28.5 C
Bogor
Thursday, May 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 940

Sekdes Cipicung Akui Ada Pengembalian Benih Ikan Lele

0

JURNAL INSPIRASI – Pengembalian pembelian benih ikan lele terhadap warga penerima bantuan hibah di Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dibenarkan Sekretaris Desa (Sekdes) Cipicung, Dani Wirya.

Bantuan bersifat hibah untuk pemberdayaan masyarakat yang dialokasikan dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 sebesar 175 juta, diberikan kepada 35 warga penerima bantuan hibah di Desa Cipicung.

Sekdes Cipicung, Dani Wirya mengatakan, pengembalian uang dari para pemenang hibah benih ikan lele, sudah dimusyawarahkan terlebih dulu sebelum bantuan tersebut turun.

Difasilitasi pihak desa, kata Dani, semua pemenang bantuan hibah bersama para pengurus BumDes akhirnya melakukan musyawarah. “Jadi sudah ada kesepakatan dari warga penerima bantuan hibah,” akunya kepada Jurnal Bogor saat dikonfirmasi di kantor Desa Cipicung, Selasa (18/1).

Alasan pengembalian uang yang diminta kepada pemenang bantuan benih ikan lele, lanjutnya, agar program pemberdayaan di Desa Cibalung berkelanjutan. Dani pun mengungkapkan, uang pengembalian yang diminta kepada para pemenang hibah, diterima Ketua Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan bukan pihak desa. “Uang pengembalian pembelian benih ikan lele dari warga penerima manfaat, dipegang Ketua BumDes,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah dana hibah harus ada pengembalian, Dani menegaskan tidak harus. “Mungkin juga uang yang diberikan penerima hibah untuk membayar pakan. Karena hampir 90 persen, penerima bantuan tidak membayar langsung pembelian pakan yang disediakan BumDes. Awalnya pembayaran pakan bisa dengan cara mencicil,” jelasnya.

Anehnya, Dani mengaku tidak mengetahui secara jelas nominal uang pengembalian pembelian benih ikan lele dari setiap pemenang bantuan. “Berapa besaran uang pengembalian, saya tidak tahu,” imbuhnya.

Dani menyatakan, setiap warga mendapatkan bantuan benih ikan lele sebanyak 5000 ekor, sehingga benih ikan lele yang disediakan untuk 35 pemenang bantuan tersebut jumlahnya mencapai 175 ribu benih. “Satu ekor benih ikan lele harganya 1000 rupiah,” paparnya.

Selain pemberdayaan masyarakat, bantuan keuangan dari pemerintah pusat melalui DD tahun 2021, Pemerintah Desa (Pemdes) Cipicung mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal BumDes.

“Anggarannya sekitar 200 juta. Dan itu untuk kebutuhan BumDes, mulai dari kantor maupun pembelian keperluan lainnya,” tukas Sekdes Cipicung.

Sebelumnya, Salah seorang ketua rukun tetangga (RT) Desa Cipicung yang namanya enggan disebutkan mengaku heran dengan bantuan ikan lele di desanya. Sebab, bantuan yang disalurkan melalui  BumDes itu harus dibayar.

“Saat rapat, kata Ketua BumDes bantuan ikan lele itu bersifat hibah. Tapi kenapa setelah panen minta dibayar sebesar Rp.320 rupiah per satu ekor lele,” akunya kepada Jurnal Bogor saat dikonfirmasi dikediamannya, Senin (17/1).

Menurutnya, sesuai hasil rapat sebelum penyaluran bantuan ikan lele, satu rukun warga (RW) sebanyak 5 orang penerima bantuan dibawah kelompok masing-masing. “Satu orangnya menerima 5000 benih ikan lele. Jadi saat diminta untuk dibayar, di wilayah saya satu orang penerima bantuan harus membayar sekitar 1,6 juta,” ungkap RT.

RT mengungkapkan, di Desa Cipicung yang menerima bantuan ternak ikan lele jumlahnya mencapai puluhan. Bantuan tersebut berasal dari Dana Desa (DD). “Di bantuan DD tahun ini, BumDes mengajukan penyertaan modal. Makanya ada bantuan benih ikan lele,” paparnya.

Selain benih ikan lele, lanjutnya, didalam penyertaan modal juga dialokasikan anggaran untuk pembelian pakan. Namun, yang awalnya pakan itu diberikan secara gratis kepada peternak lele sebanyak 16 karung, ternyata harus dibayar juga.

“Kenyataannya pakan juga harus dibayar. Sudah saja dibayar delapan karung pakan dulu oleh para penerima bantuan,” ujar RT.

