28.5 C
Bogor
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 941

Pengemudi Terkena Epilepsi, Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman Sebabkan 2 Orang Terluka

0

JURNAL INSPIRASI – Tabrakan beruntun terjadi di kawasan Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (18/1) pagi

Berdasarkan informasi yang diterima melalui video, ada dua mobil dan motor yang terlibat tabrakan. Dari video tersebut beberapa kendaraan terlihat ringsek. Bahkan ada motor yang diapit oleh kedua mobil tersebut. Selain itu, ada pengendara motor yang masih tergeletak.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat Kendaraan Suzuki Ertiga nomor polisi F 1622 LX melaju dari arah Simpang Denpom melalui Jalan Sudirman menuju ke arah Air Mancur.

Namun, saat melintasi Jalan Sudirman tepatnya di RM Padang Yasmin Raya Bogor Tengah Kota Bogor, diduga pengemudi kendaraan Suzuki Ertiga nomor polisi F 1622 LX mengalami epilepsi.

“Sehingga tidak sadarkan diri dan hilang kendali, oleng ke kanan dan menabrak kendaraan Daihatsu Xenia nomor Pol B 1967 URW kemudian menabrak kendaraan sepeda motor Honda Beat nomor polisi F 4794 DQ dan Kendaraan sepeda motor Honda Supra-X 125 nomor polisi F 5445 JU.

Kemudian, sambung dia, terhenti setelah menabrak kendaraan toyota Avanza nomor Pol F 1446 CZ yang sedang parkir dibadan jalan.

Akibat peristiwa itu, kata dia, sebanyak dua orang mengalami luka  yang kini sudah dievakuasi sudah Rumah Sakit Salak.

“Ada dua orang yang alami luka ringan kini sudah ada di rumah sakit,” ucapnya.

** Fredyk

PTM Yasmin499 Rayakan HUT ke-9 dengan Turnamen Internal

0

JURNAL INSPIRASI – Perayaan hari ulang tahun (HUT) PTM Yasmin499 berlangsung penuh makna. Klub tenis meja di Kota Bogor ini terus berkomintmen untuk memajukan olahraga ini agar tetap disukai masyarakat. Upaya ini terlihat dengan mendidik anak-anak usia dini bermain tenis meja.

Sementara para orangtuanya mempertahankan budaya olahraga dan permainan ini setiap harinya. ‘’Olahraga ini cukup ringan dan sangat bermanfaat bagi orangtua atau diatas 40 tahun. Lebih bermanfaat lagi bagi anak-anak menekuni olahraga ini agar berprestasi baik tingkat daerah, nasional maupun internasional,’’ kata Pembina PTM Yasmin499, Sudirno.

Sekedar diketahui HUT PTM Yasmin setiap 6 Januari selalu dirayakan setiap tahunnya dengan menggelar syukuran dan doa bersama serta turnaman internal. Pada 2022 ini, berlangsung prosesi pergantian pengurus PTM Yasmin499 2018-2021 yang diketuai Gunawan Zulkarnaen  ke ketua PTM Yasmin periode 2022-2024 dibawah komando Ramdany.

Pada kesempatan tersebut Ketua PTM Yasmin499 Ramdany siap melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya. Terlebih klub tenis meja ini sangat fokus pembinaan pada anak.

‘’Selain hobi dan mengisi waktu luang dengan olahraga, kami mengajak warga Kota Bogor yang ingin anak-anaknya belajar tenis meja bisa bergaung dengan  PTM Yasmin499,’’ kata pria yang juga dosen di universitas ternama di Jakarta ini.

Sementara itu, ketua Ketua Yayasan Tunas Kujang Pakuan (YTKP), Untung Bachtiar berharap , PTM Yasmin499 bisa melahirkan atlet tenis meja dari Kabupaten/Kota Bogor. Ini karena fasilitas di GOR milik PTM Yasmin499 sudah cukup bagus baik prasarana maupun sarananya.

‘’Kami punya youth table tenis training center (YT3C) yang mendidik, melatih anak-anak pemula, kadet dan calon atlet tenis meja. YT3C ini focus mencari, melatih dan mendidik anak-anak menjadi pemula, kadet. Saat ini kadet binaan PTM Yasmin499 sudah ada yang akan membela tim Porda Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.

