32.6 C
Bogor
Saturday, August 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 926

Bagikan BLT-DD Tahap 2, Pemdes Gunungsari Bantu Kesulitan Ekonomi Warga

0

Citereup | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunungsari membagikan BLT-DD tahap 2 untuk 171 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilaksanakan di aula Desa Gunungsari, Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (14/06/2022). Pemdes berharap bantuan ini bisa bermanfaat membantu kesulitan ekonomi warga.

“Pembagiannya, kita kan ada 6 RW dan kita jadwalkan misalkan dari RW 1, RW 2 jam 9 terus untuk berikutnya RW2, RW3 sampai seterusnya sampai RW 6,” ucapnya Kaur Keuangan Desa Gunungsari Puput.

Ia mengatakan, untuk pembagiannya sendiri, KPM datang langsung dan tidak bisa diwakilkan, tetapi kalau sakit akan melakukan jemput bola ke rumah warga.

“Bulan Juni ini berarti tahap ke-6 atau tahap ke-2 triwulan karena kan triwulan ke-1 untuk 3 bulan dan ini triwulan ke-2 gitu,” paparnya.

Menurutnya, dana yang diperoleh warga sendiri sebesar  Rp.300.00O untuk Juni ini. “Masyarakat langsung datang ke kantor desa dan tidak bisa diwakilkan harus yang bersangkutan atas namanya. Persyaratannya bawa kartu KK dan KTP asli untuk difoto,” tuturnya. 

Adanya bantuan ini, masyarakat sangat senang, dan adanya BLT DD ini membantu kesulitan ekonomi yang tengah dihadapi warga.

“Harapannya mudah-mudahan kedepannya terus ada BLT DD ini, dan karena awalnya 180 KPM jadi turun 171 KPM mudah mudahan kedepannya bisa nambah lagi koutanya biar kebagian banyak,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu 

Sekian Lama Menunggu, Akhirnya Jalan Karanggan-Gunung Putri Diperbaiki 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Peningkatan Jalan Karanggan – Gunung Putri akhirnya terealisasi juga. Pasalnya, kondisi jalan yang sudah sangat parah tersebut sering kali mengakibatkan kecelakaan dan membuat pengguna jalan tidak nyaman.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni yang ikut serta dalam Peninjauan Lapangan Bersama (PLB) mewanti-wanti kontraktor yang akan mengerjakan proyek pekerjaan tersebut, mengingat pekerjaan tersebut sudah 2 kali terkena recofushing anggaran saat merebaknya kasus Covid-19.

“Hari ini saya mengikuti kegiatan PLB untuk peningkatan Jalan Karanggan – Gunung Putri, karena lokasi jalan ini juga merupakan prioritas yang saya usulkan. Oleh karena itu mari kita sama – sama untuk mengawal pekerjaan ini secara bersama – sama,” ucap Fathoni kepada Jurnal Bogor, Selasa (14/06/22).

Menurutnya, dengan meninjau lapangan bersama ini, setelah dibuatkan rencana gambar akan diketahui apakah sesuai dengan gambar yang sudah masuk dalam perencanaan. Jika tidak sesuai nantinya akan dibahas lagi, begitupun melihat kekurangan seperti saluran drainase.

Dia juga harapkan kepala desa bisa membangun komunikasi dengan pihak tol agar bisa membantu menambah gorong-gorong untuk saluran air. ” Disini kita lihat, jika nanti akan dilakukan betonisasi maka air ini akan menggenang. Nah, jangan sampai kerjaan 2 kali apalagi sampai membongkar beton yang sudah dibangun, maka pihak desa diharapkan bisa berkomunikasi dengan pihak tol untuk ikut partisipasi menambahkan pemasangan saluran atau box cover yang tidak termasuk dalam anggaran dan gambar yang sudah direncanakan,” papar Aleg PKS tersebut.