** Dede Suhendar

3.959 Warga Desa Sirnagalih Sudah Divaksin

0

JURNAL INSPIRASI – Capaian vaksinasi Covid-19 di Desa Sirnagalih, Jonggol, Kabupaten Bogor tak mungkin menembus angka  100 persen, mengingat ada beberapa faktor yang menyebabkan vaksin tersebut tidak bisa tembus di angka 100%, Sejauh ini jumlah warga yang sudah menerima vaksinasi sebanyak  3.959 jiwa.

Kepala Desa Sirnagalih Ahmad Anwar mengatakan, untuk capaian vaksin Covid-19 dengan angka 72% itu sudah sangat optimal. Hal tersebut karena tidak semua warga tercatat karena sebagian warga yang merantau tidak melaporkan jika dirinya sudah divaksin.

” Dengan kondisi seperti itu, vaksinasi Covid-19 di Desa Sirnagalih enggak mungkin bisa 100 persen,” jelasnya  saat ditemui Jurnal Bogor usai rapat pra Musrenbang, Selasa (18/01/22).

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 di desanya telah dianggap rampung sejak akhir tahun lalu, melalui gencarnya serbuan vaksinasi kepada warga desa sampai dengan metode door to door dengan menyisir warga yang belum divaksin.

“Saya mengajak seluruh warga  elemen masyarakat yang ada di Desa Sirnagalih  untuk tetap menaati protokol kesehatan (prokes) meski kasus Covid-19 telah melandai,” pungkasnya.

** Nay / Ramses

Pra Musrembang Terima Usulan yang Jadi Prioritas

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kecamatan Babakan Madang melakukan pra Musrenbang sebelum kegiatan Musrenbang Kecamatan 2023. Pra-Musrembang merupakan bagian kegiatan untuk menyiapkan substansi dalam menyusun rencana pembangunan di masa yang akan datang.

Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasid SE.MSi mengatakan, pelaksanaan pra Musrenbang ini untuk menerima usulan-usulan yang diberikan desa dan pihak pihak terkait.

“Kami mengundang setiap stakeholder di wilayah Babakan Madang, dan membahas mengenai pembangunan yang berada di Kecamatan Babakan Madang terkait pendidikan, kesehatan, pengairan, jembatan, tembok penahan tanah (TPT), peternakan, dan perikanan,” ucap Imam kepada Jurnal Bogor, Selasa (18/01/22).

Lanjutnya, untuk program prioritas itu baru diusulkan dan nanti diprioritaskan di Musrenbang pada Jumat (28/1)). Ia menyebutkan sebelum diadakan Musrenbang, ada pematangan, mensinkronkan antara kegiatan usulan dan anggaran yang diberikan kabupaten, dan baru muncul prioritas pembangunan.

“Pada dasarnya pelaksanaan pra Murenbang dengan memanggil setiap stakeholder untuk mengevaluasi, usulan – usulan setiap desa masing – masing. Yang nantinya akan dijadikan prioritas karena memang hari ini masih pra Musrenbang, baru menampung usulan – usulan yang diberikan dinas teknis terkait untuk kita kumpulkan dan kita jadikan prioritas,” papar Imam.

** Nay / Wisnu

Meski Pandemi, PBB Desa Sukamanah Capai 90%

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor mencatat pendapatan PBB (Pajak Bumi Bangunan) telah  mencapai 90% terhitung pada akhir tahun 2021. Kendati mencapai 90%, capaian pendapatan pada tahun ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Petugas PBB Desa Sukamanah Entis mengatakan, penghitungan pendapatan sampai hingga pada akhir tahun  2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2020. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, dalam keadaan ekonomi belum stabil, capaian PBB  mencapai 90% lebih itu sudah sangat luar biasa.

“Dibandingkan dengan tahun 2020 jelas ada peningkatan. Dan tentunya buah kreativitas dan kerja keras rekan rekan semuanya, dari mulai  staf desa, RT ,RW dan juga kader PKK,”  paparnya, Selasa (18/01/22).

Menurutnya, walaupun capaian  PBB melebihi 90% , pihaknya tetap  terus mengajak kepada warga yang belum melunasi PBB untuk segera membayarnya.

“Perlu diketahui PBB yang sudah dikumpulkan oleh petugas juga akan dikembalikan ke kas daerah untuk  pembangunan di wilayah kita masing-masing,” jelas Entis.