Hasil Turnamen Internal PTM Yasmin499 dan Sahabat

Divisi Pemula

Juara 1 Fadhil
Juara 2 Ryan
Juara 3 bersama Shaba dan Muafa

Divisi 3/4

Juara 1 Untung B
Juara 2 Lantip Wratsangka
Juara 3 bersama Abah Undang dan Eri Bintoro

Divisi 5/6

Juara 1 Ust. Abdu Qohar
Juara 2 Halim Alibasya
Juara 3 bersama Momon dan  Erys

Misbach Optimis Seleksi NPCI Hasilkan Atlet Potensial

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Umum National Paralimpic Committee Indonesia ( NPCI) Kabupaten Bogor, M Misbcah mengatakan, proses seleksi atlet baru NPCI Kabupaten Bogor yang akan disiapkan untuk Kontingen Kabupaten Bogor menuju Peparda VI Jabar 2022 akan menghasilkan para atlet baru potensial.

“Seleksi ini baru berjalan satu pekan. Tapi saya sudah monitor ke semua cabor ada beberapa calon atlet yang mempunyai talenta yang hebat dari semua cabor,” tegas Misbach, Selasa, 18 Januari 2022

Ia mengatakan, dari semua cabor di NPCI  yang melakukan seleksi  kali ini bakal ada sekitar 15 atau 20  atlet yang akan berpeluang meraih medali dalam Peparda VI Jabar 2022.

Namun, kata Misbach,  ia sendiri berharap nantinya semua atlet baru yang hasil  seleksi ini bisa memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Bogor pada Peparda VI Jabar 2022 yang akan berlangsung di Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya, sambung Misbach, tahapan seleksi ini masih akan terus berlanjut hingga  tiga minggu kedepan.

“ Setelah satu bulan kami akan minta laporan dari para pelatih untuk minta data atlet potensial hasil seleksi ini yang punya potensi masuk dalam Kontingen Kabupaten Bogor dalam Peparda VI Jabar 2022.” ucap Misbach.

Tahapan seleksi untuk gelombang pertama ini diikuti sekitar 90  atlet yang ambil bagian dalam semua cabor di NPCI Kabupaten Bogor yang menggelar seleksi.   

“ Insya Allah kami akan bisa mendapatkan calon calon atlet potensial dari seleksi tahap pertama yang masih masuk ada  fase Pra Pelatcab ,” bebernya.

Misbach menambahkan, setelah lolos dari fase Pra Pelatcab ini nantinya , para atlet akan masuk pada fase Pelatcab selama 4 bulan lamanya sebelum menuju perhelatan Peparda VI Jabar 2022.

“ Target kami adalah memberikan kontribusi prestasi demi menggapi prestise daerah Kabupaten Bogor pada kancah Peparda VI Jabar 2022 di Kabupaten Bekasi,” tambahnya.

** AS Pangrango

Delif Subeki dari Lapangan Hijau Terjun ke Medan Politik

0

JURNAL INSPIRASI – Lapangan hijau selama ini menjadi medan tempur bagi Delif Subeki untuk mengasah strategi, membuat program dan  sebagai tempat untuk menuangkan ide-ide atau konsep sepakbola serta berbuat untuk masyarakat sepakbola dalam skala klub yang berkiprah di Liga 3 Jawa Barat dan di Kabupaten Bogor.

Totalitas dan loyalitas Delif Subeki pada dunia sepakbola tak perlu diragukan lagi, terbukti ia sudah pernah mendirikan dan memiliki klub Persebam Babakan Madang dan Kartebo FC, dua klub sepakbola yang berkiprah di Liga 3 Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, serta pernah menjadi pengurus di Asosiasi PSSI Prov. Jawa Barat dan Asosiasi PSSI Kabupaten Bogor sebagai Anggota Komite Eksekutif.

Tak hanya itu, Delif Subeki juga termasuk salah satu pendiri Perinka FC salah satu klub Liga 3 anggota PSSI Asprov Jateng.

Bukan hal tabu atau bukan  fenomena baru  jika banyak pelaku dan pegiat sepakbola di muka bumi ini dari level nasional ataupun Internasional  yang mencoba hijrah ke medan politik.

Hal tersebut bukan  sesuatu yang dilarang jika mantan pelaku atau pegiat sepakbola mencoba peruntungannya di medan politik.

