juga akan jadi solusi tepat untuk memutus mata rantai mutasi atlet yang selama ini sudah menjadi hal yang dibiasakan jelang ada event olahraga empat tahunan di Jabar.

“Saya berharap program gaji atlet ini bisa dilakukan dan segera bentuk regulasi atau payung hukumnya,” pungkas Nungki.

** AS Pangrango

NPCI Dukung Program Gaji Atlet

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua National Paralimpic  Committee  Indonesia (NPCI ) Kabupaten Bogor, M Misbach menyambut gembira rencana program gaji atlet kepada para atlet Kabupaten Bogor yang berprestasi di ajang regional,nasional dan internasional.

Rencana program gaji atlet sendiri sudah digelindingkan Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga atau yang akrab disapa TR dalam sebuah statmen di harian ini.

Apalagi pemberian gaji atlet itu akan diatur dalam payung hukum dan regulasi yang sangat jelas nantinya.

Program gaji atlet, kata Misbach, tentunya akan merangsang munculnya atlet atlet harapan, potensial yang bisa mengukir prestas emas dan bisa mengangkat prestise daerah dan juga negara nantinya.

“Ini langkah tepat dari Dispora dan harus jadi. Karena persoalan klasik dunia olahraga selama ini adalah soal minimnya kesejahteraan para atlet,” tegas Misbach kepada Jurnal Bogor, Selasa, 11 Januari 2022. 

Bagi NPCI, kata Misbach, program ini nantinya akan sangat membantu para atlet dan juga induk olahraga.

“Kami dari NPCI Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh rencana gaji atlet yang diwacanakan kang TR. Mudah mudahan ini akan jadi format baru atmosfir pembinaan olahraga di Kabupaten Bogor,” beber Misbach

Tidak ada alasan, kata Misbcah, bagi NPCI untuk menolak atau berpolemik gagasan yang sangat  positif ini.

** AS Pangrango