Selain itu, kata dia, peran masyarakat pun sangat dibutuhkan agar sama-sama memantau pekerjaan jalan ini. Jangan ada yang memanfaatkan apalagi mengambil keuntungan dari adanya proyek pekerjaan jalan agar hasil dari pekerjaan ini pun berkualitas.

Senada disampaikan, Kasubag TU UPT Jalan dan Jembatan Kecamatan Cileungsi Irwan, pekerjaan ini mutlak hanya betonisasi saja dan ada pelebaran jalannya sehingga untuk saluran air memang tidak ada dalam gambar perencanaan.

“Untuk anggaran kami sudah mengajukan sebesar Rp3 miliar, namun berapa yang di ACC kami tidak tau. Nanti kita lihat di RAB yang ada di pemborongnya  dan volume pekerjaan ini memiliki panjang sekitar 900 meter dengan lebar 6 meter,” jelas Irwan.

Dia menjelaskan, peninjauan lapangan secara bersama – sama gunanya jika ada yang tidak sesuai dengan gambar maka nanti akan disesuaikan dan akan dicarikan solusi jalan tengahnya. “Yang pasti akhirnya jalan yang diidam-idamkan warga ini akan segera terealisasi,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Bantu Ketersediaan Darah, PMI dan Harris Hotel Sentul City Gelar Donor Darah

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Memperingati Hari Donor Darah Dunia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Babakan Madang melaksanakan donor darah yang bekerjasama dengan Harris Hotel Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (14/6).

Ketua PMI Kecamatan Babakan Madang, Wahyudin mengatakan, ada 150 orang yang melakukan donor darah. “Sekitar 350cc darah yang akan diambil, diikuti oleh masyarakat umum, namun kita utamakan dulu untuk karyawan Hotel Harris,  pemerintah desa juga diutamakan yang memang layak untuk donor darah,” ucapnya kepada Jurnal Bogor.

Sementara itu, HR Manager Hotel Harris Nila Riza mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan program CSR rutin setiap tahun bekerja sama dengan PMI sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang membutuhkan darah.

“Memperingati Hari Donor Sedunia pada 14 Juni 2022, Harris Hotel Sentul City bekerja sama dengan PMI Kecamatan Babakan Madang menggelar kegiatan aksi kemanusiaan donor darah,” ucapnya.

Harapannya, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan darah, khususnya di Kabupaten Bogor ini. “Semoga dari kegiatan ini mampu memenuhi ketersediaan darah hingga dapat bermanfaat untuk orang banyak,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu 

Citeureup Tumbangkan Gunung Putri dengan Skor Telak

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Kecamatan Citeureup mampu mengalahkan Gunung Putri dengan skor telak 3-0 pada lanjutan Piala Bupati Bogor 2022 di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (14/6).

Pelatih Citeureup, Dian Irawan mengatakan, dengan kemenangan ini skuad asuhannya memiliki peluang lolos ke fase berikutnya dan Citeureup menyisakan satu pertandingan lagi. “Kita lihat sisa pertandingan selanjutnya antara Klapanunggal dan Sukamakmur, dan diprediksi untuk peluang lolos sudah pasti. Karena kita sudah mengantongi 6 poin, dan kalau Sukamakmur dan Klapanunggal ini draw dipastikan kita lolos,” ujarnya.

Pada laga tersebut, Citeureup memperagakan permainan opensif dan diladeni Gunung Putri juga dengan intensitas yang cukup tinggi. Namun lengahnya lini belakang Gunung Putri mampu dimanfaatkan penyerang Citeureup.

“Untuk saya pribadi saya masih belum puas dengan perfoma pemain, lini tengah kita yang masih belum bagus, dan akan kita perbaiki di pertandingan selanjutnya,” lanjutnya.

Manajer Kecamatan Citereup, Wawang Sudarwan mengapresiasi timnya menang telak dan jadi modal positif. “Alhamdulillah, telah usai dipertandingan kita yang kedua, dan alhamdulillah hari ini kita menang telak 3-0 melawan Gunung Putri,” kata Wawang yang juga Kepala Desa Hambalang kepada Jurnal Bogor.