Medan Politik saat ini jadi rumah “rumah”baru bagi Delif Subeki untuk terus memberikan kontibusi dan sumbangsih pemikirannya untuk masyarakat secara makro dan tak hanya pada urusan lapangan hijau saja.

Sejak tanggal 7 Januari 2022, Delif  Subeki secara resmi masuk dalam  jajaran elite sebagai Wakil Ketua Dewan  Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)  Provinsi Jawa Barat, Periode 2022-2027

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan  Pimpinan Nasional  Partai Kebangkitan Nusantara  Nomor : 007/SK/PIMNAS-PKN/2022 tentang Susunan  Kepengurusan  Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Jawa Barat Periode 2022-2027

Langkah politik yang diambil  Delif Subeki dengan masuk Partai Kebangkitan Nusantara tentunya bukan ia secara total akan melupakan  dunia sepakbola. Karena menurutnya ia akan tetap menjadi insan sepakbola .

“Sepakbola itu ibarat  seni berpolitik yang indah, ada kapten, 11 pemain, pelatih  dan managerial tim yang jadi satu kesatuan yang utuh dalam merancang strategi untuk memenangkan pertandingan,” ujar Delif Subeki, Selasa, 18 Januari 2022

Menurutnya, kebersamaan dalam pertandingan sepakbola itu yang menjadi inspirasinya  untuk terjun ke Medan Politik.

Bagi Delif, dunia politik sebenarnya bukan medan tempur yang aneh, karena selama ini ia juga kerap ikut andil dalam membantu para caleg ataupun cabup dalam memenangkan suara di wilayahnya.   

Langkah politik yang dilakukan Delif Subeki ini setidaknya menambah deretan para pelaku dan pegiat sepakbola yang terjun ke Medan Politik.

Namun, sosok Delif bukan dari seorang pemain atau pelatih sepakbola. Akan tetapi ia sebagai pegiat dan pemilik klub sepakbola .  

Deretan pelaku sepakbola yang menjadi inspirasi Delif Subeki terjun ke Medan Politik diantaranya ada nama nama seperti Romario, mantan bintang Timnas Brazil di Piala Dunia 1994 yang pernah tercatat  sebagai  anggota dewan di Brazil melalui Partai Sosialis  Brazil.

Selain itu, ada sosok Hakan Sukur yang sempat menjadi anggota Parlemen Turki pada tahun 2011. Lalu ada Kakha Kaladze mantan bintang AC Milan yang  sempat jadi Walikota Tbilisi, Georgia pada tahun 2017 lalu.

Lebih keren lagi, Delif juga sangat mengagumi sosok  George Weah salah satu legenda AC Milan asal Liberia. George Weah punya pengalaman politik yang jatuh bangun sebelum akhirnya ia jadi orang nomor satu di Liberia pada tahun 2018  yang menetapkan George Weah sebagai Presiden Liberia.

Untuk tingkat nasional,  beberapa seniman sepakbola yang jadi panutan Delif Subeki karena sukses dalam dunia politiknya adalah Jack Komboy, salah satu bintang Persipura ini tercatat pernah jadi anggota DPRD Papua dari Partai Hanura  pada tahun 2009  lalu.

Rekam jejak para pesepakbola nasional dan internasional yang sukses dalam medan politik itulah yang menjadi inspirasi bagi Delif Subeki untuk bergabung bersama Partai Kebangkitan Nusantara.

Langkah politik Delif Subeki juga diikuti Delf Morcee Subeki yang ditetapkan sebagai Ketua DPC PKN Kabupaten Bogor.

** AS Pangrango

HMI MPO Jaksel Dukung Ubaidillah Badrun Laporkan 2 Anak Jokowi ke KPK

0

JURNAL INSPIRASI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Jakarta Selatan dengan tegas membela Ubedilah Badrun atas pengaduan relawan Joko Widodo Mania (JoMan) ke Polda Metro Jaya, Jumat 14/1/2022. JoMan melaporkan UB karena dianggap memfitnah dan melakukan pencemaran nama baik Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Menanggapi laporan tersebut, HMI MPO Jakarta Selatan menggalang kekuatan untuk mendukung langkah Ubaidillah Badrun dalam usaha memberantas Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Indonesia.

Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Selatan Redza Sutiara Akbar mengatakan langkah yang diambil Ubed adalah bentuk Komitmen bersama terhadap UU 28/1999.

