31.7 C
Bogor
Thursday, May 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 925

Bareng Komunitas SMK Vokasi Cileungsi, JMI Bogor Raya Gelar Ngabuburit Jurnalistik

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Mancing Indonesia (JMI) Bogor Raya menggelar pelatihan jurnalistik dan konten kreatif untuk siswa SMK Vokasi se-Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Ketua JMI Bogor Raya, Billy Adhiyaksa menjelaskan, pelatihan jurnalistik dan konten kreator kepada siswa-siswi SMK adalah bentuk nyata dan komitmen JMI Bogor Raya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ini adalah bukti nyata untuk mengajak adik-adik pelajar di Cileungsi sadar akan pentingnya tata cara penulisan jurnalistik dan menjadi konten kreator,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (13/4/2022).

Lebih lanjut Billy berharap, dengan adanya kegiatan pelatihan ini, para pelajar bisa mendapat wawasan baru dan termotivasi menjadi seorang konten kreator.

“Semoga bisa bermanfaat, karena tidak sedikit dari adik-adik kita yang kurang paham dalam menggunakan media sosial, sehingga rawan untuk dirinya terjerat UU ITE,” tutur Billy.

Di lokasi yang sama, Ketua Komunitas SMK Vokasi se-Cileungsi Iskandar menyambut baik pelatihan yang dibuat para wartawan yang tergabung di JMI Bogor Raya ini.

Iskandar mengatakan, kegiatan bertema ngabuburit bersama jurnalistik ini sangat luar bisa dan amat bermanfaat bagi pelajar.

“Dimana di dalamnya ada penangkalan hoaks, karena mereka ini generasi muda, makanya jangan sampai asal upload-upload, padahal yang diunggah ini sesuatu yang tidak benar adanya,” imbuhnya.

Jadi dengan adanya kegiatan ini, lanjut Pak Is sapaan akrabnya, para pelajar akan sadar mana berita yang harus diupload dan tidak.

“Yang kedua berkaitan dengan konten kreator, dimana mereka adalah generasi Z , jadi ketika mereka lahir teknologi itu sudah ada, bangun tidur mereka memegang teknologi, saat tidur juga mereka memegang teknologi, dunia ini berbeda jauh dengan zaman kita dulu atau bisa disebut generasi kolonial,” ungkapnya.

Tentunya kompetensi, keahlian atau skill pelajar pun harus diasah, salah satu metode pengasahan keahlian adalah dengan pelatihan ini.

“Pelajaran seperti ini yang kita harapkan, bukan hanya teori-teori semata tapi ada praktek atau realisasi di dunia nyata, dirumah ataupun disekolah, tentunya yang saya sangat harapkan dari ini, mereka bisa menghasilkan sesuatu yang sangat berkarya dan sangat baik, buat mereka buat keluarga dan tentunya masyarakat sekitar,” singkatnya.

Senada dengan Iskandar. Pengawas SMK di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah satu Jawa Barat, Dina Martha Tiraswati mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang digagas oleh JMI Bogor Raya dengan tema Ngabuburit bareng Jurnalistik ini.

“Karena kegiatan ini sangat memberikan edukasi kepada peserta didik, guru dan kepala SMK di Kecamatan Cileungsi, dimana sekarang ini diperlukan kegiatan yang positif untuk mengeksplorasi kompetensi peserta didik yang kesehariannya yang tidak lepas dari gadget, baik sebagai media pembelajaran, berselancar di dunia maya maupun bermain game,” Ucapnya.

Sehingga, dengan kegiatan pelatihan ini, bisa memberikan wawasan tentang jurnalistik dan mampu menulis informasi yang baik dan benar adanya.

“Harapannya kegiatan ini terus berkelanjutan, sehingga akan banyak peserta didik yang mampu menjadi Jurnalis muda, percaya diri dan bertanggung jawab. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada JMI Bogor Raya dan salam sukses untuk semuanya,” cetusnya.

Kegiatan tersebut juga diapresiasi Ketua Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muchtar.

“Melalui kegiatan yang diinisiasi rekan-rekan JMI Bogor Raya, dapat membantu pemerintah memulihkan ekonomi masyarakat selepas pandemi ini. Melalui konten kreatif kalangan milenial, sisi ekonomi masyarakat bahkan wisata dapat menjadi obyek untuk dieksplorasi,” pungkasnya.