Dia menyebutkan, teknis permainan sepenuhnya diserahkan kepada pelatih, dan ia memotivasi pemain dengan memberikan bonus. “Kalau saya untuk anak-anak,  kalau saya berbicaranya poin dan bonus untuk anak anak sebagai penyemangat,” jelasnya.

Dia menegaskan, jika menang lagi akan mengeluarkan bonus dan berharap Citeureup bisa juara. “Harapannya kita bisa mempertahan juara ya, pada 2019 lalu kita bisa juara, dan tahun ini insya Allah, meski ada juga kan sugesti nih, bahwa sang juara ini kan gak akan lolos dari penyisihan, ini akan kita patahkan sugesti tersebut, kita akan buktikan,” pungkasnya penuh harap.

** Nay / Wisnu 

Sambangi Markas NU, Kang Dechan’s Minta Nasihat, Doa dan Dukungan Kyai

0

PCNU Kabupaten Bogor Bangga DPC Demokrat Dipimpin Santri Jebolan Tebu Ireng

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita yang akrab dipanggil Kang Dechan’s kembali melanjutkan kegiatan “Silaturahmi Menautkan Hati” ke sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor. Pada Senin (13/06/22) Kang Dechan’s berkesempatan untuk bersilaturami ke markas Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor.

Rombongan disambut langsung Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Bogor, KH. Aim Zaimuddin beserta jajaran pengurus di kantor PCNU Kabupaten Bogor yang beralamat di Jl. Bina Citra No.5, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Alhamdulillah hari ini saya masih diberikan kesehatan oleh Allah SWT untuk melanjutkan ‘Silaturahmi Menautkan Hati’ ke sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor, kegiatan ini merupakan program 30 hari kerja setelah selasai fit and propertest yang dilakukan DPP Partai Demokrat terhadap saya sebagai calon tunggal di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Lanjut pria yang akrab disapa Kang Dechan’s menuturkan, silaturahmi dirinya ke markas PCNU Kabupaten Bogor dalam rangka menjalin silaturahmi, dan mudah-mudahan mendapatkan wejangan dan saran untuk kemajuan Partai Demokrat Kabupaten Bogor mendatang.

“Jadi jangan sampai saya yang merupakan alumni dari Ponpes Tebu Ireng Jombang tidak pernah datang ke markas Nahdatul Ulama (NU) yang ada di Kabupaten Bogor, saya juga mengucapakan terimakasih kepada KH. Aim Zaimuddin beserta jajaran pengurus yang sudah menyambut dan menerima kedatangan kami Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor periode 2022-2027,” ungkapnya.

Kang Dechan’s juga mengatakan, Partai Demokrat Kabupaten Bogor, membuka pintu seluas-luasnya bagi kader-kader terbaik NU yang ingin mengikuti konstelasi politik dalam pemilihan anggota legislatif tahun 2024 mendatang.

“Saya yakin bahwa NU bukan milik partai tertentu, terlebih pasca selesainya Munas Lampung, NU lebih menjadi rumah besar untuk umat, makannya saya sangat yakin ketika memberikan tawaran dan membuka pintu yang seluas-luasnya bagi kader terbaik NU untuk aktif dalam politik, mudah-mudahan kami bisa berkolaborasi secara institusi dan secara pribadi, saya meminta doa dan berkahnya ke kiyai NU,” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Bogor, KH. Aim Zaimuddin mengaku menyambut baik kedatangan para pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, yang dinahkodai seorang santri jebolan Tebu Ireng Jombang, Kang Dede Chandra Sasmita.

“Terimakasih sudah menyempatkan diri silaturahmi ke NU, betul kata Kang Dede pada prinsipnya, NU tidak berafiliasi terhadap partai manapun, prinsipnya dalam Muhtamar Lampung ketua umum kami sudah kittoh, bahwa NU tidak terikat pada partai mana pun, dan membebaskan pada warganya yang akan berkontribusi di parpol, diperkenankan masuk partai mana pun,” ungkapnya.