** Nay / Ramses

Kembali Tercemar, Ribuan Ikan Mati di Setu Citongtut

0

JURNAL INSPIRASI – Setu Citongtut tercemar lagi, Selasa(18/1/22). Penyebabnya diduga dari limbah perusahaan yang dibuang diam-diam pada malam hari hingga ribuan ekor ikan mati.

Relawan Gerakan Pungut Sampah (GPS) Adit, menjelaskan Setu Citongtut tercemar limbah kategori B3 karena sejak kemarin sudah ada kematian ikan secara bertahap.

“Kalau lihat dalam kasar mata tanpa uji laboratorium yang belum kita lakukan, baru kemarin yang diambil sampel airnya sama satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kecamatan Gunung Putri dan Kabupaten juga ada yang datang kemarin juga ada disini karena limbah yang menyebabkan ribuan ikan mati, bau dan warnanya pun hitam pekat,” jelas Adit.

Menurutnya, kondisi yang sekarang hampir sama seperti tahun lalu. Kuat dugaan limbah dibuang perusahaan pada malam hari saat hujan deras. Kematian ikan juga kata dia, sebetulnya sudah massal karena memang menyebar ikan-ikan yang matinya mengambang ke pojokan setu.

“Kuat dugaan ini limbah perusahaan yang buang secara sengaja pada malam hari ketika hujan deras, meskipun faktor lain juga mempengaruhi seperti limbah domestik rumah tangga dan siklus cuaca tahunan,” papar Adit.

** Nay / Wisnu

KOK Darmaga Akan Gelar Piala Ade Yasin Cup 1

0

JURNAL INSPIRASI – Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Dramaga bakal mengelar turnamen bola voli Piala Ade Yasin Cup 1. Turnamen ini akan digelar tingkat Kabupaten Bogor dan bakal diikuti semua klub voli di bumi Tegar Beriman di lapangan Kecamatan Dramaga

Ketua KOK Kecamatan Dramaga, Rusdi Konyan  mengatakan, upaya ini untuk membangkitkan kembali geliat bola voli. Panitia sendiri membuka pendaftaran sejak 19 Januari sampai 15 Febuari 2022.  Sedangkan pelaksana turnamen Ade Cup 1 di mulai  pada 18 Feburari 2022.

“KOK Dramaga tidak hanya mengelar turnamen voli saja. Namun, ada lima cabang olahraga yang bakal digelar oleh KOK Dramaga diantara yakni badminton, pencak silat dan sepak bola,” ujar pria yang biasa disapa Konyan kepada wartawan, kemarin.

“Intinya, kita ingin kembali menggeliatkan berbagai cabang olahraga yang ada di Kabupaten Bogor, khususnya di Kecamatan Dramaga, ” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Turnamen Piala Ade Yasin Cup 1, Abah Haerul Fatah menjelaskan, tidak ada aturan usia untuk pemain di turnamen voli ini. Sebab, tujuan diadakannya turnamen untuk meningkatkan silaturahmi dan menggeliatkan kembali bola voli yang ada di Kabupaten Bogor.

“Mengingat saat ini masih pandemi, pemain yang akan bertanding diwajibkan rapid tes.  Selain itu, penonton yang hadir juga wajib memiliki kartu sertifikat vaksin. Rencanakan turnamen berjalan selama satu bulan, ” tukasnya.

** Arip Ekon

Warga Bersitegang dengan Aparatur Desa Sipak

0

JURNAL INSPIRASI – Kegiatan temu wicara perihal aspirasi warga di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor berakhir ricuh. Kericuhan tersebar dalam video amatir warga, dimana dalam video tersebut sempat bersitegang antara warga dan aparat Pemerintah Desa Sipak.

Ketua BPD Desa Sipak, Ade Sutisna mengatakan, terjadinya keributan antara warga dan Pemdes Sipak berawal dari ketidakketerbukaan Kepala Desa Sipak.

“Waktu itu pada musyawarah awal kita memang sudah ketuk palu mau beli ambulans desa, tapi selanjutnya kata kepala Desa Sipak, ada musyawarah interen di RW 07 yang mana pada rapat RT/RW yang juga dihadiri oleh perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat membahas adanya perubahan,” ungkapnya, kemarin.

Dia menambahkan bahwa BPD dan RW 7 belum menyampaikan pada rapat BPD, karena waktu rapatnya juga tidak hadir, bahkan saat dikonfirmasi oleh Sekretaris BPD ponselnya tidak aktif.

“Menurut penuturan Kepala Desa Sipak seperti itu, dan sebenarnya kami dari BPD juga sebelumnya mengadakan rapat menampung aspirasi masyarakat terkait RTLH dan itu sudah kami sampaikan kepada Pemerintahan Desa Sipak, namun sayangnya pemerintahan desa kita kurang sigap,” ungkapnya.