“UU tanggal 19 Mei 1999 itu tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), sesuai dengan amanat dan cita-cita reformasi 98, di tengah kondisi rakyat hari ini yang banyak terkena himpitan Pandemi Covid 19 serta hilangnya pekerjaan,” tegasnya.

Redza Juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk profesional dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga pemberantasan korupsi di negeri ini.

“HMI MPO Jakarta Selatan mendesak KPK untuk profesional dalam menjalankan tugasnya, dan meminta kepada KPK untuk konsisten dalam mengusut kasus yang dilaporkan oleh bang Ubed sebagai bukti bahwa KPK tidak pandang bulu dalam memberantas KKN di negeri ini,” tutupnya.

**Nindya Bachtiar/mg-uika

Pendiri Al–Hayya Menginspirasi Kepedulian

0

Ustdz H. Redy Gunawan dan  Hj. Zakiyah Bantu Anak Yatim dan Dhuafa

JURNAL INSPIRASI – Ustdz H. Redy Gunawan bersama sang istri Hj. Zakiyah merupakan pendiri Yayasan Yatim dan Dhuafa  Al – Hayya yang berada di Jl. H. Muhiddin No. 14. Kota Depok, Jawa Barat. Yayasan yang sudah berdiri sejak 2014 ini memberikan pelayanan pendidikan agama, dan juga pelayanaan pembiayaan pendidikan formal bagi anak yatim dan dhuafa. Anak – anak panti asuhan yatim dan dhuafa ini tidak hanya berasal dari sekitar Depok, namun juga berasal dari luar daerah.

Program yang diberikan pada  setiap hari pembalajaran yaitu menghafal Al – Qur’an, mengkaji kitab kuning, menghafal Hadist, latihan berbahasa, latihan berpidato, serta belajar formal. Semua ini dilakukan untuk memberikan pendidikan serta pengasuhan terbaik bagi mereka yang sudah tidak punya orangtua dan bagi mereka yang tidak mampu untuk bersekolah.

Yayasan ini sudah berdiri 2 lantai terdiri dari asrama untuk santri putra dan putri yang bermukim di yayasan, dan untuk tenaga pengajar saat ini 8 orang dan untuk jumlah santri berjumlah 43 santri 26 untuk laki – laki dan 17 untuk perempuan.

Sebelum mendirikan yayasan H. Redy Gunawan dan sang istri adalah seorang pengajar di Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung, Depok kemudian berinsiatif untuk mendirikan yayasan bagi anak yatim piatu dan dhuafa.

Keinginan untuk berkhidmat serta membantu bagi anak – anak yang kurang mampu untuk tetap merasakan pendidikan yang layak serta bernilai agama beliau iktiarkan meski sampai saat ini, semua kebutuhan pondok dan kebutuhan santri benar – benar ditanggung oleh yayasan karena pihak yayasan tidak meminta uang iuran bagi santrinya.

Dengan bermodalkan tekad keadaan mendesak membuatnya memberanikan diri untuk  menggalang dana dengan kardus yang bertuliskan “untuk yatim piatu dan Dhuafa Al – Hayya. Demi terpenuhi kebutuhan sekolah anak asuhnya di panti asuhan Al – Hayya.

Ide yang terpikirkan saat itu adalah hanya menggalang dana dengan kardus bekas tersebut dengan harapan akan ada banyak orang yang baik hati yang perduli dengan anak yatim piatu dan dhuafa. Berkeliling dari warung ke warung hingga ke jalan raya demi terpenihi kebutuhan yayasan.

“Amal jariyah yang akan menolong kita di alam barzakh nanti maka, kesempatan kita ada pada anak – anak yatim piatu dan dhuafa untuk selayaknya kita bantu,” kata dia.

Sebelum terpikirkan untuk membangun sebuah panti asuhan, Redy terinspirasi dari temannya, yang mampu mengurus dan mendidik puluhan anak yatim piatu meski ia tahu temannya itu pun terbatas finansial.

** Hayatunnisa Aulia/mg-uika

Hat-hati Bepergian Malam Hari, Korban Pembunuhan Warga Tajurhalang

0

JURNAL INSPIRASI – Warga Kampung Nanggela, Nanggerang, Tajurhalang, Kabupaten Bogor berinisial AP menjadi korban pembunuhan di sekitar Perumahan Bilabong, tepat di depan kantor Desa Cimanggis yang mengarah ke Villa Mutiara Bogor, Kayu Manis, Kota Bogor.