** Nay /Wisnu

Irvan Baihaqi: Bupati Belum Serius Urus BUMD Kabupaten Bogor

0

Bogor Timur | Jurnal Bogor

Anggota Komisi II DPRD kabupaten Bogor Irvan Baihaqi Tabrani menyatakan keheranannya atas data yang ia terima dalam LKPJ Bupati tahun 2021. Hal itu ia sampaikan beberapa hari setelah mengadakan rapat dengar pendapat pembahasan LKPJ Bupati 2021 dengan SKPD pendapatan di Kabupaten Bogor.

“Saya mencatat setidaknya ada tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kabupaten Bogor yang masih belum maksimal untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2021 yaitu Sayaga, PPE dan LKM,” ucap Irvan, Rabu (14/4).

Menurutnya, dalam laporan LKPJ 2021, dividen yang disetorkan BUMD tersebut ke Pemerintah Daerah tidak sampai menyentuh angka 0,1 persen dari PAD Rp 3,2 triliun alias nol. Inilah yang membuat neraca pendapatan Kabupaten Bogor agak kurang sehat kalau dilihat dari angka satuan.

Dari data yang didapat, PT Sayaga Wisata Bogor dalam laporan rugi laba 2021 masih rugi (906.117.583), deviden nol (0), PT PPE dalam rugi/laba 2021 masih belum bisa beri deviden (0) dan LKS Kabupaten Bogor dalam laporan LKPJ 2021 mendapatkan laba 750.679.812 tapi belum bisa juga berbagi deviden (0) karena masih harus membayar hutang berjalan.

Bahkan kalau dirinci lagi, Sayaga hanya bisa mencapai 22,73 % dari yang ditargetkan atau sebesar 6.995.111.989 dari empat unit bisnisnya yaitu Hotel Sayaga, Tour and Travel, Tirta Sayaga Ciseeng, dan kerjasama lainnya. Anehnya lagi dari angka di atas 78% di sumbang dari perjalanan dinas DPRD atau senilai 3.820.168.428 dan 3,9% atau 275.449.527 dari perjalanan dinas Bupati dan SKPD Kabupaten Bogor.

“Terlihat dengan jelas dari LKPJ 2021, bahwa Bupati tidak berpihak kepada Sayaga selaku BUMD Kabupaten Bogor. Bupati dan SKPD lebih mementingkan menggunakan pihak ketiga (swasta) dalam perjalanan dinasnya,” ucapnya.

Ia pun menyitir sebuah ayat dalam Al Quran yang mengingatkan untuk melakukan perubahan dari diri sendiri.

” Perlu komitmen bersama untuk memajukan BUMD Kabupaten Bogor, sebagaimana firman Allah SWT, Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah kondisi suatu kaum hingga mereka sendirilah yang mengubah,” tambah politikus PKS ini.

“Kalau saja Bupati serius mau memajukan Sayaga, maka ke manapun perjalanan dinasnya akan senantiasa menggunakan fasilitas Sayaga dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Ini sekaligus mendidik Sayaga agar bisa tumbuh dan berkembang seperti BUMD lainnya,” pungkas Irvan.

** Nay Nur’ain

Kementerian Perhubungan Cek dan Studi Banding ke PT PPLI

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Kementerian Perhubungan Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melakukan studi banding dan pengecekan pengangkutan bahan berbahaya milik PT.Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang berada di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggul, Kabupaten Bogor, Rabu (13/04/2022).

Kepala Bidang Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat (PPSDMPD), Y.Suprobo mengatakan, kunjungan ini dalam rangka mempelajari terkait pengelohan limbah dan proses pengangkutan limbah tersebut.

“Kaitan hari ini adalah Kementerian Perhubungan yang sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 tahun 2021 tentang SDM yaitu kompetensi SDM angkutan barang berbahaya. Terkait dengan hal itu kami mencoba untuk membuat kerjasama dengan PPLI, yang artinya akan mendukung kompetensi-kompetensi yang ada terkait pengemudi atau awak angkutan,” kata Y.Suprobo kepada Jurnal Bogor di gedung PPLI, Rabu(13/04/2022).

Ia menjelaskan, bila sudah mendapatkan kompetensi yang tembus sesuai regulasi untuk kedepannya termasuk dalam penyusunan kurikulum untuk pendidikan dan pelatihan awak angkutan pra berbahaya itu sendiri yang telah diatur Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2021.