KH. Aim Zaimuddin melanjutkan, sejauh ini baru membuka silaturahmi dengan rekan-rekan yang berjuang di partai politik, bahkan Partai Demokrat ini yang pertama.

“Biasanya yang sudah-sudah saya selalu tunda dan akhirnya gak jadi, tapi ketika kang Chandra menghubungi saya, eh langsung jadi. Saya sampaikan NU akan menjadi orang tua yang harus mampu mengayomi semuanya, dan tidak tertumpu pada satu partai saja, dan saya berharap silaturahmi ini bisa lebih intens lagi supaya kita bisa lebih kenal satu sama lain, tawaran Kang Dede saya pertimbangkan, khususnya d wilayah timur sudah saya buka ruang untuk teman-teman NU berjuang di partai politik, kami akan dorong kader-kader yang memiliki potensi, agar bisa memberi kontribusi untuk umat,” paparnya.

Terakhir KH. Aim Zaimuddin berterimakasih sudah mebuka ruang untuk para kader NU yang ada di Kabupaten Bogor, mudah-mudahan nanti ada warga NU yang mau bergabung dan berkiprah di Partai Demokrat, karena menurutnya saat ini politik bukan lagi menjadi hal yang tabu.

“Saya mendoakan dan titip kepada kang Dede, ini pertaruhan kang Dede sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, ulah ngerakeun santri, karena tidak banyak santri yang menjadi pucuk pimpinan parpol. Kalo sebelumnya ada 6 kursi di DPRD, setelah dipegang santri harus naik, ulah ngera-ngerakeun. Selain itu saya juga ingin menyampaikan bahwa nilai agama ini lebih elok dipraktikan, tidak hanya dijadikan simbol, bahkan jangan sampai dijadikan dagangan, itu keterlaluan. Jadi saya berharap Demokrat tidak menjual politik identitas, tetap selaras dengan spiritnya yakni nasionalis religius,” pungkasnya.

**gp

PT Bostinco Abaikan Putusan Mahkamah Agung 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Ratusan pekerja yang di PHK PT. Bostinco melaksanakan aksi demo damai di depan pintu gerbang PT. Bostinco Jl Raya Cileungsi KM 22,5 Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (13/6/22).

Mereka menuntut hasil putusan Makamah Agung (MA) untuk membayar upah pesangon dan hak-hak lainnya yang selama 4 tahun belum dibayar oleh perusahaan.

Dalam aksinya para pendemo membawa spanduk yang bertuliskan meminta tolong kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Pak Jokowi tolong kami, sudah 3 tahun kami di PHK, tapi pesangon kami belum dibayar, kami sudah menang di Mahkamah Agung (MA) register nomor perkara 1360K/Pdt. Sus. PHI/2020, pihak pengusaha PT. Bostinco tidak mau menjalankan putusan MA untuk membayar secara tunai pesangon kami. Tolong kami Pak Jokowi,” isi tulisan pada spanduk.

Kordinator aksi demo Toni mengatakan, perusahaan mulai PHK pada 19 November 2018, dan karyawan yang dikeluarkan sudah mengajak perusahaan untuk mediasi tapi tidak ada tanggapan, dan sudah dipanggil oleh Dinas Tenaga Kerja juga tidak hadir.

“Kita ajak perusahaan untuk triparti tidak ditanggapi, kita lapor ke Dinas Tenaga Kerja, dimediasi oleh dan dipanggil juga tidak hadir,” beber Toni kepada awak media.

Menurutnya, setelah mendapatkan surat anjuran untuk ke PHI, selanjutnya disidangkan, dari 5 tuntun yang diajukan, hanya 3 yang diterima oleh pengadilan, setelah keluar putusan PT. Bostinco malah kasasi ke Makamah Agung, tapi MA menguatkan putusan dari PHI.