Kejadian naas itu pada Minggu, 16 Januari sekitar pukul 05.00 WIB pagi. Korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka senjata tajam.

Belum diketahui motif dari pembunuhan tersebut, namun warga sekitar mengimbau untuk selalu hati – hati jika berpergian pada malam hari, khususnya jika melewati area yang rawan dan sepi.

Motor yang tergeletak di pinggir jalan tidak diambil oleh pelaku, namun motor korban berada didalam selokan.

** Hayatunnisa Aulia/mg-uika

Tirta Pakuan Atasi Kekeruhan Air Sungai Ciliwung

0

Turunkan Kapasitas WTP Katulampa, Kualitas Tetap Terjaga


 
JURNAL INSPIRASI – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan, meski selama lima bulan kebelakang Sungai Ciliwung mengalami kekeruhan diatas rata-rata atau diatas 600 NTU bahkan mencapai 4.500 NTU. Salah satu caranya dengan menurunkan kapasitas WTP Katulampa, agar kualitas tetap terjaga.
 
Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf memaparkan, perlu disampaikan wilayah pelayanan zona 7 WTP Katulampa dengan sumber air dari sungai Ciliwung.
Sudah hampir lima bulan kebelakang kekeruhan Sungai Ciliwung rata-rata diatas 600 NTU. 
 
“Bahkan kemarin bisa mencapai 4.500 NTU. Karena itu untuk menjaga kualitas, kami menurunkan kapasitas WTP Katulampa dari 330 liter perdetik menjadi 280 liter perdetik,” ungkap Ardani kepada wartawan, Senin (17/1/2022).
 
Ardani melanjutkan, hal ini berpengaruh terhadap level di Reservoir Katulampa pada pagi hari yang biasanya level Katulampa mencapai 4 meter, namun dengan kondisi saat ini hanya mencapai 2 meter. 
“Kami sedang mencari inovasi terkait dengan kekeruhan yang cukup tinggi. Kami tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Bogor,” tambahnya.
 
Ardani memaparkan, karena itu pihaknya juga telah mengimbau kepada masyarakat pelanggan Tirta Pakuan zona 7 untuk menampung air. Selain itu pihaknya tetap mensiagakan lima armada tangki duntuk membantu penyediaan air bersih pelanggan terdampak di Zona 7 akibat kekekeruhan air baku Sungai Ciliwung.
“Nantinya apabila diperlukan, mobil tangki milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ini siap bergerak ke titik-titik pelanggan yang melakukan permintaan air bersih. Tetapi sejauh ini pasokan masih aman,” paparnya.
 
Sementara itu, Manager Humas dan Pelayanan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Sonny Hendarwan mengatakan, untuk armada tangki ini akan terus disiagakan meski pasokan air bersih ke pelanggan sudah kembali normal.
 
“Bagi pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih melalui tangki dapat menghubungi Call Center 24 jam di nomor 0251-8324111 atau chat WA 08111182123,” pungkasnya.

Handy Mehonk | **
 

Peluncuran dan Bedah Buku “Titik Balik” Karya Sri Ratna Handayani

0


 
JURNAL INSPIRASI
– Belum lama ini, Sri Ratna Handayani pemilik Handayani Geulis Batik Bogor sekaligus seorang penulis ini, meluncurkan buku berjudul “Titik Balik”, yang berlangsung di Botani Square, Minggu (16/01/2022).

Selain peluncurkan buku, pemilik Batik Bogor Pisan ini melanjutkan acara bedah buku dengan menghadirkan wanita perparas cantik artis ibu kota yakni Shahnaz Haque.

“Buku dengan judul Titik Balik ini bercerita tentang perjalanan kehidupan saya dalam membangun identitas Batik Bogor Handayani Geulis,” ucap Sri Ratna Handayani disela acara.

Sri melanjutkan, dalam buku tersebut dituliskan juga bahwa setiap manusia ditetapkan mempunyai peran unik dalam menjalani kehidupannya. 

“Buku Titik Balik ini adalah buku perdanasaya, kedepan masih dalam proses akan meluncurkan buku kedua dengan judul “Tetes Cantingku di Kota Hujan”, segera diterbitkan dalam waktu dekat,” lanjutnya.