“Kami mencoba melihat terkait pembinaan SDM angkutan awak barang berbahayanya, jadi yang bisa kita lihat disini PPLI ini memiliki fasilitas pengolahan, dan fasilitas penyimpanan, tranfer dari 2 titik ini yang menjadi konsen dari Kementerian Perhubungan, dan disitu terlibat angkutan SDM barang berbahaya itu yang menjadi konsen Kementrian Perhubungan,” jelasnya.

Menurutnya, untuk Standar Operasional Perusahaan (SOP), PT. PPLI ini sudah sangat lengkap. “Mereka sudah memiliki SOP yang sangat lengkap, persiapan mulai dari pengemudinya, persiapan mulai dari sarananya, dan emang mereka sudah lengkap semuanya,” jelasnya

Sementara Manager Transporter PT PPLI, Ade Bayu mengatakan, Kementerian Perhubungan melakukan studi banding terkait SDM. “Seperti awak kendaraan, disitu ada pengemudi dan disitu juga ada pengawas, inspektur yang biasanya kalo dilevel perusahaan atau industri itu supervisor atau manager, mereka akan tersertifikasi semua nantinya,” bebernya.

Walaupun jelasnya, sebelumnya PPLI sudah ada sertifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan Kementerian Perhubungan ini datang mengumpulkan informasi untuk membuat kurikulum.

“Mengumpulkan informasi untuk membuat kurikulum, apa sih yang dibutuhkan temen-teman SDM yang ada berbagai industri sama, apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pekerja profesional dan tersertifikasi dengan baik,” imbuhnya.

** Nay / Wisnu

Jalur Wisata Mulai Dipoles UPT PUPR Jonggol

0

Jonggol | Jurnal Bogor

UPT Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kecamatan Jonggol mulai melakukan perbaikan dan perawatan ruas jalan terutama menuju akses jalur wisata.

Pengamat UPT PUPR Jonggol Muhtar mengatakan, untuk  pekerjaan  perawatan jalan merupakan pekerjaan rutin yang terus dilakukan setiap bulannya dan saat ini pemeliharaan jalan berlokasi di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur yang merupakan akses menuju lokasi wisata.

“Setiap bulan selalu ada pemeliharaan, utamanya tambal sulam jalan berlubang, untuk saat ini pihak kami fokus melakukan pemeliharaan jalan  ke lokasi wisata  yang ada di Desa Sukawangi agar saat warga menuju lokasi wisata aman dan tidak terkendala dengan  kerusakan  jalan,” papar Muhtar kepada Jurnal Bogor, Rabu ( 13/04/22).

Ia menambahkan, penanganan pemeliharaan disesuaikan dengan jenis kerusakan mulai dari rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Pemeliharan jalan yang dilakukan bersifat pencegahan, dalam artian mencegah kerusakan dari ringan ke sedang dan berat.

“Kapan rusak berat terjadi saat rusak sedang ditangani, ini yang selalu kita upayakan rutin ditangani,” bebernya.

Menurutnya, upaya pemeliharan terus dilakukan utamanya di akses jalan utama guna menekan potensi kecelakan sekaligus bentuk upaya agar kerusakan tidak semakin melebar.

“Untuk saat ini pemeliharaan jalan  tersebar di beberapa jalan yang ada di wilayah kerja UPT PUPR Jonggol,” pungkasnya.

** Nay /Ramses

Diduga Rusak Aset Negara, Perusahaan Ekspedisi Prodak Aqua Abaikan Masukan BPD

0

Ciawi | Jurnal Bogor

PT Balina Agung Perkasa (BAP), ekspedisi pengangkut air minum galon milik perusahaan Aqua Ciherang yang berlokasi di Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dinilai tidak peduli dengan kerusakan aset negara saat melakukan kegiatan perluasan lahan parkir tempat usahanya tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Pinang, Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, pihaknya sudah pernah memberitahukan agar pihak perusahaan ekspedisi tidak membangun tembok pembatas yang menutup aset negara dalam hal ini Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya. Pemberitahuan itu disampaikan kepada pihak perusahaan, sebelum aktivitas pembangunan perluasan lahan parkir mulai dikerjakan,

 “Tapi pihak PT BAP seakan tidak peduli,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (14/4).

Menurutnya, keberadaan DI Cikereteg-Rancamaya yang berada di bawah lahan parkir perusahaan ekspedisi itu, tercatat sebagai aset negara. Karena, beberapa tahun lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bidang irigasi, mengalokasikan anggaran perbaikan hingga mencapai ratusan juta rupiah.