“Kita dapat surat anjuran ke PHI Bandung, di pengadilan, dari 5 tuntutan kita, cuma 3 yang diterima, setelah keluar putusan, kita coba hubungi PT. Bostinco untuk bayar dia malah kasasi ke Makamah Agung, setelah keluar kasasinya tahun 2020 sampai saat ini kita belum dibayar, di MA menguatkan putusan PHI,” jelasnya.

Lebih lanjut Toni menjelaskan, hingga kini PT Bostinco tidak kunjung melaksanakan putusan tersebut untuk membayar hak para karyawan yang di PHK. Padahal diantara karyawan sudah banyak yang menderita, karena kehilangan mata pencaharian. Bahkan selama jangka waktu pemenuhan hak yang terlampaui lama tersebut, tiga orang yang di PHK sudah meninggal.

“Oleh karena itu didalam aksi damai dan tertib ini, kami kembali meminta perusahaan untuk segera melakukan dan melaksanakan putusan pengadilan tersebut, untuk memenuhi hak-hak pekerja sekaligus menghormati hukum dan Makamah Agung sebagai institusi lembaga penegak hukum di republik ini,” paparnya.

“Kalau tidak ada tanggapan juga oleh PT Bostinco dari hasil demo hari ini, kita akan bergerak ke Istana Presiden untuk memohon dan minta keadilan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Tingkatkan Kualitas Menulis Kader dan Anggota, Pengurus Komisariat PMII UIKA Gelar Pelatihan Jurnalistik

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dalam rangka meningkatkan kualitas menulis kader dan anggota, pengurus komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Ibnu Khaldun Bogor (UIKA) menggelar pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan pada Senin (13/62022), di Fakultas Agama Islam, Univesitas Ibnu Khaldun Bogor

Ketua Komisariat PMII UIKA M Rizal Pratama menjelaskan bahwa program kerja pelatihan jurnalistik ini sengaja dirumuskan guna meningkatkan soft skill menulis bagi para kader dan anggota, karena melihat kondisi hari ini, dimana hampir seluruh elemen masyarakat menjadikan internet sebagai sumber informasi. “Diharapkan kader dan angoota PMII UIKA ini dapat mengisi ruang ruang tersebut,” ujarnya.

Program pelatihan jurnalistik kali ini dihadiri oleh 25 kader dan anggota PMII yang  didalamnya termasuk para pimpinan rayon yang berada diliding sektor komisariat Universitas Ibnu Khaldun Bogor, dan juga sengaja mengundang pemateri yang ekpert di bidang ini yakni Ahmad Solehudin selaku Demisioner Wakil Ketua II PK PMII UIKA, agar para kader dan anggota dapat mudah mencerna materi tentang kejurnalistikan.

Didalam pemaparan materinya, Ahmad Solehudin mengatakan bahwa “yang terpenting didalam sebuah produk jurnalistik apapun itu, baik itu berita, artikel opini, ataupun produk jurnalistik lainnya adalah kebenaran, seorang jurnalis dilarang untuk menyebarkan informasi yang melebih-lebihkan atau di kurang kurangin, semuanya harus sesuai dengan fakta dan realita yang terjadi dilapangan,” ujarnya

Sebagai warga pergerakan yang memiliki idiologi Ahli Sunnah Waljamaah maka sudah seharusnya mengaplikasikan nilai-nilai yang tertuang didalamnya, karena melihat kondisi beberapa media hari ini, lebih mengedepankan kecepatan sehingga terkadang informasi yang disajikan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

Maka untuk mengantisipasi hal tersebut, PMII UIKA telah memiliki blog pribadi, dan berharap blog itu sebagai wadah bagi para kader dan anggota untuk belajar dan mengembangkan skill menulisnya. “Selepas ini saya minta sebuah tulisan apapun itu bentuknya baik itu berita, artikel opini ataaupun yang lainnya, sehingga perkumpulan kita hari ini tidak hanya seremonial belaka, akan tetapi ada output yang dihasilkan,” lanjut Soleh.