Warga pun kembali mempertanyakan perihal janji Kades Sipak yang berencana membeli ambulans namun anggaran untuk belanja mobil ambulans dialihkan kepada program lain.

“Sampai terjadilah penyampai aspirasi dan terjadi sedikit ketegangan antara warga dengan pihak desa. Dalam audiensi itu, kami tetap mempertanyakan perihal anggaran pembelian mobil ambulans yang dialokasikan kepada pembangunan jalan tanpa adanya musyawarah dan kami minta ada keterbukaan kepada masyarakat,” paparnya.

Kepala Desa Sipak Agung Suryadinata belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi perihal masalah tersebut.

** Andres

Rehab SMPN 1 Leuwisadeng Molor

0

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan rehabilitasi total ruangan kelas di SMPN 1 Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor molor pekerjaannya. Pasalnya, pembangunan yang harus selesai pada akhir tahun 2021 dengan anggaran 1,2 miliar tersebut hingga kini belum tuntas.

Pengamat pendidikan, Budy Antoro mengatakan, masyarakat  tidak punya kewenangan apa-apa dan hanya melihat saja karena keharusan pihak ketiga yang mengerjakan. Meski demikian, Dinas Pendidikan tetap perlu intens pengawasan.

”Kondisi ini pembelajaran kedepan dan menentukan pihak ketiga itu harus lebih selektif lagi. Artinya pihak ketiga yang memang betul-betul berkompeten sesuai bidangnya,” ungkapannya, Senin (17/1/22).

Ia menilai, adanya keterlambatan pengerjaan tersebut juga dinilai wajar jika penyebabnya cuaca yang masuk dalam musim penghujan.

“Kalau keterlambatan karena alam seperti curah hujan yang tinggi saya rasa wajar yang penting pekerjaan selesai sesuai dengan speknya. Walaupun waktunya lamban. Karena kan cuaca tidak bisa di perkirakan,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika dalam pembangun tersebut tidak sesuai dengan hasil pembangunan dirinya meminta agar diberikan sanksi tegas dari dinas terkait.

“Kalau sampai molor itu pihak ketiga nanti tinggal ditambahan waktunya yang diberikan oleh dinas itu disesuaikan. Biasa kan ada tambahan waktu karena faktor cuaca. Nanti pihak dinas menilai  ketika pihak ketiga nggak bagus ya kedepannya hukumannya jangan dikasih kerjaan lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pekerjaan dunia pendidikan itu seharusnya selesai Desember dengan harapan pada Januari bisa dipakai oleh anak-anak untuk bersekolah.

“Yang efektif pihak sekolah itu bertemu dengan pihak ketiga sehingga nanti pihak sekolah bisa warning, bisa mengingatkan jadi ikut membantu komplain. Kalau sekarang kan sekolah nggak bisa komplain. Biasanya anggaran besar kualitas seadanya dari pihak ketiga. Beda kalau swakelola karena swakelola pihak sekolah punya tanggung jawab,” terangnya.

Ia menegaskan, dengan hal ini bukan kali terjadi pihak ketiga tidak mengedepankan kualitas konstruksi.

“Kalau pihak ketiga kan bicaranya keuntungan, kualitasnya kadang-kadang seadanya dan ini sering terjadi bukan di salah satu sekolah saja hampir banyak kejadian seperti itu,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak pelaksana pembangunan dari CV Srikandi saat dikonfirmasi di lokasi pembangunan enggan memberikan keterangan apapun.

** Andres

Zentrum Disegel, 862 Botol Minol Disita

0

JURNAL INSPIRASI – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak kepolisian menyegel tempat hiburan malam (THM) Zentrum di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Timur, Senin (17/1) malam.

Selain menyegel, petugas juga menyita sedikitnya 862 botol minuman beralkohol (minol) golongan B (5-20%) dan golongan C (20-55%).

Bima Arya dan petugas langsung menuju bar dan gudang THM tersebut. Di sana ditemukan ratusan botol minol tanpa bisa ditunjukan izinnya oleh pengelola. Bima Arya kemudian memerintahkan anggota untuk didata dan disita minol tersebut.

Menurut Bima, ada tiga pelanggaran yang dilakukan Zentrum. Mulai dari mengganggu keamanan dan ketertiban, menjual minol tanpa izin hingga melanggar jam operasional.