Dalam rangkaian acara ini juga ada fashion show oleh Georgian Marcello bertajuk DEKADE, Bogor Pisan untuk Kota Bogor. Koleksi awal 2022 yang turut merayakan sepuluh tahun berkarya di Kota Bogor. Dan Demo membatik, tari kreasi, Tradisional, fashion Show, line Dance dan Puisi.
 
Handy Mehonk

Samisade Desa Cibedug, Bangun Jalan Untuk Akses Wisata Dan Pertanian

0

JURNAL INSPIRASI – Keinginan Pemerintah Desa (Pemdes) Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, untuk membuka kawasan wisata di wilayahnya, dipastikan bakal terealisasi. Sebab, kesulitan yang selama ini dirasakan dalam mewujudkan keinginannya tersebut, terbantu dengan adanya bantuan keuangan satu miliar satu desa (Samisade).

Kepala Desa (Kades) Cibedug, Deni Setiawan mengaku, berkat program Bupati Bogor Ade Yasin yang mengeluarkan bantuan keuangan melalui Samisade, kendala untuk membuka kawasan wisata yang selama ini menjadi batu sandungan, akhirnya dapat teratasi.

Menurutnya, kawasan wisata yang akan digarap Pemdes Cibedug, berada di kawasan pengunungan. Dimana, untuk menuju ke lokasi terkendala oleh kondisi akses jalan yang masih tanah serta bebatuan.

“Alhamdulillah adanya program Samisade, kami alokasikan untuk membangun infrastruktur jalan tersebut,” ungkap Kades Cibedug kepada wartawan.

Deni mengatakan, bantuan keuangan melalui program Samisade yang diterima Desa Cibedug, sebesar Rp.958 juta lebih. Untuk pembangunan jalan menuju dua rukun warga (RW) di Kampung Cibedug itu, menggunakan betonisasi.

“Betonisasi jalan di Kampung Cibedug dari RT 04 RW 04 sampai ke RT 04 RW 06, menjadi skala prioritas kami. Panjang jalan 150 meter dengan lebar 3 meter dan ketinggian betonisasi 0,15 meter,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengerjaan betonisasi jalan ini, sambung Deni, dilakukan oleh masyarakat dengan membentuk tim pelaksana kegiatan (TPK).

“Kalau dilihat dari pengerjaan, sekarang progres pembangunan sudah mencapai sekitar 70 persen lebih,” paparnya.

Deni mengaku, akses jalan yang dibangun saat ini, merupakan akhir dari Jalan Cibedug-Ciaul dengan nomor ruas 22.01.139. Jalan ini berstatus milik Kabupaten Bogor.

Deni berharap, setelah adanya pembangunan betonisasi, dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Cibedug, terlebih jalan yang dibangun ini sebagai akses utama warga menuju lahan pertanian mereka.

“Manfaatnya sangat besar, terutama membantu mobilisasi warga saat membawa hasil pertaniannya untuk di jual. Saya yakin, setelah akses jalan bagus biaya ongkos kendaraan pun menjadi berkurang dan lebih murah,” jelasnya.

Maman, warga Kampung Cibedug RW 06 merasa bersyukur jalan satu-satunya yang kondisinya masih tanah serta bebatuan dan menjadi akses utama beraktivitas warga di wilayahnya, sedang dilakukan pembangunan.

“Saya dan warga disini tidak akan lagi bersusah payah melewati jalan ini saat hujan. Pokoknya kalau cuaca hujan, kendaraan susah untuk melintas karena licin,” keluhnya.

Maman menjelaskan, aktivitas warga di Kampung Cibedug yang didominasi sebagai buruh tani, sangat terbantu dengan dibangunnya jalan ini. Dimana, saat akan menjual hasil pertaniannya ke pasar, warga tidak harus kesulitan lagi mendapatkan kendaraan.

“Terkadang susah mencari kendaraan yang mau membawa hasil panen kami langsung dari kebun, apalagi setelah hujan,” jelasnya.

Maman mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Pemdes Cibedug, terutama kades maupun Bupati Bogor Ade Yasin.

“Atas dukungan dan kepedulian kades serta bupati, jalan menuju ke kampung kami akhirnya bagus juga,” tukas Maman.

** Dede Suhendar