Program kerja pelatihan jurnalistik ini mendapatkan respon baik bagi para kader dan anggota PMII, hal itu dibuktikan dengan keterangan Nabil, sebagai salah satu kader yang tergabung didalamnya. Ia mengungkapkan “meskipun gak ada basic dib idang tulis menulis, tapi kayanya melihat kondisi saat ini menulis adalah salah satu soft skill yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa kaya kita, mendengar penjelasan yang disampaikan bang Soleh tadi, bias disimpulkan kalau menulis juga sebagai media dakwah di zaman modernisasi saat ini, terlebih ada internet sebagai media pendukungnya.” ungkap Nabil.

** Muhamad Rifki Fauzan/mg

Wakili Kabupaten Bogor, Damanhuri Optimis Rebut Juara Provinsi 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor siap mengikuti lomba desa tingkat regional 2 Provinsi Jawa Barat dengan melawan 6 kabupaten pada Rabu (15/06).  

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mejelaskan, dengan keluar sebagai lomba desa tingkat kabupaten maka dari itu Desa Gunung Putri menjadi perwakilan Kabupaten Bogor menuju tingkat Provinsi Jabar yang akan dilaksanakan di Bandung.

“Kita Regional 2 masuk ke provinsi. Nanti di Bandung lawan 6 kabupaten dan untuk hasil verifikasi kemarin saat persiapan lomba desa tingkat Provinsi Jawa barat alhamdulillah kami mendapatkan ranking,  kami coba  optimis masuk Provinsi Jawa Barat, ya walaupun hasilnya belum diumumin tapi harus udah siap-siap ke Bandung,” ungkap Daman Huri di Kantor Desa Gunung Putri, Senin ( 13/06/22).

Dia mengaku optimistis karena staf visual sudah dipanggil ke DPMD untuk pembuatan video dan dia yakin bisa meraih juara meskipun belum ada pengumumannya.

“Adapun yang menjadi bahan penilaian ialah soal pemerintahan, kewilayahan, dan itu sudah kita paparkan saat presentasi. Sejauh ini saya masih optimis tanda – tanda kemenangan sudah terlihat,” paparnya.

Dia berharap Desa Gunung Putri mengikuti lomba desa tingkat provinsi bisa juara sehingga bisa membuat nama Kabupaten Bogor harum.

“Dengan juara efeknya sudah jelas kepada Desa Gunung Putri akan punya trend positif, karena dengan menjadi juara tingkat Provinsi Jabar ini akan semakin bergeraknya masyarakat khususnya warga Desa Gunung Putri, dan membangun desa lebih baik, kita harus tetap optimis, dengan berbagai macam invosi desa, dan kita siap turun ke lapangan kapan pun siap, sekarang pun siap,” pungkasnya semangat.

** Nay / wisnu

Jembatan di Cilame Nyaris Ambruk

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Sebuah jembatan yang membentang diatas aliran Sungai Cidurian Kampung Cilame, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor nyaris ambruk.

Terlihat jembatan yang nyaris ambruk tersebut masih digunakan warga dalam beraktivitas seperti ke kebun. Bahkan, banyak anak-anak kecil yang lalu-lalang melintasi jembatan tersebut. 

Padahal kondisi jembatan sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan penggunanya. Mengingat, salah satu pangkal jembatan (abutment) pada bagian tengahnya roboh diduga karena hujan dan derasnya aliran sungai dibawahnya.

Pemilik Yayasan As-Sabrini, Amanah mengatakan, kondisi jembatan nyaris ambruk tersebut akibat diterjang derasnya Sungai Cidurian yang banjir, Jumat (10/06/ 2022) lalu.

“Kejadiannya malam Sabtu, saat itu hujan deras terus air Sungai Cidurian ini banjir. Bahkan saat itu airnya nyampe ke atas jembatan, makanya tiang penyangga jembatannya jadi roboh terbawa banjir,”  ungkapnya, kemarin.