 “Pengerjaannya juga dikerjakan pihak ketiga,” jelas Ketua BPD yang aktif di group Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Selatan (Bosel) tersebut.

Mulyadi mengaku, hingga saat ini pihak PT BAP tidak ada konfirmasi atau pun pemberitahuan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Teluk Pinang, terkait kegiatan perluasan lahan parkir.

Mulyadi minta agar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III yang merupakan kepanjangan dinas terkait, untuk turun ke lokasi pembangunan lahan parkir PT BAP.

“Kami dari pemerintahan desa bersama pemerintah kecamatan, siap mendampingi pihak UPT saat meninjau ke lokasi proyek,” imbuhnya.

Sementara, saat akan dikonfirmasi di kantornya di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, baik Kapala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III maupun Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha serta pengawas irigasi wilayah Ciawi, sedang tidak ada ditempat.

 “Semuanya sedang ke lapangan. Di kantor cuman hanya ada kami berdua,” tukas salah seorang pekerja UPT Infrastruktur Irigasi yang namanya enggan disebutkan.

Sebelumnya, H. Akek, perwakilan PT BAP menjelaskan, penutupan saluran irigasi hanya bersifat sementara, karena untuk perlintasan kendaraan saat masuk ke lahan parkir. “Saluran irigasi ini juga sudah belasan tahun tidak berfungsi,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Melalui Sanlat, Jadikan Siswa-siswi Soleh dan Solehah

0

Caringin | Jurnal Bogor

Ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikereteg 3, sangat antusias sekali mengikuti kegiatan pesantren kilat (Sanlat) selama empat hari. Kegiatan religi di bulan Ramadhan kali ini, pihak SDN Cikereteg 3 mengandeng DKM Masjid Al-Atiniah yang berlokasi di Kampung Ciderum RT 03 RW 09, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kepala SDN Cikereteg 3, Endang Mahpudin mengatakan, untuk kegiatan Sanlat yang setiap bulan puasa selalu dilaksanakan pihak sekolah kepada semua siswa-siswi, tahun ini dikemas dan dilakukan berbeda dari tahun sebelumnya.

 “Kalau puasa tahun lalu kegiatan Sanlat ini dilaksanakan di sekolah, sekarang kami lakukan diluar sekolah, yakni di Masjid Al-Atiniah,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (14/4).

Untuk pengajar kegiatan Sanlat, lanjutnya, pihak sekolah tidak menghadirkan tenaga pengajar dari luar, tetapi memberdayakan tenaga pendidik yang ada di sekolah.

 “Di sekolah kami ada guru agama, jadi yang mengajar Sanlat guru tersebut,” kata Endang.

Endang mengungkapkan, semua murid yang mengikuti kegiatan Sanlat selama empat hari ini, dibagi dua tahap. Untuk kegiatan hari Senin-Rabu, diikuti siswa-siswi dari kelas IV, V dan VI. Sedangkan jadual kegiatan Sanlat hari Kamis, untuk siswa-siswi kelas 1, 2 dan 3.

Adapun untuk kegiatan Sanlat ini, semua siswa-siswi diajarkan tata cara solat duha, melaksanakan tadarus, mendengarkan tausiah dan dilakukan evaluasi.

 “Setelah dievaluasi, tentunya kegiatan ini menambah nilai untuk mata pelajaran agama,” papar Kepala SDN Cikereteg 3 yang dua bulan lagi memasuki masa pensiun.

Edang menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, untuk menumbuh kembangkan generasi yang soleh dan solehah serta akhlakul karimah. Namun, pihak sekolah menekankan kepada murid dalam tausiah itu, soal akhlak.

 “Mudah-mudahan kegiatan sekarang, semua siswa-siswi di SDN Cikereteg 3 menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik,” imbuh

Sementara, Dinda Nur Qodriah Ramadhan, siswi kelas VI mengaku senang dengan kegiatan Sanlat yang dilakukan pihak sekolah. Terlebih, kegiatannya dilaksanakan diluar lingkungan sekolah.

 “Saya menjadi tahu tata cara melaksanakan solat duha dan mengaji,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Bina Spiritual Siswa, SDN Parakanmuncang 02 Gelar Sanlat Ramadhan

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Pesantren kilat (sanlat) Ramadhan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parakanmuncang 02, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dibuka Rabu (13/04). Sanlat diikuti sangat antusias dengan kegiatan salah satunya Shalat Duha para guru dan siswa-siswi  sekolah tersebut.

Kepala sekolah SDN Parakanmuncang 02 Ondeng Sofwanudin mengatakan, kegiatan sanlat tersebut akan digelar selama satu pekan di bulan Ramadhan yang di kuti oleh siswa-siswi dari kelas I sampai kelas VI.

“Tujuannya untuk pembinaan mental spiritual kepada siswa dan meningkatkan ketakwaan di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

Dengan berbagai macam kriteria kegiatan, kata Ondeng kegiatan pesantren kilat ramadhan itu disesuaikan kemampuan para siswa-siswi dengan membedakan kelas.

“Jadi untuk kelas I dan II itu membaca surat pendek Iqro sementara untuk kelas VI membaca Alquran. Nanti kalau ada anak yang mau belajar murottal juga kita ajarkan,” kata Ondeng.

Ia menjelaskan, hal itu agar menambah wawasan kepada para siswa dalam hal ilmu keagamaan, terlebih di bulan suci Ramadhan agar kewajiban ibadah puasa yang dilaksanakan para murid bisa lebih berpahala.

“Saya juga ingin menanamkan sebuah karakter kepada siswa, jadi kita membimbing  anak-anak ini supaya lebih memahami bagaimana cara bersikap di bulan suci Ramadhan dan menjadi bahan kebiasaan nanti di rumah maupun di lingkungannya,” jelasnya.

Selain itu ia menyebut, penutupan nanti akan ada santunan terhadap anak yatim piatu terhadap 36 siswa SDN Parakanmuncang 02 dan buka bersama.

“Nanti penutupan pada Kamis mendatang, saya berharap anak-anak ini kita ciptakan menuju ke arah yang bertakwa seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an la’allakum tattaquun,” pungkasnya.

**Andres

Hidupkan Ekonomi Masyarakat, Desa Gunung Menyan Bikin Food Court Gempar di Jalur Wisata

0

Pamijahan | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor membuat gebrakan dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Gempar membuat restoran di jalur wisata.

Restoran yang terletak di Jalan Kapten Dasuki Bakri, tepatnya di depan perguruan tinggi Institut Agama Islam Sahid (Inais) Bogor tersebut untuk memulihkan ekonomi masyarakat sekitar maupun luar wilayah.

Kepala Desa Gunung Menyan Wiwin Komalasari mengatakan, pihaknya baru akan mendobrak Bumdes Food Court Gempar tersebut. Dalam restoran itu,  akan menampung pusat oleh-oleh kerajinan hasil dari masyarakat Desa Gunung Menyan.

“Keahliannya apa saja atau kerajinan tangannya apa saja yang dimiliki masyarakat, nanti dipusatkan disini,” ungkapnya. Kemarin.

Jadi kata dia, dengan akses jalan yang menuju jalur pariwisata dan banyak sekali orang luar  melintasi jalur tersebut. Tentunya  menjadi peluang bagi pihaknya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

“Kenapa saya namakan Food Court Gempar itu agar pengunjung dari dalam maupun pendatang biar tau disini itu pusat makanan salah satunya mungkin makanan ciri khas Pamijahan,” jelasnya.

Dalam hal ini, tentunya gerakan Bumdes tersebut untuk memulihkan ekonomi dan mendobrak stigma masyarakat untuk maju dan lebih giat dalam hal mencari inovasi.

“Saya punya motivasi untuk mendobrak kuliner karena banyaknya pengunjung wisata yang menanyakan rumah makan lantaran susahnya mencari pusat kuliner di wilayah Pamijahan, tentunya saya optimis bahwa kita akan maju. Karena dari hati saya mengajak semuanya,” tegasnya.

Ia pun berharap agar gebrakan usaha yang dilakukan oleh pihaknya menjadi salah satu percontohan bagi desa – desa lain untuk menggali potensi wilayahnya.

“Saya berharap ini menjadi contoh juga, bahwa kita mampu untuk memperdayakan masyarakat melalui Bumdes ini karena salah satunya ngikutin trend dan disini banyak sekali yang dicari tempat makan yang mengikutin jaman, sesuai kantong dan rasa tiada dua,” harapnya.

Sementara, Ketua Bumdes Gempar Salbiah mengatakan, Bumdes mengelola usaha di bidang restoran. Bahkan ibu – ibu yang berpotensi membuat makanan tradisional tentunya dia pasarkan secara online maupun di Food Court Gempar.

“Jadi anak muda tugasnya memasarkan, ibu – ibu tugasnya memproduksi, seperti home industri. Tapi belum sejauh itu kita kecil – kecilan dulu. Pemasarannya itu selain di sini kita juga jemput bola dan online,” ujarnya.

Ia mengatakan di food court tersebut memiliki lahan yang cukup luas dan memiliki spot foto   juga live musik ataupun karaoke. Tentunya itu akan dijadikan wadah untuk anak – anak muda yang gemar main musik untuk bisa berkreasi.

“Kita bebaskan siapa saja yang mau bergabung warga Desa Gunung Menyan agar para pemuda dan masyarakat lebih aktif dalam kegiatan positif,” pungkasnya.

** Andres

Dukung UKM, Wabup Beli Topi Rimba Lugina Produk Asal Nanggung

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan setelah membuka Bazar Ramadhan langsung menyambangi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Bahkan ia sempat membeli produk asal Kecamatan Nanggung yakni Topi Rimba Lugina.

Bazar Ramadan dibuka Wabup Iwan di halaman Dinas Koperasi dan UKM, Cibinong baru baru ini. “Saat menyambangi stand, Pak Wabup tertarik dan membeli sebuah topi rimba,” ujar staf Kasi Ekonomi dan Bangunan (Ekbang) Kecamatan Nanggung Engkus Kusumah kepada Jurnal Bogor, Rabu (13/4).

Produk Topi Rimba Lugina buatan asal warga Kampung Pasirgintung, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung direspons baik sama Wakil Bupati Bogor. Wabup menanyakan perihal keaslian produk topi rimba yang dijajakannya.

Dijelaskan Engkus kepada Wakil Bupati bahwa topi rimba ini merupakan hasil karya masyarakat Kecamatan Nanggung. “Pak Wabup langsung membayar dan memakai topi rimba itu,” ungkap Engkus.

Bukan hanya topi rimba, kata Engkus termasuk ketertarikan pada pengrajin dodol  warga asal Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung. “Produk dodol binaan PT. Antam dibeli juga sama pak Wabup,” ujarnya.

Sementara aneka produk rumahan dan kerajinan tangan warga Kecamatan Nanggung terus menggeliat,  disela sela- sela digelarnya Bazar Ramadhan, Bupati Bogor Ade Yasin dan anggota DPR RI Elly Yasin  menyambangi para pelaku UKM sembari membeli olahan makanan bakar kelapa dan manisan pala hasil kerajinan warga Desa Parakanmuncang.

** Arip Ekon

Antisipasi Terjadinya Longsor, Pemdes Sadengkolot Bangun TPT

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor

Tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Pagelaran RT 04 RW 06 Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor dibangun permanen.

Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman menjelaskan TPT itu dinilai perlu dibangun untuk antisipasi terjadinya  bahaya longsor.

“Mengingat keberadaan TPT tidak jauh dengan rumah warga, maka pembangunan TPT salah satu penanganan untuk mencegah terjadinya longsor,” kata Sudiman, Rabu (13/4).

Sementara pembangunan TPT sepanjang 100 meter dan tinggi 2,5 meter kalau lama dibiarkan tidak menutup kemungkinan sewaktu waktu bisa membahayakan rumah warga yang berada di bawahnya.

TPT itu dibangun lantaran sempat terjadi ambrol akibat terkikis air saat diguyur hujan deras.

“Meminimalisir terjadinya longsor, karena  hanya skala kecil TPT itu sempat terjadi ambrol ,” tambah Suhartono Kasi Perencanaan Desa Sadengkolot.

Suhartono menerangkan pembangunan TPT  di Kampung Pagelaran dibiayai Anggaran APBN melalui pagu dana desa tahap satu tahun anggaran 2022.

Tak hanya itu, beberapa kegiatan pembangunan yang tersebar di setiap wilayah di Desa Sadengkolot diantaranya pengerjaan sarana pendidikan yakni gedung sekolah PAUD di RW 02 Kampung Sukamaju, Rehabilitasi Posyandu di Kampung Inpres.

Berikutnya kata Suhartono, bangunan Posyandu di RW 03 Kampung Ciranji, serta TPT RW 09 tepatnya di Kampung Pabuaran.

“Berikut program stunting pada kegiatan Posyandu yang melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat,” paparnya.

Sementara guna pemerataan pembangunan di bidang  infrastruktur, juga dilakukan peningkatan jalan lingkungan (jaling) di setiap wilayah RW 06,  07 dan RW  08 dengan pengerjaan hotmix.

** Arip Ekon