“Zentrum kita segel malam ini. Pertama pelanggaran terhadap keamanan dan ketertiban umum karena ada kasus keributan. Kedua, pelanggaran tidak memiliki izin untuk menjual minuman beralkohol di atas 5 persen. Kami tadi banyak menemukan minuman sampai kadarnya 40 persen. Tidak ada izinnya,” ungkap Bima Arya.

“Ketiga, melanggar jam operasional. Ada bukti bahwa baru stop beroperasi di atas jam 2 dini hari,” tambah Bima Arya didampingi Kapolsek Bogor Timur Kompol Hida Tjahjono dan Kasatpol Pamong Praja Agustiansyah.

Bima Arya mengatakan, kalau THM Zentrum masih mau beroperasi seperti konsep yang berjalan sebelumnya tentu tidak akan diizinkan beroperasi selamanya.. “Makanya kami tutup, tidak ada manfaatnya tempat ini. Hanya menimbulkan persoalan, keributan, orang mabuk, buat apa? Tidak ada manfaatnya untuk Kota Bogor,” katanya.

Sebaliknya, lanjut Bima, jika Zentrum beroperasi dengan konsep resto dan karaoke pada umumnya, masih diperbolehkan buka. “Kalau masih mau beroperasi silahkan menyesuaikan dengan aturan yang ada. Tidak melanggar keamanan dan ketertiban, juga tidak melanggar terkait dengan penjualan minol,” pungkasnya.

**fredyk

Tampil di IWAG Tahun 2021, Tim Wushu Harumkan Kabupaten Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Torehan prestasi atlet wushu Kabupaten Bogor saat ini sudah sering menancapkan prestasi manisnya dalam berbagai event Wushu di tanah air.

Pada tanggal 5-11 Desember 2021 atau pada ajang Indonesia Wushu All Games  ( IWAG) 2021 di Jakarta, Tim Wushu Kabupaten Bogor yang bermaterikan lima atlet potensial mampu meraih gelar juara umum III dengan melawan para atlet Wushu dari berbagai provinsi di Indonesia.

Fitri Putra Nugraha selaku Ketua Cabor Wushu Kabupaten Bogor mengatakan, Event IWAG 2021 yang dikuti para atlet Wushu Kabupaten Bogor itu dilakukan seusai BK Porprov XIV Jabar 2021.    

“Dalam IWAG 2021, Tim Wushu Kabupaten Bogor berhasil meraih 2 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Padahal Tim Wushu Kabupaten Bogor hanya menurunkan lima atlet binaan,” tegas Nungki sapaan akrab Ketua Wushu Kabupaten Bogor, Selasa, 18 Januari 2022.

Nungki menambahkan, dalam Kejurnas Wushu bertitel IWAG 2021, 5 Atlet Wushu Kabupaten Bogor dari nomor Taolu Senior merebut gelar untuk pertama kali sebagai Juara Umum ke III  Taolu Senior Kejurnas diantara persaingan Provinsi dan Kab/Kota se-Indonesia.

Sementara Tim DKI Jakarta dan Tim Jatim  yang keluar sebagai juara umum 1 dan juara umum 2 masing masing menurunkan sekitar 40 atlet.

Keberhasilan para atlet Wushu Kabupaten Bogor dalam mendulang medali pada Kejurnas Wushu ( IWAG 2021) menjadi motivasi tambahan bagi  Pengcab Wushu Kabupaten Bogor dalam menatap Porprov XIV Jabar 2022.

“ Pasca BK Porprov XIV Jabar 2021 lalu, kami tidak diam, kami terus melakukan latihan secara rutin sesuai dengan program yang telah dicanangkan,” tegasnya 

Ia berharap, rentang waktu sepuluh bulan persiapan yang tengah dilakukan Tim Wushu Kabupaten Bogor ini akan mampu mencapai hasil yang maksimal dalam event Porprov XIV Jabar 2022 mendatang.

Namun Nungki, berharap, KONI Kabupaten Bogor bisa segera memberikan perhatian lebih kepada semua atlet dari semua cabor terkait kesejahteraan, vitamin dan nutrisi para atlet yang memasuki fase Pelatcab. ( AS Pangrango)

Daftar Atlet Wushu Kabupaten Bogor  Peraih Medali dalam IWAG 2022 diantaranya:

1.  Ahmad A Zaidan  ( 2 Emas)
2.  Andrew  Xavier  ( 1 Perak, 1 Perunggu)
3.  Robert Sienarta ( 1 Perak)
4.  Ragil Wiramukti  ( 1 Perak)
5.  Basyasyah  Ayu  ( 2 Perunggu)