Bahkan, Amanah mengaku kebingungan lantaran dalam waktu dekat ini Yayasan As-Sabrini yang terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), SD, SMP dan SMA tersebut akan menggelar acara kenaikan kelas.

“Makanya saya juga bingung ini sebentar lagi akan ada acara kenaikan kelas, tetapi kayaknya acaranya mungkin akan dipindahkan ke rumah saya,” katanya.

Warga sekitar Mumun (46) juga mengaku terpaksa harus melalui jembatan yang nyaris ambruk tersebut lantaran jembatan tersebut merupakan akses terdekat menuju area persawahan miliknya tersebut.

“Takut sih sebenarnya lewat jembatan ini, tapi mau bagaimana lagi kalau lewat jalan lain jauh, harus naik ojek juga. Iya bahaya tetapi mau bagaimana lagi, namanya kita butuh,” pungkasnya.

** Andres

Pemdes Pasir Mukti Adakan Sosialisasi  Rembuk Stunting

0

Citereup | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Pasirmukti, bersama Puskesmas dan Kader menggelar Rembuk Stunting dalam rangka sosialisasi pencegahan stunting masa dini di aula Desa Pasirmukti, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin (13/06).

“Hari ini kita mengadakan Rembuk Stunting 1 , dengan cara sosialisasi betapa pentingnya untuk para ibu yang memiliki anak maupun tidak bisa datang ke posyandu, bisa ke tempat-tempat pelayanan kesehatan, bisa koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak petugas PKK maupun petugas posyandu. Untuk yang ada di bawah penanganan pertama dengan RT/RW dan sebagainya,  termasuk jika ada kesulitan bisa datang ke kantor desa, sosialisasi itu yang kita berikan,” ucap Kepala Desa Pasirmukti, Kamaludin kepada Jurnal Bogor, Senin ( 13/06/22).

Menurutnya, sampai saat ini tidak ada yang terjangkit persoalan stunting di desanya. Namun demikian dirinya dan pemdes terus memberikan sosialisasi dan gizi-gizi tambahan kepada ibu hamil.

“Desa kita itu zero stunting, dan kita salah satu yang paling aktif melakukan pelaporan pelaporan lewat aplikasi, dan memberikan edukasi ke masyarakat serta memberikan makan tambahan dan imunisasi yang kira-kira kekurangan gizi,” paparnya.

Dengan 9 posyandu yang berada di Desa Pasirmukti ini, dia berharap masyarakat terhindar dari penyakit stunting dan tahu bagaimana cara pencegahannya.

“Penyakit stunting harus di deteksi pada masa tingkat kehamilan sampai sang bayi lahir, dan perkembangannya terlihat dari berat badan dan tinggi badan sang bayi , jika terdeteksi mengalami stunting maka melalui petugas Posyandu, RT, RW akan segera ditangani. Harapan kedepannya dengan adanya sosialisasi ini dapat membantu masyarakat dalam menghindari stunting,” tutur Kamal.

Ditempat yang sama, Sekretaris Kecamatan Citeureup , Lutfi Sahara mengatakan, adanya sosialisasi stunting ini untuk perisapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2023 juga. “Mengapa diperlukannya sosialisasi karena untuk mencegah terjadinya stunting, dan Kabupaten Bogor 2023 itu harus bebas stunting, khususnya Kecamatan Citeureup,” paparnya.

Oleh karena itu cara yang pertama adalah sosialisasi untuk mencegah terjadinya stunting dan berharap generasi berikutnya tidak ada stunting lagi.

“Selain itu, memberikan makanan tambahan harus ditingkatkan gizinya dan alhamdulillah di Desa Pasir Mukti ini tidak ada yang terkena stunting. Berarti masih dalam katagori aman dan mari kita jaga kesehatan karena sakit itu tidak pandang tua maupun muda,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu